Anda di halaman 1dari 24

Pembiakan Serratia marcescens dan Sarcina lutea LAPORAN UTAMA

Diajukan untuk memenuhi salah satu Praktikum Mikrobiologi Pangan Jurusan Teknologi Pangan

Oleh : Nama NRP Kelompok e!a Asisten : Anugrah Akhirut Tasyrik : 113020090 :E : 1 "satu# : $elly Okta%ia K&

JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PASUNDAN

BANDUNG 2012
I PENDA ULUAN
'a( ini akan men!elaskan mengenai : "1# )atar 'elakang Per*o(aan+ "2# Tu!uan Per*o(aan+ "3# Prinsip Per*o(aan& 1!1! La"a# Be$akan% Pe#&'baan ikro(iologi ialah ilmu pengetahuan tentang perikehi,upan makhluk-makhluk ke*il yang hanya kelihatan ,engan mikroskop "(ahasa .unani: mikos / ke*il+ bios / hi,up+ logos = kata atau ilmu). "01i,!oseputro+ 1992+ hal :1# ikro(iologi pangan a,alah suatu ilmu yang mempela!ari kehi,upan makhluk yang (ersi3at mikroskopik yang ,ise(ut mikroorganisme atau !asa, renik+ yaitu makhluk yang mempunyai ukuran sel sangat ke*il ,i mana setiap selnya hanya ,apat ,ilihat ,engan pertolongan mikroskop& 0alam teknologi pangan+ mikro(iologi !uga penting ,alam 3ermentasi makanan+ sanitasi penga1asan mutu pangan+ ,an se(againya& A,anya !asa, renik ,i ,alam makanan mungkin ti,ak ,iinginkan !ika !asa, renik terse(ut ,apat menye(a(kan kerusakkan ,an ke(usukan makanan+ atau menye(a(kan kera*unan (agi yang mengkonsumsinya& Tetapi ,alam 3ermentasi makanan ,an minuman+ pertum(uhan !asa, renik !ustru ,irangsang untuk mengu(ah komponen-komponen ,i
2

akhluk-makhluk hi,up ke*il

itu ,ise(ut mikroorganisme, mikroba, protista atau jasad renik.

,alam (ahan pangan terse(ut men!a,i pro,uk-pro,uk yang ,iinginkan "4ar,ia5+1992+ hal: 3#& Nama (akteri itu (erasal ,ari kata 6(akterion7 "(ahasa .unani# yang (erarti tongkat atau (atang& $ekarang nama itu ,ipakai untuk menye(ut sekelompok mikroorganisme yang (ersel satu+ ti,ak (erkloro3il "meskipun a,a ke*ualinya#+ (er(iak ,engan pem(elahan ,iri+ serta ,emikian ke*ilnya "mikroskopis# sehingga hanya tampak ,engan mikroskop "01i,!oseputro+ 1992: hal: 22#& 'akteri a,alah sel prokariotik yang khas8 uniselular ,an ti,ak mengan,ung struktur yang ter(atasi mem(ran ,i ,alam sitoplasmany " i*hael ,an 9han+ 192:+ hal : ;:#& 'iakan a,alah suatu populasi mikroorganisme yang ,i (iakkan ,alam me,ium& $e,angkan (iakan murni a,alah suatu (iakan yang mengan,ung hanya satu spesies organisme "<rianto+ 200:+ hal: 2:=#& <nokulasi yaitu memasukkan mikroorganisme atau (en,a ke ,alam tu(uh atau kultur me,ium "4ar,ia5+1992+ hal: 2>2#& Pertum(uhan merupakan proses (ertam(ahnya !umlah rotoplasma sel pa,a suatu organisme+ (iasanya ,isertai ,engan pertam(ahan ukuran+ (erat+ serta !umlah sel yang (ersi3at ti,ak kem(ali pa,a kea,aan semula& $etiap mikroorganisme memerlukan nutrisi yang (er(e,a(e,a untuk pertum(uhannya& Karakteristik pertum(uhan mikroorganisme inilah ynag menye(a(kan (erma*am-ma*am me,ianya me,ia penun!ang
3

