Anda di halaman 1dari 57

PAHAM DASAR PSIKIATRI Oong djunaidi Dr.SpKj. I.Pendahuluan. Ilmu kedokteran jiwa (P ikiatri!

merupakan uatu pela"anan medik "ang memperhatikan dan mempelajari p ikopatologi perilaku(pikiran dan emo i!manu ia# $aik dalam keadaan normal maupun aat mengalami gangguan#dan merupakan alah atu pe iali a i ilmu kedokteran. Tidak $er$eda dengan $idang pe iali tik lain di $idang ilmu kedokteran% eperti pe iali mata# pe iali $edah maupun pe iali pen"akit dalam#"ang merpakan pela"anan medik# ehingga pemerik aan%pengo$atan dan perawatan p ikiatri mempun"ai $an"ak ke amaan dengan tradi i kedokteran pada umumn"a. &amun perlu juga kita kenal $ahwa p ikiatri merupakan $idang lain "ang terpi ah dari ilmu pen"akit ara' atau neurologi#mengingat pandangan ma "arakat pada umumn"a "ang ulit mem$edakan antara gangguan ara' dan gangguan jiwa. Dimana neurologi juga merupakan pe iali a i ilmu kedokteran "ang memerik a dan mengo$ati pen"akit u unan ara' mulai dari u unan ara' pu at(otak dan um( um tulang $elakang!%urat(urat ara' tepi% u unan ara' otonom ampai ujung(ujung per ara'an dalam otot(otot. &amun p ikiatri ma ih mempun"ai hu$ungan "ang erat dengan ilmu pen"akit ara'%"ang menjadi da ar hu$ungan ini adalah%ke amaan dalam gejala klini % eperti kejang(kejang%jeni kelumpuhan%gerakan gerakan "ang tak terkendali#gangguan ke adaran dan gangguan pan)a indera. Dengan $erkem$angn"a penelitian $iokimiawi dan neuro'i iologi pada aat ini ter$ukti#$ahwa gangguan tran mi i pada u unan ara' dipengaruhi oleh neurotran mitter e$agai media# erta memegang peran dalam menim$ulkan gejala(gejala klini kejiwaan atau khu u n"a perilaku indi*idu. Dengan perkataan lain gangguan pada neurotran mitter ini merupakan alah atu kon ep pen"e$a$ gangguan jiwa. Se$agai )ontoh+ alah atu kon ep etiologi gangguan ki,o'renia#teori dopamin e$agai pen"e$a$ gangguan% demikian juga neurotran mitter etralin memegang peran pada gangguan depre i atau ke)ema an dan lain e$again"a Dengan demikian dalam pengo$atan gangguan p ikiatri#digunakan o$at( o$at "ang dikenal dengan p iko'armaka#dengan mekani me kerja $er i'at antagoni maupun partial agoni terhadap neurotran mitter. Pro'e i lain "ang juga mempelajari perilaku(mental emo ional!manu ia diluar ilmu kedokteran adalah p ikolog. P ikolog juga mempelajari perilaku manu ia(pikiran#emo i dan dorongan kehendak!# e$agai ilmu pengetahuan ter endiri terlepa dari ilmu kedokteran. &amun p ikiater dan p ikolog a)apkali $ekerja ama#karena p ikolog mahir antara lain dalam teknik(teknik i timewa untuk mengukur e)ara teliti+Intelegen i (kepandaian!#ke)epatan $erpikir#rang angan(rang angan emo i#minat $akat

dan e$again"a dari indi*idu. Ma ih ada pro'e i lain "ang mempelajari tingkah laku manu ia antara lain tenaga o ial#anthropologi#rohaniawan dan e$again"a#dengan pandangan e uai keahlian ma ing(ma ing# ehingga dalam i)htiar mengurangi penderitaan manu ia karena gangguan perilaku memerlukan kerja ama tim "ang terintergra i atu dengan lainn"a. Tujuan dari penuli an ini adalah untuk mem$erikan gam$aran mengenai ilmu kedokteran jiwa(p ikiatri!#"ang dikemukakan pada i wa pu at kon eling kri ten Anglikan di -andung% erta pada maha i wa kedokteran .ni*er ita Kri ten Maranatha -andung e$agai pedoman untuk mengenal da ar(da ar ilmu ter e$ut. Sudah jela penuli an ini tidak empurna $an"ak kekurangan# kami mengharapkan kritik "ang mem$angun dari para pem$a)a#dengan harapan tuli an ini $i a $erkem$ang le$ih $aik dan dapat dipergunakan e$agai pedoman da ar untuk maha i wa kedokteran#p ikologi dan )alon()alon arjana lainn"a "ang $erkaitan dengan ilmu perilaku manu ia.

II.Seajarah P ikiatri#perkem$angan dan kon ep kedokteran jiwa. A.Pendekatan piritual/Religiu . Selara dengan perkem$angan ilmu pengetahuan lainn"a#maka kon ep teori dalam ilmu kedokteran khu u n"a p ikiatri turut $erkem$ang e uai dengan kemajuan. Pada ,aman piritual men)apai keema aann"a dimana kon ep jiwa dan 'i ik ma ih dipandang e$agai dua hal "ang terpi ah atu ama lain. Pen"akit dimengerti aki$at pengaruh ek ternal(lingkungan luar! atau aki$at perilaku "ang tidak $aik#atau e$agai hukuman aki$at per$uatan melanggar kehendak pen)ipta#a pada gangguan tingkah laku dan emo i. Dan "ang kita kenal e$agai gangguan jiwa ekarang dikatakan%di e$a$kan per$uatan etan atau kera ukan "ang dio$ati e)ara piritual($erdoa#atau ritual keagamaan!. -.Pendekatan Intelektual. Pendekatan e)ara intelektual dimulai ejak ,aman 0unani kuno dimana% Hipo)rate #Ari totele #Plato dan So)rate melalui penelitiann"a menemukan adan"a hu$ungan "ang erat antara jiwa dan 'i ik.

Theodore -rown men"atakan komponen da ar teori kedokteran kla ik adan"a hu$ungan "ang erat antara 'aktor emo ional% eperti marah#takut# kegem$iraan#dorongan keinginan "ang kuat#pikiran "ang tak ma uk akal#maupun ka ih a"ang dengan kondi i 'i ik tertentu. Pada da arn"a 'aktor mental(emo ional(pola pikir(alam pera aan! memegang peranan dalam pathogene a uatu pen"akit#apakah pen"akit 'i ik# dan khu u n"a gangguan jiwa. -e$erapa kon ep teori "ang dkemukakan para akhli adalah% a.Teori p ikoanalitik. Menurut 1reud dengan topogra'i jiwa terdiri Id#2go#dan uper 2go "ang menemukan ka u kelumpuhan dan ke$utaan p ikologi %mempun"ai makna tertentu dalam pro e kejiwaan e eorang. Pro e ter e$ut menggam$arkan%ekpre i im$olik#dimana kon'lik emo ional "ang tak di adari diek pre ikan dalam $entuk gejala omatik#atau "ang le$ih pe i'ik dalam gangguan perilaku tertentu. $.P ikodinamika lainn"a. Kemudian penganut neo(1reudian mengem$angkan penelitiann"a%ek pre i kon'lik ini terutama akan mempengaruhi u unan ara' otonom eperti pada gangguan aluran pen)ernaan#)ontoh pada ulku peptikum#)oliti ul)erati*a dan lainn"a. 1ran, Ale3ander (4567# 4589!+pakar p iko omatik mengemukakan %$ahwa gejala(gejala p iko omatik terutama terjadi organ(organ "ang diper "ara'i u unan ara' otonom dan tidak mempun"ai makna tertentu pada pro e kejiwaan#namun ada kaitan "ang erat antara 'aktor emo ional dan keadaan 'i ik e eorang.('ung i organ(organ tertentu eperti mi aln"a h"per'ung i atau h"po'ung i dari organ#$ila $erkepanjangan akhirn"a akan menganggu truktur organ!. Perkem$angan penelitian elanjutn"a para pakar mengemukakan $ahwa gam$aran kepri$adian $erkaitan dengan pen"akit p iko omatik atau kondi i 'i ik (pen"akit "ang terjadi aki$at pengaruh emo ional!#mi aln"a kepri$adian t"pe A dengan pen"akit jantung )oroner atau in'ark m"o)ard. Dari egi p ikologi dan o ial diungkapkan trauma(trauma pada aat kelahiran#ma a kanak(kanak#ham$atan tum$uh kem$ang e$agai predi po i i untuk mengalami gangguan jiwa. ). P iko'i iologik. Hu$ungan p ikologik dan 'i iologik memegang peranan penting dalam ilmu kedokteran#dimana 'enomena p ikologi akan mengaki$atkan peru$ahan 'ung i organ(organ ter e$ut. Para peneliti menemukan adan"a uatu peru$ahan 'i iologik $er amaan dengan $eru$ahn"a kondi i emo i e eorang%dimana u unan ara' otonomik memegang peranan "ang penting dalam reak i ini. Harold :ol'' (4576! $eru aha menghu$ungkan kehidupan menegangkan dengan reak i 'i iologik%$erupa h"per atau hipo'ung i uatu organ#dan men"atakan%peru$ahan 'i iologik "ang $erkepanjangan akan mengaki$atkan peru$ahan truktur dari organ%hal ini merupakan uatu pola da ar pada penelitian p ")hoimmunolog"#p ")ho)ardiolog" dan p ikoendokrinologi.

Han Sel"e (457;!#dengan dengan kon ep general adaptation indromn"a men"atakan $ahwa hormon )orti)o adrenal memegang peranan penting dalam mempengaruhi kondi i 'i ik. Han Sel"e< men"atakan adan"a tiga 'a e dalam 'enomena tre "akni+ (4! Reak i alarm % (=! 1a e re i ten)e #dimana pro e adapta i e)ara ideal edang $erlang ung%dan (6! 'a e e3hau tion /kelelahan#dimana adapta i atau re i ten)e hilang akan terjadi uatu di 'ung i organ. Dengan kon ep ini Sel"e< menggam$arkan adan"a interak i antara kekuatan ek terna di atu pihak dan reak i organi me dipihak lain. d. So iokultural Para peneliti di $idang o io(kultural menekankan $ahwa gangguan jiwa dipengaruhi oleh 'aktor ke$uda"aan. Pemikiran mereka tentang ke$uda"aan mempengaruhi perilaku i$u atau penga uh "ang elanjutn"a akan dialihkan pada anak."ang dia uhn"a. 1aktor p iko o ial $erpengaruh e$agai tre or atau perantara dalam menentukan kepekaan terjadin"a gangguan kejiwaan. e. >eneral S" tem theor" -erda arkan hal(hal ter e$ut Adolph Me"er (45;9! mem'ormula ikan uatu pendekatan "ang $er i'at $io(p ")ho( o ial dimana diperlukan penilaian "ang terintegra i antara perkem$angan $iologi (p ikologik( o ial. Hal ini merupakan kon ep da ar pendekatan e)ara $iop iko o ial. ?$igniew @ipow ki (45AB!%Suatu pendekatan "ang men"eluruh diperlukan dalam menilai gangguan mental emo ional khu u n"a pen"akit p iko omatik (dikenal e$agai pendekatan Holi tik!. Terma uk 'aktor ek ternal dan internal eperti+ekologi#in'ek i#kultural dan lingkungan emotional# genetik# omatik#dan kon titu ional. >eorge 2ngel (45AA! memperkuat pern"ataan i tilahC$iop ")ho o)ialC merupakan deri*at dari general " tem theor" and $erda arkan gaga an dari Ale3ander dan Me"er. @eon 2i en$erg (455;! pada penelitian p ikiatrik mengemukakan% rang angan jiwa(mind/$rain!#mem$erikan re pon e)ara $iologik#dan 'aktor o ial ikut mengam$il $agian dalam terjadin"a uatu pen"akit. -e$erapa pen"akit "ang $erhu$ungan erat dengan 'aktor mental emo ional adalah%e ential h"perten ion# rheumatoid arthriti # th"roto3i)o i # pepti) ul)er# ul)erati*e )oliti # $ron)hial a thma# dan neurodermatiti . &amun dalam hal juga perlu diperhatikan 'aktor kepekaan $iogenetik dan pengaruh lingkungan o ial. '.Pendekatan kon ep p ikiatri aat ini. Adolph Me"er%melalui pendekatan "ang $er i'at terintegra i antar jiwa#'i ik dan o ial#ia mempelajari pro e p ikologi #$iologi dan o ial e$agai uatu interak i "ang dinami . Pendekatan pada etiap pa ien $er i'at men"eluruh dalam eluruh a pek kehidupan "akni%a pek tum$uh kem$ang#p ikologik# o ial#lingkungan dan 'i iologik.

Para ahli lainn"a men"atakan $ahwa t"pe kepri$adian tertentu mempun"ai predi po i i untuk pen"akit tertentu mi aln"a kepri$adian t"pe A untuk pen"akit( pen"akit )oroner/pen"akit pem$uluh darah. Teori mengenai tre dari Han Sel"e merupakan inti dari teori p iko omatik aat ini#dengan $e$erapa 'aktor "ang memegang peranan eperti+ a.realita tre "ang dihadapin"a# $.kemampuan kogniti' indi*idu dalam menghadapi tre # erta ).re pon dari organ(organ "ang peka terhadap pen"akit ter e$ut. -e$erapa tre or "ang dianggap $ermakna dalam menentukan $erat ringann"a tre adalah% (kematian keluarga dekat# (per)eraian# (peru$ahan pekerjaan# ($en)ana alam# (kemi kinan erta (lingkungan "ang tidak mendukung#mempun"ai ke)enderungan untuk mengalami gangguan ini.(p iko omatik!. Dari penelitian epidemiologi ter$ukti $ahwa tre or ter e$ut men"e$a$kan pen"akit 'i ik dan juga mempengaruhi progno a pen"em$uhan pen"akit "ang kurang $aik. g.Peru$ahan 'i ik/'ung i organ "ang terjadi+(penelitian pada $inatang per)o$aan.! Dari ha il penelitian pada kera ditemukan $ahwa pemi ahan elama ma a tum$uh kem$ang akan menim$ulkan+ a.1a e agita i dimana terjadi peningkatan den"ut jantung#dan uhu tu$uh#hal ini ditandai oleh adan"a akti*a i i tim impatik $eta(adrenergi) dan re pon adreno)orti)al dengan peningkatan kon entra i erum korti ol darah. Selanjutn"a akan diikuti% $.'a e kedukaan/keke)ewaan%mengak$atkan penurunan i tim $eta(adrenergi) pu at maupun peri'er#dimana tipe depre i*e ini e)ara klini akan meru$ah ritme )ir)adian dan ritme tidur#meningkatn"a arritmia erta menurunn"a immunita organi me. Pada depre i juga ditandai meningkatn"a akti*ita para impati %reak i ter e$ut didi krip ikan e$agai uatu reak i homeo ta i pada 'a e agitati' aki$at pemi ahan "ang dialamin"a. 1enomena ter e$ut mempun"ai hu$ungan dengan reak i i tim $iogeni) amine#karena dengan pem$erian pharmakologi imipramine(to'ranil!reak i pemi ahan ter e$ut $erkurang. Pada aat organi me mengalami tre %terjadin"a akti*a i i tim impatik adrenergi) dan re pon adreno)orti)al melalui ak i H.P.A(H"pothalamu #Pituitar" dan adrenal!dengan meningkatn"a erum korti ol dalam darah. D.Kearah pandangan integral 'ung i manu ia. P ikiatri modern aat ini khu u n"a p ikiatri di Indone ia telah mema ukkan kedalamn"a un ur(un ur p ikologi kedokteran# o ial dan kultural# ehingga memandang manu ia dalam tiga a pek penting eperti+ 4.Segi organo$iologik(medi)al organo$iologik!+ eperti i tim hormonal#

immunita #kardio*a kuler#pen)ernaan dimana kontri$u i neuro )ien)e memegang peran. =.P ikologi kedokteran%dimana pro e pikir#alam pera aan dan dorongan kehendak "ang menjelma dalam tingkah laku indi*idu. Kontri$u i p ikodnamika lainn"a dalam tum$uh kem$ang%pro e $elajar%di ertai pengalaman(pengalaman "ang akan mem$entuk kepri$adian dikemudian hari. 6.Segi interak i o io(kultural memegang peran "ang tidak kalah pentingn"a. Pendekatan demikian memerlukan uatu kerja ama "ang erat antara pel$agai )a$ang ilmu%$aik kedokteran#perawatan dan ilmu diluar kedokteran antara lain ilmu o ial#ilmu pendidikan#ilmu kriminal#ilmu keagamaan dan e$again"a. Sehingga emua i)htiar diagno a dan terapi haru lah memperhatikan ketiga egi ter e$ut $erda arkan uatu ikap E2K@2KTIKF"akni uatu ikap "ang mau menerima 'akta dan ken"ataan dan ada hu$ungann"a dengan penderitaan manu ia "ang kita hadapi itu. Sejalan dengan hal itu emua i)htiar diagno a dan terapi haru lah pula $erda arkan ikap EHO@ISTIKF "akni uatu ikap "ang $er ungguh( ungguh hati dalam memandang ke eluruhan da"a dan tenaga manu ia e$agai eorang indi*idu "ang unik dalam perjuangann"a untuk ke em$uhan dan ke ehatan ja mani dan jiwa "ang e empurnan"a. Dalam pandangan Eeklektik holi tikF ini#wajarlah kita memandang ini*idu dalam dimen i +multidimen ional dan multi'aktorial "akni e)ara organo$iologik#p ikologik dan o io(kultural. &amun tergantung pada keadaan "ang kita hadapi#maka haru lah kita pandai( pandai memperhatikan dimen i mana "ang kita anggap terpenting dalam menjaga kelan ungan hidup indi*idu. Perlu juga kita#ketahui $ahwa eorang pa ien haru menaruh keper)a"aan dan ke"akinan kepada doktern"a atau kon elorn"a jika hendak em$uh dari pen"akit "ang dialamin"a#dan e$alikn"a eorang dokter han"a dapat men)etu kan keper)a"aan itu#$ila ia mengua ai endi( endi teori dan )ara()ara praktek untuk menum$uhkan keper)a"aan itu. Teori dan praktek hu$ungan dokter G pa ien merupakan inti dari pro e perkem$angan keper)a"aan pa ien pada doktern"a. Dalam hal ini pa ien haru di$erikan ke empatan elua (luan"a untuk mengemukakan egala keluhann"a# edangkan dokter haru pandai mengam$il inti ari dan men"u unn"a dalam uatu 'ormula i "ang kemudian dapat digunakan ehingga pa ien dapat mengam$il makna "ang e$e ar($e arn"a. Maka e$agai eorang dokter atau kon elor epatutn"alah kita menjunjung tinggi dan menghormati emua i'at kemanu iaan "ang ter impul pada indi*idu. III.Paham(paham "ang da ar "ang penting dalam p ikiatri. Dalam ilmu p ikiatri kita menggunakan i tilah(i tilah "ang ma ing(ma ing mengandung arti "ang kha $erlaku untuk ilmu ter e$ut. Perlu dikemukakan di ini $ila kita men)ampur adukan i tilah arti populer dan arti p ikiatrik#maka akan tim$ul alah paham tentang apa "ang dimak ud# ehingga ulit untuk dimengerti apa mak ud kata emula#oleh karena itu perlu ditanda kan $ahwa "ang akan kita $i)arakan ini adalah i tilah(i tilah ilmu

p ikiatrik "ang han"a $erlaku $agi ilmu itu. Maka untuk mengenal llmu p ikiatri#maka perlu kiran"a kita mengenal arti pe i'ik dari ma ing(ma ing i tilah ter e$ut. Perlu juga kami kemukakan di ini#i tilah itu $erkaitan angat erat atu ama lainn"a($er i'at komplek !dengan pem$ata an "ang tidak tega #untuk memudahkan pengertiann"a i tilah ter e$ut dipi ahkan atu dengan lainn"a#dengan harapan memudahkan dalam pengertian. Dalam pemerik aan p ikiatrik mengharu kan kita mengemukakan tanda(tanda klini (Dlini)al ign! dan gejala klini ( "mptom klini ! "ang kemudian dihimpun edemikian rupa ehingga merupakan uatu uatu kumpulan gejala "ang khu u dikenal e$agai indroma%"ang memungkinkan kita menegakkan uatu diagno a gangguan ter e$ut. Tanda(H ign!klini adalah uatu temuan o$"ekti' "ang ditemukan oleh pemerik a eperti adan"a perlam$atan motorik atau a'ek datar# edangkan gejala( imptom!adalah pengalaman u$"ekti' "ang dialami indi*idu $ia an"a $erupa keluhan eperti ra a le u atau pera aan "ang tertekan. Pada ke empatan ini akan dikemukakan paham(paham da ar "ang ering dikemukan dalam mem$i)arakan ka u (ka u p ikiatri#"ang ter)antum e$agai dalam tatu p ikiatriku . Mengingat de'ini i Ilmu kedokteran jiwa atau p ikiatri adalah+ Spe iali tik ilmu kedokteran "ang memperhatikan dan mempelajari egala a pek mental( atau alam pikiran!%a pek emo i(alam pera aan!dan gangguan tingkah laku(alam per$uatan!#$aik dalam keadaan normal maupun terganggu erta $eru aha meringankan penderitaan indi*idu. Dalam praktek#ilmu p ikiatri ini meneliti kejadian pen"akit(gene i !% pema tian jeni pen"akit "ang dialamin"a(diagno a!%i)htiar pengo$atan dan pen)egahan dari egala ma)am gangguan emo ional#gangguan mental dan gangguan tingkah laku(alam per$uatan atau $eha*iour! di ertai $eru aha agar indi*idu "ang mengalami gangguan ema)am itu dapat dipulihkan kem$ali atau etidak(tidakn"a tara' kualita kehidupann"a ditingkatkan. .ntuk mengenal le$ih jauh mengenai ilmu kedokteran jiwa jela lah kita haru mengetahui mengenai apakah e$enarn"a EII:AJituK. 4.Iiwa. Dalam $idang p ikiatri jiwa merupakan mani'e ta i dari un ur(un ur% alam pro e pikir#alam pera aan dan dorongan kehendak(naluri! "ang dapat kita kenal dari perkataann"a erta per$uatann"a. Dengan lain perkataan jiwa merupakan tindakan "ang menjelma melalui 'ung i tu$uh. Perkem$angan pandangan jiwa dalam 'enomenologi p ikiatri+ Pandangan p ikodinamika% Pada permulaan dan pertengahan a$ad ke dua puluhan para pakar eperti% Adol' me"er#Al'red Adler#Darl > Iung#1ran, Ale3ander dan lain e$again"a# Dimana neuro )ien)e ma ih $elum $erkem$ang eperti ekarang# eto p ikiatri menggunakan o$ er*a i pengetahuan klini untuk mengem$angkan teori "ang mendukungn"a $ukan han"a dalam p ikopatologi#tetapi perilaku manu ia e)ara ke eluruhan. :alaupun demikian mereka tidak meragukan $ahwa# emua 'enomena ini

