Anda di halaman 1dari 4

PENDAHULUAN Seringkali kita harus mengambil keputusan untuk menerima atau kesempatan untuk memeriksanya secara komprehensif (menyeluruh)

Rencana penerimaan sampel (acceptance sampling plans) adalah prosedur yang digunakan dalam mengambil kepmenolak sesuatu hal tanpa mempunyai utusan terhadap produk-produk yang datang atau yang sudah dihasilkan perusahaan.

Sampel Tunggal, Sampel Ganda, Dan Sampel Banyak Acceptance Sampling dapat dilakukan dengan sampel tunggal, sampel ganda, dan sampel banyak. 1. Pengambilan sampel ganda berarti apabila sampel yang diambil tidak cukup memberikan informasi, maka diambil lagi sampel yang lain. 2. Pada pengambilan sampel banyak, tambahan sampel dilakukan setelah sampel kedua. 3. Mitra(1993): prosedur pengambilan sampel yang terbaik dari segi biaya adalah pengambilan sampel tunggal, lalu diikuti ganda, dan yang terakhir banyak. 4. Secara rata-rata banyaknya unit yang diinspeksi untuk membuat keputusan berkaitan dengan produk biasanya lebih pada perencanaan sampel tunggal. Hal ini disebabkan pengambilan sampel ganda dan banyak hanya menggunakan beberapa unit dalam sampel, sehingga bila produk diterima untuk inspeksi adalah sangat baik atau buruk kualitasnya, keputusan penerimaan atau penolakan harus dibuat secepat mungkin. 5. Pengambilan sampel tunggal juga menyediakan paling banyak informasi, diikuti sampel ganda danbanyak. Hal ini disebabkan informasi dari sampel merupakan fungsi ukuran sampel, sehingga pada sampel tunggal yang menggunakan unit yang diinspeksi paling banyak juga akan memberikan informasi yang lebih banyak dan lebih baik.

ATI (Average Total Inspection) Masalah tentang pemeriksaan total minimum bergantung pada jumlah lot yang ditolak yang harus dirinci (yaitu, diperiksa 100%). Pada gilirannya, hal ini bergantung pada tingkat mutu produk yang diserahkan. Dalam menganalisis dan mengevaluasi berbagai rencana penarikan sampel, lebih mudah bila masalah ini ditetapkan dalam Rata-rata Pemeriksaan Total [ATI (Average Total Inspection)] dan Rata-rata Bagian yang Diperiksa [AFI (Average Fraction Inspected)].

ATI (Average Total Inspection) adalah rata-rata pemeriksaan total yang menunjukkan rata-rata jumlah sampel yang diinspeksi setiap unit yang dihasilkan. Apabila produk yang dihasilkan tidak ditemukan adanya kesalahan atau ketidaksesuaian, maka produk tersebut akan diterima melalui rencana sampel yang dipilih dan hanya sebanyak n unit yang akan diinspeksi. Di sisi lain, apabila dari produk yang dihasilkan memiliki 100% produk yang mengalami ketidaksesuaian, banyaknya unit yang diinspeksi akan sebanyak N unit, dengan asumsi produk yang mengalami ketidaksesuaian atau kesalahan tersebut disaring. Untuk rencana penarikan sampel tunggal, ATI didapat dari: ATI = nPa+ N(1 Pa) atau = n+ (N n)(1 Pa).....(1) Keterangan : n Pa N P = Sampel yang diambil dalam pemeriksaan = Probabilitas Penerimaan = Jumlah dalam satu lot = Proporsi Kesalahan

Untuk rencana penarikan sampel rangkap dua, rumus ATI (Rata-rata Pemeriksaan Total) adalah: ATI = n1Pa(n1) + (n1 + n2)Pa(n2) + N(1 Pa) = n1Pa + n2[Pa(n2)] + N(1 Pa ) .(2) Pa = Pa(n1) + Pa(n2) ......(3) Keterangan : Pa n1 n2 N = Probabilitas penerimaan = sampel pertama = sampel kedua = jumlah dalam satu lot atau

paI = Probabilitas penerimaan pertama paII = Probabilitas penerimaan kedua

Soal 1. Construct the ATI curve for N=500, n=80, c=0 ? 2. Construct the ATI curve for N=10.000, n=315, c=5 ? Penyelesaian : 1. Diketahui:
N n c = = = 500 80 0

Dengan menggunakan Ms. Excel, dihitung ATI. Hasilnya ditunjukkan seperti dibawah ini,
p0 0 0,01 0,02 0,03 0,04 0,05 0,06 0,07 0,08 0,09 0,1 np0 0 0,8 1,6 2,4 3,2 4 4,8 5,6 6,4 7,2 8 100p0 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Pa 1 0,449 0,202 0,091 0,041 0,018 0,008 0,006 0,002 0,001 0 ATI 80 311,42 415,16 461,78 482,78 492,44 496,64 497,48 499,16 499,58 500

Kemudian plot nilai 100p0 dan ATI untuk menggambarkan grafik ATI Curve yang hasilnya seperti di bawah ini,

ATI Curve
600 Average Total Inspection (ATI) 500 400 300 200 100 0 0 2 4 6 8 10 12 Percent Nonconforming (100p0) ATI

2. Diketahui:
N n c = = = 10000 315 5

Dengan menggunakan Ms. Excel, dihitung ATI. Hasilnya ditunjukkan seperti dibawah ini,
p0 0 0,01 0,02 0,03 0,04 0,05 0,06 np0 0 3,15 6,3 9,45 12,6 15,75 18,9 100p0 0 1 2 3 4 5 6 Pa 1 0,9002 0,3988 0,091 0,0139 0,0017 0 ATI 315 1281,563 6137,622 9118,665 9865,379 9983,536 10000

Kemudian plot nilai 100p0 dan ATI untuk menggambarkan grafik ATI Curve yang hasilnya seperti di bawah ini,

ATI Curve
12000 Average Total Inspection (ATI) 10000 8000 6000 4000 2000 0 0 1 2 3 4 5 6 7 Percent Noncorforming (100p0) ATI