Anda di halaman 1dari 20

EKONOMI

Kebijakan Bebas Bea Impor Sengsarakan Hidup Petani Kedelai


Sabtu, 21 September 2013 | 12:43 WIB

ANTARA/Saiful Bahri/bb

TERKAIT
; ; ; ; ;
Gakoptindo belum Dapat Penuhi Jatah Izin Impor Kedelai Kemendag Bebaskan Impor Kedelai Mendag Gelar perasi Pasar Kedelai Mendag Diminta Beker!a "ek Importir Kedelai Penghapusan Bea Masuk Kedelai tidak Tepat #aktu

Metrotvnews.com, Grobogan: Petani kedelai di pantura Jawa Tengah merasa dipermainkan oleh kebijakan pemerintah yang mencabut bea masuk impor kedelai. Mereka menegaskan Permendag Nomor 45 Tahun 2013 yang mengubah bea masuk impor (import duty) kedelai dari 5% menjadi 0% semakin menyulitkan petani. "Nasib kita dari tahun ke tahun selalu berat karena pemerintah mengombang-ambingkan kebijakan yang selalu tidak berpihak kepada petani," kata Ketua Kelompok Tani Mintreng, Demak, Nur Chabib, kepada Media Indonesia, Sabtu (21/9). Pemantauan Media Indonesia petani di sentra kedelai di Pantai Utara Jawa seperti Grobogan, Demak, dan Pati terlihat tidak bergairah. Berubahnya kebijakan itu seolah menjadi tamparan keras karena panen raya yang diharapkan tidak dapat maksimal tercapai akibat kekeringan melanda. Harga kedelai lokal di tingkat petani masih tetap tertekan jauh dari harga pasar yang kini terjadi mencapai Rp9

ribu per kilogram. Sekadar informasi, harga pembelian pemerintah (HPP) Rp7.000 per kilogram, adapun pemerintah mematok harga kedelai impor Rp8.490 per kilogram. Ditambahkan Nur Chabib, rencana pencabutan bea impor kedelai akan memicu harga kedelai semakin terpuruk. Pasalnya, kedelai lokal memang kurang diminati para perajin tahu dan tempe. "Jika ini tetap berjalan,kami tidak akan lagi menanam kedelai, jadi upaya swasembada hanya omong kosong saja," tambahnya. Hal senada juga diungkapkan Rochadi, 54, petani kedelai di Purwodadi, Grobogan. Menurutnya, rencana pemerintah mencabut bea impor semakin akan mempersulit nasib petani terutama petani kedelai karena harga kedelai lokal yang kurang diminati perajin tahu tempe akan semakin tidak laku di pasaran. "Kalau memang kebijakan itu dilakukan, kami percuma menanam kedelai dan dipastikan jumlah petani menanam kedelai akan berkurang hingga 50%," keluh Rochadi. Sumanah, 60, petani lain di Margorejo, Pati, mengatakan banjir impor justru membuat harga kedelai jatuh dan petani akan semakin dirugikan. "Pemerintah memang selalu tidak konsisten dan mempermainkan nasib petani," kritiknya. (Akhmad Safuan)
Editor: Irvan Sihombing

(http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/09/21/2/183148/Kebijakanebas- ea-!mpor-"en#sarakan-$id%p-&etani-Kede'ai-(

Impor Kedelai Bebas Bea Masuk, Importir Untung Petani yang 'Buntung'
Wiji Nurhayat $ detik%inan&e
Rabu' ()*+,*(+-. --/.0 #IB

Ketergantungan Akut Kedelai Impor

Jakarta $Pemerintah telah membebaskan bea masuk impor kedelai dari )1 men!adi +12 Kebi!akan ini dianggap han3a menguntungkan importir kedelai namun !ustru merugikan petani lokal2 Koalisi Rak3at untuk Kedaulatan Pangan 4KRKP5 dan Jaringan Petani Kedelai menuntut di&abutn3a kebi!akan tersebut karena memukul para petani kedelai2 6Ada dua alasan karena pemberitaan kedelai saat ini lebih kepada kebutuhan pera!in2 Kemudian keluarn3a paket kebi!akan 3aitu penghapusan bea masuk +1 dan pembebasan importasi kedelai2 7ang terlihat' pemerintah lebih tunduk pada importir kedelai dibandingkan !an!i untuk s8asembada kedelai (+-92 Petani kedelai ini sangat dirugikan karena harga turun dan memukul pendapatan petani'6 ungkap Manager Ad:okasi KRKP dan Jaringan Petani Kedelai ;aid Abdullah saat berdiskusi dengan media di Rumah Makan Bumbu Desa "ikini' Jakarta Pusat' Rabu 4()*,*(+-.52 ;aid mengakui setiap tahun produksi kedelai di Indonesia terus menurun2 <al ini karena tidak ada kebi!akan n3ata 3ang diberikan pemerintah untuk membantu para petani kedelai2 6=uas areal kedelai menurun rata$rata 9'+)1*tahun' atau turun 0)'>)1 selama (+ tahun terakhir2 tomatis produksi turun rata$rata .'+)1*tahun sedangkan pertumbuhan impor naik -.'.(1*tahun'6 imbuhn3a2 ;aid mendorong pemerintah serius untuk menggalakkan s8asembada kedelai dan memberikan subsidi 3ang besar untuk sektor pertanian2 <al ini sudah dilakukan negara produsen kedelai terbesar di dunia 3aitu Amerika ;erikat2 6Produk kedelai impor Amerika ;erikat mendapatkan subsidi di Amerika sa!a setidakn3a pemerintah setiap tahun memberikan subsidi untuk petani kedelai sebesar ?;@ ->( miliar2 Tetapi kita !ustru sebalikn3a'6 katan3a2 ;eperti diketahui untuk menstabilisasi harga kedelai pemerintah mengeluarkan paket kebi!akan berupa pemberikan kemudahan impor bagi siapapun dengan men&abut Permendag Aomor (9 digantikan Permendag nomor 9) tahun (+-.2 Mengimpor kedelai tak harus memiliki importir terda%tar 4IT5 atau importir produsen 4IP52 ( ij!hen"

http://)inance.detik.com/read/2013/09/2*/113+*1/23+8,84/103+/impor-kede'aibebas-bea-mas%k-importir-%nt%n#-petani--an#-b%nt%n#

Tak mau disalahkan soal kedelai, mentan kritik kebijakan impor


Reporter : Putri Artika R | Kamis, 12 September 2013 17:02
9

;B7 bertemu ;us8ono2 B(+-. Merdeka2&om

Cigure terkait

; ;

;us8ono Gita #ir!a8an

Berita Terkait

; ; ;

<arga kedelai tingkat pera!in ditetapkan Rp D29,+ per kg Gita/ Impor kedelai terhambat' tan3a ke Ragunan Gita &uek regulasi impor dituding memi&u kartel kedelai

#erdeka$%om & Menteri Pertanian Sus ono terus dihu!ani kritik akibat rendahn3a produksi kedelai dalam negeri 3ang han3a mampu memenuhi (+$.+ persen kebutuhan nasional2 Alih$alih tak mau terus disalahkan akibat tak mampu merangsang produkti:itas kedelai nasional' menteri pertanian !ustru men3alahkan pendekatan kebi!akan impor kedelai2 Sus ono menuturkan' terakhir kali s8asembada kedelai nasional ter!adi pada -,,(2 ;aat itu' kata dia' luas lahan panen kedelai di dalam negeri men&apai -'0 !uta hektar2 Caktor lain 3ang membuat Indonesia bisa s8asembada kedelai adalah harga 3ang menarik bagi petani2 <arga kedelai bisa -') kali lebih tinggi dari harga beras2