pertum(uhan

mikro(a&

Pengetahuan tentang nutrisi ini penting ,alam mem(antu persiapan me,ium tum(uh mikroorganisme terse(ut& elalui me,ia pertum(uhan ,apat ,ilakukan isolasi mikroorganisme men!a,i kultur murni ,an !uga memanipulasi komposisi me,ia pertum(uhannya& Kegiatan menum(uhkan mikroorganisme ,alam suatu me,ium memerlukan serangkaian persiapan yang (aik& Kegiatan terse(ut ,apat (erupa persiapan alat maupun persiapan me,ium yang akan ,igunakan ,alam menum(uhkan mikroorganisme& Kegiatan mempersiapkan alat memerlukan suatu ketelatenan khusus agar alat-alat yang akan ,igunakan ti,ak terkontaminasi ",alam kea,aan steril#& $e,angkan kegitan pem(uatan me,ium penting agar kita (isa menum(uhkan mikro(a yang ,iinginkan "El3+ 2012#& 1!2! T()(an Pe#&'baan Tu!uan per*o(aan ini a,alah untuk mengetahui pengaruh suhu terha,ap pertum(uhan Serratia marcescens ,an Sarcina Lutea 1!*! P#in+i, Pe#&'baan Prinsip per*o(aan ini a,alah (er,asarkan suhu yang ,igunakan untuk pertum(uhan ,ari Serratia marcescens ,an Sarcina lutea yaitu pa,a suhu =?9+ 30?9+ ,an 3>?9&

II ALAT- BA AN DAN METODE PER.OBAAN


'a( ini akan men!elaskan mengenai : "1# Alat Per*o(aan+ "2# 'ahan Per*o(aan+ ,an "3# *!1! A$a" /an% Di%(nakan Alat yang ,igunakan ,alam per*o(aan ini a,alah pem(akar spirtus+ !arum oase+ ,an ta(ung reaksi& *!2! Ba0an /an% Di%(nakan 'ahan yang ,igunakan ,alam per*o(aan ini a,alah+ Nutrient agar "NA# ,an (iakan Serratia marcescens ,an Sarcina lutea *!*! Me"'de Pe#&'baan Pertama-tama am(il !arum oase+ lalu pi!arkan pa,a pem(akar spirtus agar ter(e(as ,ari (akteri lainnya& Kemu,ian am(il (iakkan Serratea marcescens ,an Sarcina lutea, lalu inokulasi pa,a masing-masing NA miring yang telah ,i(eri la(el pa,a suhu =?9+ 30?9+ ,an 3>?9& $etelah (akteri Serratia marcescens ,an Serratia lutea ,i inokulasi+ inku(asi selama ;2 !am& Kemu,ian amati peru(ahan 1arna (iakan yang telah ,i inokulasi& eto,e Per*o(aan&

Pi!arkan !arum oase

<nokulasi Serratia marcescens ,an Sarcina lutea pa,a masing-masing ta(ung NA miring

<nku(asi selama ;2 !am

=?9

30?9

3>?9

@am(ar <& Prose,ur Pem(iakan Serratia marcescens ,an Sarcina lutea

III ASIL PENGAMATAN DAN PEMBA ASAN


:

'a(

ini

akan

men!elaskan

mengenai

"1#

Aasil

Pengamatan+ ,an "2# Pem(ahasan& *!1! a+i$ Pen%ama"an Baktu inku(asi $uhu inku(asi : ;2 !am : =?9+ 30?9+ ,an 3>?9

