Anda di halaman 1dari 263

Menu Utama

CARA MEMAKAI MANUAL INI


Buku Pedoman Reparasi ini menguraikan prosedur servis untuk sepedamotor HONDA Kirana (AND 125). kuti petunjuk pada Jadwal Perawatan (Bab 3) untuk mempertahankan sepedamotor pada kondisi operasional puncak dan memastikan bahwa tingkat emisi sesuai dengan standard. Adalah sangat penting untuk menjalankan perawatan gratis I dan II pada waktunya. Servis ini mengadakan penyesuaian terhadap keausan awal yang terjadi dalam masa pemakaian mula. Bab 1 dan 3 berlaku untuk sepedamotor secara keseluruhan. Bab 2 menggambarkan prosedur untuk pelepasan/ pemasangan komponen yang mungkin diperlukan untuk menjalankan servis yang diuraikan pada bab-bab berikutnya. Bab 4 sampai dengan 17 menguraikan bagian-bagian sepedamotor yang dikelompokkan menurut lokasi. Carilah bab yang Anda inginkan pada halaman ini, kemudian bacalah daftar isi pada halaman pertama dari bab itu. Kebanyakan bab dimulai dengan gambar susunan atau gambar sistem, keterangan servis dan cara mencari penyebab kesukaran untuk bab itu. Halaman-halaman berikuknya memberikan prosedur servis secara mendetil. Jika Anda tidak mengetahui sumber penyebab kesukaran, bacalah bab 19, MENCARI PENYEBAB KESUKARAN. SEMUA KETERANGAN, GAMBAR, PETUNJUK DAN SPESIFIKASI DI DALAM PUBLIKASI INI BERDASARKAN DATA-DATA PRODUK TERAKHIR YANG TERSEDIA PADA WAKTU PERSIAPAN UNTUK PENCETAKAN. PT ASTRA HONDA MOTOR BERHAK UNTUK MEMBUAT PERUBAHAN PADA SETIAP WAKTU TANPA PEMBERITAHUAN DAN TANPA IKATAN APAPUN. DILARANG MENGUTIP ATAU MENCETAK ULANG BAGIAN DARI PENERBITAN INI TANPA IJIN TERTULIS PENERBIT. MANUAL INI DITULIS UNTUK ORANG YANG TELAH MEMILIKI PENGETAHUAN DASAR PERAWATAN SEPEDA MOTOR HONDA.

DAFTAR ISI
KETERANGAN UMUM BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS PERAWATAN
MESIN & PERALATANPENGGERAK

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

SISTEM PELUMASAN SISTEM BAHAN BAKAR PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN KEPALA SILINDER / KLEP SILINDER / PISTON KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI ALTERNATOR / KOPLING STARTER CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI BATERAI / SISTEM PENGISIAN

RANGKA LISTRIK

SISTEM PENGAPIAN STARTER LISTRIK LAMPU / METER / SAKLAR DIAGRAM LISTRIK MENCARI PENYEBAB KESUKARAN

PT Astra Honda Motor

Date of Issue: June, 2002 Honda Motor Co., Ltd.

00-1

1. KETERANGAN UMUM
KESELAMATAN KERJA PERATURAN SERVIS IDENTIFIKASI MODEL SPESIFIKASI TORSI PENGENCANGAN KUNCI PERKAKAS 1-1 1-2 1-3 1-4 1-12 TITIK-TITIK PELUMASAN & PERAPATAN 1-15 PERLETAKAN KABEL & HARNESS 1-18 EMISSION CONTROL SYSTEM 1-23

KESELAMATAN KERJA
KARBON MONOKSIDA
Jika mesin harus dalam keadaan hidup untuk dapat melakukan sesuatu pekerjaan, pastikan bahwa tempat kerja memiliki ventilasi yang baik. Jangan sekali-kali menjalankan mesin di dalam ruangan tertutup. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan akhirnya dapat menyebabkan kematian. Jalankan mesin di tempat terbuka atau di tempat tertutup yang mempunyai sistem pengeluaran gas pembuangan.

MINYAK REM
Minyak rem yang tertumpah akan merusak part-part yang dicat, terbuat dari plastik atau karet. Tutupilah part tersebut dengan lap bengkel yang bersih ketika sistem rem diservis. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAKANAK

GAS HIDROGEN & ELEKTROLIT BATERAI


Baterai mengeluarkan gas eksplosif; jauhkan percikan bunga api, api terbuka dan rokok. Sediakan ventilasi yang cukup sewaktu mengisi muatan listrik. Baterai mengandung asam sulfat (elektrolit). Kontak dengan kulit atau mata dapat menyebabkan luka bakar parah. Pakailah pakaian pelindung dan pelindung muka. Jika elektrolit mengenai kulit Anda, bilas dengan air. Jika elektrolit masuk ke dalam mata Anda, bilas dengan air selama sekurangnya 15 menit dan minta bantuan dokter dengan segera. Elektrolit beracun. Jika tertelan, minumlah air atau susu dalam jumlah besar dan ikuti dengan susu dari magnesia atau minyak nabati dan minta bantuan dokter. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK.

BENSIN
Jalankan mesin di tempat yang berventilasi baik. Jauhkan rokok, api atau percikan bunga api dari tempat kerja atau di tempat dimana bensin disimpan. Bensin sangat mudah terbakar dan dapat meledak di bawah kondisi tertentu. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK .

KOMPONEN PANAS
Mesin dan bagian-bagian sistem pembuangan gas menjadi sangat panas dan tetap panas untuk suatu waktu setelah mesin dimatikan. Pakailah sarung tangan berisolasi atau tunggu sampai mesin dan sistem pembuangan gas telah menjadi dingin sebelum menangani bagian-bagian ini.

OLI MESIN BEKAS


Oli mesin bekas dapat menyebabkan kanker kulit jika berulangkali mengenai kulit untuk waktu lama. Walaupun ini tidak mungkin terjadi kecuali jika Anda setiap hari menangani oli bekas, tetap dianjurkan untuk mencuci tangan Anda sampai bersih dengan sabun dan air sesegera mungkin setelah menangani oli bekas. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK.

1-1

2. BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS


LOKASI BODY PANEL KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN FRONT TOP COVER MAIN PIPE UPPER COVER MAIN PIPE SIDE COVER TEMPAT DUDUK 2-0 2-1 2-1 2-2 2-2 2-3 2-4 PEGANGAN TANGAN RIGHT SIDE COVER BODY COVER SPAKBOR DEPAN SPAKBOR BELAKANG HANDLEBAR COVER SISTEM PEMBUANGAN GAS 2-4 2-5 2-5 2-7 2-8 2-9 2-11

KETERANGAN SERVIS
UMUM
AWAS! Sistem pembuangan yang tidak dibiarkan menjadi dingin sebelum komponen-komponen dilepaskan atau diservis, dapat mengakibatkan lukar bakar parah. Bekerjalah di tempat dengan ventilasi baik. Merokok atau membiarkan lidah api atau percikan bunga api di tempat kerja atau di tempat di mana bensin disimpan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Bab ini meliputi pelepasan dan pemasangan body panels dan sistem pembuangan gas. Selalu ganti gasket pipa knalpot setiap kali melepaskan pipa knalpot dari mesin. Ketika memasang sistem pembuangan gas, pasang semua pengencang pipa knalpot dengan longgar dulu. Selalu kencangkan sambungan pipa knalpot pada cylinder head dulu, kemudian baru mur-mur pemasangan yang lain. Jika mur pemasangan dikencangkan dulu, knalpot mungkin tidak dapat duduk dengan sempurna. Selalu periksa sistem pembuangan gas terhadap kebocoran setelah pemasangan.

TORSI PENGENCANGAN
Exhaust pipe joint nut 26 N.m (2,7 kgf.m)

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Suara knalpot yang berlebihan Sistem pembuangan gas pecah Ada kebocoran gas pembuangan Unjuk kerja sepedamotor lemah Sistem pembuangan gas berubah bentuk Ada kebocoran gas pembuangan Knalpot tersumbat

2-1

3. PERAWATAN

KETERANGAN SERVIS JADWAL PERAWATAN SALURAN BAHAN BAKAR CARA KERJA GAS TANGAN CARA KERJA CUK AIR CLEANER SEPARATE AIR FILTER CRANKCASE BREATHER BUSI RENGGANG KLEP OLI MESIN ENGINE OIL STRAINER SCREEN

3-1 3-3 3-4 3-5 3-5 3-6 3-6 3-6 3-7 3-8 3-10 3-11

ENGINE OIL CENTRIFUGAL FILTER PUTARAN STASIONER RANTAI RODA KEAUSAN SEPATU REM SISTEM REM SAKLAR LAMPU REM ARAH SINAR LAMPU REM SISTEM KOPLING STANDARD SAMPING SUSPENSI MUR, BAUT, PENGENCANG RODA / BAN BANTALAN KEPALA KEMUDI

3-11 3-12 3-13 3-16 3-16 3-17 3-17 3-18 3-18 3-18 3-19 3-20 3-20

KETERANGAN SERVIS
UMUM
AWAS! . Bensin sangat mudah terbakar dan dapat meledak di bawah kondisi tertentu. Bekerjalah di tempat yang berventilasi baik. Merokok atau membiarkan api terbuka atau percikan bunga api di tempat kerja atau di tempat bensin disimpan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Jika mesin harus dalam keadaan hidup untuk melakukan sesuatu pekerjaan, pastikan bahwa tempat kerja berventilasi baik. Jangan sekali-kali menjalankan mesin di tempat tertutup. Gas buang mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan menyebabkan kematian. Jalankan mesin di tempat terbuka atau dengan sistem pembuangan gas knalpot di tempat kerja yang tertutup. Letakkan sepedamotor di atas tanah mendatar sebelum memulai sesuatu pekerjaan.

SPESIFIKASI
BAGIAN Jarak main bebas throttle grip (pegangan gas tangan) Busi Standard Pilihan Jarak renggang kutub busi SPESIFIKASI 2 6 mm ( 0,1 0,2 in ) NGK CPR6EA-9 CPR7EA-9 0,80 0,90 mm ( 0,031 0,035 in ) DENSO U20EPR9 U22EPR9

3-1

PERAWATAN

RANTAI RODA
PEMERIKSAAN KEKENDORAN RANTAI RODA
AWAS! Jangan sekali-kali memeriksa dan menyetel rantai roda sementara mesin dalam keadaan hidup. Letakkan sepedamotor pada standard utama dan masukkan transmisi ke dalam neutral. Lepaskan inspection hole cap (penutup lubang pemeriksaan). INSPECTION HOLE CAP Periksa kekendoran rantai roda. KEKENDORAN RANTAI: 25 35 mm PERHATIAN: Kekendoran rantai yang berlebihan dapat merusak rangka. MUR POROS 25 35 mm (1.0 1.4 in)

PENYETELAN
Longgarkan mur poros belakang dan kedua mur pengunci. Putar kedua mur penyetel sampai kekendoran rantai roda yang tepat telah diperoleh. MUR PENGUNCI MUR PENYETEL

Pastikan bahwa ujung depan dari kedua penyetel segaris dengan garis petunjuk yang sama pada swingarm (lengan ayun).

GARIS PETUNJUK

PENYETEL

Kencangkan mur poros belakang dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.m (6,0 kgf.m) Kencangkan kedua mur penyetel dan mur pengunci dengan erat. Periksa kembali kekendoran rantai roda dan kebebasan perputaran roda. Setel jarak main bebas pedal rem (halaman 3-18) bila perlu.

MUR POROS

MUR PENGUNCI

MUR PENYETEL

3-13

SISTEM PELUMASAN

DIAGRAM SISTEM PELUMASAN

CAMSHAFT

PISTON

OIL PUMP

CRANKSHAFT

MAINSHAFT

OIL CENTRIFUGAL FILTER COVER

COUNTERSHAFT OIL STRAINER SCREEN

4-2 4-0

4. SISTEM PELUMASAN
DIAGRAM SISTEM PELUMASAN KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 4-0 4-1 4-1 POMPA OLI RODA GIGI PENGGERAK POMPA 4-2

4-5

KETERANGAN SERVIS
UMUM
AWAS! Jika mesin harus dalam keadaan hidup untuk menjalankan sesuatu pekerjaan, pastikan bahwa tempat kerja berventilasi baik. Jangan sekali-kali menjalankan mesin di tempat tertutup. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan dapat menyebabkan kematian. Jalankan mesin di tempat terbuka atau di tempat tertutup dengan sistem pembuangan gas knalpot. Oli mesin bekas dapat menyebabkan kanker kulit jika berulangkali mengenai kulit untuk waktu lama. Walaupun ini tidak mungkin terjadi kecuali jika Anda setiap hari menangani oli bekas, tetap dianjurkan untuk mencuci tangan Anda secara menyeluruh sampai bersih dengan sabun dan air sesegera mungkin setelah menangani oli bekas. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK- ANAK. Pompa oli dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Prosedur servis di dalam bab ini harus dijalankan setelah oli mesin dikeluarkan. Ketika melepaskan dan memasang pompa oli, berhati-hatilah agar debu atau kotoran tidak memasuki mesin. Jika ada bagian dari pompa oli yang aus melampaui ketentuan batas servis, ganti pompa oli sebagai sebuah rakitan. Setelah pompa oli selesai dipasang, periksa bahwa tidak ada kebocoran oli.

SPESIFIKASI
BAGIAN Kapasitas oli mesin Penggantian periodik Pembongkaran mesin Oli mesin yang dianjurkan STANDARD 0,7 liter (0,7 US qt ) 0,9 liter (1,0 US qt ) Minyak pelumas mesin 4 langkah, klasifikasi API service SE, SF atau SG; viskositas SAE 10W-30 0,15 0,21 0,03 0,09 BATAS SERVIS 0.20 0.26 0.15

Rotor pompa oli

Celah pada ujung rotor Celah antara rotor dan rumah Celah ke samping rotor pompa

TORSI PENGENCANGAN
Oil pump cover bolt 4,9 N.m (0,5 kgf.m)

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Tinggi permukaan minyak mesin terlalu rendah Konsumsi oli tidak normal Kebocoran oli di luar Piston ring aus atau pemasangan piston ring tidak benar Valve guide atau valve seal aus Pengotoran oli Ada kebocoran oli di luar Piston ring aus atau pemasangan piston ring tidak benar Valve guide atau seal aus Oli jarang diganti. Tekanan oli rendah Pompa oli aus atau rusak Oli jarang diganti Roda gigi penggerak pompa oli patah Saringan oil strainer tersumbat

4-1

SISTEM BAHAN BAKAR

5-2 5-0

5. SISTEM BAHAN BAKAR


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN AIR CLEANER HOUSING PELEPASAN KARBURATOR PEMBONGKARAN KARBURATOR 5-1 5-2 5-3 5-3 5-4 PERAKITAN KARBURATOR PEMASANGAN KARBURATOR PENYETELAN AIR SCREW TANGKI BAHAN BAKAR SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM 5-6 5-9 5-11 5-12 5-12

KETERANGAN SERVIS
UMUM
AWAS! Jika mesin harus dalam keadaan hidup untuk menjalankan sesuatu pekerjaan, pastikan bahwa tempat kerja berventilasi baik. Jangan sekali-kali menjalankan mesin di tempat tertutup. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan dapat menyebabkan kematian. Bensin sangat mudah terbakar dan dapat meledak di bawah kondisi tertentu. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK. Menekuk atau memlintir kabel pengontrol akan merusak kehalusan cara kerja dan dapat menyebabkan macet atau terjepitnya kabel, mengakibatkan hilangnya pengendalian atas kendaraan. Bekerjalah di tempat berventilasi baik. Merokok atau membiarkan api atau percikan bunga api di tempat kerja atau di tempat bensin disimpan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. . Lihat bab 3 untuk penyetelan throttle cable (kabel gas). Ketika membongkar bagian-bagian sistem bahan bakar, perhatikan perletakan O-ring. Ganti dengan O-ring baru sewaktu pemasangan kembali. Sebelum membongkar karburator, letakkan tempat penampung yang cocok di bawah slang pembuangan karburator, longgarkan sekrup dan kosongkan karburator. Setelah melepaskan karburator, bungkuslah lubang pemasukan dari mesin dengan lap bersih atau tutup dengan sepotong tape untuk mencegah masuknya benda asing ke dalam mesin.

CATATAN: Jika sepedamotor akan disimpan untuk lebih dari sebulan, kosongkan float chamber (mangkok pelampung). Bahan bakar yang tertinggal di dalam float chamber dapat mengakibatkan tersumbatnya spuyer, menyebabkan kesulitan menghidupkan mesin atau pengendaraan yang kasar. .

SPESIFIKASI
BAGIAN Nomor identifikasi karburator Main jet Slow jet Pembukaan awal air screw Float level (tinggi pelampung) Putaran stasioner mesin Vakuum PAIR control valve yang ditentukan Jarak main bebas throttle grip (putaran gas tangan) SPESIFIKASI APBF1A #78A #35 Lihat halaman 5-11 11,7 mm 1.400 100 menit 63 kPa 2 6 mm
1

(rpm)

KUNCI PERKAKAS
Float level gauge 07401-0010000

5-1

PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN

59 Nm (6,0 kgfm)

12 Nm (1,2 kgfm)

12 Nm (1,2 kgfm)

6-2 6-0

6. PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN


KETERANGAN SERVIS PENURUNAN MESIN 6-1 6-2 PEMASANGAN MESIN 6-4

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Selama penurunan dan pemasangan mesin, letakkan sepedamotor di atas standard utamanya. Topang mesin menggunakan dongkrak atau alat pendukung lain yang dapat disetel untuk mempermudah pelepasan baut gantungan mesin. Komponen-komponen berikut dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. - Alternator/starter clutch (Bab 10) - Kopling/peralatan pemindah gigi (Bab 9) - Cylinder/piston (Bab 8) - Cylinder head/valves (Bab 7) - Pompa oli (Bab 4) - Starter motor (Bab 16)

Komponen berikut memerlukan penurunan mesin untuk pekerjaan servis. - Crankshaft/transmisi/kickstarter (Bab 11)

UMUM
BAGIAN Berat kosong mesin Kapasitas oli mesin Model kickstarter saja Model dengan electric starter Penggantian periodik Pada pembongkaran mesin Oli mesin yang dianjurkan 22,3 kg 24,2 kg 0,7 liter 0,9 liter Oli mesin 4-langkah atau ekuivalen dengan klasifikasi API service SE, SF atau SG. Viskositas: SAE 10W-30 SPESIFIKASI

TORSI PENGENCANGAN
Engine hanger nut (mur penggantung mesin) Drive sprocket fixing plate bolt (baut pelat pemasangan sprocket) Intake manifold mounting bolt (baut pemasangan pipa pemasukan) Rear axle nut (mur poros belakang) 59 N.m (6,0 kgf.m) 12 N.m (1,2 kgf.m) 12 N.m (1,2 kgf.m) 59 N.m (6,0 kgf.m)

6-1

KEPALA SILINDER / KLEP

4.2 Nm ( 0,43 kgfm )

9.8 Nm ( 1,0 kgfm )

24 Nm (2.4 kgfm, 17 lbfft)

8.8 Nm (0.9 kgfm, 6.5 lbfft)

7-2 7-0

7. KEPALA SILINDER / KLEP


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN KOMPRESI CYLINDER PELEPASAN CYLINDER HEAD PEMBONGKARAN CYLINDER HEAD PENGGANTIAN VALVE GUIDE 7-1 7-2 7-3 7-3 7-5 7-10 PEMERIKSAAN VALVE SEAT PEMBENTUKAN KEMBALI PERMUKAAN VALVE SEAT PERAKITAN CYLINDER HEAD PEMASANGAN CYLINDER HEAD 7-11 7-12 7-14 7-17

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Bagian ini meliputi servis dari cylnder head (kepala silinder), valves (klep), rocker arm (lengan pelatuk) dan camshaft (poros bubungan). Pekerjaan servis cylinder head, valves, rocker arm dan camshaft dapat dijalankan dengan mesin terpasang pada rangka. Pada waktu pembongkaran, tandai dan simpan parts yang dibongkar untuk memastikan bahwa mereka dipasang kembali pada lokasi mereka yang semula. Bersihkan semua part yang dibongkar dengan cairan pembersih dan keringkan dengan meniup dengan udara dari kompresor sebelum pemeriksaan. Oli pelumasan camshaft disalurkan melalui saluran oli di dalam cylinder head. Bersihkan saluran oli sebelum merakit cylinder head. Unit: mm (in) Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan ketika melepaskan cylinder head.

SPESIFIKASI
BAGIAN Kompresi cylinder Perubahan melengkung pada cylinder head Valve (klep),valve guide(bos klep) Jarak renggang klep D.L. valve stem (tangkai klep) D.D.valve guide (bos klep) Kerenggangan antara stem dan guide Lebar valve seat (dudukan klep) Panjang bebas pegas klep Rocker arm/shaft ( lengan / poros pelatuk) Camshaft (poros bubungan) D.D. rocker arm D.L. rocker armshaft Tinggi cam lobe (bubungan) IN (masuk) EX (buang) IN (masuk) EX (buang) IN (masuk) EX (buang) IN (masuk) EX (buang) IN/EX IN/EX IN/EX IN/EX IN (masuk) EX (buang) 0,03 0,03 4,975 4,990 4,955 4,970 5,000 5,012 5,000 5,012 0,010 0,037 0,030 0,057 1,0 37,62 10,000 10,015 9,972 9,987 32,347 32,447 32,191 32,291 STANDARD 1,176 kPa (12,0 kgf/cm2, 171 psi) at 600 min1 (rpm) SERVICE LIMIT 0,05 4,965 4,945 5,03 5,03 0,065 0,085 1,6 35,8 10,10 9,91 31,94 31,79

7-1

SILINDER / PISTON

8-2 8-0

8. CYLINDER / PISTON
KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN PELEPASAN CYLINDER PEMBONGKARAN CYLINDER 8-1 8-2 8-3 8-4 PELEPASAN PISTON PEMASANGAN PISTON PERAKITAN CYLINDER PEMASANGAN CYLINDER 8-5 8-7 8-8 8-9

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Bagian ini meliputi servis dari cylinder/piston. Pekerjaan servis ini dapat dilakukan dengan mesin dalam keadaan terpasang pada rangka. Berhati-hatilah agar tidak merusak dinding cylinder dan piston. Berhati-hatilah agar tidak merusak permukaan penyatuan dengan menggunakan obeng ketika melepaskan cylinder. Ketika pembongkaran, tandai dan simpanlah part yang dibongkar untuk memastikan bahwa mereka dipasang kembali pada tempatnya semula. Bersihkan semua part yang dibongkar dengan cairan pembersih yang bersih dan keringkan dengan udara kompresor sebelum pemeriksaan.

SPESIFIKASI
BAGIAN Cylinder D.D. Kelonjongan Ketirusan Perubahan melengkung Piston, Piston rings Tanda arah pada piston D.L. piston Titik pengukuran D.L. piston D.D. lubang piston pin D.L. piston pin Kerenggangan piston ke piston pin Kerenggangan piston Atas ring ke alur piston ring Kedua Celah pada ujung piston ring Kerenggangan cylinder ke piston D.D. kepala kecil connecting rod Kerenggangan connecting rod ke piston pin Atas Kedua Oli (side rail) STANDARD 52,405 52,415 Tanda IN menghadapi sisi pemasukan 52,362 52,400 10 mm dari bagian terbawah piston 13,002 13,008 12,994 13,000 0,002 0,014 0,030 0,065 0,015 0,050 0,10 0,30 0,10 0,30 0,20 0,70 0,005 0,054 13,016 13,034 0,016 0,040

Unit: mm BATAS SERVICE 52,445 0,10 0,10 0,05 52,292 13,03 12,98 0,075 0,10 0,09 0,5 0,5 1,1 0,159 13,05 0,07

8-1

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI

12 Nm (1,2 kgfm)

9.8 Nm (1,0 kgfm)

64 Nm (6,5 kgfm)

5.2 Nm (0.53 kgfm)

64 Nm (6.5 kgfm)

9-0 9-2

9. KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN PELEPASAN RIGHT CRANKCASE COVER PELEPASAN KOPLING KOPLING SENTRIFUGAL 9-1 9-2 9-3 9-5 9-8 KOPLING MANUAL PEMASANGAN KOPLING PERALATAN PEMINDAH GIGI PEGAS KICKSTARTER PEMASANGAN RIGHT CRANKCASE COVER 9-14 9-18 9-21 9-24 9-26

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Bagian ini meliputi servis dari kopling dan peralatan pemindah gigi. Pekerjaan servis ini dapat dilakukan dengan mesin terpasang pada rangka. Viskositas dan tinggi permukaan oli mesin mempengaruhi cara kerja kopling. Jika kopling tidak dapat dilepas atau sepedamotor merangkak maju dengan kopling dalam keadaan dilepaskan, periksa permukaan oli mesin sebelum menservis sistem kopling. Unit: mm BAGIAN Kopling manual Ketebalan cakram Perubahan melengkung pelat Panjang bebas pegas kopling D.L. clutch outer guide D.D. clutch outer Kopling sentrifugal D.D. clutch drum Ketebalan kanvas bandul kopling D.D. one-way clutch drum D.L. one-way clutch roller D.D. primary drive gear D.L. crankshaft pada primary drive gear Ketebalan kanvas rem kopling 2,5 2,7 27,4 22,959 22,980 23,000 23,021 104,0 104,2 1,5 42,000 42,020 4,990 5,000 21,030 21,058 20,967 20,980 3,35 STANDARD BATAS SERVIS 2,2 0,20 26,8 22,940 23,07 104,3 1,0 42,04 4,97 21,11 20,92 2,5

SPESIFIKASI

TORSI PENGENCANGAN
Shift drum stopper arm bolt Shift return spring pin Gear shift cam plate socket bolt Oil centrifugal filter cover bolt Centrifugal clutch lock nut Clutch lifter plate flange bolt Manual clutch center lock nut 12 N.m (1,2 kgf.m) 30 N.m (3,0 kgf.m) 9,8 N.m (1,0 kgf.m) 5,2 N.m (0,53 kgf.m) 64 N.m (6,5 kgf.m) 12 N.m (1,2 kgf.m) 64 N.m (6,5 kgf.m)

Oleskan cairan pengunci pada ulir Oleskan cairan pengunci pada ulir Oleskan oli mesin pada ulir Oleskan oli mesin pada ulir

9-1

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE

PERAKITAN
CLUTCH DISKS LOCK NUT 64 Nm (6.5 kgfm, 47 lbfft)

CLUTCH CENTER

CLUTCH SPRINGS

LIFTER BEARING WASHER

CLUTCH PLATES

COLLAR LIFTER PLATE 12 Nm (1.2 kgfm, 9 lbfft) PRESSURE PLATE CLUTCH OUTER CLUTCH OUTER GUIDE WASHER

Oleskan disks dengan oli mesin bersih yang direkomendasikan. Pasang empat clutch disks dan tiga pelat secara berselangseling pada clutch center diawali dengan disk. Pasang pressure plate pada clutch center dengan mentepatkan tanda-tanda penunjuk dari clutch center dan pressure plate. CLUTCH DISKS CLUTCH CENTER

PRESSURE PLATE CLUTCH PLATES

TEPATKAN

TANDA PENUNJUK

CLUTCH CENTER

PRESSURE PLATE

9-16

ALTERNATOR / STARTER CLUTCH

64 Nm (6.5 kgfm, 47 lbfft)

10-0 10-2

10. ALTERNATOR / KOPLING STARTER


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN PELEPASAN LEFT CRANKCASE COVER 10-1 10-1 10-2 STATOR FLYWHEEL STARTER CLUTCH PEMASANGAN LEFT CRANKCASE COVER 10-2 10-3 10-5 10-9

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Bagian ini meliputi pekerjaan servis dari alternator, flywheel dan starter clutch. Semua servis dapat dilakukan dengan mesin terpasang pada rangka. Lihat bab 14 untuk pemeriksaan alternator stator. Lihat bab 15 untuk pemeriksaan ignition pulse generator.

TORSI PENGENCANGAN
Mur flywheel flange Baut socket pemasangan starter clutch outer Baut pemasangan stator Baut pemasangan ignition pulse generator 64 N.m (6,5 kgf.m) 29 N.m (3,0 kgf.m) 9,8 N.m (1,0 kgf.m) 9,8 N.m (1,0 kgf.m) Oleskan mesin pada ulir Oleskan cairan pengunci pada ulir

10

KUNCI PERKAKAS
Flywheel holder Flywheel puller, 28 mm Flywheel puller, 30 mm 07725-0040000 07933-KG20000 07KMC-HE00100

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Tenaga starter motor kurang Roda gigi starter yang menggerakkan/digerakkan tidak bekerja dengan baik Kopling starter tidak bekerja dengan baik Starter berputar, tetapi mesin tidak hidup Kopling starter tidak bekerja dengan baik Roda gigi starter yang menggerakkan/digerakkan tidak bekerja dengan baik

10-1

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER

11-2 11-0

11. CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN PEMBELAHAN CRANKCASE 11-1 11-2 11-3 CRANKSHAFT TRANSMISI KICKSTARTER PERAKITAN CRANKCASE 11-4 11-6 11-14 11-16

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Crankcase harus dibelah untuk dapat menservis crankshaft, transmisi dan kickstarter. Part berikut harus dilepaskan sebelum membelah crankcase. Alternator/starter clutch (Bab 10) Starter motor (Bab 16) Peralatan penggerak kopling/pemindah gigi transmisi (Bab 9) Cylinder head (Bab 7) Cylinder/piston (Bab 8) Pompa oli (Bab 4) Saklar posisi roda gigi transmisi (Bab 18) Unit: mm BAGIAN Crankshaft Kerenggangan ke samping connecting rod Kerenggangan radial connecting rod Keolengan Transmisi D.D. roda gigi M2,3 C1 C4 D.L. bushing D.D. bushing Kerenggangan roda gigi ke bushing D.L. mainshaft (poros utama) D.L. countershaft (poros lawan) Kerenggangan roda gigi ke shaft Kerenggangan bushing ke shaft Shift fork/ Shift drum D.D. shift fork Ketebalan shift fork claw D.L. shift fork shaft D.L. shift drum D.D. shift drum journal Kick starter D.D. pinion D.L. shaft Kiri Kanan Kiri Kanan C1 C1 C1 M3 C1 M3 C1 STANDARD 0,10 0,35 0,008 17,000 17,018 18,000 18,018 20,000 20,021 17,966 17,984 15,000 15,018 0,016 0,052 16,966 16,984 14,966 14,984 0,016 0,052 0,016 0,052 10,000 10,018 4,93 5,00 9,986 9,995 23,959 23,980 27,959 27,980 22,000 22,033 28,000 28,021 20,000 20,021 19,959 19,980 BATAS SERVIS 0,60 0,05 0,10 17,04 18,04 20,040 17,94 15,04 0,1 16,95 14,95 0,09 0,09 10,07 4,90 9,93 23,940 27,940 "UNDECIDED" "UNDECIDED" 20,08 19,94

SPESIFIKASI

11

11-1

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

25 Nm ( 2,5 kgfm )

25 Nm ( 2,5 kgfm )

59 Nm ( 6,0 kgfm )

25 Nm ( 2,5 kgfm )

64 Nm ( 6,5 kgfm )

59 Nm ( 6,0 kgfm )

12-0

12. RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN STANG KEMUDI 12-1 12-2 12-3 RODA DEPAN REM DEPAN GARPU DEPAN STEERING STEM 12-8 12-13 12-17 12-24

KETERANGAN SERVIS
UMUM
AWAS! Brake drum (teromol rem) atau brake shoe (sepatu rem) yang kotor mengurangi daya pengereman. Buanglah brake shoe yang kotor dan bersihkan brake drum yang kotor dengan zat pembersih gemuk berkualitas tinggi untuk rem.
!"

Ketika menservis roda depan, rem depan, garpu depan atau steering stem (poros kemudi), topang sepedamotor menggunakan alat pendukung atau pakai katrol.

SPESIFIKASI
BAGIAN Ketebalan minimum alur telapak ban Tekanan udara ban dingin Pengendara saja Pengendara dan penumpang Keolengan poros Keolengan pelek roda Radial Aksial STANDARD 200 kPa ( 29 psi ) 200 kPa ( 29 psi ) 13,8 1 110,0 3,1 3,4 10 20 316,3 Ujung yang tirus menghadap ke bawah Honda Ultra Cushion Oil No.10 68,5 70,5 1 cm
3

Unit: mm BATAS SERVIS Sampai ke indikator 0,20 2,0 2,0 111,0 Sampai ke indikator 310,0 0,20

12

Jarak lateral hub roda ke pelek Rem D.D. brake drum

Ketebalan kanvas rem Jarak main bebas handel rem Fork (garpu) Panjang bebas pegas Arah pegas Keolengan pipa Fluida garpu yang dianjurkan Tinggi fluida garpu Kapasitas fluida garpu

TORSI PENGENCANGAN
Mur steering stem Steering stem top thread Baut penjepit bottom bridge Mur handlebar holder Baut pemasangan handlebar Mur poros depan Jari-jari depan Baut/mur engsel brake lever Baut/mur front brake arm Baut front socket 74 N.m (7,5 kgf.m) Lihat halaman 12-28 64 N.m (6,5 kgf.m) 59 N.m (6,0 kgf.m) 25 N.m (2,5 kgf.m) 59 N.m (6,0 kgf.m) 2,5 N.m (0,25 kgf.m) 5,2 N.m (0,53 kgf.m) 9,8 N.m (1,0 kgf.m) 20 N.m (2,0 kgf.m)

U-nut U-nut

Oleskan cairan pengunci kepada

12-1

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

FORK
(GARPU)

BOLTS

PELEPASAN
- Roda depan (halaman 12-8) - Front fender A/B (spakbor depan A/B) (halaman 2-7) Longgarkan bottom bridge pinch bolts (baut penjepit jembatan bawah) dan lepaskan kaki garpu.

PEMBONGKARAN
Lepaskan spring seat (dudukan pegas) dan O-ring dengan melepaskan stopper ring (cincin penahan) sementara menekan spring seat dengan menggunakan sebuah pres hidrolik. AWAS! Spring seat berada di bawah tekanan pegas. Berhatihatilah sewaktu melepaskannya.

SPRING SEAT/O-RING

STOPPER RING

Keluarkan fork spring (pegas garpu). Tuangkan keluar fluida garpu dengan memompa pipa garpu beberapa kali.

