Anda di halaman 1dari 2

Proposal 1.

Mengidentifikasi Kendaraan yang Melanggar Batas Kecepatan Maksimum di Jalan Tol menggunakan Metode Optical Flow
1.1 Deskripsi (Penjelasan Masalah Yang Akan Di Teliti) Banyaknya jumlah kendaraan yang ada di Indonesia saat ini menjadi salah satu factor penyebab kemacetan. Untuk menghindari kemacetan, kebanyakan pengendara utamanya kendaraan pribadi seperti mobil memilih jalur alternatif yakni jalan tol. Sebagai mana keadaan jalan tol yang diketahui yakni ruas jalan yang cukup lebar dan situasi yang cukup lowong menyebabkan banyaknya para pengendara yang memacu kendaraan mereka semaunya. Ada yang menjalankan kendaraannya dengan laju yang rendah padahal berada pada jalur cepat, dan ada pula kendaraan yang melaju kendaraan cukup kencang meski telah ada ada peraturan pemerintah mengenai batas laju kendaraan. Sehingga kasus kecelakaan yang terjadi di jalan tol tak dapat dihindari. Jumlah kecelakaan yang terjadi di Indonesia pada umumnya sudah mencapai angka 1.236 kasus kecelakaan pada tahun 2011 yang disebabkan oleh kesalahan pengendara. Sehingga dibutuhkan suatu sistem untuk melakukan penjagaan terhadap para pelanggar peraturan lalu lintas ini. Di Indonesia saat ini belum adanya kebijakan atau aturan yang jelas terkait para pelanggar batas kecepatan baik di jalan raya terutama di jalan tol. Sehingga hal itu menjadi salah satu factor meningkatnya kasus kecelakaan. Tidak adanya efek jera dari pengendara diakibatkan oleh peraturan yang tidak jelas dalam menindaklanjuti kasus kriminal tersebut. Berangkat dari hal tersebut maka penulis mengajukan suatu sistem yang terintegrasi antara hardware berupa sensor kecepatan kendaraan untuk mendeteksi kendaraan yang melanggar dan adanya software yang melakukan identifikasi dan pengenalan plat kendaraan yang kemudian secara keseluruhan akan mengumpulkan data-data yang diperlukan berupa kecepatan kendaraan, frame kendaraan beserta nomor plat kendaraan. Sehingga dari data yang diperoleh dapat diolah menjadi laporan berupa tanda bukti pelanggaran. Sehingga setiap kasus pelanggaran dapat diadili karena telah ada bukti-bukti yang kuat. 1.2 Keluaran Dengan adanya penelitian ini maka akan dihasilkan suatu metode yang mampu melakukan identifikasi dan pengenalan pada image yang bergerak. Salah satu contoh penerapannya yakni mendeteksi kendaraan yang melakukan pelanggaran terhadap batas laju

kendaraan. Dengan kolaborasi dengan bidang disiplin ilmu lainnya maka penelitian ini dapat dilanjutkan untuk dikembangkan lebih jauh lagi untuk fungsi yang lebih kompleks. Calon Pembimbing Yang Diajukan 1. Irawan, ST., M.T. 2. Sarwo, S.ST., M.T.