Anda di halaman 1dari 26

TUMBUH KEMBANG ANAK DAN REMAJA

(Berdasarkan Konvensi Hak Anak 1990 dan UU Perlindungan Anak 2002)

Batas umur Anak

Sejak konsepsi sampai umur 18 thn

TM Thaib
Sub Bagian Tumbuh Kembang Anak dan Pediatri Sosial Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK-Unsyiah/RS Dr. Zainoel Abidin

Jumlah Penduduk Indonesia Menurut Kelompok Umur Tahun 2010


Kelompok Umur
0-4 5- 9 10 -14 15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 -34 35 - 39 40 -44 45 - 49 50 - 54 55 -59 60 -64 65 -69 70 - 74 > 75

Jumlah Penduduk Aceh Menurut Kelompok Umur Tahun 2010


Kelompok Umur
Anak : 83.588.000 = 36 %

Jumlah Penduduk (Ribuan)


21.571,5 20.522,5 20.396,1 21.098,7 21.146,3 20.734,3 19.878,2 18.364,9 16.507,7 14.415,1 11.897,3 9.073,8 6.480,2 4.584,1 3.566,2 3.944,5

Jumlah Penduduk (Ribuan)


493.429 474.210 470.391 442.466 438.365 417.805 364.876 326.935 269.598 225.220 178.942 128.148 92.963 68.675 50.587 51.794 6 4.494.410
Anak : 1.880.496 = 42 %

Jumlah
Sumber : BPS 2010

234.181,4

0-4 5- 9 10 -14 15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 -34 35 - 39 40 -44 45 - 49 50 - 54 55 -59 60 -64 65 -69 70 - 74 > 75 TT/Not Stated

Jumlah
Sumber : BPS 2010

ANAK DAN REMAJA


konsepsi

PERINATAL
LAHIR

28 Hr

1Thn

4 Thn

5 Thn

6Thn

14 Thn

18 Thn

28 mgg

7 hr

NEONATUS BAYI ANAK BALITA ANAK PRA SEKOLAH ANAK USIA SEKOLAH REMAJA

TAHAPAN TUMBUH KEMBANG


1. Masa pranatal atau masa intra uterin (masa janin dalam kandungan, masa ini dibagi 3 periode 1.1. Masa Zigot/mudigah Sejak saat konsepsi sampai umur kehamilan 2 minggu 1.2. Masa embrio, yaitu sejak umur kehamilan 2 minggu sampai 8-12 minggu. Ovum yang telah dibuahi dengan cepat menjadi suatu organisme, terjadi diferensiasi yang berlangsung cepat dan terbentuk sistem organ dalam tubuh

1.3. Masa janin/fetus ialah sejak umur 9-12 minggu sampai kelahiran, terdiri dari 2 periode a.Masa fetus dini, sejak usia 9 mgg sampai dengan trimester kedua kehidupan intra uterin, terjadi percepatan pertumbuhan, pembentukan jasad manusia sempurna dan alat tubuh telah terbentuk dan mulai berfungsi b.Masa fetus lanjut, pada trimester akhir pertumbuhan berlangsung pesat dan adanya perkembangan fungsi-fungsi

Periode yang paling penting dalam masa pranatal adalah trimester pertama Pada periode ini pertumbuhan otak janin sangat peka terhadap pengaruh lingkungan janin : Gizi kurang pada bumil Infeksi Merokok dan asap rokok Minuman alkohol, obat, bahan toksik Pola asuh, depresi berat, faktor psikologis seperti kekerasan bumil Pada setiap bumil dianjurkan untuk selalu memperhatikan gerakan janin selama kehamilan 5 bulan

2. Masa postnatal atau masa setelah lahir terdiri dari 5 periode 2.1. Masa neonatal (0-28 hari), terjadi adaptasi terhadap lingkungan dan terjadi perubahan sirkulasi darah, serta mulainya berfungsinya organ tubuh lainnya 2.2. Masa bayi, dibagi menjadi 2 bagian : a. Masa Bayi dini (1-12 bulan), pertumbuhan yang pesat dan proses pematangan berlangsung secara kontinyu terutama fungsi saraf b. Masa bayi akhir (1-2 tahun), kecepatan pertumbuhan mulai menurun dan terdapat kemajuan dalam perkembangan motorik dan fungsi ekskresi

Prinsip Perawatan pada masa bayi adalah : 1. Observasi : Antropometri Pertumbuhan gigi Tanda-tanda vital 2. Pemberian makanan yang adekuat, sesuai dengan perkembangan 3.Observasi perkembangan sesuai usia

