Anda di halaman 1dari 5

TUGAS KUP

PAJAK

VS

KORUPSI

Kelas : Pajak 1B Kelompok 2


Nama Anggota Kelompok : 1. Ahmad Fauzi 2. De Agung Demang 3. Husna Al a!i Ku"nia!an #. $u%h &'nu (aha"uddin Sh)leh *. +e,na"- Gus-, Gi.a", (02) (09) (1#) (19) (2/)

Se0)lah Tinggi A0un-ansi 1ega"a (STA1) P")g"am Di2l)ma 1 S2esialisasi Pe"2a3a0an

(alai Di0la- Keuangan $anad) 2013 PAJAK VS KORUPSI


I. Pendahuluan

Akhir-akhir ini, pajak menjadi trending topik diberbagai media nasional. Bukan karena target penerimaan pajaknya, namun karena penyalahan pajak. Pada dasarnya, penyalahgunaan pajak yang berujung pada korupsi adalah semacam benalu sosial yang merusak struktur pemerintahan, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan pada umumnya. II. Pembahasan 1. Pengertian Pajak dan Korupsi Pajak ! P, yang dimaksud pajak adalah kontribusi "ajib kepada

Dalam pasal 1 angka 1

negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersi#at memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk kepentingan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. $ungsi Pajak% 1. $ungsi budgetair, yang disebut pula sebagai #ungsi penerimaan dan sumber utama kas negara &. $ungsi reguler, pajak ber#ungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan di bidang social dan ekonomi. '. $ungsi alokasi, yang disebut pula sebagai sumber pembiayaan pembangunan. (. $ungsi distribusi, yang disebut pula sebagai alat pemerataan pendapatan. !orupsi korupsi bila ia menerima hadiah dari seseorang yang bertujuan

)ertheim *dalam +ubis, 1,-./ menyatakan bah"a seorang pejabat dikatakan melakukan tindakan mempengaruhinya agar ia mengambil keputusan yang menguntungkan kepentingan si

pemberi hadiah. !adang-kadang orang yang mena"arkan hadiahdalam bentuk balas jasa juga termasuk dalam korupsi. 0elanjutnya, )ertheim menambahkan bah"a balas jasa dari pihak ketiga yang diterima atau diminta oleh seorang pejabat untuk diteruskan kepada keluarganya atau partainya1 kelompoknya atau orang-orang yang mempunyai hubungan pribadi dengannya, juga dapat dianggap sebagai korupsi. Dalam keadaan yang demikian, jelas bah"a ciri yang paling menonjol di dalam korupsi adalah tingkah laku pejabat yang melanggar a2as pemisahan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan masyarakat, pemisaham keuangan pribadi dengan masyarakat. Dampak dari korupsi bag masyarakat diantaranya adalah %
1. !enaikan harga-harga barang akibat anggaran APB3 yang dikorupsi 2. Bertambahnya rakyat miskin dikarenakan uang tunjangan bagi rakyat miskin yang

seharusnya disalurkan dikorupsi.


3. 4ahalnya biaya yang harus rakyat keluarkan untuk mendapatkan layanan dasar

seperti pendidikan dan kesehatan yang seharusnya bersubsidi. . Kondisi Perpajakan di Indonesia Berdasarkan data !ementerian !euangan 56, dalam kerangka APB3 &.1' total penerimaan dari sektor perpajakan ditargetkan menopang lebih dari 1... trilyun rupiah. 6ni artinya lebih dari -.7 pembiayaan negara diharapkan bisa ditopang dari pajak yang dibayar masyarakat. 0ementara pemberitaan media belakangan ini berkaitan dengan pajak khususnya prilaku pega"ai pajak justru melemahkan semangat masyarakat "ajib pajak untuk memenuhi ke"ajiban perpajakannya. 4ulai dari kasus gayus tambunan yang meledak pada tahun &.., hingga yang terakhir kasus dugaan suap penunggakan pajak P8 8he 4aster 0teel yang konon senilai 19. miliar rupiah yang disebut-sebut melibatkan & pega"ai pajak yang saat ini ditangani !P!, seolah-olah memberi gambaran kepada "ajib pajak akan kebobrokan aparat pajak yang tidak pro#esional mengelola administrasi perpajakan. 8ingkat kepercayaan yang tinggi dari "ajib pajak tentunya sangat berpengaruh pada penerimaan pajak. Penerimaan pajak yang tidak mencapai target disinyalir salah satunya disebabkan oleh kasus-kasus korupsi yang melibatkan pega"ai pajak. +alu muncul pertanyaan korupsi pajak, salah siapa:

