Anda di halaman 1dari 12

Karies gigi

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.


Langsung ke: navigasi, cari
Karies gigi

Kerusakan gigi berupa lubang yang disebabkan karies

Karies gigi adalah sebuah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi.[1] Penyakit ini menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya, dan bahkan kematian. Penyakit ini telah dikenal se ak masa lalu, berbagai bukti telah menun ukkan bah!a penyakit ini telah dikenal se ak "aman Perunggu, "aman #esi, dan masa pertengahan.[$] Peningkatan prevalensi karies banyak dipengaruhi perubahan dari p%la makan.[$][&] Kini, karies gigi telah men adi penyakit yang tersebar di seluruh dunia. 'da beberapa cara untuk mengel%mp%kkan karies gigi.[(] )alaupun apa yang terlihat dapat berbedam fakt%r*fakt%r risik% dan perkembangan karies hampir serupa. +ula*mula, l%kasi ter adinya karies dapat tampak seperti daerah berkapur namun berkembang men ad lubang c%klat. )alaupun karies mungkin dapat sa a dilihat dengan mata telan ang, terkadang diperlukan bantuan radi%grafi untuk mengamati daerah*daerah pada gigi dan menetapkan seberapa auh penyakit itu merusak gigi. Lubang gigi disebabkan %leh beberapa tipe dari bakteri penghasil asam yang dapat merusak karena reaksi fermentasi karb%hidrat termasuk sukr%sa, frukt%sa, dan gluk%sa.[,] [-][.] 'sam yang dipr%duksi tersebut mempengaruhi mineral gigi sehingga men adi sensitif

pada p/ rendah. 0ebuah gigi akan mengalami demineralisasi dan remineralisasi. Ketika p/ turun men adi di ba!ah ,,,, pr%ses demineralisasi men adi lebih cepat dari remineralisasi. /al ini menyebabkan lebih banyak mineral gigi yang luluh dan membuat lubang pada gigi. #ergantung pada seberapa besarnya tingkat kerusakan gigi, sebuah pera!atan dapat dilakukan. Pera!atan dapat berupa penyembuahan gigi untuk mengembalukan bentuk, fungsi, dan estetika. 1amun belum diketahui cara bagaimana untuk meregenerasi secara besar*besaran pada struktur gigi. +aka, %rganisasi kesehatan gigi terus men alankan penyuluhan untuk mencegah kerusakan gigi, misalnya dengan men aga kesehatan gigi dan makanan.[2]

Daftar isi
[sembunyikan] 1 0e arah $ 3pidemi%l%gi & Klasifikasi o &.1 L%kasi &.1.1 Karies celah dan fisura &.1.$ Karies permukaan halus &.1.& 4eskripsi umum lainnya ( 3ti%l%gi o (.1 La u penyakit o (.$ Jaringan keras yang terpengaruh , 5anda dan ge ala - 4iagn%sis . Penyebab o ..1 6igi o ..$ #akteri o ..& Karb%hidrat yang dapat difermentasikan o ..( )aktu o .., 7akt%r lainnya 2 Pera!atan 8 Pencegahan o 8.1 Kebersihan mulut o 8.$ Pengaturan makanan o 8.& 5indakan pencegahan lainnya 19 :atatan kaki dan sumber 11 ;eferensi