mempun"ai da ar materiel('i iologi!dari u unan ara'. .mumn"a mereka men"adari $ahwa pengalaman#pro e pikir dan pera aan $era al dari 'enomena itua i materi#namun ulit di$uktikan# ehingga para pakar memandang jiwa han"a dari egi p ikologi aja. Oleh karena pada ,aman itu mereka gagal menerangkan uatu 'enomenologi p ikologi $erda arkan pen"e$a$ 'i iologik.Dengan perkem$angan teknologi terjadi perkem$angan dalam neuro )iene # ehingga tim$ul pandangan( pandangan $aru+ Pandangan p iko$iologi+ Perkem$angan teknologi kedokteran mem$eri dampak po iti' pada perkem$angan neural )ien)e %neurop ")hiatr" dan $eha*ioural neurolog". Merupakan nara um$er perilaku "ang normal dan gangguan jiwa dari egi p iko$iologi. P iko$iologi ini merupakan gam$aran $ahwa emo i#kemampuan kogniti'#dan perilaku digam$arkan e$agai 'ung i dari u$ tan i otak( u unan ara' pu at! &europ ")hiatri khu u n"a memandang kelainan neurologik "ang kla ik%le i di u unan ara' pu at mengaki$atkan gangguan alam pera aan#kogni i dan perilaku. &eurotran mitter. Dengan kemajuan teknologi aat ini#kon ep teori p ikiatri $erge er kepada pandangan $aru#teori tran mi i neurotran mitter dimana keru akan i tim lim$ik (atro'i hipo)ampal! mengaki$atkan gangguan jiwa# ehingga dapat di$uktikan $ahwa depre i#an3ieta dan gangguan jiwa lainn"a merupakan uatu pen"akit $ukan aki$at pengaruh p ikologik dan o ial aja. Sehingga pengo$atann"a memerlukan o$at(o$at(p iko'armaka! di amping tindakan p ikologik# o ial dan piritual. Seperti kita ketahui neurotran mitter(neuromodulator! merupakan u$ tan i otak "ang di$agi dalam+ empat kla i'ika i $e ar+Monoamin#a am amino# neurotran mitter peptida dan neurotropin (juga dikenal e$agai neurotrophi) !. &eurotran miter lainn"a tidak terma uk kla i'ika i ini# eperti ga nitri) o3id dan neurotran miter "ang $erkaitan dengan purine adeno ine dan adeno inetripho pat(ATP!. Tiap el neuron mempun"ai kemampuan untuk mem$entuk dan melepa kan multiple neuromodulator atau neurotran miter dari $er$agai tipe dan u$tipe#demikian juga mempun"ai re eptor dari $er$agai tipe dan u$tipe# ehingga tiap neuron mempun"ai kemampuan intergra i e)ara halu dengan etiap timulu . &eurotran miter monoamine mempun"ai lima tipe erotonin# tiga )athelolamine(epinephrine#nor epinephrine dan dopamin!# a)eth"l )holin dan hi tamine. Dengan lain perkataan jiwa dapat dikatakan e$agai 'ung i dari u$ tan i otak ini. =.K2PRI-ADIA&(P2RSO&A@IT0!. Dalam memperhatikan dan mempelajari tingkah laku e eorang# e)ara umum ering dikatakan%orang itu i'atn"a demikian# ulit untuk diru$ahK

Apakah "ang e$enarn"a dimak ud dengan i'at ter e$utK Dalam p ikiatri i'at#dikenal e$agai kepri$adian. Kepri$adian adalah+ egala )orak ke$ia an indi*idu "ang terhimpun didalam dirin"a#"ang digunakan untuk $ereak i erta men"e uaikan diri terhadap rang angan ( timulu !%$aik "ang datang dari dunia luarn"a(lingkungann"a!#maupun dari dalam dirin"a endiri(dunia dalamn"a!# ehingga )orak dan ke$ia aann"a itu merupakan uatu ke atuan 'ung ional "ang kha untuk indi*idu ter e$ut. Kepri$adian ini*idu "ang atu $er$eda dari indi*idu "ang lainn"a oleh karena dipengaruhi 'aktor('aktor+ L -iologi . L P ikologi dan L @ingkungan o ial(kulturaln"a. 6.K2SADARA&(DO&SDIO.S&2SS!. Ke adaran adalah + 1ung ional dari indi*idu untuk mengadakan rela i(hu$ungan!dan limita i (mem$ata i hu$ungan itu!terhadap dunia ekelilingn"a eperti "ang tertangkap oleh pan)aindera. EDengan lain perkataan ke adaran merupakan pengenalan terhadap diri endiri(the el'!dan lingkungan ekitarn"a.F Oleh e$a$ itu#ke adaran merupakan uatu da"a kemampuan 'ung ional indi*idu ampai tara' mana ia dapat mengetahui dan mena' irkan dirin"a endiri erta lingkungann"a. Perlu di)atat di ini $ahwa lingkungan ekitar di ini terdiri dari manu ia#$enda atau 'aham(pendapat!# ehingga $an"ak kaitann"a dengan kemampuan indi*idu dalam perhatian(attention!#pro e pikir dan per ep i. Dalam pemerik aan p ikiatri terdapat $e$erapa kriteria e)ara umum untuk menentukan tara' ke adaran indi*idu. L Ke adaran "ang $aik L Ke adaran merendah. L Ke adaran $eru$ah. Mke adaran "ang $aik% Kondi i dimana ia dapat mengetahui dan mena' irkan dengan tepat# erta e)ara halu dan terperin)i egala hal "ang terjadi didunia ekelilingn"a.Mengenal tentang waktu#tempat dan orang ekitarn"a. Mke adaran merendah+ Kondi i dimana indi*idu tidak atau kurang mampu mengadakan rela i dengan atau limita i terhadap dunia ekelilingn"a. Ia kurang men"adari atau tidak adar dengan dunia ekelilingn"a#dimana orienta i terhadap waktu#tempat dan orang kurang memua kan atau ama ekali tidak $aik.Pada keadaan ini pan)aindera tidak dapat $er'ung i dengan $aik atau ama ekali tidak $er'ung i.Keadaan demikian umumn"a di e$a$kan oleh intok ika i $aik $er i'at kimiawi(o$at(o$atan!atau in'ek i. Tahap(tahap ke adaran merendah +

L Sommnolentia+ eolah(olah eperti dalam keadaan tidur#namun ma ih dapat $ereak i dengan timulu "ang )ukup kuat#tanpa dapat $angun epenuhn"a. L Sopor +indi*idu dapat$ereak i dengan timulu "ang kuat#ke adaran le$ih rendah lagi. L Doma%hilangn"a emua kemampuan untuk $ereak i terhadap timulu . Merendahn"a ke adaran juga kita jumpai pada $er$agai keadaan "ang dikenal dengan+FdeliriumF Keadaan ini merupaka kondi i dimana penurunan ke adaran indi*idu terjadi e)ara mendadak(akut!#di ertai kegeli ahan "ang $i a ringan ampai $erat# Kehilangan koordina i gerakan motorik#$ahkan adan"ahalu ina i pendengaran atau halu ina i lainn"a. Pada umumn"a keadaan delirium ini diaki$atkan kelainan organo$iologik pada u unan ara' pu at# eperti intok ika i(kera)unan!#in'ek i $akteriel maupun *iru #$ahkan pada kelelahan "ang $erat dapat terjadi hal demikian. MKe adaran "ang $eru$ah+ Adalah uatu kondi i dimana indi*idu tidak mempun"ai kemampuan da"a orienta i(mengenal! dengan $aik#dalam waktu jangka waktu "ang )ukup lama. Hal ini $ia an"a kita jumpai dalam emua keadaan p ikotik(gangguan jiwa "ang $erat!dimana keadaan indi*idu tidak $i a mengua ai epenuhn"a keadaan ekelilingn"a#pada itua i ini tidak menunjukkan ke adaran "ang merendah%$ia an"a orienta i terhadap waktu tempat dan orang $aik#keadaan Ini dikenal dengan+gangguan ke adaran tanpa merendahn"a ke adaran. >ejala ke adaran $eru$ah ini juga kita dapatkan pada keadaan epileptik# terutama epilep i p ikomotor.Dimana indi*idu mengalami uatuu ke adaran "ang $erka$ut%dalam keadaan demikian indi*idu ma ih dapat men"e$ut naman"a endiri atau alamatn"a tetapi elanjutn"a orienta i terhadap lainn"a angat meragukan. L Ada kalan"a penderita dengan ke adaran $erka$ut ini dapat $erjalan jauh atau naik kendaraan namun tak mengenal itua i dalam perjalanan ter e$ut# dan etelah ia adar endiri elah(olah $angun dari keadaan tidur mengapa a"a ada di iniKSehingga dapat dikatakan pada indi*idu ter e$ut ia melakukan tindakan tanpa di adari epenuhn"a. 7.A@AM P2RASAA& .(Hidup emo i dan keadaan A'ekti'! Paham alam pera aan dalam p ikiatri di$edakan + L Keadaan a''ekti' dan L 2mo i. Kedua i tilah ini $er$eda atu ama lainn"a+ L Keadaan a''ekti' atau ua ana pera aan+ Keadaan a''ekti'+ merupakan )orak pera aan "ang i'atn"a menetap (kon tan!dan $ia an"a $erlang ung dalam waktu "ang )ukup lama. Dalam $aha a inggri di e$utFmoodFadalah uatu kondi i pera aan gem$ira atau edih. Pada umumn"a pera aan indi*idu e uai dengan keadaan lingkungan atau alam ekitarn"a#ia akan tertawa ketika mendengar orang men)eritakan lelu)on#atau marah $ila ada pen)uri ma uk rumahn"a dan juga ke$ingungan $ila melihat atau mendengar orang "ang di a"angin"a mengalami mu i$ah%pera aan itu kita

terima e$agai hal "ang elara . &amun $ila indi*idu ter e$ut tertawa endiri atau marah tanpa e$a$ atau $ila $erulang(ulang $ertindak demikian#kita akan mengatakan $ahwa ia mengalami tanda(tanda "ang aneh atau e$agai alah atu gejala klini dari uatu gangguan jiwa. Dalam keadaan normal#keadaan a''ekti' ini tidak memperlihatkan kelainan( kelainan "ang men"olok $aik dalam inten ita (kwalita n"a! maupun dalam kelang ungann"a.

Dalam gangguan jiwa kita akan menjumpai $er$agai keadaan A''ekti' eperti+ a.h"perth"mia%euphoria#h"pomania dan mania!. $.h"photh"mia(depre i! ).poikiloth"mia(keadaan a''ekti' "ang $eru$ah(u$ah!. d.d" thh"mia(keadaan a''ekti' dengan irrita$ilita "ang meninggi! a.Keadaan a''ekti' h"pherth"mia Adalah uatu kondi i dimana indi*idu memperlihatkan keadaan a''ekti' diluar $ata # eolah(olah ia $er$e ar hati(gem$ira "ang $erle$ihan! tanpa e$a$ "ang o$"ekti'. Situa i ini dapat kita grada ikan e$agai $erikut + i.euphoria +ra a ke ejahteraan atau ke$ahagiaan "ang meningkat(Ewell $eingF!. -ila kegem$iraan ter e$ut diperlihatkan tidak e uai dengan itua i "ang o$"ekti'#maka merupakan uatu kelainan dari a''ekti' mi aln"a+indi*idu "ang mengalami uatu pen"akit omatik $erat#tetapi memperlihatkan kegem$iraan diluar $ata % eolah(olah tidak terjadi e uatu pada dirin"a atau menganggap ringan pen"akit pada dirin"a dengan mak ud untuk menggem$irakan mereka "ang mera a khawatir terhadap keadaan dirin"a. ii.ek alta i % Kondi i dimana indi*idu mempun"ai ke"akinan "ang amat $erle$ihan eringkali terpu at pada ra a pikiran(pikiran ke$e aran tertentu tentang dirin"a endiri. iii.ek ta i % Kondi i dimana indi*idu eolah(olah mengalami uatu kenikmatan "ang inten (mendalam! ekali di erati ra a pua . Indi*idu eolah(olah terlepa dari ma alah(ma alah keduniawian%meningkat kedalam tara' kehidupan "ang le$ih tinggi dan nikmat.-ia an"a kejadian ini $erkaitan dengan ke"akinan pri$adi#keagamaan atau ke$atinan "ang inten . i*.maniakal atau manik + Kondi i "ang $erle$ihan eperti tindakan(per$uatan!#pikiran%pera aan jauh dilaur $ata normal# eolah(olah mengalami o*erproduk i#namun tidak memperlihatkan ketelitian dan ke ak amaan namun tiap tindakann"a tidak di ele aikan dengan empurna. $.H"photh"mia(keadaan a''ekti' "ang merendah! + Adalah uatu kondi i dimana terjadi ham$atan $ukan aja dalam a''ekti' namun juga dalam pikiran#tindakan dan juga dorongan kehendak. Sehingga dapat dikatakan terjadi kemero otan dalam egala $idang tingkah

laku. ).Poikiloth"mia (keadaan a''ekti' "ang $eru$ah(u$ah! Kondi i a''ekti' dari ek trim "ang atu ke "ang lainn"a#mi aln"a gem$ira ekali menjadi ti$a(ti$a edih atau menangi #melu)u ti$a(ti$a menjadi marah(marah dan e$again"a. d.keadaan a''ekti' "ang d" th"mia(Keadaan a''ekti' "ang irrita$el! Kondi i dimana indi*idu mudah ter inggung#pemarah dan $er i'at ego entrik erta kaku dalam pergaulan. L Hidup emo i atau hidup pera aan. Hidup emo i(reak i emo i!adalah )orak pera aan "ang i'atn"a dapat $erkem$ang pa ang urut# erta tejadi dalam waktu "ang relati' ingkat. -ia an"a reak i emo ional ini mengandung komponen 'i ik(ja mani! eperti adan"a peningkatan tekanan darah#jantung $erde$ar#keringat "ang $erle$ih#akti*a i i tim mu kulatur erta i tim pen)ernaan(akti*a i i tim *egetati'!. Keadaan "ang perlu diperhatikan dalam menilai reak i emo ional ini adalah+ a.Sta$ilita emo i.+ketetapan dalam $ereak i. Se$alikn"a dapat kita jumpai la$ilita emo i(tidak ta$il! eperti+mudah terharu#mudah gem$ira#mudah edih dan juga leka terhi$ur dan e$agian"a. Keadaan demikian ini di e$ut (h"per!( uge ti$el mudah ter$awa oleh ke an atau aran. $.Pengendaliann"a. -i a o*erkontrol atau $erle$ih tak tergun)ang oleh ra a edih atau gem$ira. ).e)ht atau une)ht. Hidup emo i $er i'at NF2)ht atau .ne)htF% 2)ht adalah hidup emo i "ang ungguh( ungguh#dimana pemerik a mempun"ai ke an $ahwa ek pre i emo i indi*idu $er i'at ungguh( ungguh dimana ek pre i emo i ter e$ut diha"ati dan dialami ungguh( ungguh. Se$alikn"a adalah une)ht $er i'at tidak ungguh( ungguh eolah(olah uatu andiwara ke)il aja#hidup emo i "ang une)ht $ia an"a kita dapati pada penderita "ang mempun"ai kepri$adian h" terik. d.2mphat" % Kemampuan dari indi*idu untuk turut mera akan hidup emo i indi*idu lainn"a. e.Dalam dan dangkaln"a hidup emo i% Dalam keadaan normal eorang indi*idu dapat mera akan emua peri tiwa eo$"ekti' mungkin. Pada mereka "ang mengalami gangguan ta$ilita hidup emo i#dalam dandangkaln"a dapat $erlaku ek trim.Mi aln"a mereka "ang mempun"ai hidup emo i "ang terlalu dalam hal(hal "ang $er i'at $ia a ditanggapi dengan mendalam atau e$alikn"a. Pada mereka ini $ia an"a mengalami uatu gangguan "ang dikenal dengan kelainan p ikopatik#kelainan degenerati' organik atau p ikotik. '.Skala di'eren ia i.

Dalam hal ini dapat dikatakan lua atau empitn"a hidup emo i indi*idu dalam mera akan peri tiwa "ang terjadi%dan $ia an"a $erkaitan dengan pendidikan intelektualn"a erta kematangan kepri$adian. Makin tajam kala di'eren ia i indi*idu mampu menangkap dan menghargai a$ trak i atau kia an( im$olik! $ukan "ang konkrit aja. g.Aru emo i. Aru emo i ini eolah(olah mengalir melalui uatu aru tertentu#dalam keadaan normal terjadi e)ara )ukup )epat dan lin)ah.Se$alikn"a "ang lam$at atau menetap menunjukkan uatu kelainan tertentu. Soal emo i dan a'ek ini memang merupakan uatu "ang ulit untuk di$edakan dengan tega . ;.PROS2S PIKIR. Pro e pikir adalah pro e intra p ikik "ang meliputi pengolahan dari pada pel$agai gaga an atau paham#dengan jalan mem$a"angkan%memahami% mem$anding($andingkan erta menarik ke impulan# ehingga ter$entuk uatu paham $aru. Pro e pikir $agi indi*idu merupakan hal "ang penting#karena melaluai pro e $erpikir ini terjadi pengolahan dari $er$agai itua i untuk menentukan ikap dan dan tingkah laku dikemudian. Dengan lain perkataan pro e pikir itu dapat dikatakan e$agai u aha per iapan untuk tindakan(per$uatan!dikemudian. Hal(hal "ang $erhu$ungan erat dengan pro e pikir indi*idu adalah+ L Intelegen i. L Pendapat(Iudgement!. Intelegen i atau intelektual. Intelegen i adlah kemampuan indi*idu untuk memperoleh pen"ele aian( pen"ele aian e)ara e''ekti' dan e''i ien dalam itua i kehidupan "ang $eru$ah( u$ah.Atau dpat juga dikatakan e$agai kemampuan indi*idu untuk menerima dan men)erna pengetahuan atau pengalaman praktek $aik 'ormal maupun non 'ormal "ang diperolehn"a epanjang hidupn"a L Dlam pemerik aan p ikiatrk kita $eru aha untuk menggolongkan intelegen i e eorang kedalam+ L Tara' uperior L Tara' normal( e$agai rata(rata umumn"a. L Tara' u$normal terma uk didalammn"a+ o Ter$elakang. o De$ilita . o Im$e)ilita o Idiot. Pendapat(Iudgement!. Pendpat atau judgement adalah uatu kemampuan indi*idu untuk mengi)htiarkan uatu identi'ika i reali tik(pema tian $erda arkan ken"ataan!di ertai e*alua i reali tik dari pada $er$agai paham dan peri tiwa#dengan ma ingma ing *aria$eln"a erta mengu ahakan rela i dan limita i antara 'aham('aham ter e$ut.