Kondisi ini menguntungkan bagi petani2 Ditambah Bulog masih berperan men!adi pen3angga kepastian harga untuk petani2 Aamun kondisin3a kini sudah berubah2 ;alah satun3a lantaran kebi!akan pendekatan impor2 6;etelah kemudian dibukan3a keran impor' tidak ada lagi pengendalian atau proteksi' harga kedelai impor tentu sa!a sangat murah'6 u!ar Sus ono di Istana Aegara' Jakarta' Kamis 4-(*,52 Akhirn3a para petani harus memilih komoditas 3ang menguntungkan2 ;aat itu 3ang menguntungkan adalah tebu' padi' !agung2 Di beberapa tempat bahkan menanam kedelai itu han3a untuk selingan sa!a2 6Inilah 3ang men!adikan harga di tingkat petani kurang menarik2 Petani pada posisi pilihan menanam komoditas 3ang menguntungkan2 Inilah 3ang men!adikan sekarang ini luas lahan panen han3a sekitar >++2+++ hektar'6 !elasn3a2 ;aat ini Sus ono 3akin petani mulai bergairah2 ;alah satu alasann3a' harga pembelian kedelai dari petani sudah dipatok tinggi2 6Bia3a produksi per kilogram adalah Rp 02)++2 tomatis tinggal berapa petani diberi margin' kalau .+ persen maka harga mendekati Rp D2)++2 Aah' kalau ada !aminan harga seperti itu' pasti petani pada menanam'6 paparn3a2 ;ebelumn3a' Menteri Perdagangan 'ita Wirja an telah menetapkan harga kedelai 3ang diberlakukan pada tingkat pera!in tempe tahu sebesar Rp D29,+ per kilogram2 Kebi!akan ini mulai diberlakukan kemarin2 6;udah diberlakukan kemarin <arga Pembelian Pera!in 4<PP5 Rp D29,+'6 u!ar Gita usai pertemuan dengan pengusaha di Gedung Kementerian Perindustrian' Jakarta' Rabu 4--*,52 Bersamaan dengan kebi!akan penetapan <PP ini' pihakn3a !uga mengeluarkan kebi!akan relaksasi impor2 =angkah ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan kedelai sekaligus meningkatkan kuota impor2 (noe) http://www.merdeka.com/%an#/tak-ma%-disa'ahkan-soa'-kede'ai-mentan-kritikkebijakan-impor.htm'

Impor Kedelai, Bukti Pemerintah Gagal Swasembada Pangan


.ab%/02*0"eptember02013019:0201!
+ Share

/2.! 34056 6./764!0K3.4!6164

KEMBA=I PR D?K;I $ ;lamet 49>5 membersihkan ka&ang kedelai 3ang sudah direbus saat akan memulai produksi tempe

ea08as%k0Kede'ai0!mpor

&erajin02empe08o#ok0&rod%ksi

*+IB,NN-WS$./#0 JAKA+*A $ Koalisi Rak3at untuk Kedaulatan Pangan 4KRKP5 menilai paket kebi!akan pembebasan bea masuk impor kedelai dan kemudahan impor adalah kegagalan pemerintah2 6Kebi!akan ini sungguh menun!ukkan kegagalan pemerintah'6 u!ar Ad:okasi KRKP' ;aid Abdullah' Rabu 4()*,*(+-.52 ;aid men!elaskan' kebi!akan ini !elas menun!ukkan pemerintah tidak berpihak kepada petani produsen kedelai dalam negeri2 Penghapusan tari% impor han3a akan menempatkan kedelai lokal dan petani makin tersudut2 6<arga turun' produksi berkurang' akhirn3a akan semakin !auh dari kata s8asembada dan berdaulat panganE ungkap ;aid2

;aid pun menilai pemerintah gagal men!alankan undang$undang terkait pangan 3ang mengamanatkan per8u!udan kedaulatan pangan2 Alih$alih memberikan dukungan penuh pada petani kedelai' pemerintah' dinilai ;aid bah8a pemerintah tunduk pada tekanan importir dan pedagang2 6Ken3ataan ini tak han3a menun!ukan ketidakpedulian pemerintah pada petani !uga menun!ukkan kegagalan pemenuhan !an!i s8asembada kedelai tahun (+-9'6 ungkap ;aid2 ;aid pun menilai pen&apaian sa8sembada dan kedaulatan pangan tak ada !alan lain selain memberikan dukungan dan perlindungan penuh pada petani2 FKarena itu kami menuntut pemerintah berpihak kepada petani dengan men&abut kebi!akan impor besar$besaran2 Kebi!akan 3ang dibuat harus komperhensi% hulu hilir dan berikan !aminan harga 3ang menguntungkan menurut petaniE u!ar ;aid2
http://www.trib%nnews.com/nasiona'/2013/09/2*/impor-kede'ai-b%kti-pemerintah#a#a'-swasembada-pan#an

S-K*/+ +II1
;EAR"<

Pembebasan bea impor kedelai an%am petani lokal


Ari2 Budianto

Senin, 21 Oktober 2013 16:11 WIB

ilustrasi/ist
Sindone s$%om $ Kebi!akan pemerintah membebaskan bea masuk kedelai impor dinilai akan mengan&am petani kedelai lokal2 ;elain itu' kebi!akan tersebut dikha8atirkan memi&u tumbuhn3a kartel baru2 Ketua Koperasi Pera!in Tahu Tempe Indonesia 4Kopti5 Jabar' Asep Aurdin mengatakan' kebi!akan tersebut han3a membuat petani kedelai lokal teran&am2 Asep kha8atir' apabila harga kedelai di Amerika turun' maka harga !ual kedelai ke Indonesia akan sangat rendah2 Kondisi tersebut tentu mematikan harga kedelai lokal2 6;8asembada kedelai semakin sulit terlaksana'6 kata dia' ;enin 4(-*-+*(+-.52 ;elain itu' kebi!akan tersebut !uga dikha8tirkan menguntungkan salah satu pihak karena berpotensi

memun&ulkan kartel$kartel baru2 ;ebabn3a' han3a dengan modal sekitar Rp)+ miliar' siapapun bisa men!adi importir kedelai2 Menurut dia' se!ak pemerintah menghapus bea impor kedelai' mun&ul .+ kartel baru 3ang menguasai komoditas tersebut2 Mereka menguasai harga kedelai' persediaan' hingga ke proses distribusin3a2 Asep mengatakan' selama pemerintah melalui Perum Bulog tidak mengambil peran sebagai pen3eimbang' maka upa3a pengendalian harga kedelai akan sulit terlaksana2 Adan3a penghapusan bea impor kedelai' !uga telah memupus upa3a me8u!udkan harga kedelai 3ang ter!angkau2

http://ekbis.sindonews.com/read/2013/10/21/34/,9+*30/pembebasan-bea-imporkede'ai-ancam-petani-'oka'

Kebi!akan Impor Pangan' Pintas 3ang Tak Pantas


;
Kamis/0*0"eptember020130900,:*901!

&ekerja0memper'ihatkan0kede'ai0impor0di0toko0"inar0Kede'e0di0kawasan0Keba-oran0:ama/05akarta0"e'atan/0"abt%0 (2/3/2013(.090K;8&6"/&.!<;8 ;=;