FORK SPRING

Keluarkan dust seal (sil debu). DUST SEAL

12-17

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

25 Nm ( 2,5 kgfm )

39 Nm ( 4,0 kgfm )

25 Nm ( 2,5 kgfm )

59 Nm ( 6,0 kgfm )

6.4 Nm ( 0,65 kgfm )

13-2 13-0

13. RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN RODA BELAKANG 13-1 13-2 13-3 REM BELAKANG SWINGARM SHOCK ABSORBER PEDAL REM 13-9 13-12 13-15 13-17

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Awas! Sebuah brake drum (teromol rem) atau brake shoe (sepatu rem) yang kotor mengurangi daya pengereman. Buanglah brake shoe kotor dan bersihkan brake drum yang kotor dengan zat pembersih gemuk berkualitas tinggi untuk rem. Ketika menservis roda belakang, letakkan sepedamotor pada standard utama dan amankan sepedamotor dengan menggunakan dongkrak penopang atau katrol. Unit: mm BAGIAN Kedalam alur ban minimum Tekanan udara ban dingin Keolengan poros Kolengan pelek roda Radial Aksial Jarak lateral hub ke pelek roda Rantai roda Rem Ukuran/sambungan Kekendoran D.D. brake drum Jarak main bebas pedal rem Ketebalan kanvas rem Pengendara saja Pengendara dan pembonceng STANDARD 225 kPa 225 kPa 10,0 1 420 98 25 35 110,0 20 30 3,1 3,4 SERVIS LIMIT Sampai ke indikator 0,20 2,0 2,0 111,0 Sampai ke indikator

SPESIFIKASI

13

TORSI PENGENCANGAN
Mur poros belakang Jari-jari belakang Baut stud driven sprocket Mur UBS driven sprocket Mur rear brake arm Mur swingarm pivot Baut pemasangan atas shock absorber Mur topi pemasangan bawah shock absorber 59 N.m (6,0 kgf.m) 3,2 N.m (0,33 kgf.m) 20 N.m (2,0 kgf.m) 32 N.m I3,3 kgf.m) 9,8 N.m (1,0 kgf.m) 39 N.m (4,0 kgf.m) 25 N.m (2,5 kgf.m) 25 N.m (2,5 kgf.m) U nut Oleskan cairan pengunci ke ulir Oleskan oli mesin ke ulir

13-1

BATERAI / SISTEM PENGISIAN

SISTEM DIAGRAM
SAKLAR LAMPU

BATERAI

SAKLAR DIMMER

LAMPU BESAR

LAMPU BELAKANG

ALTERNATOR

REGULATOR/ RECTIFIER

Bl : Black (Hitam) Bu : Biru (Biru) Y : Yellow (Kuning) R : Red (Merah) G : Green (Hijau) W : White (Putih) Br : Brown (Coklat) * Model Kickstarter = 12V2.5AH Model dengan Electric starter = 12V3,5AH

SEKRING 15A R G

BATERAI *

LIGHTING SWITCH
Y G W G W Y R Br Bu W Br

DIMMER SWITCH

REGULATOR/ RECTIFIER ALTERNATOR

LAMPU BELAKANG

LAMPU BESAR

14-0

SISTEM PENGAPIAN

SISTEM DIAGRAM
KUNCI KONTAK COIL PENGAPIAN

BUSI IGNITION PULSE GENERATOR IGNITION CONTROL MODULE (ICM) BATERAI

KUNCI KONTAK

SEKRING 15 A
R R

* Model Kickstarter

R/Bl

= 12V 2,5AH
G

Model dengan Electric starter = 12V 3,5AH BATERAI

Bu/Y Bl/Y G

R/Bl Bu/Y W

KE REGULATOR/ RECTIFIER

IGNITION CONTROL MODULE (ICM) COIL PENGAPIAN ALTERNATOR BUSI IGNITION PULSE GENERATOR

Bl Bu Y R G W

: Black (Hitam) : Blue (Biru) : Yellow (Kuning) : Red (Merah) : Green (Hijau) : White (Putih)

15-0

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

KUNCI PERKAKAS
Spoke wrench, 4.5 x 5.1 mm Bearing remover shaft Bearing remover head, 12 mm Driver Attachment, 32 x 35 mm Attachment, 37 x 40 mm Pilot, 12 mm Pilot, 17 mm 07701-0020200 07746-0050100 07746-0050300 07749-0010000 07746-0010100 07746-0010200 07746-0040200 07746-0040400

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Roda belakang bergoyang Pelek bengkok Bantalan roda belakang aus Jari-jari longgar atau berubah bentuk Ban rusak Mur poros tidak dikencangkan dengan benar Bos swingarm pivot rusak Rangka atau swingarm bengkok Suspensi lunak Pegas shock absorber lemah Tekanan udara ban terlalu rendah Suspensi keras Bos swingarm pivot rusak Swingarm pivot bengkok Tekanan udara ban terlalu tinggi Damper unit bengkok Penyetelan suspensi tidak benar Menarik ke satu sisi atau tidak berjalan lurus Poros belakang bengkok Penyetelan poros/rantai roda tidak sama pada kedua sisi Daya pengereman lemah Rem tidak disetel dengan benar Kanvas rem aus Kanvas rem kotor Brake cam aus Brake drum aus Pemasangan brake arm tidak benar Brake shoes aus pada permukaan kontak cam

13-2

STARTER LISTRIK

SISTEM DIAGRAM
TOMBOL STARTER

KUNCI KONTAK STARTER RELAY SWITCH

STARTER MOTOR

BATERAI

R R SEKRING 15A R KUNCI KONTAK STARTER MOTOR R R/Bl Bl SEKRING 10A STARTER RELAY SWITCH Y/R R/W

BATERAI 12V 3,5AH

TOMBOL STARTER G

Bl W Y R G

: : : : :

Black White Yellow Red Green

(Hitam) (Putih) (Kuning) (Merah) (Hijau)

16-0 16-2

16. STARTER LISTRIK


DIAGRAM SISTEM KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 16-0 16-1 16-2 STARTER MOTOR STARTER RELAY SWITCH 16-4 16-10

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Awas! Selalu putar kunci kontak ke posisi OFF sebelum menservis starter motor. Motor dapat tiba-tiba hidup, mengakibatkan luka parah. Starter motor dapat diservis dengan mesin dalam keadaan terpasang pada rangka. Ketika memeriksa sistem starter, selalu ikuti langkah-langkah pada diagram arus pencarian penyebab kesukaran (halaman 16-2). Sebuah baterai lemah mungkin tidak akan sanggup memutar starter motor dengan cukup cepat, atau memasok arus pengapian yang mencukupi. Jika arus listrik mengalir terus melalui starter motor untuk memutarnya sementara mesin tidak berputar, starter motor dapat rusak. Lihat halaman 10-5 mengenai pekerjaan menservis starter clutch. Lihat bab 17 untuk komponen berikut: - Kunci kontak - Starter switch

SPESIFIKASI
BAGIAN Panjang sikat starter motor 6,7 7,7 STANDARD 3,5

Unit: mm BATAS SERVIS

16

16-1

LAMPU / METER / SAKLAR

BOLA LAMPU SEIN DEPAN

SAKLAR LAMPU REM DEPAN

RELAY LAMPU SEIN BOLA LAMPU BESAR DIMMER SWITCH

SAKLAR LAMPU BESAR TOMBOL STARTER FUEL UNIT

BOLA LAMPU SEIN BELAKANG

KUNCI KONTAK BOLA LAMPU BELAKANG / REM

SAKLAR LAMPU SEIN TOMBOL KLAKSON

KLAKSON

SAKLAR POSISI RODA GIGI

SAKLAR LAMPU SEIN BELAKANG

17-0

17. LAMPU / METER / SAKLAR


KETERANGAN SERVIS MENCARI PENYEBAB KESUKARAN LAMPU BESAR/LAMPU SEIN DEPAN LAMPU KOMBINASI BELAKANG SPEEDOMETER KUNCI KONTAK 17-1 17-1 17-2 17-2 17-3 17-5 SAKLAR-SAKLAR STANG KEMUDI SAKLAR LAMPU REM SAKLAR INDIKATOR POSISI RODA GIGI FUEL METER/FUEL UNIT KLAKSON RELAY LAMPU SEIN 17-6 17-7 17-7 17-10 17-11 17-12

KETERANGAN SERVIS
UMUM
Periksa kondisi baterai sebelum menjalankan sesuatu pemeriksaan yang memerlukan voltase baterai yang penuh. Sebuah test kontinuitas dapat dilakukan dengan saklar-saklar dalam keadaan terpasang pada sepeda-motor. Kode warna berikut dipakai di dalam bab ini. Bu = Blue (Biru) Lg = Light Green (Hijau Muda) R = Red (Merah) Br = Brown (Coklat) Gr = Gray (Abu-abu) O = Orange (Jingga) W = White (Putih) Lb = Light Blue (Biru Muda) Y = Yellow (Kuning) Bl = Black (Hitam)

SPESIFIKASI
ITEM Bola lampu Lampu besar (Sinar jauh/dekat) Lampu rem/lampu belakang Lampu sein depan Lampu sein belakang Lampu penerangan meter Indikator lampu sein Indikator lampu jauh Indikator posisi roda gigi transmisi Indikator neutral Sekring Utama Tambahan SPECIFICATIONS 12 V 32/32 W 12 V 18/5 W 12 V 10 W x 2 12 V 10 W x 2 12 V 1,7 W x 2 12V 3,4 W x 2 12 V 1,7 W 12 V 1,7 W x 4 12 v 1,7 W 15 A 10 A

17

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Lampu besar tidak menyala atau bola lampu seringkali putus sewaktu mesin hidup Saklar lampu dan/atau dimmer rusak Bola lampu rusak Regulator/rectifier rusak (Bab 14) Konektor longgar atau tersambung dengan buruk Arah sinar lampu besar tidak berpindah ketika saklar dimmer dijalankan Bola lampu terbakar Saklar dimmer rusak Konektor longgar atau tersambung dengan buruk

17-1

ELECTRIC STARTER MODEL:

DIAGRAM LISTRIK

18-1

19. MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


MESIN TIDAK DAPAT HIDUP ATAU SULIT DIHIDUPKAN MESIN KEKURANGAN TENAGA PRESTASI MESIN BURUK PADA KECEPATAN RENDAH DAN PUTARAN STASIONER 19-1 19-2 PRESTASI MESIN BURUK PADA KECEPATAN TINGGI PENGENDALIAN BURUK 19-4 19-4

19-3

MESIN TIDAK DAPAT HIDUP ATAU SULIT DIHIDUPKAN


Kemungkinan penyebab 1. Periksa aliran bahan bakar ke karburator Mencapai karburator 2. Jalankan test busi Percikan bunga api lemah atau tidak ada Tidak mencapai karburator Saluran dan saringan bahan bakar tersumbat Lubang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Busi tidak bekerja dgn baik Busi kotor Ignition control module rusak Kabel busi putus atau korslet Kunci kontak rusak Ignition pulse generator rusak Kabel sistem pengapian longgar atau terlepas Karburator banjir Cuk pada posisi ON Throttle valve terbuka Saringan udara kotor

Percikan bunga api bagus

3. Lepaskan dan periksa busi Baik

Busi basah

4. Hidupkan mesin dengan prosedur normal

Mesin hidup tapi mati lagi

Mesin tidak hidup

Cuk tidak bekerja dengan baik Penyetelan karburator tidak benar Intake pipe bocor Waktu pengapian tidak benar (Ignition coil atau ignition pulse generator rusak) Bahan bakar kotor Jarak renggang klep terlalu kecil Klep terbuka terus Cylinder dan piston ring aus Cylinder head gasket rusak Klep macet Pengaturan waktu pembukaan klep tidak benar

5. Test kompresi cylinder

Kompresi rendah

19

19-1

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN

MESIN KEKURANGAN TENAGA


Kemungkinan penyebab 1. Naikkan roda terlepas tanah dan putar dengan tangan Roda berputar dengan bebas 2. Periksa tekanan udara ban Tekanan normal 3. Berakselerasi cepat dari gigi satu ke gigi dua Putaran mesin berkurang ketika kopeling dilepaskan 4. Berakselerasi dengan ringan Putaran mesin bertambah Putaran mesin tidak bertambah Putaran mesin tidak berubah ketika kopeling dilepaskan Kopeling slip Clutch discs/plates aus Pegas kopeling lemah Ada additive dalam oli mesin Tekanan rendah Ventil ban bocor Ban bocor Roda tidak berputar dengan bebas Rem menyangkut Bantalan roda aus atau rusak

Cuk pada posisi ON Saringan udara tersumbat Aliran bahan bakar tertahan Knalpot tersumbat Slang pernapasan tangki bahan bakar terjepit Ignition control module rusak Ignition pulse generator rusak

5. Periksa waktu pengapian Benar 6. Test kompresi cylinder Normal

Tidak benar

Tidak benar

Klep macet terbuka Cylinder dan piston rings aus Cylinder head gasket bocor Pengaturan waktu pembukaan klep tidak benar Karburator kurang sering diservis

7. Periksa karburator terhadap penyumbatan Tidak tersumbat 8. Lepaskan busi Tidak kotor atau berubah warna 9. Periksa tinggi permukaan oli dan keadaannya Benar 10. Lepaskan cylinder head cover dan periksa pelumasan Peralatan penggerak klep dilumasi dengan benar

Tidak benar

Kotor atau berubah warna

Busi kurang sering diservis Busi dari derajat panas yang salah Permukaan oli terlalu tinggi Permukaan oli terlalu rendah Oli kotor

Tidak benar

Peralatan penggerak klep tidak dilumasi dengan benar

Saluran oli tersumbat Lubang pengaturan oli tersumbat

19-2

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


11. Periksa apakah mesin panas berlebihan Panas berlebihan Campuran bahan-bakar/udara terlalu miskin Penggunaan bahan bakar dari kualitas kurang baik Kerak karbon berlebihan pada ruang pembakaran Kopeling slip Waktu pengapian terlalu maju Cylinder atau piston aus Penggunaan bahan bakar dari jenis yang tidak sesuai Kerak karbon berlebihan pada ruang pembakaran Waktu pengapian terlalu maju Campuran bahan-bakar/udara terlalu miskin

Tidak panas berlebihan

12. Coba berakselerasi dengan cepat atau jalan pada kecepatan tinggi

Mesin mengelitik

Mesin tidak mengelitik

PRESTASI BURUK PADA PUTARAN MESIN RENDAH DAN PUTARAN STASIONER


Kemungkinan penyebab 1. Periksa penyetelan air screw karburator Benar 2. Periksa terhadap kebocoran pada intake pipe Tidak bocor 3. Jalankan test busi Percikan bunga api lemah atau terputusputus Busi ada karbon atau basah dan tidak bekerja dengan baik Ignition control module rusak Ignition coil rusak Alternator rusak Kabel busi putus atau korslet Ignition pulse generator rusak Kunci kontak rusak Kabel sistem pengapian longgar atau terlepas Waktu pengapian tidak benar (ignition control module rusak) Bocor Klem insulator longgar Intake pipe gasket memburuk Insulator O-ring memburuk Tidak benar Lihat bab 5

Percikan bunga api bagus

4. Periksa waktu pengapian

Tidak benar

Percikan bunga api bagus

19-3

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN

PRESTASI BURUK PADA KECEPATAN TINGGI


Kemungkinan penyebab 1. Lepaskan slang bahan bakar pada karburator dan periksa aliran bahan bakar Bahan bakar mengalir bebas 2. Lepaskan karburator dan periksa terhadap penyumbatan Tidak tersumbat 3. Periksa waktu pengapian Benar Tidak benar Ignition control module rusak Ignition pulse generator rusak Tersumbat Aliran bahan bakar terhambat Saluran dan saringan bahan bakar tersumbat Pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Filter bahan bakar tersumbat Bersihkan

PENGENDALIAN BURUK
Kemungkinan penyebab 1. Jika kemudi terasa berat Steering stem adjusting nut terlalu kencang Bantalan steering head rusak Kelonggaran berlebihan pada bantalan roda Pelek bengkok Wheel hub salah pasang Swingarm pivot bushing aus berlebihan Rangka bengkok Sokbreker tidak bekerja dengan baik Roda depan dan belakang tidak segaris Garpu bengkok Swingarm bengkok Poros bengkok

2. Jika salah satu roda bergoyang

3. Jika sepedamotor tertarik ke satu sisi

19-4

LAMPU / METER / SAKLAR

LAMPU BESAR / LAMPU SEIN DEPAN


PENGGANTIAN BOLA LAMPU BESAR
Lepaskan handlebar front cover (penutup depan stang kemudi) (halaman 2-9). Sementara sedikit menekan bulb socket (tempat pemasangan bola lampu), putar berlawanan arah jarum jam dan lepaskan. Lepaskan bola lampu besar. Pasang bola lampu baru dengan mentepatkan tonjolannya dengan alur pada susunan lampu besar. Pasang bulb socket. Pasang handlebar front cover (halaman 2-9).

BOLA LAMPU

BULB SOCKET

PENGGANTIAN BOLA LAMPU SEIN DEPAN


Lepaskan handlebar front cover (page 2-9). Putar bulb socket berlawanan arah jarum jam dan lepaskan. Lepaskan bola lampu sein dan ganti dengan yang baru. Pasang handlebar front cover (halaman 2-9). BOLA LAMPU

LAMPU KOMBINASI BELAKANG


PENGGANTIAN BOLA LAMPU SEIN BELAKANG
Lepaskan sekrup-sekrup dan lensa lampu kombinasi. Lepaskan bola lampu sein dan ganti dengan yang baru.

LENSA LAMPU KOMBINASI

Pasang lensa lampu kombinasi. BOLA LAMPU SEKRUP-SEKRUP

PENGGANTIAN BOLA LAMPU REM / LAMPU BELAKANG


Lepaskan sekrup-sekrup dan lensa lampu kombinasi. Sementara sedikit mendorong bola lampu, putar berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari susunan lampu kombinasi. Ganti dengan yang baru. Pasang lensa lampu kombinasi.

LENSA LAMPU KOMBINASI

BOLA LAMPU

SEKRUP-SEKRUP

17-2

LAMPU / METER / SAKLAR

SPEEDOMETER
PELEPASAN
Lepaskan handlebar rear cover (penutup belakang stang kemudi) (halaman 2-10). Lepaskan konektor masing-masing saklar stang kemudi. Lepaskan kedua sekrup dan susunan speedometer.

SEKRUP-SEKRUP

KONEKTOR-KONEKTOR

PENGGANTIAN BOLA LAMPU


Tarik bulb socket bola lampu indikator dan bola lampu penerangan instrumen keluar dari speedometer. Lepaskan bola lampu dari socket dan ganti dengan yang baru.

BULB SOCKET

BOLA LAMPU

PEMBONGKARAN
Lepaskan bola lampu indikator dan penerangan instrumen. Lepaskan sekrup-sekrup. Lepaskan turn signal relay (relay lampu sein) dari pegangannya.

TURN SIGNAL RELAY

SEKRUP-SEKRUP

Lepaskan kaitan pada keempat tabs (tonjolan) penahan dan lepaskan upper case (kotak atas) dari under case (kotak bawah).

TONJOLAN

17-3

LAMPU / METER / SAKLAR

PERAKITAN

UPPER CASE

SPEEDOMETER PANEL

UNDER CASE

SEKRUP

Rakit speedometer dalam urutan terbalik dari pembongkaran.

SEKRUP-SEKRUP

PEMASANGAN
Pasang speedometer dan kencangkan sekrup-sekrup dengan erat. Sambungkan konektor dari masing-masing saklar stang kemudi. Pasang handlebar front cover (penutup depan stang kemudi) dan handlebar rear cover (penutup belakang stang kemudi) (halaman 2-10). KONEKTOR CATATAN: Tempatkan kabel speedometer dengan benar (halaman 1-18).

17-4

LAMPU / METER / SAKLAR

KUNCI KONTAK
PEMERIKSAAN
Lepaskan front top cover (penutup depan atas) (halaman 2-9). Lepaskan konektor 3P kunci kontak. Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal kabel dari konektor kunci kontak pada masing-masing posisi kunci kontak. Harus ada kontinuitas antara kabel-kabel dengan kode warna sebagai berikut: KONEKTOR 3P KUNCI KONTAK BAT ON OFF LOCK WARNA R R/BI BAT1

KUNCI KONTAK

PELEPASAN / PEMASANGAN
Lepaskan steering stem (poros kemudi) (halaman 12-25). Lepaskan konektor 3P kunci kontak. Lepaskan kedua sekrup dan kunci kontak. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

KUNCI KONTAK

SEKRUP-SEKRUP

KONEKTOR KABEL

17-5

LAMPU / METER / SAKLAR

SAKLAR-SAKLAR STANG KEMUDI


Lepaskan handlebar front cover (penutup depan stang kemudi) (halaman 2-9). Lepaskan konektor saklar stang kemudi dari handlebar front cover. Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal kabel dari konektor stang kemudi. Harus ada kontinuitas antara terminal kabel dengan kode warna sebagai berikut:

SAKLAR LAMPU

TOMBOL STARTER (model dengan electric starter)

SAKLAR STANG KEMUDI KANAN:


TOMBOL STARTER SAKLAR LAMPU (model dengan electric starter) C1 TL ST BEBAS TEKAN WARNA G Y/R E (N) H WARNA Y Br

SAKLAR STANG KEMUDI KIRI:


SAKLAR DIMMER (HL) Lo (N) Hi WARNA Br W Bu Lo Hi

SAKLAR DIMMER

SAKLAR LAMPU SEIN WR R N L WARNA Lb Gr O W WL

TOMBOL KLAKSON Ho BEBAS TEKAN WARNA Lg BI BAT SAKLAR LAMPU SEIN TOMBOL KLAKSON

17-6

LAMPU / METER / SAKLAR

SAKLAR LAMPU REM


DEPAN
Lepaskan handlebar front cover (penutup depan stang kemudi) (halaman 2-9). Lepaskan konektor kabel saklar lampu rem depan dan periksa terhadap kontinuitas antara terminal saklar. Harus ada kontinuitas ketika handel rem ditarik, dan tidak boleh ada kontinuitas ketika handel rem dilepaskan.

BELAKANG
Lepaskan body cover (halaman 2-5). Lepaskan konektor 2P saklar lampu rem belakang dan periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal saklar. Harus ada kontinuitas dengan pedal rem ditekan, dan tidak boleh ada kontinuitas ketika pedal rem dilepaskan.

GEAR POSITION INDICATOR/SWITCH


(SAKLAR/INDIKATOR POSISI RODA GIGI TRANSMISI)

INDIKATOR POSISI RODA GIGI

PEMERIKSAAN SISTEM
Putar kunci kontak ke posisi ON, dan oper transmisi. Periksa lampu indikator posisi roda gigi pada masing-masing posisi roda gigi transmisi. Jika indikator posisi roda gigi tidak menyala, periksa gear position switch (saklar posisi roda gigi) dengan prosedur berikut.

Lepaskan body cover (halaman 2-5). Lepaskan konektor 6P gear position switch.

KONEKTOR 6P

17-7

LAMPU / METER / SAKLAR


Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal dan massa badan. CATATAN: Harus ada kontinuitas antara terminal kabel dengan kode warna sebagai berikut ketika transmisi pada gigi yang bersangkutan. Dianjurkan untuk menjalankan 30 kali test untuk memeriksa switch dengan benar. Pastikan bahwa rangkaian dengan kontinuitas dan tanpa kontinuitas adalah benar. GEAR POSITION SWITCH RODA GIGI 1 N 2 3 4
1

MASSA

Y/R

Lg/R

BI/Bu

W/Bu

GEAR POSITION SWITCH 6P CONNECTOR

10

11

12

GEAR POSITION SWITCH

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

PELEPASAN
Lepaskan left crankcase rear cover (penutup belakang bak mesin kiri) (halaman 6-3). Lepaskan konektor 6P gear position switch (saklar posisi roda gigi transmisi). Lepaskan baut-baut dan gear position switch. KONEKTOR 6P BAUT-BAUT

Lepaskan contact switch cap (topi penutup kontak saklar) dan pegas dari shift drum (teromol pemindah gigi). Periksa contact switch cap dan spring (pegas) terhadap keausan atau kerusakan. Jika perlu, ganti dengan yang baru. PERHATIAN: Jangan menekuk atau mengetuk contact switch cap ketika memasangnya. Menekuk contact switch cap dengan paksa atau meremukkan titik kontak akan menyebabkan sambungan listrik yang buruk. CAP/SPRING

Periksa gear position switch terhadap keausan atau kerusakan. Jika perlu, ganti baru.

GEAR POSITION SWITCH

17-8

LAMPU / METER / SAKLAR

PEMASANGAN
Pasang pegas dan contact switch cap pada shift drum.

PEGAS

CAP

Oleskan oli mesin bersih kepada sebuah O-ring baru dan pasang pada alur dari gear position switch. Pasang gear position switch pada crankcase.

GEAR POSITION SWITCH

O-RING

Pasang dan kencangkan baut-baut, kemudian tempatkan kabel switch pada gear position switch tab (tonjolan pada saklar posisi roda gigi transmisi). Sambungkan konektor 6P gear position switch. Pasang part-part yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan.

TONJOLAN

BAUT-BAUT

KONEKTOR 6P

17-9

LAMPU / METER / SAKLAR

FUEL METER / FUEL UNIT


PELEPASAN FUEL UNIT
Buka tempat duduk (halaman 2-4). Lepaskan kabel dari klem dan lepaskan konektor 3P fuel unit. Putar fuel unit holder plate (pelat pegangan fuel unit) searah jarum jam dengan tang lancip dan lepaskan fuel unit holder plate dan O-ring. Lepaskan fuel unit. PERHATIAN: Hati-hati agar tidak merusak float arm (lengan pelampung).

HOLDER PLATE

KLEM

KONEKTOR 3P

PEMERIKSAAN FUEL UNIT


Ukur tahanan antara terminal-terminal sebagai berikut: PENUH Hijau - Kuning/Putih Hijau - Biru/Putih Kuning/Putih - Biru/Putih 566 Ohm 33 Ohm 600 Ohm KOSONG 33 Ohm 566 Ohm 600 Ohm PENUH G

L/W

Y/W FUEL UNIT KONEKTOR 2P

KOSONG

PEMERIKSAAN FUEL METER


Sambungkan konektor 3P fuel unit. Putar kunci kontak ke posisi ON dan gerakkan float (pelampung) dari posisi kosong ke penuh untuk memeriksa penunjukan fuel meter. Jika fuel meter tidak menunjuk dengan benar, periksa terhadap rangkaian terbuka atau hubungan singkat pada wire harness. Jika wire harness adalah normal, ganti panel meter. FUEL UNIT FUEL METER

17-10

LAMPU / METER / SAKLAR

PEMASANGAN
Pasang sebuah O-ring baru. Pasang fuel unit pada fuel tank (tangki bahan bakar).

FUEL UNIT

O-RING

Pasang fuel unit holder plate (pelat pemegang fuel unit). Sambungkan konektor 3P fuel unit dan klem kabel. Tutup tempat duduk.

HOLDER PLATE

KLEM

KONEKTOR 3P

KLAKSON
PEMERIKSAAN
Lepaskan front top cover (penutup atas depan) (halaman 2-2). Lepaskan konektor kabel dari klakson. Sambungkan baterai ke terminal klakson. Klakson adalah normal jika ia berbunyi ketika baterai tersambung antara terminal-terminal klakson. KONEKTOR

BAUT/WASHER

TERMINAL-TERMINAL

TEPATKAN

PELEPASAN
Lepaskan front top cover (halaman 2-2). Lepaskan konaktor-konektor kabel. Lepaskan baut, washer dan klakson.

PEMASANGAN
Pasang klakson dengan mentepatkan lubangnya dengan tonjolan dari stay (pegangan). Pasang washer dan baut. Kencangkan baut. Pasang front top cover (halaman 2-2).

17-11

LAMPU / METER / SAKLAR

TURN SIGNAL RELAY


(RELAY LAMPU SEIN)

PEMERIKSAAN
Periksa berikutnya: - Kondisi baterai - Kunci kontak dan cara kerja turn signal switch (saklar lampu sein) - Konektor longgar - Sekring putus Jika hal-hal di atas semuanya adalah normal, periksa berikutnya: Lepaskan handlebar front cover (penutup depan stang kemudi) (halaman 2-9). Lepaskan konektor 2P turn signal relay (relay lampu sein) dari relay. Hubungkan singkat terminal hitam dan abu-abu dari konektor sisi harness dengan kabel penyambung. Putar kunci kontak ke posisi ON. Periksa lampu sein dengan menggerakkan turn signal switch dengan penuh ke sisi kanan atau kiri.

KONEKTOR 2P

TURN SIGNAL RELAY

Lampu menyala

Lampu tidak menyala

Ada rangkaian terbuka atau hubungan singkat pada kabel yang bersangkutan Turn signal relay rusak Sambungan konektor buruk Ganti turn signal relay bila perlu. Pasang handlebar front cover (halaman 2-9).

17-12

STARTER LISTRIK

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Starter motor tidak mau berputar Sebelum menjalankan pencarian penyebab kesukaran, periksalah sebagai berikut: - Periksa terhadap sekring utama (15A) atau sekring tambahan (10A) yang putus. - Periksa bahwa baterai bermuatan penuh dan dalam keadaan baik. - Periksa kontinuitas dari starter switch (tombol starter) (halaman 17-7). Periksa terhadap sambungan kabel baterai yang longgar atau buruk, dan rangkaian terbuka pada kabel baterai. Normal Tidak normal Kabel baterai tersambung dengan buruk Ada rangkaian terbuka pada kabel baterai

Periksa terhadap terminal starter relay switch dan konektor 5P yang longgar atau tersambung dengan buruk.

Tidak normal

Terminal atau konektor yang tersambung dengan buruk

Normal

Periksa terhadap kabel starter motor yang tersambung dengan longgar atau buruk, dan rangkaian terbuka pada kabel starter motor.

Tidak normal

Kabel starter motor yang tersambung dengan buruk Rangkaian terbuka pada kabel starter motor

Normal

Dengan kunci kontak pada posisi ON, tekan tombol starter dan periksa terhadap suara Klik dari starter relay switch.

Berbunyi klik

Sambungkan terminal starter motor langsung ke terminal positif baterai. (Oleh karena arus listrik yang mengalir besar, jangan pakai kabel tipis.)

Tidak berbunyi klik

Starter motor berputar

Starter motor tidak berputar

Starter motor rusak Starter relay switch rusak Ada rangkaian terbuka atau hubungan singkat pada kabel starter motor Periksa saluran massa starter relay switch (halaman 16-10). Tidak normal Rangkaian terbuka pada wire harness Saluran massa longgar atau tersambung dengan buruk

Normal

Ke halaman 16-3

16-2

STARTER LISTRIK
Dari halaman 16-2

Periksa voltase starter relay (halaman 16-11

Tidak normal

Normal

Kunci kontak rusak Kabel yang berhubungan tersambung dengan longgar atau buruk Ada rangkaian terbuka di dalam wire harness

Starter relay switch rusak Starter motor berputar dengan pelan Baterai lemah Kabel baterai tersambung dengan buruk Kabel starter motor tersambung dengan buruk Starter motor rusak Starter motor berputar, tetapi mesin tidak berputar Starter clutch rusak Starter reduction gear rusak Starter relay switch berbunyi klik, tetapi mesin tidak berputar Crankshaft tidak berputar akibat persoalan pada mesin Starter reduction gear rusak Starter clutch rusak

16-3

STARTER LISTRIK

STARTER MOTOR
PELEPASAN
AWAS! Selalu putar kunci kontak ke posisi OFF sebelum menservis starter motor. Motor dapat tiba-tiba hidup, sehingga mengakibatkan luka-luka parah. Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan terminal negatif baterai (halaman 14-4). body cover (halaman 2-5). rubber cap (topi karet). mur terminal dan kabel starter motor.

RUBBER CAP/STARTER MOTOR CABLE

MUR TERMINAL

Lepaskan kedua baut pemasangan dan kabel massa. Lepaskan starter motor dari crankcase.

STARTER MOTOR

BAUT/KABEL MASSA

BAUT

PEMBONGKARAN/PEMERIKSAAN
Lepaskan O-ring. Lepaskan baut-baut rumah starter motor dan O-ring.

STARTER MOTOR

BAUT-BAUT RUMAH/ O-RINGS

O-RING

Lepaskan front cover, lock washer dan seal ring.

SEAL RING

FRONT COVER

LOCK WASHER

16-4

STARTER LISTRIK
Lepaskan shims. CATATAN: Catatlah tempat pemasangan dan jumlah shims. SHIMS

Lepaskan rear cover (penutup belakang), shims dan seal ring. Lepaskan armature dari rumah motor. CATATAN: Catatlah tempat pemasangan dan jumlah shims.

ARMATURE

SEAL RING

REAR COVER

SHIMS

Periksa needle bearing (bantalan jarum) dan dust seal pada front cover (penutup depan) terhadap keausan atau kerusakan.

NEEDLE BEARING

FRONT COVER

DUST SEAL

Periksa commutator bars (lempengan komutator) dari armature terhadap perubahan warna. CATATAN: Jangan pergunakan emery atau kertas amplas pada commutator.

COMMUTATOR BARS

16-5

STARTER LISTRIK
Periksa terhadap kontinuitas antara pasangan commutator bars. Harus ada kontinuitas.

Periksa terhadap kontinuitas antara masing-masing commutator bar dan poros armature. Tidak boleh ada kontinuitas.

Periksa terhadap kontinuitas antara sikat yang diisolasi dan terminal kabel. Harus ada kontinuitas. Periksa terhadap kontinuitas antara sikat dan rumah motor. Tidak boleh ada kontinuitas.

Lepaskan berikutnya: - mur - washers - shims - O-ring - brush holder assembly (susunan pemegang sikat)

O-RING

WASHERS

BRUSH HOLDER ASSEMBLY

SHIMS

MUR

16-6

STARTER LISTRIK
Lepaskan sikat dari brush holder (pemegang sikat). Ukur panjang sikat. BATAS SERVIS: 3,5 mm

PERAKITAN
REAR COVER SHIMS SPRINGS

BRUSH HOLDER

SEAL RING O-RINGS SHIMS BAUT-BAUT TERMINAL

NUT WASHERS SHIMS

O-RING CASE

ARMATURE

FRONT COVER

LOCK WASHER

DUST SEAL

NEEDLE BEARING SEAL RING O-RING

Pasang brushes (sikat) pada brush holder (pemegang sikat).

BRUSHES

BRUSH HOLDER

16-7

STARTER LISTRIK
Pasang susunan brush holder (pemegang sikat) pada rear cover (penutup belakang) dengan mentepatkan tonjolan dari holder dengan alur pada rear cover. Pasang sebuah O-ring baru. O-RING

TEPATKAN

Pasang shims, washers dan mur.

SHIMS

MUR

Pasang armature pada badan motor sementara memegang armature dengan erat agar magnet dari badan motor tidak menarik armature kepadanya.

WASHERS

PERHATIAN: Kumparan dapat rusak jika magnet menarik armature terhadap badan motor. Pasang jumlah shims yang sama pada tempat pemasangan yang sama seperti telah dicatat pada waktu pembongkaran. CATATAN: Jumlah shims berbeda untuk masing-masing starter motor. Pasang sebuah seal ring baru. Pasang rear cover dengan mentepatkan tonjolan brush holder dengan alur pada rumah motor. ARMATURE SEAL RING

REAR COVER

SHIMS

Pasang lock washer pada front cover (penutup depan).

LOCK WASHERS

FRONT COVER

16-8

STARTER LISTRIK
Pasang jumlah shims yang sama pada tempat pemasangan yang sama seperti telah dicatat pada waktu pembongkaran. CATATAN: Jumlah shims berbeda untuk masing-masing starter motor. Pasang sebuah seal ring baru. Pasang front cover. SEAL RING FRONT COVER

SHIMS

Tepatkan garis-garis penunjuk pada front cover dan badan motor. Pasang O-ring baru pada baut-baut motor case (badan motor). Pasang dan kencangkan baut-baut motor case.

O-RINGS

TEPATKAN

BAUT-BAUT

PEMASANGAN
Lumasi sebuah O-ring baru dengan oli mesin bersih dan pasang pada alur pada starter motor.

O-RING

Pasang starter motor pada crankcase. Pasang kabel massa dan baut-baut pemasangan dan kencangkan baut-baut dengan erat.

STARTER MOTOR

KABEL MASSA/BAUT

BAUT

16-9

STARTER LISTRIK
Pasang kabel starter motor dan mur terminal pada terminal starter motor dan kencangkan mur seperti diperlihatkan. Pasang rubber cap (topi karet) di atas terminal motor dengan erat. Pasang body cover (halaman 2-5). RUBBER CAP/STARTER MOTOR CABLE MUR TERMINAL

30 5

STARTER RELAY SWITCH


PEMERIKSAAN
CATATAN: Sebelum memeriksa starter relay switch, periksa kondisi baterai. Lepaskan right side cover (penutup samping kanan) (halaman 2-5). Putar kunci kontak ke posisi ON. Tekan tombol starter. Kumparan adalah normal jika starter relay switch berbunyi KLIK. Jika tidak terdengar suara KLIK pada switch, periksa relay switch dengan menggunakan prosedur berikut di bawah ini. KABEL MASSA CATATAN: Sebelum menjalankan pemeriksaan ini, periksalah tombol starter (halaman 17-7). Lepaskan konektor 5P starter relay switch. Periksa terhadap kontinuitas antara kabel Kuning/Merah (kabel massa) dan massa. Harus ada kontinuitas sewaktu menekan tombol starter.

STARTER RELAY SWITCH

KONEKTOR 5P

KONEKTOR 5P

VOLTASE STARTER RELAY Hubungkan konektor 5P starter relay switch. Ukur voltase antara kabel Hitam (+) dan massa badan pada konektor 5P starter relay switch. Voltase baterai tampak sementara kunci kontak diputar pada posisi ON. Ukur voltase antara kabel Merah (+) dan massa badan.

KONEKTOR 5P

16-10

STARTER LISTRIK
PEMERIKSAAN PENGOPERASIAN Lepaskan konektor 5P starter relay switch dan kabel-kabel. Sambungkan sebuah kabel positif (+) dari baterai 12V bermuatan penuh ke terminal kabel hitam dari relay switch dan kabel negatif (-) ke terminal kabel kuning/merah. Harus ada kontinuitas antara terminal-terminal merah dan merah/putih sementara baterai tersambung, dan tidak boleh ada kontinuitas sewaktu baterai dilepaskan.

16-11

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

RODA BELAKANG
PELEPASAN
Letakkan sepedamotor pada standard utama dan amankan sepedamotor dengan menggunakan katrol atau alat sejenis. Lepaskan berikutnya: - Brake adjusting nut (mur penyetelan rem) - Brake rod (tangkai rem) - Pegas - Joint piece (bagian penyambung)

BRAKE ROD

ADJUSTING NUT

JOINT PIECE Lepaskan drive chain cases (rumah rantai roda) (halaman 3-15). Longgarkan mur poros dan drive chain lock nuts (mur pengunci rantai roda) dan adjusting nuts (mur penyetelan). Dorong roda belakang ke depan. Lepaskan drive chain (rantai roda) dari sprocket. Lepaskan mur poros. Lepaskan poros dari sisi kiri. Lepaskan roda belakang.

SPRING

MUR POROS

LOCK NUT

ADJUSTING NUT

Lepaskan collar dan dust seal (sil debu) dari left wheel hub (bagian kiri pusat roda).

DUST SEAL

COLLAR

Lepaskan brake panel assembly (susunan panel rem) dari right wheel hub (bagian kanan pusat roda).

BRAKE PANEL ASSEMBLY

13-3

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PEMERIKSAAN
Poros Letakkan poros pada blok-V dan ukur keolengan. Keolengan sebenarnya adalah dari pembacaan total indicator. BATAS SERVIS: 0,20 mm

Roda Periksa keolengan pelek dengan meletakkan roda pada alat pegangan pemutaran roda. Putar roda dengan tangan dan baca keolengan dengan menggunakan alat dial indicator. Keolengan sebenarnya adalah dari pembacaan total indicator. BATAS SERVIS: Radial: 2,0 mm Aksial: 2,0 mm

Bantalan roda dan bantalan driven flange Putar inner race (lingkaran dalam) dari masing-masing bantalan dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa bearing outer race (lingkaran luar bantalan) duduk dengan erat pada hub (pusat roda) atau driven flange (flens yang digerakkan). Keluarkan dan buang bantalan jika lingkaran tidak berputar dengan halus dan tanpa suara, atau jika mereka duduk dengan longgar pada hub (pusat roda). CATATAN: Ganti bantalan roda dan bantalan flens sebagai sebuah set.

Driven sprocket Periksa gigi driven sprocket (sprocket yang digerakkan) terhadap keausan atau kerusakan dan ganti bila perlu. CATATAN: Periksa drive chain (rantai roda) dan drive sprocket (sprocket yang menggerakkan) setiap kali memeriksa driven sprocket (sprocket yang digerakkan). KERUSAKAN

KEAUSAN

NORMAL

13-4

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PEMBONGKARAN
Lepaskan mur-mur, driven sprocket dan driven flange.

MUR-MUR

DRIVEN FLANGE

DRIVEN SPROCKET

Lepaskan rubber dampers dan O-ring.

DAMPER RUBBERS

RUBBER DAMPERS

O-RING

Pelepasan bantalan roda Pasang alat bearing remover head pada bearing (bantalan). Dari sisi yang berlawanan pasang alat bearing remover shaft dan dorong bearing keluar dari wheel hub (pusat roda). Lepaskan distance collar dan dorong keluar bantalan yang lain. KUNCI PERKAKAS; Bearing remover head, 12 mm Bearing remover shaft

BEARING

REMOVER SHAFT

07746-0050300 07746-0050100

REMOVER HEAD

REMOVER SHAFT

Pelepasan driven flange bearing Keluarkan driven flange collar. Dorong keluar driven flange bearing (bantalan flens yang digerakkan).