TUMBUH KEMBANG ANAK

2.3. Masa prasekolah (2-6 tahun) : Pertumbuhan berlangsung stabil, terjadi perkembangan dgn aktivitas jasmani yg bertambah dan meningkatnya keterampilan dan proses berfikir Perawatan pada masa ini adalah : Mengawasi aktivitas dan rasa keingin tahuan yang terus menerus Membimbing dalam berbicara dan berbahasa yang benar Mengikut sertakan anak dalam kelompok belajar Memberi imunisasi ulang Memberi makanan yang adekuat Menanamkan disiplin

2.4. Masa sekolah atau masa prepubertas (wanita : 6-10 tahun, laki-laki : 8-12 tahun) Pertumbuhan lbh cepat dibandingkan dgn masa prasekolah, keterampilan dan intelektual makin berkembang, senang bermain berkelompok dengan jenis kelamin sama Prinsip perawatan pada usia ini : Memberi kesempatan pada anak untuk bermain dengan teman sebaya Pemberian makanan yang adekuat Pemberian imunisasi ulang Memberikan permainan yang berhubungan dengan perkembangan Menanamkan disiplin Kebijaksanaan ortu dalam menentukan disiplin, hukuman yang sifatnya mendidik 2.5. Masa adolesensi atau masa remaja (wanita : 10-18 tahun, laki-laki : 12-20 tahun) Merupakan transisi dari periode anak kedewasa dan pd masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat dari alat kelamin dan timbulnya tanda-tanda kelamin sekunder

CIRI-CIRI PERTUMBUHAN
1. Perubahan ukuran
Terlihat secara jelas pada pertumbuhan fisik, dengan bertambahnya umur anak terjadi pertambahan BB, TB, LK. Organ tubuhpun bertambah, seperti jantung, paru-paru, sesuai dg peningkatan kebutuhan tubuh

Perubahan proporsi dari janin sampai dewasa

2. Perubahan Proporsi
Tubuh juga memperlihatkan perubahan proporsi. Anak bukanlah dewasa kecil, tubuh anak memperlihatkan perbedaan proporsi bila dibandingkan dengan tubuh orang dewasa

3. Hilangnya ciri-ciri lama


Selama proses pertumbuhan terdapat hal-hal yang terjadi perlahan-lahan, seperti lepasnya gigi susu

CIRI-CIRI PERKEMBANGAN
1. Perkembangan melibatkan perubahan
Setiap perubahan disertai perubahan fungsi, Perkembangan sistem reproduksi disertai perubahan pada organ kelamin, perkembangan intelegensia menyertai pertumbuhan otak dan serabut saraf

4. Timbulnya ciri-ciri baru


Timbulnya ciri-ciri baru adalah sebagai akibat pematangan fungsi organ, seperti munculnya gigi tetap, tanda-tanda seks sekunder

2. Perkembangan awal menentukan pertumbuhan selanjutnya


Seseorang tidak akan bisa melewati satu tahap perkembangan sebelum ia melewati tahap sebelumnya, sebagai contoh, seorang anak tidak akan bisa berjalan sebelum ia bisa berdiri

3. Perkembangan mempunyai pola yang tetap Perkembangan fungsi organ tubuh terjadi menurut dua hukum yang tetap, yaitu : Perkembangan terjadi lebih dahulu di daerah kepala, kemudian menuju ke arah kaudal. Pola ini disebut Pola Sefalokaudal Perkembangan terjadi lebih dahulu di daerah proksimal (gerakan kasar), lalu berkembang ke bagian distal seperti jari-jari yang mempunyai kemampuan gerakan halus. Pola ini disebut Proksimodistal

4. Perkembangan memiliki tahap yang berurutan


Tahap ini dilalui seorang anak mengikuti pola yang teratur dan berurutan, tahap tersebut tidak bisa terbalik

Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan 1.Faktor Dalam (Internal)


Faktor ini merupakan faktor bawaan anak dan merupakan potensi anak yang akan menjadi ciri khasnya, faktor ini tidak dapat dimanipulasi

5. Perkembangan mempunyai kecepatan berbeda


Seperti halnya pertumbuhan, perkembangan berlangsung dalam kecepatan yang berbeda-beda

6. Perkembangan berkorelasi dengan pertumbuhan


Pada saat pertumbuhan berlangsung cepat, perkembanganpun demikian, terjadi peningkatan mental, ingatan, daya nalar

2.Faktor Luar (Eksternal)


Faktor inilah yang akan menentukan apakah faktor internal anak akan tercapai, faktor ini mempunyai banyak aspek dan dapat dimanipulasi

Faktor Internal
1. 2. 3. 4. 5. 6. Perbedaan ras/etnik atau bangsa Keluarga Umur Jenis Kelamin Kelainan Genetik : achondroplasia, sindroma Marfan Kelainan Kromosom : sindroma downs, Sindroma Turners