34 54

KOMPAS. om !0&emerintah0me'a'%i0Kementerian0&erda#an#an0 menerbitkan0ti#a0kebijakan0strate#is0terkait0impor0komoditas0pan#an/0 seperti0kede'ai/0da#in#0sapi/0dan0b%ah0ata%p%n0sa-%ran/0seperti0cabai0dan0 bawan#0merah.0&ertama/0&erat%ran08enteri0&erda#an#an04omor02402ah%n0 20130tentan#0Ketent%an0!mpor0Kede'ai0da'am0.an#ka0&ro#ram0"tabi'isasi0 $ar#a0Kede'ai. Ked%a/0&ermenda#04omor04,02ah%n020130tentan#0&er%bahan0&ermenda#0 4omor01+02ah%n020130tentan#0Ketent%an0!mpor0&rod%k0$ortik%'t%ra.0 Keti#a/0&ermenda#04omor04+02ah%n020130tentan#0Ketent%an0!mpor0dan0 >kspor0$ewan0dan0&rod%k0$ewan. Kebijakan0dib%at0da'am0ran#ka0menindak'anj%ti0paket0kebijakan0 pen-e'amatan0ekonomi0nasiona'0-an#0sekaran#0mencatat0de)isit0transaksi0 berja'an0dan0de)isit0perda#an#an.0Kebijakan0pen-e'amatan0ekonomi0 me'a'%i0pro#ram0pen#enda'ian0har#a0baran#0keb%t%han0pokok0san#at0 diper'%kan0%nt%k0menja#a0da-a0be'i0mas-arakat.08en#enda'ikan0in)'asi. =a-a0be'i0-an#0tin##i0dib%t%hkan0saat0investasi0men#end%r.06pa'a#i0)akta0 men%nj%kkan/0pert%mb%han0ekonomi0!ndonesia0san#at0ditent%kan0tin#kat0 kons%msi.0=en#an0memper'ancar0ar%s0baran#0impor/0diharapkan0har#a0 baran#0terkenda'i/0stabi'itas0har#a0tercapai/0dan0in)'asi0bisa0ditekan0karena0 kons%msi0ata%0da-a0be'i0tetap0tin##i. 8en#apa0pi'ihann-a0pada0komoditas0terseb%t0di0atas?02erkait0kede'ai/0 har#a0-an#0tin##i0saat0ini0sa'ah0sat%n-a0akibat0pe'emahan0ni'ai0t%kar0 r%piah0terhadap0do''ar06".0&en-ebab0'ainn-a0ada'ah0keterbatasan0 pasokan.0 e#it%0p%'a0%nt%k0da#in#0sapi/0cabai/0dan0bawan#0merah. :an#kah0pemerintah0memper'ancar0ar%s0baran#0impor0tak0sepen%hn-a0 sa'ah.04am%n/0tak0bisa0dikatakan0benar.0Kebijakan0impor0se'a'%0dan0se'a'%0 menjadi0ja'an0pintas0ba#i0pemerintah0setiap0ka'i0hendak0men#atasi0 #ejo'ak0har#a0pan#an. &emerintah0men#an##ap/0ketika0keran0impor0dib%ka/0serta-0merta0baran#0 akan0mas%k0ke0pasar0dan0'an#s%n#0menekan0har#a.0Ken-ataann-a0tidak.0 =i0'apan#an0berba#ai0distorsi0terjadi/0baik0bersi)at0teknis0karena0 ketidaksiapan0aparat0di0'apan#an0ma%p%n0masa'ah0nonteknis0karena0ada0 pihak-pihak0tertent%0-an#0in#in0berspek%'asi0mencari0%nt%n#.

=a'am0kas%s0sapi/0misa'n-a/0%pa-a0pemerintah0men##erojok0da#in#0sapi0 impor0hin##a0saat0ini0tidak0terb%kti0mamp%0menekan0har#a0ses%ai0tar#et.0 !ni0akibat0ar%s0da#in#0impor0@tersendat@0di0ten#ah0ja'an/0baik0dampak0 'emahn-a0kebijakan0-an#0tidak0diantisipasi0ma%p%n0karena0kepandaian0 para0pen#%saha/importir0da'am0meman)aatkan0ce'ah0%nt%k0men#ambi'0 %nt%n#. Kebijakan0memper'ancar0ar%s0baran#0impor0j%#a0tidak0sepen%hn-a0sa'ah.0 6r%s0baran#0impor0-an#0tidak0'ancar0men#akibatkan0pasokan0baran#0 impor0tidak0sampai0ses%ai0harapan0ke0pasar.06kibatn-a/0baran#0impor0it%0 tidak0bisa0diman)aatkan0secara0e)ekti)0men%r%nkan0har#a0baran#0di0pasar.0 &adaha'/0menekan0har#a0saat0ini0san#at0pentin#0ba#i0pem%'ihan0ekonomi0 nasiona'. <an#0pat%t0dipersoa'kan0ada'ah0sampai0kapan0kebijakan0bersi)at0@ja'an0 pintas@0ini0akan0ter%s0menjadi0so'%si0ba#i0stabi'isasi0pan#an0dan0da-a0 tahan0ekonomi0nasiona'? "embi'an0tah%n0pemerintahan0&residen0"%si'o0 amban#0<%dho-ono0b%kan0 seb%ah0periode0-an#0sin#kat.0=a'am0masa0it%/0apa0-an#0di'ak%kan0 pemerintah0%nt%k0menin#katkan0prod%ksi0kede'ai/0da#in#0sapi/0cabai/0dan0 bawan#0merah0nasiona'0secara0mendasar? =a'am0sembi'an0tah%n/0'%as0'ahan0kede'ai0tidak0bertambah0si#ni)ikan.0 &rod%ktivitas0kede'ai0sta#nan.0"%bsidi0benih0kede'ai0ter%s0dija'ankan/0 tetapi0tidak0berdampak0si#ni)ikan0terhadap0penin#katan0prod%ksi.03nt%k0 da#in#0sapi/0hin##a0saat0ini/0ternak0sapi0tidak0pernah0dijadikan0seba#ai0 s%mber0pendapatan0war#a.0"api0sekadar0hewan0pe'iharaan/0seba#ai0 tab%n#an/0b%kan0dijadikan0komoditas0bisnis.0"%mber0pakan0hija%an0sapi0 j%#a0terbatas.06pa0-an#0di'ak%kan0pemerintah? %dida-a0cabai0secara0tekno'o#i0j%#a0tidak0ban-ak0ber%bah.06kibatn-a/0 risiko0ker%sakan0ata%0#a#a'0panen0tin##i.06pa'a#i0di0ten#ah0per%bahan0 ik'im0ekstrem.0&o'a0kons%msi0cabai0dan0bawan#0merah0j%#a0tidak0ber%bah0 hin##a0kini.0Kondisi0bawan#0merah0j%#a0sama. 2anpa0per%bahan0kebijakan0)%ndamenta'0da'am0prod%ksi0pan#an/0impor0 akan0se'a'%0menjadi0so'%si.0"ebab/0men#%nt%n#kan0@pemain@/0bahkan0 %nt%k0kepentin#an0po'itik. 5an#an0main-main0%r%s0pan#anA0"#$%MAS $ P%ABO&O'

http://bisniske%an#an.kompas.com/read/2013/09/0*/0,*9312/Kebijakan.!mpor.&a n#an.&intas.-an#.2ak.&antas

KPK Diminta ?sut Kebi!akan Bebas Bea Impor Kedelai


; ; ;
&en%'is0: !cha0.astika "abt%/0,0"eptember020130901+:2*01!

Birman0"%ba#-o090K;8&6".com/!ndra06k%ntono

7 4

(AKA%)A, KOMPAS. om0-0Komisi0&emberantasan0Kor%psi0diminta0 men#%s%t0kem%n#kinan0adan-a0kon#ka'in#kon#0antara0pemerintah0dan0 pen#%saha0tertent%0terkait0kebijakan0pembebasan0bea0impor0kede'ai.0 1aki'0Ket%a0Komisi0!C0=ewan0&erwaki'an0.ak-at0Birman0"%ba#-o0meni'ai/0 kebijakan0terseb%t0berpotensi0menimb%'kan0ker%#ian0ne#ara.

