Anda di halaman 1dari 4

ISTILAH BIOLOGI BAKU DAN TIDAK BAKU BAHASA INDONESIA

KELOMPOK I: 1. Rizqiyatul Fithriyah 2. Elviadian N.U. (103244004) (103244005)

3. Shohib Hidayatul A. (103244006) 4. Tanaya Juwita R. 5. Fika Afifah 6. Dewi Ratnasari 7. Julikah Dewi R. 8. David Putra P . 9. Bondan Surya A. 10. Syazwani Ulfah 11. Putri Kurnia R. (103244017) (103244021) (103244026) (103244034) (103244035) (103244037) (103244040) (103244202)

JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

KELOMPOK I

Istilah Biologi
No. 1 Bentuk tidak baku/Asli Absorsi Bentuk Baku/Bahasa Indonesia Absorpsi Arti Suatu fenomena fisik atau kimiawi atau suatu proses sewaktu atom, molekul, atau ion memasuki suatu fase limbak (bulk) lain yang bisa berupa gas, cairan, ataupun padatan. Sifat makhluk yang untuk hidup dan pertumbuhannya memerlukan oksigen bebas. Organisme yang dapat hidup secara baik tanpa oksigen. Zat yang dapat bereaksi dengan zat lain dengan cara menerima partikel dari zat lain itu. Alat untuk mensterilkan berbagai macam alat dan bahan yang digunakan dalam mikrobiologi menggunakan uap air panas bertekanan. Sebuah wadah penampung yang digunakan untuk mengaduk, mencampur, dan memanaskan cairan yang biasanya digunakan dalam laboratorium. Hemoprotein yang mengandung gugus heme dan berfungsi sebagai pebgusung elektron. Identifikasi mengenai sesuatu. Studi tentang pembentukan dan perkembangan awal dari Bahasa Asal Bahasa Indonesia

Airob

Aerob

Bahasa Indonesia

An aerob

Anaerob

Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia

Aseptor

Akseptor

Autoclave

Autoklaf

Bahasa Inggris

Beaker

Beker

Bahasa Inggris

Cytochrome

Sitokrom

Bahasa Inggris

8 9

Diagnosa Embryologi

Diagnosis Embriologi

Bahasa Indonesia Bahasa Inggris

10

Endocytosis

Endositosis

11

Enzym

Enzim

12

Hipovitaminose

Hipovitaminosis

13

Incubator

Inkubator

14

Isogamy

Isogami

15

Khlorophil

Klorofil

16

Metamorfosa

Metamorfosis

17

Micropipette

Mikropipet

18

Microscope

Mikroskop

makhluk hidup. Transpor makromolekul dan materi yang sangat kecil ke dalam sel dengan cara membentuk vesikula baru dari membran plasma. Biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik. Gejala penyakit yang disebabkan oleh kekurangan salah satu vitamin, biasanya vitamin yang dapat larut dalam lemak atau air. Alat untuk menginkubasi atau memeram mikroba pada suhu yang terkontrol. Penyatuan dua gamet yang secara morfologis tidak berbeda, yaitu tidak terdiferensiasi dalam makro dan mikrogamet. Kelompok pigmen fotosinte sis yang terdapat dalam tumbuhan, menyerap cahaya merah, biru dan ungu, serta merefleksikan cahaya hijau yang menyebabkan tumbuhan memperoleh ciri warnanya. Pergantian bentuk dan struktur hewan dalam siklus hidupnya dari bentuk larva menjadi bentuk dewasa. Alat untuk memindahkan cairan yang bervolume cukup kecil, biasanya kurang dari 1000 l. Alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kasar.

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris Bahasa Inggris

Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

19

Mitokhondria

Mitokondria

20

Osmose

Osmosis

21

Philogeni

Filogeni

22 23

Phytoplankton Photosynthesis

Fitoplankton Fotosintesis

24 25

Replication Sintesa

Replikasi Sintesis

Organel tempat berlangsungnya fungsirespirasi sel makhluk hidup. Perpindahan air melalui m embran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya. Komponen autotrof plankton. Proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara, karbondioksida, dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. Proses penggandaan asam nukleat (DNA). Suatu integrasi dari dua atau lebih elemen yang ada yang menghasilkan suatu hasil baru.

Bahasa Indonesia

Bahasa Inggris

Bahasa Yunani

Bahasa Yunani Bahasa Inggris

Bahasa Inggris Bahasa Yunani

Sumber: 1. Jasin Makoeri.1992.Zoologi Invertebrata.Surabaya:Sinar Wijaya

2. Poedjiadi, Anna dan Titin Supriyanti.2005.Dasar-Dasar Biokimia.Bandung:UIPress 3. Pradhika.Mikrobiologi Dasar. http://ekmon-saurus.blogspot.com/2008/11/bab-1pengenalan-alat.html (diakses tanggal 17 Oktober 2011)