Faktor Eksternal
1. Faktor Pranatal 1. Gizi Nutrisi ibu hamil terutama trimester akhir kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan janin 2. Mekanisme Posisi fetus abnormal, menyebabkan kelainan kongenital, seperti club foot 3. Toksin/zat kimia 4. Endokrin : makrosemia, hiperplasia adrenal 5. Radiasi : mikrosefali, spina bifida, retardasi mental 6. Infeksi : TORCH : katarak, mikrosefali 7. Kelainan imunologi : Eritroblastosis fetalis hiperbilirubinemia Kern Icterus 8. Anoksia embrio 9. Psikologis : KDRT, kehamilan tidak diinginkan

2. Faktor Natal Komplikasi persalinan pada bayi, seperti trauma kepala dan asfiksia menyebabkan kerusakan jaringan otak 3. Faktor Pasca natal 1. Gizi 2. Penyakit kronis TBC, anemia, kelainan jantung bawaan, mengakibatkan gangguan pertumbuhan 3. Lingkungan fisis dan kimia 4. Psikologis : anak tidak dikehendaki 5. Endokrin : hipotiroid menyebabkan hambatan tumbuh kembang 6. Sosio-ekonomi : kemiskinan 7. Lingkungan Pengasuhan 8. Stimulasi 9. Obat-obatan : kortikosteroid

berdasar Konvensi Hak-Hak Anak 1990 dan UU Perlindungan Anak 2002 Kepentingan terbaik untuk anak Non diskriminatif Hak untuk : Kelangsungan hidup Tumbuh kembang optimal Perlindungan Mengemukakan pendapat

Hak Hak Anak

Mengapa Perlu Memantau Tumbuh Kembang dan Perilaku Anak


Kualitas generasi penerus tergantung kualitas tumbuh kembang anak, terutama batita (0-3 th)

perkembangan OTAK
Penyimpangan tumbuh kembang dan perilaku harus dideteksi (ditemukan) sejak dini, terutama sebelum berumur 3 tahun, supaya dapat segera di intervensi (diperbaiki) Bila deteksi terlambat, maka penanganan terlambat, penyimpangan sukar diperbaiki Presiden RI 23 Juli 2005 mencanangkan : Gerakan Nasional Pemantauan Tumbuh Kembang Anak

Conceptual Diagram of the Growth and Development Process:


ENVIRONMENT
Mother Education Nutrition Family planning NUTRITION BREASTMILK FORMULA SOLID FOOD Family Grannies Father Siblings FAMILY SITUATION EDUCATION FASCILITIES HEALTH CARE FASCILITIES PRAYING FASCILITIES

Government Policy DEPKES Professionals Organization IDAI National/Int. Organization

MICRO

MINI

MESO

MACRO

BASIC NEEDS OF THE CHILD CARE LOVING TENDER

PRENATAL NEONATES INFANT UNDER-FIVE CHILDREN ADOLESCENCE

GROWTH AND DEVELOPMENT

RISK FACTORS

KONSEP UMUM TUMBUH DAN KEMBANG


Bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jar. Intraseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur Pertumbuhan tubuh. Jadi dapat diukur

Perkembangan

Bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, jadi bersifat kualitatif

TUMBUH (Pertumbuhan)
Bertambahnya ukuran tubuh
berat badan tinggi badan lingkar kepala

Potensi tinggi badan (genetik) pada umur 18 tahun


Laki = (Tinggi Ayah + tinggi Ibu + 13 cm ) +/- 8.5cm 2 Perempuan =( Tinggi Ayah + ibu 13 cm) +/- 8.5cm 2

Bentuk tubuh Bagian tubuh

Penambahan berat badan


Trimester I (0-3 bulan ) : 500 1500 gram Timester II (3-6 bulan ) : 400 800 gram Trimester III (6-9 bulan) : 100 500 gram Timester IV (9-12 bulan ) : 100 400 gram

Penambahan panjang badan


Trimester I : 2,8 4,4 cm / bulan

Timester II : 1,9 2,6 cm / bulan Trimester III : 1,3 1,6 cm / bulan Trimester IV : 1,2 1,3 cm /bulan

PERTUMBUHAN FISIK ANAK PERTUMBUHAN SETELAH LAHIR


a. BERAT BADAN

c. LINGKAR KEPALA
SAAT LAHIR : 6 BULAN : 44 1 TAHUN : 47 2 TAHUN : 49 DEWASA : 54 UMUR UMUR UMUR UMUR 34 CM CM CM CM CM TUMBUH GIGI PERTAMA 6 8 BUAH GIGI SUSU TUMBUH 8 BUAH GIGI SUSU TUMBUH 20 BUAH GIGI SUSU