D!ni0ada0permainan/0ini0kejahatan0ekonomi/0K&K0har%s0m%'ai0mas%k/D0kata0 Birman0da'am0disk%si0bertaj%k0D:%n#'ai0Karena0Kede'aiD0di05akarta/0"abt%0 (,/9/2013(. 8en%r%t0Birman/0ker%#ian0ne#ara0akibat0kebijakan0terseb%t0timb%'0karena0 tidak0ada0'a#i0bea0impor0-an#0mas%k0ke0kas0ne#ara0sete'ah0dit%r%nkan0 dari0100persen0menjadi0no'0persen.0$a'0ini0semakin0men##er%s0 pemas%kan0ne#ara.0&ada0tah%n0'a'%/0men%r%tn-a/0ditem%kan0potensi0 ker%#ian0ne#ara0sekitar0.p04000mi'iar0karena0adan-a0pen%r%nan0bea0 mas%k0impor0kede'ai.03nt%k0d%#aan0potensi0ker%#ian0tah%n0ini/0kata0 Birman/0=&.0bar%0akan0men#hit%n#n-a. Birman0men#atakan/0kebijakan0bebas0bea0impor0kede'ai0it%0akan0 men#%nt%n#kan0importir.0$a'0it%0dikarenakan0bea0impor0-an#0sehar%sn-a0 dihit%n#0seba#ai0ke%nt%n#an0ne#ara0ditiadakan0sehin##a0mas%k0kanton#0 pribadi0importir. D!ni0kan0tent%0s%dah0ada0ba#i-ba#in-a.0!ni0-an#0har%s0dite'%s%ri0K&K/0 kon#ka'in#kon#0it%/0kebijakan0-an#0memperka-a0diri0sendiri/D0kata0Birman. =ia0men-eb%tkan/0kebijakan0pen#hap%san0bea0impor0-an#0berpotensi0 mer%#ikan0ke%an#an0ne#ara0ini0bisa0di#o'on#kan0seba#ai0kejahatan0 ekonomi.0"ebaikn-a/0'anj%t0Birman/0kebijakan0pemerintah0da'am0men#at%r0 impor0diimban#i0den#an0rencana0kerja0para'e'0-an#0menin#katkan0 prod%ksi0da'am0ne#eri. D3ndan#-%ndan#0-an#0kita0%ndan#kan0diber'ak%kan/0bent%k0'emba#a0 pan#an0pen-an##a0seperti0 %'o#0seperti0di0masa0'a'%/D0%jarn-a. "e'anj%tn-a/0impor0diberhentikan0secara0bertahap0dan0pemerintah0 men#enda'ikan0har#a0kede'ai0me'a'%i0mekanisme0har#a0eceran0tertin##i0 dan0terendah.0D=en#an0be#it%0kan0jadi0tidak0bisa0bermain/0ka'a%0sekaran#0 kan0tidak/0dibebaskan/D0kata0Birman. Birman0j%#a0meni'ai0pentin#0ba#i0K&K0%nt%k0men#%n#kap0praktik0karte'0 kede'ai.08en%r%t0Birman/0ada0enam0per%sahaan0besar0-an#0bermain0 da'am0bisnis0karte'0terseb%t.0Birman0berpendapat/0karte'0kede'ai0ini0s%dah0 me'ak%kan0kejahatan0ekonomi.0!a0j%#a0berharap0a#ar0aparat0pene#ak0 h%k%m0tidak0terkontaminasi0o'eh0praktik0kotor0terseb%t. =ia0j%#a0men#atakan/0K&K0sepertin-a0s%dah0m%'ai0mas%k0ke0ranah0 pertanian.0K&K0m%'ai0men#%s%t0kebijakan0sep%tar0pertanian/0di0antaran-a0 ranah0benih0dan0masa'ah0p%p%k.0DK&K0-an#0sa-a0den#ar0s%dah0m%'ai0

di%s%t0seperti0-an#0sekatan#0ini0s%dah0m%'ai0mas%k0ke0ranah0benih/0dan0 j%#a0ke0ranah0-an#/0it%0akan0mas%k/D0kata0Birman. &emerintah0te'ah0men%r%nkan0bea0mas%k0impor0kede'ai0dari0100persen0 menjadi0no'0persen0%nt%k0men#atasi0masa'ah0keterbatasan0pasokan0 kede'ai0da'am0ne#eri.0&emerintah0j%#a0akan0men#atasi0berba#ai0 hambatan0impor0kede'ai0apa0p%n0naman-a0sehin##a0pasokan0da'am0 ne#eri0'ancar.0Kebijakan0ini0akan0ber'ak%0men#ik%ti0perkemban#an0har#a0 d%nia.0Ka'a%0har#a0kede'ai0t%r%n/0tent%n-a0bea0mas%k0akan0diber'ak%kan0 kemba'i.


http://nasiona'.kompas.com/read/2013/09/0,/1+2*19*/K&K.=iminta.3s%t.Kebijak an. ebas. ea.!mpor.Kede'ai
Senin, 16 September 2013 - 08:51:01 WIB

Kebijakan Stabilisasi Harga Pangan 2002-2012


Diposting oleh / Administrator Kategori/ Berita ,tama $ Diba&a/ 8955 kali

;hare on %a&ebook;hare on t8itter;hare on email;hare on printMore ;haring ;er:i&es8

;istim perdagangan pangan dunia 3ang semakin terbuka atau pasar bebas men3ebabkan harga produk pangan di dalam negeri ikut terpengaruh oleh situasi dan kondisi harga internasional2 Kondisi tersebut dan berbagai masalah ketersediaan dan distribusi' men3ebabkan harga komoditas pangan' terutama pangan strategis seperti beras' kedelai' daging sapi' &abai dan ba8ang merah men!adi ber%luktuasi2 Indonesia sebagai negara agraris menghasilkan berbagai ma&am produk pangan strategis' bahkan untuk komoditas tertentu sudah surplus2 Agar produksi pangan dapat berkelan!utan' dan kebutuhan pangan mas3arakat dapat terpenuhi' pemerintah harus melindungi mas3arakat dan petani dari ge!olak harga' seperti harga !atuh pada saat panen ra3a' dan harga melambung pada saat di luar panen2 ;alah satu upa3a 3ang dilakukan pemerintah adalah dengan kebi!akan stabilisasi harga pangan agar petani sebagai produsen mendapatkan hasil 3ang menguntungkan' dan mas3arakat sebagai konsumen mampu membeli bahan pangan dengan harga 3ang ter!angkau2 Kebi!akan stabilisasi harga pangan berperan dalam memantapkan ketahanan pangan' ketahanan ekonomi dan ketahanan*stabilitas politik nasional2 Pengalaman Tahun -,,0 dan Tahun -,,D membuktikan bah8a ter!adin3a gon&angan ekonomi 3ang kemudian berubah men!adi krisis politik' ter!adi karena harga pangan melon!ak drastis dalam !angka 8aktu 3ang pendek2 ?ntuk menghindari terulangn3a ke!adian tersebut' pemerintah berupa3a merumuskan kebi!akan stabilitas harga pangan 3ang komprehensi% dan dapat merespon beberapa perubahan lingkungan strategis seperti dinamika ekonomi global dan perubahan sistem mana!emen pemerintahan agar krisis ekonomi dan krisis politik tidak terulang kembali2 Badan Ketahanan Pangan 4BKP5 Kementerian Pertanian' khususn3a Bidang <arga Pangan mempun3ai andil 3ang besar baik se&ara langsung maupun tidak' dalam men3usun regulasi atau kebi!akan pemerintah terkait stabilisasi harga pangan strategis2 Kiner!a Bidang <arga Pangan 3ang memberikan andil terhadap perumusan kebi!akan stabilisasi tersebut antara lain kebi!akan perberasan 4<arga Pembelian Pemerintah*<PP5' kebi!akan

stabilisasi harga kedelai 4;<K5' pemantauan harga pangan pokok pada hari$hari besar keagamaan dan nasional 4<BKA5' prognosa ketersediaan dan kebutuhan pangan strategis' serta kebi!akan Rekomendasi Impor Produk <ortikultura 4RIP<52 ;e&ara rin&i beberapa peran Bidang <arga Pangan dalam perumusan kebi!akan dan stabilisasi harga tersebut adalah sebagai berikut/