Ta(el <& Aasil pem(iakan Serratia marcescens S(0( Gamba# 1a#na

=?9

Cngu

30?9

erah

3>?9

erah

*!2! Pemba0a+an 'er,asarkan hasil pengamatan+ ,i,apatkan (ah1a pa,a (iakan (akteri Serratia marcescens yang ,ihasilkan (er1arna
>

merah ,an le(ih (anyak tum(uh optimum pa,a suhu 30?9& aka (akteri ini termasuk pa,a golongan (akteri meso3ilik& Klasi3ikasi <lmiah King,om Phylum 9lass arga 4amili @enus $pesies Nama 'inomial : 'akteri : Proteo(akteri : @amma Proteo(akteri : Entero(a*teriales : Entero(a*tearia*eae : $erratia : S. marcescens : Serratia marcescens

Serratia marcescens merupakan salah satu !enis (akteri gram negati3 ,ari 3amili Entero(a*teria*eae& 'akteri ini (er(entuk (asil "(ulat lon!ong# ,an (e(erapa galur mem(entuk kapsul+ termasuk (akteri yang (ergerak ,engan *epat "motil# karena mempunyai 3lagela peritrik+ ,apat tum(uh ,alam kisaran suhu =?9-;0?9 ,an ,alam kisaran pA antara =9& Serratia marcescens ,apat ,igam(arkan se*ara ,etail karena ia merupakan spesies yang umumnya ,itemukan ,alam spesimen ilmu pengo(atan& Koloni Serratia marcescens pa,a me,ia agar (iasa ti,ak (isa ,i(e,akan pa,a hari pertama atau hari ke,ua ,an kemu,ian mungkin (erkem(ang men!a,i *em(ung& Pa,a suhu kamar+ (akteri patogen ini menghasilkan 5at 1arna "pigmen# merah& Serratia

marcescens merupakan !enis (akteri 3akultati3 anaero(ik yang ti,ak terlalu mem(utuhkan oksigen& Pa,a orang ,e1asa+ Serratia marcescens (ersi3at patogen+ yakni ,apat mengin3eksi saluran ken*ing+ saluran pernapasan "pneumonia#+ in3eksi mata+ meningitis+ ,an in3eksi pa,a kulit yang terluka& se,angkan pa,a anak-anak+ Serratia marcescens mengin3eksi saluran pen*ernaan& Serratia marcescens !uga ,apat mengin3eksi terum(u karang+ terutama !enis cropora palmate& Karena ,apat mengin3eksi saluran pen*ernaan+ maka kotoran pa,a manusia yang terin3eksi ,apat mematikan terum(u karang !enis cropora palmate+ yakni menim(ulkan penyakit *a*ar putih "!hite"band disease#& 0i samping (ersi3at patogen+ ternyata Serratia marcescens memiliki man3aat ,i (i,ang lain+ yaitu ,apat mengolah lim(ah kertas atau pulp+ ,i ,uga (akteri ini (erperan ,alam proses penyisihanliginin ,alam lim(ah terse(ut ".ullie+ 2010#& Serratia !ika tum(uh pa,a makanan menye(a(kan tim(ulnya 1arna merah karena (akteri ini umumnya mempro,uksi pigmen 1arna merah+ tetapi galur koloninya (er1arna putih& 'akteri ini (ersi3at proteolitik ,an mem(entuk kapsul+ ,an salah satu spesies yang sering ,itemukan pa,a makanan a,alah Serratia marcescens."4ar,ia5+1992+ hal: 1:0# Serratia ,engan = spesies+ a,a pigmen merah+ sapro(a+ a,a !uga yang ti,ak (er1arna& Serratia marcescens ter,apat ,imana-mana& 'akteri ini ,apat menguraikan protein yang mengaki(atkan (usuknya air susu& A,akalanya kita !umpai
9