Pada pemerik aan p ikiatrik di$edakan+ L Pendapat glo$al atau pendapat uni*er al. Merupakan pendapat "ang udah diketahui oleh emua indi*idu tanpa dipelajari e)ara khu u eperti+ Hal(hal menurut opan antun atau etika dalam pegaulan.+ Mi aln"a $olehkah orang men)uri.K -olehkah orang memukul i terin"aKIadi merupakan hal(hal "ang $er i'at non kriti dan otomati . L Pendpat khu u atau pe i'ik. Pendapat "ang memerlukan agak kriti #menentukan uatu pendirian#walaupun dirin"a mungkin tak ter angkut+ Per$edaan antara $ohong dan )hila'. Per$edaan antara 'anati me dan ke"akinan ehatK Per$edaan antara ketakutan dan kekhawatiran dan e$again"aK L Pendapat pri$adi dan pendapat per onal+ Pendapat tentang diri endiri dan pengin "a'an pen"akitn"a(in ight o' illne !K di kriminati' in ight. Dalam pemerik aan pro e pikir kita perhatikan + L Ke)epatan(Tempo! pro e $erpikir. L Kelang ungan ()ontinuit"!pro e pikir ter e$ut. L I i pro e pikir.dan L -entuk pro e pikir Tempo(ke)epatan!pikir/Aru pikir. Ke)epatan pro e pikir normal eperti uatu pem$i)araan "ang dapat dimengerti#mempun"ai mutu "ang )ukup dan tidak terham$at atau terlalu )epat. >angguan Ke)epatan(Tempo!aru pikir "ang ering ditemukan + a.1light o' idea + Dalam hal ini aru pikir )epat# "ang atu mengikuti "ang lainn"a#umumn"a dengan arah tak menentu#konek i atu ama lainn"a tak jela aki$at peru$ahan( peru$ahan rang angan luar atau dalam dirin"a dengan lain perkataan mudah dialihkan%namun ma ih dapat dimengerti. >angguan ini dapat terjadi pada gangguan maniakal%pada ki,o'renia "ang mengalami ek a er$a i#dan pada kelainan u unan ara' pu at terutama $ila terjadi le i daerah h"pothalamu . $.Pengham$atan atau retarda i $erpikir. Aru pikir menjadi lam$at#di ertai gaga an dan $a"angan mental menjadi menurun. Dalam keadaan demikian indi*idu ulit mem$uat keputu an#kurangn"a kon entra i#perhatian men"empit dan hilangn"a kejernihan $erpikir. Pada keadaan demikian indi*idu akan mengeluh hilangn"a da"a ingat#dan adan"a en a i "ang ulit di$edakan apakah gejala 'i ik atau mental#kemi kinan intelektual ini $ia an"a mengaki$atkan alah diagno a apakah depre i atau dementia. >ejala pengham$atan pikiran ini $ia an"a kha pada depre i#namun perlu juga kita ingat $ahwa depre i tidak elalu terjadi pengham$atan pro e pikir tetapi

ulit $erpikir oleh karena preokupa i akan ke)ema ann"a. ).Sirkum tantialita . Dalam hal ini jalan pikir terjadi lam$at ampai tujuann"a#oleh karena dii i oleh hal(hal detaili tik "ang kurang $ermakna#dengan lain perkataan jalan pikirn"a $er$elit($elit namun ampai tujuan. >anguan kelang ungan pikir()ontinuita ! + Mutu pro e pikir normal $erlang ung e)ara jela dan tajam# ampai pada tujuan#tanpa $er$elit($elit atau $er)a$ang()a$ang. >angguan aru pikir dan mutu $erpikir $erkaitan atu ama lainn"a# ulit untuk di$edakan dengan tega . a.Per e*era i% >angguan di ini adalah pro e pikir tidak $erlanjut ehingga mengham$at Kelanjutan pikiran ter e$ut#utaman"a diajukan dengan pengulangan uatu kata atau gaga an. $. Ialan pikiran terhenti.($lo)king! Pikirann"a ti$a(ti$a terhenti(ko ong!#"ang kemudian $erlanjut dengan ide atau gaga an "ang $aru. -lo)king adalah gejala kha untuk gangguan ki,o'renia#namun juga perlu kita ingat mereka "ang mengalami ke)ema an $erat atau kelelahan akan mengalami hal demikian. >angguan I i pikir. >angguan i i pikir di e$ut e$agai waham. :aham adalah uatu ke"akinan "ang alah "ang tidak dapat dikorek i#diluar pengaruh latar $elakang o ial dan $uda"a. :aham ini merupakan ha il pro e p ikik internal "ang tidak dipengaruhi oleh 'aktor luar. Di amping waham adan"a uatu ide(ide eperti waham#hai ini merupakan uatu gaga an "ang $erkaitan dengan alam pera aan (mera a eperti!atau uatu gaga an "ang $erle$ihan dan dipertahankan dalam waktu )ukup lama. Sehingga dapat dikatakan gangguan i i pikiran dapat $er$entuk waham "ang e ungguhn"a dan ide(ide eperti waham. Kla i'ka i waham(delu ion!.+ a.:aham primer. :aham primer ini umumn"a $erkaitan dengan kejadian p ikologi "ang mem$erikan makna lain. -ia an"a waham primer kha untuk gangguan ki,o'renia#"ang juga kadang( kadang kita temukan pada kelainan organik u unan ara' pu at khu u n"a pada epilep i dengan p iko a.

$.:aham ekunder dan waham i timati . :aham ekunder dimengerti tim$ul dari kejadian p ikologi lainn"a%para pakar $erpendapat hal ini tim$ul aki$at mental mekani me pro"ek i. I i waham "ang ering dalam klinik+ L :aham kejar L :aham )em$uru

L :aham )inta. L :aham ke$e aran. L :aham nihili tik dan e$again"a. >angguan -entuk pikir. >am$aran $entuk pikiran "ang ehat menurut S)hneider terdiri+ 4. Ketepatan tertentu()on tan)"!%dalam hal ini tajam dan jela . =. Terorgani a i+i in"a $erhu$ungan atu dengan lainn"a#atau terpi ah namun dengan )ara terorgani ir. 6. Dontinuit"+(kontinuita ! atau $erke inam$ungan atu ama lainn"a e)ara teratur. -erpikir $erarti mem$erikan uatu gaga an atau perhatian# ehingga dapat di impulkan dalam menggunakan kata $erpikir + L Pikiran 'anta i "ang tak terarah#"ang di e$ut auti tik. L Pikiran imaginati'%pikiran diluar rational dan kemungkinan. L Pikiran rational atau kon eptual%$eru aha untuk men"ele aikan ma alah. >angguan $entuk pikir+ a! Pikiran auti tik% dapat dikatakan normal#umumn"a dapat terjadi pada indi*idu ki,oid()iri()iri pendiam#pemalu#ke"akinan diri kurang dan e$again"a!namun dapat dikatakan patologik $ila tidak terkontrol. $! Tran itor" thinging+>angguan dari kontinuita dimana terjadi adan"a pen"i ipan#atau keluar jalur#oleh karena kontinuita n"a terganggu. )! Pikiran "ang terdi organi a i./Tak $erketentuan.+Tim$uln"a etiap gaga an namun tak teratur atau tidak adan"a kaitan atu ama lainn"a. Pem$i)araan atau perkataan merupakan alah atu ek pre i apa "ang dipikirkan indi*idu#penilaian pem$i)araan/perkataan menggam$arkan pro e pikir indi*idu. >angguan $i)ara + a! Apha ia atau di pha ia merupakan gangguan $i)ara aki$at adan"a keru akan u unan ara' pu at. $! >agap+aliran pem$i)araan terganggu oleh adan"a 'a e $erhenti. )! Muti m%hilangn"a kemampuan $i)ara e)ara lengkap. 8.P2RS2PSI. Per ep i mempun"ai dua arti "akni arti "ang lua adalah kemampuan indi*idu dalam hal pengertian#pemahaman dan pena' iran uatu rang angan "ang ditangkap oleh pan)aindera. Per ep i dalam arti empit adalah+kemampuan indi*idu menerima rang angan pan)aindera. Dengan lain perkataan per ep i adalah pro e intra p ikik dimana indi*idu $eru aha mengerti#memahami dan mem$erikan pena' iran terhadap rang angan "ang dapat diterima oleh pan)aindera. >angguan per ep i pada gari $e ar dapat di$agi dalam+ a! Di tor i(pen"impangan!.+rang angan diterima namun alah ditanggapi. $! De)eption(Ke alahan!+terjadi per ep i $aru tanpa adan"a rang angan luar. Pada gangguan di tor i(pen"impangan!+ a! Inten ita $eru$ah%h"perae the ia atau h"poae the ia.

$! Kwalita $eru$ah+$ia an"a pengaruh u$ tan i tok ik% )! Peru$ahan patial(Ruang!+mi)rop ia#megalop ia $.Ke alahan(de)eption!per ep i+ Dikenal Ilu i dan halu ina i. Ilu i adalah+ adalah+ke alahan per ep i dengan adan"a rang angan 2k ternal+ mi aln"a tali diduga ular. Pada ilu i rang angan dari o$"ek "ang diterima diga$ungkan dengan $a"angan mental indi*idu atau di e$ut juga per ep i "ang tak e uai dengan rang angan o$"ek. Hal ini $ia an"a terjadi karena kurangn"a kejernihan per ep i#dan adan"a pengaruh emo ional "ang kuat. Halu ina i adalah ke alahan per ep i tanpa adan"a rang angan luar. Mi aln"a+mendengar uara tanpa ujud. Dari $ata an halu ina i adalah per ep i tanpa adan"a o$"ek(rang angan! dengan perkataan lain adalah uatu per ep i "ang alah namun terjadin"a $er amaan dengan per ep i eolah(olah $enar. Iadi per ep i ini datangn"a dari dalam diri endiri#"ang ditanggapi eolah(olah datang dari luar. Hal ini ulit di$edakan dengan $a"angan mental "ang# ulit mem$edakann"a. Pen"e$a$ halu ina i+ a! Kelainan emo i "ang $erat. $! Sugge ti kuat. )! >angguan pan)aindera. d! >angguan u unan ara' pu at. A.DA0A I&>ATA&. Da"a ingat merupakan da"a kemampuan indi*idu untuk memproduk i kem$ali peri tiwa "ang terjadi dima a lampau. 1aktor('aktor "ang mempengaruhi $aik $uruk(ke an dangkal/dalamn"a! da"a ingat adalah+ 4. Kemampuan per ep i#mem$anding($andingkan dan re pon terhadap peri tiwa "ang dialamin"a. =. Mekani me pen"impann dalam u unan ara'n"a. 6. :aktu "ang diperlukan antara peri tiwa dan "ang akan diingat. 7. Pegenalan ter e$ut apakah ada hu$ungan dengan peri tiwa "ang lainn"a. ;. Keadaan hidup emo i aat mengalami peri tiwa ter e$ut. >angguan da"a ingat indi*idu + 4. Amne ia Amne ia $erarti kehilangan da"a ingat#pen"e$a$n"a $er i'at komplek $i a aki$at organo$iologi dan e$a$ p iko o ial. Pen"e$a$ orgao $iologi dapat terjadi pada trauma kepala dikenal amne ia retrograd dan amne ia anterograd. Amne ia retrogarad+hilangn"a ingatan akan peri tiwa(peri tiwa $e$erapa jam atau hari e$elum terjadi trauma kepala. Amne ia anterograd%dimana indi*idu kehilangan da"a ingat etelah terjadin"a peri tiwa trauma ter e$ut%hal ini $i a terjadi pada trauma 'i ik atau mental "ang $erat.

.mumn"a akan terjadi pada uatu trauma "ang tak men"e$a$kan penurunan ke adaran#dimana peri tiwa elanjutn"a tak diingat ama ekali. =. Dementia +adalah kemunduran da"a ingat aki$at keadaan organi dimana terjadi keru akan pada u unan u$ tan ia u unan ara'+mi aln"a pada dementia enili oleh karena u ia lanjut. Atau terjadin"a kemunduran karena in'ek i#gangguan pem$uluh darah dan laiin e$again"a. 6. Adan"a kehilangan ingatan akan uatu peri tiwa tertentu aja#hal ini di e$a$kan oleh karena pengaruh emo i atau p ikologi "ang $erat. >angguan ingatan demikian $ia an"a ada hu$ungan dengan gangguan hi teria atau )iri()iri kepri$adian hi terik. 9.DA0A KO&S2&TRASI. Da"a kon entra i merupakan kemampuan indi*idu untuk memu atkan perhatian atau pikirann"a terhadap uatu hal(peri tiwa!#"ang terdapat dalam ke adaran indi*idu. Perlu kita perhatikan peri tiwa ter e$ut dapat $er i'at diluar atau didalam diri indi*idu. Didalam diri indi*idu $ia an"a meli$atkan hidup emo i# erta $er i'at pri$adi. Kondi i kon entra i normal%dapat dikatakan $ahwa indi*idu mampu memu atkan perhatiann"a teru meneru dalam jangka waktu "ang )ukup lama hal tanpa adan"a penurunan atau menjadi $er)a$ang()a$ang. >angguan dalam kon entra i + 4.Mudah dialihkan(di tra)ti$ilit"!. =.Kon entra i menurun eperti pada depre i%menunjukkan ikap a)uh tak a)uh. 6.Kon entra i "ang $erka$ut%kejernihan da"a pikir $er i'at ka$ur#$ia an"a terjadi dalam keadaan intok ika i/kera)unan ,at(,at kimia atau o$at(o$at.

5.Orienta i. Kemampuan indi*idu untuk menjela kan hu$ungann"a dan mem$ata i hu$ungan ter e$ut dengan ekelilingn"a% e)ara temporal(hitungan waktu!% per onal(mengenal diri endiri atau orang lain!%dan patial dalam ukuran ruang atau jarak "ang jauh. Mengenai orienta i dalam praktekn"a kita memerik a ke adaran indi*idu ter e$ut. >angguan(gangguan orienta i+ a.>angguan orienta i per onal+memerik a indi*idu dalam menemukan identita dirin"a#atau mengenal orang(orang ekitarn"a. $.>angguan orienta i temporal% Apakah kemampuan mengenal waktu )ukup jela eperti mi aln"a ekarang ma a lampau dan "ang akan datang. ).Orienta i patial+orienta i tempat. uatu pengetahuan tentang ruang dan loka i tertentu. d.Orienta i itua ional+merupakan pengetahuan indi*idu untuk mena' irkan apakah gunan"a e eorang atau ekelompok orang $erada diuatu tempat tertentu dan apakah $edan"a ma ing(ma ing $aik dalam pro'e i maupun

kegiatann"a. Perlu kita ketahui pada mereka "ang mempun"ai gangguan jiwa mungkin akan alah dalam menjawa$ pertan"aan "ang ditujukan ini tanpa adan"a penurunanan ke adaran "ang jela #hal ini dapat di e$a$kan karena penderita mengalami penga ingan diri# ikap a)uh tak a)uh%auti me maupun keadaan a''ekti' "ang mendatar. Dalam keadaan merupakan uatu gangguan orienta i "ang relati' oleh karena tidak di ertai penurunan ke adaran(merupakan pro e (pro e mental!#dalam penilaian tatu p ikiatrik ke adarann"a tetap $ukan merendah. 4B.I&STI&K dan DORO&>A& I&STI&KT.A@. In tink atau naluri pada organi me merupakan um$er daripada egala tingkah laku "ang tidak perlu dipelajari e)ara khu u #umumn"a $er i'at tidak rational#dorongan in tinktual ini dapat di e$ut e$agai um$er tenaga(ener i!. Tingkah laku in tinktual pada mahluk hidup "ang le$ih rendah tampak men"olok di$andingkan pada mahluk hidup/organi me "ang le$ih tinggi. Tingkah laku manu ia di amping dipengaruhi dorongan in tinktual#adat i tiadat dan lingkungan o ial ikut memegang peran dalam menentukan $agaimana hidupn"a dikemudian hari. Sehingga perlu kita $edakan antara dorongan in tinktual dan dorongan kehendak%antara tidak rational dan rational%pada indi*idu "ang dewa a umumn"a dorongan in tink telah $eru$ah menjadi dorongan kehendak/ke$utuhan "ang di e uaikan dengan itua i dan kondi i dimana indi*idu $erada. Iela kiran"a $ahwa )ara hidup manu ia ketika lahir dan pada ma a dewa an"a akan jauh $er$eda atu ama lainn"a. Pada pemerik aan p ikiatri penilaian terhadap dorongan in tinktual atau dorongan kehendak ampai $erapa jauh gangguan ter e$ut nampak dan men"impang dari normal. 4.A$ulia+$erarti kehilangan atau kekurangan dorongan kehendak. Dorongan kehendak(dri*e#urge!merupakan keinginan indi*idu untuk $ertindak $erda arkan ke$utuhan.Seperti kita ketahui ke$utuhan indi*idu# e uai dengan tahap perkem$angan dari ejak lahir ampai akhir.Tahapan ter e$ut $erupa ke$utuan+ ke$utuhan 'i ik eperti makan#minum#ekre i dan ekre i% ke$utuhan p iklologik maupun o ial eperti ke$utuhan akan )inta#pengakuan#ra a n"aman dan e$again"a. Pada da arn"a ke$utuhan ini memerlukan uatu uatu tindakan untuk melak anakann"a# udah jela diperlukan tenaga atau ener i "ang )ukup. Suatu kehilangan mutlak dari tenaga kehendak jarang ekalai dijumpai#le$ih ering dimana tenaga ter e$ut $erkurang#hal ini di e$ut a$ulia.Kadang(kadang kekurangan ter e$ut nampak han"a dalam hu$ungann"a dengan pekerjaan tertentu aja dan tidak mengenai eluruh akti*ita manu ia pada umumn"a. =.Stupor+

Stupor adalah uatu keadaan dimana $ekun"a egala dorongan kehendak untuk $ertindak dan ke$aln"a hidup pera aan eorang indi*idu. Pada keadaan tupor indi*idu eolah(olah kehilangan egala da"a untuk $ertindak# eakan(akan hilangn"a kehidupan dan matin"a egala akti*ita mental dan 'i ik. Indi*idu ter e$ut tak mampu menerima rang angan dan kemampuan dalam menilai "ang terjadi dalam lingkungan ekelilingn"a. Kadang(kadang i tilah tupor ini dii tilahkan e$agai uatu keadaan muti tik(mem$i u!#namun $ukan di e$a$kan karena gangguan en orium. Keadaan tupor ini $ia an"a dijumpai dalam keadaan p iko a kon titu ionil eperti dalam keadaan manik depre i' dan ki,o'renia(katatonik ki,o'renia!. 0ang dikenal dengan i tilah tupor katatonik. Di amping hal itu keadaan tupor dapat kita jumpai e$agai aki$at gangguan Organo$iologik eperti in'ek i#trauma dan neopla ma "ang mengenai u$ tan i otak. 6.Raptu . Raptu adalah uatu keadaan erangan ek plo i' dan ekon"ong(kon"ang tanpa adan"a pen"e$a$/pen)etu "ang $ermakna# ehingga menim$ulkan keadaan "ang agitati'.Hal demikian dapat terjadi pada keadaan tupor katatonik "ang $eru$ah ti$a(ti$a menjadi raptu ipul i'#juga pada keadaan melan)holi "ang he$at. 7.Amentia. Amentia adalah uatu keadaan perilaku halu ina i "ang akut dengan ke adaran "ang merendah $ia an"a didapatkan aki$at+ i'at tok ik#in'ek i atau kelelahan. Penilaian p ikiatrik di amping menilai tanda(tanda dan gejala(gejala juga menilai a pek tertentu dari pro e perkem$angan kepri$adian indi*idu#"ang $erkem$ang teru dan dipengaruhi oleh 'aktor $iologi#p ikologi dan lingkungan o ial. IO.K2PRI-ADIA&. Di ku i tentang kepri$adian atau truktur kepri$adian#pada akhir a$ad 45 dan pertengahan a$ad =B $an"ak pakar mem$erikan kontri$u in"a antara lain+ 1reud#Adol' Me"er#Al'red Adler#Darl > Iung dan e$again"a. Pada da arn"a kita pandang $ahwa p iki kita terdiri dari dua $agian "aitu+ $agian alam adar()on)iou ! dan $agian alam tak adar#tern"ata $ahwa pro e ( pro e Ealam tak adarF dapat mempengaruhi pro e pikir#tindakan(tindakan dan pera aan(pera aan kita. -ila kita lihat per de'ini i Kepri$adian adalah+ egala )orak ke$ia an indi*idu "ang terhimpun didalam dirin"a#"ang digunakan untuk $ereak i erta men"e uaikan diri terhadap rang angan ( timulu !%$aik "ang datang dari dunia luarn"a(lingkungan! maupun dari dunia dalamn"a(dirin"a endiri!# ehingga )orak dan ke$ia aann"a

itu merupakan uatu ke atuan 'ung ional "ang kha untuk indi*idu ter e$ut. Perlu ditega kan $an"ak 'aktor "ang mempengaruhi kepri$adian eorang indi*idu eperti % 1aktor $iologi maupun p ikologik# egi genetik#kon titu i#intelektual dan e$again"a. 1aktor lingkungan eperti pola a uh#$uda"a#lingkungan o ial erta pengalaman dalam kehidupan. 1aktor itua i eperti tuntutan lingkungan akan mengha ilkan kepri$adian "ang $er$eda($eda#"ang men"e$a$kan indi*idu teru meneru $elajar dari pengalaman. .ntuk mudahn"a kepri$adian pada gari $e arn"a dapat kita $agi dalam tiga $agian#"aitu Id#2go dan uper ego. Id merupakan merupakan $agian dari kepri$adian "ang mem$erikan dorongan(dorogan pada indi*idu untuk $ertingkah laku#"ang eluruhn"a terletak di alam tak adar.Dorongan ini dikenal dengan Edri*eF($aha a Inggri ! atau In tink. In tink ini angat *ital $agi indi*idu#tanpa in tink indi*idu akan hampa hidupn"a#pel$agai dorongan ini "ang men"e$a$kan indi*idu $ertindak atau $erprilaku. Dorongan kehendak(Edri*eF! "ang menim$ulkan tindakan indi*idu#umumn"a mempun"ai mempun"ai mak ud atau mempun"ai tujuan tertentu. L .ntuk menghindar dan mengata i keadaan $aha"a. Pada umumn"a manu ia mempun"ai uatu mekani me pertahanan $adan "ang ampuh untuk mempertahankan dan menjaga ke ehatann"a. Mi aln"a kita kenal mekani me pertahanan tu$uh#apa$ila ada $enda a ing $erupa mi)roorgani me ma uk kedalam tu$uh#maka tu$uh akan $ereak i dengan men"e$arn"a leu)o)it kedaerah ter e$ut#dan daerah ter e$ut mem$erikan reak i $erupa peru$ahan warna menjadi merah kemudian mem$engkak dan tera a akit.Reak i ini dikenal e$agai tanda(tanda $ahwa edang terjadi e uatu pada tu$uh#maka indi*idu akan $ertindak untuk mengurangi ra a tak n"aman ter e$ut%mi aln"a $eri tirahat atau mem$erikan o$at(o$at tertentu.-ia an"a tanda(tandalah "ang mendorong kita $ertindak. Sedangkan tanda(tanda atau i "arat $agi ke ehatan p iki adalah ra a )ema atau takut "ang men"e$a$kan indi*idu $ertindak. Sakit dan takut merupakan hal "ang perlu untuk ke elamatan diri indi*idu# namun tak elalu he$atn"a akit atau takut e$anding dengan $aha"a "ang ada atau "ang dii "aratkan. Ada aja orang "ang $erani menghadapi para $ajingan namun takut menghadapi )a)ing mi aln"a. L .ntuk memperoleh ke enangan. Di amping indi*idu mempun"ai dorongan untuk menghindar dan mengata i $aha"a juga mempun"ai dorongan untuk memperoleh rang angan( rang angan "ang mem$erikan ke enangan dan kenikmatan. Rupa(rupan"a dorongan ter e$ut tim$ul dari dalam diri indi*idu e$agai penam$ah ra a aman# enang dan nikmat. Apakah dorongan ter e$ut ada gunann"a dalam kehidupan eorang