COLLAR

DRIVEN FLANGE

BEARING

13-5

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PERAKITAN
RIGHT WHEEL BEARING

O-RING DAMPER RUBBERS

DISTANCE COLLAR

DRIVEN FLANGE BEARING DRIVEN SPROCKET

LEFT WHEEL BEARING

COLLAR

MUR

DUST SEAL DRIVEN FLANGE

Pemasangan wheel bearing DRIVER PERHATIAN: Jangan sekali-kali memasang bantalan lama, sekali bantalan telah dikeluarkan, bantalan harus diganti dengan yang baru. Isi semua rongga bantalan dengan gemuk. Dorong masuk sebuah bantalan kanan baru dengan tegaklurus dengan sisinya yang tertutup menghadap ke luar. KUNCI PERKAKAS: Driver Attachment, 37 x 40 mm Pilot, 12 mm 07749-0010000 07746-0010200 07746-0040200

WHEEL BEARING

ATTACHMENT/PILOT

Pasang distance collar, kemudian dorong masuk bantalan sisi kiri dengan sisinya yang tertutup menghadap ke luar. KUNCI PERKAKAS: Driver Attachment, 32 x 35 mm Pilot, 12 mm

DISTANCE COLLAR

07749-0010000 07746-0010100 07746-0040200

13-6

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI


Letakkan pelek pada meja kerja. Letakkan hub (Pusat roda) dengan sisi kanan di sebelah bawah dan mulailah menganyam jarii-jari baru. Setel posisi hub sehingga jarak lateral dari permukaan ujung kanan hub sampai sisi pelek adalah 10 1 mm seperti diperlihatkan. KUNCI PERKAKAS: Spoke wrench, 4.5 x 5.1 mm TORSI: 3,2 N.m (0,33 kgf.m) Periksa keolengan pelek (halaman 13-4).

07701-0020200 10 1 mm (0.39 0.04 in)

Pemasangan bantalan driven flange Isi semua rongga bantalan dengan gemuk. Dorong masuk sebuah bantalan driven flange (flens yang digerakkan) baru dengan tegaklurus dengan sisinya yang tertutup menghadap keluar. KUNCI PERKAKAS: Driver Attachment, 37 x 40 mm Pilot, 17 mm PERHATIAN: Jangan sekali-kali memasang bantalan lama, sekali bantalan telah dikeluarkan, gantilah dengan bantalan baru. DRIVEN FLANGE BEARING

DRIVER

07749-0010000 07746-0010200 07746-0040400

ATTACHMENT/PILOT

Pasang driven flange collar.

COLLAR

DRIVEN FLANGE

Pasang rubber dampers (peredam karet) roda pada wheel hub (pusat roda). Oleskan gemuk pada sebuah O-ring dan pasang pada alur dari wheel hub.

RUBBER DAMPERS

O-RING

13-7

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI


Pasang driven flange (flens yang digerakkan) pada left wheel hub (sisi kiri dari pusat roda). Oleskan oli mesin bersih pada ulir mur driven sprocket (sprocket yang digerakkan). Pasang driven sprocket dan kencangkan mur-mur dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 32 N.m (3,3 kgf.m)

MUR-MUR

DRIVEN FLANGE

DRIVEN SPROCKET

PEMASANGAN
Oleskan gemuk pada bibir sebuah dust seal (sil debu) baru. Pasang dust seal pada driven flange. Pasang collar pada driven flange.

DUST SEAL

COLLAR

Pasang brake panel assembly (susunan panel rem) pada right wheel hub (sisi kanan pusat roda).

BRAKE PANEL ASSEMBLY

Letakkan roda belakang pada swingarm (lengan ayun) dengan mentepatkan alur dari brake panel (panel rem) dan boss (tonjolan) dari swingarm. Pasang drive chain (rantai roda) pada driven sprocket.

ALUR

BOSS

13-8

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI


Pasang drive chain adjusters (penyetel rantai roda) kiri dan kanan. Pasang poros dari sisi kiri. Pasang drive chain cases (rumah rantai roda) (halaman 3-17). POROS DRIVE CHAIN CASES

ADJUSTING NUT

LOCK NUT

Pasang axle nut (mur poros). Pasang joint piece (bagian penyambung) pada brake arm (lengan rem) dan sambungkan brake rod (tangkai rem) bersama pegas. Pasang adjusting nut (mur penyetelan). Setel kekendoran drive chain (rantai roda) (halaman 3-14). Kencangkan mur poros dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.M ( 6,0 kgf.m ) Setel rem belakang (halaman 3-18).

LOCK NUT

AXLE NUT

ADJUSTING NUT BRAKE ROD

ADJUSTING NUT

JOINT PIECE

REM BELAKANG
PELEPASAN
Lepaskan brake panel (panel rem) dari rear wheel hub (bagian pusat roda belakang) (halaman 13-3).

PEMERIKSAAN
Ukur D.D. rear brake drum (teromol rem belakang). BATAS SERVIS: 111,0 mm

13-9

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PEMBONGKARAN
Lepaskan brake shoes (sepatu rem) dan springs (pegas).

SPRINGS

BRAKE SHOES

Lepaskan mur, baut dan brake arm (lengan rem). Lepaskan indicator plate (pelat indikator).

BAUT/MUR

BRAKE ARM

INDICATOR PLATE

Lepaskan brake cam (bubungan rem) dan felt seal. BRAKE CAM

FELT SEAL

13-10

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PERAKITAN

9.8 Nm (1.0 kgfm, 7 lbfft)

FELT SEAL

BRAKE CAM

INDICATOR PLATE

BRAKE ARM BRAKE SHOES SPRINGS BRAKE PANEL

Oleskan oli mesin bersih pada felt seal dan pasang pada brake panel (panel rem).

ANCHOR PIN

FELT SEAL

Oleskan gemuk pada anchor pin dan brake cam. Pasang brake cam pada brake panel.

BRAKE CAM

13-11

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI


Pasang wear indicator plate (pelat indikator keausan) pada brake cam (bubungan rem) dengan mentepatkan giginya yang lebar pada alur lebar pada brake cam. INDICATOR PLATE

INDICATOR PLATE

TEPATKAN

Pasang brake arm (lengan rem) dengan mentepatkan tandatanda titik pada arm (lengan) dan brake cam. Pasang brake arm pinch bolt (baut penjepit lengan rem) dan kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 10 N.m (1,0 kgf.m)

BAUT/MUR

BRAKE ARM

TEPATKAN

Pasang brake shoes (sepatu rem) dan springs (pegas). Pasang brake panel (panel rem) pada rear wheel hub (bagian tengah roda belakang) (halaman 13-8). SPRINGS

BRAKE SHOES SPRINGS

BRAKE SHOES

SWING ARM
(LENGAN AYUN)

MUR

PELEPASAN
Letakkan sepedamotor pada standard utamanya dan amankan sepedamotor dengan sebuah katrol atau alat sejenis. Lepaskan berikutnya: - Roda belakang (halaman 13-3) - Sistem pembuangan gas (halaman 2-11) Lepaskan baut, mur dan left passenger footpeg holder (pemegang pijakan kaki kiri pembonceng). BAUT LEFT PASSENGER FOOTPEG HOLDER

13-12

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI


Lepaskan baut, mur dan right passenger footpeg holder (pemegang pijakan kaki kanan pembonceng). Lepaskan brake pedal return spring (pegas pengembalian pedal rem) dari swingarm (lengan ayun). RIGHT PASSENGER FOOTPEG HOLDER MUR

PEGAS

BAUT

Lepaskan mur dan washers pemasangan bawah shock absorber (peredam kejut) belakang, kemudian lepaskan shock absorbers dari swingarm.

WASHER

MUR

Lepaskan swingarm pivot nut (mur engsel lengan ayun), pivot bolt (baut engsel) dan swingarm (lengan ayun).

SWINGARM

PIVOT NUT

PIVOT BOLT

PEMBONGKARAN
Lepaskan drive chain case packing (paking rumah rantai roda) dengan melepaskan kaitan lubang paking dari tonjolan swingarm. Periksa drive chain case packing terhadap keausan atau kerusakan. Ganti bila perlu.

TONJOLAN

DRIVE CHAIN CASE PACKING

13-13

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PEMERIKSAAN
Periksa pivot bushings (bos engsel) terhadap keausan atau kerusakan. Periksa swingarm terhadap retak-retak atau kerusakan.

BUSHINGS

PERAKITAN
Pasang drive chain case packing (paking rumah rantai roda) dengan mengkaitkan lubang packing pada tonjolan swingarm (lengan ayun).

TONJOLAN

DRIVE CHAIN CASE PACKING

PEMASANGAN
Tempatkan drive chain (rantai roda) dan pasang swingarm pada rangka. Masukkan pivot bolt (baut engsel) dari sisi kiri dan untuk sementara kencangkan pivot nut (mur engsel).

SWINGARM

PIVOT NUT

Kaitkan shock absorbers (sokbreker) belakang pada engsel bawah, kemudian pasang washers dan mur pemasangan bawah. Untuk sementara kencangkan mur pemasangan bawah shock absorber belakang.

WASHER

MUR

13-14

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI


Pasang roda belakang (halaman 13-8). PIVOT NUT Turunkan sepedamotor dari standard utama dan pegang sepedamotor dengan tangan untuk memberikan beban awal pada shock absorber (sokbreker) dan swingarm pivot (engsel lengan ayun). Kencangkan swingarm pivot nut (mur engsel lengan ayun) dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 39 N.m (4,0 kgf.m) Kencangkan mur pemasangan bawah shock absorber belakang dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 25 N.m (2,5 kgf.m) MUR

Pasang right passenger footpeg holder (pegangan pijakan kaki kanan pembonceng). Kencangkan baut dan mur dengan erat. Kaitkan brake pedal return spring (pegas pengembalian pedal rem) pada swingarm.

RIGHT PASSENGER FOOTPEG HOLDER

MUR

PEGAS

BAUT

Pasang pegangan pijakan kaki kanan pembonceng. Kencangkan baut dan mur. Pasang berikutnya: - Roda belakang (halaman 13-8) - Sistem pembuangan gas (halaman 2-12)

MUR

BAUT

LEFT PASSENGER FOOTPEG HOLDER

SHOCK ABSORBER
(SOKBREKER)

BAUT

MUR/WASHER

PELEPASAN
Letakkan sepedamotor pada standard utamanya dan amankan sepedamotor dengan sebuah katrol atau alat sejenis. Lepaskan body cover (halaman 2-5). Lepaskan baut pemasangan atas shock absorber. Lepaskan mur topi pemasangan bawah shock absorber dan washer, kemudian lepaskan shock absorber.

SHOCK ABSORBER

13-15

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PEMERIKSAAN
Periksa shock absorber secara visual terhadap kerusakan. Periksa berikutnya: - Damper unit terhadap perubahan bentuk - Upper and lower joint bushings (bos penyambung atas dan bawah) terhadap keausan atau kerusakan Periksa terhadap kehalusan cara kerja damper (peredam). PERHATIAN: Jangan membongkar shock absorber. Ganti susunan shock absorber jika salah satu komponen dalam keadaan rusak.

SHOCK ABSORBER

BUSHING

PEMASANGAN
Pasang shock absorber pada rangka dan swingarm (lengan ayun). Pasang baut pemasangan atas shock absorber dengan longgar dulu. Pasang mur topi pemasangan bawah dan washer dengan longgar dulu.

BAUT

MUR/WASHER

SHOCK ABSORBER

Kencangkan baut pemasangan atas dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 25 N.m (2,5 kgf.m)

BAUT

Kencangkan mur topi pemasangan bawah dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 25 N.m (2,5 kgf.m) Pasang body cover (halaman 2-5).

WASHER

MUR

13-16

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PEDAL REM
PELEPASAN
Letakkan sepedamotor pada standard samping. Lepaskan berikutnya: - Pegangan pijakan kaki kanan penumpang (halaman 13-13). - Sistem pembuangan gas (halaman 2-11) Lepaskan adjusting nut (mur penyetelan), brake rod (tangkai rem), spring (pegas) dan joint piece (bagian penyambung) dari brake arm (lengan rem).

BRAKE ROD

ADJUSTING NUT

JOINT PIECE

SPRING

Lepaskan pegas pengembalian pedal rem. Lepaskan pegas pengembalian saklar lampu rem.

PEGAS PENGEMBALIAN PEDAL REM

PEGAS PENGEMBALIAN SAKLAR LAMPU REM

Lepaskan cotter pin, standard utama, engsel pedal rem dan brake pedal (pedal rem) sebagai sebuah susunan.

COTTER PIN

PIVOT PIN

STANDARD UTAMA

Lepaskan cotter pin, washer dan brake rod (tangkai rem) dari brake pedal.

WASHER

COTTER PIN

BRAKE PEDAL

BRAKE ROD

13-17

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

PEMASANGAN
Pasang brake rod (tangkai rem) pada brake pedal (pedal rem). Pasang washer dan sebuah cotter pin baru pada brake rod.

WASHER

COTTER PIN

BRAKE PEDAL

BRAKE ROD

Oleskan gemuk pada brake pedal pivot (engsel pedal rem). Letakkan pedal rem dan standard utama pada rangka, kemudian pasang pivot (engsel) ke dalam rangka dari sisi kanan. Amankan pivot dengan menggunakan sebuah cotter pin baru.

COTTER PIN

BRAKE PEDAL PIVOT

STANDARD UTAMA

Kaitkan pegas saklar lampu rem. Kaitkan pegas pengembalian pedal rem.

PEGAS PENGEMBALIAN PEDAL REM

PEGAS PENGEMBALIAN SAKLAR LAMPU REM

Pasang joint piece (bagian penyambung) pada brake arm (lengan rem), kemudian pasang brake spring (pegas rem), brake rod (tangkai rem) dan adjusting nut (mur penyetelan). Pasang berikutnya: - Right passenger footpeg holder (pemegang pijakan kaki kanan pembonceng) (halaman 13-15) - Exhaust system (sistem pembuangan gas) (halaman 2-12) Setel rem belakang (halaman 3-17).

BRAKE ROD

ADJUSTING

JOINT PIECE

PEGAS

13-18

RODA BELAKANG / REM / SUSPENSI

MEMO

13-19

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Keluarkan oil seal stopper ring (cincin penahan sil oli). STOPPER RING

Tahan fork slider dalam catok dengan jepitan lunak atau kain lap. Lepaskan fork socket bolt (baut socket garpu) dan sealing washer dengan kunci hex. CATATAN: Jika fork piston berputar bersama socket bolt, untuk sementara pasang fork spring, spring seat (dudukan pegas) dan stopper ring.

SOCKET BOLT

Lepaskan fork piston dan rebound spring (pegas reaksi) dari fork tube (pipa garpu).

FORK PISTON

REBOUND SPRING

Tarik fork tube keluar dari fork slider. FORK TUBE

FORK SLIDER

12-18

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Lepaskan oil seal dengan menggunakan alat perkakas oil seal remover yang dapat dibeli di pasar. KUNCI PERKAKAS: Oil seal remover OIL SEAL REMOVER

07748-001001 atau sejenis

PEMERIKSAAN
Fork spring (pegas garpu) Ukur panjang bebas fork spring. BATAS SERVIS: 310,0 mm

Fork tube/slider/piston Periksa fork tube, fork slider dan fork piston terhadap tandatanda goresan, dan keausan berlebihan atau tidak normal. Periksa fork piston ring terhadap keausan atau kerusakan. Periksa rebound spring terhadap kelelahan atau kerusakan. Ganti komponen-komponen bila perlu.

FORK PISTON

FORK SLIDER

FORK TUBE

Letakkan fork tube pada blok-V dan ukur keolengan. BATAS SERVIS: 0,20 mm

12-19

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

PERAKITAN
DUST SEAL

STOPPER RING

STOPPER RING OIL SEAL

SPRING SEAT O-RING

FORK SLIDER FORK PISTON RING

FORK PISTON

SEALING WASHER FORK SPRING FORK TUBE SOCKET BOLT 20 Nm ( 2,0 kgfm ) REBOUND SPRING

Sebelum perakitan, cucilah semua part dengan cairan pembersih dengan titik api tinggi atau yang tidak dapat terbakar dan seka kering. Pasang fork tube (pipa garpu) ke dalam fork slider.

FORK TUBE

FORK SLIDER

Pasang rebound spring dan fork piston ke dalam fork tube. FORK PISTON

REBOUND SPRING

12-20

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Pegang fork slider pada catok dengan penjepit lunak atau dengan kain lap. Oleskan cairan pengunci pada ulir fork socket bolt (baut socket garpu). Pasang sebuah sealing washer baru dan socket bolt ke dalam fork piston. Kencangkan baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 20 N.m (2,0 kgf.m) CATATAN: Jika fork piston berputar bersama socket bolt, untuk sementara pasang fork spring, spring seat dan stopper ring. SOCKET BOLT/SEALING WASHER

Oleskan fluida garpu pada bibir sebuah oil seal baru. Pasang oil seal dan dorong masuk dengan menggunakan special tools dengan sisi yang ada tulisan menghadap ke atas. KUNCI PERKAKAS: Fork seal driver Fork seal driver attachment

FORK SEAL DRIVER/ ATTACHMENT

07747-0010100 07747-0010300

OIL SEAL

Pasang oil seal stopper ring ke dalam alur fork slider dengan erat.

STOPPER RING

Oleskan fluida garpu pada bibir sebuah dust seal baru. Pasang dust seal.

DUST SEAL

12-21

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Tuangkan fluida garpu yang dianjurkan dalam jumlah yang ditentukan ke dalam fork tube. FLUIDA GARPU YANG DIREKOMENDASIKAN: Fork fluid KAPASITAS FLUIDA GARPU: 70,5 1 cm3 Pompa fork tube beberapa kali untuk mengeluarkan udara yang terperangkap dari bagian bawah dari fork tube.

Tekan kaki garpu sampai penuh dan ukur tinggi permukaan oli dari bagian atas fork tube. TINGGI PERMUKAAN OLI GARPU: 68,5 mm 68.5 mm (2.70 in)

Tarik fork tube (pipa garpu) ke atas dan pasang fork spring (pegas garpu) dengan ujung dengan lilitan yang rapat menghadap ke bawah.

Oleskan fork fluid pada sebuah O-ring baru dan pasang pada spring seat (dudukan pegas). Pasang spring seat pada fork tube.

SPRING SEAT

O-RING

12-22

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Pasang stopper ring sementara menekan spring seat dengan menggunakan mesin pres hidrolik. STOPPER RING

PEMASANGAN
ALIGN Pasang fork tube pada steering stem (poros kemudi). Tepatkan lubang baut dengan alur pada fork tube. Pasang bottom bridge pinch bolts (baut penjepit jembatan bawah) dengan mentepatkan bagian atas dari fork tube dengan permukaan atas dari bottom bridge (jembatan bawah) seperti diperlihatkan.

FORK

STEERING STEM

Kencangkan bottom bridge pinch bolt dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 64 N.m (6,5 kgf.m) Pasang berikutnya: - Front fender A/B (spakbor depan A/B) (halaman 2-7) - Front wheel (roda depan) (halaman 12-24)

12-23

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

STEERING STEM
(POROS KEMUDI)

HANDLEBAR HOLDER

PELEPASAN
Lepaskan berikutnya: - Handlebar (stang kemudi) (halaman 12-3) - Fork (garpu) (halaman 12-18) Lepaskan baut pemasangan handlebar holder (pegangan stang kemudi), mur dan handlebar holder. BOLT

NUT

Lepaskan steering stem nut (mur poros kemudi) dengan menahan top thread dengan menggunakan special tools. KUNCI PERKAKAS: Lock nut wrench Steering stem pin spanner

STEERING STEM NUT

LOCK NUT WRENCH

07916-KM10000 07702-0020001

TOP THREAD

PIN SPANNER

Longgarkan steering stem top thread dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Steering stem socket

STEERING STEM SOCKET

07916-3710101

Sementara menahan ujung bawah steering stem, lepaskan top thread, steering mud guard (pelindung lumpur untuk kemudi), upper bearing inner race (lingkaran dalam bantalan atas) dan steel balls (peluru bantalan) (jumlah =23 buah).

INNER RACE

TOP THREAD/MUD GUARD

CATATAN: Hati-hati agar peluru bantalan tidak hilang.

STEEL BALLS

12-24

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Lepaskan steering stem dan lower steel balls (peluru bantalan bawah) (jumlah = 29 buah). CATATAN: Hati-hati agar peluru bantalan tidak hilang. STEEL BALLS

STEERING STEM

PENGGANTIAN BANTALAN
CATATAN: Selalu ganti bearings (bantalan) dan races (lingkaran bantalan) sebagai sebuah set. Dorong keluar lower bearing outer race (lingkaran luar bantalan bawah) dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Ball race remover, 40 mm Ball race remover, 34.5 mm 07953-4250002 07948-4630100

LOWER OUTER RACE

Dorong keluar upper bearing outer race (lingkaran luar bantalan bawah) dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Ball race remover, 40 mm

UPPER OUTER RACE

07953-4250002 DUST SEAL

Lepaskan lower bearing inner race (lingkaran dalam bantalan bawah) dengan pahat atau perkakas serupa dengan berhatihati untuk tidak merusak stem. Lepaskan dust seal (sil debu).

LOWER INNER RACE

Oleskan gemuk pada bibir sebuah dust seal baru dan pasang pada steering stem. Pasang sebuah lower bearing inner race baru dengan menggunakan special tool dan sebuah mesin pres hidrolik. KUNCI PERKAKAS: Inner driver, 35 mm

07746-0030400

DUST SEAL

LOWER INNER RACE

12-25

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Dorong bearing outer race (lingkaran luar bantalan) baru pada steering head pipe (pipa kepala kemudi). KUNCI PERKAKAS: Atas: Driver Attachment, 45 x 50 mm Bawah: Driver Attachment, 52 x 55 mm UPPER OUTER RACE

07749-0010000 07946-6920100 07749-0010000 07746-0010400

LOWER OUTER RACE

PEMASANGAN

STEM NUT

TOP THREAD MUD GUARD UPPER INNER RACE STEEL BALLS (23) UPPER OUTER RACE

LOWER OUTER RACE STEEL BALLS (29) LOWER INNER RACE STEERING STEM DUST SEAL

Oleskan gemuk pada lower bearing inner and outer race (lingkaran dalam dan luar bantalan bawah). Pasang 29 steel balls (peluru bantalan) pada lower bearing inner race (lingkaran dalam bantalan bawah). Masukkan steering stem ke dalam steering head pipe (pipa kepala kemudi) dengan berhati-hati agar tidak menjatuhkan steel balls.

STEERING STEM

STEEL BALL

12-26

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Oleskan gemuk pada upper bearing inner and outer races (lingkaran dalam dan luar bantalan atas). Sementara menahan bagian bawah steering stem (poros kemudi), pasang ke-23 steel balls (peluru bantalan) pada upper bearing outer race, kemudian pasang upper bearing inner race, steering mud guard dan top thread. INNER RACE TOP THREAD/MUD GUARD

OUTER RACE

STEEL BALLS

Tahan steering stem dan kencangkan steering stem top thread dengan torsi awal dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Steering stem socket TORSI: 25 N.m (2,5 kgf.m)

STEERING STEM SOCKET

07916-3710101

Gerakkan steering stem ke kanan dan kiri, ujung-ke-ujung, sebanyak lima kali untuk mendudukkan bantalan. Pastikan bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau terjepit; kemudian longgarkan top thread.

Kencangkan kembali top thread dengan torsi yang ditentukan dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Steering stem socket TORSI: 2,5 N.m (0,25 kgf.m) Putar top thread berlawanan arah jarum jam sebanyak 15 derajat. Periksa kembali bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau terjepit.

STEERING STEM SOCKET

07916-3710101

12-27

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Sementara menahan top thread, kencangkan steering stem nut dengan torsi yang ditentukan dengan menggunakan special tools. TOOLS: Lock nut wrench Steering stem pin spanner TORSI: 74 N.m (7,5 kgf.m) LOCK NUT WRENCH

07916-KM10000 07702-020001

PIN SPANNER

Pasang handlebar holder pada steering stem. Tepatkan lubang baut dan pasang baut dan mur pemasangan. Sementara menahan baut, kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.m (6,0 kgf.m) Pasang berikutnya: - Handlebar (stang kemudi) (halaman 12-6) - Fork (garpu) (halaman 12-24)

HANDLEBAR HOLDER

MUR

BAUT

12-28

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

MEMO

12-29

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

KUNCI PERKAKAS
Spoke wrench, 4.5 x 5.1 mm Bearing remover shaft Bearing remover head, 12 mm Driver Attachment, 32 x 35 mm Pilot, 12 mm Fork seal driver Fork seal driver attachment Steering stem pin spanner Lock nut wrench Ball race remover, 40 mm Ball race remover, 34.5 mm Attachment, 45 x 50 mm Attachment, 52 x 55 mm Oil seal remover Steering stem socket Inner driver, 35 mm 07701-0020200 07746-0050100 07746-0050300 07749-0010000 07746-0010100 07746-0040200 07747-0010100 07747-0010300 07702-0020001 07916-KM10000 07953-4250002 07948-4630100 07946-6920100 07746-0010400 07748-0010001 07916-3710101 07746-0030400

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Pengemudian berat Steering top thread terlalu dikencangkan Bantalan steering head tidak bekerja dengan baik atau rusak Tekanan udara ban terlalu rendah Sepedamotor menarik ke satu sisi atau tidak dapat berjalan lurus Garpu bengkok Poros depan bengkok Roda tidak terpasang dengan benar Bantalan steering head tidak bekerja dengan benar Rangka bengkok Bantalan roda aus Komponen swingarm pivot aus Roda depan bergoyang Pelek bengkok Jari-jari longgar atau berubah bentuk Bantalan roda depan aus Ban depan rusak Pengencangan poros depan tidak benar Roda berat perputarannya Bantalan roda rusak Poros depan bengkok Rem depan menyangkut Suspensi lunak Fluida di dalam garpu kurang banyak Pegas garpu lemah Tekanan udara ban terlalu rendah Suspensi keras Berat jenis fluida tidak benar Pipa garpu bengkok Pipa garpu dan/atau fork slider rusak Tekanan udara ban terlalu tinggi Suspensi depan berisik Fork slider bengkok Fluida di dalam garpu kurang Pengencang garpu longgar Kekurangan gemuk pada roda gigi speedometer Daya pengereman lemah Penyetelan rem tidak benar Kanvas rem aus Kanvas rem kotor Brake cam aus Brake drum aus Brake arm salah pemasangannya Sepatu rem aus pada permukaan kontak dengan cam

12-2

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

HANDLE BAR
(STANG KEMUDI)

KONEKTOR 6P

PELEPASAN
Lepaskan berikutnya: - Front top cover (penutup depan atas) (halaman 2-2) - Handlebar front cover (penutup depan stang kemudi) (halaman 2-9) Lepaskan konektor 6P dan 9P dan lepaskan klem kabel dari stay (pegangan).

KONEKTOR 9P

KLEM

Longgarkan front brake adjusting nut (mur penyetelan rem depan) dan lepaskan kabel rem dari handel rem. Lepaskan konektor kabel saklar lampu rem depan dan kabel speedometer. Lepaskan sekrup-sekrup dan tarik susunan handlebar rear cover (penutup belakang stang kemudi) ke belakang dengan throttle cable (kabel gas) dalam keadaan tersambung.

KABEL REM

SEKRUP-SEKRUP

KONEKTOR-KONEKTOR

KABEL SPEEDOMETER

Lepaskan sekrup dan throttle upper housing (rumah atas putaran gas tangan) dengan melepaskan kaitannya dari lower housing (rumah bawah).

SEKRUP

UPPER HOUSING

Lepaskan throttle cable (kabel gas) dari throttle pipe (pipa pugaran gas tangan) dan lepaskan throttle lower housing (rumah bawah putaran gas tangan).

THROTTLE CABLE

THROTTLE PIPE

LOWER HOUSING

12-3

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Lepaskan throttle lower housing dan mur dari throttle cable. Lepaskan throttle cable melalui handlebar rear cover (penutup belakang stang kemudi) dan lepaskan handlebar rear cover. LOWER HOUSING

THROTTLE CABLE

MUR

Lepaskan choke cable (kabel cuk). Lepaskan sekrup/washer/wave washer (cincin bergelombang) dan choke lever (handel cuk) dari left handlebar (stang kemudi kiri).

SEKRUP/WASHER/ WAVE WASHER

KABEL CUK

Lepaskan sekrup-sekrup dan ujung pegangan tangan kanan/ kiri. Lepaskan throttle pipe (pipa putaran gas tangan) dan left handlebar grip (pegangan stang kemudi kiri).

UJUNG PEGANGAN TANGAN

SEKRUP

Lepaskan mur, baut, dan brake lever (handel rem).

BAUT

LEVER

MUR

12-4

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Lepaskan berikutnya: - Baut/washers pemasangan stang kemudi - Bushings karet/collars - Stang kemudi STANG KEMUDI

BAUT-BAUT/WASHERS/RUBBER BUSHINGS/COLLARS

Penggantian bandul di dalam Luruskan weight retainer tab (lidah penahan bandul) dengan obeng atau drip. CATATAN: Semprotkan semprotan pelumas melalui lubang penguncian tab kepada karet untuk mempermudah pelepasan. Untuk sementara pasang grip end (ujung pegangan) dan sekrup, kemudian lepaskan inner weight (bandul dalam) dengan memutar grip end. RUBBER CUSHION

RETAINER RETAINER TAB

HANDLEBAR WEIGHT RETAINER HOLE

Lepaskan grip end dari handlebar weight (bandul stang kemudi). Buang retainer (penahan). Pasang sebuah retainer baru pada handlebar weight. Pasang grip end pada handlebar weight dengan mentepatkan tonjolannya dengan alur pemasangannya. Pasang sekrup pemasangan.

HANDLEBAR WEIGHT

RETAINER

SEKRUP RUBBER CUSHION GRIP END

Masukkan susunan handlebar weight ke dalam handlebar. Putar handlebar weight dan kaitkan lidah retainer dengan lubang pada handlebar. Lepaskan sekrup dan grip end.

RETAINER TAB

HANDLEBAR WEIGHT RETAINER GRIP END

12-5

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

PEMASANGAN
Tempatkan collars dan rubber bushings pada handlebar. Pasang handlebar pada handlebar holder (pemegang stang kemudi). Pasang washers dan baut-baut dan kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 25 N.m (2,5 kgf.m)

HANDLEBAR

BAUT-BAUT/WASHERS/RUBBER BUSHINGS/COLLARS

Jika handlebar grip kiri dilepaskan, oleskan Honda Bond A atau perekat sejenis pada bagian dalam dari grip (pegangan tangan) dan pada permukaan bersih dari left handlebar (stang kemudi kiri). Tunggu 3-5 menit dan pasang grip. Putar grip untuk pembagian merata dari perekat. CATATAN: Biarkan perekat mengering selama satu jam sebelum memakai grip.

GRIP

LEFT HANDLEBAR

Ganti handlebar grip kanan dan throttle pipe (pipa putaran gas tangan) sebagai sebuah susunan bila perlu.

Pasang brake lever (handel rem, baut dan mur dengan torsi yang ditentukan. Kencangkan baut dan mur dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 5,2 N.m (0,53 kgf.m)

BAUT

LEVER

MUR

Oleskan gemuk pada permukaan meluncur dari throttle pipe pada handlebar, kemudian pasang throttle pipe.

THROTTLE PIPE

12-6

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Pasang grip ends pada handlebar weight, dengan mentepatkan tonjolannya dengan alur pasangannya. Kencangkan sekrup. TEPATKAN GRIP END

SEKRUP

Pasang choke lever (handel cuk) dan wave washer pada choke lever boss (tonjolan handel cuk). Pasang washer dan kencangkan sekrup. Hubungkan choke cable (kabel cuk).

SEKRUP/WASHER/WAVE WASHER

KABEL CUK

Tempatkan throttle cable (kabel gas) melalui handlebar rear cover (penutup belakang stang kemudi). Pasang mur dan throttle lower housing (rumah bawah gas tangan) pada throttle cable.

LOWER HOUSING

THROTTLE CABLE

MUR

Pasang throttle lower housing, dengan mentepatkan pin penempatannya pada pada rumah dengan lubang pada handlebar. Hubungkan throttle cable pada throttle pipe (pipa putaran gas tangan).

LUBANG

THROTTLE CABLE

PIN

12-7

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Pasang throttle upper housing (rumah atas gas tangan) dengan mengkaitkannya kepada lower housing. Kencangkan sekrup dengan erat. UPPER HOUSING

SEKRUP

Pasang susunan handlebar rear cover pada handlebar dan kencangkan sekrup-sekrup. Hubungkan speedometer cable (kabel speedometer) dan konektor kabel lampu rem depan. Hubungkan brake cable (kabel rem) pada brake lever (handel rem).

KABEL CUK

SEKRUP-SEKRUP

KONEKTOR-KONEKTOR

KABEL SPEEDOMETER

Sambungkan konektor 6P dan 9P dan pasang klem kabel pada stay (pegangan). Pasang berikutnya: - Handlebar front cover (penutup depan stang kemudi) (halaman 2-9). - Front top cover (penutup depan atas) (halaman 2-2). Setel jarak main bebas handel rem dan periksa cara kerja rem (halaman 3-18).

KONEKTOR 6P

KONEKTOR 9P

KLEM

RODA DEPAN
PELEPASAN
Letakkan sepedamotor pada standard utamanya. Naikkan roda depan lepas tanah dengan menggunakan dongkrak atau alat penopang lain di bawah mesin. Lepaskan front brake adjusting nut (mur penyetelan rem depan), brake cable (kabel rem) dan brake arm joint piece (penyambung lengan rem). Lepaskan speedometer cable (kabel speedometer) sementara menekan cable tab (lidah kabel). Lepaskan axle nut (mur poros), poros dan roda depan.

ADJUSTING NUT

AXLE NUT

KABEL SPEEDOMETER

JOINT PIECE

KABEL REM

TAB

12-8

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Lepaskan side collar dari right wheel hub (pusat roda sebelah kanan).

COLLAR

Lepaskan brake panel assembly (susunan panel rem) dari left wheel hub (pusat roda sebelah kiri).

BRAKE PANEL ASSEMBLY

PEMERIKSAAN
Poros Letakkan poros pada blok-V dan ukur keolengan. Keolengan sebenarnya adalah dari pembacaan total indikator. BATAS SERVIS: 0,2 mm

Bantalan roda Putar inner race (lingkaran dalam) dari masing-masing bantalan dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa bearing outer race (lingkaran luar bantalan) duduk dengan erat pada hub. Lepaskan dan buang bantalan jika mereka tidak dapat berputar dengan halus, tanpa suara, atau jika mereka duduk dengan longgar pada hub. CATATAN: Ganti bantalan dalam pasangan (halaman 12-10).

12-9

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Roda Periksa keolengan pelek dengan menempatkan roda pada alat pemeriksaan pemutaran roda. Putar roda dengan tangan, dan bacalah keolengan dengan menggunakan dial indicator. Keolengan sebenarnya adalah dari pembacaan total indicator. BATAS SERVIS: Radial: 2,0 mm Aksial: 2,0 mm

PEMBONGKARAN
Keluarkan dust seal (sil debu) dari right wheel hub (pusat roda sebelah kanan).

DUST SEAL

Pasang bearing remover head pada bantalan. Dari sisi berlawanan pasang bearing remover shaft dan dorong bantalan keluar dari hub roda. Lepaskan distance collar dan dorong keluar bantalan yang lain. KUNCI PERKAKAS: Bearing remover head, 12 mm Bearing remover shaft

BANTALAN RODA

07746-0050300 07746-0050100

CATATAN: Ganti bantalan dalam pasangan. REMOVER HEAD REMOVER SHAFT

12-10

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

PERAKITAN

DUST SEAL

BANTALAN RODA KANAN DISTANCE COLLAR

BANTALAN RODA KIRI Isi semua rongga bantalan dengan gemuk. Dorong masuk sebuah bantalan kiri baru dengan tegaklurus dengan sisinya yang tertutup menghadap keluar. KUNCI PERKAKAS: Driver Attachment, 32 x 35 mm Pilot, 12 mm PERHATIAN: Jangan sekali-kali memasang kembali bantalan lama, sekali bantalan telah dikeluarkan, ia harus diganti dengan bantalan baru.

DRIVER

07749-0010000 07946-0010100 07746-0040200

BEARING/PILOT

ATTACHMENT

Pasang distance collar, kemudian dorong masuk sebuah bantalan sisi kanan baru dengan sisinya yang tertutup menghadap keluar. KUNCI PERKAKAS: Driver Attachment, 32 x 35 mm Pilot, 12 mm PERHATIAN: Jangan sekali-kali memasang kembali bantalan lama, sekali bantalan telah dikeluarkan, ia harus diganti dengan bantalan baru.

07749-0010000 07946-0010100 07746-0040200

DISTANCE COLLAR

12-11

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Letakkan pelek di atas meja kerja. Letakkan hub (pusat roda) dengan sisi kiri di sebelah bawah dan mulailah menganyam jari-jari baru. Setel posisi hub sehingga jarak dari permukaan ujung kiri hub ke bagian samping dari pelek adalah 13,8 1 mm seperti diperlihatkan. KUNCI PERKAKAS: Spoke wrench, 4.5 x 5.1 mm Torsi: 2,5 N.m (0,25 kgf.m) 13.8 1 mm (0.54 0.04 in) Periksa keolengan pelek (halaman 12-10).

07701-0020200

Oleskan gemuk pada bibir dust seal (sil debu) dan pasang ke dalam right wheel hub (pusat roda sebelah kanan).

DUST SEAL

Pasang side collar pada right wheel hub. SIDE COLLAR

Pasang susunan brake panel (panel rem) ke dalam left wheel hub (pusat roda sebelah kiri) dengan mentepatkan tonjolan speedometer tab (tonjolan speedometer) dengan bagian rata dari wheel hub.

12-12

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

PEMASANGAN
Pasang roda depan di antara kaki-kaki garpu dengan mentepatkan alur brake panel (panel rem) dengan boss (tonjolan) pada left fork leg (kaki kiri garpu).

TEPATKAN

Oleskan lapisan tipis gemuk pada poros depan. Pasang poros depan dari sisi kanan. Pasang dan kencangkan mur poros dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.m (6,0 kgf.m) Pasang speedometer cable (kabel speedometer) dengan mentepatkan tab (lidah)-nya dengan lubang pada brake panel (panel rem). Pasang brake arm joint piece (penyambung lengan rem), brake cable (kabel rem) dan adjusting nut (mur penyetelan). Setel jarak main bebas handel rem dan periksa cara kerja rem (3-18).

ADJUSTING NUT

KABEL SPEEDOMETER

JOINT PIECE

KABEL REM

LUBANG

REM DEPAN
PELEPASAN
Lepaskan brake panel (panel rem) dari roda depan (halaman 12-9).

PEMERIKSAAN
Ukur D.D. rear brake drum (teromol rem belakang). BATAS SERVIS: 111,0 mm

PEMBONGKARAN
Lepaskan brake shoes (sepatu rem) dan springs (pegaspegas).