1arna merah ,i ,alam air susu+ hal ini ,ise(a(kan karena a,anya Serratia marcescens atau spesies lain yang se!enis "01i,!oseputro+ 1992: hal: 1:9#& Sarcina ,engan 10 spesie+ (erkelompok serupa paket+ a,a yang (er1arna& $apro(a atau semi-parasit& Sarcina lutea (erpigmen kuning "01i,!oseputro+ 1992: hal: 13;#& Sarcina a,alah (akteri kokus yang (ergerom(ol mem(entuk ku(us+ kokus ter,apat tunggal atau (erpasangan ,alam rantai+ paket+ atau gerom(ol& 'akteri ini termasuk ,alam (akteri : Nonmotil @ram positi3 Anero(i* 3akultati3 atau mikroaero3ilik Aeterotro3ik patogenesitas Aa(itat Sarcina lutea yaitu ,i tanah+ air ta1ar+ kulit+ ,an selaput len,ir pa,a (inatang (er,arah panas termasuk manusia& 4aktor-3aktor yang mempengaruhi pertum(uhan !asa, renik : 1& Nutrien Dasa, renik heterotro3 mem(utuhkan nutrien untuk kehi,upan ,anpertum(uhannya yaitu se(agai: sum(er kar(on+ sum(er nitrogen+ sum(er energi+ ,an 3aktor pertum(uhan yaitu mineral ,an protein& Nutrien terse(ut ,i(utuhkan untuk
10

mem(entuk energi ,an menyusul komponen-komponen sel& $etiap !asa, renik (er%ariasi ,alam ke(utuhannya akan 5at5at nutrisi terse(ut& 2& Nilai pA Nilai pA me,ium sangat mempengaruhi !enis !asa, renik yang ,apat tum(uh& Dasa, renik pa,a umumnya ,apat tum(uh pa,akisaran pA 3-: unit& Ka(anyakan (akteri mempunyai optimum+ yaitu pA ,i mana pertum(uhannya maksimum sekitar pA :&=->&=& pa,a pA ,i (a1ah =&0 ,an ,iatas 2&=+ (akteri ti,ak ,apat tum(uh ,engan (aik+ ke*uali (akteri asam asetat "A*eto(a*ter su(oEy,ans# ,an (akteri oksi,asi sul3ur "4ar,ia5+1992+ hal: 103-102#& 3& $uhu asing-masing !asa, renik mempunyai suhu optimum+minimum+ ,an maksimum untuk pertum(uhannya& $uhu minimum yaitu suhu teren,ah ,imana mikro(a masih menun!ukkan kegiatan hi,upnya ,alam ke*epatan teren,ahnya& $uhu optimum yaitu suhu ,iantara suhu minimum ,an maksimum ,imana mikro(a menun!ukkan akti%itas tertinggi& $uhu maksimum suhu tertinggi ,i mana mikro(a masih menun!ukkan akti%itasnya ,alam ke*epatan teren,ah& "Ahma, Ali+ 2012+ hal: 2# Penggolongan (akteri (er,asarkan suhu: #akteri termo$il "politermik#+ yaitu (akteri yang tum(uh ,engan (aik sekali pa,a temperatur setinggi ==?-:=?9+
11

meskipun (akteri ini !uga ,apat (er(iak pa,a temperatur le(ih ren,ah atau le(ih tinggi ,ari pa,a itu+ yaitu (atas(atas ;0?9 sampai 20?9& #akteri meso$il "mesotermik#+ yaitu (akteri yang hi,up (aik ,iantara =? ,an :0?9+ se,ang temperatur optimumnya ialah antara 10? sampai 20?9 #akteri psikro$il "oligotermik#+ yaitu (akteri yang ,apat hi,up ,iantara 0? sampai 30?9+ se,ang temperatur optimumnya antara 10? sampai 20?9& "01i,!oseputro+ 1992: hal: 93# Ta(el <<& Kisaran suhu untuk pertum(uhan !asa, renik @rup !asa, renik Psikro3il eso3il Termo3il $uhu pertum(uhan "?9# inimum Optimum aksimum =-0 = - 1= 1= F 20 10 F 20 20 F ;0 ;0 - ;= 2= - ;= ;= - :0 :0 - 20

;& Terse,ianya Oksigen Konsentrasi oksigen ,i ,alam (ahan pangan ,an lingkungan mempengaruhi !enis !asa, renik yang ,apat tum(uh pa,a makanan terse(ut& Dasa, renik yang tergolong aerob hanya ,apat tum(uh !ika ter,apat oksigen ,i lingkungannya& Oksigen ,iperlukan oleh !asa, renik ini karena energi hanya ,apat ,iperoleh melalui respirasi aero(ik+ seperti halnya he1an ,an manusia& Dasa, renik yang tergolong anerob ti,ak memerlukan oksigen untuk pertum(uhannya
12