indi*iduK0a rupa(rupan"a dorongan ter e$ut mem$erikan makna dalam kehidupan indi*idu% eperti makan#minum#tidur#gerak $adan#ek kre i dan ek ualita #di ertai uatu en a i kenikmatan#namun umumn"a orang tak men"adarin"a epenuhn"a $ahwa hal itu mem$erikan en a i kenikmatan. Se)ara umum dorongan untuk memperoleh ke enangan ini di e$ut na' u. Mengapa orang ampai tak men"adari $ahwa tindakan ter e$ut mem$erikan uatu kenikmatanK+ 4. Tindakan itu dilakukan $erulang kali dan etiap hari ehingga merupakan per$utan "ang $ia a. =. dorongan ter e$ut $ia an"a tak mengalami ham$atan "ang $erat# etidakn"a ham$atan ter e$ut udah menjadi perkara "ang $iaa a. L Dorongan untuk men"e uaikan diri dengan lingkungan ekitarn"a. Dorongan untuk men"e uakan diri dengan lingkungan ekitarn"a kita kenal Se$agai dorongan dorongan(dorongan o ial atau moti*a i o ial. Dorongan(dororongan ini $erlawanan dengan dorongan(dorongan e$elumn"a#dorongan ini mende ak kita $ertingkah laku agar kita diterima oleh lingkungan dimana kita $erada. Dorongan(dorongan kehendak ini pada da arn"a haru haru terlak ana#$ila tidak terlak ana akan mem$erikan uatu ang i terhadap pro e mental kita $ia an"a $erupa ke)ema an atau ketegangan#pera aan demikian $ila $erlanjut akan menim$ulkan uatu keadaan "ang kita kenal dengan tanda(tanda atau gejala klini . Dorongan(dorongan in tinktual dikenal juga e$agai dorongan kehendak maupun dorongan ke$utuhan "ang dengan perkataan lain dikategorikan dalam+ L Dorongan kehendak $er i'at $iologik+udara#air#makanan d $n"a. L P ikologik.ra a aman#diterima lingkungan#domina i#dan lain e$again"a. L @etak di alam tak adar. L Memerlukan pemua an egera. L Dikatakan e$agai naluri atau in tink 2go+ 2go adalah $agian dari kepri$adian "ang $er'ung i untuk men"e uaikan indi*idu dengan realita #dan $er'ung i mengarahkan dan melak anakan dorongan( dorongan dari Id e$aik($aikn"a#agar dorongan(dorongan ter e$ut e uai dengan keadaan ekitarn"a. Mengingat 'ung i 2go mengarahkan dan melak anakan dorongan(dorongan Id agar e uai dengan realita (prin ip realita !#maka e$agian $e ar terletak dialam adar#dan $agian lainn"a "ang terletak dialam $awah adar merupakan uatu pro e "ang kita kenal dengan mekani me pertahanan mental. 2go ini $erkem$ang elama hidupn"a dan ditentukan oleh pendidikan#pola a uh erta pengalaman "ang diperoleh indi*idu ter e$ut. Super 2go. -agian lain dari kepri$adian adalah uper ego%$agian ini dapat diper amakan dengan pena ehat atau penilik dari kepri$adian. Ia akan mem$erikan petunjukkan $agaimana indi*idu haru $ertindak e$aik( $aikn"a dalam kehidupan ini.

1ung i e$agai pengawa ini uper ego dapat menghukum dan memuji indi*idu terhadap $er$agai tindakan "ang dilakukan%ia akan memuji dimana indi*idu mera akan uatu ke$anggaan terhadap tindakann"a%$ila indi*idu mera a $er alah akan tindakan "ang dilakukann"a hal ini merupakan uatu hukuman dari uper ego. Se$agian $e ar dari uper ego ini terletak didalam alam tidak adar#dan hati nurani merupakan e$agian "ang terletak di alam adar. Pem$entukan uper ego ter$entuk ejalan dengan perkem$angan indi*idu ter e$ut#"ang akan mengandung norma(norma moral dan etika o)ial. Ketiga hal diata merupakan un ur(un ur atau 'aktor "ang menentukan kepri$adian eorang indi*idu. Dalam praktekn"a dikemukakan )iri )iri kepri$adian indi*idu apakah ia $er i'at+ek tra*er i atau intro*er i#$er epakat(agreea$lene !#keterhandalan# ta$ilita emo i dan e$again"a. Dalam $idang ilmu keokteran jiwa penilaian ter e$ut dilakukan apakah $er i'at normal atau tidak% ehat.K Diri()iri kepri$adian "ang dikatakan normal/ ehat dapat dikategorikan e$agai $erikut+ 4.Tidak mempun"ai p ikopatologi "ang jela #atau kelainan 'i ik "ang $erat dan pen"akit 'i ik "ang $erat. =.Mengua ai tuga perkem$angan e$elumn"a tanpa kemunduran "ang eriu #dapat dikatakan melalui tahap perkem$angan tanpa terjadin"a uatu ham$atan. 6.Kemampuan untuk mem$erikan ka ih a"ang% erta mempun"ai 'lek i$ilita dan meme)ahkan ma alah e)ara umum. 7.Mampu mengadakan rela i "ang relati' $aik dengan orang tua# audara kandung dan teman e$a"a. ;.Mera a e$agai $agian dari lingkungan kultural "ang le$ih $e ar dan men"adari norma(norma dan nilai etikan"a. 8.Mempun"ai kemampuan pen"e uaian dalam perkawinan# A.Mempun"ai tanggung jawa$ e$agai orang tua#$aik dalam pekerjaan dan akti*ita waktu luang. 9.Mempun"ai kemampuan untuk $erkor$an demi kepentingan orang $an"ak dan lain e$again"a. Ilmu kedokteran jiwa ilmu "ang $ergerak dalam $idang ke ehatan dan perilaku khu u n"a# udah jela perlu kita ketahui mana norma ehat dan mana norma tidak ehat atau a$normal. Dalam p ikiatri dikemukakan $e$erapa pandangan mengenai ehat dan tidak ehat atau normalita dan a$normal antara lain+ &ormalita e$agai ehat. Pandangan pertama tradi i kedokteran jiwa mengenai ehat atau normal ama eperti pandangan medik#"ang menurut organi a i ke ehatan dunia%dimana 'i ik#emo ional dan o ial dalam keadaan ejahtera. Perilaku "ang ehat jiwa adalah perilaku "ang dalam $ata ($ata normal dimana tidak adan"a p ikopatologi "ang tim$ul atau mani'e . Ke ehatan e$agai idaman.(.topia!

Pandangan kedua mengenai jiwa "ang normal merupakan uatu perpaduan "ang terintegra i dari aparatu mental#"ang $er'ung i e)ara optimal. Menurut Sigmund 1reud%ego "ang normal eperti umumn"a normalita e)ara umum#degan )iri()iri+mandiri#$ertanggung jawa$#dapat men"e uaikan diri dan lain e$again"a#"ang $er i'at ideal. &ormalita e$agai rata(rata. Per pekti' ini ering kali digunakan dalam uatu penelitian normati' terhadap perilaku#$erda arkan prin ip tati tik "ang menggam$arkan tiap(tiap orang dalam i tilah e uai dengan penilaian pada umumn"a.

&ormalita e$agai pro e . Dalam pandangan ini ditekankan $ahwa normalita merupakan ha il akhir dari i tim( i tim "ang $erinterak i. Dengan perkataan lain normalita e$agai pro e mengemukakan peru$ahan atau pro e #ketim$ang de'ini i normalita "ang mewakili ke eluruhan#"ang merupakan kon eptual. 2rik on mengemukakan epigene i %perkem$angan kepri$adian "ang mempun"ai delapan tadium#merupakan perkem$angan kepri$adian "ang elara era i dan optimal e uai dengan lingkungan ekitarn"a. Kon ep epigene i adalah uatu kon ep dimana perkem$angan terjadi dalam tadium "ang $erurutan dengan $ata "ang jela #dan etiap tadium haru di ele aikan dengan memua kan#guna kelan)aran perkem$angan elanjutn"a. Menurut kon ep epigene i ini apa$ila alah atu tadium tidak dapat di ele aikan dengan memua kan# tadium lainn"a akan men)erminkan uatu kegagalan dalam $entuk ketidak mampuan men"e uaikan diri e)ara'i ik#emo ional# kogniti' dan o ial. Tahapan perkem$angan menurut 2rik on+ -a i) tru t * . Mi tru t. (Keper)a"aan da ar lawan ketidak per)a"aan!. Sejak lahir ampai $erumur 4 tahun.Stadium ini $er e uaian dengan tadium oral 1reud%keper)a"aan "ang ditunjukkan penga uhn"a adalah+mudah di$eri makan aat @apar#tidur n"en"ak dan relak a i u u "ang haru $erlang ung e)ara kon i ten. Pada umur 8 $ulan $er amaan dengan tum$uh gigi $a"i mulai menggigit#dalam hal ini di ampig menerima ia mulai mengam$il e uatu dari dunia luarn"a. -ila uatu aat terjadi pen"apihan#hal ini merupakan uatu no talgia akan kehilangan hal Ghal "ang men"enangkan.&amun $ila keper)a"aan da ar kuat#anak akan Mempertahankan ikap penuh harapan dan mengem$angkan ke"akinan diri. Stadium ini dikenal dengan ,ona oral.( igmund 1reud!. Autonom" * . Shame and dou$t.(otonomi lawan ra a malu dan ragu(ragu! Stadium ini $erlang ung pada aat anak umur atu tahun ampai tiga tahun# e uai dengan tadium p ikomotor(anal mu kular!#mulai $elajar $erjalan#makan endiri dan $er$i)ara.

Dalam tadium ini mem$utuhkan pengendalian dari penga uh "ang kon i ten# dimana akan tim$ul ra a malu $ila anak terlalu dipaparkan untuk men"adari dirin"a dan di$eri hal(hal "ang negati' dan hukuman "ang $erle$ihan. Mi aln"a mengenai elimina i kita haru mendidikn"a dengan penuh ke a$aran. ?ona ini $erhu$ungan dengan mem$iarkan dan menahan.(menurut 1reud!. Initiati*e * . >uilt#(Ini iati' lawan ra a $er alah!. -erlang ung pada aat anak $erumur 6 tahun ampai ; tahun# tadium 'alik p iko ek ual#$erhungan dengan akti*ita motorik dan intelektual. Keinginan untuk meniru orang dewa a#keterli$atan dalam per aingan dengan audara kandung. Ra a $er alah akan tim$ul terutama pada aat mendapat hukuman atau ke)aman dari lingkungan pada untuk merenungkan tentang per$uatann"a endiri terutama "ang $er i'at agre i'. Indu tr" * .Dompeten)e/In'eriorit" )omple3.(Indu tri lawan in'eriorita !. Anak(anak pada tadium ini i$uk mem$angun#men)ipta dan mengem$angkan# dimana anak mendapatkan in truk i i timatik erta teknologi da ar. Identit" * . identit" )on'u ion. Stadium ini antara 44 tahun ampai akhir remaja#untuk mengem$angkan ego. Pada tadium ini $erperan adalah ra a ke$er amaan dengan teman e$a"a#preokupa i dengan penampilan#kepahlawanan#dan ideologi kelompok. Kegagalann"a adalah ke$ingungan peran#keraguan identita ek ual. Intima)" * . I olation.(Keintiman lawan I ola i!. Stadium ini antara =4 ampai 7B tahun#tuga pada tadium ini adalah untuk men)inta dan $ekerja. -ia an"a ditandai dengan mengor$ankan diri#mutualita dan produkti*ita . >enerati*it" * .Dare Midli'e )ri i .(>enerati*ita lawan Stagna i!. .mur ekitar 7B ampai 8; tahun. Mem$e arkan anak#mem$im$ing genera i $aru dan kreati*ita . >angguann"a $ia an"a ketakutan terhadap diri endiri#i ola i dan tidak ada keintiman. Integrit" * .de pair :i dom. .mur 8; tahun keata . Integrita adalah ra a kepua an dalam kehidupan#telah produkti' dan $erharga. >angguann"a adalah ra a putu a a#keke)ewaan dan ke$en)ian terhadap orang lain#di ertai ketakutan akan kematian. Selanjutn"a pengertian tentang normalita telah dikem$angkan melalui penelitian longitudinal ehingga didapatkan kriteria "ang menggam$arkan+ &ormalita dengan )iri()iri e$agai $erikut+ 4.Tidak mempun"ai p ikopatologi "ang jela #atau kelainan 'i ik "ang $erat dan pen"akit 'i ik "ang $erat. =.Mengua ai tuga perkem$angan e$elumn"a tanpa kemunduran "ang eriu #dapat dikatakan melalui tahap perkem$angan tanpa terjadin"a uatu ham$atan.

6.Kemampuan untuk mem$erikan ka ih a"ang% erta mempun"ai 'lek i$ilita dan meme)ahkan ma alah e)ara umum. 7.Mampu mengadakan rela i "ang relati' $aik dengan orang tua# audara kandung dan teman e$a"a. ;.Mera a e$agai $agian dari lingkungan kultural "ang le$ih $e ar dan men"adari norma(norma dan nilai etikan"a. 8.Mempun"ai kemampuan pen"e uaian dalam perkawinan# A.Mempun"ai tanggung jawa$ e$agai orang tua#$aik dalam pekerjaan dan akti*ita waktu luang. Di amping jiwa "ang ehat atau dikenal juga dengan normalita #$agaiman dengan mereka "ang mendapat gangguan atau mengalami gangguan jiwaK. Mereka "ang mengalami gangguan jiwa adalah adan"a ekelompok gejala atau perlilaku "ang ditemukan e)ara klini #"ang di ertai dengan penderitaan pada ke$an"akan ka u dan di ertai dengan terganggun"a 'ung i e eorang. Pen"impangan atau kon'lik o ial tanpa terganggun"a 'ung i e eorang jangan dima ukkan dalam gangguan jiwa. O.Pen"e$a$ umum gangguan jiwa. Pen"e$a$ gangguan jiwa di e$ut dengan i tilah etiologi#"ang dimak ud dengan etilogi adalah+$agian ilmu kedokteran "ang $erhu$ungan dengan pengetahuan tentang e$a$( e$a$ "ang menim$ulkan gangguan atau pen"akit. Mi aln"a pen"e$a$ utama pen"akit dementia paral"ti)a adalah piro)haeta pallidum#walaupun demikian tidak emua orang "ang terkena pen"akit akan mengalami paral"ti)a.mengapaK Oleh karena di amping terkena in'ek i $akteri ter e$ut#haru pula kita pertim$angkan adan"a 'aktor lain "ang turut $erpengaruh dalam penjelmaan reak i ter e$ut. Demikan pula dalam ilmu kedokteran jiwa#tidak emua orang dalam uatu daerah "ang mengalami $en)ana alam# akan menjelma menjadi gangguan jiwa#$agi perkem$angan gangguan jiwa $en)ana alam itu $ukan atu( atun"a pen"e$a$ gangguan jiwa Sehingga pandangan ilmu kedokteran jiwa#pen"e$a$ gangguan jiwa tidak di e$a$kan oleh atu e$a$ aja#tetapi terdapat $e$erapa e$a$ "ang $er ama( ama aling mempengaruhi atu ama lain dan $erha il menjelmakan gangguan jiwa. Dengan perkataan lain pen"e$a$n"a $er i'at multikau alita (adan"a $e$erapa e$a$ "ang $er ama( ama menim$ulkan gangguan jiwa! dan $ukan $er i'at monokau alita (han"a atu e$a$ menim$ulkan gangguan!. Di amping itu dalam etiologi kita juga mengenal i tilah predi po i i dan pre ipita i. Prei po i i adalah uatu kondi i pada idi*idu dimana eorang indi*idu menjadi rentan terhadap uatu gangguan jiwa . Pre ipita i atau pen)etu adalah kondi i dimana itua i ter e$ut men"e$a$kan timuln"a gejala Ggejala gangguan jiwa. Se)ara gari $e ar pen"e$a$ gangguan jiwa $i a kita $edakan dari $e$erapa golongan pen"e$a$+ A.>olongan pen"e$a$ kon titu ional(atau endogen!.

>olongan pen"e$a$ $er i'at kon titu ional umumn"a dianggap terikat pada i'at indi*iduil+"akni i'at 'amilier atau i'at herediter indi*idu "ang $er angkutan. -ila i'at heredo(kon titu ional "ang menjadi e$a$ utama gangguan jiwa%gangguan ter e$ut terletak pada watak da ar indi*idu "ang $er angkutan#oleh karena itu ering kali memperlihatkan i'at periodik()")lik dan mempun"ai kelainan hidup a''ekti' eperti d" thimik#h"perthimik dan e$again"a. >angguan "ang ampai aat ini dianggap mempun"ai i'at heredo kon titu i "ang kuat adalah p iko a ki,o'renia#p iko a manik depre i'#para'renia dan p iko a ata da ar epileptik. -.>olongan pen"e$a$ Organo$iologik(atau ek ogen!. 1aktor pen"e$a$ dalam hal ini terikat pada uatu keadaan organi ita atau $iologik(kondi i medik tertentu! "ang men"impang# eperti adan"a in'ek i#trauma#kelainan *a kuler#neopla ma#kurang gi,i dan lain e$again"a. >angguan jiwa "ang dianggap e$a$ organik ini ter$agi dalam + a.>olongan gangguan jiwa imtomatik. >olongan gangguan jiwa imtomatik adalah uatu keadaan "ang di e$a$kan karena adan"a gangguan ja maniah(kondi i medik tertentu!#tanpa terjadin"a keru akan pada u$ tan i otak. Pada umumn"a keadaan di e$a$kan oleh karena in'ek i#intok ika i atau keadaan kelelahan(e3hau tion!. Salah atu tanda klini "ang kharakteri tik pada keadaan ini "akni adan"a ke adaran "ang $eru$ah atau merendah "ang di ertai keadaan delirium. Para pakar p ikiatri men"e$utkan hal ini e$agai indroma otak(E$rain "ndrome! Hal ini merupakan gangguan jiwa "ang diaki$atkan karena kondi i medik tertentu# e uai dengan digano a dalam p ikiatri "ang menggunakan lima ak i #maka ak i ketiga dii i dengan kondi i medik ter e$ut. -e$erapa gangguan jiwa "ang ering menjelma adalah aki$at pen"akit malaria#th"poid#in'luen,a#dan lain e$again"a. Hal penting lainn"a "ang memerlukan perhatian p ikiatri adalah uatu keadaan intok ika i eperti mi aln"a aki$at uremia#pre(koma hepati #pre(koma dia$etikum#h"perth"roidi#maupun adan"a gangguan(gangguan ja maniah "ang menahun eperti pen"akit kegana an lainn"a. $.>olongan gangguan jiwa organik. >olongan gangguan jiwa organik "aitu dimana adan"a uatu pro e dalam u$ tan i otak#gangguan ini didapatkan pada gangguan peredaran darah#atau pem$uluh darah#kelainan $erda arkan in'ek i eperti en)ephaliti #dementia paral"ti) Aki$at lue #trauma kapiti dan intok ika i aki$at ,at(,at adikti' lainn"a. D.>olongan pen"e$a$ "ang $erhu$ungan dengan interak i p iko o ial. (P ikogen! 1aktor pen"e$a$ golongan ini aki$at p ikotrauma "ang tidak $i a di)erna e)ara empurna oleh kepri$adian# ehingga trauma ter e$ut eolah(olah e$agai uatu hal "ang patogen "ang uatu aat akan menim$ulkan menim$ulkan gangguan.