BRAKE SHOES

SPRINGS

12-13

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Lepaskan mur, baut dan brake arm (lengan rem). Lepaskan wear indicator plate (pelat indikator keausan) dan return spring (pegas pengembalian). BAUT MUR INDICATOR PLATE

BRAKE ARM

SPRING

Lepaskan brake cam (bubungan rem) dan felt seal.

BRAKE CAM

FELT SEAL

Lepaskan dust seal (sil debu), speedometer gear (roda gigi speedometer) dan shim dari brake panel.

GEAR

DUST SEAL

SHIM

12-14

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI

PERAKITAN

DUST SEAL SPEEDOMETER GEAR SHIM

FELT SEAL

INDICATOR PLATE

BRAKE SHOES SPRINGS BRAKE CAM

MUR 9.8 Nm (1.0 kgfm, 7 lbfft)

RETURN SPRING

BRAKE PANEL

BAUT

BRAKE ARM

Oleskan gemuk pada roda gigi speedometer. Oleskan gemuk pada bibir dust seal (sil debu) baru. Pasang shim, speedometer gear dan dust seal pada brake panel (panel rem).

GEAR

SHIM

DUST SEAL

Oleskan gemuk pada anchor pin (pin jangkar) dan brake cam (bubungan rem). Pasang brake cam pada brake panel (panel rem).

BRAKE CAM

ANCHOR PIN

12-15

RODA DEPAN / REM / SUSPENSI / KEMUDI


Oleskan oli mesin bersih pada felt seal dan pasang pada brake panel (panel rem). Pasang return spring (pegas pengembalian) dengan mentepatkan ujungnya dengan lubang pada brake panel. DUST SEAL

SPRING

Pasang wear indicator plate (pelat indikator keausan) pada brake cam (bubungan rem) dengan mentepatkan giginya yang lebar dengan alur lebar pada brake cam.

INDICATOR PLATE

Pasang brake arm (lengan rem) dengan mentepatkan tandatanda titik dari lengan dan brake cam. Pasang brake arm pinch bolt (baut penjepit lengan rem) dan kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 9,8 N.m (1,0 kgf.m)

BAUT

TEPATKAN

MUR

Pasang brake shoes (sepatu rem) dan springs (pegas). BRAKE SHOES

PEMASANGAN
Pasang brake panel (panel rem) pada left wheel hub (sisi kiri dari pusat roda) (halaman 12-13).

SPRINGS

12-16

CRANKSHAFT/TRANSMISSION/KICKSTARTER

KUNCI PERKAKAS
Universal bearing puller Assembly set, 14 mm Driver Attachment, 22 x 24 mm Attachment, 32 x 35 mm Attachment, 37 x 40 mm Attachment, 52 x 55 mm Pilot, 12 mm Pilot, 17 mm Pilot, 22 mm Remover weight Bearing remover set, 12 mm - Bearing remover shaft 12 mm - Bearing remover head 12 mm 07631-0010000 07JMF-KW70100 07749-0010000 07746-0010800 07746-0010100 07748-0010200 07746-0010400 07746-0040200 07746-0040400 07746-0041000 07741-0010201 07936-1660101 07936-1660120 07936-1660110

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Roda gigi sulit dipindahkan Penyetelan kopling tidak tepat (bab 3) Shift fork (garpu pemindah) bengkok Shift fork claw (cakar garpu pemindah) bengkok Alur shift drum cam (bubungan teromol pemindah gigi) rusak Viskositas oli mesin tidak sesuai Transmisi meloncat keluar dari gigi yang dipilih Dogs (tonjolan) dan slots (lubang) pada roda gigi aus Shift fork shaft (poros garpu pemindah gigi) bengkok Shift drum stopper arm (lengan stopper teromol pemindah gigi) patah Shift fork shaft (poros garpu pemindah gigi) bengkok Gearshift spindle return spring (pegas pengembalian poros pemindah gigi) patah Suara berlebihan Bantalan kepala besar connecting rod (batang penggerak) aus Bantalan crankshaft (poros engkol) aus Bantalan transmisi aus Roda gigi transmisi aus atau rusak

11-2

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER

PEMBELAHAN CRANKCASE
CATATAN: Baca Keterangan Servis (halaman 11-1) untuk bagian yang perlu dilepaskan sebelum membelah crankcase. Lepaskan baut, set plate (pelat pemasangan) dan cam chain tensioner (penegang rantai mesin).

SET PLATE

BAUT

CAM CHAIN TENSIONER

Lepaskan baut, set plate, spring (pegas) dan plunger (plunyer). Lepaskan cam chain (rantai mesin).

CAM CHAIN

BAUT

SET PLATE/SPRING/PLUNGER

Longgarkan baut-baut crankcase (bak mesin) dalam pola bersilang dalam 2-3 langkah. Lepaskan baut-baut crankcase.

BAUT-BAUT

Letakkan right crankcase (bak mesin kanan) di sebelah bawah. Dengan hati-hati pisahkan left crankcase (bak mesin kiri) dari right crankcase (bak mesin kanan) sementara mengetuknya di beberapa tempat dengan palu lunak. CATATAN: Jangan mengungkit belahan crankcase.

LEFT CRANKCASE

11-3

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Lepaskan dowel pins.

DOWEL PINS

PEMERIKSAAN
Periksa cam chain tensioner terhadap keausan atau kerusakan.

CAM CHAIN TENSIONER

CRANKSHAFT
(POROS ENGKOL)

RIGHT CRANKCASE

CRANKSHAFT

PELEPASAN
PERHATIAN: Ketika melepaskan, memasang dan memeriksa crankshaft, berhati-hatilah agar tidak merusak atau menakik bandul engkol yang berrongga di sebelah dalam. Lepaskan transmisi (halaman 11-6). Lepaskan crankshaft (poros engkol) dari right crankcase (bak mesin kanan) dengan menggunakan mesin pres hidrolik. Jika bantalan right crankshaft (poros engkol kanan) tetap tertinggal pada crankshaft, lepaskan dengan menggunakan special tool seperti diperlihatkan. KUNCI PERKAKAS: Universal bearing puller

CRANKSHAFT BEARING

07631-0010000

Jika bantalan right crankshaft tetap tertinggal pada crankcase, dorong keluar dari sebelah luar. Buang bantalan crankshaft. CATATAN: Selalu ganti bantalan dengan yang baru setiap kali crankshaft dikeluarkan dari crankcase. UNIVERSAL BEARING PULLER

11-4

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER

PEMERIKSAAN
Ukur jarak kerenggangan ke samping kepala besar connecting rod (batang penggerak) dengan sebuah feeler gauge (lidah voeler). BATAS SERVIS: 0,60 mm

Ukur kerenggangan radial kepala besar connecting rod pada titik-titik simetris seperti diperlihatkan. BATAS SERVIS: 0,05 mm

Periksa timing sprocket terhadap keausan atau kerusakan. Pasang timing sprocket dengan mentepatkan bagian tengah dari gigi sprocket dengan bagian tengah dari alur woodruff key (spie) jika timing sprocket (sprocket pengaturan waktu) telah diganti.

Letakkan crankshaft pada sebuah dudukan atau blok-V dan ukur keolengan dengan memakai sebuah dial gauge (alat pengukur ). Lokasi pengukuran diperlihatkan pada gambar. BATAS SERVIS: 0,10 mm

46 mm (1.8 in)

30 mm (1.2 in)

11-5

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER

PENGGANTIAN CRANKSHAFT BEARING


Putar inner race (lingkaran dalam) dari left crankshaft bearing (bantalan kiri poros engkol) dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus tanpa suara. Juga periksa bahwa bearing outer race (lingkaran luar bantalan) duduk dengan erat pada crankcase. Lepaskan dan buang bantalan, jika race tidak berputar dengan halus, tanpa suara, atau duduk dengan longgar pada crankcase.

Oleskan oli mesin bersih pada right crankshaft bearing (bantalan kanan poros engkol) baru. Dorong masuk right crankshaft bearing baru ke dalam belahan right crankcase dengan tegaklurus dengan menggunakan special tools. KUNCI PERKAKAS: Crankshaft bearing: Driver Attachment, 52 x 55 mm Pilot, 22 mm

DRIVER

07749-0010000 07746-0010400 07746-0041000

ATTACHMENT/ PILOT

CRANKSHAFT BEARING

PEMASANGAN
Pasang crankshaft pada right crankcase dengan menggunakan special tools seperti diperlihatkan. KUNCI PERKAKAS: Assembly set, 14 mm Pasang transmisi (halaman 11-13).

CRANKSHAFT

ASSEMBLY SET

07JMF-KW70100

TRANSMISI
PELEPASAN
Pisah crankcase (bak mesin) (halaman 11-3). Keluarkan shift fork shaft (poros garpu pemindah), shift forks (garpu pemindah) dan shift drum (teromol pemindah gigi).

SHIFT FORK SHAFT

SHIFT DRUM

SHIFT FORKS

11-6

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Keluarkan mainshaft (poros utama) dan countershaft (poros lawan) sebagai sebuah susunan. MAINSHAFT

COUNTERSHAFT

PEMBONGKARAN TRANSMISI
Bongkar main shaft dan countershaft.

COUNTERSHAFT

MAINSHAFT

PEMERIKSAAN TRANSMISI
Periksa gear dogs (tonjolan penggerak pada roda gigi), dog holes (lubang untuk tonjolan penggerak) dan gigi dari roda gigi terhadap keausan berlebihan atau kekurangan pelumasan. Ukur D.D. dari masing-masing roda gigi. BATAS SERVIS: M2, 3: 17,04 mm C1: 18,04 mm C4: 20,040 mm

Periksa bushing (bos)roda gigi C1 terhadap keausan atau kerusakan. Ukur D.L. dan D.D. dari bushing roda gigi C1. BATAS SERVIS: D.L. 17,94 mm D.D. 15,04 mm Hitung kerenggangan antara roda gigi sampai bushing. BATAS SERVIS: C1: 0,1 mm

11-7

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Ukur D.L. dari mainshaft (poros utama) dan countershaft (poros lawan). BATAS SERVIS: Pada roda gigi M3: 16,95 mm Pada roda gigi C1: 14,95 mm Hitung kerenggangan antara roda gigi ke poros. BATAS SERVIS: M3: 0,09 mm Hitung kerenggangan bushing (bos) ke shaft (poros). M3 BATAS SERVIS: C1: 0,09 mm C1

PERAKITAN TRANSMISI
Bersihkan semua part dalam cairan pencuci. Oleskan oli mesin bersih pada roda gigi dan permukaan meluncur bushing dan alur garpu pemindah gigi untuk memberikan pelumasan awal. Rakit semua part pada posisi semula mereka. CATATAN: Periksa roda gigi terhadap kebebasan pergerakan atau perputaran pada porosnya. Pasang washers dan snap rings dengan ujung yang dipotong menghadapi sisi dengan dorongan beban. Jangan pakai kembali snap ring aus yang dapat dengan mudah berputar pada alurnya. Periksa bahwa snap rings duduk dengan benar pada alur dan tepatkan celah pada ujungnya dengan alur dari spline (seplain). POROS UTAMA

SPLINE WASHER SNAP RING

M3 GEAR (20T) WASHER

M2 GEAR (20T)

M4 GEAR (26T) SPLINE WASHER

MAINSHAFT M1 GEAR (14T)

11-8

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


COUNTERSHAFT

DRUM LOCK PLATE C2 GEAR (31T) COLLAR THRUST WASHER COUNTERSHAFT

SPLINE WASHER

FRICTION SPRING THRUST WASHER C4 GEAR (24T) C1 BUSHING

SNAP RING

SNAP RING SPLINE WASHER C3 GEAR (23T)

WASHER

C1 GEAR (35T)

PEMERIKSAAN
Shift fork (garpu pemindah) Periksa shift fork terhadap perubahan bentuk atau keausan berlebihan. Ukur ketebalan shift fork claw (cakar garpu pemindah). BATAS SERVIS: 4,90 mm Ukur D.D. shift fork (garpu pemindah gigi) BATAS SERVIS: 10,7 mm

11-9

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Shift fork shaft (Poros garpu pemindah gigi) Periksa shift fork shaft terhadap kerusakan atau kelurusan. Ukur D.L. shift fork shaft. BATAS SERVIS: 9,93 mm

Shift drum (Teromol pemindah gigi) Periksa alur shift drum terhadap keausan atau kerusakan. Ukur D.L. shift drum pada masing-masing ujung. BATAS SERVIS: Sisi kiri: 23,940 mm Sisi kanan: 27,940 mm

Periksa jurnal shift drum pada left crankcase (bak mesin kiri) dan right crankcase (bak mesin kanan) terhadap keausan berlebihan atau kerusakan.

11-10

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


PENGGANTIAN TRANSMISSION BEARING (Bantalan transmisi) Putar inner race (lingkaran dalam) dari masing-masing bearing (bantalan) dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa bearing outer race (lingkaran luar bantalan) duduk dengan erat pada crankcase (bak mesin). Keluarkan dan buang bantalan, jika race tidak berputar dengan halus, tanpa suara, atau duduk dengan longgar pada crankcase.

Keluarkan countershaft oil seal (sil oli poros lawan) dan gearshift spindle oil seal (sil oli poros pemindah gigi) dari left crankcase (bak mesin kiri).

LEFT CRANKCASE:

COUNTERSHAFT OIL SEAL

GEARSHIFT SPINDLE OIL SEAL

Lepaskan baut-baut dan mainshaft bearing set plate (pelat pemasangan bantalan poros utama). Keluarkan mainshaft bearing dan countershaft bearing dari right crankcase (bak mesin kanan).

RIGHT CRANKCASE:

MAINSHAFT BEARING

BAUT-BAUT/SET PLATE

COUNTERSHAFT BEARING

Keluarkan countershaft bearing dari left crankcase. Keluarkan mainshaft bearing dari left crankcase dengan menggunakan special tools. KUNCI PERKAKAS: Bearing remover set, 12 mm - Bearing remover shaft, 12 mm - Bearing remover head, 12 mm Remover weight

LEFT CRANKCASE:

COUNTERSHAFT BEARING

07936-1660101 07936-1660120 07936-1660110 07741-0010201

BEARING REMOVER

MAINSHAFT BEARING

11-11

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Dorong masuk bantalan baru pada crankcase dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Right crankcase mainshaft bearing: Driver 07749-0010000 Attacnment, 37 x 40 mm 07746-0010200 Pilot, 17 mm 07746-0040400 Right crankcase countershaft bearing: Driver 07749-0010000 Attachment, 32 x 35 mm 07746-0010100 Pilot, 12 mm 07746-0040200 Left crankcase mainshaft bearing: Driver 07749-0010000 Attachment, 22 x 24 mm 07746-0010800 Pilot, 12 mm 07746-0040200 Left crankcase countershaft bearing: Driver 07749-0010000 Attachment, 37 x 40 mm 07746-0010200 Pilot, 17 mm 07746-0040400 DRIVER

BEARING

ATTACHMENT/PILOT

LEFT CRANKCASE:

COUNTERSHAFT BEARING

MAINSHAFT BEARING

Oleskan cairan pengunci pada ulir mainshaft bearing set plate bolt (baut pelat pemasangan bantalan poros utama). Pasang mainshaft bearing set plate pada right crankcase dan kencangkan baut-baut.

RIGHT CRANKCASE:

MAINSHAFT BEARING

BAUT-BAUT/SET PLATE

COUNTERSHAFT BEARING

Oleskan oli mesin bersih kepada bibir countershaft oil seal (sil oli poros lawan) baru dan bibir gearshift spindle oil seal (sil oli poros pemindah gigi). Pasang countershaft oil seal dan gearshift spindle oil seal.

LEFT CRANKCASE:

COUNTERSHAFT OIL SEAL

GEARSHIFT SPINDLE OIL SEAL

11-12

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER

PEMASANGAN TRANSMISI
COUNTERSHAFT Oleskan oli mesin bersih pada roda-roda gigi transmisi. Rakit mainshaft dan countershaft seperti diperlihatkan.

MAINSHAFT

Pasang mainshaft dan countershaft sebagai sebuah susunan pada right crankcase (bak mesin kanan).

CATATAN: Masing-masing shift fork (garpu pemilih) mempunyai tanda identifikasi; L adalah untuk shift fork kiri, R untuk shift fork kanan. TANDA L TANDA R

Oleskan oli mesin bersih pada shift drum journal . Pasang shift drum pada right crankcase. Pasang right shift fork (garpu pemindah kanan) ke dalam alur pemindah gigi C3 dengan tandanya menghadap ke atas (left crankcase side) [sisi bak mesin kiri]. Pasang left shift fork (garpu pemindah kiri) ke dalam alur pemindah M4 dengan tandanya menghadap ke atas (left crankcase side) [sisi bak mesin kiri].

SHIFT DRUM

RIGHT SHIFT FORK

LEFT SHIFT FORK

11-13

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Oleskan oli mesin bersih pada shift fork shaft (poros garpu pemindah). Pasang shift fork shaft.

SHIFT FORK SHAFT

Tepatkan ujung dari lock plate (pelat pengunci) dengan alur dari shift drum (teromol pemindah gigi). Putar shift drum untuk memeriksa cara kerja transmisi. Rakit crankcase (halaman 11-16).

LOCK PLATE

SHIFT DRUM GROOVE

KICK STARTER
PELEPASAN
Pisahkan crankcase (halaman 11-3). Keluarkan kickstarter spindle (poros kickstarter) dari right crankcase (bak mesin kanan).

KICK STARTER SPINDLE

PEMBONGKARAN
Lepaskan thrust washer (cincin penahan gaya). Lepaskan snap ring, starter ratchet dan friction spring (pegas gesek).

FRICTION SPRING

THRUST WASHER

SNAP RING/STARTER RATCHET

11-14

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Lepaskan snap ring, washer dan starter pinion gear. STARTER PINION GEAR

SNAP RING/WASHER

PEMERIKSAAN
Periksa kickstarter spindle terhadap kebengkokan. Periksa friction spring terhadap kelelahan. Periksa masing-masing part terhadap keausan atau kerusakan, ganti bila perlu. Ukur D.D. starter pinion. BATAS SERVIS: 20,08 mm Ukur D.L. kickstarter spindle. BATAS SERVIS: 19,94 mm

PERAKITAN
Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran. CATATAN: Lihat halaman 11-8 untuk pemasangan snap ring.

FRICTION SPRING

STARTER RATCHET

WASHER THRUST WASHER

KICKSTARTER SPINDLE

SNAP RING

STARTER PINION GEAR

11-15

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER

PEMASANGAN
Pasang kickstarter spindle (poros kickstarter) dengan mentepatkan friction spring (pegas gesek)-nya dengan alur pada right crankcase (bak mesin kanan) seperti diperlihatkan.

FRICTION SPRING

KICKSTARTER SPINDLE

GROOVE

PERAKITAN CRANKCASE
Bersihkan permukaan penyatuan crankcase (bak mesin) sebelum perakitan. CATATAN: Bila perlu ratakan permukaan dengan batu asah yang diberikan oli untuk memperbaiki kekasaran atau ketidak aturan kecil. Setelah dibersihkan, lumasi bantalan crankshaft (poros engkol) dan bidang kontak lain dengan oli mesin bersih. Pasang dowel pins pada right crankcase. DOWEL PINS

Oleskan lapisan tipis tetapi menyeluruh dari sealant (cairan perapat) kepada semua permukaan penyatuan crankcase kecuali tempat saluran oli. CATATAN: Oleskan Three-bond 1215 atau sejenis.

THREE BOND 1215 OR EQUIVALENT

Pasang left crankcase (bak mesin kiri) di atas right crankcase. LEFT CRANKCASE

11-16

CRANKSHAFT / TRANSMISI / KICKSTARTER


Pasang dan kencangkan baut-baut crankcase dalam pola bersilang dalam 2-3 langkah. BAUT-BAUT

Oleskan oli mesin bersih pada cam chain (rantai mesin). Pasang cam chain di atas timing sprocket (sprocket pengaturan waktu pembukaan klep). Pasang plunger (plunyer) dan spring (pegas) pada left crankcase.

CAM CHAIN

PLUNGER

PEGAS

Pasang set plate (pelat pemasangan) dan kencangkan baut.

BAUT

SET PLATE

Pasang cam chain tensioner guide (pembimbing tensioner rantai mesin) dan set plate. Pasang dan kencangkan baut dengan erat. Pasang part yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan.

SET PLATE

BAUT

CAM CHAIN TENSIONER

11-17

ALTERNATOR / KOPLING STARTER

PELEPASAN LEFT CRANKCASE COVER


Lepaskan berikutnya: - Gearshift pedal (pedal pemindah gigi) (halaman 9-21) - Left crankcase rear cover (penutup belakang kiri bak mesin) (halaman 6-3) - Main footpegbar (tangkai pijakan kaki utama) (halaman 9-3) - Body cover (penutup badan sepedamotor) (halaman 2-5) Lepaskan konektor 2P alternator dan konektor kabel ignition pulse generator (pembangkit pulsa pengapian).

IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR

ALTERNATOR 2P CONNECTOR

Lepaskan baut-baut, klem dan left crankcase cover (penutup kiri bak mesin). PERHATIAN: Left crankcase cover (penutup kiri bak mesin) (= stator) tertarik secara magnetis kepada flywheel (roda gila), berhati-hatilah selama pelepasan. CATATAN: Oli mesin akan mengalir keluar jika left crankcase cover dilepaskan. Letakkan penampung oli di bawah mesin dan tambahkan oli yang direkomendasikan sampai permukaan yang ditentukan setelah pemasangan.

LEFT CRANKCASE COVER

KLEM

BAUT-BAUT

Lepaskan gasket dan dowel pins.

GASKET

DOWEL PINS

STATOR
PELEPASAN
Lepaskan baut-baut dan wire holder (pemegang kabel) dan lepaskan alternator wire grommet dari left crankcase cover. Lepaskan baut-baut pemasangan stator, kemudian lepaskan stator dan ignition pulse generator (pembangkit pulsa pengapian) dari left crankcase cover.

PULSE GENERATOR BOLTS/ WIRE HOLDER

WIRE GROMMET

STATOR MOUNTING BOLTS

10-2

ALTERNATOR / KOPLING STARTER

WIRE GROMMET BAUT-BAUT PEMASANGAN STATOR 9,8 Nm ( 1.0 kgfm )

BAUT-BAUT PULSE GENERATOR 9,8 Nm ( 1.0 kgfm )

WIRE HOLDER STATOR IGNITION PULSE GENERATOR

LEFT CRANKCASE COVER

Tempatkan stator dan ignition pulse generator pada left crankcase cover. Oleskan liquid sealant (cairan perapat) pada permukaan duduk wire grommet dan pasang grommet pada alur pada cover. Tempatkan kabel listrik dengan benar dan pasang pemegang wire holder (pemegang kabel). Pasang dan kencangkan baut-baut pulse generator dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 9,8 N.m (1,0 kgf.m) Kencangkan baut-baut pemasangan stator dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 9,8 N.m (1,0 kgf.m) Pasang left crankcase cover (halaman 10-9).

PULSE GENERATOR BOLTS/WIRE HOLDER

WIRE GROMMET

STATOR MOUNTING BOLTS

FLYWHEEL
PELEPASAN
Lepaskan left crankcase cover (halaman 10-2). Model dengan electric starter: Lepaskan starter reduction gear (roda gigi reduksi starter), shaft (poros) dan collar.

COLLAR

REDUCTION GEAR

SHAFT

10-3

ALTERNATOR / KOPLING STARTER


Lepaskan flywheel nut (mur roda gila) dan washer sementara menahan flywheel dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Flywheel holder Lepaskan flywheel nut dan washer. FLYWHEEL HOLDER FLYWHEEL NUT/WASHER

07725-0040000

Lepaskan flywheel dengan menggunakan special tool. FLYWHEEL PULLER KUNCI PERKAKAS: Model dengan kick starter saja: Flywheel puller, 28 mm Model dengan electric starter: Flywheel puller, 30 mm

07933-KG20000 07KMC-HE00100

FLYWHEEL

Model dengan electric starter: Lepaskan starter driven gear (roda gigi yang digerakkan dari starter) dan needle bearing (bantalan jarum).

DRIVEN GEAR

NEEDLE BEARING

Lepaskan woodruff key (spie).

WOODRUFF KEY

10-4

ALTERNATOR / KOPLING STARTER

STARTER CLUTCH
(KOPLING STARTER)

SOCKET BOLTS

PELEPASAN/PEMBONGKARAN
Lepaskan flywheel (roda gila) (halaman 10-3). Tahan flywheel dengan special tool dan lepaskan starter clutch outer mounting socket bolts (baut socket pemasangan bagian luar kopling starter). KUNCI PERKAKAS: Flywheel holder FLYWHEEL HOLDER

07725-0040000

Lepaskan starter clutch assembly (susunan kopling starter).

STARTER CLUTCH ASSEMBLY

PEMERIKSAAN
Periksa starter reduction gear (roda gigi reduksi starter) terhadap keausan atau kerusakan.

STARTER REDUCTION GEAR

Periksa starter driven gear (roda gigi starter yang digerakkan) terhadap keausan atau kerusakan. Periksa needle bearing (bantalan jarum) terhadap keausan atau kerusakan.

DRIVEN GEAR

NEEDLE BEARING

10-5

ALTERNATOR / KOPLING STARTER


Lepaskan one-way clutch rollers (rol-rol kopling satu arah) dan pegas dari starter clutch outer (bagian luar kopling starter). Periksa one-way clutch rollers, springs, starter clutch outer terhadap keausan atau kerusakan. CATATAN: Starter clutch harus diganti sebagai sebuah susunan jika ada bagian-bagian yang rusak atau aus. STARTER CLUTCH OUTER

ROLLERS

SPRINGS

Pasang springs (pegas) dan one-way clutch rollers pada starter clutch outer seperti diperlihatkan.

SPRINGS

ROLLERS

PERAKITAN/PEMASANGAN

STARTER DRIVEN GEAR

STARTER CLUTCH

FLYWHEEL

NEEDLE BEARING

SOCKET BOLTS 29 Nm (3,0 kgfm )

10-6

ALTERNATOR / KOPLING STARTER


Pasang starter clutch assembly (susunan kopling starter) pada flywheel (roda gila). CLUTCH ASSEMBLY

Oleskan cairan pengunci pada ulir baut socket pemasangan starter clutch. Tahan flywheel dengan special tool dan kencangkan bautbaut socket dengan torsi yang ditentukan. KUNCI PERKAKAS: Flywheel holder TORSI: 29 N.m (3,0 kgf.m)

SOCKET BOLTS

07725-0040000

FLYWHEEL HOLDER

Pasang starter driven gear (roda gigi starter yang digerakkan) pada flywheel sementara memutarnya dalam arah berlawanan dengan perputaran jarum jam. Pastikan bahwa starter driven gear berputar berlawanan arah jarum jam dengan halus dan tidak dapat berputar searah jarum jam.

PEMASANGAN
Pasang needle bearing (bantalan jarum) pada crankshaft (poros engkol).

NEEDLE BEARING

10-7

ALTERNATOR / KOPLING STARTER


Pasang woodruff key (spie) pada alur spie pada crankshaft. Pasang flywheel pada crankshaft, dengan mentepatkan alur untuk spie dengan woodruff key. ALUR SPIE FLYWHEEL

WOODRUFF KEY

Pasang washer. Oleskan oli mesin bersih pada ulir flywheel nut (mur roda gila) dan pasang mur. Kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan sementara menahan flywheel dengan special tool. KUNCI PERKAKAS: Flywheel holder TORSI: 64 N.m (6,5 kgf.m)

FLYWHEEL NUT

FLYWHEEL HOLDER

07725-0040000

WASHER

Model dengan electric starter: Oleskan oli mesin pada starter reduction gear (roda gigi reduksi starter) baik pada jurnal dan gigi dari driven gear (roda gigi yang digerakkan). Pasang starter reduction gear dengan mentepatkan starter drive gear (roda gigi penggerak starter) dengan starter driven gear (roda gigi yang digerakkan dari starter).

DRIVE GEAR

DRIVEN GEAR

REDUCTION GEAR

Oleskan oli mesin pada starter reduction gear shaft (poros roda gigi reduksi starter). Pasang shaft (poros)/collar pada reduction gear.

SHAFT

COLLAR

10-8

ALTERNATOR / KOPLING STARTER

PEMASANGAN LEFT CRANKCASE COVER


Pasang dowel pins dan sebuah gasket baru.

GASKET

DOWEL PINS

Pasang left crankcase cover (penutup kiri bak mesin). Pasang baut/klem, dan kencangkan dalam pola bersilang dalam 2-3 langkah.

LEFT CRANKCASE COVER

KLEM

BAUT-BAUT

Tempatkan kabel alternator dengan benar, sambungkan konektor 2P alternator dan konektor kabel ignition pulse generator (pembangkit pulsa pengapian).

IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR

Pasang berikutnya: - Left crankcase rear cover (penutup belakang kiri bak mesin) (halaman 6-5) - Gearshift pedal (pedal pemindah gigi) (halaman 9-24) - Main footpegbar (tangkai pijakan kaki utama) (halaman 9-27) - Body cover (penutup badan sepedamotor) (halaman 2-5). ALTERNATOR 2P CONNECTOR

10-9

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE


Pasang pegas-pegas dan lifter plate. Tepatkan lidah-lidah tonjolan dari clutch disk. Untuk sementara pasang baut-baut lifter plate sedalam kirakira 1 mm. LIFTER PLATE BAUT-BAUT

TEPATKAN

PEGAS-PEGAS

Pasang washer pada clutch outer. Pasang susunan clutch center pada clutch outer.

CLUTCH CENTER ASSEMBLY

WASHER

CLUTCH OUTER

Sementara menahan clutch outer dengan menggunakan flywheel holder, kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan. KUNCI PERKAKAS: Flywheel holder TORSI: 12 N.m (1,2 kgf.m) CATATAN: Kencangkan baut-baut clutch lifter plate dalam pola bersilang dalam 2-3 langkah.

LIFTER PLATE

BAUT-BAUT

07725-0040000

FLY WHEEL HOLDER

9-17

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE

PEMASANGAN KOPLING
Pasang collar pada mainshaft (poros utama). Lapisi clutch outer guide dengan oli mesin bersih yang direkomendasikan. Pasang clutch outer guide.

COLLAR

CLUTCH OUTER GUIDE

Tepatkan primary drive dan driven gear (roda gigi primer yang menggerakkan dan digerakkan), kemudian pasang clutch (kopling manual) dan centrifugal clutch (kopling sentrifugal) sebagai sebuah susunan.

MANUAL CLUTCH

PRIMARY CLUTCH OUTER

Pasang washer pada mainshaft.

WASHER

Oleskan oli mesin bersih pada clutch center lock nut. Pasang clutch center lock nut. Sementara menahan primary drive dan driven gear dengan gear holder, kencangkan clutch center lock nut dengan torsi yang ditentukan. KUNCI PERKAKAS: Lock nut wrench, 20 x 24 mm Extension bar Gear holder TORSI: 64 N.m (6,5 kgf.m)

LOCK NUT

LOCK NUT WRENCH

GEAR HOLDER 07716-0020100 07716-0020500 07724-0010200

EXTENSION BAR

9-18

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE


Pasang clutch lifter bearing.

LIFTER BEARING

Pasang clutch weight assembly (susunan bandul kopling) ke dalam clutch outer.

CLUTCH WEIGHT ASSEMBLY

Pasang sebuah lock washer baru pada crankshaft dengan mentepatkan inner tab (tonjolan dalam) dengan potongan alur dari drive plate.

LOCK WASHER

Pasang washer dengan tanda OUT SIDE menghadap keluar.

OUT SIDE

WASHER

9-19

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE


Oleskan oli mesin bersih pada centrifugal clutch lock nut. Pasang centrifugal clutch lock nut. Sementara menahan drive plate dengan universal holder, kencangkan lock nut dengan torsi yang ditentukan. KUNCI PERKAKAS: Lock nut wrench, 20 x 24 mm Extension bar Universal holder atau Gear holder TORSI: 64 N.m (6,5 kgf.m) EXTENSION BAR LOCK NUT WRENCH LOCK NUT UNIVERSAL HOLDER

07716-0020100 07716-0020500 07725-0030000 07724-0010200

Jika salah satu alur lock nut tidak bertepatan dengan lock washer tab (lidah washer pengunci), kencangkan lock nut sedikit lebih lanjut dan tepatkan alur lock nut dengan lock washer tab. Tekuk lock washer tab terhadap alur lock nut.

LOCK WASHER

TAB

Pasang sebuah gasket baru pada oil centrifugal filter cover (penutup saringan oli sentrifugal). CATATAN: Pastikan bahwa manik-manik dari gasket menghadap ke atas sewaktu memasangnya.

GASKET

OIL CENTRIFUGAL FILTER COVER

Oleskan cairan pengunci pada ulir baut oil centrifugal filter cover (penutup saringan oli sentrifugal) seperti diperlihatkan. Pasang oil centrifugal filter cover, kemudian kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 5,2 N.m (0,53 kgf.m)

4 mm (0.16 in)

1.6 mm (0.06 in)

BAUT-BAUT

9-20

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE


Pasang clutch lifter cam plate (pelat bubungan pengangkat kopling) pada clutch lifter bearing (bantalan pengangkat kopling). Pasang clutch lever/clutch brake assembly (handel kopling/ susunan rem kopling). Pasang gearshift spindle dengan mentepatkan tanda titik pada clutch lever (handel kopling) dengan garis penunjuk pada gearshift spindle. LIFTER CAM PLATE

TEPATKAN

CLUTCH BRAKE/LEVER ASSEMBLY

Pasang spring dan ball lifter (pegas dan pengangkat bola) pada lifter cam plate (pelat bubungan pengangkat). Pasang right crankcase cover (penutup kanan bak mesin) (halaman 9-26).

BALL LIFTER

SPRING

PERALATAN PEMINDAH GIGI TRANSMISI


PELEPASAN
Lepaskan centrifugal clutch (kopling sentrifugal) dan clutch assembly (susunan kopling) (halaman 9-5). Lepaskan baut dan pedal pemindah gigi. CATATAN: Untuk mencegah masuknya debu dan kotoran ke dalam crankcase, bersihkan gearshift spindle sebelum melepaskannya. Sementara menahan gearshift arm (lengan pemindah gigi) ke bawah seperti diperlihatkan, lepaskan gearshift spindle.

GEARSHIFT PEDAL

BAUT

GEARSHIFT SPINDLE

GEARSHIFT ARM

9-21

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE


Lepaskan gear shift cam plate socket bolt (baut socket pelat bubungan pemindah gigi) dan washer.

WASHER

SOCKET BOLT

Turunkan stopper arm dengan obeng, kemudian lepaskan gearshift cam plate (pelat bubungan pemindah gigi). Lepaskan gearshift drum pins (pin teromol pemindah gigi).

GEARSHIFT CAM PLATE

PINS

Lepaskan baut, stopper arm (lengan stopper), washer dan return spring (pegas pengembalian).

BAUT

STOPPER ARM/WASHER/RETURN SPRING

PEMERIKSAAN
Periksa gearshift spindle terhadap lengkungan, keausan atau kerusakan. Periksa gearshift arm spring (pegas lengan pemindahan gigi) dan return spring (pegas pengembalian) terhadap kerusakan atau kelelahan.

9-22

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE

PEMASANGAN
Olesi cairan pengunci pada ulir baut shift drum stopper arm. WASHER RETURN SPRING BAUT

Pasang baut, stopper arm, washer dan return spring. Kencangkan baut shift drum stopper arm dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 12 N.m (1,2 kgf.m)

BAUT

STOPPER ARM

Pasang gearshift drum pins (pin teromol pemindah gigi) ke dalam lubang pada gearshift drum. Turunkan stopper arm dengan sebuah obeng, kemudian pasang gear shift cam plate dengan mentepatkan lubang pada plate dengan gearshift drum pins.

PINS

GEAR SHIFT CAM PLATE

Oleskan cairan pengunci pada ulir socket bolt. Pasang washer dan kencangkan baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 9,8 N.m (1,0 kgf.m)

WASHER

SOCKET BOLT

Oleskan oli mesin bersih pada bibir oil seal gearshift spindle. CATATAN: Pasang gearshift spindle dengan mentepatkan ujung return spring dengan crankcase spring pin.

SPRING PIN RETURN SPRING END

GEARSHIFT SPINDLE

9-23

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE


Pasang gearshift spindle sementara menahan gearshift arm ke bawah seperti diperlihatkan. Pasang clutch dan centrifugal clutch sebagai sebuah susunan (halaman 9-18).

GEARSHIFT ARM

Pasang gearshift pedal (pedal pemindah gigi) dan kencangkan baut.

GEARSHIFT PEDAL

BAUT

PEGAS KICKSTARTER
PELEPASAN
Lepaskan kaitan dari kickstarter spring (pegas kickstarter).

SPRING

Lepaskan spring, collars dan retainer dari kickstarter spindle.

COLLARS

RETAINER

PEGAS

9-24

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE

PEMASANGAN
Pasang collar pada kickstarter spindle.

COLLAR

Pasang retainer.

RETAINER

Pasang collar dan kick starter spring.

SPRING

COLLAR

Kaitkan kick starter spring pada crankcase. PEGAS

9-25

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE

PEMASANGAN RIGHT CRANKCASE COVER


PERAKITAN
Pasang crankshaft bearing (bantalan poros engkol) dengan menggunakan special tools dengan sisi yang tertutup menghadap ke bawah. KUNCI PERKAKAS: Driver Attachment, 28 x 30 mm Pilot, 12 mm 07749-0010000 07946-1870100 07746-0040200

DRIVER

ATTACHMENT/PILOT

CRANKSHAFT BEARING

Parang clutch lifter (pengangkat kopling pada right crankcase cover (penutup kanan bak mesin) dengan mentepatkan bossnya (tonjolan) dengan lubang pada crankcase cover. Pasang sebuah O-ring baru dan washer pada adjusting bolt (baut penyetelan).

ADJUSTING BOLT/ LIFTER BOSS

O-RING

WASHER

Pasang lock nut (mur pengunci).

MUR PENGUNCI

Oleskan oli mesin bersih pada bibir oil seal kickstarter.