Dasa, renik yang tergolong anaerob $akultati$ ,apat tum(uh tanpa atau ,engan a,anya oksigen& =& Terse,ianya Air $el !asa, renik memerlukan air untuk hi,up ,an (erkem(ang (iak& Oleh karena itu+ pertum(uhan sel !asa, renik ,i ,alam suatu makanan sangat ,ipengaruhi oleh !umlah air yang terse,ia& :& Komponen Antimikro(a akanan mungkin mengan,ung komponen yang ,apat mengham(at pertum(uhan !asa, renik& Komponen antimikro(a terse(ut ter,apat ,i ,alam makanan melalui salah satu ,ari (e(erapa *ara yaitu: Ter,apat se*ara alamiah ,i ,alam (ahan pangan 0itam(ahkan ,engan senga!a ke ,alam makanan Ter(entuk selama pengolahan atau oleh !asa, renik yang tum(uh selama 3ermentasi pa,a makanan "4ar,ia5+1992+ hal: 10=-112#& e,ium a,alah tempat untuk menum(uhkan mikro(a& ikro(a memerlukan nutrisi untuk memenuhi ke(utuhan energi+ (ahan pem(angun sel+ ,ansintesis protoplasma serta (agian-(agian sel lainnya& $etiap mikro(a mempunyai si3at 3isiologi tertentu+ sehingga memerlukan nutrisi tertentu pula& $usunan kimia sel mikro(a relati3 tetap+ (aik unsur kimia maupun senya1a yang terkan,ung ,i,alam sel& Penyusun utama sel a,alah 9+ A+ O+ N+ ,an P+ yang !umlahnya G 9= H ,ari (erat kering sel+se,angkan sisanya tersusun ,ari unsur13

unsur lainAir 20-90 H+ ,an (agian lain 10-20 H ter,iri ,ari protoplasma+ ,in,ing sel+ lipi,a untuk *a,anganmakanan+ polisakari,a+ poli3os3at+ ,an senya1a lain ")in,alestari+ 2011#& 4ungsi Nutrisi Cntuk ikro(a

$etiap unsur nutrisi mempunyai peran tersen,iri ,alam


3isiologi sel& Cnsur terse(ut ,i(erikan ke,alam me,ium se(agai kation garam anorganik yang !umlahnya (er(e,a(e,a tergantung pa,a keperluannya& 9ontoh: Natrium ,alam ka,ar yang agak tinggi ,iperlukan oleh (akteri tertentu yanghi,up ,i laut+ algae hi!au (iru+ ,an (akteri 3otosintetik+ Natrium terse(ut ti,ak ,apat ,igantikan oleh kation mono%alen yang lain

ikro(a ,apat menggunakan makanannya ,alam (entuk pa,at "tergolong tipe holo5oik# maupun *air "tergolong tipe holo3itik#

ikro(a holo3itik ,apat pula menggunakan makanan ,alam (entuk pa,at+ tetapi makanan terse(ut harus ,i*ernakan le(ih ,ulu ,i luar sel ,engan pertolongan en5im ekstraseluler "e%tracorporeal digestion#& 'ahan makanan yang ,igunakan (er3ungsi se(agai sum(er energi+ (ahan pem(angun sel+ ,an se(agai aseptor atau ,onor elektron& 0alam garis (esarnya (ahan makanan ,i(agi men!a,i tu!uh golongan yaitu: air+ sum(er energi+ sum(er kar(on+ sum(er aseptor elektron+ sum(er mineral+ 3aktor tum(uh+ sum(er nitrogen&
1;

