Anda di halaman 1dari 4

DISKUSI KELOMPOK CONTOH KASUS MUTU PELAYANAN KESEHATAN

KASUS A Di sebuah RS A, seorang pasien wanita berumur 65 thn, masuk RS dengan keluhan patah tulang pada tungkai bawah. Setelah didiagnosis oleh dokter, maka perlu dilakukan operasi, dijadwalkan oleh dokter 1 minggu ke depannya. Setelah konsul anestesi, ternyata ada kelainan fungsional pada organ X sehingga harus dikonsul ke bagian X di RS lain. Ternyata konsul baru berhasil dilakukan setelah 4 hari karena tidak ada dokter yang merasa bertanggung jawab untuk menjawab konsul di RS lain. Pasien complain terhadap rencana operasi yang berlarut-larut. 1. Mengapa terjadi komplain ? 2. Siapa dan apa yang salah (uraikan berdasarkan input proses - output) ? 3. Bagaimana solusinya ? 4. Apa yang harus dilakukan oleh tim RS A untuk mengatasi masalah ini a. Perawat b. Dokter anesetesi c. Kepala instalasai rawat inap 5. Siapa lagi yang harus bertindak untuk memecahkan masalah ini

Kasus B Seorang anak berusia 2 bulan mendadak sesak napas dan tak kunjung membaik sehingga dibawa oleh orang tuanya ke bidan terdekat. Karena kondisi anak yang menghawatirkan, bidan merujuk ke Puskesmas setempat. Di puskesmas, pasien langsung dirujuk oleh dokter ke RS C dan tanpa ada alat yang memadai dalam perjalanan. Setiba di RS orang tua pasien disuruh ikut mengambil antrean padahal kondisi anak semakin menurun. Melihat kondisi anak semakin memburuk, orang tua pasien mendatangi loket untuk diberikan prioritas, namun malah ditanya administrasi keluarga miskin. Tak kunjung mendapat pertolongan karena terhambat persyaratan administrasi dan antrean , pasien meninggal. Keluarga pasien complain. 1. Mengapa terjadi komplain ? 2. Siapa dan apa yang salah (uraikan berdasarkan input-proses-output) 3. Bagaimana solusinya

4. Apa yang harus dilakukan oleh tim RS C untuk mengatasi masalah ini d. Perawat e. Petugas loket f. Kepala instalasi rawat jalan 5. Siapa lagi yang harus bertindak untuk memecahkan masalah ini

KASUS C Seorang bayi berusia 1 tahun mengalami dehidrasi akibat diare hebat. Orang tua bayi membawanya ke RS Z dan dirawat beberapa jam. Namun, dalam beberapa jam, kondisi memburuk sehingga dirujuk ke RS A yang nota bene sebagai RS yang lengkap fasilitas dan SDM-nya. Di RS A, sementara orang tua bayi mengurus adminstrasi sebagai pasien miskin, bayi tersebut mendapat pertolongan di UGD. Namun, satu jam kemudian petugas rumah sakit mengatakan ruangan sudah penuh. Keluarga diminta untuk mencari RS lain. Dengan ambulan, pasien dilarikan ke RS Y, namun setelah diperiksa di ambulan, petugas meminta keluarga untuk mencari RS lain lagi karena alasan ruangan penuh. Bayi pun dibawa ke RS X namun setelah diperiksa sebentar, pasien ditolak karena ruangan penuh. Akhirnya, bayi dibawa ke RS W dan mendapat perawatan. Namun, 1 hari dirawat intensif, pasien meninggal. Keluarga pasien complain terhadap RS A, RS Y, dan RS X karena merasa ditolak. 1. Mengapa terjadi komplain ? 2. Siapa dan apa yang salah (uraikan berdasarkan input-proses-output) 3. Bagaimana solusinya 4. Apa yang harus dilakukan oleh tim RS A, RS Y, dan RS X untuk mengatasi masalah ini a. Perawat b. Tim medis c. Kepala RS 5. Siapa lagi yang harus bertindak untuk memecahkan masalah ini

KASUS D Di RSB A, seorang ibu, 30 tahun, mengalami abortus sehingga diperlukan tindakan kuretase. Kuretase dilakukan oleh seorang bidan N. Rupanya kesalahan fatal telah terjadi. Dalam kuretase itu, pasien merasa sang bidan telah menarik bagian dalam perutnya dengan paksa. tarikan

tersebut baru dihentikan setelah ditegur oleh dokter M. Melihat keadaan yang tidak seharusnya, suami pasien cepat bertindak melarikan istrinya itu ke RSU D. di RS ini diketahui bahwa usus pasien telah putus sepanjang 10 cm dan rahimnya rusak sehingga mengakibatkan saluran pembuangan pasien terpaksa harus dipindahkan ke bagian perutnya. Dengan demikian, pasien hingga sekarang apabila buang air besar melalui lubang buatan dari perutnya. Akhirnya, keluarga pasien menuntut bidan N dan dokter M. 1. Mengapa terjadi tuntutan ? 2. Siapa dan apa yang salah (uraikan berdasarkan input-proses-output) 3. Bagaimana solusinya 4. Apa yang harus dilakukan oleh tim RSB A untuk mengatasi masalah ini a. Bidan b. Dokter 5. Siapa lagi yang harus bertindak untuk mem ecahkan masalah ini

KASUS E Seorang ibu, 25 tahun, G2P1A0, masuk ke RSU G atas rujukan puskesmas. Setelah diperiksa, pasien didiagnosis sudah dalam tahap persalinan pembukaan dua. Namun, setelah 8 jam observasi, tidak ada kemajuan dan justru mucul tanda-tanda gawat janin sehingga diputuskan untuk dilakukan operasi caesar cito. OPerasi dilakukan dan bayi berhasil dikeluarkan dengan selamat namun pasca operasi, kondisi pasien semakin memburuk dan sekitar 20 menit kemudian, dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil autopsi, ditemukan adanya emboli udara di jantung bagian kanan pasien. Keluarga pasien menuntut tim dokter tersebut dan tim dokter akhirnya dihukum penjara. 1. Mengapa terjadi tuntutan ? 2. Siapa dan apa yang salah (uraikan berdasarkan input-proses-output) 3. Bagaimana solusinya ? 4. Apa yang harus dilakukan oleh tim RSU G untuk mengatasi masalah ini 5. Siapa lagi yang harus bertindak untuk memecahkan masalah ini

KASUS F Seorang wanita, 34 tahun, demam tinggi kemudian berobat ke RS O. setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter H dan laboratorium, pasien didiagnosis DBD kemudian diinfus dan disuntik. Keesokan harinya, dokter H menyatakan hasil pemeriksaan laboratorium yang sebelumnya keliru. Sepanjang hari pasiesn diinfus dan disuntik tanpa pemberitahuan jenis dan tujuan penyuntikan. Kondisi pasien tidak membaik dan diberitahu oleh dokter H bahwa pasien terkena virus. Karena kondisi yang tidak kunjung membaik, pasien berniat pindah ke RS lain. Di RS lain, kondisi membaik setelah 3 hari dirawat. Pasien kemudian membagi pengalamannya yang ditulis di surat kabar terkait keluahnnya di RS O sehingga RS O mendapat kecaman dari masyarakat. Pasien tersebut kemudian diadukan oleh RS O ke Polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. 1. Mengapa terjadi permasalahan ini ? 2. Siapa dan apa yang salah (uraikan berdasarkan input-proses-output) 3. Bagaimana solusinya ? 4. Apa yang harus dilakukan oleh tim RSU O untuk mengatasi masalah ini 5. Siapa lagi yang harus bertindak untuk memecahkan masalah ini