UMUR 5 BULAN : 2 X BB SAAT LAHIR UMUR 1 TAHUN : 3 X BB SAAT LAHIR UMUR 2 TAHUN : 4 X BB SAAT LAHIR b. TINGGI BADAN SAAT LAHIR : 50 CM 1 TAHUN : 1,5 X TB SAAT LAHIR 4 TAHUN : 2 X TB SAAT LAHIR 6 TAHUN : 1,5 X TB 1 TAHUN 13 TAHUN : 3 X TB SAAT LAHIR DEWASA : 3, 5 X TB SAAT LAHIR (2 X TB 2 TAHUN)

d. GIGI

9 BULAN : 1 TAHUN : 2 TAHUN : 2,5 THN :

ERUPSI GIGI TETAP MOLAR I : 6 7 TAHUN INSISOR : 7 9 TAHUN MOLAR II : 12 16 TAHUN MOLAR III : 17 25 TAHUN

RATA-RATA PERTUMBUHAN FISIK ANAK

Kebutuhan-kebutuhan Dasar Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal


I. FISIS- BIOLOGIS (Asuh) : nutrisi,
immunisasi, kebersihan badan & lingkungan, pakaian, pengobatan, olahraga, bermain

II. KASIH SAYANG (Asih) rasa aman + nyaman, dilindungi, diperhatikan (minat, keinginan, pendapat), diberi contoh ( bukan dipaksa), dibantu, didorong, dihargai, penuh kegembiraan, koreksi (bukan ancaman / hukuman) pola asuh demokratik III. STIMULASI (Asah): sensorik, motorik, emosi-sosial, bicara, kognitif, mandiri, kreativitas, kepemimpinan, moral, spiritual dll

Kebutuhan-kebutuhan Dasar Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal


I. KEBUTUHAN FISIK-BIOLOGIS

1. Nutrisi : sejak janin dalam rahim


ASI : paling lengkap dan seimbang Menu seimbang : protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, air Protein : untuk pertumbuhan sel dan fungsi organ, perlindungan infeksi dll Karbohidrat : sumber enerji, aktivitas sel Lemak : enerji Vitamin & Mineral : pengatur Serat

UNDANG-UNDANG KESEHATAN NO. 36 TAHUN 2009

Rekomendasi Unicef/WHO tentang ASI


1. Memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi segera dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir, 2. Memberikan hanya ASI saja atau pemberian ASI secara eksklusif sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan, 3. Memberikan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) sejak bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan, dan 4. Meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 24 bulan atau lebih
Sumber : WHO. 2010. Infant and Young Child Feeding. Fact Sheet No 342. Geneva

Pasal 142
Upaya perbaikan gizi dilakukan pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai dengan lanjut usia dengan prioritas kepada kelompok rawan: a. bayi dan balita; b. remaja perempuan; dan c. ibu hamil dan menyusui.

MENYUSUI EKSKLUSIF

Breastfeeding is the physiologic norm for mammalian mothers and babies

Lingkar Kepala
Persentase Menyusui Eksklusif Bayi usia 0 5 bulan Riskesdas 2010

Berhubungan dengan perkembangan volume otak Lingkar kepala lebih besar dari normal (makrosefali)) 88% IQ normal, 5 % keterbelakangan mental ringan, 7 % keterbelakangan mental berat (Lober & Priestly, 1981) Lingkar kepala lebih kecil dari normal (mikrosefali) keterbelakangan mental

60 50 40 30 20 10 0 0 1 2 3 4 5
39,8 32,5 30,7 26,3

25,2 15,3

Pertumbuhan Otak PERTUMBUHAN OTAK JANIN-DEWASA

Pertumbuhan LK NORMAL

Pertumbuhan LK ABNORMAL

UMUR JANIN 20 MINGGU BAYI BARU LAHIR BAYI 18 BULAN ANAK 3 TAHUN DEWASA

BERAT OTAK (Gram) 100 400 800 1100 1300 - 1400

Growth of Body Systems as a Percentage of Total Postnatal Growth

KEMBANG (Perkembangan)
Bertambahnya FUNGSI / KEMAMPUAN ANAK
sensori (dengar, lihat, raba, rasa, cium) gerakan (kasar, halus, kompleks) komunikasi, interaksi (tersenyum, menangis,

bicara dll )

kognitif (mengenal, membandingkan, sosial , kemandirian kreativitas moral spiritual lain-lain

mengingat, pemecahan masalah, kecerdasan)

10

ASPEK PERKEMBANGAN YANG DIPANTAU


Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan pergerakan dan sikap tubuh yang melibatkan otot-otot besar

PERKEMBANGAN MOTORIK

Gerak kasar atau motorik kasar

Gerak halus atau motorik halus

Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan gerakan yang melibatkan bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot kecil, tetapi memerlukan koordinasi yang cermat seperti mengamati sesuatu, menjimpit, menulis

Kemampuan bicara dan bahasa

Aspek yang berhubungan dengan kemampuan untuk memberikan respons terhadap suara, berbicara, berkomunikasi, mengikuti perintah

Sosialisasi dan kemandirian

Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri anak (makan sendiri, membereskan mainan selesai bermain), berpisah dengan ibu/pengasuh, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya

Perkembangan motorik kasar

Perkembangan motorik kasar

bulan

bulan
Pediatr Rev 1997. Pediatr Rev 1997.