KICKSTARTER OIL SEAL

9-26

CLUTCH / GEARSHIFT LINKAGE


Pasang dowel pins, oil orifice dan sebuah gasket baru pada crankcase. Pasang right crankcase cover (penutup kanan bak mesin). PERHATIAN: Hati-hati agar tidak merusak bibir oil seal kickstarter. CATATAN: Jangan lupa untuk memasang oil orifice. DOWEL PINS OIL ORIFICE GASKET

Pasang dan kencangkan baut-baut right crankcase cover (penutup kanan bak mesin) dalam pola bersilang dalam 2-3 langkah.

RIGHT CRANKCASE COVER

BAUT-BAUT

Pasang pedal kickstarter seperti diperlihatkan. Kencangkan baut dengan erat. Pasang brake pedal return spring (pegas pengembalian pedal rem) dan rear brake adjusting nut (mur penyetelan rem belakang) (halaman 13-18).

BAUT/MUR ENGSEL SWING ARM

KICKSTARTER

BAUT

Pasang main footpeg bar (tangkai pemasangan pijakan kaki utama), collars dan baut-baut. Kencangkan baut-baut dengan erat. Pasang sistem pembuangan gas (halaman 2-11). Pasang main pipe side cover (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3). Tuangkan oli mesin yang direkomendasikan (halaman 3-10). Setel kopling (halaman 3-19).

MAIN FOOTPEGBAR

BAUT/COLLARS

9-27

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI

KUNCI PERKAKAS
Universal holder Flywheel holder Lock nut wrench, 20 x 24 mm Extension bar Gear holder Bearing remover set, 12 mm - Bearing remover shaft, 12 mm - Bearing remover head, 12 mm Remover weight Driver Attachment, 28 x 30 mm Pilot, 12 mm 07725-0030000 07725-0040000 07716-0020100 07716-0020500 07724-0010200 07936-1660101 07936-1660120 07936-1660110 07741-0010201 07749-0010000 07946-1870100 07746-0040200

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Kopling yang tidak bekerja dengan baik biasanya dapat diperbaiki dengan menyetel sistem kopling. Kopling slip sewaktu berakselerasi Penyetelan kopling tidak benar (Bab 3) Cakram kopling aus Pegas kopling lemah Bandul kopling rusak Clutch lifter macet Sepedamotor bergerak pelan-pelan ke depan walaupun kopling dilepaskan Penyetelan kopling tidak benar Clutch plate berubah bentuk Clutch lifter rusak Clutch weight rusak Transmisi sulit pindah gigi Gearshift spindle rusak Gear shift cam plate dan pin rusak Gear shift cam plate bolt longgar Penyetelan kopling tidak benar (Bab 3) Transmisi loncat keluar gigi Shift drum stopper arm rusak Gear shift cam plate rusak Baut gear shift cam plate longgar Pedal pemindah gigi tidak mau kembali Gearshift spindle return spring lemah atau patah Gearshift spindle bengkok

9-2

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI

PELEPASAN RIGHT CRANKCASE COVER


Keluarkan oli mesin (halaman 3-9). Lepaskan berikutnya: - Main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3) - Sistem pembuangan gas (halaman 2-11) Lepaskan mur penyetelan rem belakang dan pegas pengembalian pedal rem, kemudian turunkan pedal rem (halaman 13-3). Lepaskan baut dan pedal kickstarter.

KICKSTARTER PEDAL

BOLT

Lepaskan baut-baut, collars dan main footpeg bar (tangkai pijakan kaki utama).

MAIN FOOTPEGBAR

BOLT/COLLARS

Lepaskan baut-baut dan right crankcase cover (penutup kanan bak mesin).

RIGHT CRANKCASE COVER

BOLTS

Lepaskan gasket, oil orifice dan dowel pins.

GASKET

DOWEL PINS

OIL ORIFICE

9-3

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI

PEMBONGKARAN
Lepaskan berikutnya: - Mur - Washer - O-ring - Clutch adjusting bolt/lifter boss (baut penyetelan kopling/ tonjolan pengangkat kopling)

ADJUSTING BOLT/ LIFTER BOSS

NUT/WASHER/O-RING

Periksa bahwa kickstarter oil seal ada dalam kondisi baik, ganti bila perlu.

KICKSTARTER OIL SEAL

Putar inner race (lingkaran dalam) bantalan crankshaft (poros engkol) dengan jari-jari Anda. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa bearing outer race (lingkaran luar bantalan) duduk dengan erat pada right crankcase cover (penutup kanan bak mesin). Lepaskan dan buang bantalan, jika race tidak berputar dengan halus, tanpa suara, atau jika ia duduk dengan longgar pada right crankcase cover.

Lepaskan bantalan crankshaft (poros engkol) dengan menggunakan special tools. KUNCI PERKAKAS: Bearing remover set, 12 mm - Bearing remover shaft, 12 mm - Bearing remover head, 12 mm Remover weight

CRANKSHAFT BEARING

07936-1660101 07936-1660120 07936-1660110 07741-0010201

BEARING REMOVER

9-4

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI

PELEPASAN KOPLING
BALL LIFTER Lepaskan ball lifter (pengangkat bola) dan pegas.

PEGAS

Lepaskan clutch brake/clutch lever assembly (susunan rem kopling/handel kopling) dan clutch lifter cam plate (pelat bubungan pengangkat kopling).

LIFTER CAM PLATE

CLUTCH BRAKE/LEVER ASSEMBLY

Lepaskan baut-baut, oil centrifugal filter cover (penutup saringan sentrifugal oli) dan gasket.

OIL CENTRIFUGAL FILTER COVER GASKET

BAUT-BAUT

Tekuk lidah lock washer ke atas. LOCK WASHER

TAB

9-5

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Lepaskan lock nut (mur pengunci) dengan menggunakan special tools. KUNCI PERKAKAS: Lock nut wrench, 20 x 24 mm Extension bar Universal holder atau Gear holder LOCK NUT WRENCH LOCK NUT

07716-0020100 07716-0020500 07725-0030000 07724-0010200

UNIVERSAL HOLDER

EXTENSION BAR

Lepaskan washer dan lock washer. WASHER

LOCK WASHER

Lepaskan primary drive plate/clutch weight assembly (pelat penggerak primer/susunan bandul kopling).

PRIMARY DRIVE PLATE/ CLUTCH WEIGHT ASSEMBLY

Lepaskan clutch lifter bearing (bantalan pengangkat kopling).

CLUTCH LIFTER BEARING

9-6

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Sementara menahan primary drive dan driven gear (roda gigi primer yang menggerakkan dan yang digerakkan) dengan gear holder (penahan roda gigi), lepaskan clutch center lock nut (mur pengunci bagian pusat kopling) dengan menggunakan special tool. KUNCI PERKAKAS: Lock nut wrench, 20 x 24 mm Extension bar Gear holder LOCK NUT LOCK NUT WRENCH

GEAR HOLDER 07716-0020100 07716-0020500 07724-0010200

EXTENSION BAR

Lepaskan washer.

WASHER

Lepaskan primary clutch outer dan manual clutch (kopling manual) sebagai sebuah kesatuan.

MANUAL CLUTCH

PRIMARY CLUTCH OUTER

Lepaskan clutch outer guide dan collar dari mainshaft (poros utama).

COLLAR

CLUTCH OUTER GUIDE

9-7

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI

CENTRIFUGAL CLUTCH
(KOPLING SENTRIFUGAL)

PEMBONGKARAN/PEMERIKSAAN
One-way clutch (kopling satu-arah) Untuk sementara pasang clutch weight assembly (susunan bandul kopling) pada clutch outer. Putar drive plate dan periksa cara kerja one-way clutch. Pastikan bahwa drive plate hanya berputar searah jarum jam dan tidak dapat berputar berlawanan arah jarum jam. Lepaskan clutch weight assembly dari clutch outer.

Lepaskan snap ring dan washer. SNAP RING

WASHER

Lepaskan clutch rollers dan one-way clutch springs (pegas kopling satu-arah). Lepaskan one-way clutch inner.

SPRINGS

CLUTCH INNER

CLUTCH ROLLERS

Periksa roller dan pegas terhadap keausan berlebihan atau kerusakan, ganti bila perlu. Ukur D.L. one-way clutch roller. BATAS SERVIS: 4,97 mm

9-8

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Periksa clutch inner terhadap keausan atau kerusakan. CLUTCH INNER

Periksa permukaan luncuran dari one-way clutch outer dan inner terhadap keausan berlebihan atau kerusakan. Jika perlu, ganti mereka sebagai sebuah kesatuan. Ukur D.D. one-way clutch drum. BATAS SERVIS: 42,04 mm

Clutch weight (bandul kopling) Periksa clutch weight assembly terhadap kerusakan. Ukur ketebalan clutch weight lining (kanvas bandul kopling). BATAS SERVIS: 1,0 mm

Lepaskan E-clips. E-CLIPS

9-9

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Lepaskan side plate, friction spring dan spring seat. SPRING SEAT FRICTION SPRING

CLUTCH WEIGHT SIDE PLATE

Secara bergantian angkat clutch weights, kemudian lepaskan weights (bandul) dan springs (pegas). CATATAN: Jika perlu, ganti clutch weights sebagai sebuah kesatuan.

CLUTCH WEIGHTS

SPRINGS

Periksa drive plate bosses terhadap keausan atau kerusakan. Periksa clutch weight terhadap keausan atau kerusakan.

BOSS

CLUTCH WEIGHT

Clutch outer Periksa bagian dalam clutch drum terhadap goresan atau keausan berlebihan. Ukur D.D. clutch drum. BATAS SERVIS: 104,3 mm

9-10

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Primary drive gear (roda gigi primer penggerak) Periksa fungsi sub-gear spring terhadap kerusakan dengan memutar sub-gear. Ukur D.D. primary drive gear. BATAS SERVIS: 21,11 mm

PRIMARY DRIVE GEAR

Crankshaft (poros engkol) Ukur D.L. crankshaft. BATAS SERVIS: 20,92 mm

Clutch brake (rem kopling) Periksa clutch brake shoe (sepatu rem kopling) terhadap keausan atau kerusakan. Periksa return spring (pegas pengembalian) terhadap kelelahan atau kerusakan lain.

CLUTCH BRAKE SHOE

Ukur ketebalan clutch brake shoe (sepatu rem kopling). BATAS SERVIS: 2,5 mm

9-11

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Penggantian clutch shoe (sepatu kopling) Lepaskan E-clip dan washer. Lepaskan clutch brake plate (pelat rem kopling) dan return spring (pegas pengembalian) dari clutch lever (handel kopling). WASHER Letakkan brake plate return spring (pegas pengembalian pelat rem) pada brake plate. Pasang brake plate pada clutch lever dengan mentepatkan ujung-ujung pegas dengan boss (tonjolan) pada clutch lever (handel kopling) dengan mentepatkan ujung pegas dengan boss pada clutch lever (handel kopling). Pasang washer, kemudian amankan dengan sebuah E-clip. E-CLIP SPRING

CLUTCH LEVER

CLUTCH BRAKE PLATE

SUSUNAN CLUTCH WEIGHT


E-CLIPS CLUTCH WEIGHTS DRIVE PLATE RUBBERS FRICTION SPRING

FLANGE BOLT 5.2 Nm (0.53 kgfm, 3.8 lbfft) WASHER SPRING SEAT

SIDE PLATE

LOCK WASHER

LOCK NUT 64 Nm (6.5 kgfm, 47 lbfft) GASKET FILTER COVER SNAP RING WASHER CLUTCH ROLLERS

PRIMARY CLUTCH OUTER

CLUTCH INNER SPRINGS

Oleskan oli mesin bersih pada permukaan tonjolan drive plate. Pasang clutch weights dan springs (pegas) pada drive plate seperti diperlihatkan.

CLUTCH WEIGHTS

SPRINGS

9-12

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Pasang spring seat (dudukan pegas), friction spring (pegas gesek) dan side plate (pelat samping). SPRING SEAT FRICTION SPRING

CLUTCH WEIGHT SIDE PLATE

Pasang E-clips sementara menekan side plate. E-CLIPS CATATAN: Tepatkan ujung terbuka dari E-clips dan boss (tonjolan) dari side plate. BOSS

E-CLIPS

PERAKITAN ONE-WAY CLUTCH


Oleskan oli mesin bersih pada permukaan luncuran one-way clutch. Pasang one-way clutch inner. Passang springs dan one-way clutch rollers.

SPRINGS

CLUTCH INNER

CLUTCH ROLLERS

Pasang washer. Pasang snap ring ke dalam alur dari one-way clutch drum dengan erat. Untuk sementara pasang susunan clutch weight, periksa fungsi one-way clutch. Pastikan bahwa drive plate hanya berputar searah jarum jam dan tidak berputar berlawanan arah jarum jam.

SNAP RING

WASHER

9-13

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI

KOPLING MANUAL
PEMBONGKARAN
Sementara menahan clutch outer dengan menggunakan perkakas flywheel holder, longgarkan dan keluarkan bautbaut lifter plate. KUNCI PERKAKAS: Flywheel holder CATATAN: Longgarkan baut-baut clutch lifter plate dalam pola bersilang dalam 2-3 langkah. Lepaskan lifter plate dan clutch springs. Lepaskan clutch center, clutch disks dan plates. Lepaskan pressure plate dan washer. 07725-0040000

LIFTER PLATE

BOLTS

FLYWHEEL HOLDER

PRESSURE PLATE/ CLUTCH DISKS/PLATES

WASHER

CLUTCH OUTER

PEMERIKSAAN
Clutch lifter bearing Putar inner race (lingkaran dalam) dari lifter bearing (bantalan pengangkat) dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa outer race (lingkaran luar) dari bearing duduk dengan erat pada pressure plate. Ganti bearing jika inner race tidak berputar dengan halus, tanpa suara, atau jika outer race duduk dengan longgar pada lifter plate. LIFTER BEARING

Clutch spring Periksa clutch spring (pegas kopling) terhadap kelelahan atau kerusakan lain. Ukur panjang bebas clutch spring. BATAS SERVIS: 26,8 mm CATATAN: Clutch springs harus diganti sebagai satu set jika satu atau lebih di bawah batas servis.

9-14

KOPLING / PERALATAN PEMINDAH GIGI


Clutch center (pusat kopling) Periksa alur dari clutch center terhadap kerusakan atau keausan yang disebabkan oleh clutch plates. Ganti bila perlu.

GROOVE

Clutch disk (cakram kopling) Ganti clutch disks jika mereka memperlihatkan tanda-tanda gerusan atau perubahan warna. Ukur ketebalan dari masing-masing disk. BATAS SERVIS: 2,2 mm CATATAN: Clutch discs harus diganti sebagai sebuah set jika satu atau lebih kurang dari batas servis.

Clutch plate (pelat kopling) Periksa masing-masing clutch plate terhadap perubahan bentuk pada sebuah pelat permukaan dengan menggunakan sebuah feeler gauge (lidah voeler). BATAS SERVIS: 0,20 mm CATATAN: Clutch plates harus diganti sebagai sebuah set jika satu atau lebih kurang dari batas servis.

Clutch outer/clutch outer guide Periksa potongan dari clutch outer terhadap kerusakan atau keausan yang disebabkan oleh clutch disks. Ukur D.D. clutch outer. BATAS SERVIS: 23,07 mm Ukur D.L. clutch outer guide. BATAS SERVIS: 22,940 mm

9-15

SILINDER / PISTON

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Kompresi terlalu rendah, mesin sulit dihidupkan atau prestasi mesin buruk pada kecepatan rendah Gasket cylinder head bocor Piston ring aus, macet atau patah Cylinder dan piston aus atau rusak Kompresi terlalu tinggi, overheating (panas berlebihan) atau knocking (mengelitik) Endapan karbon berlebihan pada piston atau ruang pembakaran Asap berlebihan Cylinder, piston atau piston ring aus Piston ring tidak terpasang dengan baik Piston atau dinding cylinder tergerus atau tergores Suara tidak normal (piston) Piston pin atau lubang piston pin aus Cylinder, piston atau piston ring aus Kepala kecil connecting rod aus

8-2

SILINDER / PISTON

PELEPASAN CYLINDER
Lepaskan cylinder head (kepala silinder) (halaman 7-3). Lepaskan cylinder. Bersihkan bagian atas cylinder secara menyeluruh. PERHATIAN: Jagalah agar tidak merusak permukaan gasket. CYLINDER

Lepaskan gasket dan dowel pins.

GASKET

DOWEL PINS

CATATAN: Jika cylinder stud bolt (baut pemasangan silinder) diganti, pastikan bahwa ia terpasang seperti diperlihatkan. Nomor part ini dapat diubah tanpa pemberitahuan di muka. 90031KPH9000 90033KPH9000

90032KPH9000

PEMBONGKARAN CYLINDER
Lepaskan baut-baut dan main pipe side cover stays (pegangan penutup samping pipa utama).

BAUT-BAUT

SIDE COVER STAYS

8-3

SILINDER / PISTON
Lepaskan karet-karet dari cylinder. KARET-KARET

PEMERIKSAAN
Periksa bagian dalam cylinder terhadap goresan dan keausan. Ukur dan catat D.D. cylinder pada tiga tingkat pada sumbu X dan Y. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan keausan cylinder. BATAS SERVIS: 52,445 mm Hitung cylinder terhadap ketirusan dan kelonjongan pada tiga tingkat pada sumbu X dan Y. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan kelonjongan. BATAS SERVIS: Ketirusan: Kelonjongan: 0,10 mm 0,10 mm

Cylinder harus dikorter dan sebuah piston oversize dipasang jika batas servis telah dilampaui. Y Piston oversize berikut tersedia: 0,25 mm 0,50 mm 0,75 mm 1,00 mm Kerenggangan antara piston ke cylinder untuk piston oversize harus sebesar: 0,010 0,040 mm ATAS X

TENGAH

BAWAH

Periksa cylinder terhadap perubahan melengkung dengan menempatkan sebuah mistar lurus dan sebuah feeler gauge antara lubang-lubang baut pemasangan cylinder seperti diperlihatkan. BATAS SERVIS: 0,05 mm

8-4

SILINDER / PISTON

PELEPASAN PISTON
CATATAN: Letakkan kain lap bersih di atas crankcase (bak mesin) untuk menghindari kemungkinan terjatuhnya clip ke dalam crankcase. Lepaskan piston pin clip dengan menggunakan tang. Tekan piston pin keluar dari piston dan connecting rod (batang penggerak) dan keluarkan piston.

PISTON PIN

CLIP

PISTON

Rentangkan masing-masing piston ring dan keluarkan dengan mengangkatnya ke atas pada sebuah titik yang berseberangan dengan celah. PERHATIAN: Jangan merusak piston ring dengan merentangkan ujung-ujung terlalu jauh. Hati-hati agar tidak merusak piston ketika melepaskan piston ring.

Bersihkan endapan karbon dari piston. CATATAN: Bersihkan endapan karbon dari alur piston ring dengan sebuah piston ring yang tidak dipakai lagi. Jangan memakai sikat kawat; ia akan menggores alur-alur.

PEMERIKSAAN
Periksa piston terhadap retak-retak atau kerusakan lain. Periksa alur piston ring terhadap keausan berlebihan atau endapan karbon. Ukur D.L. piston. CATATAN: Ambil pengukuran sejarak 10 mm dari bagian bawah piston, dan 90o terhadap lubang piston pin. BATAS SERVIS: 52,292 mm Hitung kerenggangan antara cylinder dan piston. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan kerenggangan (D.D. cylinder: halaman 8-4). BATAS SERVIS: 0,159 mm

90

10 mm (0.4 in)

8-5

SILINDER / PISTON
Ukur D.D. masing-masing lubang piston pin pada sumbu X dan Y. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan D.D. BATAS SERVIS: 13,03 mm Ukur D.L. piston pin pada tiga titik. BATAS SERVIS: 12,98 mm Hitung kerenggangan antara piston dan piston pin. BATAS SERVIS: 0,075 mm Y X

Ukur D.D. kepala kecil connecting rod (batang penggerak). BATAS SERVIS: 13,05 mm Hitung kerenggangan antara kepala kecil connecting rod dan piston pin. BATAS SERVIS: 0,07 mm

Untuk sementara pasang piston rings pada perletakan mereka yang benar dengan tanda menghadap ke atas (halaman 8-7). Ukur kerenggangan antara piston ring dengan alur piston ring dengan ring ditekan ke dalam alur. BATAS SERVIS: Atas: 0,10 mm Kedua: 0,09 mm CATATAN: Selalu ganti piston ring sebagai sebuah set.

Masukkan piston ring secara tegak lurus pada bagian bawah dari cylinder dan ukur celah pada ujung ring. CATATAN: Dorong ring ke dalam cylinder dengan bagian atas piston untuk memastikan bahwa mereka masuk dengan tegaklurus ke dalam cylinder. BATAS SERVIS: Atas: 0,5 mm Kedua: 0,5 mm Oli: 1,1 mm

8-6

SILINDER / PISTON

PEMASANGAN PISTON
Bersihkan kepala piston, alur ring dan bagian samping bawah. Pasang piston ring dengan hati-hati pada piston dengan tanda-tanda menghadap ke atas. PERHATIAN: Jangan merusak piston ring dengan merenggangkan ujungnya telalu jauh. Hati - hati agar tidak merusak piston sewaktu memasang piston ring. CATATAN: Olesi oli pada piston rings. Pasang piston ring dengan tanda - tanda menghadap ke atas. Jangan mempertukarkan piston ring atas dan kedua. Letakkan celah pada ujung ring pada jarak 120 derajat satu sama lain. Setelah memasang ring mereka harus dapat berputar dengan bebas, tanpa tertahan. TANDA

TANDA

TOP RING SECOND RING


120

120

120

PISTON OIL RING

SIDE RAIL SPACER SIDE RAIL

TOP RING (ATAS) SECOND RING (KEDUA) OIL RING

CATATAN: Ketika membersihkan permukaan penyatuan cylinder, letakkan kain lap bersih di atas lubang crankcase untuk mencegah masuknya debu atau kotoran ke dalam mesin. Bersihkan sisa-sisa bahan gasket dari permukaan penyatuan cylinder dari crankcase dengan hati-hati agar tidak merusaknya di sana.

PERMUKAAN PENYATUAN CYLINDER

8-7

SILINDER / PISTON
Olesi oli mesin pada kepala kecil connecting rod (batang penggerak) dan lubang piston pin. Pasang piston dengan tanda IN menghadapi sisi pemasukan. Pasang piston pin. TANDA IN PISTON PIN

PISTON

Pasang piston pin clips baru. CLIP PERHATIAN: Selalu pakai piston pin clips baru. Pemasangan piston pin clips bekas dapat mengakibatkan kerusakan besar pada mesin. CATATAN: Letakkan kain lap bersih di atas lubang crankcase untuk mencegah jatuhnya piston pin clips ke dalam crankcase. Pasang pistpon pin clip pada alur dengan baik. Jangan tepatkan celah pada ujung clip dengan potongan pada piston.

PERAKITAN CYLINDER
Pasang karet-karet.

KARET-KARET

Pasang main pipe side cover stays dan kencangkan bautbaut dengan erat.

BAUT-BAUT

SIDE COVER STAYS

8-8

SILINDER / PISTON

PEMASANGAN CYLINDER
CATATAN: Jangan memakai kembali gasket bekas, ganti dengan yang baru. Pasang dowel pins dan sebuah gasket baru.

GASKET

DOWEL PINS

PERHATIAN: Hati-hati agar tidak merusak piston rings dan dinding cylinder. Hati - hati agar piston ring tidak menyangkut pada potongan dari selongsong cylinder. Olesi sebelah dalam cylinder, permukaan luar piston dan alur piston ring dengan oli mesin bersih. Masukkan cam chain (rantai mesin) melalui cylinder dan pasang cylinder sementara menekan piston ring. Pasang cylinder head (halaman 7-17).

POTONGAN

PISTON RING

8-9

KEPALA SILINDER / KLEP

TORSI PENGENCANGAN
Cylinder head cap nut Cam sprocket cover bolt Cam sprocket bolt Cam chain tensioner lifter plug Plunger set bolt 24 N.m (2,4 kgf.m) 9,8 N.m (1,0 kgf.m) 8,8 N.m (0,9 kgf.m) 4,2 N.m (0,43 kgf.m) 9,8 N.m (1,0 kgf.m)

KUNCI PERKAKAS
Valve spring compressor Valve spring compressor attachment Valve guide driver, 4.8 mm Valve guide reamer, 5.0 mm Valve seat cutters Seat cutter, 24 mm (45o IN) Seat cutter, 22 mm (45o EX) Flat cutter, 27 mm (32o IN) Flat cutter, 22 mm (32o EX) Interior cutter, 26 mm (60o IN) Interior cutter, 20.5 mm (60o EX) Cutter holder, 5.0 mm 07757-0010000 07959-KM30101 07942-MA60000 07984-MA60001 - ini dapat dibeli di pasar bebas 07780-0010600 07780-0010701 07780-0013300 07780-0012601 07780-0014500 07780-0014300 07781-0010400

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Persoalan pada bagian atas mesin biasanya mempengaruhi prestasi kerja mesin. Persoalan ini dapat didiagnosa dengan test kompresi atau dengan mencari jejak suara mesin pada bagian atas mesin dengan stethoscope mesin. Jika prestasi kerja mesin rendah pada kecepatan rendah, periksa terhadap asap putih pada crankcase breather tube (slang pernapasan bak mesin). Jika slang berasap, periksa terhadap piston ring yang macet (Bab 8).

Kompresi terlalu rendah, mesin sulit dihidupkan atau prestasi mesin rendah pada kecepatan rendah Valves (klep): - Penyetelan klep tidak benar - Klep terbakar atau bengkok - Pengaturan waktu pembukaan klep salah - Pegas klep lemah - Dudukan klep tidak rata Cylinder head (kepala silinder): - Gasket cylinder head bocor atau rusak - Cylinder head berubah bentuk atau retak Cylinder, piston atau piston rings aus (bab 8) Kompresi terlalu tinggi, overheating (panas berlebihan) atau knocking (mengelitik) Ada pembentuk karbon berlebihan pada kepala piston atau pada ruang pembakaran Asap berlebihan Cylinder head: - Valve stem atau valve guide aus - Stem seal rusak Cylinder, piston atau piston rings aus (bab 8)

Suara berlebihan Cylinder head - Penyetelan klep salah - Klep macet atau pegas klep patah - Camshaft rusak atau aus - Cam chain (rantai mesin) longgar atau aus - Cam chain aus atau rusak - Cam chain tensioner (penegang rantai mesin) aus atau rusak - Cam sprocket teeth (gigi sprocket cam) aus - Rocker arm dan/atau shaft aus Cylinder, piston atau piston rings aus (bab 8) Putaran stasioner kasar Kompresi cylinder rendah Sistem bahan bakar rusak

7-2

KEPALA SILINDER / KLEP

KOMPRESI CYLINDER
AWAS! Jika mesin harus dalam keadaan hidup untuk melakukan sesuatu pekerjaan, pastikan bahwa tempat kerja berventilasi baik. Jangan sekali-kali menjalankan mesin di tempat tertutup. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dan dapat mengakibatkan kematian. Panaskan mesin ke suhu operasi normal. Matikan mesin, lepaskan topi busi. Lepaskan busi. Pasang compression gauge attachment pada lubang busi. Sambungkan compression gauge kepada attachment. Masukkan transmisi ke dalam neutral. Putar gas tangan terbuka penuh dan putar mesin dengan kickstarter atau starter motor sampai penunjukan meter berhenti naik. TEKANAN KOMPRESI: 1.176 kPa (12,0 kgf/cm2, 171 psi) pada 600 menit-1 (rpm) Jika kompresi tinggi, ini menunjukkan bahwa endapan karbon telah berkumpul pada ruang pembakaran dan/atau kepala piston. Jika kompresi rendah, tuangkan 3-5 cc oli mesin bersih ke dalam silinder melalui lubang busi dan periksa kembali kompresi. Jika kompresi lebih tinggi dari nilai sebelumnya, periksalah cylinder, piston dan piston rings. Cylinder head gasket bocor Piston ring aus Cylinder dan piston aus Jika kompresi sama dengan nilai sebelumnya, periksa nilai terhadap kebocoran.

COMPRESSION GAUGE

PELEPASAN CYLINDER HEAD


Lepaskan berikutnya: - Main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3) - Sistem pembuangan gas (halaman 2-11) - Busi (halaman 3-7) - Baut-baut pemasangan intake manifold (pipa pemasukan) (halaman 6-2) - Air injection pipe (pipa penyuntikan udara) (halaman 5-13)

INTAKE MANIFOLD

AIR INJECTION PIPE

BUSI

SISTEM PEMBUANGAN GAS

7-3

KEPALA SILINDER / KLEP


Lepaskan baut, sealing washer, cam sprocket cover dan gasket. Lepaskan baut-baut dan valve adjuster hole caps (tutup lubang penyetelan klep) (halaman 3-7). BAUT/WASHER CAM SPROCKET COVER

CAP

CAP

Lepaskan crankshaft hole cap (penutup lubang poros engkol) dan timing hole cap (penutup lubang pengamatan waktu pengapian) (halaman 3-8). Putar crankshaft searah jarum jam dan tepatkan tanda T pada flywheel (roda gila) dengan takik penunjuk pada left crankcase cover (penutup kiri bak mesin).

TAKIK PENUNJUK

TANDA T

Lepaskan baut-baut, cam chain tensioner lifter (pengangkat penegang rantai mesin) dan gasket.

BAUT-BAUT

CAM CHAIN TENSIONER LIFTER

Pastikan tanda O pada cam sprocket segaris dengan tanda penunjuk pada cylinder head (kepala silinder). Pastikan bahwa piston berada pada TDC (Top Dead Center) [TMA = Titik Mati Atas] pada langkah kompresi. Lepaskan baut-baut, cam sprocket dan dowel pin. CATATAN: Gantung cam chain dengan seutas kawat agar tidak jatuh ke dalam cylinder. Hati-hati agar baut-baut cam sprocket tidak jatuh ke dalam crankcase (bak mesin).

TANDA PENUNJUK BAUT-BAUT

CAM SPROCKET

TANDA O

DOWEL PIN

7-4

KEPALA SILINDER / KLEP


Lepaskan baut-baut pemasangan cylinder head (kepala silinder). Lepaskan cap nuts (mur topi)/sealing washers/copper washer (cincin tembaga) dan cylinder head. BAUT-BAUT

COPPER WASHER

NUTS/SEALING WASHERS

Lepaskan cylinder head gasket dan dowel pins. Lepaskan cam chain guide (pembimbing rantai mesin).

DOWEL PINS

GASKET

CAM CHAIN GUIDE

PEMBONGKARAN CYLINDER HEAD


Lepaskan baut, sealing washer, spring dan plunger (plunyer).

BAUT/WASHER/PEGAS/PLUNGER

Lepaskan baut dan set plate (pelat pemasangan).

BAUT

SET PLATE

7-5

KEPALA SILINDER / KLEP


Lepaskan rocker arm shafts (poros lengan pelatuk) dan rocker arms (lengan pelatuk). ROCKER ARM SHAFT

Lepaskan camshaft (poros bubungan) dari cylinder head (kepala silinder).

CAM SHAFT

Lepaskan valve cotters dengan menggunakan special tools. KUNCI PERKAKAS: Valve spring compressor Valve spring compressor attachment

07757-0010000 07959-KM30101

PERHATIAN: Untuk menghindari kehilangan tegangan, jangan tekan pegas klep lebih dari yang diperlukan untuk melepaskan cotters. VALVE SPRING COMPRESSOR

Lepaskan berikutnya: - Spring retainer (penahan pegas) - Valve spring (pegas klep) - Valve (klep) - Stem seal (sil tangkai klep) - Valve spring seats (dudukan pegas klep) CATATAN: Tandai semua part selama pembongkaran sehingga mereka dapat ditempatkan kembali pada lokasi mereka yang semula.

VALVE

STEM SEAL

RETAINER

SPRING SEATS VALVE SPRING

COTTERS

7-6

KEPALA SILINDER / KLEP

PEMERIKSAAN
Camshaft (poros bubungan) Putar outer race (lingkaran luar) dari masing-masing bantalan camshaft dengan jari-jari. Outer race harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa bearing inner race (lingkaran dalam bantalan) duduk dengan erat pada camshaft. Ganti susunan camshaft jika outer race tidak berputar dengan halus dan tanpa suara, atau jika ia duduk dengan longgar pada camshaft.

Dengan menggunakan micrometer, ukur tinggi masingmasing bubungan. BATAS SERVIS: IN: 31,94 mm EX: 31,79 mm

Decompressor cam (Bubungan dekompresi) Putar decompressor cam dengan jari-jari. Pastikan bahwa decompressor cam hanya dapat berputar searah jarum jam seperti diperlihatkan dan tidak dapat berputar berlawanan arah jarum jam. Jika decompressor cam rusak, ganti camshaft sebagai sebuah susunan kesatuan.

Cylinder head Lepaskan endapan karbon dari ruang pembakaran. Periksa lubang busi dan daerah sekitar klep terhadap retakretak. CATATAN: Hati-hati agar tidak merusak permukaan gasket.

RUANG PEMBAKARAN

7-7

KEPALA SILINDER / KLEP


Periksa cylinder head terhadap perubahan melengkung dengan mistar lurus dan feeler gauge (voeler). BATAS SERVIS: 0,05 mm

Cam chain guide (pembimbing rantai mesin) Periksa cam chain guide terhadap keausan atau kerusakan.

CAM CHAIN GUIDE

Rocker arm (lengan pelatuk) CATATAN: Jika masing-masing rocker arm memerlukan servis atau penggantian, periksa daun telinga bubungan terhadap gerusan, pengelupasan atau tempat-tempat datar. Ukur D.D. rocker arm. BATAS SERVIS: 10,10 mm Periksa rocker arm shafts (poros lengan pelatuk) terhadap keausan atau kerusakan. Ukur D.L. dari rocker arm shaft. BATAS SERVIS: 9,91 mm Putar rocker arm roller dengan jari-jari, roller harus berputar dengan halus dan tanpa suara.

7-8

KEPALA SILINDER / KLEP


Pegas klep Ukur panjang bebas pegas klep. BATAS SERVIS: 35,8 mm Ganti pegas jika lebih pendek dari batas servis.

Valve (klep) Periksa masing-masing klep terhadap tekukan, pembakaran atau keausan tangkai klep yang abnormal. Periksa pergerakan klep di dalam guide. Ukur dan catat D.L. masing-masing valve stem. BATAS SERVIS: IN: 4,965 mm EX: 4,945 mm

Guides (pembimbing klep) harus direamer untuk menghilangkan endapan karbon sebelum memeriksanya. Masukkan reamer dari sisi ruang pembakaran dari kepala cylinder dan selalu putar reamer searah dengan arah jarum jam. KUNCI PERKAKAS: Valve guide reamer, 5.0 mm

VALVE GUIDE REAMER

07984-MA60001

Ukur dan catat D.D. masing-masing valve guide. BATAS SERVIS: IN/EX: 5,03 mm Kurangi D.L. masing-masing valve stem (tangkai klep) dari D.D. valve guide (pembimbing klep) yang bersangkutan untuk mendapatkan kerenggangan antara stem dan guide. BATAS SERVIS: IN: 0,065 mm EX: 0,085 mm Jika kerenggangan antara stem dan guide melampaui batas servis, tentukan apakah sebuah guide baru dengan ukuran standard akan mengembalikan kerenggangan di dalam batas tolerasi. Jika demikian, ganti guides yang perlu diganti dan di reamer agar pas. Jika kerenggangan stem ke guide tetap melampaui batas servis dengan guide baru, ganti valves dan guides. CATATAN: Bentuk kembali valve seats (dudukan klep) setiap kali valve guides diganti.

7-9

KEPALA SILINDER / KLEP


Cam chain tensioner lifter (Pengangkat penegang rantai mesin) Periksa cara kerja lifter: - Tensioner shaft (poros tensioner) tidak boleh masuk ke dalam badan ketika ia didorong. - Jika ia diputar searah jarum jam dengan sebuah obeng, tensioner shaft harus tertarik ke dalam badan. Pegas shaft harus meloncat keluar dari badan segera setelah obeng dilepaskan.

TENSIONER LIFTER

PENGGANTIAN VALVE GUIDE


Dinginkan valve guides pengganti di dalam bagian freezer dari lemari es selama kira-kira sejam. Panaskan cylinder head ke 100 150oC dengan kompor listrik atau oven. AWAS! Untuk menghindari luka bakar, pakailah sarung tangan tebal ketika menangani cylinder head yang dipanaskan. PERHATIAN: Jangan pakai obor untuk memanaskan cylinder head; ia dapat menyebabkan perubahan bentuk. Topang cylinder head dan dorong keluar valve guides dari sisi ruang pembakaran dari cylinder head. KUNCI PERKAKAS: Valve guide driver, 4.8 mm

VALVE GUIDE DRIVER

VALVE GUIDE DRIVER

07942-MA60000

Pasang sebuah valve guide clip baru pada masing-masing valve guide. Dorong masuk guide ke dalam cylinder head dari sisi camshaft (poros bubungan) sampai tinggi bagian yang menonjol adalah sesuai dengan ketentuan. KUNCI PERKAKAS: Valve guide driver, 4.8 mm

07942-MA60000

TINGGI BAGIAN MENONJOL YANG DITENTUKAN: IN/EX: 13,0 13,2 mm Biarkan cylinder head menjadi dingin sampai suhu kamar.

13.0 13.2 mm (0.51 0.52 in)

VALVE GUIDE

7-10

KEPALA SILINDER / KLEP


Reamer valve guide yang baru. KUNCI PERKAKAS: Valve guide reamer, 5.0 mm CATATAN: Hati-hati untuk tidak memiringkan atau menyandarkan reamer di dalam guide sewaktu me-reaming. Dalam hal ini, klep akan terpasang dalam keadaan miring, yang menyebabkan kebocoran oli dari stem seal (sil tangkai klep) dan kontak dudukan klep yang tidak benar dan mengakibatkan bahwa pembentukan baru dudukan klep (skir klep) tidak dapat dilakukan. Masukkan reamer dari sisi ruang pembakaran dari kepala silinder dan selalu putar reamer searah jarum jam. Pakailah cutting oil pada reamer selama menjalankan pekerjaan ini. VALVE GUIDE REAMER 07984-MA60001

Bersihkan cylinder head secara menyeluruh untuk menghilangkan partikel-partikel logam setelah me-reamer dan menbentuk kembali permukaan valve seat (dudukan klep).

PEMERIKSAAN VALVE SEAT


(PEMERIKSAAN DUDUKAN KLEP) Bersihkan klep masuk dan buang secara menyeluruh untuk menghilangkan endapan karbon. Olesi lapisan tipis zat pewarna Prussian Blue pada dudukan klep. Putar klep pada dudukannya menggunakan slang karet atau hand lapping tool (perkakas skir klep dengan tangan) lain.