>angguan "ang ering kita dapatkan aki$at p ikotrauma adalah gangguan eperti%o$ e i(kompul i#reak i ke)ema an#reak i panik#reak i ke)ema an#reak i di o iati'#'o$ia dan lain e$again"a. OI.P ikopatologi dan P ikodinamika. P ikopatologi adalah uatu pengetahuan "ang i timatik tentang etiologi# perkem$angan#pem$agian dari uatu gangguan dalam hal ini khu u n"a mengenai p ike atau tingkah laku indi*idu#dan meliputi $er$agai kon ep teori "ang dianutn"a. Sedangkan p ikodinamika adalah uatu pengetahuan tentang hal i)hwal dorongan kehendak(moti*a i!#dalam pro e p ikik ehingga terjelma tanda( tanda klini #gejala klini maupun tingkah laku indi*idu(tindakan idi*idu!. P ikopatologi dan p ikodinamika keduan"a $ia an"a digunakan e$agai alat komunika i antara e ama pro'e i untuk menjela kan ka u (ka u "ang didapatkan. Dimana per$edaan p ikopatologi dan p ikodinamikaKTidak ada pem$ata an "ang jela antara keduan"a#nampakn"a aling mengi i dalam menegakkan diagno a gangguan p ikiatri. Aliran p ikodinamika merupakan uatu aliran "ang dalam p ikiatri dan p ikologi "ang dianut oleh Adol' Me"er#dimana pena' iran tingkah laku manu ia ata da ar normal atau a$normal%moti*a i(moti*ai i%kepri$adian indi*idu erta reak i "ang di$erikan indi*idu aat menghadapi kondi i tertentu. Metoda "ang digunakan adalah o$ er*a i#mem$entuk uatu hipote a erta mem$erikan ke impulan. Dengan perkataan lain pengetahuan mengenai jiwa indi*idu dapat diperoleh dari melalui penelitian dengan ek ama dari tindakan(tindakann"a#"ang umumn"a merupakan penjelmaan dari#apakah dari moti*a in"a atau pergolakan dalam jiwan"a. Pemerik aan p ikiatri "ang e)ara kharakteri tik memperhatikan perilaku indi*idu $aik normal atau a$normal# eringkali juga di e$ut ilmu tingkah laku a$normal(E )ien)e o' a$normal $eha*iourF!. Perlu kita ingat pada prin ipn"a tiap tindakan atau perilaku indi*idu mempun"ai moti*a i dan elalu terpengaruh oleh pro e (pro e dalam p iken"a. Penjelmaan tindakan atau perilaku indi*idu umumn"a terjadi $ila ada rang angan atau timuli "ang mengenai indi*idu ter e$ut. -ila indi*idu hidup dalam uatu lingkungan tertentu#maka indi*idu ter e$ut akan elalu terang ang oleh hal(hal "ang $erada dalam lingkungan ter e$ut#$aik dengan indi*idu lain atau $enda($enda#di amping terpengaruh juga akan $eru aha mempengaruhi lingkungann"a#hal ini dikenal dengan interak i. Iadi pengaruh lingkungan ata diri indi*idu datang e$agai timulu (rang angan!#dan indi*idu $ereak i(mem$erikan re pon! terhadap timulu itu# "ang dapat dita' irkan ikhtiar indi*idu untuk mempengaruhi lingkungan atau men"e uaikan diri dengan lingkungan ekitarn"a. SIR ( H timulu ! (I H Indi*idu! (RHre pon e/reak i!

Pro e p ike "ang terjadi adalah e$agai $erikut+ -ila terjadi peru$ahan itua i(dikenal e$agai rang angan!#indi*idu akan $er ikap diam#mem$erikan re pon e untuk adapta i(men"e uaikan diri! maupun mem$erikan re pon e untuk mempengaruhi(meru$ah!lingkungan. Se$elum mem$erikan uatu re pon e/tindakan dikenal uatu 'a e pre re pon e dimana indi*idu memper iapkan diri $aik "ang dikenal dengan per iapan mental(p ikik! dan 'i ik. a.Per iapan p ikik+ "ang dilakukan%antara lain terjadi kon entra i pro e pikir dipertajam#menjelmakan hidup emo i "ang e uai dan lain e$again"a# ehingga ter$entuk tujuan "ang hendak di)apai#kemudian ala an atau moti' mengapa haru $ertindak.-ila uatu re pon e tanpa moti' dapat dikatakan terjadi e)ara re'le3. Dalam hal ini moti' tidak ama dengan timulu #"ang $ia an"a udah ada e uai dengan dorongan ke$utuhan indi*idu ter e$ut.Mi aln"a ra a hau menim$ulkan moti' untuk minum#walaupun $elum ada rang angan dalam $entuk air. $.Per iapan 'i ik atau 'aali+ Terjadin"a peru$ahan $er$agai pro e $iokimiawi dan ekre i kelenjar(kelenjar e3okrin maupun endokrin mi aln"a adrenalin diper$an"ak terjadi ke)epatan den"aut jantung#kadar glu)o a darah dipertinggi#pernapa an diper)epat dan lain e$again"a. Di amping itu terjadi peru$ahan pula pada tonu (tonu otot kerangka(meningkat!#da"a tangkap pan)aindera dan lain e$again"a. Mak ud dari pro e tadi ditujukan untuk mempertinggi e''i ien i dalam pergerakan/tindakan.Se$alikn"a pro e (lain "ang tidak lang ung $erhu$ungan dengan tindakan dihentikan atau dikurangi. Perihal "ang demikian ini di e$ut e$agai pro e (pro e kata$olik#dimana diperlukan ener i "ang $erle$ih#$ila tindakan telah dilakukan maka pro e ( pro e ter e$ut kem$ali kepada keadaan emula "aitu pro e relak a i/tenang( e$elum adan"a timulu dan niat untuk $ertindak. Pada keadaan tenang ini dapat dikatakan e$agai pro e (pro e ana$olik. Situa i repon e/reak i atau tindakan dapat digam$arkan e$agai $erikut+

Stimulu Indi*idu Pra tindakan(per iapan e$elum tindakan! Tindakan. -ila tindakan terlak ana e uai dengan tujuan#moti' dan timulu "ang dikehendaki maka akan terjadi 'a e tenang kem$ali. -ila tindakan $elum terlak ana atau mendapat ham$atan#pro e pra tindakan akan $erlang ung teru meneru # udah jela akan memerlukan tenaga dan kewa padaan. Keadaan pra tindakan ini $ila $erlang ung lama akan menim$ulkan uatu keadaan ketegangan apalagi $ila tujuan tak ter)apai akan menim$ulkan keke)ewan('ru tra i!#dan akan menjelma menjadi tanda(tanda klini maupun gejala klini . Keadaan 'ru tra i atau tidak terpenuhin"a kepua an pada da arn"a merupakan endi pel$agai gangguan#$i a e$agai predi po i i maupun pen)etu uatu gangguan.

Pel$agai gangguan ter e$ut dapat memani'e ta ikan dirin"a dalam $entuk gangguan 'i iologik uatu organ#"ang dikenal e$agai gangguan p iko'i iologik%dan $ila gejala(gejala omatik "ang menonjol eperti kelumpuhan dikenal e$agai gejala kon*er i#jika gejala mental emo ional "ang menonjol dikenal dengan gangguan mental emo ional "ang $i a $er i'at ringan maupun $erat. Perlu kita ketahui $ahwa moti'(moti' dan tujuan(tujuan pada pa ien umumn"a tak di adari oleh pa ien itu endiri.Demikian juga dengan 'ru tra i "ang dialmin"a tak di adari#karena tidak di adarin"a hal ini maka pa ien akan jatuh akit atau terganggu jiwan"a. Kumpuan tanda klini maupun gejala klini di e$ut gangguan#$i a $erupa+ a.>angguan jiwa $ila 'aktor klini Emental emo ionalF "ang menonjol. $. >angguan p iko('i iologik $ila 'ung i dari organ(organ tu$uh "ang mengalami peru$ahan atau. ).-ila 'aktor omatik "ang menonjol dapat $erupa gangguan kon*er i $ahkan dapat mengaki$atkan pen"akit(pen"akit 'i ik tertentu. Pandangan p ikodinamik mengemukakan+ Situa i 'ru tra i akan menim$ulkan ke)ema an#ra a geli ah dan kekhawatiran(Ean3iet"F!# menurut teori ini moti' dan tujuan ering kali tak di adari oleh indi*idu#atau $i a juga moti' dan tujuan diketahui oelh pa ien#namun uatu aat tim$ul pertentangan "ang mengejutkan indi*idu#hal ini dikenal dengan kontra moti'. Oleh karena adan"a pertentangan inimaka indi*idu akan $eru aha untuk menghalau moti' ter e$ut# ehingga terdapat dialam tidak adar#pengahalauan ini dikenal dengan mental mekani me di e$ut repre i. Dengan adan"a repre i ini akan menim$ulkan an3ieta #"ang merupakan uatu pertanda adan"a pro e tertentu dalam jiwa. Indi*idu akan $eru aha untuk menghilangkan an3ieta ter e$ut#$ila ia $erha il maka ia akan ehat kem$ali#namun $ila tak $erha il akan terjadi gangguan. Keadaan 'ru tra i dapat digam$arkan e$agai $erikut+ moti' tujuan.

Ham$atan/rintangan Tujuan tidak ter)apai terjadi 'ru ta i atau ke)ewa. Terdorong oleh moti' terentu indi*idu $eru aha untuk men)apai tujuan#namun $ila ada ham$atan atau rintangan "ang kuat#dan moti' ter e$ut ma ih tetap ada#maka indi*idu akan $eru aha dengan $er$agai )ara untuk men)apai tujuan ter e$ut. Dengan perkataan lain indi*idu akan $eri)khtiar untuk mengata i keadaan 'ru tra i ter e$ut#dan ikhtiar ini kita kenal dengan mekani me pertahanan mental. Mekani me pertahanan mental merupakan alah atu 'ung i dari jiwa "ang

$ertujuan untuk men"e uaikan diri dengan tim$uln"a peru$ahan(peru$ahan. Dalam $idang 'i ik kita mengenal adan"a da"a tahan tu$uh(immunita !#"ang merupakan 'aal pertahanan tu$uh terhadap erangan pen"akit.Se$agai )ontoh $ila adan"a $akteri men"erang tu$uh e eorang#maka tu$uh akan $ereak i dengan mem$erikan tanda pana # akit dan e$again"a.Di amping tanda(tanda tertentu#terjadi uatu pro e 'aali dimana el( el darah putih diper$an"ak dan $eru aha untuk mem$unuh atau mengeluarkan $akteri ter e$ut# dan akan menjaga agar tu$uh tetap ehat. Demikian juga dengan aparat p iki kita mempun"ai ma)am(ma)am mekani me pertahanan (mental me)hani m atau aju tment me)hani m!. Pada da arn"a mekani me pertahanan p iki ter e$ut $erupa melawan('ight! atau lari('light! dari ma alah "ang dihadapin"a(peru$ahan "ang terjadi!. &amun karena pengaruh dorongan kehendak%lingkungan dan $uda"a indi*idu#maka melawan atau menghindar ter e$ut mengalami peru$ahan( peru$ahan(modi'ika i! eperti kompen a i# im$oli a i# u$lima i#pro"ek i dan lain e$again"a. Menurut 1reud mekani me pertahanan "ang paling ering digunakan adalah mekani me repre i# edangkan Anna 1reud dalam tuli ann"a mengenai+FThe 2go and The me)hani m o' De'en e% etiap orang $aik "ang normal maupun "ang mengalami gangguan menggunakan mekani me pertahanan "ang kharakteri tik dan $erulang. Mekani me pertahanan dapat dikelompokkan dalam hirarki menurut derajat kematangan kepri$adian indi*idu ter e$ut. Mi aln"a pertahanan "ang nar i i tik digunakan oleh anak(anak dan orang "ang mengalami gangguan p ikotik%pertahan immature terdapat pada remaja dan gangguan nonp ikotik. Terdorong oleh moti' "ang teru meneru ada erta indi*idu $erkehendak men)apai tujuann"a#maka indi*idu akan $eru aha untuk mendapatkann"a dengan $er$agai ma)am )ara#agar an3ieta /ke)ema an ter e$ut hilang. -e$erapa mekani me pertahanan indi*idu $ia an"a $erupa+ Pertahanan nar i tik $erupa%pen"angkalan#di tor i#pro"ek i dan lain e$again"a. Pertahanan Immatur %memerankan#pengham$atan#hipokhondria i #identi'ika i#perilaku pa i' agre i'#intro"ek i# omati a i#regre i#kha"alan ki,oid dan lain e$again"a. Pertahan neurotik%pengalihan#pengendalian#di o ia i#ek ternali a i#inhi$i i#intelektuali a i# I ola i#ra ionali a i#pem$entukan reak i#repre i dan e$again"a. Sedangkan pertahanan matur adalah%humor#altrui me#anti ipa i#humor# upre i dan u$lima i. Ham$atan(ham$atan "ang eringkali dapat menim$ulkan gangguan jiwa adalah+"ang $er i'at ma alah(ma alah dalam kehidupan#kon'lik(kon'lik "ang dihadapi indi*idu. Perlu ditega kan di ini ma alah(ma alah "ang dihadapi indi*idu e$etuln"a merupakan ma alah "ang $er i'at pri$adi $agin"a%dengan lain perkataan

mungkin ma alah "ang ama $agi indi*idu tertentu tidak merupakan perma alahan namun pada indi*idu tertentu merupakan ma alah "ang $e ar. Iadi ham$atan ter e$ut dalam hal ini tidak dapat dianggap e$agai kau a atau pen"e$a$ gangguan namun han"a e$agai pen)etu aja.(pre)ipitating 'a)tor! Apakah e$a$n"a antara dua indi*idu "ang mengalami ma alah atau ham$atan "ang ama dimana indi*idu "ang atu mendapat gangguan namun "ang lainn"a tetap ehatK Pada umumn"a para pakar $erpendapat rupa(rupan"a pada indi*idu "ang mendapat gangguan ada 'aktor tertentu "ang dikenal dengan 'aktor predi po i i. 1aktor predi po i i ini ditentukan oleh+ a.keadaan 'i ik indi*idu "ang $er i'at heredokon titu ional erta e$a$( e$a$ "ang didapat elama pertum$uhan 'i ik. $.1aktor('aktor terletak di$idang p ikologi#terutama pengalaman elama perkem$angan mentaln"a. 1aktor kepri$adian e$agian $e ar ditentukan aki$at po e $elajar e$elumn"a#mengingat ejak lahir indi*idu haru $elajar $agaimana )ara( )aran"a menghadapi pel$agai ma alah "ang dihadapin"a.Demikian juga dalam $idang 'i ik kita dihadapkan dalam ma lah ma alah $aru eperti makanan "ang le$ih kera #in*a i $akteri dan *iru #"ang oleh organi me ja maniah haru di)erna atau di ela aikan dengan $aik# ehingga didapatkan uatu 'i ik "ang ehat dan tahan terhadap ham$atan maupun gangguan#demikian juga dalam $idang mental emo ional ehingga terdapat kepri$adian "ang matang. Salah atu un ur "ang memegang peranan dalam perkem$angan kepri$adian adalah Era a diri "ang n"amanF#"ang akan diperoleh dalam $entuk ka ih a"ang dari lingkungann"a atau penga uhn"a. Dengan adan"a ra a diri "ang n"aman maka anak akan dapat $elajar dengan $aik#tekun dan a$ar terutama $ila ia dihadapkan dalam $er$agai ma alah dalam kehidupan "ang menunggu pen"ele aian "ang wajar. Ditinjau dari $idang ilmu kedokteran jiwa ra a ra a diri "ang n"aman merupakan uatu 'aktor "ang utama#$agaimana $ila terjadi hal "ang e$alikn"aK Keadaan "ang menegangkan atau ra a diri "ang tak n"aman ter e$ut terutama $ila $erlang ung lama akan mengaki$atkan hal(hal "ang kurang $aik pula. Keadaan dimana ra a kurang n"aman akan mengaki$atkan uatu keke)ewaan atau 'ru tra i pada i anak. Si anak akan e)ara teru meneru dalam dirin"a mera a )ema #geli ah khawatir#ketakutan dan kurang tenang#untuk mengata i hal demikian ianak akan $eru aha mengata in"a dengan egala upa"a dan ener in"a#ini merupakan uatu itua i hidup "ang tidak e'i ien "ang eolah(olah pem$oro an ener i kreati' "ang ada. Dan $ila emua ener i telah dikerahkan untuk mengata i ketegangan "ang ada#apalagi "ang tertinggal untuk $elajar "ang lainn"aK Oleh e$a$ itu makin $e ar dan makin laman"a 'ru tra i terjadi#makin $e ar pula kemungkinan untuk tim$uln"a gangguan G gangguan jiwa pada indi*idu ter e$ut. Sikap ka ih a"ang atau menim$ulkan uatu kondi i "ang n"aman ter e$ut dari orang tua atau penga uh#ma ing(ma ing indi*idu akan mem$erikan re pon "ang $er i'at u$"ekti' dengan lain perkataan uatu rang angan tertentu akan

dire pon e)ara indi*idual#"ang $er$eda dari indi*idu "ang atu dengan "ang lainn"a. Sehingga dalam tum$uh kem$ang kepri$adian orang tua atau penga uh haru dapat menentukan uatu ikap "ang )o)ok untuk ma ing(ma ing indi*idu. Demikian juga dalam praktek atau pro e p ikoterapi diperlukan interpreta i pa ien endiri# ehingga p ikodinamika dan p ikoterapi memegang peranan "ang penting. OII.Pedoman Penggolongan dan diagno a ganggua jiwa. Pendekatan diagno a dan penilaian klinik. Kla i'ika i gangguan jiwa dan perilaku menurut Pedoman Penggolongan dan diagno a gangguPn jiwa III dengan *er i di krip i klini dan petunjuk diagno a dimak ud untuk penggunaan klinik#pendidikan dan pela"anan. Di krip i dan pedoman ini tidak mengandung implika i teoriti dan $ukan juga pern"ataan "ang komprehe n i' mengenai tingkat mutakhir dari gangguan ter e$ut. Pedoman diagno a ini merupakan jumlah dan ke eim$angan gejala "ang $ia a ditemukan pada ke$an"akan ka u untuk dapat menegakkan diagno a pa ti. Dalam penggolongan ini digunakan i tilah gangguan dengan mak ud untuk menghindari ma alah dengan penggunaan eperti pen"akit dan keadaan akit. (Edi ea e and illne F!#gangguan $ukanlah uatu i tilah "ang#pa ti tetapi men"atakan adan"a uatu kelompok gejala atau perilaku "ang dapat ditemukan e)ara klini dan di ertai dengan penderitaan pada ke$an"akan ka u dan $erkaitan dengan terganggunn"a 'ung i e eorang. Pen"impangan o ial atau kon'lik o ial aja tidak dima ukkan kedalam gangguan jiwa "ang dide'ini ikan di ini. Mengingat penggolongan gangguan jiwa angat $an"ak#hal ini akan di$i)arakan ter endiri#pada ke empatan ini akan di$i)arakan gangguan "ang ering di jumpai dalam praktek ehari(hari $aik e)ara pri$adi maupun di rumah akit. >angguan mental organik terma uk gangguan mental imtomatik. (1BB(1B5! Pada $agian ini $er$agai gangguan jiwa ata da ar pen"e$a$ aki$at pen"akit organo $iologik "ang mengenai u unan ara' pu at eperti in'ek i#kelainan kardio*a kuler atau adan"a rudapak a otak "ang mengaki$atkan di 'ung i otak. Penggunaan i tilah EorganikF dalam gangguan ini tidak $erarti gangguan "ang lain dalam penggolongan ini $er i'at non organik(dalam arti kata tidak ada da ar patologi otak/gangguan neurotran mitter!. Dalam kontek dewa a ini i tilah organik $ahwa indroma "ang $erkaitan dengan gangguan atau pen"akit i temik atau otak e)ara $e$a dapat didiagno a. On et dari gangguan ini e)ara teoritik dapatterjadi pada emua umur#ke)uali ma a anak(anak#namun dalam praktek klinik )enderung $erawal pada ma a dewa a Atau lanjut u ia#$e$erapa gangguan $er i'at irre*er i$el dan progre i'. >angguan ini $er i'at primer $ila lang ung mengenai otak atau ekunder aki$at pen"akit lainn"a diluar otak(dikenal juga e$agai gangguan E imtomatikJ!# edangkan gangguan otak aki$at alkohol atau ,at addikti' tidak

terma uk dalam golongan ini. >am$aran klini dari gangguan ini mem$entuk dua kelompok utama+ 4.Pertama $erupa indroma dengan gam$aran utaman"a "ang menonjol adalah+ gangguan 'ung i kogiti' eperti da"a ingat#da"a $elajar atau ganguan en orium eperti gangguan ke adaran atau perhatian. =.Kedua $erupa indroma "ang menonjol adalah gangguan per ep i eperti halu ina i#i i pikiran (waham!# ua ana pera aan(depre i#gem$ira#)ema ! atau pola umum dari kepri$adiann"a atau perilakun"a edangkan di 'ung i kogniti' dan en orikn"a amat minimal atau ukar dipa tikan.

4.D2M2&SIA. Demen ia merupakan indroma pada pen"akit otak "ang $er i'at kroni dan progre i' erta terdapat gangguan 'ung i luhur(E'ung i kortikalF! terma uk da"a ingat#da"a pikir#da"a $elajar#da"a orienta i#da"a pemahaman $aik dalam $erhitung dan $er$aha a erta kemampuan menilai. Ke adaran dalam hal ini dapat dikatakan $aikFtidak $erka$utF#$ia an"a di ertai dengan 'ung i kogniti' dan ada kalan"a diawali dengan kemero otan dalam pengendalian emo i#perilaku o ial atau moti*a i. Sindroma terjadi pada pen"akit Al,heimer#pen"akit ere$ro*a kuler dan kondi i lain e)ara primer atau ekunder mengenai otak. Dalam menilai demen ia perlu diperhatikan adan"a tanda(tanda pengenal "ang po iti' pal u eperti%'aktor emo ional dan moti*a ional "ang menurun e$agai pen"e$a$ dari kegagalan untuk $erkar"a terutama pada gangguan depre i. Demen ia umumn"a menunjukkan penurunan 'ung i inteletual "ang )ukup $e ar "ang mengganggu kegiatan e eorang dalam kehidupan ehari(hari eperti mandi#$erpakaian#makan#ke$er ihan diri $uang air ke)il dan $e ar. Kla i'ika i dementia + Demen ia pada pen"akit Al,heimer Demn ia Oa kuler. Demen ia pada pen"akit Pi)k Demen ia pada pen"akit Hutington Demen ia pada pen"akti Parkin on. Demen ia pada pen"akit HIO dan lain e$again"a. >angguan mental dan perilaku aki$at penggunaan ,at P ikoakti'.( 14B(145! Pada gangguan mental dan perilaku $lok ini $er*aria i lua dan $er$eda keparahann"a%dari intok ika i tanpa komplika i dan penggunaan "ang merugikan ampai p ikotik "ang jela dan demen ia#tetapi emua itu di e$a$kan oleh karena penggunaan atu atau le$ih ,at p ikoakti' dengan atau tanpa re ep dari dokter. Ieni gangguan "ang didapatkan dalam $lok ini+ -.I.Intok ika i akut. -.II.Penggunaan "ang merugikan. -.III.Sindroma ketergantungan. -.IO.Keadaan putu ,at. -.O.>angguan P ikotik.