1$ Pranala luar

Sejarah

0ebuah gambar dari tahun 1&99 +asehi. 0e%rang d%kter mencabut gigi pasiennya. #ukti arke%l%gis menun ukkan bah!a karies gigi sudah ada se ak masa prase arah. 0ebuah tengk%rak yang diperkirakan berasal dari satu uta tahun yang lalu dari masa ne%litikum memberi petun uk adanya karies.[$] 'danya peningkatan prevalensi karies se ak masa ne%litikum mungkin disebabkan banyaknya k%nsumsi makanan dari tumbuhan yang banyak mengandung karb%hidrat.[8] 0ebuah gurdi atau b%r dari kayu ditemukan pada masa ne%litikum. gurdi tersebut diperkirakan digunakan sebagai pelubang gigi untuk mengeluarkan abses dari gigi.[19] Perubahan kebudayaan berupa penemuan teknik pertanian di 'sia 0elatan dipercayai uga sebagai salah satu peningkat prevalensi karies. 0ebuah teks dari 0umeria <,999 0+= menggambarkan sebuah >cacing gigi> sebagai penyebab karies.[11] #ukti pada kepercayaan ini uga ditemukan pada ?ndia, +esir, Jepang, dan 5i%ngk%k.[&] #anyak f%sil tengk%rak yang dapat menun ukkan adanya pera!atan gigi yang primitif. 4i Pakistan, sebuah gigi yang diperkirakan berasal dari ,,99 0+ hingga .999 0+ menun ukkan sebuah lubang yang mungkin disebabkan gurdi gigi. [1$] Karies uga dituliskan %leh /%mer dan 6uy de :hauliac dalam tulisan mereka.[&] Papirus 3bers, sebuah tulisan +esir kun% <1,,9 0+= menyebutkan sebuah penyakit gigi.[11] 0elama pemerintahan dinasti 0arg%nid 'ssyria pada --2 0+ hingga -$- 0+, dituliskan bah!a d%kter kera aan memerlukan tindakan pencabutan gigi untuk mencegah penyebaran radang.[&] 0elama masa pendudukan bangsa ;%ma!i di 3r%pa, pr%ses pemasakan makanan menurunkan tingkat ter adinya karies.[1&] Pada masa peradaban @unani dan ;%ma!i dan +esir, memiliki pera!atan untuk meredakan rasa nyeri karena karies.[&] 5ingkat ke adian karies menurun pada masa Perungggu dan #esi, namun meningkat ta am pada masa pertengahan.[$] Peningkatan prevalensi karies secara peri%dik ini serupa dengan ke adi pada masa tahun 1999, ketika gula men adi lebih mudah didapatkan di dunia #arat. Pera!atan yang diberikan berupa %bat*%batan herbal dan ampi* ampi, serta pencabutan gigi.[1(][&]Amat Kat%lik menyampaikan d%a dengan penyertaan 0ant% 'pp%l%nia, sant% pelindung untuk d%kter gigi.[1,]

'da pula bukti yang menun ukkan adanya peningkatan tingkat karies di suku ?ndian, 'merika Atara setelah memulai k%ntak dengan k%l%nial 3r%pa. 0ebelum k%l%nisasi, ?ndian 'merika Atara menggantungkan hidupnya pada berburu, kemudian berubah men adi bertani agung. Pergantian diet makan ini menyebabkan peningkatan karies.[$] Pada masa pencerahan, kepercayaan bah!a >cacing gigi> sebagai penyebab karies ditepis %leh kel%mp%k ilmu!an ked%kteran.[1-] Pierre 7auchard, yang dikenal sebagai bapak ked%kteran gigi masa kini, adalah salah satu pihak pertama yang men%lak ide cacing gigi tersebut. ?a menyebutkan bah!a k%nsumsi gula*lah yang men adi penyebab karies gigi.[1.] Pada 12,9, prevalensi karies meningkat lagi dan disebabkan %leh pergeseran p%la makan.
[&]

Pada 1289*an, ).4. +iller memulai rangkaian penelitian untuk menyelediki perihal penyakit karies gigi. ?a menemukan bah!a ada bakteri yang hidup di r%ngga mulut dan mengeluarkan asam sehingga melarutkan struktur gigi ketika terdapat sisi karb%hidrat.[12] Pen elasan ini dikenal sebagai te%ri karies kem%parasitik.[18] Penemuan +iller, bersamaan penelitian terhadap plak gigi %leh 6.B. #lack dan J.L. )illiams, membuat sebuah dasar sebagai pen elasan pat%fisi%l%gi karies yang diterima hingga kini.[&]