Penanaman (akteri Peker!aan memin,ahkan (akteri ,ari me,ium yang lama ke me,ium yang (aru minta (anyak ketelitian& Terle(ih ,ahulu harus ,iusahakan agar semua alat-alat yang a,a sangkut pautnya ,engan me,ium ,an peker!aan inokulasi itu (enar(enar steril+ peker!aan ini untuk menghin,ari kontaminasi yaitu masuknya mikroorganisme yang ti,ak kita inginkan!

enyiapkan Ruangan Ruang tempat inokulasi itu ke*il+ (ersih+ ,an (e(as angin+

,ingin ruangan yang (asah menye(a(kan (utir-(utir ,e(u menepel kepa,anya& Pa,a 1aktu menga,akan inokulasi+ (aik sekali !ika me!a tempat inokulasi itu ,isa,ari ,engan kain (asah& Peker!aan inokulasi ,apat ,ilakukan !uga ,i,alam suatu kontak (erka*a "ent-kas#& 0alam la(oratorium untuk mem(uat %aksin+ serum ,an se(againya+ u,ara yang masuk ke,alam ruangan itu ,ile1atkan saringan yang ,isinari ,engan sinar ultra ungu&

Pemin,ahan 0engan Ka1at <nokulasi


C!ung ka1at inokulasi se(aiknya ,ari platina atau ,ari nikrom 8 u!ung itu (oleh lurus+ (oleh !uga (erupa kolongan yang (er,iameter 1-3 mm& )e(ih ,ahulu u!ung ka1at ini ,ipi!arkan+ se,angkan sisa nya sampai tangkai *ukup ,ile1atkan nyala api sa!a& $etelah ,ingin kem(ali+ u!ung ka1at itu ,isentuhkan suatu koloni& itu ,ipanasi !uga setelah ulut ta(ung tempat pemiaraan sum(atnya
1=

,iam(il&

$etelah

pengam(ilan inokulum "yaitu sampel (akteri# selesai+ mulut

ta(ung ,ipanasi lagi kemu,ian ,isum(at seperti semula& C!ung ka1at yang mem(a1akan inokulum terse(ut ,igessekan pa,a me,ium (aru atau pa,a suatu ka*a (en,a+ kalau tu!unanya memeng akan mem(uat suatu se,iaan&

0engan Penggesekan
eto,e ini sekarang (anyak ,igunakan+ karena ti,ak (egitu memakan 1aktu+ namun ,engan *ara ini maka (akteri anaero( ti,ak ,apat tum(uh& Dika u!ung ka1at inokulasi ,i(engkokkan+ kemu,ian u!ung itu setelah ,isentuhkan suatu koloni lalu ,igesekkan pa,a permukaan me,ium pa,at+ maka (e(erapa 1aktu kemu,ian ,ari pa,a itu "kurang le(ih setelah 12 !am# akan tampaklah koloni-koloni yang letaknya terse(ar ,i permukaan me,ium& Dika ,ia,akan pemin,ahan sampel ,ari suatu koloni yang letaknya terpen*il+ maka akan ,iperoleh suatu piaraan murni "01i,!oseputro+ 1992: hal: ;3-;:#& $i3at-$i3at Koloni 0an a*am e,ium $i3at-si3at suatu koloni a,alah si3at-si3at yang a,a sangkut pautnya ,engan (entuk+ susunan+ permukaan+ pengkilatan ,an se(againya& Pengamatan si3at-si3at ini ,apat ,ilakukan ,engan pan,angan (iasa tanpa menggunakan mikroskop+ pengamatan ini ,ise(ut pengamatan makroskopi& $upaya si3at-si3at terse(ut tampak !elas+ (akteri perlu ,itum(uhkan pa,a me,ium pa,at& ; *ara menum(uhkan (akteri pa,a me,ium pa,at :

1:

1) C!ung ka1at inokulasi yang mem(a1akan (akteri ,i


gesekkan pa,a permukaan agar-agar lempengan ,alam *a1an petri sampai meliputi seluruh permukaan& 0engan ,emikian akan ,iperoleh piaraan lempengan " plate atau sreak culture#