Pelaksanaan penerimaan pajak oleh negara sebenarnya melibatkan berbagai elemen diantaranya Ditjen Pajak, "ajib pajak, pemerintah pusat, pemerintah daerah, DP5, aparat penegak hukum bahkan media massa. 0eiring dengan berjalannya re#ormasi birokrasi di lingkungan !ementerian !euangan khususnya Ditjen Pajak selaku administrator perpajakan telah melakukan berbagai hal dalam memperbaiki mental para aparat pajak. 4ulai dari penerapan hukuman disiplin sesuai PP ;' 8ahun &.1. yang juga berlaku untuk seluruh P30 hingga pemotongan tunjangan remunerasi berkaitan dengan kehadiran pada jam kerja atau juga pelanggaran aturan kerja lainnya, !histleblo!ing s"stem *pelaku atau calon pelaku akan merasa terancam dengan kehadiran orang lain yang mengetahui atau ingin mengetahui kekayaannya./ !asus-kasus korupsi pajak belakangan ini bisa jadi merupakan bukti bah"a re#ormasi birokrasi di lingkungan Ditjen Pajak belum berhasil seratus persen, namun elemen lain juga bisa jadi turut memberi andil yang besar terjadinya korupsi pajak. <ang paling berkepentingan dalam negosiasi pembayaran pajak tentunya "ajib pajak. Beberapa "ajib pajak yang masih berusaha untuk menghindar dari ke"ajiban membayar pajak kerap memancing pega"ai pajak dengan kompensasi tertentu untuk membantu mengurangi ketetapan pajak yang harus dibayar. Bagi pelaku usaha pajak merupakan salah satu beban yang mengurangi pro#it usaha. =ika ada kesempatan mengurangi pembayaran pajak atau bahkan menghindarinya tentu akan sangat menggiurkan bagi "ajib pajak. Di sisi lainnya media massa juga ikut terlibat dalam membangun kepercayaan publik khususnya "ajib pajak terhadap Ditjen Pajak. Pemberitaan media akan menjadi pemandu pola pikir masyarakat yang sangat berpengaruh pada citra D=P. Begitu pula animo "ajib pajak untuk membayar pajak. Berita negati>e tentang aparat pajak sejauh ini masih dipandang lebih seksi untuk dimuat oleh media massa dibanding berita positi# seperti keberhasilan re#ormasi birokrasi. #. Kasus Korupsi Pajak Pada &..-, jumlah pega"ai yang terkena sanksi disiplin sebanyak 1,9 orang. Angka itu berlipat ganda pada tahun &..? menjadi (.9 orang. Pada &.., dan &.1. berturut-turut Ditjen Pajak memberikan sanksi disiplin kepada ;19 dan 9;- pega"ai. 0edangkan sepanjang &.1&, sudah ada ', pega"ai yang dijatuhkan sanksi. Berikut beberapa kasus korupsi pajak yang hangat diperbincangkan di media nasional% @ayus 8ambunan *4antan Pega"ai Ditjen Pajak/ dengan kasus menyalahgunakan "e"enang saat menangani keberatan pajak 5p. ;-.,,& juta. 4emiliki rekening dengan

dana 5p. &; miliar. =umlah dana dan transaksi tidak sesuai dengan pekerjaannya. @ayus di>onis dengan hukuman - tahun penjara oleh P3 =akarta 0elatan *1,111&.11/ Bahasyim Assi#ie *4antan !epala !antor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak =akarta A66/ dengan kasus menerima 5p 1 miliar dari "ajib pajak dan pencucian uang atas hartaya 5p 9.,?& miliar dan 9?1.... dollar A0. 4emiliki dana hingga 5p -. miliar di rekening. =umlah dana transaksi tidak sesuai dengan pekerjaannya. Bhasyim di>onis dengan hukuman1. tahun penjara oleh P3 =akarta 0elatan *'1&1&.11/. Dhana )idyarmika *4antan Pega"ai Ditjen Pajak/ dengan kasus menerima grati#ikasi 5p &,-; miliar dari P8 4utiara Airgo. Dhana )idyarmika terbukti memiliki 1& rekening di - bank dengan aliran dana hingga 5p ,- miliar pada salah satu rekening. 0ejumlah aliran dana bersumber dari tiga "ajib pajak. Dhana Di>onis dengan hukuman - tahun penjara oleh Pengadilan 8ipikor *,1111&.1&/. Bko Darmayanto dan 4ohamad Dian 6r"an *penyidik di Direktorat =enderal pajak pada kantor )ilayah =akarta 8imur/ dengan kasus menerima uang '...... dollar 0ingapura atau sekitar 5p&,' miliar dari P8 8he 4aster 0teel dalam operasi tangkap tangan pega"ai pajak di halaman terminal 666 Bandara 0oekarno Catta *1;1.;1&.1'/. Proses hukum masih berjalan.

III. Kesimpulan