:$

Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP" 'abah!Beras

;alah satu masalah klasik 3ang sering dialami petani padi adalah an!lokn3a harga !ual gabah*beras pada saat panen ra3a' dan meningkatn3a harga pada saat diluar panen2 Kondisi tersebut men3ebabkan petani men!adi rugi dan usahatani padi tidak menguntungkan2 ;elain itu' kenaikan harga beras dapat menimbulkan ge!olak sosial mengingat beras merupakan makanan pokok mas3arakat Indonesia2 leh karena itu' pemerintah berupa3a membuat regulasi*kebi!akan perberasan agar gabah*beras petani dibeli dengan harga tertentu 3ang bisa memberikan keuntungan 3ang la3ak bagi petani2 ;elain itu' beras di!ual ke mas3arakat*konsumen diatur dengan harga tertentu sehingga mas3arakat mampu mengakses dalam batas 8a!ar2 Kebi!akan tersebut dikenal dengan istilah <arga Pembelian Pemerintah 4<PP5 procurement price policy2 Penetapan <PP dilakukan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani' pengembangan ekonomi pedesaan' stabilitas ekonomi nasional' peningkatan ketahanan pangan' dan dalam rangka pengadaan &adangan pangan2 ;elain itu !uga untuk mendukung peningkatan produkti:itas petani padi dan produksi beras nasional2 <PP gabah 3ang ditetapkan pemerintah diharapkan men!adi Fsema&am harga minimumE 4 floor price5 3ang ber%ungsi sebagai re%erensi harga 4price reference5 bagi petani dan pedagang 3ang melakukan transaksi !ual$beli gabah*beras2 Badan Ketahanan Pangan berperan besar dalam pen3usunan kebi!akan <PP gabah*beras2 Kegiatan 3ang dilakukan BKP dalam proses pen3usunan <PP gabah*beras antara lain melakukan ka!ian*analisis harga nasional dan internasional' analisis usaha tani' analisis usaha perdagangan dan pengolahan gabah*beras untuk memperoleh in%ormasi besaran harga pembelian pemerintah 4<PP5 gabah*beras 3ang bisa melindungi petani dan konsumen2 ;elain itu !uga' melakukan koordinasi dengan unit ker!a terkait seperti Dit!en Tanaman Pangan' untuk membahas dan menentukan besaran <PP' serta terlibat langsung dalam pen3usunan Instruksi Presiden tentang <PP2 Penetapan <PP gabah*beras pertama kali dilakukan pada tahun (++( 3ang dituangkan melalui Instruksi Presiden Ao2 , Tahun (++(2 ;ampai tahun (+-(' sudah D 4delapan5 kali ditetapkan kebi!akan <PP gabah*beras untuk men3esuaikan situasi perberasan dalam negeri' terutama akibat perkembangan harga 3ang terus meningkat dari tahun ke tahun2 ;elama periode tersebut' kenaikan <PP Gabah Kering Panen 4GKP5 berkisar D$ .+ persen atau rata$rata -)'9. persen per tahun' kenaikan <PP Gabah Kering Giling 4GKG5 berkisar 9$(> persen atau rata$rata -.'D( persen per tahun' dan <PP beras berkisar +$.+ persen atau rata$rata -)',+ persen per tahun' seperti terlihat pada Tabel -2 *abel :$ Harga Pembelian Pemerintah (HPP" *ahun (6776 ; 67:6"

Kebijakan Perberasan npres !"/#!!# npres !#/#!!' npres 1%/#!!' npres !%/#!!& npres !1/#!!/ npres !//#!!/ npres !&/#!!"

Harga GKP Tingkat Petani (Rp/Kg) 1$#%! 1$%%! 1$&%! #$!!! #$#-! #$-!! #$+-!

Harga GKG Tingkat Penggilingan (Rp/Kg) 1$&#' 1$&+' #$#'! #$'&' #$/!! #$--! %$%!!

Harga Beras di Gudang Bulog/ Penggilingan (Rp/Kg) #$&"! #$&"! %$''! -$!!! -$%!! -$+!! '$!+!

Masa Berlaku (Tgl/Bln/T hn) (an$ #!!% ) *eb$ #!!' Maret ) ,es$ #!!' (an$ #!!+ ) Maret #!!& .pril #!!& ) Maret #!!/ .pril #!!/ 0 ,es$ #!!/ (an$ 0 ,es$ #!!" (an$ #!1! 0

npres !%/#!1#

%$%!!

-$1'!

+$+!!

*eb$ #!1# .pril #!1# 0 1ekarang

Sumber : BKP Beberapa hal 3ang mendasari perubahan kebi!akan <PP antara lain pen3esuaian harga bahan bakar min3ak 4BBM5' seperti ke!adian pada tanggal - ktober (++) ter!adi kenikan solar sebesar -(9 persen 3ang berdampak sangat besar terhadap kiner!a sektor pertanian2 ?ntuk mempertahankan pro%itabilitas usahatani padi agar usaha tani padi menguntungkan 4minimal .+ persen5' pemerintah mengeluarkan kebi!akan perberasan baru melalui Inpres Ao2 -.*(++) 3ang menaikan <PP gabah*beras2 Caktor lain 3ang men3ebabkan perubahan <PP adalah harga gabah*beras di pasaran 3ang !auh lebih tinggi dibanding <PP' seperti pada akhir Tahun (++0 sampai a8al (++>' harga gabah*beras sekitar 9+$0+ persen di atas <PP2 <al ini men3ebabkan Bulog tidak dapat memenuhi target pengadaan gabah*beras pemerintah' sehingga pemerintah kembali mengeluarkan kebi!akan perberasan melalui Inpres Ao2 . Tahun (++>2 ;elain itu' tinggin3a harga beras dunia 3ang ter!adi karena berbagai masalah di negara$negara produsen' seperti ben&ana alam dan tinggin3a harga min3ak !uga men!adi salah satu pertimbangan perubahan kebi!akan <PP2 Kenaikan <arga E&eran Tertinggi 4<ET5 pupuk subsidi pada April (+-+ 3ang berdampak pada tinggin3a usahatani padi' !uga men!adi salah satu alasan pemerintah kembali menaikkan <PP sebesar -+ persen dengan mengeluarkan Inpres Ao2 > Tahun (++, 3ang mulai diberlakukan pada Januari (+-+2 Diharapkan dengan pen3esuaian <PP tersebut' pendapatan petani tidak menurun dan peningkatan produksi beras nasional tidak terganggu2 ;elama Tahun (++( G (++9' harga Gabah Kering Panen 4GKP5 di tingkat petani masih berada di ba8ah <PP 4antara 9-'0 G 00'0> persen5' namun se!ak Tahun (++) G (+-(' harga GKP selalu berada di atas <PP' 3aitu pada kisaran 9'9 G .0'(+ persen di atas <PP' seperti terlihat pada Gambar -2 Dengan demikian kenaikan <PP GKP berdampak positi% dalam meningkatkan harga aktual GKP petani dengan persentase 3ang !auh lebih tinggi' baik pada bulan$bulan panen ra3a 4Maret$April5 maupun tahunan2 <al ini menun!ukkan kenaikan harga aktual GKP di tingkat petani berdampak langsung terhadap keuntungan usahatani padi2 Di tingkat konsumen' kebi!akan perberasan dengan penetapan <PP !uga dinilai &ukup e%ekti% mengendalikan harga beras dalam negeri2 Pada Januari (++D' dunia internasional sedang mengalami krisis pangan 3ang men3ebabkan harga komoditas pangan penting seperti beras' !agung' kedelai dan gandum melon!ak ta!am2 Melon!akn3a harga beras dunia pada periode tersebut tidak mempengaruhi harga beras dalam negeri2 ;ebagai &ontoh pada Gambar (' terlihat bah8a harga beras dalam negeri :arietas IR$I di Pasar Beras Induk "ipinang 4PIB"5 &enderung stabil' 8alaupun harga beras Thai berge!olak tinggi se!ak Maret (++D pada kisaran ) persen2 Tingkat %luktuasi harga beras Thai !uga lebih besar ) persen dibandingkan harga beras dalam negeri2 <al ini menun!ukkan kebi!akan <PP gabah*beras dapat membantu stabilisasi harga di dalam negeri akibat perubahan harga gabah*beras internasional2