11

2. Kebutuhan akan emosi/kasih sayang (ASIH),


meliputi : Kasih sayang orang tua Rasa aman Harga Diri Kebutuhan akan sukses Mandiri Dorongan Kebutuhan mendapatkan kesempatan dan pengalaman Rasa memiliki

3. Kebutuhan akan stimulasi (ASAH)


Perangsangan yang datang dari lingkungan luar Hal yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak Stimulasi harus dilaksanakan dengan penuh perhatian dan kasih sayang Stimulasi mental diperlukan seawal dan sedini mungkin, terutama sampai 4-5 tahun pertama, bahkan sewaktu dalam kandungan

12

Kebutuhan STIMULASI/ rangsangan / bermain, sejak dalam kandungan 6 bln


Merangsang hubungan antar sel-sel otak (sinaps) (milyaran sel otak dibentuk sejak hamil 6 bulan belum ada hubungan antar sel otak) BILA ADA RANGSANGAN terbentuk hubungan Sering di rangsang makin kuat hubungan Variasi banyak hubungan makin kompleks/ luas merangsang otak kiri + kanan multipel inteligen kecerdasan lebih luas dan tinggi

Pengaruh Nutrisi, Kasih Sayang dan Stimulasi pada Jumlah sel dan Percabangan Sel-sel Otak
Bayi Baru Lahir Cukup Nutrisi, Kasih Sayang dan Stimulasi
Kurang Nutrisi, Kasih Sayang dan Stimulasi

13

Pertumbuhan
Akhir usia ke 2: pertumbuhan otak dan somatik akan lambat kebutuhan nutrisi dan nafsu makan Usia 2 - 5 tahun: 2 kg (BB) & 7 cm (TB) / tahun. Perut balita yang membuncit merata langsing. Puncak energi fisik dan kebutuhan untuk tidur menjadi 11-13 jam / 24 jam 1 tidur siang. Ketajaman penglihatan : 20/30 (usia 3 tahun)

20/20 (usia 4 tahun).


20 gigi susu lengkap : usia 3 tahun Kerusakan gigi sering ditemukan

Kebutuhan Enersi yang dibutuhkan


Bayi rata-rata Anak 1-3 thn Anak 4-6 thn Anak 7-9 thn Anak Lk 10-12 thn Anak Lk 13-18 thn Anak Pr 10-12 thn Anak Pr 13-18 thn : : : : : : : : 110 kkal/kg BB/hr 100 kkal/kg BB/hr 90 kkal/kg BB/hr 80 kkal/kg BB/hr 60-70 kkal/kg BB/hr 50-60 kkal/kg BB/hr 50-60 kkal/kg BB/hr 40-50 kkal/kg BB/hr

Kecukupan Gizi yang dianjurkan


(Wydia Karya Pangan dan Gizi, 2004)

Kebutuhan nutrien
Gol.Pembangun : protein hewani dan nabati protein hewani : ikan, daging, susu, telur protein nabati : tahu, tempe, kacangan, beras Gol.Sumber tenaga : KH, lemak, misal : beras, kentang, gandum, susu, ubi, singkong, maizena Gol.Pelindung : mikro nutrien (besi, kalsium, seng), vitamin dan air

14

AKIBAT OBESITAS SEJAK MASA ANAK

13 Pesan Dasar Gizi Seimbang


(Depkes RI, 1996)
1. Makanlah aneka ragam makanan 2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi 3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi 4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi 5. Gunakan garam beryodium 6. Makanlah makanan sumber zat besi 7. Berikan ASI saja pada bayi sampai berumur 6 bulan 8. Biasakan makan pagi 9. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya 10. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur 11. Hindari minum minuman beralkohol 12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan 13. Bacalah label pada makanan yang dikemas

TUMBUH KEMBANG BATITA

15

TUMBUH KEMBANG ANAK PRA SEKOLAH

Pola Pengasuhan (Parenting Style)


1. Otoritatif ( demokratik) Penuh kasih sayang, kehangatan kegembiraan Ciptakan rasa nyaman + aman +dilindungi, Peka pada isyarat bayi/anak (minat, keinginan, pendapat), Diberi contoh ( bukan dipaksa), Dibantu, didorong, dihargai, Koreksi (bukan ancaman / hukuman) 2. Otoriter (diktator) Melarang, membatasi, tidak didengar minat / pendapat, sering menghukum abuse 3. Permisive : serba boleh, kurang kendali diri / tanggung jawab 4. Tidak dipedulikan : diterlantarkan, kemampuan anak rendah .