HAND LAPPING TOOL

Lepaskan klep dan periksa permukaan valve seat. Kontak valve seat harus di dalam lebar yang ditentukan dan merata disekeliling klep. STANDARD: 1,0 mm BATAS SERVIS: 1,6 mm Jika dudukan valve seat di luar spesifikasi, bentuk kembali permukaan valve seat (halaman 7-12). LEBAR BIDANG KONTAK VALVE SEAT

7-11

KEPALA SILINDER / KLEP


PERHATIAN: Klep tidak dapat digerinda. Jika permukaan klep terbakar atau sangat aus atau ia menyentuh valve seat dengan tidak merata, ganti dengan klep baru. Periksa permukaan valve seat (dudukan klep) terhadap: Lebar valve seat yang tidak merata: - Ganti klep dan bentuk kembali permukaan valve seat. Kerusakaan pada muka klep: - Ganti klep dan bentuk kembali permukaan valve seat. KERUSAKAN PADA PERMUKAAN KLEP LEBAR VALVE SEAT TIDAK MERATA

Bidang kontak (terlalu tinggi atau terlalu rendah): - Bentuk kembali permukaan valve seat.

TERLALU RENDAH

TERLALU TINGGI

PEMBENTUKAN KEMBALI VALVE SEAT


Honda Valve Seat Cutters, sebuah gerinda atau peralatan pembentukan kembali valve seat (dudukan klep) yang ekuivalen dianjurkan untuk memperbaiki valve seat yang aus. CATATAN: Ikuti petunjuk pemakaian pabrik pembuatan peralatan refacing. Hati-hati agar tidak menggerinda dudukan lebih dari yang diperlukan. 32 45

60

CATATAN: Posisi penempatan valve seat terhadap permukaan klep adalah sangat penting untuk perapatan yang baik. Jika bidang kontak terlalu tinggi pada klep, dudukan harus direndahkan menggunakan sebuah 32o flat cutter.

BIDANG KONTAK TERLALU TINGGI

LEBAR DUDUKAN LAMA

32

7-12

KEPALA SILINDER / KLEP


Jika bidang kontak terlalu rendah pada klep, dudukan harus dinaikkan menggunakan sebuah 60o inner cutter. Selesaikan dudukan sesuai spesifikasi, menggunakan sebuah 45o finish cutter. dengan BIDANG KONTAK TERLALU TINGGI LEBAR DUDUKAN LAMA

60

Gunakan sebuah 45 o seat cutter untuk menghilangkan kekasaran atau ketidak-teraturan dari dudukan. CATATAN: Bentuk kembali permukaan valve seat dengan sebuah 45o cutter jika sebuah valve guide diganti baru. KUNCI PERKAKAS: Seat cutter, 24 mm (IN) Seat cutter, 22 mm (EX) Cutter holder, 5.0 mm

VALVE SEAT CUTTER

07780-0010600 07780-0010701 07781-0010400

Dengan menggunakan sebuah 32o flat cutter, hilangkan dari bahan valve seat yang ada sekarang. KUNCI PERKAKAS: Flat cutter, 27 mm (IN) Flat cutter, 22 mm (EX) Cutter holder, 5.0 mm

LEBAR DUDUKAN LAMA

07780-0013300 07780-0012601 07781-0010400

32

Dengan menggunakan 60o interior cutter, hilangkan bagian bawah dari dudukan yang lama. Lepaskan cutter dan periksa bidang yang baru Anda hilangkan. KUNCI PERKAKAS: Interior cutter, 26 mm (IN) Interior cutter, 20.5 mm (EX) Cutter holder, 5.0 mm

LEBAR DUDUKAN LAMA

07780-0014500 07780-0014300 07781-0010400

60

7-13

KEPALA SILINDER / KLEP


Install a 45 seat cutter and cut the seat to the proper width. Make sure that all pitting and irregularities are removed. Refinish if necessary. LEBAR DUDUKAN STANDARD: 1,2 1,5 mm

1.2 1.5 mm (0.05 0.06 in)

45

Setelah memotong dudukan, olesi lapping compound (ambril) pada permukaan klep, dan skir klep dengan menggunakan tekanan ringan. PERHATIAN: Tekanan skir klep yang berlebihan dapat mengubah bentuk atau merusak dudukan. Ubah sudut perkakas skir klep dengan sering untuk mencegah keausan dudukan yang tidak merata. Jaga agar lapping compound (ambril) tidak memasuki guides. Setelah skir klep, cucilah semua compound yang tertinggal dari cylinder head dan valve.

HAND LAPPING TOOL

PERAKITAN CYLINDER HEAD


BAUT 9.8 Nm (1.0 kgfm, 7 lbfft) VALVE GUIDE SPRING SEATS RETAINER CLIP SEALING WASHER PEGAS PLUNGER KLEP BUANG

COTTERS

STEM SEAL VALVE SPRING KLEP MASUK

DOWEL PIN

CAMSHAFT

SET PLATE

ROCKER ARMS ROCKER ARM SHAFTS BAUT

7-14

KEPALA SILINDER / KLEP


Bersihkan susunan cylinder head dengan cairan pencuci yang tidak dapat terbakar atau mempunyai titik api tinggi dan tiuplah semua saluran oli dengan udara kompresor. Pasang dudukan pegas klep. Pasang seal stem (sil tangkai klep) baru. Lumasi valve stem (tangkai klep) dengan oli mesin bersih. Masukkan klep ke dalam guides dengan memutarnya perlahan untuk mencegah kerusakan pada stem seals. SPRING SEATS VALVE SPRING VALVE

STEM SEAL

RETAINER

COTTERS

Pasang pegas klep dengan lilitan yang rapat menghadapi ruang pembakaran. Pasang valve spring retainers (penahan pegas klep)

COMBUSTION CHAMBER SIDE

Pasang valve cotters dengan menggunakan special tools seperti diperlihatkan. KUNCI PERKAKAS: Valve spring compressor Valve spring compressor attachment PERHATIAN: Untuk mencegah hilangnya tegangan, jangan tekan pegas klep lebih dari yang diperlukan.

07757-0010000 07959-KM30101

VALVE STEM COMPRESSOR

Ketuk valve stem (tangkai klep) dengan ringan dengan dua palu plastik seperti diperlihatkan untuk mendudukkan cotters dengan erat. PERHATIAN: Topang cylinder head di atas permukaan meja kerja untuk mencegah kemungkinan kerusakan pada klep.

7-15

KEPALA SILINDER / KLEP


Oleskan oli mesin bersih pada camshaft (poros bubungan) dan bantalan. Pasang camshaft (poros bubungan) pada cylinder head (kepala silinder) dengan daun telinga cam menghadap kepada ruang pembakaran. CAM SHAFT

Lumasi permukaan rocker arm shaft (poros lengan pelatuk), permukaan rocker arm roller dan permukaan dalam bos dengan oli mesin. Pasang rocker arms ke dalam cylinder head. Pasang rocker arm shafts.

ROCKER ARM

SHAFT

Pasang set plate dengan tanda out menghadap ke luar dengan mentepatkan potongan pada rocker arm shafts dan set plate seperti diperlihatkan. Kencangkan baut dengan erat.

OUT MARK
OUT

BOLT

ROCKER ARM SHAFTS

SET PLATE

Lumasi permukaan plunger dengan oli mesin. Pasang plunger, pegas, washer baru dan baut.

BAUT WASHER PEGAS PLUNGER

7-16

KEPALA SILINDER / KLEP


Kencangkan baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 9,8 N.m (1,0 kgf.m)

BAUT

PEMASANGAN CYLINDER HEAD


Bersihkan semua bahan gasket dari permukaan cylinder. Masukkan cam chain guide (pembimbing rantai mesin) ke dalam cylinder dan crankcase dan pasanglah dengan mentepatkan tonjolannya dengan alur-alur pada cylinder dengan erat.

CAM CHAIN GUIDE

Pasang dowel pins dan sebuah gasket baru. DOWEL PINS

GASKET

Pasang cylinder head pada cylinder. Pasang sealing washers (cincin perapat) baru/copper washer (cincin tembaga) baru dan cap nuts (mur topi). CATATAN: Perhatikan perletakan copper washer baru. Kencangkan cylinder head cap nuts dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 24 N.m (2,4 kgf.m) Pasang dan kencangkan baut-baut pemasangan cylinder head.

BAUT-BAUT

COPPER WASHER

NUTS/SEALING WASHERS

7-17

KEPALA SILINDER / KLEP


Putar crankshaft (poros engkol) searah jarum jam dan tepatkan tanda T pada flywheel (roda gila) dengan takik penunjuk pada left crankcase cover (penutup kiri bak mesin). Pastikan bahwa piston (torak) berada pada TDC (Top Dead Center) [TMA = Titik Mati Atas] pada langkah kompresi. TAKIK PENUNJUK

TANDA T

Pasang dowel pin pada camshaft (poros bubungan).

DOWEL PIN

Pasang cam chain (rantai mesin) pada cam sprocket dan pasang cam sprocket pada camshaft. CATATAN: Tepatkan tanda O pada cam sprocket dengan tanda penunjuk pada cylinder head. Hati-hati agar baut-baut cam sprocket tidak jatuh. Pasang dan kencangkan baut-baut cam sprocket dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 8,8 N.m (0,9 kgf.m)

TANDA PENUNJUK BAUT-BAUT

CAM SPROCKET

TANDA O

Buatlah kunci perkakas tensioner shaft stopper (penahan poros tensioner) dari sepotong baja tipis (tebal 0,8 mm) sesuai dengan gambar.

16,5 mm

9,5 mm

8,5 mm

3,5 mm

7-18

KEPALA SILINDER / KLEP


Lepaskan cam chain tensioner lifter plug (tutup pengangkat tensioner rantai mesin) dan putar tensioner shaft (poros tensioner) searah jarum jam dengan perkakas stopper untuk menarik tensioner, kemudian masukkan stopper penuh untuk menahan tensioner pada posisi tertarik penuh.

PERKAKAS STOPPER

Pasang sebuah gasket baru pada cam chain tensioner lifter. Pasang cam chain tensioner lifter pada cylinder.

CAM CHAIN TENSIONER LIFTER

GASKET

Pasang dan kencangkan baut-baut pemasangan. PLUG Lepaskan perkakas stopper dari tensioner lifter. Pasang plug dengan sebuah O-ring baru dan kencangkan sesuai dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 4,2 N.m (0,43 kgf.m) O-RING

BAUT-BAUT

Pasang sebuah gasket baru dan cam sprocket cover (penutup sprocket cam) pada cylinder head. CATATAN: Tepatkan tonjolan pada side cover dengan stopper pada cylinder head seperti diperlihatkan.

CAM SPROCKET COVER

GASKET

7-19

KEPALA SILINDER / KLEP


Pasang valve adjuster hole caps (penutup lubang penyetelan klep) (halaman 3-9). Pasang baut dengan sebuah sealing washer baru pada cylinder head. Kencangkan dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 9,8 N.m (1,0 kgf.m)

BAUT/SEALING WASHER

CAPS

Pasang berikutnya: - Busi (halaman 3-9) - Baut-baut pemasangan intake manifold (halaman 6-6) - Air injection pipe (pipa penyuntikan udara) (halaman 5-14) - Sistem pembuangan gas (halaman 2-11) - Main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3) Setel jarak renggang klep (halaman 3-8).

INTAKE MANIFOLD

AIR INJECTION PIPE

BUSI

SISTEM PEMBUANGAN GAS

7-20

KEPALA SILINDER / KLEP

MEMO

7-21

PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN

PENURUNAN MESIN
Letakkan sepedamotor pada standard utamanya. Keluarkan oli mesin (halaman 3-10). Lepaskan berikutnya: - Main pipe side covers (halaman 2-3) - Body cover (halaman 2-5) - Sistem pembuangan gas (halaman 2-11) Lepaskan topi busi dan lepaskan kabel busi dari klem. Lepaskan air injection hose (slang penyuntikan udara). Lepaskan baut-baut pemasangan intake manifold (pipa pemasukan mesin). Lepaskan konektor 6P gear position switch (saklar posisi gigi transmisi), konektor 2P alternator dan konektor kabel ignition pulse generator (pembangkit pulsa pengapian). BAUT-BAUT

AIR INJECTION HOSE

GEAR POSITION SWITCH 6P CONNECTOR

ALTERNATOR 2P CONNECTOR

IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR

Model dengan electric starter: Lepaskan konektor 2P starter motor.

2P CONNECTOR

Longgarkan mur poros belakang, mur pengunci rantai roda dan mur penyetel rantai roda. Dorong roda belakang ke depan sehingga rantai roda kendor sama sekali.

MUR POROS BELAKANG

MUR PENGUNCI

MUR PENYETEL

6-2

PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN


Lepaskan baut-baut dan left crankcase rear cover (penutup belakang kiri bak mesin). BAUT-BAUT

COVER

Lepaskan baut-baut fixing plate (pelat pemasangan), fixing plate dan drive sprocket (sprocket yang menggerakkan).

BAUT-BAUT

FIXING PLATE

DRIVE SPROCKET

Lepaskan crankcase breather tube (slang pernapasan bak mesin). Topang mesin dengan dongkrak atau alat penopang lain yang dapat disetel. Longgarkan mur penggantung depan mesin.

BAUT/MUR PENGGANTUNG DEPAN MESIN

CRANK CASE BREATHER TUBE

Lepaskan passenger footpeg holders (pemegang pijakan kaki pembonceng) kiri dan kanan (halaman 13-12). Lepaskan mur penggantung mesin belakang atas dan bawah. Lepaskan baut-baut penggantung mesin dan mesin dari rangka.

BAUT/MUR PENGGANTUNG BELAKANG ATAS

BAUT/MUR PENGGANTUNG BAWAH

6-3

PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN

PEMASANGAN MESIN
CATATAN: Perhatikan arah dari baut-baut penggantung mesin. Pakailah dongkrak atau alat pendukung lain yang dapat disetel untuk memanuver mesin dengan hati - hati ke tempat pemasangannya.

PERHATIAN: Hati-hati agar tidak merusak rangka. Tempatkan mesin pada rangka dan dukung mesin dengan dongkrak atau alat pendukung lain yang dapat disetel. Pasang baut-baut penggantung belakang atas dan belakang bawah mesin dari sisi kiri dan untuk sementara pasang murmur.

BAUT/MUR PENGGANTUNG BELAKANG ATAS

BAUT/MUR PENGGANTUNG BELAKANG BAWAH

Hubungkan crankcase breather tube (slang pernapasan bak mesin). Pasang baut penggantung depan mesin dari sisi kiri dan untuk sementara pasang mur.

BAUT/MUR PENGGANTUNG DEPAN MESIN

CRANKCASE BREATHER TUBE

Kencangkan semua baut/mur penggantung mesin dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.m (6,0 kgf.m) Pasang passenger footpeg holders (pemegang pijakan kaki pembonceng) kiri dan kanan (halaman 13-15).

BAUT/MUR PENGGANTUNG BELAKANG ATAS

BAUT/MUR PENGGANTUNG DEPAN MESIN

BAUT/MUR PENGGANTUNG BELAKANG BAWAH

6-4

PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN


Pasang rantai roda pada drive sprocket (sprocket yang menggerakkan). Pasang drive sprocket pada countershaft (poros lawan). Pasang fixing plate (pelat pemasangan) pada countershaft dengan mentepatkan kedua gigi. Putar fixing plate dan tepatkan kedua lubang-lubang baut. Pasang dan kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 12 N.m (1,2 kgf.m) DRIVE SPROCKET

FIXING PLATE

BAUT-BAUT

Pasang left crankcase rear cover (penutup belakang kiri bak mesin) dan kencangkan baut-baut.

BAUT-BAUT

COVER

Setel kekendoran rantai roda (halaman 3-14). Kencangkan mur poros belakang dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.m (6,0 kgf.m) Kencangkan mur penyetel dan mur pengunci.

MUR POROS BELAKANG

MUR PENGUNCI

MUR PENYETEL

Model dengan electric starter: Sambungkan konektor 2P starter motor.

2P CONNECTOR

6-5

PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN


Sambungkan konektor 6P gear position switch (saklar posisi roda gigi transmisi), konektor 2P alternator, dan konektor kabel ignition pulse generator (pembangkit pulsa pengapian). GEAR POSITION SWITCH 6P CONNECTOR ALTERNATOR 2P CONNECTOR

IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR

Pasang gasket baru dan intake manifold (pipa masuk) pada cylinder head (kepala silinder).

GASKET

Sambungkan air injection hose (slang penyuntikan udara). Pasang dan kencangkan baut-baut pemasangan intake manifold bersama klem dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 12 N.m (1,2 kgf.m) Pasang topi busi pada busi. Amankan kabel busi dengan klem. Pasang berikutnya: - Sistem pembuangan gas (halaman 2-11) - Body cover (penutup badan sepedamotor) (halaman 2-5) - Main pipe side cover (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3) Tuangkan oli mesin yang dianjurkan sampai tinggi permukaan yang benar (halaman 3-14). Setel jarak main bebas pedal rem (halaman 3-18). BAUT-BAUT

AIR INJECTION HOSE

6-6

ENGINE REMOVAL/INSTALLATION

MEMO

6-7

SISTEM BAHAN BAKAR

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN


Mesin tidak mau hidup Terlalu banyak bahan bakar yang masuk ke dalam mesin - Air cleaner tersumbat - Karburator kebanjiran bensin Kebocoran udara masuk Bahan bakar terkontaminasi/memburuk Bahan bakar tidak sampai ke karburator - Saringan bahan bakar tersumbat - Saluran bahan bakar tersumbat - Tinggi pelampung salah Tidak ada bahan bakar di dalam tangki Cuk tidak bekerja dengan baik Gas tangan tidak bekerja dengan baik Tidak ada percikan bunga api pada busi (sistem pengapian tidak bekerja dengan baik - bab 15) Campuran bahan bakar miskin Fuel jets (spuyer-spuyer) tersumbat Float valve (pelampung) tidak bekerja dengan baik Float level (tinggi pelampung) terlalu rendah Saluran bahan bakar dibatasi Slang ventilasi karburator tersumbat Kebocoran udara masuk Throttle valve (skep) tidak bekerja dengan baik Campuran bahan bakar kaya Handel cuk pada posisi ON Float valve tidak bekerja dengan baik Float level terlalu tinggi Air jets (spuyer udara) tersumbat Air cleaner element kotor Karburator kebanjiran bensin Jet needle atau needle jet aus Mesin mati, sulit dihidupkan, stasioner kasar Saluran bahan bakar dibatasi Pengapian tidak bekerja dengan baik (bab 15) Campuran bahan bakar terlalu miskin/kaya Bahan bakar terkontaminasi/memburuk Kebocoran udara masuk Salah penyetelan putaran stasioner Salah penyetelan float level Salah penyetelan air screw Rangkaian stasioner tersumbat Cuk tidak bekerja dengan baik Kompresi cylinder rendah Air cleaner tersumbat Afterburn (bahan bakar meletus di dalam knalpot) pada waktu engine braking Campuran bahan bakar miskin di rangkaian stasioner Pulse secondary air injection (PAIR) system tidak bekerja dengan baik - PAIR control valve tidak bekerja dengan baik - PAIR check valve tidak bekerja dengan baik - Slang dari PAIR system tersumbat Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik (bab 15) Air cut-off valve tidak bekerja dengan baik Backfiring (bahan bakar meletus di dalam karburator) atau misfiring (pengapian tersendat) selama akselerasi Kerusakan pada sistem pengapian (bab 15) Campuran bahan bakar terlalu miskin Prestasi buruk (kemampuan dikendarai) dan boros pemakaian bahan bakar Sistem bahan bakar tersumbat Kerusakan pada sistem pengapian (bab 15) Air cleaner tersumbat

5-2

SISTEM BAHAN BAKAR

AIR CLEANER HOUSING


PELEPASAN/PEMASANGAN
CATATAN: Lihat halaman 3-5 untuk menservis air cleaner element. Lepaskan berikutnya: - Main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3) Air cleaner housing cover (penutup rumah saringan udara) dan element (halaman 3-6). Longgarkan sekrup connecting tube band (pita penjepit pipa penghubung). Lepaskan separate air filter (saringan udara tambahan) dan slang pernapasan crankcase. Lepaskan baut-baut dan susunan air cleaner housing (rumah saringan udara). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

BAUT

SEPARATE AIR FILTER TUBE

BREATHER TUBE

BAUT

SEKRUP

PELEPASAN KARBURATOR
AWAS! Bensin sangat mudah terbakar dan dapat meledak pada kondisi tertentu. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK.

CARBURETOR TOP

THROTTLE VALVE
(SKEP) Lepaskan main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3). Lepaskan carburetor top (penutup atas karburator) dan throttle valve (skep) dari karburator.

Lepaskan throttle cable (kabel gas) dari throttle valve sementara menekan throttle valve spring (pegas skep).

THROTTLE CABLE

THROTTLE VALVE

SPRING

5-3

SISTEM BAHAN BAKAR


Lepaskan jet needle retainer, spring (pegas) dan jet needle. Periksa throttle valve (skep) dan jet needle terhadap goresan, keausan atau kerusakan. THROTTLE VALVE

SPRING

JET NEEDLE

RETAINER

BADAN KARBURATOR
AWAS! Bensin sangat mudah terbakar dan dapat meledak di bawah kondisi tertentu. Bekerjalah di tempat dengan ventilasi baik. Merokok atau membiarkan api atau percikan bunga api di tempat kerja atau di tempat di mana bensin disimpan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Longgarkan sekrup pembuangan dan keluarkan bahan bakar dari float chamber (mangkok pelampung) ke dalam tempat penampung yang sesuai dan aman. Lepaskan choke cable (kabel cuk) dari stay dan lepaskan sambungannya. Lepaskan slang pembuangan bahan bakar dan air vent tube (slang ventilasi udara) dari badan karburator. Lepaskan separate air filter tube (slang saringan udara tambahan). Lepaskan baut-baut pemasangan PAIR (Pulse secondary air injection) control valve (klep pengaturan pulse secondary air injection) (halaman 5-13). Longgarkan sekrup pita penjepit air cleaner connecting tube (slang penghubung saringan udara). Lepaskan baut-baut pemasangan karburator, karburator dan insulator dari intake manifold (pipa pemasukan udara ke kepala silinder).

CHOKE CABLE

AIR VENT TUBE

SLANG PEMBUANGAN

FUEL TUBE

INSULATOR

SEPARATE AIR FILTER TUBE

BAUT-BAUT

SEKRUP

PEMBONGKARAN KARBURATOR
FUEL VALVE
(KRAN BAHAN BAKAR) Lepaskan sekrup-sekrup, O-ring dan fuel valve (kran bahan bakar).

FUEL VALVE

SEKRUP-SEKRUP

5-4

SISTEM BAHAN BAKAR

AIR CUT-OFF VALVE


(KLEP PEMOTONG UDARA) Lepaskan sekrup-sekrup dan valve cover (penutup klep). CATATAN: Air cut-off valve cover berada di bawah tekanan pegas.

COVER

SEKRUP-SEKRUP

Lepaskan pegas, air cut-off valve/diaphragm (membran air cut-off valve) dan O-ring. Periksa berikutnya: - Diaphragm ( membran ) terhadap lubang kecil atau pemburukan - Pegas terhadap pemburukan - Needle ( jarum ) dari diaphragm terhadap keausan berlebihan pada ujung - Saluran udara terhadap penyumbatan

O-RING

PEGAS

COVER

AIR CUT-OFF VALVE/DIAPHRAGM

FLOAT CHAMBER
(MANGKOK PELAMPUNG) Lepaskan sekrup-sekrup dan float chamber.

FLOAT CHAMBER

SEKRUP-SEKRUP

Periksa cara kerja float valve (klep pelampung). Lepaskan float pin (pin pelampung), float (pelampung) dan float valve (klep pelampung). Periksa float terhadap perubahan bentuk atau kerusakan. Periksa float valve seat (dudukan klep pelampung) terhadap gerusan, goresan, penyumbatan dan kerusakan. Periksa ujung float valve di mana ia menyentuh valve seat terhadap keausan bertingkat atau pengotoran. Ganti valve, jika ujung aus atau kotor.

PIN

FLOAT VALVE

FLOAT

5-5

SISTEM BAHAN BAKAR


Lepaskan berikutnya: - Main jet - Needle jet holder - Needle jet - Slow jet - Throttle stop screw (sekrup penahan skep) dengan pegas Putar air screw (sekerup udara) masuk ke dalam dan hitung dengan cermat jumlah putaran sampai ia menyentuh dudukannya dengan ringan. Catatlah jumlah putaran untuk dipakai sebagai referensi sewaktu memasang kembali air screw. Lepaskan air screw, washer dan O-ring. PERHATIAN: Jika air screw dikencangkan terhadap dudukannya, akan terjadi kerusakan pada dudukan air screw. Periksa masing-masing jet terhadap penyumbatan atau kerusakan dan ganti bila perlu. Tiuplah masing-masing saluran udara dan saluran bahan bakar di dalam badan karburator dengan udara dari kompressor. THROTTLE STOP SCREW/SPRING AIR SCREW MAIN JET NEEDLE JET HOLDER SLOW JET

PERAKITAN KARBURATOR
O-RING FLOAT VALVE AIR SCREW THROTTLE STOP SCREW

FLOAT FUEL VALVE

O-RING

PEGAS

O-RING FLOAT PIN RETAINER NEEDLE JET

O-RING FLOAT CAMBER

SLOW JET

COVER

JET NEEDLE

NEEDLE JET HOLDER O-RING MAIN JET

THROTTLE VALVE

5-6

SISTEM BAHAN BAKAR

FLOAT CHAMBER
(MANGKOK PELAMPUNG) Pasang berikutnya: - Throttle stop screw dengan pegas - Slow jet - Needle jet - Needle jet holder - Main jet PERHATIAN: Tangani semua jet dengan hati-hati. Mereka mudah tergerus atau tergores. Pasang air screw bersama pegas, washer dan O-ring baru dan kembalikan pada dudukan semula seperti telah dicatat pada waktu pelepasan. Pasang float dan float valve di dalam badan karburator, kemudian pasang float pin melalui badan karburator dan float (pelampung).

SLOW JET

O-RING PILOT SCREW

NEEDLE JET HOLDER

SPRING

WASHER NEEDLE JET MAIN JET THROTTLE STOP SCREW

FLOAT VALVE

PIN

FLOAT

Pemeriksaan float level (Tinggi pelampung) Dengan float valve duduk pada dudukannya dan float arm (lengan pelampung) tepat menyentuh valve, ukurlah tinggi pelampung menggunakan special tool seperti diperlihatkan. TINGGI PELAMPUNG: 11,7 mm KUNCI PERKAKAS; Float level gauge

FLOAT LEVEL GAUGE

07401-0010000

Pelampung tidak dapat disetel. Ganti susunan pelampung jika tinggi pelampung tidak sesuai dengan spesifikasi.

Pasang sebuah O-ring baru pada alur float chamber (mangkok pelampung). Pasang float chamber.

O-RING

FLOAT CHAMBER

5-7

SISTEM BAHAN BAKAR


Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup mangkok pelampung.

SEKRUP-SEKRUP

AIR CUT-OFF VALVE


(KLEP PEMOTONG UDARA) CATATAN: Hati-hati agar tidak menjepit diaphragm (membran) dan O-ring antara badan dan valve cover (penutup klep) ketika mengencangkan sekrup-sekrup penutup klep. Pasang sebuah O-ring baru dengan sisi datarnya menghadap ke badan karburator. Pasang diaphragm dengan menempatkan tulang pada diaphragm dengan baik pada alur pada badan karburator. AIR CUT-OFF VALVE/DIAPHRAGM SISI KARBURATOR O-RING

PEGAS

COVER

Pasang pegas dan valve cover dengan memperhatikan untuk tidak menjepit diaphragm. Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup dengan erat.

COVER

SEKRUP-SEKRUP

Pasang sebuah O-ring baru dan fuel valve seperti diperlihatkan. Kencangkan sekrup-sekrup dengan erat.

FUEL VALVE

O-RING

SEKRUP-SEKRUP

5-8

SISTEM BAHAN BAKAR

PEMASANGAN KARBURATOR
BADAN KARBURATOR
Pasang O-ring baru pada alur insulator dan alur badan karburator. CATATAN: Pasang insulator dengan boss (tonjolan) menghadap ke atas.

BOSS

O-RINGS

INSULATOR

Pasang badan karburator pada air cleaner connecting tube (pipa penyambung saringan udara). Pasang badan karburator dan insulator kepada intake manifold (pipa pemasukan udara) dan kencangkan baut-baut dengan erat. Kencangkan sekrup connecting tube band (pita penjepit pipa penyambung). Hubungkan separate air filter tube (slang saringan udara tambahan).

INSULATOR

SEPARATE AIR FILTER TUBE

BAUT-BAUT

SEKRUP

Hubungkan slang-slang bahan bakar, pembuangan dan ventilasi udara. Hubungkan choke cable (kabel cuk) kepada karburator dan pasang pada stay (pemegang).

CHOKE CABLE

AIR VENT TUBE

DRAIN TUBE

FUEL TUBE

5-9

SISTEM BAHAN BAKAR

THROTTLE VALVE
(SKEP) Pasang jet needle pada throttle valve (skep). Amankan jet needle dengan retainer (penahan) dan pegas seperti pada gambar.

THROTTLE VALVE

PEGAR

JET NEEDLE

RETAINER

Pasang pegas pada throttle cable (kabel gas). Hubungkan throttle cable pada throttle valve sementara menekan pegas throttle valve.

THROTTLE CABLE

THROTTLE VALVE

PEGAS

Pasang throttle valve pada badan karburator dengan mentepatkan potongannya dengan throttle stop screw (sekrup penahan skep).

CUT-OUT

THROTTLE STOP SCREW

Kencangkan carburetor top (tutup atas karburator) dengan erat. Pasang main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3). Setelah memasang karburator, periksa berikutnya: - Jarak main bebas throttle grip (pegangan gas tangan) (halaman 3-5) - Putaran stasioner mesin (halaman 3-12) - Penyetelan air screw (halaman 5-11).

CARBURETOR TOP

5-10

SISTEM BAHAN BAKAR

PENYETELAN AIR SCREW


IDLE DROP PROCEDURE (PROSEDUR PENURUNAN PUTARAN STASIONER) Lepaskan right main pipe side cover (penutup samping kanan pipa utama) (halaman 2-3). CATATAN: Air screw telah disetel-awal di pabrik dan tidak diperlukan penyetelan kecuali jika karburator dibongkar atau air screw diganti. Pakailah tachometer dengan skala 50 menit-1 (rpm) atau lebih kecil yang dapat menunjukkan dengan akurat perubahan sebesar 50 menit-1 (rpm). 1. Putar air screw searah jarum jam sampai ia dudukdengan ringan, kemudian putar kembali keluar sesuai dengan spesifikasi yang diberikan. Ini merupakan penyetelan awal sebelum penyetelan akhir dari air screw.

SLANG VAKUUM

AIR SCREW

THROTTLE STOP SCREW

PERHATIAN: Mengencangkan air screw terhadap dudukannya akan merusak dudukannya. PEMBUKAAN AWAL: 1 putaran keluar 2. Panaskan mesin sampai suhu operasi. Mengendarai dengan jalan dan berhenti selama 10 menit adalah cukup. Matikan mesin dan hubungkan tachometer sesuai dengan petunjuk pembuatnya. Lepaskan slang vakuum dari PAIR control valve, kemudian hubungkan dengan pompa vakuum dan pasang plug (sumbat) pada lubang vakuum. Kenakan vakuum yang ditentukan kepada slang vakuum PAIR control valve sebesar lebih dari 63 kPa (470mmHg). Hidupkan mesin dan setel putaran stasioner dengan throttle stop screw.

POMPA VAKUUM

SLANG VAKUUM

3. 4.

PLUG

5. 6.

PUTARAN STASIONER SEMENTARA: 1.400 100 menit-1 (rpm) 7. Putar air screw masuk atau keluar dengan pelan untuk mendapatkan putaran mesin tertinggi. 8. Bukan gas tangan dengan ringan 2 atau 3 kali, kemudian setel putaran stasioner dengan throttle stop screw. 9. Putar air screw keluar sampai putaran mesin turun dengan 100 menit-1 (rpm). 10. Putar air screw searah jarum jam sampai pembukaan akhir dari posisi yang diperoleh pada langkah 9. PEMBUKAAN AKHIR: putaran ke dalam 11. Lepaskan plug dari lubang vakuum, kemudian lepaskan pompa vakuum dan hubungkan slang vakuum dari PAIR control valve. 12. Setel kembali putaran stasioner dengan throttle stop screw. PUTARAN STASIONER: 1.400 100 menit-1 (rpm) Pasang right main pipe side cover (penutup samping kanan pipa utama) (halaman 2-3).

5-11

SISTEM BAHAN BAKAR

TANGKI BAHAN BAKAR


PELEPASAN/PEMASANGAN
AWAS! Bensin sangat mudah terbakar dan dapat meledak di bawah kondisi tertentu. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK. Lepaskan body cover (penutup badan sepedamotor) (halaman 2-5). Jepit dan lepaskan slang bahan bakar.

SLANG BAHAN BAKAR

Lepaskan kabel dari klem dan lepaskan konektor 3P fuel unit. Lepaskan keempat baut pemasangan tangki bahan bakar, collar dan tangki bahan bakar. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

BAUT-BAUT/ COLLAR

3P CONNECTOR

KLEM

SECONDARY AIR SUPPLY SISTEM


(SISTEM PEMASOKAN UDARA SEKUNDER)

COVER

PELEPASAN/PEMASANGAN PAIR (PULSE SECONDARY AIR INJECTION) CHECK VALVE


(KLEP PENGONTROL PAIR - INJEKSI PULSA UDARA SEKUNDER) Lepaskan main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3). Lepaskan sekrup-sekrup dan PAIR check valve cover (penutup klep pengontrol PAIR) dari PAIR control valve body (badan klep pengontrol PAIR). Lepaskan PAIR check valve. Periksa reed (klep lidah) terhadap kerusakan atau kelelahan. Ganti bila perlu. Ganti PAIR check valve jika rubber seat (dudukan karet) retak-retak, memburuk kondisinya atau rusak, atau jika ada kerenggangan antara reed dan seat. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. SEKRUP-SEKRUP

REED

RUBBER SEAT

5-12

SISTEM BAHAN BAKAR

PELEPASAN/PEMASANGAN PAIR CONTROL VALVE


Lepaskan main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3). Lepaskan slang penyaluran udara untuk PAIR.

SLANG PENYALURAN UDARA

Lepaskan PAIR check valve (halaman 5-12). Lepaskan slang vakum dari PAIR control valve. Lepaskan baut-baut dan PAIR control valve body. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

BAUT-BAUT

SLANG VAKUM

PAIR CONTROL VALVE

AIR INJECTION PIPE


(PIPE INJEKSI UDARA) PELEPASAN Lepaskan left main pipe side cover (penutup samping kiri pipa utama) (halaman 2-3). Lepaskan baut-baut. Lepaskan air injection hose (slang injeksi udara) dan lepaskan air injection pipe (pipa injeksi udara).

BAUT-BAUT

SLANG

PIPE

PEMERIKSAAN Periksa air injection pipe terhadap penyumbatan atau kerusakan.

5-13

SISTEM BAHAN BAKAR


PEMASANGAN Pasang gasket baru pada air injection pipe. Sambungkan air injection hose. GASKET

Pasang air injection pipe dan kencangkan baut-baut dengan urutan yang ditentukan seperti diperlihatkan. Pasang left main pipe side cover (penutup samping kiri pipa utama) (halaman 2-3).

5-14

SISTEM BAHAN BAKAR

PEMERIKSAAN SISTEM
Lepaskan main pipe side covers (penutup samping pipa utama) (halaman 2-3). Hidupkan mesin dan panaskan sampai suhu operasi normal. Lepaskan air supply hose (slang penyaluran udara) dari PAIR air filter (saringan udara PAIR) (halaman 3-14). Lepaskan pulse secondary air injection (PAIR) check valve [klep pengontrol injeksi pulsa udara sekunder] (halaman 5-12) dan periksa bagian dalam PAIR control valve apakah bersih dan bebas dari kerak karbon. Periksa PAIR check valve apakah bagian dalam PAIR control valve dicemari oleh karbon. Lepaskan PAIR control valve vacuum tube (slang vakum klep pengontrol PAIR) dari intake manifold (pipa pemasukan) dan sumbat penyambung slang. Hubungkan pompa vakum ke PAIR control valve vacuum tube. Hidupkan mesin dan buka putaran gas tangan sedikit untuk memastikan bahwa udara tersedot melalui air supply hose. Jika udara tidak tersedot masuk, periksa air supply hose terhadap penyumbatan. Dengan mesin dalam keadaan hidup, secara berangsur tambahkan vakum kepada PAIR control valve vacuum tube. Periksa bahwa air supply hose berhenti menarik udara, dan bahwa vakum tidak bocor. VAKUM YANG DITENTUKAN: 63 kPa (470 mmHg) Jika udara tersedot masuk atau jika vakum yang ditentukan tidak dapat dipertahankan, pasang sebuah PAIR control valve baru. Jika terjadi afterburn (peristiwa pembakaran di dalam knalpot) pada waktu deselerasi, bahkan ketika secondary air supply system dalam keadaan normal, periksa air cutoff valve (klep pemotongan udara). Pasang bagian-bagian yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan. SUMBAT AIR SUPPLY HOSE VACUUM TUBE

POMPA VAKUM

5-15

SISTEM PELUMASAN

POMPA OLI
PELEPASAN
Keluarkan oli mesin (halaman 3-10). Lepaskan berikutnya: - Right crankcase cover (penutup kanan bak mesin) (halaman 9-3) - Susunan kopling (halaman 9-5) Lepaskan ketiga baut dan rakitan pompa oli. RAKITAN POMPA OLI

BAUT-BAUT

Lepaskan dowel pins.

DOWEL PINS

PEMBONGKARAN
Lepaskan E-clip dan oil pump driven gear (roda gigi pompa oli yang digerakkan).

E-CLIP

DRIVEN GEAR

Lepaskan baut-baut dan oil pump cover (penutup pompa oli).