Epidemiologi
4iperkirakan bah!a 89C dari anak*anak usia sek%lah di seluruh dunia dan sebagian besar %rang de!asa pernah menderita karies. Prevalensi karies tertinggi terdapat di 'sia dan 'merika Latin. Prevalensi terendah terdapat di 'frika.[$9] 4i 'merika 0erikat, karies gigi merupakan penyakit kr%nis anak*anak yang sering ter adi dan tingkatnya , kali lebih tinggi dari asma.[$1] Karies merupakan penyebab pat%l%gi primer atas penanggalan gigi pada anak*anak.[$$] 'ntara $8C hingga ,8C %rang de!asa dengan usia lebih dari limapuluh tahun mengalami karies.[$&] Jumlah kasus karies menurun di berbagai negara berkembang, karena adanya peningkatan kesadaran atas kesehatan gigi dan tindakan pencegahan dengan terapi fl%rida.[$(]

Klasifikasi
Karies gigi dapat dikel%mp%kkan berdasarkan l%kasi, tingkat la u perkembangan, dan aringan keras yang terkena.[(]

LOKASI
0ecara umum, ada dua tipe karies gigi bila dibedakan l%kasinya, yaitu karies yang ditemukan di permukaan halus dan karies di celah atau fisura gigi.[$,]

:elah atau fisura gigi dapat men adi l%kasi karies. Karies celah dan fis ra :elah dan fisura adalah tanda anat%mis gigi. 7isura terbentuk saat perkembangan alur, dan tidak sepenuhnya menyatu, dan membuat suatu turunan atau depresi% yang khas pada strutkur permukaan email. 5empat ini mudah sekali men adi l%kasi karies gigi.[$-] :elah yang ada daerah pipi atau bukal ditemukan di gigi geraham. Karies celah dan fisura terkadang sulit dideteksi. 0emakin berkembangnya pr%ses perlubangan akrena karies, email atau enamel terdekat berlubang semakin dalam. Ketika karies telah mencapai dentin pada pertemuan enamel*dental, lubang akan menyebar secara lateral. 4i dentin, pr%ses perlubangan akan mengikuti p%la segitiga ke arah pulpa gigi. Karies perm kaan hal s 'da tiga macam karies permukaan halus. Karies pr%ksimal, atau dikenal uga sebagai karies interpr%ksimal, terbentuk pada permukaan halus antara batas gigi. Karies akar terbentuk pada permukaan akar gigi. 5ipe ketiga karies ini terbentuk pada permukaan lainnya.

Pada radi%graf ini, titik hitam pada batas gigi menun ukkan sebuah karies pr%ksimal.

Karies pr%ksimal adalah tipe yang paling sulit dideteksi.[$.] 5ipe ini kadang tidak dapat dideteksi secara visual atau manual dengan sebuah explorer gigi. Karies pr%ksimal ini memerlukan pemeriksaan radi%grafi.[$2] Karies akar adalah tipe karies yang sering ter adi dan biasanya terbentuk ketika permukaan akar telah terbuka karena resesi gusi. #ila gusi sehat, karies ini tidak akan berkembang karena tidak dapat terpapar %leh plak bakteri. Permukaan akar lebih rentan terkena pr%ses demineralisasi daripada enamel atau email karena sementumnya demineraliasi pada p/ -,., di mana lebih tinggi dari enamel.[$8] Karies akar lebih sering ditemukan di permukaan fasial, permukaan interpr%ksimal, dan permukaan lingual. 6igi geraham atas merupakan l%kasi tersering dari karies akar. Deskripsi m m lainn!a 4i samping pengel%mp%kan diatas, lesi karies dapat dikel%mp%kkan sesuai l%kasinya di permukaan tertentu pada gigi. Karies pada permukaan gigi yang dekat dengan permukaan pipi atau bibir disebut >karies fasial>, dan karies yang lebih dekat ke arah lidah disebut >karies lingual>. Karies fasial dapat dibagi lagi men adi bukal <dekat pipi= dan labial <dekat bibir=. Karies lingual uga dapat disebut palatal bila ditemukan di permukaan lingual dari gigi pada rahang atas <maksila= dan dekat dengan pallatum durum atau bagian langit*langit mulut yang keras. Karies di dekat leher gigi disebut karies servikal.