Anak ; lebih percaya diri, mandiri, kreatif

Anak : kurang inisiatif , kreativitas & komunikasi

DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK 0 6 tahun Menemukan penyimpangan tumbuh kembang balita secara dini agar lebih mudah diintervensi Bila penyimpangan terlambat dideteksi lebih sulit diintervensi akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak

16

17

18

19

20

TUMBUH KEMBANG ANAK USIA SEKOLAH

PERUBAHAN FISIK
Perubahan porporsi
Pertumbuhan TB 5 cm pertahun, TB rata-rata 116-150 cm Penambahan BB 2-4 kg pertahun, BB rata-rata 21-40 kg. BB bertambah karena memanjangnya tulang dan terbentuknya jaringan otot. Mampu berdiri tegak dengan gerakan lebih sempurna. Proporsi tubuh terlihat lebih langsing dan panjang karena pertumbuhan kaki dan lengan lebih cepat dan lebih panjang daripada pertambahan panjang badan. TB akan lebih memanjang pada usia 9 tahun. Lingkar pinggang tampak mengecil karena pertambahan TB Fungsi tubuh lebih baik dan lebih spesifik. Jaringan otot yang sudah terbentuk menguat tapi masih bisa rusak jika overuse. Lingkar kepala mengecil sebagai indikator kematangan.

Perubahan porporsi
Gigi susu mulai tanggal, memilki 10-11 gigi permanen pada usia 8 tahun dan kira-kira 26 gigi permanen saat usia 12 tahun. Pertumbuhan otak tengkorak lebih melambat. Ugly Ducking Stage : gigi tampak terlalu besar bagi wajah.

Kematangan sistem

Gastrointestinal :
Jarang mengalami gangguan Dapat mempertahankan kadar gula denga baik. Kapasitas lambung meningkat. Dan terjad retensi makanan lebih lama.

Eliminasi :
Kapasitas vesica urinaria bertambah Jumlah produksi urine tergantuntg pada suhu, kelembaban, dan intake cairan.

Kardiovaskuler:
Tumbuh paling lambat daripada organ yang lain sehingga jika olah raga terlallu berat akan mengganggu pertumbuhan.

Imunitas :
Lebih baik dalam melokalisir infeksi dan memproduksi antigen dan antibody.

PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR :


Pada usia 7-10 tahun aktifitas motorik kasar berada dibawah kendali ketrampilan kognitif dan kesadaran Secara bertahap terjadi peningkatan irama, kehalusan dan keanggunan gerakan otot, mengalami minat dalam penyempurnaan fisik. Kekuatan daya ingat meningkat. Pada usia 10-12 tahun terjadi peningkatan energy, peningakatan arah, dan kendali dalam kemampuan fisik.

Muskuloskeletal :
Proses osifikasi terus terjadi tapi tidak diikuti dengan mineralisasi sehingga tulang menjadi rapuh (peka terhadap tekanan maupun tarikan) Postur tubuh harus tetap dijaga : contoh tidak membawa beban terlalu berat, tdak memakai sepatu yang terlalu kecil, dan posisi duduk harus tegak.

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS


Terjadi peningkatan ketrampilan motorik halus karena meningkatnya mielinisasi sistem saraf. Menunjukkan perbaikan keseimbangan dan koordinasi mata dan tangan. Dapat menulis daripada mengucapkan kata-kata saat usia 8 tahun. Menunjukan peningkatan kemampuan motorik halus seperti usia dewasa saat usia 12 tahun. Menunjukkan peningkatan kemampuan untuk mengungkapkan secara individu dan ketrampilan khusus seperti menjahit membuat model dan bermain alat musik.

21

PREPUBERTAS
Tampak tanda-tanda perubahan seks sekunder Perbedaan anak laki-laki dan anak perempuan mulai tampak. Mulai terjadi perubahan penyakit yang diderita seperti penyakit dewasa bukan anak-anak.

Perubahan seks sekunder laki-laki :


Skrotum dan testis lebih besar. Skrotum bewarna merah. Payudara sedikit membesar tetapi aka mengecil kembali setelah beberapa bulan. Muncul rambut halus dan jarang di daerah sekitar pubis. Jika mengalami keterlambatan akan mengganggu konsep diri.

Perubahan seks sekunder perempuan :


Payudara lebih lembut dan mulai membengkak. Panggul dan pinggul mulai membesar. Rambut mulai tumbuh di sekitar pubis (8-12 tahun). Sekresi vagina lebih kental dan terjadi perubahan dari sifat basa menjadi asam.

TEMPERAMEN : Temperamen anak mulai berubah karena pengaruh lingkungan, pengalaman dan motivasi dari orang sekitarnya Untuk itu sangat diperlukan peran orang tua dan guru untuk membentuk temperamen anak yang positif. Kemampuan anak dalam beradaptasi dapat mempengaruhi temperamen anak. Klasifikasi adaptasi anak : Easy chid : stress minimal. Slow to warm up children : anak membutuhkan waktu untuk beradapatasi dengan lingkungannya, suka mencaricari alasan untuk menyelesaikan tugasnya. Tipe anak ini jangan terlalu ditekan Karena dapat menimbulkan masalah menarik diri. Difficult child : Tipe anak ini tidak suka dengan perubahan lingkungan yang tiba-tiba.