OIL PUMP COVER

BAUT-BAUT

4-2

SISTEM PELUMASAN

PEMERIKSAAN
Untuk sementara pasang outer rotor (rotor luar) dan inner rotor (rotor dalam) pada oil pump body (badan pompa oli). Pasang oil pump shaft (poros pompa oli). Ukur celah pada ujung antara inner dan outer rotors.

INNER ROTOR

BATAS SERVIS: 0,20 mm

OUTER ROTOR

Ukur celah antara outer rotor dan pump body. OIL PUMP BODY BATAS SERVIS: 0,26 mm

OUTER ROTOR

Ukur celah ke samping menggunakan mistar lurus dan feeler gauge (lidah voeler). BATAS SERVIS: 0,15 mm

4-3

SISTEM PELUMASAN

ASSEMBLY

INNER ROTOR

DRIVEN GEAR

E- CLIP

OIL PUMP SHAFT OUTER ROTOR

PUMP BODY

OIL PUMP COVER

LOCK PIN

4.9 Nm (0.5 kgfm, 3.6 lbfft)

Pasang inner dan outer rotors pada oil pump body. Isi pompa oli dengan 0,5 1 cm oli mesin. Pasang oil pump cover pada oil pump body. Pasang dan kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 4,9 N.m (0,5 kgf.m)
3

OIL PUMP COVER

BAUT-BAUT

Rakitlah oil pump shaft (poros pompa oli), oil pump driven gear (roda gigi pompa oli yang digerakkan) dan lock pin (pin pengunci). Pasang oil pump shaft pada oil pump body dengan mentepatkan bagian mendatar antara shaft (poros) dan inner rotor (rotor dalam).

INNER ROTOR

OIL PUMP SHAFT

TEPATKAN

4-4

SISTEM PELUMASAN
Pasang E-clip pada oil pump shaft (poros pompa oli). E-CLIP

PEMASANGAN
Pasang dowel pins.

DOWEL PINS

Pasang rakitan pompa oli pada crankcase (bak mesin). Pasang dan kencangkan ketiga baut. Bersihkan oil strainer screen (saringan kasa oli) (halaman 3-11). Pasang berikutnya: - Susunan kopling (halaman 9-18) - Right crankcase cover (penutup kanan bak mesin) (halaman 9-26) Setelah pemasangan, isi crankcase dengan oli yang dianjurkan (halaman 3-10) dan periksa bahwa tidak ada kebocoran oli.

BAUT-BAUT

RAKITAN POMPA OLI

OIL PUMP DRIVE GEAR


(RODA GIGI PENGGERAK POMPA OLI)

OIL PUMP DRIVE GEAR

PIN

PELEPASAN
Lepaskan rakitan pompa oli (halaman 4-2). Lepaskan oil pump drive gear dan pin. Periksa oil pump drive gear terhadap kerusakan, ganti bila perlu.

4-5

SISTEM PELUMASAN

PEMASANGAN
Pasang pin pada crankshaft (poros engkol).

PIN

Pasang oil pump drive gear (roda gigi penggerak pompa) dengan mentepatkan alur pada roda gigi dengan pin. Pasang rakitan pompa oli (halaman 4-5).

OIL PUMP DRIVE GEAR

TEPATKAN

4-6

SISTEM PELUMASAN

MEMO

4-7

PERAWATAN

PEMBERSIHAN, PEMERIKSAAN DAN PELUMASAN


Lepaskan left crankcase rear cover (penutup belakang bak mesin kiri) (halaman 6-3). Bersihkan rantai roda sebelum melumasinya, jika ia sangat kotor. Lepaskan keempat baut dan drive chain cases (rumah rantai roda). Letakkan sepedamotor pada standard utama dan masukkan transmisi ke dalam neutral.

BAUT-BAUT

DRIVE CHAIN CASES

Dengan hati-hati lepaskan retaining clip (klip pemegang) dengan tang. Lepaskan master link (sambungan utama) dan rantai roda.

RETAINING CLIP

Bersihkan rantai dengan cairan pembersih yang tidak dapat terbakar atau mempunyai titik api tinggi dan seka sampai kering. Pastikan bahwa rantai telah mengering seluruhnya sebelum melumasinya. Lumasi rantai roda dengan oli roda gigi #80 - 90. Seka oli roda gigi yang berlebihan.

CAIRAN PEMBERSIH YANG TIDAK DAPAT TERBAKAR ATAU MEMPUNYAI TITIK API TINGGI

BERSIHKAN

SEKA DAN KERINGKAN LUMASI

MINYAK RODA GIGI (SAE #80 ATAU 90)

Periksa rantai roda terhadap kerusakan atau keausan. Ganti rantai roda yang mempunyai roller yang rusak, sambungan yang longgar, atau oleh karena penyebab lain tampaknya tidak dapat diservis lagi. Ukur jarak rantai roda antara jangkauan 80 pin dari pusat pin ke pusat pin dengan rantai direnggangkan dan sambungan yang melintir diluruskan. PANJANG RANTAI RODA (41 pins/40 links) STANDARD: 520,7 mm BATAS SERVIS: 511 mm

41 PINS/40 LINKS

3-14

PERAWATAN

PEMERIKSAAN SPROCKETS
Pemasangan rantai baru pada sprockets yang sangat aus akan menyebabkan bahwa rantai baru cepat aus. Periksa gigi drive sprocket (sprocket penggerak) dan driven sprocket (sprocket yang digerakkan) terhadap keausan atau kerusakan, ganti bila perlu. Jangan sekal-kali memakai rantai baru pada sprockets yang aus. Rantai roda dan sprockets harus dalam kondisi baik, atau rantai pengganti yang baru akan cepat aus. Periksa baut dan mur pemasangan pada drive sprocket dan driven sprocket. Jika longgar, kencangkan sesuai torsi pengencangan.

AUS

RUSAK

NORMAL

Pasang rantai roda pada sprockets. Pasang master link dan link plate. Pasang retaining clip dengan ujungnya yang terbuka berlawanan dengan arah pergerakan rantai.

MASTER LINK

RETAINING CLIP

LINK PLATE

Pasang drive chain case (rumah rantai roda) dengan mentepatkan tonjolannya dengan celah seperti pada gambar.

Kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan. BAUT-BAUT TORSI: 6,4 N.m (0,65 kgf.m) Pasang left crankcase rear cover (penutup belakang bak mesin kiri) (halaman 6-5).

3-15

PERAWATAN

KEAUSAN SEPATU REM


KEAUSAN SEPATU REM DEPAN
Ganti sepatu rem jika indikator segaris dengan tanda ! pada panel rem ketika handel rem ditarik.

DEPAN

INDIKATOR

Lihat halaman 12-14 untuk penggantian sepatu rem.

TANDA

KEAUSAN SEPATU REM BELAKANG


Periksa sepatu rem dan teromol rem jika indikator segaris dengan tanda ! pada panel rem ketika pedal rem ditekan. Lihat halaman 13-9 untuk penggantian sepatu rem.

BELAKANG

INDIKATOR

TANDA

SISTEM REM
10 20 mm (0.4 0.8 in)

JARAK MAIN BEBAS HANDEL REM


Ukur jarak main bebas handel rem depan pada ujung handel rem. JARAK MAIN BEBAS: 10 20 mm

Setel jarak main bebas handel rem dengan memutar mur penyetel rem depan. CATATAN: Pastikan potongan melengkung pada mur penyetel duduk dengan benar pada brake arm joint piece setelah melakukan penyetelan jarak main bebas.

MUR PENYETEL

3-16

PERAWATAN

JARAK MAIN BEBAS PEDAL REM


Ukur jarak main bebas pedal rem depan pada ujung pedal rem. JARAK MAIN BEBAS: 20 30 mm 20 30 mm (0.8 1.2 in)

Setel jarak main bebas pedal rem dengan memutar mur penyetel rem belakang. CATATAN: Pastikan bahwa potongan melengkung pada mur penyetel duduk dengan benar pada brake arm joint piece (pin penyambung lengan rem) setelah melakukan penyetelan jarak main bebas.

MUR PENYETEL

SAKLAR LAMPU REM


CATATAN: Saklar lampu rem depan tidak memerlukan penyetelan. Setel saklar lampu rem sehingga menyala tepat sebelum rem sebenarnya bekerja. Jika lampu tidak menyala, setel saklar sehingga lampu menyala pada waktu yang tepat. Tahan badan saklar dan putar penyetel. Jangan memutar badan saklar.

PENYETEL

SAKLAR LAMPU REM

PENYETELAN ARAH SINAR LAMPU DEPAN


AWAS! Lampu depan yang tidak disetel dengan baik dapat menyilaukan pengemudi yang datang dari depan, atau ia mungkin kurang menerangi jalan sepanjang jarak yang aman. CATATAN: Setel arah sinar lampu depan seperti ditentukan oleh undang-undang dan peraturan lokal. Letakkan sepedamotor di atas tanah mendatar. Setel arah sinar lampu depan secara vertikal dengan melonggarkan baut dan menggerakkan unit lampu depan.

BAUT

3-17

PERAWATAN

SISTEM KOPLING
Letakkan sepedamotor pada standard utama. Longgarkan clutch adjuster lock nut (mur pengunci penyetel koplng) dan putar clutch adjuster (penyetel kopling) searah jarum jam; jangan berputar secara berlebihan. Dengan perlahan putar adjuster berlawanan arah perputaran jarum jam sampai terasa ada tahanan.

MUR PENGUNCI

PENYETEL

Dari titik ini putar adjuster searah perputaran jarum jam sebanyak 1/8 putaran dan kencangkan lock nut (mur pengunci) dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 12 N.m (1,2 kgf.m) CATATAN: Tahan adjuster sementara mengencangkan lock nut. Setelah melakukan penyetelan, periksa cara kerja kopling.

STANDARD SAMPING
Letakkan sepedamotor pada standard utama. Periksa pegas standard samping terhadap kerusakan atau kehilangan tegangan. Periksa susunan standard samping terhadap kebebasan pergerakan dan kebengkokan. Lumasi engsel standard samping bila perlu. Periksa bahwa baut/mur engsel standard samping telah dikencangkan dengan torsi pengencangan yang benar. Bila perlu, kencangkan baut dan mur engsel dengan torsi pengencangan yang ditentukan. TORSI: Baut engsel standard samping: 18 N.m (1,8 kgf.m) Mur engsel standard samping: 44 N.m (4,5 kgf.m) STANDARD SAMPING

BAUT/MUR ENGSEL

SUSPENSI
AWAS! Bagian-bagian suspensi yang longgar, aus atau rusak memperburuk stabilitas sepedamotor dan pengendalian atas sepedamotor. Perbaiki atau ganti setiap komponen yang rusak sebelum mengendarai sepedamotor. Mengendarai sepedamotor dengan suspensi yang tidak bekerja dengan baik memperbesar risiko Anda mendapatkan kecelakaan dan kemungkinan luka-luka badaniah.

3-18

PERAWATAN

PEMERIKSAAN SUSPENSI DEPAN


Periksa cara kerja garpu dengan memasang rem depan dan menekan suspensi depan beberapa kali. Periksa seluruh perakitan terhadap tanda-tanda kebocoran, kerusakan atau pengencang yang longgar. Ganti komponen rusak yang tidak dapat diperbaiki. Kencangkan semua mur dan baut. Lihat bab 12 untuk pekerjaan menservis garpu. Dukung sepedamotor dengan kokoh dan angkat roda depan lepas tanah. Periksa terhadap bantalan roda yang aus dengan memegang garpu dan mencoba untuk menggerakkan roda dari sisi ke sisi. Ganti bantalan jika ada kelonggaran (halaman 12-10).

PEMERIKSAAN SUSPENSI BELAKANG


Periksa cara kerja peredam kejut belakang dengan menekan bagian belakang sepedamotor beberapa kali. Periksa seluruh susunan sokbreker terhadap keausan atau kerusakan. Ganti komponen rusak yang tidak dapat diperbaiki (halaman 13-15). Kencangkan semua baut dan mur.

Letakkan sepedamotor pada standard utama. Periksa terhadap swingarm bushings (bos lengan ayun) aus dengan memegang swingarm (lengan ayun) dan mencoba untuk menggerakkan swingarm dari sisi ke sisi. Ganti swingarm jika ada kelonggaran (halaman 13-12).

Periksa terhadap bantalan roa yang aus dengan memegang swingarm, dan mencoba untuk menggerakkan roda dari sisi ke sisi. Ganti bantalan jika ada kelonggaran (halaman 13-50)

MUR, BAUT, PENGENCANG


Periksa bahwa semua baut dan mur rangka dikencangkan dengan torsi pengencangan mereka (halaman 1-12). Periksa bahwa semua safety clips, klem slang dan stay kabel ada pada tempatnya dan dikencangkan dengan erat.

3-19

PERAWATAN

RODA/BAN
CATATAN: Tekanan udara harus diperiksa dengan ban dalam keadaan DINGIN. TEKANAN UDARA BAN YANG DIANJURKAN DAN UKURAN BAN
DEPAN

BELAKANG

Tekanan udara Pengendara 200 (2.00, 29) 225 (2.25, 33) ban saja 2 kPa (kgf/cm , Pengendara psi) dan 200 (2.00, 29) 225 (2.25, 33) pembonceng Ukuran ban
2.25 - 17,33L 2.50 - 17.43L

Periksa ban terhadap sayatan, paku yang menancap, atau kerusakan lain. Periksa roda depan dan belakang terhadap kelurusan tapak ban (lihat bab 12 dan 13). Ukur kedalaman alur ban pada bagian tengah telapak ban. Ganti ban jika kedalaman alur ban mencapai batas berikut. BATAS KEDALAMAN ALUR BAN MINIMUM: Sampai ke indikator Kencangkan jari-jari roda yang longgar dengan torsi yang ditentukan. KUNCI PERKAKAS: Spoke wrench, 4.5 x 5.1 mm 07701-0020200

TORSI PENGENCANGAN: Jari-jari depan: 2,5 N.m (0,25 kgf.m) Jari-jari belakang: 3,2 N.m (0,33 kgf.m)

BANTALAN KEPALA KEMUDI


CATATAN: Periksa bahwa kabel pengontrol tidak mengganggu perputaran stang kemudi. Letakkan sepedamotor pada standard utama dan naikkan roda depan lepas tanah. Periksa bahwa stang kemudi bergerak dengan bebas dari sisi ke sisi. Jika stang kemudi bergerak dengan tidak merata, mengikat, atau mempunyai pergerakan vertikal, periksa bantalan kepala kemudi (Bab 12).

Periksa terhadap bantalan kepala kemudi yang aus dengan memegang garpu dan mencoba untuk menggerakkan garpu dari sisi ke sisi. Periksa bantalan kepala kemudi jika ada kelonggaran (halaman 12-25).

3-20

PERAWATAN
BAGIAN Kapasitas oli mesin Penggantian periodik Pembongkaran mesin Oli mesin yang direkomendasikan SPESIFIKASI SPECIFICATIONS 0,7 liter 0,9 liter Oli mesin 4-langkah Klasifikasi API service SE, SF atau SG Viscositas: SAE 10W-30 1.400 100 min1 (rpm) IN (masuk) EX (buang) Jarak lenturan rantai roda Jarak main bebas handel rem Jarak main bebas pedal rem Ukuran ban Pengendara saja Pengendara dan pembonceng Kedalam alur kembang ban minimum Depan Belakang Tekanan udara ban Depan Belakang Depan Belakang Depan Belakang 0,05 0,02 mm 0,05 0,02 mm 25 - 35 mm 10 - 20 mm 20 - 30 mm 2.25 - 17 33L 2.50 - 17 43L 200 kPa 250 kPa 200 kPa 250 kPa Sampai ke batas indikator Sampai ke batas indikator

Putaran stasioner mesin Jarak renggang klep

TORSI PENGENCANGAN
Fuel strainer cup Baut pembuangan oli Crankshaft hole cap Timing hole cap Mur pengunci valve adjuster Baut oil centrifugal filter cover Busi Jari-jari depan Jari-jari belakang Baut engsel standard samping Mur engsel standard samping Mur poros belakang Baut pemasangan drive chain case Mur pengunci clutch adjuster 5,9 Nm ( 0.6 kgfm ) 25 Nm ( 2.5 kgfm ) 7,8 Nm ( 0.8 kgfm ) 5,9 Nm ( 0.6 kgfm ) 8,8 Nm ( 0.9 kgfm ) 5,2 Nm ( 0.53 kgfm ) 12 Nm ( 1.2 kgfm ) 2,5 Nm ( 0.25 kgfm ) 3,2 Nm ( 0.33 kgfm ) 18 Nm ( 1.8 kgfm ) 44 Nm ( 4.5 kgfm ) 59 Nm ( 6.0 kgfm ) 6,4 Nm ( 0.65 kgfm ) 12 Nm ( 1.2 kgfm )

Olesi cairan pengunci pada ulir

KUNCI PERKAKAS
Valve adjuster Spoke wrench, 4.5 x 5.1 mm Lock nut wrench, 8 x 9 mm 07708 0030400 07701 0020200 07708 0030100

3-2

PERAWATAN

JADWAL PERAWATAN
Jalankan Pemeriksaan Sebelum Jalan di dalam Buku Pedoman Pemilik pada masing-masing periode perawatan yang dijadwalkan. P: Periksa dan Bersihkan, Setel, Lumasi atau Ganti bila perlu. B: Bersihkan. G: Ganti. L: Lumasi. Bagian-bagian berikut memerlukan pengetahuan mekanis tertentu. Beberapa bagian (terutama yang ditandai * dan **) dapat memerlukan lebih banyak informasi tehnis dan perkakas khusus. Hubungi AHASS Anda. FREKUENSI YANG LEBIH DULU DI CAPAI PEMBACAAN ODOMETER (km) CATATAN 1 LIHAT HALAMAN 8.000 P P P B B G P 12.000 P P P G B P P B B P CATATAN 4 CATATAN 3 P P P P P P P SETIAP 500 km: P & L P P P P P P P P CATATAN 3 P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P

PB I 500

PB II 2.000

PB III 4.000 P P P

BAGIAN YANG DI SERVIS * * * * SALURAN BAHAN BAKAR CARA KERJA GAS TANGAN CARA KERJA CUK SARINGAN UDARA SEPARATE AIR FILTER PERNAPASAN BAK MESIN BUSI * JARAK RENGGANG KLEP OLI MESIN ** SARINGAN KASA OLI ** SARINGAN SENTRIFUGAL * * PUTARAN STASIONER MESIN SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM RANTAI RODA KEAUSAN SEPATU REM SISTEM REM * * SAKELAR LAMPU REM ARAH SINAR LAMPU REM SISTEM KOPLING STANDARD SAMPING * * SUSPENSI MUR, BAUT, PENGENCANG

CATATAN 1 CATATAN 1 CATATAN 2 P P CATATAN 3 G

B B

SETIAP 20.000 km: G P P G P P

SETIAP 2.000 km: G

** RODA/BAN ** BANTALAN KEPALA KEMUDI PB = Perawatan Berkala *

Harus diservis oleh AHASS, kecuali jika pemilik mempunyai kunci perkakas yang tepat dan data servis yang diperlukan, dan mempunyai ketrampilan mekanis untuk mengerjakannya. ** Demi keamanan, kami menganjurkan agar pekerjaan-pekerjaan ini hanya dilakukan oleh AHASS. CATATAN: 1. 2. 3. 4. Servis lebih sering jika dikendarai di daerah luar biasa basah atau berdebu. Servis lebih sering jika dikendarai dalam hujan atau dengan gas penuh. Servis lebih sering jika dikendarai di jalan yang tidak beraspal. Ganti setiap 3 tahun atau 24.000 km. Penggantian memerlukan ketrampilan mekanis.

3-3

PERAWATAN

SALURAN BAHAN BAKAR


Periksa saluran bahan bakar terhadap pemburukan, kerusakan atau kebocoran. Ganti saluran bahan bakar bila perlu.

SALURAN BAHAN BAKAR

FUEL STRAINER
(SARINGAN BAHAN BAKAR) Lepaskan body cover (halaman 2-5). Jepit slang bahan bakar. Lepaskan slang bahan bakar dan lepaskan fuel strainer. Periksa fuel strainer terhadap penyumbatan dan kerusakan. Ganti fuel strainer bila perlu. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. FUEL STRAINER SLANG-SLANG

FUEL STRAINER SCREEN


(SARINGAN KASA BAHAN BAKAR) Putar kran bahan bakar ke posisi OFF. Lepaskan fuel strainer cup (mangkok saringan bahan bakar), strainer screen (saringan kasa) dan O-ring. Bersihkan strainer screen dan strainer cup dalam cairan pembersih yang tidak dapat terbakar atau mempunyai titik api tinggi. Periksa strainer screen terhadap penyumbatan atau kerusakan. Ganti fuel strainer screen bila perlu. Pasang O-ring baru, strainer screen dan strainer cup. Kencangkan strainer cup dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 5,9 N.m (0,6 kgf.m) Putar kran bahan bakar ke posisi ON dan pastikan bahwa tidak ada kebocoran bahan bakar.

STRAINER CUP

O-RINGS

STRAINER SCREEN

3-4

PERAWATAN

CARA KERJA GAS TANGAN


Periksa terhadap kelancaran pembukaan penuh dan penutupan penuh otomatis dari throttle grip (pegangan gas tangan) pada semua posisi kemudi. Periksa throttle cable (kabel gas) dan ganti bila ia memburuk, membelit atau rusak. Lumasi throttle cable jika gas tangan tidak bekerja dengan lancar. Ukur jarak main bebas pada flens throttle grip. JARAK MAIN BEBAS: 2-6 mm 2 6 mm

Jarak main bebas throttle grip dapat disetel pada throttle cable adjuster (penyetel kabel gas). Lepaskan dust cover (penutup debu) dari adjuster. Setel jarak main bebas dengan melonggarkan mur pengunci dan memutar adjuster. Periksa kembali cara kerja throttle. Ganti bagian yang rusak bila perlu.

ADJUSTER

LOCK NUT

CARA KERJA CUK


Periksa terhadap kelancaran kerja handel cuk dan lumasi choke cable (kabel cuk) bila perlu. Periksa kabel terhadap retak-retak yang memungkinkan masuknya kelembaban. Ganti kabel bila perlu.

TUAS CUK

3-5

PERAWATAN

AIR CLEANER
(SARINGAN UDARA) Lepaskan left main pipe side cover (penutup samping kiri pipa utama) (halaman 2-3). Lepaskan kelima sekrup dan air cleaner housing cover (penutup rumah saringan udara). Lepaskan air cleaner element.

SEKRUP

COVER

ELEMENT

Bersihkan air cleaner element menggunakan udara kompressor dari sebelah sisi karburator atau ganti bila perlu.

Pasang bagian-bagian yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan.

SEPARATE AIR FILTER


(SARINGAN UDARA TAMBAHAN)

SEPARATE AIR FILTER

PENGGANTIAN
Lepaskan left main pipe side cover (penutup samping kiri pipa utama) (halaman 2-3). Lepaskan jepitan klem dari slang-slang separate air filter. Lepaskan slang-slang separate air filter dan keluarkan separate air filter. Ganti air filter sesuai dengan jadwal perawatan. SLANG-SLANG Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

KLEM

CRANKCASE BREATHER
(PERNAPASAN BAK MESIN) Lepaskan crankcase breather drain (penutup lubang pembuangan kotoran) dari slang pernapasan bak mesin dari air cleaner housing (rumah saringan udara) untuk membuang endapan-endapan. Pasang drain pada air cleaner housing dengan erat. CATATAN: Servis dengan lebih sering jika mengendarai dalam hujan, pada pembukaan gas penuh, atau setelah sepeda motor dicuci atau terbalik. Lakukan servis jika permukaan endapan terlihat dalam bagian transparan dari breather drain.

CRANKCASE BREATHER DRAIN

3-6

PERAWATAN

BUSI
PELEPASAN
Lepaskan topi busi.

TOPI BUSI

Lepaskan busi dengan kunci busi atau perkakas sejenis.

Periksa atau ganti seperti diuraikan pada jadwal perawatan (halaman 3-3).

PEMERIKSAAN
Periksa yang berikut ini dan ganti bila perlu (busi yang dianjurkan: halaman 3-1) Insulator terhadap kerusakan Elektrode terhadap keausan Keadaan terbakar, perubahan warna; - Coklat tua sampai coklat muda menunjukkan kondisi baik - Warna muda berlebihan menunjukkan sistem pengapian yang tidak bekerja dengan baik atau campuran bahan bakar miskin. - Endapan basah atau hitam berarang menunjukkan campuran bahan bakar terlalu kaya. BUSI

ELEKTRODE TENGAH

ELEKTRODE SAMPING

MEMAKAI KEMBALI BUSI


Bersihkan elektrode busi dengan sikat kawat atau special plug cleaner (alat pembersih busi). Periksa jarak renggang antara elektrode tengah dan samping dengan alat feeler gauge (voeler). Jika perlu, setel jarak renggang dengan menekuk elektrode samping dengan hati-hati. JARAK RENGGANG BUSI: 0,80 0,90 mm PERHATIAN: Untuk menghindari kerusakan pada cylinder head, kencangkan busi dengan tangan dulu sebelum menggunakan kunci busi untuk mengencangkannya dengan torsi yang ditentukan. Pasang busi pada cylinder head (kepala silinder) dan kencangkan dengan tangan, kemudian kencangkan dengan torsi yang ditentukan menggunakan kunci busi. TORSI: 12 N.m (1,2 kgf.m) Pasang topi busi. INSULATOR

0,80 0,90 mm (0.031 0.035 in)

3-7

PERAWATAN

MENGGANTI BUSI
Setel renggang kutub busi dengan bantuan sebuah feeler gauge (voeler) (halaman 3-7). PERHATIAN: Jangan mengencangkan busi secara berlebihan. Pasang dan kencangkan sebuah busi baru dengan tangan, kemudian kencangkan dengan kunci busi kira-kira putaran setelah sealing washer (cincin perapat) menyentuh dudukan dari lubang busi. Pasang topi busi. BUSI TOPI BUSI

JARAK RENGGANG KLEP


PEMERIKSAAN
CATATAN: Periksa dan setel jarak renggang klep sementara mesin dalam keadaan dingin (di bawah 35oC). Lepaskan baut-baut dan valve adjuster hole caps.

VALVE ADJUSTER HOLE CAP

BAUT-BAUT

Lepaskan timing hole cap (tutup lubang pengintaian pengaturan waktu) dan crankshaft hole cap (tutup lubang untuk memutar poros engkol).

TIMING HOLE CAP

CRANKSHAFT HOLE

Putar crankshaft (poros engkol) berlawanan arah jarum jam dan tepatkan tanda T pada roda gila dengan takik penunjuk pada left crankcase cover (penutup bak mesin kiri).

TAKIK PENUNJUK

TANDA T

3-8

PERAWATAN
Pastikan piston berada pada TDC (Top Dead Center) [TMA = Titik Mati Atas] pada langkah kompresi. Periksa jarak renggang klep dengan memasukkan alat feeler gauge (voeler) antara valve adjusting screw (sekrup penyetelan klep) dan valve stem (tangkai klep). JARAK RENGGANG KLEP: IN/EX: 0,05 0,02 mm

FEELER GAUGE

PENYETELAN
Setel jarak renggang klep dengan melonggarkan mur pengunci dan memutar sekrup penyetel sampai ada sedikit tahanan pada feeler gauge. Tahan sekrup penyetel dan kencangkan mur pengunci dengan torsi yang ditentukan. KUNCI PERKAKAS: Valve adjuster Lock nut wrench, 8 x 9 mm TORSI: 8,8 N.m (0,9 kgf.m) Periksa kembali jarak renggang klep. Lapisi O-ring baru dengan oli mesin bersih. Pasang valve adjuster hole caps dan kencangkan baut-baut.

FEELER GAUGE

VALVE ADJUSTER

07708-0030400 07708-0030100 MUR PENGUNCI LOCK NUT WRENCH

O-RING

VALVE ADJUSTER HOLE CAP

Olesi oli mesin bersih pada ulir timing hole cap dan crankshaft hole cap dan O-ring baru. Pasang dan kencangkan timing hole cap dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 5,9 N.m (0,6 kgf.m) Pasang dan kencangkan crankshaft hole cap dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 7,8 N.m (0,8 kgf.m)

TIMING HOLE CAP

CRANKSHAFT HOLE CAP

O-RINGS

3-9

PERAWATAN

OLI MESIN
AWAS! Jika mesin harus dalam keadaan hidup untuk melakukan sesuatu pekerjaan, pastikan bahwa tempat kerja berventilasi baik. Jangan sekali-kali menjalankan mesin di tempat tertutup. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan dapat mengakibatkan kematian. Jalankan mesin di tempat terbuka atau di tempat tertutup dengan sistem pengeluaran gas pembuangan.

TUTUP PENGISIAN OLI/TANGKAI PENGUKUR

BATAS PERMUKAAN TERATAS BATAS PERMUKAAN TERBAWAH

PEMERIKSAAN TINGGI PERMUKAAN OLI


Panaskan mesin. Matikan mesin dan letakkan sepedamotor pada standard utama. Lepaskan tutup pengisian oli/tangkai pengukur dan seka bersih. Pasang kembali tutup pengisian oli/tangkai pengukur tanpa menyekrupnya ke dalam. Lepaskan tutup pengisian oli/tangkai pengukur dan periksa tinggi permukaan oli. Jika tinggi permukaan oli di bawah garis tinggi permukaan terbawah pada tangkai pengukur, isi crankcase (bak mesin) dengan oli mesin yang direkomendasikan sampai tinggi permukaan teratas. OLI MESIN YANG DIREKOMENDASI: Oli mesin 4-langkah, klasifikasi API service: SE, SF atau SG Viskositas: 10W-30 CATATAN: Viskositas lain yang diperlihatkan pada diagram dapat dipakai jika suhu rata-rata di daerah pengendaraan anda ada di dalam daerah jangkauan yang diperlihatkan. Pasang kembali tutup pengisian/tangkai pengukur.

PENGGANTIAN OLI MESIN


Panaskan mesin. Matikan mesin dan letakkan sepedamotor pada standard utamanya. Lepaskan tutup pengisian oli/tangkai pengukur. Lepaskan baut pembuangan oli dan sealing washer (cincin perapat). Keluarkan oli seluruhnya. AWAS! Oli mesin bekas dapat menyebabkan kanker kulit jika berulangkali mengenai kulit untuk waktu lama. Walaupun ini jarang terjadi kecuali jika Anda setiap hari menangani oli bekas, tetap dianjurkan untuk mencuci tangan Anda sampai bersih dengan sabun dan air sesegera mungkin setelah menangani oli bekas. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK. Pasang sebuah sealing washer baru dan kencangkan baut pembuangan oli dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 25 N.m (2,5 kgf.m)

BAUT PEMBUANGAN OLI

3-10

PERAWATAN
Isi crankcase dengan oli mesin yang direkomendasikan. KAPASITAS OLI: 0,7 liter pada penggantian periodik 0,9 liter pada pembongkaran mesin Oleskan oli mesin pada sebuah O-ring baru dan pasang pada tutup pengisian oli/tangkai pengukur. Pasang tutup pengisian oli/tangkai pengukur. Panaskan mesin. Matikan mesin dan periksa kembali tinggi permukaan oli. Pastikan bahwa tidak ada kebocoran oli. O-RING

TUTUP PENGISIAN OLI/TANGKAI PENGUKUR

ENGINE OIL STRAINER SCREEN


(SARINGAN KASA OLI MESIN) Lepaskan right crankcase cover (penutup kanan bak mesin) (halaman 9-3). Lepaskan oil strainer screen dan bersihkan dalam cairan pembersih yang tidak dapat terbakar atau mempunyai titik api tinggi. Periksa oil strainer screen terhadap kerusakan atau pemburukan dan ganti bila perlu. Pasang kembali oil strainer screen dan right crankcase cover (halaman 9-26). Isi crankcase dengan oli mesin yang direkomendasikan sampai batas permukaan tertinggi (halaman 3-10).

OIL STRAINER SCREEN

ENGINE OIL CENTRIFUGAL FILTER


(FILTER SENTRIFUGAL OLI MESIN)

OIL CENTRIFUGAL FILTER COVER/GASKET

MEMBERSIHKAN
Lepaskan right crankcase cover (penutup kanan bak mesin) (halaman 9-3). Lepaskan baut-baut dan oil centrifugal filter cover (penutup filter sentrifugal oli mesin) dan gasket.

BAUT-BAUT

Bersihkan oil centrifugal filter cover dan bagian dalam dari drive plate (pelat penggerak) menggunakan kain lap bersih yang tidak mudah terurai. PERHATIAN:

Jaga agar debu dan kotoran tidak memasuki saluran oli crankshaft. Jangan memakai udara dari kompresor.

3-11

PERAWATAN
Pasang sebuah gasket baru pada oil centrifugal filter cover. CATATAN: Pastikan agar manik-manik dari gasket menghadap ke atas sewaktu memasangnya. GASKET

OIL CENTRIFUGAL FILTER COVER

Olesi cairan pengunci pada ulir oil centrifugal filter cover bolt seperti diperlihatkan. Pasang dan kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 5,2 N.m (0 53 kgf.m)

4 mm (0.16 in)

1.6 mm (0.06 in) Pasang right crankcase cover (halaman 9-26).

BAUT-BAUT

PUTARAN STASIONER MESIN


AWAS! Jika mesin harus dalam keadaan hidup untuk melakukan sesuatu pekerjaan, pastikan bahwa tempat kerja berventilasi baik. Jangan sekali-kali menjalankan mesin di tempat tertutup. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan dapat mengakibatkan kematian. Jalankan mesin di tempat terbuka atau di tempat tertutup dengan sistem pengeluaran gas pembuangan. CATATAN: Periksa dan setel putaran stasioner mesin setelah semua pekerjaan perawatan mesin yang lain telah dikerjakan dan sesuai dengan spesifikasi. Mesin harus dalam keadaan panas untuk pemeriksaan dan penyetelan putaran stasioner mesin yang akurat. THROTTLE STOP SCREW

Panaskan mesin selama kira-kira sepuluh menit. Sambungkan sebuah tachometer. Putar throttle stop screw (sekrup penahan skep) sebanyak yang diperlukan untuk mendapatkan putaran stasioner mesin yang ditentukan. PUTARAN STASIONER MESIN: 1.400 100 menit-1

3-12

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

FRONT TOP COVER


(PENUTUP ATAS DEPAN)

PELEPASAN/PEMASANGAN
Lepaskan sekrup-sekrup dan washers dari sisi belakang. Lepaskan sekrup-sekrup dan front top cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

FRONT CARRIER
PELEPASAN/PEMASANGAN
Lepaskan sekrup-sekrup dan washers dari sisi belakang. Lepaskan sekrup-sekrup dan front top cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

BAUT-BAUT

COLLAR

WASHER

FRONT TOP COVER


PELEPASAN/PEMASANGAN
Lepaskan sekrup-sekrup dan washers dari sisi belakang. Lepaskan sekrup-sekrup dan front top cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

FRONT TOP COVER

SEKRUP-SEKRUP

SEKRUP-SEKRUP

WASHERS

MAIN PIPE UPPER COVER


(PENUTUP ATAS PIPA UTAMA)

SEKRUP

PELEPASAN/PEMASANGAN
Lepaskan front top cover (lihat atas). Lepaskan sekrup. Lepaskan main pipe upper cover dengan memindahkannya ke depan sementara mengangkat bagian depannya. CATATAN: Hati-hati untuk tidak merusak lidah dan tonjolan pemasangan. MAIN PIPE UPPER COVER Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

2-2

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

MAIN PIPE SIDE COVER


(PENUTUP SAMPING PIPA UTAMA) MOUNT RUBBER BAUT

PELEPASAN/PEMASANGAN
Lepaskan berikutnya: Front top cover (halaman 2-2) Main pipe upper cover (halaman 2-2) Lepaskan baut, collar, rubber mount (dudukan karet) dari main pipe side cover. Lepaskan ketiga sekrup, collar dan main pipe side cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

COLLAR

MAIN PIPE SIDE COVER COLLAR SEKRUP

PEMBONGKARAN/PERAKITAN MAIN PIPE SIDE COVER


Lepaskan main pipe side cover (lihat atas). Lepaskan keempat sekrup dan leg shield (pelindung kaki). Rakit main pipe side cover dan leg shield dalam urutan terbalik dari pembongkaran. MAIN PIPE SIDE COVER LEG SHIELD

SEKRUP

2-3

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

TEMPAT DUDUK
PELEPASAN/PEMASANGAN
Buka tempat duduk dengan menggunakan kunci kontak.

KUNCI KONTAK

Lepaskan mur, washers, rubber (karet) washers, collars, plate (pelat) dan susunan tempat duduk. CATATAN: Pegang tempat duduk sewaktu melepaskan mur-mur. Pasang tempat duduk dalam urutan terbalik dari pelepasan. TEMPAT DUDUK

RUBBER WASHERS WASHER MUR-MUR

COLLAR PLATE

PEGANGAN TANGAN
PELEPASAN/PEMASANGAN
Buka tempat duduk (lihat atas). Lepaskan keempat baut dan pegangan tangan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

BAUT

PEGANGAN TANGAN

2-4

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

RIGHT SIDE COVER


PELEPASAN/PEMASANGAN
Lepaskan kedua sekrup. Lepaskan tonjolan pemasangan right side cover (penutup samping kanan) dari grommet kotak baterai. Sementara merentangkan right main pipe side cover (penutup samping kanan pipa utama), lepaskan right side cover. CATATAN: Hati-hati agar tidak merusak lidah dan lubang-lubang pemasangan Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. CATATAN: Pada waktu pemasangan, tepatkan tonjolan right side cover dengan grommet kotak baterai.

