Anda di halaman 1dari 1

Peningkatan Kualitas Kesehatan melalui T-Mas (Terapung Puskesmas) di kacamatan Aluh-aluh kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kesehatan wajib dijaga agar tetap dapat menjalankan kegiatan sehari-hari. Kesehatan bukanlah hal yang sulit untuk dijaga. Kita hanya harus olahraga teratur, menjaga pola makan, pola tidur juga menjaga kebersihan lingkungan kita. Namun, semua hal itu saja tidaklah cukup. Kita juga disarankan untuk memeriksakan kesehatan kepada dokter setiap 6 bulan sekali. Misalnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gigi, melakukan imunisasi pada anak kecil, memeriksakan kesehatan mata, juga pemeriksaan kesehatan lainnya. Dimana kita dapat memeriksaan kesehatan kita? Pemeriksaan kesehatan sebenarnya dapat dilakukan di puskesmas. Namun, tidak semua puskesmas memadai sehingga harus memerlukan terlebih dahulu ke rumah sakit terdekat. Tidak bisa kita pungkiri faktor terpencilnya tempat memang mempengaruhi kesehatan seseorang, dari penelitian yang telah dilakukan membuktikan bahwa efek dari letak geografis yang jauh dari fasilitas kesehatan lengkap meningkatkan intensitas kematian anak kecil di daerah tersebut. Di mana semakin jauh letak nya maka semakin tinggi pula intensitasnya. Hal ini bisa dikarenakan lambatnya pemberian vaksin terhadap anak-anak tersebut. Vaksin adalah salah satu
intervensi yang paling efektif yang dapat digunakan untuk mencegah kematian pada anak-anak di bawah lima tahun. Keterlambaan pemberian vaksin dapat membuat kerentanan anak-anak tersebut menderita penyakit menular. Oleh karena itu meningkatkan akses terhadap vaksin anak di tempat-tempat terpencil telah menjadi tujuan utama kesehatan masyarakat Layanan baik di tingkat internasional dan nasional. [1][2]

Aluh-aluh adalah kacamatan yang terletak di kabupaten banjar. Kecamatan ini susah dilalui kendaraan bermotor, karena akses jalannya yang belum begitu baik, dan masyarakat nya pun sering lebih mengandalakan akses lewat sungai daripada jalan raya. Sebenarnya di daerah ini mempunyai puskesmas, namun tidak begitu fungsional karena tidak lengkapnya alat-alat medis yang harus dipakai. Juga keadaan perawat dan dokter yang belum memadai jumlahnya. Masyarakat aluh-aluh sendiri sangat rentan terhadap penyakit menular seperti diare dan cacar air. Ditambah lagin sehingga penulis teratarik untuk menmbantu membuat solusi agar kecamatan aluh-aluh tidak mengalami keterbelakangan kesehhatan.

T-Mas adalah sebuah proyek kesehatan yang dibuat untuk membantu masyarakat dalam peningkatan kesehatan di daerah mereka. T-Mas atau terapung puskesmas menggunakan sebuah perahu berukuran lumayan yang cukup untuk menampung 2 orang tenaga medis dimana mereka akan melakukan perjalanan ke aluh-aluh melalui jalur air dengan dilengkapi alat-alat medis yang memadai yang dibawadari perkotaan.