-.I.Intok ika i Akut. Intok ika i akut merupakan uatu kondi i "ang tim$ul aki$at menggunakan alkohol atau ,at p ikoakti' lain ehingga terjadi gangguan+ke adaran#'ung i kogniti'#per ep i#a'ek(atauEperilakuF! dan 'ung i p iko'i iologik lainn"a. Pedoman diagno tk. a.-erkaitan dengan takaran alkohol atau ,at p ioakti'#ke)uali pada mereka "ang mengalami gangguan hati atau ginjal. $.Tidak terma uk didalamn"a aat o iali a i(pe ta! atau upa)ara keagamaan! ).Intok ika i merupakan 'enomena peralihan#akan normal kem$ali $ila tidak menggunakan ,at ter e$ut. d.>ejala intok ika i%gangguan ke adaran#intelek#pera aan#agitati'#depre i' dan lain e$agin"a. -.II.Penggunaan "ang merugikan. Pedoman diagno tik+ &"ata mengganggu ke ehatan jiwa atau 'i ik. Sering dike)am oleh pihak lain eringkali di ertai $er$agai kon ekwen i o ial "ang tidak diinginkan. -.III.Sindroma ketergantungan. Merupakan kelompok 'enomena 'i iologi maupun p ikologi (perilaku# kogniti'!#untuk menggunakan uatu ,at atau golongan ,at tertentu "ang mendapat priorita le$ih tinggi#ketim$ang "ang lainn"a. Mi aln"a+ le$ih $aik tidak makan dari pada tidak menggunakan ,atK Memper$an"ak pola penggunaan ,at p ikoakti' mi aln"a ke)enderungan minum alkohol pada hari kerja#ketim$ang akhir minggu#dengan menga$aikan larangan o ial. >am$aran utama "ang kha +keinginan "ang angat kuat menggunakan ,at p ikoakti' atau tem$akau#$ia an"a ditemukan ketika $eru aha untuk menghentikan atau mengata i penggunaan ,at. Pedoman diagno tik+ Diagno a pa ti $ila ditemukan tiga atau le$ih kriteria di$awah ini#dialami dalam ma a etahun e$elumn"a. a.adan"a dorongan keinginan "ang kuat atau dorongan "ang memak a(kompul i'! untuk menggunakan ,at. $.Ke ulitan dalam mengendalikan perilaku penggunaan ,at ejak awal#u aha penghentian atau tingkat penggunaann"a. ).keadaan putu ,at e)ara 'i iologi ketika penghentian penggunaan ,at atau pengurangan#ter$uti orang ter e$ut menggunakan ,at atau golongan ,at "ang ejeni untuk mengurangi menghilangkan atau menghindari terjadin"a gejala putu ,at. d.adan"a $ukti toleran i#peningkatan do i dari e$elumn"a untuk mendapat e'ek "ang ama#khu u n"a pada alkohol dan opiat. e. e)ara progre i' menga$aikan alternati' menikmati ke enangan karena menggunakan ,at p ikoakti' lain#meningkatn"a waktu "ang diperlukan untuk mendapatkan atau menggunakan ,at atau pulih dari aki$atn"a. '.teru menggunakan ,at me kipun men"adari adan"a aki$at "ang merugikan ke ehatan# eperti gangguan 'ung i hati atau depre i.

Keadaan putu ,at. Kedaan putu ,at merupakan ekelompok gejala "ang terjadi pada penghentian pem$erian ,at# etelah penggunaan tru meneru dalam jangka panjang dan atau do i tinggi. On et dan perjalanan pen"akitn"a tergantung jeni ,at dan do i "ang digunakan. Dapat di ertai dengan komplika i kejang(kejang. Pedoman diagno tik. Q Keadaan putu ,at e$agai diagno a utama $ila merupakan ala an rujukan dan )ukup parah ehingga memerlukan perhatian medik. Q >angguan p ikologi +an3ieta #depre i dan gangguan tidur#merupakan gam$aran umum. Q Keadaan akan mereda $ila menggunakan ,at diteru kan. Diagno a keadaan putu ,at+ Q Keadaan putu ,at dengan kon*ul i atau tanpa kon*ul i. Q Keadaan putu ,at dengan delirium -.O.Keadaan putu ,at >angguan P ikotik. 1enomena ini merupakan ekelompok gejala p ikotik elama atau egera etelah penggunaan ,at ditandai oleh halu ina i n"ata# kha gejala(gejala halu ina i auditorik#kekeliruan identi'ika i#waham dan atau gaga an "ang men"angkut diri endiri( eing $er i'at paranoid atau kejaran!. D 2 M A S. Ke)ema an(an3iet"! ini merupakan gejala klini "ang ering terjadi dalam p ikiatri#demikian juga dengan gejala depre i#dimana kedua gangguan ini ering nampak dalam pela"anan ke ehatan da ar. Sen a i ke)ema an ering dialami oleh hampir emua indi*idu%"aitu uatu pera aan ketakutan "ang men"eluruh#tidak men"enangkan $er i'at amar( amar# eringkali di ertai gejala(gejala otonomik( eperti n"eri kepala#jantung $erde$ar#gangguan lam$ung ringan#maupun $erkeringat !. Seorang "ang )ema mungkin mera a geli ah#tidak $i a duduk atau $erdiri lama#dan gejalan"a )enderung $er*aria i antara indi*idu "ang atu ke indi*idu lainn"a lainn"a. Pada pemerik aan pa ien dengan gejala klini ke)ema an perlu kita ingat apakah hal itu merupakan ke)ema an "ang primer#atau ekunder dari gangguan lainn"a eperti gangguan depre i#o$ e i atau 'o$ia#atau merupakan uatu ke)ema an "ang normal. Ke)ema an ekunder $ia an"a $er i'at ringan dan tak $erlang ung lama#ke)ema an itu akan hilang $ila gangguan "ang men"ertain"a hilang. Ke)ema an "ang normal $ia an"a akan terjadi pada anak(anak $erpi ah dengan orang tuan"a#anak(anak pertama ma uk ekolah#dan $agi iapa aja "ang merenungkan atau mengalami pen"akit. Sehingga dapat dikatakan ke)ema an normal adalah uatu ke)ema an "ang tim$ul aki$at pertum$uhan%peru$ahan%dan mengalami pengalaman $aru#dan i'at ke)ema an ter e$ut mempun"ai inten ita "ang ringan dan dura in"a tidak lama.

Sedangkan ke)ema an patologi adalah re pon indi*idu "ang tidak e uai dengan timulu "ang ada#di amping itu mempun"ai i'at inten ita "ang $erat erta $erlang ung dalam waktu lama. -ata an ke)ema an. Ke)ema an adalah uatu pera aan "ang di'u #tidak men"enangkan dan $er i'at amar( amar# eringkali di ertai gejala otonomik eperti n"eri kepala# $erkeringat#palpita i#dada tertekan dan n"eri lam$ung ringan#di ertai ketidak mampuan untuk $erdiri dan duduk dalam waktu lama. Pen"e$a$n"a $ia an"a tak jela #dan merupakan kon'lik internal. Ke)ema an di$edakan dengan pera aan ketakutan#dimana%ketakutan merupakan uatu re pon indi*idu akan an)aman "ang diketahui jela dan $er i'at ek ternal(dari luar indi*idu!#datangn"a ti$a(ti$a dan mem$aha"akan. Pada da arn"a kedua hal ter e$ut merupakan reak i emo i "ang ama#dan dianggap in"al atau pertanda/peringatan. Ke)ema an memperingatkan akan adan"a $aha"a internal maupun ek ternal#dan memiliki kualita pen"elamatan hidup# ehingga dapat dikatakan e$agai 'ung i adapti'#agar e eorang melakukan uatu tindakan tertentu untuk men)egah terjadin"a kejadian "ang tidak diinginkan. Pen"e$a$ ke)ema an patologi . -e$erapa kon ep teori e$agai pen"e$a$ ke)ema an patologi + 4. Teori p ikoanalitik+ i. Ke)ema an id atau impul $erhu$ungan dengan ketidak n"amanan primiti'(dorongan kehendak "ang tidak terpua kan!. ii. Ke)ema an perpi ahan ketakutan akan kehilangan )inta dan ditelantarkan oleh kedua orang tuan"a. iii. Ke)ema an ka tra i pada ma a oedipal('anta i ka tra i pada ma a oedipal!. i*. Ke)ema an uperego#aki$at lang ung dari perkem$angan akhir uperego datangn"a laten i pra oedipal. =. Teori perilaku/teori $elajar+ i. Ke)ema an merupakan re pon "ang di$ia akan terhadap timuli lingkungan "ang pe i'ik. ii. Meniru re pon ke)ema an orang tuan"a.(teori $elajar o ial! 6. Dalam pendekatan kogniti' ke)ema an "ang non'o$ik merupakan pola $erpikir "ang alah terdi tor i atau tidak produkti'. 7. Teori ek ten ial% Men"adari adan"a kehampaan "ang menonjol dalam dirin"a#pera aan "ang le$ih mengganggu daripada penerimaan kematian "ang tidak dapat dihindari. ;. Teori $iologi % Perkem$angan teori neurop ikiatrik aat ini#merupakan uatu kon ep pikiran "ang men"atakan $ahwa peru$ahan $iologi dapat diukur pada pa ien dengan gangguan ke)ema an aki$at kon'lik p ikologi . Tiga neurotran miter utama "ang $erhu$ungan dengan ke)ema an $erda arkan penelitian pada $inatang dan re pon o$at anti depre an adalah norepine'rin# erotonin dan gama amino$ut"ri) a)id(>A-A!. Dari penelitian pen)itraan otak pada ke)ema an "ang pe i'ik adan"a temuan a$normal pada hemi phere kanan#tetapi tidak pada hemi phere kiri.

Hal ini menunjukkan uatu a imetri hemi phere ere$ral mungkin menunjukkan hal "ang penting dalam perkem$angan gangguan ke)ema an. Dari ha il pemerik aan dengan emi i po itron tomogra'i(P2T!#emi i 'oton tunggal(SP2DT! dan elektroen)ephalogra'i pada gangguan ke)ema an dilaporkan adan"a kelainan didaerah kortek 'rontali #ok ipitali dan temporali . >angguan ke)ema an. >am$aran e en iel dari gangguan ini adan"a an3ieta "ang men"eluruh dan $ertahan lama. >ejala dominan angat $er*aria i#tetapi adan"a keluhan "ang la,imn"a ering dijumpai adalah+tegang $erkepanjangan#gemetaran#ketegangan otot#$erkeringat#kepala tera a ringan#palpita i dan keluhan epiga trik. Keluhan "ang ering diungkapkan adalah ketakutan dirin"a atau anggota keluargan"a akan menderita akit atau ke)elakaan dalam waktu dekat. >angguan ini la,imn"a terjadi pada wanita dan eringkali $erkaitan adan"a tre lingkungan "ang kroni . Perjalanan pen"akitn"a $er*aria i tetapi )enderung $er'luktua i dan kroni . Pedoman diagno tik+ 4. Penderita haru menujukkan gejala(gejala an3ieta primer#$erlang ung hampir etiap hari dan $erlang ung $e$erapa minggu $ahkan $ulan. =. Ke)ema an akan ma a depan#kuatir akan $erna i$ $uruk. 6. Adan"a ketegangan motorik( akit kepala#tidak dapat antai tremor dan e$again"a!. 7. O*erakti*ita otonomik(kepala tera a ringan#$erkeringat# takhikardia#takhipnea#mulut kering#keluhan epiga trium dan e$again"a! Dalam kelompok gangguan an3ieta ini kita mengenal adan"a gangguan( gangguan+ 4. An3ieta 1o$ik+an3ieta di)etu kan $ila ada itua i atau o$"ek "ang jela dari luar indi*idu itu endiri "ang e)ara umum tidak mem$aha"akan. a. Agora 'o$ia+ $. 1o$ia o ial. ). 1o$ia kha + d. An3ieta kondi i medik umum. Pada tahun 459B D.S.M.III(Diagno ti) and Stati ti)al Manual o' mental di order !mengenalkan kategori diagno ti) $aru#"ang e$elumn"a dikategorikan e$agai neuro i ke)ema an#"ang ekarang di e$ut+ >.A.D(>enerali,ed An3iet" Di order! atau >angguan Ke)ema an .mum#"ang merupakan uatu ke atuan diagno ti) terpi ah.. >angguan ke)ema an .mum. Kriteria Diagno tik(D.S.M.IO!. A.Ke)ema an atau kekuatiran "ang $erle$ih tentang ejumlah kejadian atau akti*ita eperti pekerjaan atau pre ta i ekolah "ang ekurang(kurangn"a $erlang ung elama 8 $ulan atau le$ih. -.Orang mera a ulit mengendalikan perilakun"a. D.Ke)ema an daan kekuatiran di ertai paling edikit tiga atau le$ih dari gejala ini+ 4.Kegeli ahan atau pera aan $er emangat .

=.Mera a mudah lelah. 6.Sulit $erkon entra i atau pikiran menjadi ko ong. 7.Irrita$ilita . ;.ketegangan otot. 8.>angguan tidur. D.1oku ke)ema an dan kekuatiran tidak ter'oku pada ak i I.mi aln"a $ukan karena erangan pani)#atau malu dipu$lik atau mera a terkontamina i dan tidak terjadi emata(mata karena tre pa )a traumati). 2.Ke)ema an atau kakuatiran atau gejala 'i ik men"e$a$kan penderitaan $ermakna e)ara klini atau gangguan pada 'ung i o)ial#pekerjaan#atau 'ung i lainn"a "ang penting. 1.>angguan $ukan karena e''ek 'i iologi lang ung uatu ,at atau gangguan lainn"a. >am$aran klini ke)ema an umum. >ejala klini utama adalah+ke)ema an#ketegangan motorik hiperakti*ita otonomik#di ertai kewa padaan kogniti'. Si'at ke)ema an $erle$ih ehingga menganggu a pek lain dari kehidupan pa ien. Ketegangan motorik $ermani'e ta i gemetaran#n"eri kepala# Hiperakti*ita ering $ermani'e ta i dalam e ak napa #keringat $erle$ihan#palpita i#dan $er$agai gejala ga trointe tinal# eperti mual#n"ei epiga trium dan lain e$again"a. Mani'e ta i kogniti' ering nampak pada kewa padaan "ang $erle$ih#mudah ter inggung# erta mudah terkejut. >angguan ke)ema an karena kondi i medik. >angguan ke)ema an karena kondi i medik umum e$agai indroma ke)ema an organik#merupakan gangguan mental organik "ang $erhu$ungan dengan gangguan atau kondi i 'i ik. 2pidemiologi. >ejala ke)ema an "ang $erhu$ungan dengan kondi i medik umum ering ditemukan#dengan in iden gangguan $er*aria i untuk ma ing(ma ing kondi i medik. .mumn"a mereka jarang $ero$at karena ke)ema ann"a#walaupun kita ketahui $ahwa ke)ema an akan memperlam$at pen"em$uhan dari gangguan medikn"a. 2TIO@O>I. Pe$agai kondi i medik dapat men"e$a$kan gangguan ke)ema an eperti+ hipertiroidi m#hipotiroidi m#hipoparatiroidi m dan de'i ien i *it -4=. Pada 'eokromo itoma dimana mengha ilkan epinephrine $erle$ihan dapat men"e$a$kan ke)ema an parok imal# edangkan pada hipoglikemi# indroma kar inoid#keganana an i temik dapat mem$erikan gejala men"erupai ke)ema an. Dilaporkan juga po t en)ephaliti dan le i tertentu pada otak dapat menim$ulkan ke)ema an. >angguan pani) dapat ditim$ulkan aki$at arritmia kordi #mekani me terjadin"a aki$at gangguan 'i iologik i tim adrenergi)#dan e''ek i tim erotonin. >am$aran klini .

Se$agai klini i haru menaruh ke)urigaan terutama pada pada gangguan ke)ema an "ang kroni atau parok i mal#"ang $ia an"a di ertai pen"akit 'i ik e$agai pen"e$a$ gangguan ter e$ut. Sindroma "ang mirip dengan gangguan pani) adalah gam$aran klinik "ang ering ditemukan KRIT2RIA DIA>&OSTIK .&T.K >A&>>.A& K2D2MASA& KAR2&A KO&DISI M2DIK+ A.Ke)ema an "ang menonjol# erangan pani) atau o$ e i kompul i "ang mengu ai gam$aran klini . -.Terdapat $ukti($ukti ada riwa"at pen"akit#pemerik aan 'i ik atau temuan la$oratorium $ahwa gangguan aki$at 'i iologi lang ung dari kondi i medi . D.>angguan tidak dapat diterangkan oleh gangguan mental lainn"a(mi aln"a gangguan pen"e uaian dengan ke)ema an%dimana tre or adalah uatu kondi i medi umum "ang eriu .! D.>angguan tidak terjadi emata(mata elama perjalanan uatu delirium. 2.>angguan men"e$a$kan penderitaan "ang $ermakna e)ara klini atau gngguan dalam 'ung i o)ial#pekerjaan atau 'ung i penting lainn"a. Se$utkan jika+ Dengan ke)ema an umum+ Iika ke)ema an atau ra a kuatir "ang $erle$ihan tentang ejumlah kejadian atau akti*a i mengua ai gam$aran klini . Dengan erangan pani)%jika erangan pani) mengu ai gam$aran klini . Dengan gejala o$ e i Gkompul i'%jika o$ e i atau kompul i' mengua ai gam$aran klini . >A&>>.A& PA&IK. Ditandai dengan adan"a erangan panik "ang pontan dan tidak diperkirakan# merupakan periode ke)ema an dan ketakutan "ang kuat dan relati*e ingkat($ia an"a kurang dari atu tahun!ditandai "ang di ertai oelh gejala omatik tertentu eperti palpita i dan tahipnoea. >angguan panik ering di ertai dengan agorapho$ia(ketakutan $erada endiri ditempat(tempat umum eperti upermarket! . Dilihat dari ejarah i tilah gangguan panik $era al dari jantung irrita$le#"ang ditemukan oleh Ia)o$ Mende Da Do ta#Di e$ut e$agai indroma Da )o ta. 2pidemiologi+ Dari penelitian di Amerika erikat untuk pre*alen i eumur hidup untuk gangguan panik Adalah 4#; ampai 6 per en dan untuk erangan panik adalah 6 ampai 7 per en. :anita dua ampai tiga kali le$ih ering terkena dari pada laki(laki. >angguan paling ering pada dewa a muda#namun dapat juga $erkem$ang pada etiap u ia. 2tiologi.

A.1aktor $iologi + Pato'i iologi gangguan pani) dan Agora'o$ia adn"a di regula i i tim ar' peri'er dan pu at.

