Anda di halaman 1dari 12

NURSING DIAGNOSIS

Reni Nurhidayah, S.Kep., Ns.

KASUS

An. A 6 th datang ke IGD dengan kondisi lemas, mata cowong, keringat dingin, bibir kering. Nadi: 120x/menit, RR: 30x/menit, Suhu: 38C. Klien sudah 3 hari ini mencret 5-6 kali sehari encer. Menurut orang tua klien sejak tadi pagi klien mulai mengantuk dan susah diajak berbicara.

NURSING DIAGNOSIS

Tahap kedua dari Nursing proses

Penilaian klinis tentang respon individu, keluarga atau masyarakat terhadap masalah kesehatan aktual atau potensial
Pernyataan yang mengambarkan masalah kesehatan baik aktual maupun potensial yang akan dilakukan treatment atau intervensi oleh perawat

DIAGNOSTIC PROCESS
Proses menggunakan data yang telah dikumpulkan tentang klien untuk menjelaskan keputusan klinis secara logis

Mengumpulkan data Hasil Pengkajian

Validasi Data

Analisis dan interpretasi Data

Identifikasi Kebutuhan Klien

Merumuskan Diagnosis

MENGUMPULKAN DAN VALIDASI DATA PENGKAJIAN


DS: Sudah 3 hari mencret 5-6 kali sehari encer Sejak pagi klien mulai mengantuk dan susah diajak berbicara.

An. A 6 th datang ke IGD dengan kondisi lemas, mata cowong, keringat dingin, bibir kering. Nadi: 120x/menit, RR: 30x/menit, Suhu: 38C. Klien sudah 3 hari ini mencret 5-6 kali sehari encer. Menurut orang tua klien sejak tadi pagi klien mulai mengantuk dan susah diajak berbicara.

DO: KU Lemah Mata Cowong Keringat Dingin Mukosa kering N: 120x/menit RR: 30x/menit T: 38C

ANALISIS-INTEPRETASI DATA & IDENTIFIKASI MASALAH


Kenali Pola Dan Kecenderungan:
Bandingkan dengan Standart Normal Buat Konklusi Pertimbangan
3 hari BAB 5-6 kali sehari encer Mulai mengantuk dan susah diajak berbicara KU Lemah, Mata Cowong, Keringat Dingin, Mukosa kering, N: 120x/menit, RR: 30x/menit, T: 38C

BAB < 3 x dalam sehari Tidak mudah mengantuk dan kemampuan verbal baik KU baik, Mata tidak cowong, Produksi keringat normal, Mukosa bibir lembab, N: 60-100x/menit, RR: 1620x/menit, T: 36,7-37,6 C

Masalah Pada Keseimbangan Cairan dan Elektrolit Masalah pada pola eliminasi fekal

PERUMUSAN DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. KATEGORI DIAGNOSA
Diagnosis Aktual: masalah kesehatan yang disertai tanda dan gejala yang nyata Diagnosis Risiko: masalah kesehatan yang dapat terjadi atau rentan terjadi pada klien. Hal ini didukung oleh adanya faktor risiko yang berkontribusi pada kerentanan tersebut Diagnosis Sejahtera: kondisi yang mempunyai potensi untuk peningkatan status kesehatan sampai pada timgkatan yang lebih tinggi

2. KOMPONEN DIAGNOSA KEPERAWATAN


Label: nama suatu masalah/problem Related factors: Etiologi atau penyebab dari suatu problem Risk factors: faktor-faktor yang meningkatkan kerentanan klien pada suatu problem (Dx Resiko) Defining characteristics: tanda dan gejala sebagai manifestasi suatu diagnosis keperawatan.

PERUMUSAN DIAGNOSA KEPERAWATAN


3. PERNYATAAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
Format Label b.d
Ex. Defisit Volume Cairan b.d Kehilangan Cairan secara aktif

Related Factor/Risk Factor

MASALAH KOLABORATIF
Memerlukan kolaborasi dari berbagai profesi kesehatan untuk menanganinya

Perawat tidak dapat menangani masalah secara mandiri, tetapi masalah ini membutuhkan tindakan keperawatan untuk mengatasinya

Dapat merupakan komplikasi fisiologi yang dihasilkan dari kondisi patofisiologis, lingkungan, atau yang berhubungan dengan pengobatan atau penatalaksanaan suatu kondisi

PERBEDAAN DIAGNOSA MEDIS DAN KEPERAWATAN


Dx Medis
Fokus : faktor-faktor pengobatan peny

Dx Keperawatan
Fokus : reaksi/respon K thd tind kep & tind medis/lainnya Orientasi : kebutuhan dasar individu Berubah sesuai respon klien

Orientasi : keadaan patologis Cendrung tetap,mulai sakit sd sembuh

Mengarah pd tindakan medis yg sebagian dilimpahkan ke perawat


Data dasar mencangkup sistem fisiologi (personal serta sist sosial ), terbatas pd riwayat medis klg & ekonomi serta riwayat asuransi Klien Tujuan utk mengidentifikasi & merancang rencana pengobatan untuk penyembuhan penyakit/proses patologis

Mengarah pd fungsi mandiri perawat dlm melaksanakan tindakan & evaluasinya


Data dasar global mencakup fisiologi,psikologis,sosiokultural,perkembangan spiritual klien Tujuan mengarahkan renc keperawatan utk membantu Klien & klg beradaptasi dg penynya & menghilangkan masalah perawatan kesehatan

THANK YOU.
Any Question

????

4. PENENTUAN PRIORITAS DIAGNOSA


Menggunakan pedoman A(airway)

B(breathing) C(Circulation)

Menggunakan Tingkat Prioritas: 1. High priority: jika masalah tidak diatasi akan membayakan klien (emergency) 2. Intermediate priority: masalah kesehatan yang penting diatasi namun tidak membahayan kehidupan klien 3. Low priority: dibutuhkan klien tapi tidak berhubungan langsung dengan penyakit klien