RIGHT SIDE COVER

SEKRUP

BODY COVER
(PENUTUP BADAN SEPEDAMOTOR) CENTER PIN TRIM CLIP

TRIM CLIP
Pelepasan Lepaskan dengan mendorong center pin. Lepaskan trim clip. Pemasangan Naikkan center pin dengan merentangkan ujung-ujung pin dan kemudian mendorong pin kembali keluar. Pasang trim clip. Kunci dengan mendorong center pin sampai rata. CENTER PIN

TRIM CLIP

TRIM CLIP

CENTER PIN

2-5

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

PELEPASAN/PEMASANGAN
Lepaskan berikutnya: - Tempat duduk (halaman 2-4) - Pegangan tangan (halaman 2-4) - Right side cover (halaman 2-5) - Main pipe side covers (halaman 2-3) Lepaskan trim clip (halaman 2-5). Lepaskan keempat baut, collars dan sekrup. Sementara merentangkan ujung depan body cover, lepaskan body cover dari rangka. CATATAN: Hati-hati agar tidak merusak body cover. COLLAR BODY COVER TRIM CLIP BAUT

SEKRUP

Lepaskan keempat sekrup dan tail cover (penutup buritan). CATATAN: Hati-hati agar tidak merusak tonjolan dan lubang pemasangan. Pasang body cover dalam urutan terbalik dari pelepasan. SEKRUP TAIL COVER

2-6

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

FRONT FENDER
(SPAKBOR DEPAN) BAUT COLLAR WASHER

FRONT FENDER A
PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan main pipe side covers (halaman 2-3). Lepaskan berikutnya: - Baut, collar dan washer - Front fender A

FRONT FENDER A

FRONT FENDER B
PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan berikutnya: - Front fender A (lihat atas) - Roda depan (halaman 12-8) Lepaskan baut-baut, washers, collar, table guide (bimbingan kabel) dan front fender B. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. FRONT FENDER B BRAKE CABLE GUIDE

COLLAR

WASHER BAUT

2-7

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

REAR FENDER
(SPAKBOR BELAKANG) TEMPAT PEMASANGAN GROMMET

SUSUNAN LAMPU KOMBINASI BELAKANG


PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body covers (halaman 2-5). Lepaskan sekrup. Lepaskan susunan lampu kombinasi belakang dengan melepaskan grommetsnya dari tempat pemasangan pada rangka. CATATAN: Hati-hati agar tidak merusak grommet susunan lampu kombinasi belakang. Lepaskan masing-masing konektor lampu. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. CATATAN: Pada waktu pemasangan, kaitkan grommets susunan lampu kombinasi belakang dengan erat pada tempat pemasangannya pada rangka. SUSUNAN LAMPU KOMBINASI BELAKANG SEKRUP GROMMET

REAR INNER FENDER


PELEPASAN/PEMASANGAN Letakkan sepedamotor pada standard utama. Lepaskan berikutnya: - Susunan lampu kombinasi belakang (lihat atas) - Shock absorber (sokbreker) (halaman 13-15) Lepaskan mur, washer dan rear inner fender. Pasang parts yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan.

WASHER

MUR

2-8

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

HANDLEBAR COVER
(PENUTUP STANG STIR)

KACA SPION

PELEPASAN Lepaskan kaca spion.

Lepaskan keempat sekrup dari sisi depan. Lepaskan kedua sekrup dari sisi belakang. Lepaskan konektor 6P dan lepaskan handlebar front cover.

KONEKTOR 6P

SEKRUPSEKRUP

SEKRUP-SEKRUP

HANDLEBAR FRONT COVER

PEMBONGKARAN/PERAKITAN Lepaskan berikutnya: - Baut dan sekrup - Bracket lampu depan - Lampu depan - Socket bola lampu sein - Lensa lampu sein dan O-ring Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran. CATATAN: Hati-hati agar tidak merusak tonjolan lensa lampu sein PEMASANGAN Pasang part yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan.

BRACKET LAMPU DEPAN O-RING

SEKRUP

LAMPU DEPAN

BOLA LAMPU SEIN LENSA BAUT

2-9

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

HANDLEBAR REAR COVER


PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan berikutnya: - Front top cover (halaman 2-2) - Handlebar front cover (halaman 2-9) Lepaskan konektor 6P dan 9P dan lepaskan klem kabel dari stay (pegangan).

KONEKTOR 6P

KONEKTOR 9P

KLEM

Lepaskan konektor kabel saklar lampu rem depan dan kabel speedometer. Lepaskan sekrup dan tarik susunan handlebar rear cover ke belakang dengan kabel gas dalam keadaan tersambung.

SEKRUP-SEKRUP

KONEKTOR

KABEL SPEEDOMETER

Lepaskan sekrup dan throttle upper housing (rumah gas tangan bagian atas). Lepaskan throttle cable (kabel gas) dari throttle pipe (pipa gas tangan). Lepaskan throttle lower housing (rumah gas tangan bagian bawah) dan mur dari throttle cable. Lepaskan throttle cable melalui handlebar rear cover (penutup belakang stang kemudi) dan lepaskan handlebar rear cover.

SEKRUP

UPPER HOUSING

THROTTLE CABLE

MUR

LOWER HOUSING

Lepaskan speedometer (halaman 17-4). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

SPEEDOMETER

2-10

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

SISTEM PEMBUANGAN GAS


PELEPASAN
AWAS! Jangan menservis sistem pembuangan gas sewaktu masih dalam keadaan panas. Lepaskan mur penyambung pipa knalpot.

MUR PENYAMBUNG

Lepaskan baut pemasangan pipa knalpot dan baut pemasangan knalpot, washer, rubber mount, collar dan mur. Lepaskan knalpot sementara menekan pedal rem ke bawah.

BAUT/WASHER/MOUNT RUBBER/ COLLAR/MUR

BAUT

PEMBONGKARAN
Lepaskan sekrup-sekrup, muffler cover (penutup knalpot), rubber mounts (karet pemasangan) dan collars.

MUFFLER COVER

SEKRUPSEKRUP

RUBBER MOUNTS

COLLARS

2-11

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

PERAKITAN
BAUT PEMASANGAN KNALPOT

KNALPOT

GASKET

MUFFLER COVER

BAUT PEMASANGAN PIPA KNALPOT

MUR PENYAMBUNG 26 Nm (2.7 kgfm)

Pasang rubber mounts, collars, muffler cover dan kencangkan sekrup-sekrup.

MUFFLER COVER

SEKRUPSEKRUP

RUBBER MOUNTS

COLLARS

PEMASANGAN
Pasang sebuah gasket baru pada lubang knalpot. CATATAN: Selalu ganti gasket pipa knalpot dengan yang baru. Pasang knalpot. Pasang mur penyambung pipa knalpot dengan longgar.

GASKET

MUR PENYAMBUNG

2-12

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS


Pasang baut pemasangan knalpot, washer, rubber mount, collar dan mur dengan longgar. Pasang baut pemasangan pipa knalpot dengan longgar. Pertama-tama, kencangkan mur-mur penyambung pipa knalpot dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 26 N.m (2,7 kgf.m) Kencangkan baut/mur pemasangan knalpot dan baut pemasangan pipa knalpot dengan erat.

BAUT/MUR

BAUT

2-13

BODY PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

MEMO

2-14

KETERANGAN UMUM

PERATURAN SERVIS
1. Pakailah sukucadang asli Honda atau sukucadang dan pelumas yang direkomendasikan oleh Honda atau ekuivalen mereka. Sukucadang yang tidak memenuhi spesifikasi desain Honda dapat mengakibatkan kerusakan pada sepedamotor. Pakailah special tools (kunci perkakas khusus) yang dirancang untuk produk ini untuk mencegah terjadinya kerusakan dan perakitan yang tidak benar. Hanya pakai perkakas metris ketika menservis sepedamotor. Baut, mur dan sekrup metris tidak dapat dipertukarkan dengan pengencang sistem ukuran Inggris. Pasang gasket, O-ring, cotter pin, dan lock plates (pelat pengunci) baru sewaktu perakitan kembali. Ketika mengencangkan baut atau mur, mulailah dengan baut dengan diameter lebih besar atau baut di sebelah dalam dulu. Kemudian kencangkan secara bersilang dengan torsi yang ditentukan dalam langkah-langkah bertahap kecuali jika ditentukan urutan yang lain. Bersihkan sukucadang dalam cairan pembersih sewaktu dibongkar. Lumasi permukaan luncuran sebelum dipasang kembali. Setelah pemasangan kembali, periksa semua bagian terhadap pemasangan dan cara pengoperasian yang benar. Tempatkan semua kabel listrik seperti diperlihatkan pada halaman 1-18 sampai dengan 1-23, Perletakan Kabel dan Harness (susunan kabel listrik).

2. 3. 4. 5.

6. 7. 8.

1-2

KETERANGAN UMUM

IDENTIFIKASI MODEL

FRAME NUMBER

ENGINE SERIAL NUMBER NOMOR RANGKA ( FRAME NUMBER ) Nomor serie rangka dicetak pada sisi kanan dari kepala kemudi. NOMOR MESIN ( ENGINE SERIAL NUMBER ) Nomor seri mesin dicetak pada sisi bagian kiri bawah dari crankcase (bak mesin).

CARBURETOR IDENTIFICATION NUMBER NOMOR IDENTIFIKASI KARBURATOR Nomor identifikasi karburator dicetak pada sisi kanan dari badan karburator.

1-3

KETERANGAN UMUM

SPESIFIKASI
UMUM
BAGIAN DIMENSI Panjang Lebar Tinggi Jarak sumbu roda Tinggi tempat duduk Tinggi pijakan kaki Jarak terendah ke tanah Berat kosong Model Model Berat siap pakai Model Model 1.867 mm 702 mm 1.049 mm 1.199 mm 745 mm 260 mm 135 mm 94,8 kg 95,7 kg 99,5 kg 100,4 kg Jenis tulang belakang Garpu teleskopik 80,5 mm Lengan ayun 68,3 mm Tipe tabung kedua sisi bekerja 2,25-17,33L 2,50-17,43L Mekanis, jenis leading trailing Mekanis, jenis leading trailing 26o 25` 70,5 mm 4,0 liter 52,4 x 57,9 mm 124,9 cm3 9,0 : 1 2 klep, rantai penggerak tunggal SOHC 2 sebelum TMA 25 sesudah TMB 34 sebelum TMB 0 sesudah TMA Basah dan bertekan Trochoid Pendinganan udara Filter kertas Tipe assembel 22,3 kg 24,2 kg Satu silinder 800 dari vertikal SPESIFIKASI

kickstarter dengan electric starter kickstarter dengan electric starter

RANGKA

Tipe Suspensi depan Jarak pergerakan poros depan Suspensi belakang Jarak pergerakan poros belakang Damper belakang Ukuran ban depan Ukuran ban belakang Rem depan Rem belakang Sudut caster Panjang trail Kapasitas tangki bahan bakar Diameter dan langkah Volume langkah Perbandingan kompresi Peralatan penggerak rantai klep Klep masuk buka pada pengangkatan tutup 1 mm Klep keluar buka tutup Sistem pelumasan Tipe pompa oli Sistem pendinginan Saringan udara Tipe poros engkol Berat kosong Model kickstarter Model dengan electric starter Susunan silinder

MESIN

1-4

KETERANGAN UMUM

UMUM (Lanjutan)
KARBURATOR SISTEM PENGGERAK

BAGIAN Tipe Piston valve 18 mm

SPESIFIKASI

Tipe karburator Diameter venturi Sistem kopling Sistem operasi kopling Transmisi Reduksi primer Reduksi akhir Perbandingan gigi

1st 2nd 3rd 4th

Pola pemindahan gigi ELEKTRIK Sistem pengapian Sistem starter Sistem pengisian Regulator / rectifier Sistem lampu

Basah, multi pelat Tipe sentrifugal otomatis Konstan mesh, 4-kecepatan 3,350 (67/20) 2,428 (34/14) 2,500 (35/14) 1,550 (31/20) 1,150 (23/20) 0,023 (24/26) Sistem pengoperasian kaki kiri N-1-2-3-4-N Capacitive Discharge Ignition (CDI) Electric starter motor dan kickstarter Satu fasa keluar dari alternator SCR pendek/satu fasa, 1/2 gelombang Alternator

1-5

KETERANGAN UMUM

SISTEM PELUMASAN
BAGIAN Kapasitas oli mesin Saat servis Saat pembongkaran Oli mesin yang dianjurkan Rotor pompa oli Kerenggangan ujung Kerenggangan body Kerenggangan sisi 0,15 0,21 0,03 0,09 0,7 liter 0,9 liter Federal Oil Superior Formulation API service classification SE, SF or SG STANDARD

Unit: mm BATAS SERVIS 0,20 0,26 0,15

SISTEM BAHAN BAKAR


BAGIAN Nomor identitas karburator Main jet Slow jet Pembukaan sekrup pilot Tinggi pelampung Putaran stasioner PAIR control valve specified vacuum Jarak main bebas gas tangan SPESIFIKASI APBF1A #78A #35 Lihat halaman 5-11 11,7 mm 1,400 100 min1 (rpm) 63 kPa 2 6 mm

CYLINDER HEAD / VALVES


BAGIAN Kompresi silinder Perubahan bentuk kepala silinder Klep, bos klep Kerenggangan klep D.L. bos klep IN EX IN EX D.D. bos klep Kelonggaran bos klep Lebar dudukan klep Panjang bebas pegas Pelatuk / poros Rocker arm I.D. Rocker arm shaft O.D. Cam lobe height IN EX IN EX IN/EX IN/EX IN/EX IN/EX IN EX 0,03 0,03 4,975 4,990 4,955 4,970 5,000 5,012 5,000 5,012 0,010 0,037 0,030 0,057 1,0 37,62 10,000 10,015 9,972 9,987 32,347 32,447 32,191 32,291 STANDARD 1.176 kPa at 600 min1 (rpm)

Unit: mm BATAS SERVIS 0,05 4,965 4,945 5,03 5,03 0,065 0,085 1,6 35,8 10,10 9,91 31,94 31,79

Camshaft

1-6

KETERANGAN UMUM

CYLINDER/PISTON
BAGIAN Cylinder D.D. Kelonjongan Ketirusan Perubahan melengkung Piston, piston rings Arah tanda pada piston D.L. piston Titik pengukuran D.L. piston D.D. lubang piston pin D.L. piston pin Kerenggangan antara piston danpiston pin Kerenggangan antara Atas pistonring dan alurnya Kedua Celah pada ujung piston ring Atas Kedua Oli (side rail) Kerenggangan antara cylinder dan piston D.D. kepala kecil connecting rod Kerenggangan antara connecting rod dan piston pin STANDARD 52,405 52,415 Tanda IN menghadapi sisi pemasukan 52,362 52,400 10 mm dari bagian terbawah piston 13,002 13,008 12,994 13,000 0,002 0,014 0,030 0,065 0,015 0,050 0,10 0,30 0,10 0,30 0,20 0,70 0.005 0,054 13,016 13,034 0,016 0,040 13,03 12,98 0,075 0,10 0,09 0,5 0,5 1,1 0,159 13,05 0,07 52,445 0,10 0,10 0,05

Unit: mm BATAS SERVIS

52,292

KOPLING/PERALATAN PEMINDAH GIGI


BAGIAN Kopling manual Ketebalan cakram Perubahan melengkung pelat Panjang bebas pegas kopling D.L. clutch outer guide D.D. clutch outer Kopling sentrifugal D.D. clutch drum Ketebalan clutch weight lining D.D. one-way clutch drum D.L. one-way clutch roller D.D. primary drive gear Ketebalan clutch brake lining 27,4 22,959 22,980 23,000 23,021 104,0 104,2 1,5 42,000 42,020 4,990 5,000 21,030 21,058 3,35 2,5 2,7 STANDARD 2,2 0,20 26,8 22,940 23,07 104,3 1,0 42,04 4,97 21,11 20,92 2,5

Unit: mm BATAS SERVIS

D.L. crankshaft pada primary drive gear 20,967 20,980

1-7

KETERANGAN UMUM

CRANKSHAFT/TRANSMISSION/KICKSTARTER
BAGIAN Crankshaft Kerenggangan ke samping connecting rod Kerenggangan radial connecting rod Keolengan Transmisi D.D. roda gigi M2,3 C1 C4 D.L. bushing (bos) D.D. bushing Kerenggangan roda gigi ke bushing D.L. mainshaft D.L. countershaft Kerenggangan roda gigi ke poros Kerenggangan bushing ke poros Shift fork/ Shift drum D.D. shift fork Ketebalan shift fork claw D.L. shift fork shaft D.L. shift drum Kiri Kanan D.D. shift drum journal Kick starter D.D. pinion D.L. shaft Kiri Kanan C1 C1 C1 M3 C1 M3 C1 0,10 0,35 0,008 17,000 17,018 18,000 18,018 20,000 20,021 17,966 17,984 15,000 15,018 0,016 0,052 16,966 16,984 14,966 14,984 0,016 0,052 0,016 0,052 10,000 10,018 4,93 5,00 STANDARD 0,60 0,05 0,10 17,04 18,04 20,040 17,94 15,04 0,1 16,95 14,95 0,09 0,09 10,07 4,90 9,93 23,940 27,940 20,08 19,94

Unit: mm BATAS SERVIS

9,986 9,995 23,959 23,980 27,959 27,980 22,000 22,033 28,000 28,021 20,000 20,021 19,959 19,980

1-8

KETERANGAN UMUM

RODA DEPAN/REM/SUSPENSI/KEMUDI
ITEM Kedalaman alur kembang minimum Tekanan udara ban dingin Keolengan poros Keolengan pelek roda Radial Aksial 13,8 1,0 110,0 10 20 3,1 3,4 316,3 Bagian tirus menghadap ke bawah Honda Ultra Cushion Oil No.10 68,5 70,0 1 cm
3

Unit: mm STANDARD 200 kPa 200 kPa 0,20 2,0 2,0 111,0 Sampai ke indikator 310,0 0,20 BATAS SERVIS Sampai ke indikator

Pengendara saja Pengendara dan pembonceng

Jarak lateral hub roda ke pelek Rem D.D. brake drum (teromol rem) Jarak main bebas handel rem Ketebalan kanvas rem Garpu Panjang bebas pegas Arah pegas Kebengkokan pipa Minyak garpu yang dianjurkan Tinggi permukaan minyak Kapasitas minyak

RODA BELAKANG/REM/SUSPENSI
STANDARD Kedalam alur kembang minimum Tekanan udara ban dingin Keolengan poros Keolengan pelek roda Radial Aksial Jarak lateral hub roda ke pelek Rantai roda Rem Ukuran/sambungan Jarak lenturan D.D. brake drum (teromol rem) Jarak main bebas pedal rem Ketebalan kanvas rem 10,0 1,0 420 98 25 35 110,0 20 30 3,1 3,4 111,0 Pengendara saja Pengendara dan pembonceng 250 kPa 280 kPa 0,20 2,0 2,0

Unit: mm BATAS SERVIS Sampai ke indikator

Sampai ke indikator

1-9

KETERANGAN UMUM

BATERAI/SISTEM PENGISIAN
BAGIAN Baterai Kapasitas Model kickstarter Model dengan electric starter Kebocoran arus listrik Voltase Arus pengisian Model kickstarter Model dengan electric starter Alternator Kapasitas Tahanan kumparan pengisian (20oC 68oF) Bermuatan penuh Perlu diisi kembali Normal Cepat Normal Cepat SPESIFIKASI 12 V 2,5 Ah 12 V 3,5 Ah 0,1 mA max. 13,0 13,2 V Dibawah 12,3 V 0,3 A / 5 10 h 3,0 A / 0,5 h 0,4 A / 5 10 h 3,0 A/0,5 h 130 kw / 5,000 min1 (rpm) 0,3 1,1 Unit: mm SPESIFIKASI NGK Standard Pilihan Jarak renggang kutub busi Voltase puncak ignition coil (coil pengapian) Voltase puncak ignition pulse generator (pembangkit pulsa pengapian) Ignition timing (pengaturan waktu pengapian) CPR6EA-9 CPR7EA-9 0,80 0,90 mm 100 V minimum 0,7 V minimum 15 sebelum TMA pada putaran stasioner DENSO U20EPR9 U22EPR9

SISTEM PENGAPIAN
BAGIAN Busi

STARTER LISTRIK
BAGIAN Panjang sikat starter motor 6,7 7,7 STANDARD 3,5

Unit: mm BATAS SERVIS

1-10

KETERANGAN UMUM

LAMPU/METER/SAKLAR
BAGIAN Bola lampu Lampu depan (sinar jauh/dekat) Lampu rem/belakang Lampu sein depan Lampu sein belakang Lampu penerangan meter Indikator lampu sein Indikator sinar jauh Indikator posisi gigi transmisi Indikator neutral Sekering Indikator neutral Tambahan SPESIFIKASI 12 V 32 / 32 W 12 V 18 / 5 W 12 V 10 W x 2 12 V 10 W x 2 12 V 1,7 W x 2 12 V 3,4 W x 2 12 V 1,7 W 12 V 1,7 W x 4 12 V 1,7 W 15 A 10 A

1-11

KETERANGAN UMUM

TORSI PENGENCANGAN
JENIS PENGENCANG baut dan mur 5 mm hex baut dan mur 6 mm hex baut dan mur 8 mm hex TORSI N.m (kgf.m) 5 ( 0,5 ) 10 (1,0 ) 22 ( 2,2 ) JENIS PENGENCANG sekrup 5 mm sekrup 6 mm baut flens 6 mm (kepala 8 mm) baut flens 6 mm (kepala 10 mm) dan mur baut flens 8 mm dan mur baut flens 10 mm dan mur TORSI N.m (kgf.m) 4 (0.4, 2.9) 9 (0.9, 6.5) 9 (0.9, 6.5) 12 (1.2, 9) 26 (2.7, 20) 39 (4.0, 29)

baut dan mur 10 mm hex baut dan mur 12 mm hex

34 ( 3,5 ) 54 ( 5,5 )

Spesifikasi torsi yang terdaftar di bawah adalah untuk pengencang penting. Pengencang yang lain harus dikencangkan menurut nilai torsi pengencangan standard di atas.

CATATAN: 1. Olesi cairan pengunci pada ulir. 2. Olesi oli mesin pada ulir dan permukaan dudukan. 3. U-nut 4. Baut ALOCK: ganti dengan baut ALOCK baru.

MESIN
ITEM MAINTENANCE: Oil drain bolt Crankshaft hole cap Timing hole cap Valve adjuster lock nut Oil centrifugal filter cover bolt Clutch adjuster lock nut Spark plug LUBRICATION SYSTEM: Oil pump cover bolt FUEL SYSTEM: Fuel strainer cup ENGINE REMOVAL/INSTALLATION: Drive sprocket fixing plate bolt Intake manifold mounting bolt CYLINDER HEAD/VALVES: Cylinder head cap nut Cam sprocket cover bolt Cam sprocket bolt Cam chain tansioner lifter plug Plunger set bolt CLUTCH/GEARSHIFT LINKAGE: Shift drum stopper arm bolt Shift return spring pin Gear shift cam plate socket bolt Centrifugal clutch lock nut Clutch lifter plate flange bolt Manual clutch center lock nut ALTERNATOR/STARTER CLUTCH: Flywheel flange nut Starter clutch outer mounting socket bolt (With electric starter model) Stator mounting bolt Ignition pulse generator mounting bolt JUMLAH

DIAMETER ULIR ( mm ) 12 30 14 5 5 8 10 5 24 6 6 8 6 5 6 6 6 8 6 14 6 14 12 8 6 6

TORSI Nm ( kgfm ) 25 ( 2,5 ) 7,8 ( 0,8 ) 5,9 ( 0,6 ) 8,8 ( 0,9 ) 5,2 ( 0,53 ) 12 ( 1,2 ) 12 ( 1,2 ) 4,9 ( 0,5 ) 5,9 ( 0,6 ) 12 ( 1,2 ) 12 ( 1,2 ) 24 ( 2,4 ) 9,8 ( 1,0 ) 8,8 ( 0,9 ) 4,2 ( 0,43 ) 9,8 ( 1,0 ) 12 ( 1,2 ) 30 ( 3,0 ) 9,8 ( 1,0 ) 64 ( 6,5 ) 12 ( 1,2 ) 64 ( 6,5 ) 64 ( 6,5 ) 29 ( 3,0 ) 9,8 ( 1,0 ) 9,8 ( 1,0 )

KETERANGAN

1 1 1 2 3 1 1 2 1 2 2 4 1 2 1 1 1 1 1 1 3 1 1 3 2 2

CATATAN 1

CATATAN 1 CATATAN 2 CATATAN 2 CATATAN 2 CATATAN 1

1-12

KETERANGAN UMUM

FRAME
ITEM FRAME/BODY PANELS/EXHAUST SYSTEM Exhaust pipe joint cap nut MAINTENANCE Drive chain case mounting bolt ENGINE MOUNTING: Engine hanger nut FRONT WHEEL/BRAKE/SUSPENSION/STEERING: Steering stem nut Steering stem top thread Bottom bridge pinch flange bolt Handlebar holder nut Handlebar mounting bolt Front axle nut Front spoke Brake lever pivot bolt/nut Front brake arm bolt/nut Fork socket bolt REAR WHEEL/BRAKE/SUSPENSION: Rear axle nut Rear spoke Driven sprocket UBS nut Driven sprocket stud bolt Rear brake arm bolt/nut Shock absorber upper mounting bolt Shock absorber lower mounting cap nut Swingarm pivot nut OTHERS: Side stand pivot bolt Side stand pivot nut Main footpeg bar bracket bolt JUMLAH

DIAMETER ULIR ( mm ) 8 6 10 26 26 10 10 8 12 BC 2.6 5 6 8 12 BC 3.2 8 8 6 10 10 10 10 10 8

TORSI Nm ( kgfm ) 26 ( 2,7 ) 6,4 ( 0,65 ) 59 ( 6,0 ) 74 ( 7,5 ) Lihat Hal. 12-28 64 ( 6,5 ) 59 ( 6,0 ) 25 ( 2.5 ) 59 ( 6,0 ) 2,5 ( 0,25 ) 5,2 ( 0,53 ) 9,8 ( 1,0 ) 20 (2,0 ) 59 ( 6,0 ) 3,2 ( 0,33 ) 32 ( 3,3 ) 20 ( 2,0 ) 9,8 ( 1,0 ) 25 ( 2,5 ) 25 ( 2,5 ) 39 ( 4,0 ) 18 ( 1,8 ) 44 ( 4,5 ) 21 ( 2,1 )

KETERANGAN

2 4 3 1 1 4 1 3 1 36 1 1 2 1 36 4 4 1 2 2 1 1 1 4

CATATAN 3 CATATAN 3 CATATAN 1

CATATAN 1 CATATAN 3 CATATAN 2 CATATAN 1 CATATAN 3

1-13

KETERANGAN UMUM

TOOLS
NOTES: 1. Ekuivalen dengan yang ada di pasaran. 2. Tool alternatif. DESKRIPSI Valve adjuster Lock nut wrench, 8 x 9 mm Spoke wrench, 4.5 x 5.1 mm Float level gauge Valve spring compressor Valve spring compressor attachment Valve guide driver, 4.8 mm Valve guide reamer, 5.0 mm Valve seat cutters Seat cutter, 24 mm (45 IN) Seat cutter, 22 mm (45 EX) Flat cutter, 27 mm (32 IN) Flat cutter, 22 mm (32 EX) Interior cutter, 26 mm (60 IN) Interior cutter, 20.5 mm (60 EX) Cutter holder, 5.0 mm Lock nut wrench, 20 x 24 mm Extension bar Gear holder Universal holder Bearing remover set, 12 mm Bearing remover shaft, 12mm Bearing remover head, 12mm Remover weight Driver Attachment, 28 x 30 mm Pilot, 12 mm Flywheel holder Flywheel puller, 28 mm Flywheel puller, 30 mm Universal bearing puller Assembly set, 14 mm Attachment, 22 x 24 mm Attachment, 32 x 35 mm Attachment, 37 x 40 mm Attachment, 52 x 55 mm Pilot, 17 mm Pilot, 22 mm Inner driver, 35 mm Bearing remover shaft Bearing remover head, 12 mm Fork seal driver Fork seal driver attachment Steering stem socket Lock nut wrench Steering stem pin spanner Ball race remover, 40 mm Ball race remover, 34.5 mm Attachment, 45 x 50 mm Oil seal remover Peak voltage adaptor NO. TOOL 07708 0030400 07708 0030100 07701 0020200 07401 0010000 07757 0010000 07959 KM30101 07942 MA60000 07984 MA60001 07780 0010600 07780 0010701 07780 0013300 07780 0012601 07780 0014500 07780 0014300 07781 0010400 07716 0020100 07716 0020500 07724 0010200 07725 0030000 07936 1660101 07936 1660120 07936 1660110 07741 0010201 07749 0010000 07946 1870100 07746 0040200 07725 0040000 07933 KG20000 07KMC HE00100 07631 0010000 07JMF KW70100 07746 0010800 07746 0010100 07746 0010200 07746 0010400 07746 0040400 07746 0041000 07746 0030400 07746 0050100 07746 0050300 07747 0010100 07747 0010300 07916 3710101 07916 KM10000 07702 0020001 07953 4250002 07948 4630100 07946 6920100 07748 0010001 07HGJ 0020100 CATATAN BAB 3, 7 3, 7 3, 12, 13 5 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 9 9 9 9 9, 11 9, 11 9, 11 9, 11 9, 11, 12, 13 9 9, 11, 12, 13 9, 10 10 10 11 11 11 11, 12, 13 11, 13 11, 12 11, 13 11 12 12, 13 12, 13 12 12 12 12 12 12 12 12 12 15

CATATAN 2: Imrie diagnostic tester (model 625)

1-14

KETERANGAN UMUM

TITIK PELUMASAN & PERAPATAN


MESIN
LOKASI BAHAN Minyak pelumas mesin 4-langkah atau sejenis KETERANGAN Permukaan dalam cylinder sleeve Ulir timing hole cap Ulir crankshaft hole cap Permukaan luncuran piston dan cylinder Permukaan luncuran piston pin dan piston Seluruh permukaan piston ring D.D. kepala kecil connecting rod Needle bearing kepala besar connecting rod Bagian tirus dari connecting rod Permukaan luncuran valve stem IN/EX Seluruh permukaan camshaft Seluruh permukaan cam chain Seluruh permukaan cam set plunger Permukaan perputaran cam decomp Permukaan rocker arm roller dan permukaan dalam boss Seluruh permukaan rocker arm shaft Ulir dan permukaan duduk valve adjusting nut Permukaan luncuran oil pump rotor Permukaan luar clutch outer guide Ulir dan permukaan duduk clutch center lock nut Seluruh permukaan clutch discUlir dan permukaan duduk centrifugal clutch lock nut Permukaan dalam oil pump drive gear Permukaan dalam roda gigi M3, 4 Permukaan alur garpu pemindah gigi pada roda gigi M3 Permukaan dalam roda gigi C1, 3, 4 Permukaan alur garpu pemindah gigi pada roda gigi C4 Seluruh permukaan bushing roda gigi C1 Seluruh permukaan shift fork shaft Permukaan luar gear shift spindle journal D.D. starter driven gear dan gigi roda gigi Permukaan luar gearshift drum journal Permukaan dalam kickstarter pinion gear Ulir dan permukaan duduk flywheel flange nut Permukaan menggelinding starter clutch Kedua jurnal starter reduction gear Permukaan luncuran dan gigi dari masing-masing roda gigi Permukaan menggelinding dari masing-masing bantalan Seluruh permukaan dari masing-masing O-ring Daerah bibir dari masing-masing oil seal Ulir oil centrifugal filter cover bolt 4 mm (0,16 in)

Dripping (1,0-2,0 cm3)

Injecting (0,5-1,0 cm3)

Cairan pengunci

Ulir Ulir Ulir Ulir

1,6 mm (0,06 in) main shaft bearing set plate bolt gear shift cam plate socket bolt gear shift cam stopper arm bolt starter clutch outer mounting socket bolt Oli molybdenum (campuran oli mesin dan gemuk Molybdenum dalam perbandingan 1:1)

Permukaan dalam primary drive gear

1-15

KETERANGAN UMUM

MESIN (lanjutan)

LOKASI

MATERIAL Liquid sealant

KETERANGAN

Permukaan penyatuan crankcase kiri kecuali tempat aliran oli

Permukaan perapatan alternator grommet Bidang kontak alternator dan crankshaft Daerah crankshaft kiri yang berbentuk tirus

Penghilang gemuk

RANGKA

LOKASI

BAHAN Gemuk serba-guna

KETERANGAN Olesi sekurangnya 3 gr.

Permukaan kontak menggelinding antara top cone race dan bottom cone race Bibir dust seal roda depan Bibir driven flange dust seal roda belakang O-ring rear wheel hub Brake panel anchor pin Bidang kontak brake cam dan shaft Permukaan luncuran front brake lever pivot Permukaan luncuran side stand pivot Permukaan luncuran kickstarter arm Permukaan engsel rear brake pedal Permukaan luncuran steering handle lock Permukaan luncuran seat lock Gigi roda gigi speed meter Permukaan dalam gigi speed meter Pinion shaft speed meter Permukaan throttle cable

Olesi sekurangnya 3 gr.

Oli molybdenum (campuran oli mesin dan gemuk Molybde-num dalam perbandingan 1:1) Gemuk silikon Cairan pengunci Honda Bond A Oli sokbreker Oli transmisi SAE #80 atau 90 Oli mesin 4-langkah atau sejenis Injeksikan kira-kira 0,1 cm3 (0,1 cc)

Bagian dalam throttle cable. Bagian dalam front drum brake cable Ulir driven flange stud bolt Ulir fork socket bolt Bagian dalam karet handle grip Bibir fork dust seal dan oil seal Drive chain (rantai roda) Brake cam felt sealDriven sprocket nut

1-16

KETERANGAN UMUM

CABLE & HARNESS ROUTING

FRONT BRAKE CABLE RIGHT HANDLEBAR SWITCH WIRE LEFT HANDLEBAR SWITCH WIRE

TURN SIGNAL RELAY FRONT BRAKE LIGHT SWITCH WIRES

THROTTLE

SPEEDOMETER CABLE HEADLIGHT/TURN SIGNAL LIGHT 6P CONNECTOR

IGNITION SWITCH 3P CONNECTOR

HORN 6P CONNECTOR

9P CONNECTOR

1-17

KETERANGAN UMUM

THROTTLE CABLE

CHOKE CABLE

CARBURETOR AIR VENT TUBE

AIR SUPPLY HOSE

PAIR (PULSE SECONDARY AIR INJECTION) CONTROL VALVE AIR FILTER

SEPARATE AIR FILTER

FRONT BRAKE CABLE

SPEEDOMETER CABLE

AIR INJECTION PIPE FUEL TUBES

CRANKCASE BREATHER DRAIN

CARBURETOR DRAIN TUBE

1-18

KETERANGAN UMUM

THROTTLE CABLE

CHOKE CABLE

MAIN WIRE HARNESS

PAIR (PULSE SECOMDARY AIR INJECTION) CONTROL VALVE VACUUM TUBE

STARTER MOTOR CABLE

SEPARATE AIR FILTER TUBE GROUND CABLE SPARK PLUG WIRE

CARBURETOR AIR VENT TUBE

1-19

KETERANGAN UMUM

AIR SUPPLY HOSE

FUEL TUBES

CRANKCASE BREATHER TUBE

GEAR POSITION SWITCH 6P CONNECTOR

AIR INJECTION PIPE

CARBURETOR DRAIN TUBE IGNITION PULSE GENERATOR WIRE

ALTERNATOR 2P CONNECTOR

1-20

KETERANGAN UMUM

MAIN WIRE HARNESS

STARTER MOTOR 2P CONNECTOR

SPARK PLUG WIRE

GROUND CABLE REAR BRAKE LIGHT SWITCH WIRE CRANKCASE BREATHER TUBE

STARTER RELAY SWITCH

BATTERY SPARE FUSE 15A/10A

FUSE BOX 15A/10A

MAIN WIRE HARNESS IGNITION COIL

1-21

KETERANGAN UMUM

FUEL UNIT 3P CONNECTOR

MAIN WIRE HARNESS

REAR BRAKE LIGHT SWITCH 2P CONNECTOR

FUEL TUBES

REGULATOR/ RECTIFIER

ICM (IGNITION CONTROL MODULE)

1-22

KETERANGAN UMUM

EMISSION CONTROL SYSTEMS


(SISTEM PENGATURAN EMISI)

SUMBER EMISI
Proses pembakaran menghasilkan gas karbon monoksida dan hidrokarbon. Pengaturan emisi (gas pembuangan) hidrokarbon sangat penting oleh karena, di bawah kondisi tertentu, mereka bereaksi membentuk photochemical smog (kabut campur asap) ketika terkena sinar matahari. Karbon monoksida tidak bereaksi dengan cara yang sama, tetapi ia beracun. Honda Motor Co., Ltd. menggunakan penyetelan karburator yang miskin maupun sistem-sistem lain, untuk mengurangi karbon monoksida dan hidrokarbon.

CRANKCASE EMISSION CONTROL SYSTEM


(SISTEM PENGATURAN EMISI BAK MESIN) Mesin dilengkapi dengan sistem crankcase (bak mesin) tertutup untuk mencegah terlepasnya emisi crankcase ke udara luar. Gas-gas hasil pembakaran yang masuk ke dalam crankcase (juga dinamakan blow-by gas yang memasuki crankcase antara piston ring dan cylinder) disalurkan kembali ke dalam ruang pembakaran melalui air cleaner (saringan udara) dan karburator.

SELANG PERNAPASAN BAK MESIN

CARBURETOR

AIR CLEANER

UDARA BERSIH GAS BLOW - BY

1-23

CATATAN PENTING UNTUK KEAMANAN


AWAS ! Menunjukkan ada kemungkinan terjadinya luka-luka berat atau kematian apabila petunjuk tidak diikuti. Menunjukkan ada kemungkinan terjadinya kerusakan pada peralatan kendaraan apabila petunjuk tidak diikuti. Memberikan keterangan pembantu mengenai cara servis yang lebih mudah dan efisien.

PERHATIAN CATATAN

Di dalam buku ini tidak dimuat pembahasan mendetil mengenai prosedur kerja standard bengkel, prinsip-prinsip keamanan dan pekerjaan servis standard. Penting untuk memperhatikan bahwa buku manual ini mengandung beberapa peringatan terhadap cara servis tertentu yang dapat menyebabkan KECELAKAAN BADAN pada mekanik atau dapat merusak kendaraan atau membuatnya tidak aman untuk dikendarai. Harap dimengerti bahwa peringatan-peringatan ini tidak dapat meliputi semua cara pelaksanaan servis, apakah dianjurkan oleh Honda ataupun tidak, menyangkut akibat yang mungkin berbahaya yang timbul dari setiap cara pelaksanaan servis, juga bahwa Honda tidak dapat menyelidiki semua cara-cara sedemikian. Setiap orang yang menggunakan prosedur kerja ataupun kunci perkakas, baik yang dianjurkan oleh Honda ataupun tidak, harus meyakinkan dirinya sendiri dengan pasti bahwa keamanan pribadi maupun keamanan kendaraan tidak akan terancam oleh pelaksanaan servis ataupun kunci perkakas yang dipilih.

00-2

Anda mungkin juga menyukai