Salah atu kon ep pen"e$a$ gangguan adalah terjadin"a kelainan $iologi didalam truktur dan 'ung i jaringan otak#dimana i tim neurotran mitter utama "ang terli$at adalah+ noepinephrine# erotonin dan gamma amino$ut"ri) a)id(>A-A!. 0ang ke eluruhan penelitian memu atkan diri pada $atang otak#khu u n"a noradrenergik di lo)u ereleu dan erotonin di nu)leu raphe mediali . Si tim lim$ik $ertanggung jawa$ terjadin"a ke)ema an terle$ih dahulu dikenal e$agai anti)ipator" an3iet" dan kortek pre 'rontali $ertenggung jawa$ untuk terjadin"a penghindaran 'o$ik. Pen)itraan otak. Pada penelitian pen)itraan otak e)ara tru)tural#M.R.I(magneti) re onan)e imaging!#pada pa ien gangguan pani) menunjukkan patologi di lo$u temporali khu u n"a h"po)ampu . Pada pe)itraan otak 'ung ional P.2.T.(po itron emi ion tomograph"! menunjukkan adan"a deregula i aliran darah ere$ral%*a okon trik i ere$ral "ang men"e$a$kan men"e$a$kan gejala u unan ara' pu at eprti pening#dan gejala i tim ara' peri'er di e$a$kan oleh hiper*entila i dan hipokapnia. -.1aktor >enetik. Pada penelitian ditemukan $ahwa 'a)tor geneti) mempun"ai re iko empat ampai delapan kali lipat pada anak audara ederajat. D.1aaktor P iko o ial. Teori kogniti' perilaku#ke)ema an merupakan uatu re pon "ang dipelajari $aik dari modeling orang tua atau melalui pem$ia aan kla ik. . Kriteria diagno ti) erangan panik.(ta$le dari DSM(IO!. Datatan + Suatu periode tertentu adan"a ra a takut atau tidak n"aman#dimana empat atau le$ih gejala(gejala di$awah ini terjadi e)ara ti$a(ti$a dan men)apai pun)akn"a dalam 4B menit. 4.Palpita i#jantung $erde$ar dengan kuat#atau ke)epatan $ertam$ah )epat. =.$erkeringat. 6.gemetar atau $ergon)ang. 7.Ra a e ak napa atau tertahan. ;.pera aan ter)ekik. 8.n"eri dada atau pera aan tak n"aman. A.mual atau gangguan perut. 9.pera aan pu ing#go"ang atau mela"ang atau ping an. 5. dereali a i(pera aan tidak realita !atau deper onali a i($ukan mera a dirin"a! 4B.ketakutan kehilangan kendali atau menjadi gila. 44.ra a takut mati. 4=.pare te i(mati ra a atau en a i geli! 46.menggigil atau pera aan pana . Kriteria gangguan panik tanpa Agora 'o$ia. A.-aik (4! dan (=!. 4. erangan pani) rekuren "ang tidak diharapkan. =. ekurang(kurangn"a atu erangan telah diikuti oleh ekurang(kurangn"a 4 $ulan Atau le$ih $erikut ini+

a.kekuatiran menetap akan mengalami erangan tam$ahan. $.ketakutan tentang arti erangan atau atau aki$atn"a. Mi aln"a kehilang kendali#menjadi gila atau menderita erangan jantung. ).peru$ahan prilaku $ermakna $erhu$ungan dengan erangan. -.tidak terdapat agorapho$ia. D. erangan pani) $ukan karena e''k 'i iologi lang ung dari ,at(mi aln"a o$at "ang di alah gunakan#atau medika i atau dari kondi i medi umum mi aln"a hipertiroidi m. D. erangan pani) $ukan di e$a$kan oleh gangguan mental lain('o$ia pe i'ik# itua i o)ial "ang ditakuti#gangguan tre pa )a traumati)#gangguan o$ e i kompul i#. Kriteria untuk Agora'o$ia. Datatan+Diagno a "ang dituli kan adalah gangguan panik dengan agorapho$ia#atau agora 'o$ia tanpa riwa"at panik.! A.Ke)ema an $erada di uatu tempat atau itua i dimana kemungkinan ulit melolo kan diri(atau malu! atau dimana mungkin tidak mendapat pertolongan $ila terjadi erangan panik atau gejala mirip panik "ang tidak diharapkan atau di e$a$kan oleh itua i. Ra a takut agora'o$ik $ia n"a mengenai kumpulan itua i karakteri tik mi aln"a+diluar rumah endirian#$erada ditempat ramai atau $erdiri di e$uah $ari an#$erada diata jem$atan atau $epergian dengan $u atau kereta atau mo$il Datatan+diagno a 'o$ia pe i'ik jika penghindaran adalah ter$ata pada atu atau han"a $e$erapa itua i pe i'ik#atau 'o$ia o)ial jika ter$ata pada itua i o)ial. -.Situa i "ang dihindari(mi aln"a jarang $epergian!atau jika dilakukan dengan penderitaan "ang jela atau dengan ke)ema an akan mendapatkan erangan pani) atau gejala mirip pani) atau perlu diddampingi teman. D.Ke)ema an atau gangguan 'o$ik $ukan aki$at gangguan mental lain.

>angguan O$ e i'(kompul i'. Diri utama gangguan ini adalah pikiran o$ e i' atau tindakan kompul i'(tindakan $erulang(ulang!. Pikiran o$ e i' adalah gaga an#$a"angan pikiran atau impul "ang tim$ul dalam pikran indi*idu e)ara $erulang(ulang#umumn"a mengganggu dan eringkali me)o$a menghilangkann"a namun tak $erha il. -a"angan atau pikiran ter e$ut $ia an"a hal(hal "ang negati' mi aln"a $erupa pikiran(pikiran kekera an atau pikiran(pikiran "ang kotor atau merupakan hal "ang epele. Tindakan kompul i' adalah uatu tindakan tereotipik#$erulang(ulang#walaupun tidak mengha ilkan e uatu "ang $erman'aat dan eringkali tidak di adari indi*idu#$ila di adari indi*idu tidak $ia a men)egahn"a.

-ia an"a walaupun di adari indi*idu gerakan ter e$ut tidak ada man'aatn"a#dan $eru aha $erulang kali untuk menentangn"a namun tidak $erha il#pada ka u kroni #re i ten i udah menjadi minimal. Me kipun eringkali terlihat gejala otonomik dari an3ieta #$i a juga merupakan pera aan tertekan dan tegang#tanpa di ertai gejala otonomik "ang jela . Ada kaitan erat antara o$ e ional dan depre i#indi*idu dengan gejala o$ ei kompul i' eringkali menunjukkan gejala depre i dan e$alikn"a pa ien dengan gangguan depre i' dapat mengem$angkan pikiran(pikiran o$ e ional. Se)ara epidemiologi pikiran gangguan o$ e i(kompul i' umumn"a eim$ang antara laki(laki dan wanita#dan eringkali dilator $elakngi oelh pikiran anaka tik "ang menonjol. On et $ia an"a pada ma a anak(anak dan dewa a muda. Perjalanan pen"akit pen"akitn"a )enderung menjadi kroni $ila tidak ada gejala depre i "ang n"ata. Pedoman diagno tik. .ntuk menegakkan diagno i pa ti#gejala(gejala o$ e ional dan tindakan kompul i' haru ada um$er di tre atau gangguan akti*ita .>ejala(gejala o$ e ional mempun"ai )irri()iri+ 4.Haru dikenal atau di adari impul dari indi*idu endiri. =.Sedikitn"a ada atu pikiran atau tindakan "ang tidak $i a dilawan#me kipun ada lainn"a "ang tidak lagi dillawan penderita. 6.Pikiran untuk melak anakan tindakan ter e$ut diata $ukan merupakan hal "ang mem$erikan kepu an atau ke enangan.( ekedar pera aan lega dari ketegangan atau pera aan an3ieta tidak dianggap e$agai ke enangan.! 7.Pikiran#$a"angan atau impul ter e$ut haru merupakan pengulangan "ang tidak men"enangkan. Reak i terhadap tre $erat dan gangguan pen"e uaian. Kategori gangguan dalam kelompok ini dikenal elain ata da ar gejala(gejala gangguan klini dan perjalanan pen"akitn"a #haru ada alah atu dari kedua 'aktor pen)etu ini + Q tre $erat "ang akan mengaki$atkan gangguan tre akut pada iapa aja "ang meneriman"a atau Q adan"a peru$ahan dalam kehidupan "ang e)ara emo ional menim$ulkan pera aan tidak n"aman "ang $erkelanjutan "ang $eraki$at uatu gangguan pen"e uaian. Reak i tre akut. Reak i tre akut merupakan re pon terhadap terhadap tre 'i ik maupun mental "ang $erat eperti $en)ana alam#ke)elakaan#peperangan#tindakan perko aan atau kriminal lainn"a "ang mengan)am jiwa e eorang! atau uatu peru$ahan mendadak#tanpa adan"a gangguan jiwa lain. Pedoman diagno tik+ Q Haru adan"a kaitan waktu "ang lang ung dan jela antara terjadin"a tre or dan reak i indi*idu($i a lang ung atau etelah $e$erapa menit atau jam.!. Q >am$aran gejala pada permulaann"a terpaku(da,e!#kemudian akan tampak gejala e$agai $erikut%depre i#kemarahan#keke)ewaan#o*er a)ti*e dan tindakan

penarikan diri akan tetapi tidak atupun dari gejala ter e$ut mendomina i dalam waktu lama. Q >ejala(gejala dapat menghilang dengan )epat#paling lama etelah =7(79 jam.

>angguan pen"e uaian. >angguan pen"e uaian merupakan uatu gangguan "ang tim$ul pada itua i( itua i tre "ang u$"ekti' dan gangguan emo ional $ia an"a mengganggu kinerja dan 'ung i o ial indi*idu. Predi po i i atau kerentanan indi*idu dalam hal ini le$ih $erperan. On et $ia an"a atu $ulan etelah terjadin"a peri tiwa "ang merupakan tre or. >ejala(gejala "ang tim$ul $er*aria i dari depre i#ke)ema an di ertai di a$ilita dalam mengerjakan pekerjaan rutin#dan laman"a gejala tidak le$ih dari enam $ulan. >angguan tre pa )atraumatik. Supa"a pa ien dapat dikla i'ika ikan dalam gangguan ini#mereka haru mengalami tre or "ang $e ar "ang akan traumatik $agi etiap orang "ang mengalamin"a eperti%trauma peperangan#$en)ana alam#pen"erangan#perko aan dan ke)elakaan "ang eriu . P ikopatologi+ 4. Pengalaman kem$ali trauma melalui mimpi atau pikiran "ang mem$angunkan trauma ter e$ut. =. Penghindaran "ang per i ten terhadap trauma dan penumpulan re pon . 6. Adan"a ke adaran "ang $erle$ih terhadap tre . 7. >ejala(gejala tim$ul pada elama dua hari ampai empat minggu.

2pidemiologi. Pre*alen i eumur hidup dan umumn"a 4 ampaai 6 pro en dari popula i akan mengalami#dan ; ampai 4; pro en akan mengalami gejala(gejala u$klini >angguan ini $i a terjadi pada emua umur#namun paling menonjol pada dewa a muda#trauman"a $i a $erupa peperangan#$en)ana alam#pen"erangan atau perko aan. 2TIO@O>I+ Diperlukan adan"a tre or "ang akan menjadi traumatik $agi etiap indi*idu. 1aktor predipo i i+ 4. adan"a trauma ma a anak(anak. =. gangguan kepri$adian. 6. i tim pendukung "ang kurang. 7. kerentanan kon titu ional. ;. kehidupan "ang penuh tre . Kon ep p ikodnamika+ Kogniti' teori+

Se)ara kogniti' "ang $er angkutan tidak mampu mempro e atau mera ionali a ikan ma alah "ang dihadapin"a.Dalam pola pikirn"a ter$entuk uatu kon ep mengenai trauma ter e$ut "ang menakutkan. P ikoanalitik+ mengakti*a i kon'lik p ikologik "ang e$elumn"a diam. DIA>&OSA+ Kriteria diagno a gangguan tre pa )a traumatik(DSMIO!. A.Orang terpapar dengan kejadian traumatik e$agai $erikut+ 4. Orang mengalami#men"ak ikan atau dihadapkan dengan trauma "ang mengan)am kehidupan . =. Re pon orang ter e$ut mera a takut "ang angat kuat atau mera tak $erda"a. -.Kejadian traumatik ter e$ut e)ara menetap dialami kem$ali dalam atu atau le$ih melalui )ara $erikut + Terjadin"a pengingatan kem$ali dari trauma ter e$ut melalui pro e pikir#$a"angan atau per ep i. Mimpi $erulang tentang kejadian trauma ter e$ut. -erperilaku atau mera a kejadian traumatik $erulang kem$ali. Reakti*a i p ikologi internal atau ek ternal aat terpapar dengan kejadian#men"im$olkan. Penderitaan p ikologi kuat. D.Penghindaran timulu "ang per i ten $erhu$ungan dengan trauma# eperti+ . aha untuk menghindari pikiran#per ep i atau per)akapan "ang $erhu$ungan dengan trauma. . aha untuk menghindari akti*ita #tempat atau orang "ang men"adarkan rekolek i dengan trauma. tidak mampu untuk mengingat a pek penting dari trauma. pera aan terlpa atau a ing dari orang lain. rentang a'ek "ang ter$ata . pera aan $ahwa ma a depan menjadi pendek. D.Adan"a gejala menetap eperti+ ke ulitan tidur. adan"a irrita$ilita . ulit kon entra i. kewa padaan $erle$ihan. re pon kejut "ang $erle$ihan. 2.@aman"a gangguan le$ih dari atu $ulan. 1.>angguan men"e$a$kan penderitaan "ang $ermakna#'ung i o ial#pekerjaan atau 'ung i lainn"a. On et merupakan tenggang waktu dari adan"a pen"e$a$ ampai tim$ul gejala( gejala klini . On et dikatakan akut laman"a kurang 6 $ulan% u$akut laman"aantara 6(8 $ulan dan kroni le$ih dari enam $ulan.

Stre Apa "ang dimak ud dengan tre K Pengertian tre adalah uatu $entuk ketegangan "ang mempengaruhi alat(alat tu$uh#$ila ketegangan ter e$ut ma ih dapat ditolerir di e$ut eu tre # edangkan $ila tidak dapat ditolerir di e$ut di tre "ang# menim$ulkan peru$ahan $aik perilaku maupun 'i ik. Pen"e$a$ dari tre dikenal dengan i tilah tre or "ang $erupa itua i atau kondi i tertentu $aik 'i ik maupun p ikologik. Stre or 'i ik eperti%polu i udara#ke$i ingan atau egala e uatu "ang ditangkap pan)aindera dengan kwalita maupun kwantita mele$ihi am$ang. Stre or p iki eperti dorongan kehendak "ang tak terpenuhi#imagina i tertentu "ang menakutkan dan lain e$again"a. Pada da arn"a tre or ini merupakan uatu peru$ahan itua i. Dalam kehidupan tre or tak dapat dihindarkan#"ang menjadi ma alah ialah $agaimana kita dapat hidup dengan tre or tanpa adan"a di tre . Pro e terjadin"a tre #$ila kita menghadapi uatu peru$ahan 'i ik maupun p iki # adar atau tidak tu$uh akan mengadakan anti ipa i# elama terjadi anti ipa i ter e$ut terjadi uatu peru$ahan pada i tim ara'# i tim hormonal# i tim pen)ernaan#dan i tim kardio*a kuler. Anti ipa i ini $i a $erha il dan tak $erha il. -erda arkan anti ipa i ter e$ut kita mengenal $e$erapa tahapan dari tre % Tahap I+ Adalah uatu itua i dimana ia mera a mempun"ai kemampuan "ang meningkat#pan)aindera menjadi le$ih tajam erta emangat "ang meningkat#"ang $ia an"a $i a $elang ung $er$ulan( $ulan ampai atu dua tahun#tahapan ini $ia an"a men"enangkan namun tanpa di adarin"a $ahwa ener in"a mulai mengurang. Tahap II+ Dalam tahap ini ener i p iki maupun 'i ik mulai $erkurang. Dalam tahapan ini $ia an"a hal(hal "ang men"enangkan mulai hilang dan tim$ul keluhan( keluhan karena )adangan ener i mulai tak )ukup lagi untuk epanjang hari dan keluhan "ang ering dikemukakan adalah+ R Mera a letih aat $angun pagi. R Mera a lelah e udah makan iang. R Atau mera a lelah menjelang ore hari. R Terkadang adan"a gangguan dalan i tim pen)ernaan#$erupa diarrhea ringan#perut kem$ung#atau di ertai jantung "ang $erde$ar. Tahap ke III.#gejala(gejala menjadi le$ih menonjol+ R akit perut#mule ering ingin ke$elakang. R Otot(otot tera a le$ih tegang. R Pera aan tegang emakin meningkat. R -ia an"a di ertai adan"a gangguan dalam tidur. R -adan tera a o"ong dengan pera aan mau ping an. Tahap ke IO. Tahapan ini menunjukkan keadaa$ "ang le$ih $uruk lagi "ang ditandai dengan )irri()iri e$agai $erikut+ R .ntuk $ertahan epanjang hari tera a ulit.

R Kegiatan "ang emula men"enangkan kini tera a ulit. R Kehilangan kemampuan untuk menaggapi itua i#pergaulan o)ial dan kegiatan(kegiatan rutin lainn"a tera a $erat. R Tidur makin ukar. R Kemampuan kon entra i menurun tajam. R Pera aan takut dan )ema "ang ulit dijela kan e$a$n"a. Tahap ke O. Tahap ini merupakan keadaan "ang le$ih mendalam dari tahap ke IO+ R Keletihan "ang mendalam. R .ntuk pekerjaan "ang ederhana aja kurang mampu. R Pera aan taku menjadi pani). Tahap ke OI. Tahapan ini $ia an"a merupakan tahapan pun)ak#gejala(gejala+ R De$aran jantung tera a amat kera R &apa menjadi e ak dan megap(megap. R -adan gemetar#tu$uh dingin keringat $er)u)uran. R Kadang(kadang terjadi ping an. Tak jarang pada tahapan "ang $er angkutan di$awa ke unit gawat darurat. -ila kita lihat e)ara men"eluruh tahapan(tahapan ini menunjukkan gejala(gejala p iki dan 'i ik#dimana di$idang 'i ik $erupa kelelahan dan di$idang p iki $erupa depre i dan ke)ema an.. >angguan Somato'orm Mani'e ta i gangguan p ikiatri umumn"a menunjukkan gejala(gejala $adaniah# eperti pada gangguan panik nampak tremor#palpita i dan h"perpnea.%pada depre i adan"a kon tipa i#mulut kering di ertai $erat $adan menurun. Se)ara umum hal ini diketahui pa ien dan doktern"a $ahwa gejala(gejala $adaniah dan p ikologik ini elalu $erdampingan#"ang kadang(kadang men"ulitkan pro e diagno a.Apakah gangguan 'i ik atau gangguan p ikiatrik "ang utamaK Dalam hal ini perlu kita ingat $ila pa ien telah datang $erulang(ulang dengan keluhan $adaniah apalagi telah mengunjungi $e$erapa dokter#$ergantian untuk kon ulta i dan pengo$atan#maka perlu dipikirkan 'aktor mental emo ional memegang peran "ang dominan. Pada kelompok gangguan ini umumn"a gejala omatik($er$agai organ tu$uh!)ukup eriu # namun tidak ditemukan penjela an medik "ang jela #tetapi mengaki$atkan penderitaan pa ien erta mempengaruhi peran o ial dan pekerjaann"a. Dalam gangguan omato'orm ini kita mengenal+ 4. >angguan omati a i. =. >angguan kon*er i. 6. >angguan n"eri. 7. >angguan hipokhondria i . ;. >angguan di morphi) tu$uh. Dan juga adan"a gangguan re idual "ang tidak pe i'ik + 4. >angguan omato'orm "ang tidak tergolongkan.

=. >angguan omato'orm tak pe i'ik. >am$aran klinik utama+ 4. Keluhan omatik "ang eriu namun tidak adan"a gejala klini atau la$oratori "ang adekwat. =. 1aktor mental emo ional dan kon'lik memegang peranan dalam terjadin"a on et#ek a er$a i dan $erlanjutn"a gangguan ter e$ut. 6. >ejala dan gangguan ke ehatan ini tidak di adari oleh pa ien. Oleh karena pa ien "akin $ahwa ia mengalami uatu gangguan 'i ik "ang eriou . >angguan ini tidak terma uk gangguan $uatan atau pura(pura(malingenering! Pada pemerik aan 'i ik dan la$oratorium tidak ditemukan gangguan "ang $ermakna e uai keluhann"a. >angguan omati a i. Q Adan"a riwa"at mengeluh akit organ(organ tu$uh "ang multiple elama kurang le$ih = th#tanpa adann"a gejala klini atau la$oratorie "ang $ermakna.Seandain"a pada pemerik aan klini ditemukan adan"a kelainan 'i ik#$ia an"a keluhann"a tidak e$anding dengan $erat ringann"a gangguan ter e$ut dan tak ada kaitann"a dengan keadaan "ang e$enarn"a. Q Karena preokupa i terhadap gejalan"a#pa ien mengalami di tre dan )enderung men)ari pertolongan terhadap dokter pe iali (tiga atau le$ih! -ila pa ien tak mempun"ai $ia"a atau tidak adan"a pela"anan medik# Ia akan $eru aha men)ari pertolongan "ang $er i'at non medik. Q Pa ien tidak akan menerima keterangan atau na ihat "ang di$erikan oleh doktern"a# $ahwa ia tidak mengalami pen"akit walaupun ha il pemerik aan la$oratorium tidak menunjukkan ha il "ang menunjang kearah pen"akit ter e$ut.Atau han"a menerima ementara#$e$erapa minggu kemudian ia akan mengalami gejala pen"akit ter e$ut. Q Paling edikit haru mengeluh adan"a 8 gejala atau le$ih dari da'tar $erikut+ A.>ejala ga trointe tinal+ (4! a$dominal pain% (=! nau ea% (6! perut kem$ung penuh udara% (7! ra a tak n"aman dalam mulut#atau lidah tera a te$al% (;! Keluhan muntah dan regurgita i makanan.% (8! Mengeluh ering $uang air $e ar atau pergerakan u u $erle$ih dan keluar lendir dari anu -.>ejala kardio*a kuler+ (A!ke ulitan $erna'a tanpa adan"a kegiatan 'i ik. (pengerahan tenaga!. (9! n"eri dada% D.>enitourinar" "mptom (5!tidak n"aman aat $.a.k atau menegluh ering $.a.k % (4B! Sen ai "ang kurang n"aman ekitar genita.% (44!Mengeluh keluarn"a )airan dari *agina% D.Skin and pain "mptom (4=! $i ul($i ul ke)il dan peru$ahan warna kulit.% (46!&"eri tungkai $awah#ek trimita atau per endian%