6$

Stabilisasi Harga Kedelai (SHK"

Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan 3ang sangat strategis karena merupakan bahan baku tahu dan tempe 3ang merupakan sumber lauk$pauk utama sebagian besar penduduk Indonesia2 Bahkan pada tahun 0+$ an' bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa tempe' karena tinggin3a konsumsi mas3arakat pada komoditas tempe2 Kebutuhan kedelai dari tahun ke tahun semakin meningkat' namun Indonesia mengalami berbagai permasalahan seperti ketersediaan dalam negeri 3ang belum men&ukupi' rata$rata baru men&apai sekitar 9+ persen sehingga untuk memenuhi kekurangann3a melalui impor2 ;elain itu' tata niaga kedelai 3ang didominasi pengusaha importir sering berdampak pada instabilitas harga kedelai di tingkat mas3arakat' baik produsen dalam hal ini pengra!in tahu dan tempe' maupun konsumen atau mas3arakat luas2 Ketergantungan kedelai terhadap produk impor !uga berpengaruh terhadap harga di dalam negeri akibat %luktuasi harga kedelai di pasar internasional2 Kondisi tersebut men3ebabkan kedelai berpengaruh terhadap perubahan in%lasi2 ;elama periode (++($(+-(' harga kedelai dalam negeri baik kedelai lokal ataupun kedelai eks$impor terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dengan perubahan kenaikan sekitar --'90 persen per tahun seperti terlihat pada Gambar .2 =on!akan kenaikan harga kedelai 3ang sangat signi%ikan ter!adi pada tahun (++D' sebesar )D'9- persen dari Rp )2.D,*kg men!adi Rp D2).0*kg' 3ang diakibatkan kenaikan harga kedelai di pasar internasional sebesar 9D'-0 persen2 Melihat berbagai permasalahan seperti di atas' pemerintah harus mengambil langkah$langkah penanganan terhadap stabilitas dan pengendalian harga kedelai agar ketersediaan dan %luktuasi harga kedelai tidak menganggu stabilitas mas3arakat2 ;eperti ke!adian tahun (++D' untuk menurunkan harga kedelai dalam negeri'

pemerintah membebaskan kebi!akan bea masuk kedelai impor pada tahun (++D dan menggalakan petani untuk menanam kedelai dengan memberikan subsidi2 Mengingat kedelai merupakan komoditas strategis' dan ban3akn3a permasalahan dalam penanganann3a' se!ak tahun (++( pemerintah telah berupa3a untuk men!aga stabilitas harga kedelai2 Pada tahun (++. pemerintah telah menargetkan untuk tahun (++0 tidak akan melakukan impor kedelai terutama untuk kebutuhan industri' namun harus dipenuhi dari dalam negeri agar harga !ual kedelai petani tidak !atuh2 ?ntuk melindungi produsen lokal agar harga kedelai lebih murah' pada Tahun (++) bea masuk kedelai impor ditetapkan -+ persen' !auh lebih rendah dari usulan sekitar .+ persen2 Pada Tahun (++D' pemerintah mengeluarkan kebi!akan untuk menekan ge!olak harga kedelai impor' 3aitu bea masuk dibebaskan' PPh impor turun dari (') persen ke +') persen' dan pemberian subsidi bagi bahan baku kedelai Rp -2+++*kg selama 0 bulan2 ;elain itu' mengingat produksi nasional kedelai masih rendah' pemerintah menargetkan alokasi dana Rp - triliun bagi pengembangan kedelai nasional 3ang akan digunakan untuk peningkatan produksi nasional kedelai men!adi - !uta ton' dan pemberian bibit paritas unggul pagi petani2 ;ampai tahun (+-( ' produksi kedelai dalam negeri masih belum men&ukupi kebutuhan nasional' sehingga pemenuhan3a dilakukan melalui impor2 Aamun demikian' kebi!akan tersebut berdampak pada ge!olak harga di tingkat mas3arakat2 <arga !ual kedelai petani biasan3a an!lok pada saat panen ra3a akibat harga kedelai impor 3ang !auh lebih murah2 ;edangkan pada saat tidak panen' harga !ual kedelai ke pengra!in sangat mahal sehingga berdampak pada naikn3a harga tahu dan tempe 3ang u!ungn3a berdampak pada terganggun3a da3a beli mas3arakat2 Badan Ketahanan Pangan khususn3a Pusat Distribusi dan "adangan Pangan berperan &ukup besar dalam upa3a pemerintah untuk mestabilkan harga kedelai' antara lain melalui pen3ediaan in%ormasi perkembangan harga kedelai tingkat produsen' harga kedelai di tingkat konsumen' harga internasional' nera&a ketersediaan dan kebutuhan kedelai' serta analisis usaha tani kedelai2 In%ormasi tersebut merupakan bahan untuk mengambil kebi!akan stabilisasi harga kedelai' seperti untuk merekomendasikan impor dan distribusi kedelai ke daerah$ daerah 3ang kekurangan2 ;elain itu' peran BKP !uga terlihat melalui pertemuan dan koordinasi dengan unit ker!a terkait untuk memantau pergerakan harga serta ketersediaan dan kebutuhan kedelai2 Pada Tahun (+-.' Pemerintah mengeluarkan kebi!akan Program ;tabilisasi <arga Kedelai 4Program ;<K5 3ang bertu!uan untuk stabilisasi harga kedelai di tingkat petani dan di tingkat pengra!in se&ara bersamaan2 <al ini dilakukan mengingat se!ak bulan Agustus (+-(' harga kedelai dalam negeri melon!ak tinggi dan sulit dikendalikan sehingga menimbulkan ge!olak dimas3arakat2 Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian terlibat langsung dalam pen3usunan kebi!akan Program ;<K' dari mulai proses pen3usunan peraturan' hingga mekanisme pelaksanaan kebi!akan' termasuk di dalamn3a dalam penentuan harga beli kedelai di tingkat petani2 ;elain men3ediakan in%ormasi' BKP !uga melaksanakan berbagai rapat koordinasi teknis mengenai Kebi!akan <arga Pembelian dan Pen!ualan Pemerintah Komoditas Kedelai' seperti 3ang dilaksanakan pada tanggal (+ ;eptember (+-( di Bogor 3ang dihadiri oleh 8akil$8akil dari Kedeputian II Bidang Koordinasi Pertanian dan Kelautan Kemenko Bidang PerekonomianH Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Aegeri' Kementerian PerdaganganH Badan Pengka!ian dan Pengembangan Kebi!akan Perdagangan' KemendagH Direktorat Jenderal Tanaman Pangan' KementanH Pusat ;osial Ekonomi dan Kebi!akan dan Pertanian' Kementan2 Kebi!akan ;<K ditetapkan pada tanggal (D Mei (+-. melalui Peraturan Menteri Perdagangan Ao2(.*(+-. tentang program ;tabilisasi <arga Kedelai 3ang merupakan implementasi dari Perpres Ao2.(*(+-. tentang Penugasan Kepada Perum Bulog untuk Pengamanan <arga dan Pen3aluran Kedelai2 Melalui program stabilisasi harga kedelai' pemerintah berupa3a mengatur tata niaga kedelai melalui pembelian kedelai petani dengan harga tertentu sehingga petani mendapat keuntungan 3ang la3ak' dan men!ual kedelai kepada pengra!in tahu*tempe dengan harga tertentu sehingga harga !ual produk ter!angkau mas3arakat2 ?ntuk mendukung pelaksanaan kebi!akan ini' pemerintah !uga telah mengeluarkan peraturan tentang Penetapan <arga Pembelian*Pen!ualan Kedelai Petani melalui Permendag Ao2()*(+-. dimana Badan Ketahanan Pangan !uga terlibat dalam pen3usunann3a2 Di dalam Program ;<K' <arga Pembelian Kedelai Petani 3ang selan!utn3a disebut <BP Kedelai adalah harga a&uan pembelian kedelai di tingkat petani 3ang ditetapkan sebesar Rp >2+++*kg2 <BP kedelai tersebut berlaku untuk masa panen ra3a tri8ulan III periode - Juli sampai dengan .+ ;eptember (+-.2 ;ementara harga pen!ualan kedelai di tingkat pengra!in tahu*tempe disebut <JP kedelai berlaku - bulan' ditetapkan sebesar Rp >29)+*kg berlaku untuk bulan Juli (+-.' dan Rp2>2>++*kg untuk bulan Agustus (+-.' dan akan ditin!au kembali untuk bulan selan!utn3a2 Apabila masa berlaku telah le8at' tetapi penetapan <JP 3ang baru belum ditetapkan' maka <JP kedelai 3ang berlaku masih sama dengan harga sebelumn3a2 ?ntuk menentukan besaran <BP dan <JP' Badan Ketahanan Pangan sebagai salah satu anggota Tim Program ;<K ikut terlibat langsung dalam rapat atau %orum Tim ;<K 3ang dikoordinisi oleh Kementerian Perdagangan2