PERKEMBANGAN BAHASA : Anak usia sekolah mulai menguasai berbagai ketrampilan linguistic. Anak usia SD mulai belajar tentang tata bahasa yang benar dan lebih kompleks sehingga mereka bisa membenarkan jika ada-ada hal-hal yang salah. Kemampuan kata-kata juga dimiliki pada anak usia sekolah termasuk kata sifat, kata keterangan, kata penghubung, kata depan dan kata abstrak. Kemampuan memakai kalimat majemuk dan gabungan. Metalinguistik awareness : memiliki kemampuan untuk berpikir tentang bahasa dan berpendapat. Mengerti tentang perubahan makna dan bahasa/peribahasa.

PERKEMBANGAN PSIKOSEKSUAL (Tahap laten)


Karakteristik perkembangan berdasarkan usia :

Pada usia 7 tahun :


Minat seks menurun dan kurang eksplorasi, perhatian kepada lawan jenis meningkat dimulai dari perasaan cinta terhadap anak laki-laki atau sebaliknya.

Pada usia 8 tahun :


Perhatian skesual meningkat, suka mengintip, menceritakan lelucon cabul, ingn menambah informasi seksual tentang kelahiran dan hubungan seksual dan anak perempuan mengalami peningkatan perhatian tentang menstruasi

Pada usia 9 tahun


Lebih suka berdiskusi dengan teman sebaya tentang topic seksual, memisahkan jenis kelamin dalam permainan aktifitas.

Pada usia 10 tahun :


Minat terhadap tubuh dan penampilan meningkat, banyak anak mulai berkencan dan berhubungan dengan lawan jenis dalam aktifitas kelompok. Pada usia 11-13 tahun : Khawatir tentang penampilannya, tekaann sosial agar tetap langsing dan menarik merupakan sumber stress.

Batasan Usia Remaja


WHO
Undang-Undang No. 4 tahun 1979 mengenai kesejahteraan anak Undang-Undang Perburuhan
Remaja adalah bila anak telah mencapai umur 10-19 tahun

Remaja adalah individu yang belum mencapai umur 21 tahun dan belum menikah

Anak dianggap remaja bila telah mencapai 16-18 tahun atau sudah menikah dan mempunyai tempat tinggal sendiri

Undang-Undang Anak dianggap remaja bila sudah cukup matang Perkawinan No.1 tahun untuk menikah yaitu umur 16 tahun untuk anak perempuan dan umur 19 tahun untuk anak laki-laki 1979

22

Masa Remaja Awal 10 13 tahun

Masa Remaja Tengah 14 16 tahun

Masa Remaja Akhir 17 19 tahun

Pubercere
(Pubertas)

Adolescence
(Remaja)
10-19 tahun (WHO)

Adolescere

Perubahan yang terjadi pada masa remaja


Fisik-Biologis
Growth spurt Produksi hormon laki dan hormon perempuan Pematangan alat kelamin Perubahan komposisi tubuh Perubahan sistem sirkulasi dan pernafasan

Psikoseksual
Dorongan seks Orientasi seksual

Kognitif dan kepribadian


Lebih abstrak, mulai bersifat konseptual, dan berorientasi ke masa depan Perkembangan moral, etik, masalah kemanusiaan, ilmu pengetahuan, dan agama

(Marshall & Tanner, 1969)

Remaja Perempuan
Pertumbuhan pesat umumnya pada usia 10-11 tahun Perkembangan payudara merupakan tanda awal pubertas, dimana daerah puting susu dan sekitarnya mulai membesar Sepertiga remaja, pertumbuhan rambut pubis sebelum tumbuhnya payudara Rambut ketiak mulai tumbuh pada umur 12-13 tahun Sekret vagina mulai umur 10-13 tahun Menstruasi terjadi pada usia 11-14 tahun Pematangan seksual penuh remaja perempuan pada umur 16 tahun, sedangkan pada laki-laki pematangan seksual penuh pada usia 17-18 tahun

TANNERS STAGING OF PUBERTY IN GIRLS

23

PERUBAHAN FISIOLOGIS REMAJA PEREMPUAN

PERUBAHAN HORMONAL SEKSUAL REMAJA PEREMPUAN

Remaja Laki-laki
Pertumbuhan pesat umumnya pada usia 12-13 tahun Usia 11-12 tahun, testis, skrotum membesar, kulit skrotum menjadi gelap dan rambut pubis mulai tumbuh Ejakulasi mulai terjadi pada usia 13-14 tahun Rambut ketiak, rambut badan, kumis, jambang dan jenggot tumbuh pada usia 13-15 tahun Suara parau timbul pada usia 14-15 tahun, setahun sebelumnya jakun mulai tumbuh Awal pubertas biasanya dimulai pada usia 10-13 tahun, biasanya diawali dengan mimpi basah Seorang anak berkembang pada saat yang berbeda dan dengan kecepatan yang berbeda pula

