Anda di halaman 1dari 2

Penyembuhan luka merupakan suatu proses yang kompleks, tetapi pada umumnya terjadi secara teratur.

Penyembuhan luka adalah proses pergantian sel mati oleh sel hidup yang terjadi melalui proses regenerasi dan organisasi, hasil akhir tergantung dari keseimbangan lokal diantara kedua faktor tersebut. Penyembuhan luka juga dapat diartikan sebagai suatu proses pembentukan jaringan sehingga kembali seperti semula, atau dengan kata lain penyembuhan adalah terjadinya pergantian jaringan yang rusak atau mati oleh jaringan baru yang melalui proses regenerasi (Sudiono, 2003; umar,200!; umar,200"#. $enurut %onsumer &ducation %omitte (200'#, Penyembuhan tulang terdiri dari 3 tahap, sebagai berikut( 1. Inflammation / Keradangan eradangan berlangsung segera setelah terjadi kerusakan tulang dan terjadi selama beberapa hari. etika kerusakan tulang berlangsung, terdapat perdarahan pada lokasi tersebut dan terjadi proses keradangan dan pembekuan darah. )al ini merupakan tahapan a*al untuk memproduksi tulang baru.

2. Bone Production / Produksi Tulang +ahap ini dimulai ketika telah terjadi pembekuan darah oleh proses keradangan yang nantinya akan digantikan oleh jaringan fibrosa dan tulang ra*an (dikenal sebagai , soft callus-#. Setelah itu, soft callus akan digantikan menjadi tulang keras (, hard callus-# yang dapat terlihat pada sinar . beberapa minggu setelah kerusakan tulang terjadi.

3. Bone Remodelling / Remodeling Tulang +ahap akhir penyembuhan tulang yang berlangsung selama beberapa bulan. Pada proses remodeling, tulang terus terbentuk dan menjadi kompak serta akan kembali ke bentuk aslinya. Selain itu, sirkulasi darah pada lokasi tersebut akan membaik.

Gambar Proses Penyembuhan Tulang (Consumer Educa ion Comi e!2""#$

%&'T&R P()T&K& %onsumer &ducation %omitte. 200'. Bone Healing. /merican %ollege of 0oot an /nkle Surgeons. pp.1.

2uomin 3., 4yndon %., Seth $., et.al. 2010. Fibroblast Growth Factor-2 Stimulates the Proliferation of Mesenchyme-Derived Progenitor Cells From Aging Mouse and uman !one" Journal of Gerontology: Biological Science. 65A(10):10511059. umar, 5, %otran, 6 7 6obbins, S4. 200!. Robbins Pathologyc Basic of Disease. "th ed. Philadelphia( 89. Saunders %ompany. pp. 10:;". umar, 5, %otran, 6 7 6obbins, S4. 200". Buku Ajar Patologi Edisi 7. <akarta( 9uku edokteran &2%. pp. '0;'1. Sudiono, <, urniadhi, 9, )endra*an, / 7 =jimantoro, 9. 2003. Ilmu Patologi. <akarta( 9uku edokteran &2%. pp. >>, 112;11:.