2) C!ung ka1at yang mem(a1akan (akteri yang ,igesekkan


pa,a permukaan agar-agar miring& 0engan ,emikian akan ,iperoleh piaraan miring "slant culture#

3) C!ung ka1at yang mem(a1akan (akteri ,itusukkan


,alam agar-agar ,alam ta(ung reaksi se,ang permukaan me,ium ini ti,ak miring& 0engan ,emikian akan ,iperoleh piaraan tusukan "stab culture# ;# $etetes suspensi (akteri ,i*ampur-a,ukkan ,engan me,ium yang masih *air+ (elum mem(eku& 0engan ,emikian akan ,iperoleh piaraan a,ukan "shake culture# "01i,!oseputro+ 1992: hal: ;9-=1#& $elain (akteri Serratia marcescens ,an Sarcina lutea yang ,apat ,i tum(uhkan pa,a me,ium nutrien agar+ (akteri yang lainnya pun ,apat tum(uh pa,a me,ium nutrien agar seperti (akteri : Sthap&lococcus aureus, #acillus subtilis, 'scherichia coli, 'nterobacter aerogenes ,ll&

@ra3ik Pertum(uhan

ikro(a
1>

E D

F G

L'%! J(m$a0 Se$ .

B A

1ak"( 2Jam3

@am(ar <<& 4ase Pertum(uhan 4ase-3ase pertum(uhan : A-' : 4ase Permulaan "<nitial Phase# Populasi (elum memper(anyak ,iri

ikro(a

$e(agian sel mati+ hanya sel yang kuat (ertahan hi,up Populasi sel yang (ertahan hi,up (erupaya

menyesuaikan ,iri ,alam kon,isi lingkungannya yang (aru "kon,isi 3isik+ kimia maupun nutrisi yang (aru#& 'F9 : 4ase Pertum(uhan 0iper*epat "Positi%e A**elerate, @ro1th Phase# 'ersama-sama ,engan 3ase permulaan+ 3ase ini ,ise(ut 6lag phase7 atau 3ase o3 a,!usment7 I 3ase penyesuaian ,iri terha,ap 3aktor-3aktor lingkungan yang (aru& 'ila
12

populasi

menyesuaikan

,iri

terha,ap

3aktor-3aktor

lingkungan yang (aru& 'ila populasi menyesuaikan ,iri terha,ap !enis yang (aru+ en5im in,ukti3 ,i(entuk oleh sel selama 3ase penyesuaian ,iri ini& Ke*epatan pertum(uhan makin lama makin tinggi& Baktu generasi "1aktu yang ,i(utuhkan oleh populasi sel untuk (erkem(ang men!a,i ,ua kali lipat# makin lama makin pen,ek& 9F0 Ckuran sel mem(esar men,ekati ukuran maksimum yang ,ise(a(kan oleh air im(i(isi& Akti%itas meta(olisme meningkat makin lama makin tinggi& : 4ase Pertum(uhan )ogaritmik ")ogarithmi* @ro1th Phase# $eluruh anggota populasi sel (erkem(ang (iak ,engan ke*epatan maksimum yang konstan& Baktu generasi paling pen,ek ,an konstanpa,a setiap titik ,i garis 3ase ini& Ckuran sel paling minimum ,engan ,ining sel ,an mem(ran sitoplsma paling tipis& Ke*epatan meta(olisme paling tinggi& 'ila populasi sel ,ari 3ase ini ,ipin,ahkan ke me,ium (aru ,engan komposisi ,an kon,isi lingkungan yang sama+ maka ,alam me,ium (aru ini populasi sel akan langsung mengalami 3ase pertum(uhan logaritma+
19

tanpa

melalui

3ase

a,aptasi&

Kenyataan

ini

,ipergunakan pa,a pengem(angan starter ,alam suatu teknologi (ioproses& 0FE EF4 'erakhirnya 3ase logaritma mungkin ,ise(a(kan oleh : Aa(isnya nutrisi "se(agian atau selruh komponen# Akumulasi pro,uk meta(olit yang su,ah men*apai (atas am(ang# : 4ase Pertum(uhan 0iperlam(at "Negati%e A**elerate, @ro1th Phase# Ke*epatan pertum(uhan menurun se*ara gra,ual Dumlah sel mati (ertam(ah+ ,ise(a(kan oleh pera*unan meta(olit& : 4ase $tasioner aksimum aksimum# " aEimum $tasioner