9$

Prognosa Kebutuhan dan Ketersediaan Pangan

?pa3a pen3ediaan pangan memerlukan peren&anaan 3ang matang dimulai dari peren&anaan produksi' pengolahan' sampai dengan distribusin3a2 ?pa3a tersebut memerlukan 8aktu dan proses 3ang pan!ang serta melibatkan ban3ak pihak2 Berkaitan dengan tugas pokok Badan Ketahanan Pangan 4BKP5 sebagai salah satu instansi 3ang menangani urusan*bidang ketahanan pangan' maka BKP mempun3ai tanggung !a8ab dalam mengkoordinasikan pen3usunan prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan se!ak a8al tahun dengan berbagai pihak terkait' terutama dengan Direktorat Teknis lingkup Kementerian Pertanian2 Pen3usunan prognosa tersebut harus dilakukan se&ara tepat dan akurat agar peren&anaan dan kebi!akan 3ang diambil !uga tepat sasaran dan merupakan kebi!akan Kementerian Pertanian2 Prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan sudah dimulai BKP se!ak tahun (++(2 Prognosa tersebut merupakan in%ormasi tentang kondisi kebutuhan dan ketersediaan pangan 3ang disusun dalam %ormat bulanan2 Pada a8aln3a pen3usunan prognosa bertu!uan untuk sosialisasi dan in%ormasi perkiraan kondisi ketersediaan dan kebutuhan pangan men!elang <ari$hari Besar Keagamaan dan Aasional 4<BKA52 Bagi mas3arakat' in%ormasi tersebut diharapkan dapat di!adikan a&uan untuk mengantisipasi' men&ari alternati% bahan pangan dan mengatur tingkat konsumsi dalam mengatasi kebutuhan pangan 3ang relati% meningkat pada periode men!elang <BKA2 Bagi pemerintah' in%ormasi tersebut diperlukan untuk mengambil langkah$langkah antisipasi men!aga stabilitas pasokan bahan pangan pokok dalam menghadapi <BKA agar :olumen3a men&ukupi dengan harga 3ang tidak melon!ak terlalu tinggi2 Dengan ber!alann3a 8aktu' pen3usunan prognosa mempun3ai tu!uan 3ang lebih luas lagi 3aitu prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan di!adikan a&uan dalam menentukan sasaran produksi' pen3ediaan pasokan impor' dan perumusan langkah$langkah antisipasi pemenuhan kebutuhan selama - 4satu5 tahun2 ;elama tahun (++)$(+-+' perhitungan prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan dilakukan pada , komoditas strategis 3ang pada hari$hari besar keagamaan mengalami ge!olak harga dan mengalami peningkatan kebutuhan konsumen' 3aitu beras' ka&ang tanah' gula pasir' min3ak goreng' &abai merah' ba8ang merah' daging sapi' daging a3am dan telur a3am2 Pada tahun (+--' meningkat men!adi -+ komoditas dengan penambahan komoditas !agung' dan mulai tahun (+-( men!adi -( komoditas dengan penambahan kedelai dan &abai 4&abai ra8it dan &abai besar5' seperti terlihat pada Tabel 2222 Dalam beberapa tahun terakhir ini' prognosa kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan sudah men!adi bahan utama dalam rapat koordinasi kebi!akan stabilisasi harga pangan' baik dalam rapat teknis maupun rapat terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian2 ;elain itu' prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan !uga men!adi a&uan dalam pemberian rekomendasi impor oleh Kementerian Pertanian 3ang digunakan untuk memperoleh surat penerbitan impor 4;PI5 oleh Kementerian Perdagangan2 Pen3usunan prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan pokok minimal disusun berdasarkan kebutuhan dan angka sasaran produksi 4prognosa I52 ;elan!utn3a prognosa tersebut akan die:aluasi dan disempurnakan sesuai dengan perubahan angka prognosa produksi 4BP;5' angka realisasi produksi 4Dit!en teknis5' ekspor dan impor2 Beberapa tahapan pen3usunan prognosa' 3aitu/ 4a5 Re:isi I/ Prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan 3ang didasarkan pada prognosa produksi BP; 4Maret$April5H 4b5 Re:isi II/ Prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan 3ang didasarkan pada ARAM I BP; 4Juli$Agustus5H dan 4&5 Re:isi III/ Prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan 3ang didasarkan pada ARAM II BP; 4Ao:ember52

8$

Pemantauan Harga Hari&Hari Besar Keagamaan dan Nasional!HBKN

Indonesia adalah Aegara 3ang sangat beragam' baik dari aspek buda3a' sosial dan agama' serta pendirian bangsa 3ang penuh dengan latar belakang historis2 <al tersebut men3ebabkan ban3akn3a hari$hari besar keagamaan dan nasional 4<BKA5 seperti Puasa' Idul Cithri' Idul Adha' Aatal dan lainn3a2 Kultur buda3a sebagian besar mas3arakat Indonesia dalam men3ambut dan mera3akan <BKA umumn3a membutuhkan bahan pangan dalam !umlah 3ang lebih ban3ak dibanding hari biasa2 Kondisi ini men3ebabkan tidak seimbangn3a permintaan mas3arakat dengan ketersediaan 3ang ada dalam periode tertentu2 <al tersebut mengakibatkan %luktuasi harga 3ang &ukup tinggi pada hampir semua komoditas pangan2 ;e!ak tahun (++($(+-(' se&ara umum kondisi harga pangan nasional &enderung ber%luktuasi dan naik setiap tahunn3a2 Cluktuasi harga disebabkan adan3a kenaikan permintaan men!elang <BKA seperti Idul Citri' Idul Adha dan Aatal' serta dampak dari kenaikan harga di pasar internasional2 Kebi!akan pemerintah seperti kenaikan harga BBM !uga berpengaruh terhadap instabilitas harga2 ;ebagai &ontoh' pada pertengah tahun (+-( ter!adi kenaikan harga BBM pada saat men!elang bulan puasa2 <al ini berdampak pada peningkatan harga bahan pangan pada hampir semua komoditas' terutama &abai' ba8ang merah' dan daging sapi 3ang membuat ge!olak di mas3arakat2

Pemerintah sudah mengantisipasi ge!olak harga pada saat dan men!elang <BKA antara lain melalui pemantauan harga di pasar$pasar' baik pasar modern maupun tradisional untuk mengetahui kondisi riil serta upa3a antisipasi kenaikan harga pangan2 Badan Ketahanan Pangan sebagai bagian dari pemerintah !uga ikut terlibat dalam kegiatan tersebut' antara lain melakukan Kun!ungan Ker!a lapangan baik Menteri Pertanian maupun Kepala Badan2 Dari hasil kun!ungan ker!a lapangan akan diperoleh data dan in%ormasi 3ang riil di tingkat mas3arakat sehingga bisa diambil langkah$langkah kebi!akan untuk mengantisipasi atau mengendalikan ge!olak harga2

; ; ; ; ;

