Anda di halaman 1dari 1

Asas hukum:

1. Lex superior derogat legi inferior Peraturan yang lebih tinggi mengesampingkan peraturan yang lebih rendah tingkatannya , lihat dalam Pasal 7 UU No.10 Tahun 2004 2. Lex posterior derogat legi priori Peraturan yang lebih baru mengesampingkan peraturan yang sebelumnya. Contohnya, UU No.14 Tahun 1992 tentang UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengesampingkan UU No. 13 Tahun 1965. 3. Lex specialis derogate legi generali Peraturan yang lebih khusus mengesampingkan peraturan yang bersifat lebih umum. Contohnya, pemberlakuan KUH Dagang terhadap KUH perdata dalam hal perdagangan. 4. Presumption of innocence asas praduga tidak bersalah, yaitu bahwa seseorang dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan hakim yang menyatakan ia bersalah dan putusan hakim tersebut telah mempunyai kekuatan yang tepat.

5. Asas fiksi (fictie)


yakni setiap orang dianggap mengetahui suatu undang undang yang telah diundangkan.

Kodifikasi hukum Pembukuan jenis hukum tertentu dalam suatu kitab Undang-undang, dilakukan secara sistematis, dan lengkap Tujuan Kodifikasi, adalah untuk memperoleh: - Kesatuan Hukum, - Kepastian Hukum, dan - Penyederhanaan Hukum