(47!pera aan num$ne or tingling en ation . 2.>ejala ter e$ut tidak terjadi gangguan ki,o'renia atau "ang $erkaitan#pada gangguan a''ekti'#atau gangguan panik. >angguan omato'orm "angtidak tergolongkan. A.Ditemukan kriteriaA#D#dan 2 untuk gangguan omati a i.dan dura i dari pen"akitn"a paling edikit $erlang ung enam $ulan. -. Salah atu dari kriteria - dan D untuk gangguan ditemukan tidak lengkap. >angguan hipokondria i . Arti hipokhondrium adalah+di$awah tulang ru uk#hipokondria i men)erminkan keluhan di$awah tulang ru uk "akni daerah a$domen. Pen"e$a$ gangguan hipokondria i adalah aki$at interpreta i penderita "ang tidak reali tik dan akurat terhadap gejala atau en a i 'i ik#hal ini mengaki$atkan preokupa i dan ketakutan mereka menderita pen"akit "ang eriu . Preokupa i ini men"e$a$kan penderitaan "ang $ermakna $agi pa ien ehingga terganggun"a kemampuan pa ien dalam hu$ungan interper onal# o ial maupun pekerjaann"a 2pidemiologi+ Dari penelitian ditemukan 7 ampai 8 per en pada popula i medik umum# @aki(laki dan wanita ama $an"akn"a dan on et gejala $i a terjadi pada egala u ia#on et paling ering adalah umur =B(6B tahun. Po i i o ial#tingkat pendidikan dan tatu perkawinan tidak mempengaruhi diagno a. 2tiologi+ Pen"e$a$ hipokondria i menurut D.S.M IO adalah mi interpreta i gejala(gejala dalam tu$uh. Orang(orang "ang hipokondriakal en a i omatikn"a di$e ar($e arkan atau ditingkatkan#mereka memiliki am$ang toleran i "ang le$ih rendah di$andingkan pada umumn"a. Mi aln"a pada orang "ang normal mera akan tekanan dalam a$domen#tetapi pada orang hipokondriakal dira akan e$agai ra a n"eri#hal ini diaki$atkan karena en a i kogniti' "ang alah. Menurut kon ep $elajar o ial%hipokondria i dipandang e$agai keinginan untuk mendapatkan peranan akit e$agai e eorang "ang menghadapai ma alah "ang $erat atau tidak dapat dipe)ahkan. Peranan akit ini menawarkan uatu jalan keluar mengingat pa ien "ang akit di$iarkan menghindari kewaji$ann"a. Kon ep lain mengatkan $ahwa hipokondria i ini merupakan *aria i dari gangguan mental lainn"a eperti depre i atau ke)ema an. Dari egi p ikodinamika %dikatakan $ahwa harapan agre i' terhadap orang lain di repre i atau dialihkan kepada keluhan 'i ik. Kemarahan pa ien hipokondriakal adalah aki$at keke)ewaan#kehilangan dan penolakan dima a lalu#tetapi pa ien mengek pre ikan ma a kini kepada orang lain dengan meminta pertolongan dan perhatian. Diagno a+ A.Salah atu dari hal ini haru ada+

4. Ke"akinan "ang menetap adan"a atu atau dua pen"akit 'i ik "ang eriu #paling edikit telah $erlang ung elama lima $ulan. =. Ke"akinan "ang menetap $ahwa tu$uhn"a terjadi de'ormita atau tak era i. -.Adan"a preokupa i $ahwa gejalan"a mengaki$atkan tre atau menganggu akti*ita ehari(hari dimana pa ien mempun"ai ke)enderungan untuk men)ari pertolongan e)ara medik. D.Se)ara per i ten ia menolak keterangan doktern"a $aha "ang $er angkutan tidak memiliki gangguan ke ehatan#atau dalam jangka pendek ia menerima keterangan ter e$ut mi aln"a untuk $e$erapa minggu. D.>ejala ter e$ut $ukn diaki$atkan oleh ki,o'renia atau gangguan lainn"a. >angguan omato'orm dengan di 'ung i i tim otonomik. A.Pa ien mengeluh erangan i itim otonom eperti+ 4. i tim kardio*a kuler. =. Si tim ga trointe tinal $agian ata (oe ophagu atau lam$ung! 6. Si tim ga trointe tinal $awah. 7. i tim pernapa an. ;. i tim aluran kemih.

-.Haru ada dua gejala atau le$ih dari i tim otonomik di$awah ini+ 4. palpita i. =. -erkeringat. 6. mulut kering 7. muka kemerah(merahan. ;. ra a tidak n"aman di epiga trium. D.Haru ada atu atau le$ih tanda(tanda klinik di$awah ini+ 4. &"eri dada atau ra a tak n"aman ekitar peri)ardium. =. e ak napa atau h"per*entila i. 6. akti*ita 'i ik ringan mengaki$atkan kelelahan $erle$ih. 7. hi))ough#kem$ung didaerah epiga trik. ;. peri taltik u u $erle$ihan. 8. ering $.a.k n"eri aat $.a.k. A. tera a kem$ung atau teregang. D.Tidak adan"a gangguan organ "ang e uai dengan "ang dikeluhkan pa ien.

>angguan n"eri omato'orm "ang menetap. A.Adan"a ra a n"eri "ang $erlang ung paling edikit enam $ulan dan $erlang ung tiap hari tanpa adan"a kelainan 'i iologik atau organik. -.>angguan ini $ukan aki$at gangguan ki,o'renia#atau elama erangan gangguan a''ekti'. >angguan kon*er i. De'ini i+ >angguan kon*er i merupakan uatu gangguan pada 'ung i organ tu$uh "ang tidak e uai dengan anatomi atau 'i iologi dari organ ter e$ut#"ang e)ara kharakteri tik di e$a$kan oleh tre atau ketegangan. 2PID2MIO@O>0.

In iden tahunan#adalah == orang dari 4BB.BBB penduduk#wanita +laki(laki =+4 .mumn"a di)etu kan oleh mereka "ang mengalami gangguan neurologi eperti troke. 2TIO@O>0 -iologi)al 1a)tor + 4. hipo'ung i pada i tim hemi per "ang dominan =. h"perakti' pada hemi 'er non dominan $er i'at di 'ung i. 6. hu$ungan "ang a$normal antara kedua hemi pher. Diagno a dan gam$aran klini >am$aran klini "ang paling ering adalah kelumpuhan#muti m dan ke$utaan. >angguan ini paling ering $erhu$ungan dengan kepri$adian+dependen#anti o ial#pa i' agre i' dan hi trionik.Seringkali adan"a komor$idita dengan depre i dan gangguan ke)ema an dan mempun"ai ri iko untuk $unuh diri. >ejala klini "ang ering tim$ul $ia an"a $erupa+ >angguan en orik $erupa ana te ia dan pare te ia ering ditemukan khu u n"a pada anggota gerak#$ia an"a tidak kon i ten dan tidak e uaidengan pen"akit neurologi )entral maupun peri'er. Dapat ditemukan ane te ia glo*e dan to)king atau hemie te i tu$uh "ang mulai di$agian tengah. Mungkin juga pada indera pe i'ik ketulian#ke$utaan dan penglihatan terowongan#$i a $er i'at unilateral atau $ilateral. Pada ke$utaan reak i pupil normal#dapat $erjalan keliling tanpa terta$rak. >ejala motorik#kelainan pergerakan#)ara $erjalan#kelemahan dan parali i . Pare i dan parali i pada alah atu atau kedua ektrimita #di tri$u i tidak e uai dengan jalur neural.Re'lek normal tidak nampak 'a ikula i atau atropi. >ejala kejang# ulit di$edakan dengan kejang a li#re'lek pupil dan $atuk dipertahankan etelah kejang emu. Diri lain DSM(IO.Kriteria Diagno a gangguan Kon*er i. A.Adan"a atu atau le$ih gejala neurologik eperti kelainan motorik atau en ori . -.Adan"a 'aktor p ikologik eperti kon'lik atau tre or#"ang diduga mengaki$atkan tim$uln"a gangguan ter e$ut. D.-ukan diaki$atkan karena malingenering. D.>ejala klini klinik "ang tim$ul tidak era i dengan kondi i medik "ang ada#dan $ukan aki$at ,at(,at tertentu. 2.>ejala klinik ter e$ut mengaki$atkan penderitaan#atau di 'ung i o ial#pekerjaan atau $agian lainn"a. 1.>ejala klinik tidak ter$ata pada gejala ek ual atau ra a n"eri#dan $ukan di e$a$kan oleh gangguan mental lainn"a. >ejala gejala pe i'ik + >angguan motorik%>angguan en ori Dengan kejang(kejang atau kom$ina i antaran"a. >A&>>.A& SKI?O1R2&IA#>A&>>.A& SKI?OTIPA@ DA& >A&>>.A& :AHAM.

>A&>>.A& SKI?O1R2&IA. Ski,o'renia ejauh ini merupaka pen"akit "ang ulit dimengerti#ditandai dengan tingkatan gejala "ang kharakteri tik#"ang kadangkala ulit dinilai. .mumn"a $erkem$ang aat adole en dan dewa a muda. &ama )hi,o'renia $era al dari $aha a 0unani#Fkata )hi,oF $erarti terpe)ah dan phreno "ang $erarti jiwa#nama ini dipilih menggam$arkan terjadin"a hu$ungan "ang $uruk antara pro e pikir dan 'ung i jiwa lainn"a eperti emo i dan perilaku. Pada $e$erapa indi*idu terjadin"a ki,o'renia%dimulai dengan Eearl" p iko i F(p iko a! atau dikenal dengan tadium prodromal gam$aran utaman"a+ L >angguan tidur. L >angguan nap u makan. L Perilaku "ang tidak pada $ia an"a. L Alam pera aan terhadap orang lain menjadi datar atau tidak kon i ten. L Pem$i)araann"a ulit dimengerti L Preokupa i terhadap gaga an "ang tidak $ia a. L Idea o' re'eren)e+$erpikir $ahwa orang ditele*i i/orang lain $i)ara lang ung padan"a. L Pera aan tidak realita . L Adan"a peru$ahan dalam )ara $erpikir# uara dan lain e$again"a. &amun pada $e$erapa dengan adan"a gejala(gejala p iko a ini $elum tentu elanjutn"a menjadi ki,o'renia. Dalam perjalanan pen"akit elanjutn"a gejala dikelompokkan dalam tiga kategori+ >ejala po itip#negatip dan kogniti'. >ejala po iti'+ L Halu ina i.+mendengar uara tanpa ujud#atau $i ikan($i ikan "ang kadang( kadang $er i'at mengan)am atau menakutkan#mengomentari perilakun"a#maupun mengalami en a i tertentu pada tu$uhn"a L Di organi a i pro e $erpikir.Pikirann"a atau pem$i)araan terpe)ah(pe)ah dan tidak ma uk akal#inkoherent. L :aham+$er i'at aneh. >ejala negati'+ L Kurangn"a moti*a i atau apati %indi*idu ter e$ut nampak mala oleh karena tidak ada enr i atau minat terhadap kehidupan. Ia nampakn"a haru $erjuang untuk melakukan akti*ita ehari(hari# eperti $angun dari tempat tidur atau mandi dan tidak mampu melakukan hal lainn"a elain $er$aring ditempat tidur. L A''e)t $lunted/datar+Indi*idu ter e$ut mera akan dan memperlihatkan pe ona "ang datar/tanpa ek pre i#ia dapat menerima ka ih a"ang namun tidak $i a mengekpre ikann"a keluar.>ejala akan nampak le$ih jela dengan pre i*ita pen"akit. L Depre i+ :alaupun depre i tidak elalu $erkaitan dengan ki,o'renia#kadang( kadang merupakan imtom dari gangguan ini.Indi*idu mera akan putu a a dan tak $erda"a dan mera akan ma alah kehidupan tidak di enangi dan hu$ungann"a dihan)urkan.Pera aan demikian angat men"akitkan dan

mempun"ai ke)enderungan untuk $unuh diri. L So)ial withdrawal+Indi*idu akan menarik diri dari lingkungan dan kawan( kawann"a karena $er$agai ala an#ia mera a aman $ila endiri. L Mi kin $i)ara dan pikiran+Pa ien $i)ara edikit dan lupa apa "ang dikatakann"a. L Perilaku katatonik+Indi*idu memperlihatkan po tur "ang tidak $ia a dan dipertahankan dalam waktu "ang lama.Duduk dalam po i i tertentu dan lama. >ejala kogniti'+ L Sulit mem$erikan perhatian $angu lama.dak $ia a dan dipertahankan dalam waktu "&> L Ke ulitan mengingat L Ke ulitan kon entra i Indi*idu mudah dialihkan#dan ulit mengingat $ila mem$a)a atau melihat program tele*i i. -ila indi*idu mengalami pengalaman eperti gejala(gejala negati'#po iti' atau kogniti' diduga megalami ki,o'renia.

Kriteria diagno tik ki,o'renia + A.>ejala karakteri tik + Ada dua atau le$ih dari gejala di$awah ini#dalam periode kira(kira atu $ulan atau kurang $ila dio$ati e)ara tepat+. 4. waham. =. Halu ina i. 6.Keka)auan dalam pem$i)araan.( ering keluar jalur#atau inkoheren i! 7.Perilaku di organi a i atau perilaku katatonik. ;.>ejala negati*e(a''ek datar#alogia# a*olition! Datatan+Han"a atu gejala kriteria A% $ila adan"a waham "ang $i,arre#atau halu ina i "ang elalu mengomentari perilaku pa ien atau pola pikir pa ien pa ien atau dua/le$ih uara "ang $erdi ku i atu ama lainn"a. -.Di 'ung i o ial dan pekerjaan.+ Hal ini merupakan gejala "ang $ermakna terutama elama on et dari gangguan ter e$ut. alah atu dari 'ung i diata apakah pekerjaan#hu$ungan interper onal atau perawatan diri.$ila on et terjadi pada ma a anak(anak atau adole )en#ia akan gagal dalam men)apai tingkat kemampuan hu$ungan interper onal#akademi atau pekerjaan. D.Dura i gejala+ Tanda(tanda klini gangguan ter e$ut paling edikit menetap elama enam $ulan teru meneru . Dalam periode enam $ulan ini+ elama atu $ulan adan"a gejala A%terma uk gejala(gejala prodromal atau re idual. Selama gejala prodromal atau re idual ini+ Haru ada mani'e t gejala negati*e aja#atau ada dua gejala dari )riteria A# dalam $entuk waham "ang $i,arre atau pengalaman per ep i "ang tidak eperti $ia an"a. D.Dalam di''eren ial diagno a untuk men"ingkirkan gangguan ki,oa''ekti' dan

gangguan alam pera aan dengan gam$aran p ikotik+ Selama 'a e akti' tidak ada gejala(gejala ma"or depre i atau )ampuran atau -ila ada gejala alam pera aan elama 'a e akti' dura in"a relati*e pendek dari ma a akti' atau re idual. 2.Di ingkirkan gangguan kondi i aki$at ,at atau aki$at kondi i medik umum . Dimana gangguan "ang terjadi $ukan di aki$atkan oleh karena pen"alah gunaan ,at atau karena kondi i medik umumn"a. 1.Hu$ungan dengan gangguan perkem$angan per*a i*e. Iika ada riwa"at gangguan auti ti) atau gangguan per*a i*e lainn"a. Ski,o'renia terdiri $e$erapa tipe#tiap tipe ditentukan oleh gejala klini mana "ang menonjol elama dura i erangan gangguan ter e$ut. A.T"pe di orgnani a i(=5;.4B Di organi,ed T"pe!+ Pada t"pe ini ditemukan gejala "ang menonjol+ 4. Pem$i)araan ka)au. =. Perilaku ka)au#tidak menurut etika "ag $erlaku#tidak di iplin#tidak memperhatikan hak(hak orang lain dan tidak e uai realita . 6. A''ek inappropriate(tidak e uai!%pera aan tidak e uai lingkungan#atau dengan apa "ang dipikirkann"a mi aln"a men)eritakan hal edih dengan tertawa. -.T"pe katatonik.( =5;.=B Datatoni) T"pe! T"pe ini gam$aran klinikn"a didomina i oleh paling edikit dua gejala di$awah ini+ 4.P ikomotor tidak $ergerak#katalep i#terma uk didalamn"a 'lek i$ilita )erea#atau tupor. =.Akti*ita motorik $an"ak tanpa tujuan dan tidak dipengaruhi oleh rang angan luar. 6.&egati*i tik "ang ek trim(re i ten terhadap emua intruk i.atau mempertahankan po i i tertentu "ang untuk indi*idu normal ulit#dan pergerakan kaku $ila diu ahakan untuk $ergerak atau muti m(tidak $er$i)ara ama ekali#kadang pakai $aha a $adan.! 7.Pergerakan kharakteri tik "ang aneh#pergerakan tereotipi . ;. e)holalia or e)hopra3ia. D.t"pe paranoid.(=5;.6B Paranoid T"pe.! 4. >ejala dominan preokupa i terhadap waham atau halu ina i dengar ering. =. Pem$i)araan#perilaku atau a''ek $ia an"a relati' $aik.

D. >angguan ki,o'reni'orm.=5;.7B(S)hi,ophreni'orm Di order!. Ditemukann"a kriteria ki,o'renia+ 4. :aham#halu ina i dan lain e$again"a. =. di 'ung i o ial. 6. 2pi ode ma a prodromal#akti' dan re idual $erlang ung antara atu $ulan dan

paling lama enam $ulan. 7. Progno a akan $aik $ila ada dua atau le$ih hal(hal $erikut++ a. On et p ikotik dalam waktu 7 minggu. $. Ke$ingungan terjadi pada epi ode paling mak imal. ). Premor$id+'ung i o ial dan pekerjaan $aik. d. Tidak ada a''ek "ang datar. 2.T"pe re idual.=5;.8B(Re idual T"pe!. Merupakan alah atu t"pe ki,o'renia dengan kriteria+ A. Tidak adan"a+:aham#halu ina i#pem$i)araan ka)au dan gejala katatonik. -. Adan"a gejala negati' eperti ke"akinan "ang aneh#pengalaman "ang tidak eperti $ia an"a. 1.T"pe "ang tak tergolongkan.=5;.5B(.ndi''erentiated T"pe!. Merupakan t"pe ki,o'renia dimana tidak ditemukan gejala eperti pada t"pe lainn"a%S.Paranoid#S.di organi a i atau S.kataton.

>.Tipe ki,oa''ekti'.=5;.AB( )hi,oa''e)ti*e Di order! A.Dalam atu periode pen"akit adan"a epi ode gejala(gejala khu u eperti epi ode depre i# atu epi ode manik atau epi ode )ampuran#dengan ditemukann"a kriteria untuk ki,o'renia. Datatan+2pi ode depre i ma"or haru adan"a kriteria diagno a untuk depre i ma"or. -.Dalam atu periode pen"akit "ang ama# haru adan"a gejala waham dan halu ina i "ang $erlang ung elama dua minggu tanpa adan"a gejala a''ek depre i. D.>ejala untuk gangguan ma"or depre i#terdapat pada periode akti' dan periode re idual. D.>angguan ter e$ut $ukan diaki$atkan lang ung oleh karena o$at( o$at/,at( eperti pen"alahan gunaan ,at#pengo$atan!atau karena kondi i medik umum.

>A&>>.A& S.ASA&A P2RASAA&(Mood/A'ekti'!. >ejala(gejala "ang umumn"a terdapat pada >angguan Depre i' (Ma"or Depre i*e di order!. A'ekti'+ 4. Pera aan edih dan tak $erguna atau ra a $er alah. =. Hilangn"a minat pada akti*ita "ang $ia an"a men"enangkan pa ien. 6. Sulit untuk mengam$il keputu an(pera aan $im$ang! 7. Agita i / irita$le.

P ikomotor+ 4. Akti*ita kurang. =. Mera a tidak $erda"a. 6. @e u letih dan lelah. 7. Sulit tidur. Kogni i+ 4. -erkurangn"a kreati*ita /gaga an. =. Kon entra i kurang. 6. Adan"a gaga an $unuh diri. 7. Kurangn"a elera makan# ;. @i$ido menurun. 8. Pandangan ma a depan uram. Datatan+ Rekuren i terjadi dengan adan"a peru$ahan dari depre i atau adan"a inter*al paling edikit dua $ulan tanpa adan"a gejala manik. 2pi ode )ampuran+ Kriteria epi ode )ampuran% jika adan"a kriteria untuk manik #)ampuran atau epi ode ma"or depre i dengan keadaan klinik ringan# edang tanpa gam$aran p ikotik atau $erat dengan gam$aran p ikotik. Kriteria diago a gangguan Depre i major =58.6S 2pi ode $erulang. (Major Depre i*e Di order#Re)urrent! A.adan"a dua epi ode atau le$ih epi ode depre i major dengan )atatan adan"a epi ode "ang terpi ah# dengan inter*al = $ulan. -.2pi ode depre i major $ukan merupakan gangguan ki,oa''ekti'#dan tidak didomina i oleh gejala(gejala ki,o'renia#gangguan waham menetap#atau gangguan p ikotik "ang tida pe i'k. D.Tidak adan"a epi ode manik% atau epi de )ampuran atau epi ode hipomanik# dengan )atatan $ila gejala diata di e$a$kan oleh karena aki$at lang ung dari e''ek 'i iologik karena kodi i medik umum. Kriteria Diagno tik >angguan -ipolar I(=58.7B!#ke$an"akan epi ode h"pomanik. A.Saat ini dalam epi ode h"pomanik. -.Se$elumn"a paling edikit adan"a atu kali epi ode manik atau epi ode )ampuran. D.>ejala(gejala a'ekti' e)ara klini mengaki$atkan di tre atau menganggu dalam interak i o ial#pekerjaan atau 'ung i e$agai indi*idu. D.2pi ode gangguan a'ekti' dalam kriteria A dan - $ukan merupakan gangguan ki,oa''ekti'#atau ditumpangi gejala(gejala ki,o'renia#gangguan waham#gangguan p ikotik "ang tdak pe i'ik.

IS.K e p u t a k a a n. 4.-er$agai um$er. =.DSM(IO(TR. 6..Kaplan TSado)kJ #Domprehen i*e Te3t$ook o' P ")hiatr".Se*enth edition. 7.Pedoman Penggolongan dan Diagno i >angguan Iiwa Di Indone ia. Depertemen ke ehatan R.I. Direktorat Ienderal Pela"anan Medik.4556.

http+//perilakumanu ia.$log pot.)om/=BB5/44/paham(da ar(p ikiatri(oong( djunaidi(dr.html