Dumlah sel yang hi,up seim(ang ,engan !umah sel yang mati yang ,ise(a(kan oleh pera*unan meta(olit& )amanya 3ase ini (erlangsung sangat tergantung pa,a kepekaan populasi terha,ap akumulasi pro,uk meta(olitnya&

4F@

: 4ase Kematian 0iper*epat "0eath A**elerate, Phase# Dumlah sel yang mengalami kematian makin lama maikin (anyak+ se,angkan !umlah pem(entukan sel (aru makin lama makin menurun&

@ F A : 4ase Kematian )ogaritma ")ogarithmi* 0eath Phase#


20

Ti,ak ter!a,i lagi perkem(ang (iakan sel+ yang ter!a,i a,alah kematian sel ,engan ke*epatan konstan&

Pengaruh $uhu Tinggi : $uhu tinggi ,iatas suhu maksimum suatu mikro(a ,apat menye(a(kan suatu ,enaturasi protein yang a,a ,i,alam sel hingga menye(a(kan inakti%asi katalisis en5imnya yang mengarah pa,a kematian sel& Titik kematian termal 4 $uhu tertentu ,iatas suhu maksimumnya ,imana mikro(a akan mengalami kematian selama sepuluh menit pa,a suhu terse(ut& Baktu kematian termal4 1aktu yang ,iperlukan untuk mem(unuh mikro(a pa,a suhu ,iatas suhu maksimumnya "Ahma, Ali+ 2012#&

IV KESIMPULAN DAN SARAN

21

'a( ini akan men!elaskan mengenai : "1# Kesimpulan+ ,an "2# $aran& 5!1! Ke+im,($an 'er,asarkan hasil pengamatan Serratia marcescens ,i,apatkan tum(uh optimum pa,a suhu 30?9+ ,an termasuk (akteri meso3ilik 5!2! Sa#an $aran pa,a per*o(aan pem(iakan+ sa(aiknya para praktikan ,apat menginokulasi ,engan (aik ,an (enar&

22

DAFTAR PUSTAKA

01i,!oseputro+ Pro3&0r& "1992# Da+a#6da+a# Mik#'bi'$'%i& 0!am(atan : Dakarta El3+ Kuro& "2012# Teknik Pemin,ahan 'iakan se*ara Aseptis& http:IIi,&s*ri(,&*om& 0iakses : 19 0esem(er 2012 4ar,ia5+ $rikan,i "1992# Mik#'bi'$'%i Pan%an& PT @rame,ia Pustaka Ctama: Dakarta <rianto+ 0rs& Koes "200:# Mik#'bi'$'%i men%(ak D(nia Mik#''#%ani+me Ji$id 2! 9J& .rama Bi,ya : 'an,ung Pel*5ar+ ikhael D& ,an 9han+ E&9&$& "192:# Da+a#6da+a# Mik#'bi'$'%i! Cni%ersitas <n,onesia "C<-Press# : Dakarta Karnmana+ Oman& "2012# Pen%e#"ian Pe#"(mb(0an& http:II*arape,ia&*om& 0esem(er 2012 Dan De7ini+i 0iakses: 19

.ullie+ "2010# Serratia marcescens. http:IIyullies(log&(logspot&*om& 0iakses : 20 0esem(er 2012 <r3+ "2011# Ka#ak"e#i+"ik Bak"e#i! http:IIir-3a&(logspot&*om & 0iakses : 20 0esem(er 2012 )in,alestari "2011# Mik#'bi'$'%i! 0iakses: 20 0esem(er 2012 http:IIi,&s*ri(,&*om&

23

23