TANNERS STAGING OF PUBERTY IN BOYS

PERUBAHAN FISIOLOGIS REMAJA LAKI-LAKI

PERUBAHAN HORMONAL SEKSUAL REMAJA LAKI-LAKI

24

TAHAPAN PERUBAHAN FISIOLOGIS LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN


Male Female

Sumber : Neinstein LS. Adolescent Health Care. 3rd ed. Williams & Wilkins 1996.

PERUBAHAN FISIOLOGIS REMAJA

Masa remaja awal/dini (Early adolescent): umur 10-13 tahun

Biologis
Otot dada, bahu dan lengan melebar Kening menonjol, rahang dan dagu melebar Perubahan suara Pertumbuhan penis Pertumbuhan kumis dan jambang Ejakulasi awal/mimpi basah Pertumbuhan rambut kelamin, ketiak,dada dll Pertumbuhan lemak dan keringat (jerawat) Pertambahan berat badan dan tinggi badan

Psikologis Berfikir konkrit, konsepmoralawal, orientasiseksual tertarikpada kelompoksebaya perhatian terhadap bodyimage

Sosial Terpisah secara emosional dari orangtua dimulainya identifikasiyang kuatpada kelompoksebaya, awal didapatkan perilaku eksplorasi (merokok, kekerasan)

Pinggul melebar Pertumbuhan rahim dan vagina Menstruasi awal Pertumbuhan rambut kelamin dan ketiak Payudara membesar Pertumbuhan lemak dan keringat (jerawat) Pertambahan berat badan dan tinggi badan

Pubertas awal Perempuan: terbentuknya payudara dan rambut kemaluan dimulainya masa percepatan pertumbuhan; lakilaki: dimulainya pembesaran testis

Laki-Laki

Masa remaja tengah (Middle adolescent): umur 14-16 tahun

Perempuan

Masa remaja lanjut (Late adolescent): umur 17-19 tahun

Biologis
Perempuan: Masapertengahan menjelangakhirmasa pubertas akhirmasapercepatan pertumbuhan,menarche bentuktubuhwanita dengandepositlemak. Lakilaki: masapubertas pertengahan spermadanpengeluaran nokturnal; perubahansuara, dimulainyamasa pertumbuhanpesat

Psikologis
pemikiranabstrak, masihperkembangan kemampuanverbal searah, identifikasiantarahukum danmoralitas, dimulainyaideologiyang serius(religius,politik)

Sosial
Pemisahansecara emosionaldariorangtua, identifikasiyangkuat padakelompoksebaya, meningkatnyaresiko kesehatan(merokok, alkohol), ketertarikan heteroseksualpada kelompoksebaya, awalperencanaan berdasarkanminat

Biologis
Akhir masa pubertas Pada laki-laki, dilanjutkan pembentukan masa otot dan tumbuhnya rambut di seluruh tubuh

Psikologis
proses berfikir abstrak yang kompleks, identifikasi perbedaan hukum dan moral, meningkatnya kontrol terhadap impulsifitas, perkembangan pengenalan personal lebih lanjut, perkembangan penolakan ideologi religius dan politik lebih lanjut

Sosial
Perkembangan otonomi sosial, didapatkannnya hubungan intim, perkembangan kemampuan berdasarkan minat dan kemandirian secara finansial.

25

FAKTOR BIOPSIKOSOSIAL (ENDOGEN)


FAKTOR PREDISPOSISI
Kasih sayang dan rasa ingin diperhatikan Agresif Tidak sesuainya perkembangan fisiologis/ psikologis dan sosial Kognisi Perkembangan selama remaja Gender Efek hormonal (pada anak laki) Internalisasi hubungan pertemanan Kepercayaan diri

FAKTOR LINGKUNGAN (EKSOGEN)


FAKTOR PREDISPOSISI

Faktor keluarga Acara asuhan Keadaan keluarga yang kurang harmonis Penolakan orangtua Keterlibatan orangtua dalam perilaku berisiko Kurangnya pengetahuan terhadap dampak perilaku Perilaku teman sepermainan Transisi sekolah Penolakan sosial Sosioekonomi

Meningkatnya kerawanan/atau keadaan berisiko

FAKTOR PREDISPOSISI

Kurangnya pengalaman/pengetahuan Penggunaan zat-zat Kurangnya keterampilan untuk menghadapi tekanan lingkungan

FAKTOR PRESIPITASI Inisasi teman sepermainan Transisi sekolah Tekanan sosial

Perilaku berisiko

26