#orkshop Ialue "hain ;eminar ;ehari EPeran Petani dalam Me8u!udkan Ketahanan Pangan 3ang Berkelan!utanE Buku Petun!uk Pelaksanaan APA ;osialisasi ;istem Pengendalian Intern Pemerintah Badan Ketahanan Pangan Penguatan =embaga Distribusi Pangan Mas3arakat 4=DPM5 / Pemberda3aan =embaga Ekonomi Petani

0 Komentar :

http://bkp.deptan.#o.id/berita-198-kebijakan-stabi'isasi-har#a-pan#an20022012.htm'

Penawaran Kedelai Dunia dan Permintaan Impor Kedelai Indonesia serta Kebijakan Perkedelaian Nasional
Show full item record

Title: Author: Abstract :

Pena2aran Kedelai ,unia dan Per3intaan 3por Kedelai ndonesia serta Kebijakan Perkedelaian 4asional *a5ino6 .ndi Tana3an pangan 3erupakan ko3oditas penting dan strategis6 karena pangan 3erupakan kebutuhan pokok 3anusia 7ang pe3enuhann7a 3enjadi hak asasi bagi setiap rak7at ndonesia$ 1alah satu ko3oditas tana3an pangan 7ang penting untuk dikonsu3si 3as7arakat adalah kedelai$ Kedelai (Gli5ine 3a8) dikenal sebagai 3akanan rak7at karena selain 3erupakan su3ber protein nabati paling 3en7ehatkan6 kedelai juga dikenal 3urah dan terjangkau oleh sebagian besar rak7at ndonesia$ Rak7at 3engolah kedelai 3enjadi berbagai produk pangan seperti te3pe6 tahu6 tau5o6 ke5ap6 susu dan lain)lain dengan per3intaan 7ang selalu 3eningkat setiap tahunn7a sebanding dengan pertu3buhan ju3lah penduduk$ 1eiring dengan 3eningkatn7a kebutuhan akan hasil pertanian di dala3 negeri dan keterbatasan produksi dala3 negeri6 pe3erintah 3e3enuhi dengan 5ara i3por ko3oditi hasil pertanian$ 1aat ini6 ndonesia 3enjadi salah satu negara pengi3por kedelai terbesar di dunia$ 1etiap tahunn7a ju3lah kedelai 7ang diekspor rata)rata di atas 1 juta ton dari total kebutuhan rata) rata diatas # juta ton$ ,ari ju3lah itu6 sekitar // persen digunakan sebagai bahan baku pe3buatan te3pe dan tahu6 1! persen untuk pangan olahan

lainn7a seperti industri tepung dan pati serta sisan7a seban7ak # persen untuk benih$ 1ebagian besar kedelai dii3por berasal dari .3erika6 Kanada6 .rgentina dan Brasil$ .dapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) 3enelaah pena2aran kedelai dunia dan per3intaan i3por kedelai ndonesia6 (#) 3enganalisis perke3bangan kebijakan perkedelaian nasional saat ini6 (%) 3eru3uskan alternati9 strategi penge3bangan agribisnis kedelai lokal di ndonesia$ :ingkup penelitian ini 3eliputi 3enelaah pena2aran kedelai dunia dan per3intaan i3por kedelai ndonesia antara tahun #!!')#!1#6 3enganalisis kebijakan perkedelaian ndonesia serta 3eru3uskan alternati9 strategi penge3bangan agribisnis kedelai lokal di ndonesia$ Penelitian ini 3enggunakan data sekunder dala3 bentuk ti3e series (deret 2aktu) dengan periode 2aktu / tahun6 7aitu dari tahun #!!' sa3pai tahun #!1#$ (enis data 7ang dibutuhkan dala3 penelitian ini adalah data luas panen6 produkti;itas dan produksi kedelai dunia dan do3estik6 data negara penghasil/produsen kedelai dunia6 data eksportir kedelai dunia6 data i3portir kedelai dunia6 data harga kedelai dunia6 data kebijakan negara penghasil/produsen kedelai dunia6 data luas panen6 produkti;itas dan produksi kedelai do3estik6 data harga kedelai do3estik6 nera5a perdagangan kedelai do3estik dan data negara pengekspor kedelai ke ndonesia$ ,ata tersebut 3erupakan in9or3asi statistik 7ang terkait dengan 3asalah penelitian diperoleh dari instansi) instansi seperti Badan Pusat 1tatistik (BP1)6 Pusat ,ata dan n9or3asi Pertanian (P<1,.T 4)6 ,eparte3en Pertanian6 ,eparte3en Perdagangan6 ,eparte3en Perindustrian6 ,irektorat (endral Tana3an Pangan6 Balai Penelitian Tana3an Pangan6 Badan <rusan :ogistik6 *ood and .gri5ulture =rgani>ation (*.=) dan <$1$ ,eparte3ent o9 .gri5ulture (<1,.)$ Metode 7ang digunakan dala3 3enganalisis data pada penelitian ini adalah 3etode deskripti9 kualitati9$ % Metode deskripti9 kualitati9 ini digunakan untuk 3enelaah keragaan pena2aran kedelai dunia dan per3intaan i3por kedelai ndonesia antara tahun #!!')#!1#6 3enganalisis perke3bangan kebijakan perkedelaian nasional serta alternati9 strategi penge3bangan agribisnis kedelai lokal di ndonesia$ Pada penelitian ini6 diketahui perdagangan kedelai dunia 3asih dido3inasi oleh .3erika 1erikat sebagai produsen sekaligus eksportir kedelai no3or satu di dunia diikuti Bra>il6 .rgentina6 ?hina dan ndia$ ,engan produksi rata)rata 3en5apai /- juta ton/tahun6 .3erika 1erikat 3enguasai sekitar %+6!/ persen dari total produksi kedelai dunia$ .3erika serikat juga 3engekspor lebih dari %! juta ton kedelai setiap tahunn7a atau sekitar -#6"- persen dari total ekspor dunia saat ini$ .ngka ini han7a sekitar %+ persen dari total produksi .3erika 1erikat pada tahun #!!"$ Kebutuhan kedelai ndonesia rata)rata setiap tahunn7a di atas angka # juta ton6 di3ana "! persen diantaran7a digunakan sebagai bahan pangan6 teruta3a pangan olahan 7aitu sekitar // persen tahu dan te3pe6 1! persen untuk pangan olahan lainn7a seperti industri tepung dan pati serta sisan7a seban7ak # persen untuk benih$ 1a7angn7a6 sekitar +%6-1 persen dipasok oleh kedelai i3por 7ang 3e3iliki harga lebih 3urah dan kualitas lebih baik sedangkan sisan7a %+6'" persen dipenuhi 3elalui produksi dala3 negeri$ ,an .3erika 1erikat 3enjadi negara 7ang paling ban7ak 3en7uplai kedelai ke ndonesia dengan rata)rata di atas &! persen setiap tahunn7a diikuti .rgentina6 Kanada6 Mala7sia6 1ingapura dan M7an3ar se5ara bergantian$

Berbagai kebijakan penge3bangan kedelai nasional telah dilakukan antara lain Proke3a #!!!6 Progra3 Bangkit Kedelai 4asional #!!/6 Ren5ana 1trategis Ke3entrian Pertanian #!1!)#!1- 3engenai pen5apaian s2ase3bada kedelai tahun #!1-6 kebijakan harga dasar dan proteksi harga kedelai serta kebijakan tari9 i3por kedelai$ 4a3un6 belu3 3e3berikan da3pak 7ang signi9ikan untuk 3engurangi ketergantungan terhadap i3por kedelai$ .lternati9 strategi penge3bangan agribisnis kedelai lokal di ndonesia 7ang diru3uskan peneliti 3eliputi peningkatan produksi kedelai lokal6 pe3batasan ;olu3e i3por kedelai dengan penetapan tari9 i3por kedelai 7ang tepat 3ini3al 1! persen6 e9isiensi rantai tataniaga6 dan dukungan serta peran industri berbasis kedelai$