Etiologi

Karies yang mera alela karena penggunaan metamfetamin. Karies b%t%l susu atau karies kanak*kanak adalah p%la lubang yang ditemukan di anak* anak pada gigi susu. 6igi yang sering terkena adalah gigi depan di rahang atas, namun kesemua giginya dapat terkena uga.[&9] 0ebutan >karies b%t%l susu> karena karies ini sering muncul pada anak*anak yang tidur dengan cairan yang manis <misalnya susu= dengan b%t%lnya. 0ering pula disebabkan %leh seringnya pemberian makan pada anak* anak dengan cairan manis.

'da uga karies yang mera alela atau karies yang men alar ke semua gigi.[&1] 5ipe karies ini sering ditemukan pada pasien dengan Der%st%mia, kebersihan mulut yang buruk, peng%nsumsi gula yang tinggi, dan pengguna metamfetamin karena %bat ini membuat mulut kering. [&$] #ila kar%ies yang parah ini merupakan hasil karena radiasi kepala dan leher, ini mungkin sebuah karies yang dipengaruhi radiasi.

Laj pen!akit
La u karies dapat membagi akries men adi karies akut atau kr%nis. Karies rekuren berarti karies yang ter adi pada bekas karies terdahulu.

"aringan keras !ang terpengar h


#ergantung pda aringan keras mana yang terpengaruh, maka dapat dibedakan karies yang mempengaruhi enamel, dentin, atau sementum. Pada a!al perkembangannya, karies mungkin hanya mempengaruhi enamel. 1amun ketika karies semakin luas, dapat berpengaruhi dentin. 0ementum adalah aringan keras yang melapisi akar gigi, maka sementum dapat terkena bila akar gigi terbuka.

#anda dan gejala

Dental explorer adalah salah satu alat diagn%stik karies. 0ese%rang sering tidak menyadari bah!a ia menderita karies sampai penyakit berkembang lama.[&&] 5anda a!al dari lesi karies adalah sebuah daerah yang tampak berkapur di permukaan gigi yang menandakan adanya demineralisasi. 4aerah ini dapat men adi tampak c%klat dan membentuk lubang. Pr%ses sebelum ini dapat kembali ke asal <reversibel=, namun ketika lubang sudah terbentuk maka struktur yang rusak tidak dapat diregenerasi. 0ebuah lesi tampak c%klat dan mengkilat dapat menandakan karies. 4aerah c%klat pucat menandakan adanya karies yang aktif. #ila enamel dan dentin sudah mulai rusak, lubang semakin tampak. 4aerah yang terkena akan berubah !arna dan men adi lunak ketika disentuh. Karies kemudian men alar ke saraf gigi, terbuka, dan akan terasa nyeri. 1yeri dapat bertambah hebat dengan panas, suhu yang dindin, dan makanan atau minuman yang manis.[1] Karies gigi dapat menyebabkan nafas tak sedap dan pengecapan yang buruk. [&(] 4alam kasus yang lebih

lan ut, infeksi dapat menyebar dari gigi ke aringan lainnya sehingga men adi berbahaya.
[&,]

Diagnosis
4iagn%sis pertama memerlukan inspeksi atau pengamatan pada semua permukaan gigi dengan bantuan pencahayaan yang cukup, kaca gigi, dan ekspl%rer. ;adi%grafi gigi dapat membantu diagn%sis, terutama pada kasus karies interpr%ksimal. Karies yang besar dapat langsung diamati dengan mata telan ang. Karies yang tidak ekstensif dulu dibantu dengan menemukan daerah lunak pada gigi dengan ekspl%rer.[&-] #eberapa peneliti gigi telah memperingatkan agar tidak menggunakan ekspl%rer untuk menemukan karies.[$.] Pada kasus dimana sebuah daerah kecil pada gigi telah mulai untuk demineralisasi namun belum membentuk lubang, tekanan pada ekspl%rer dapat merusak dan membuat lubang. 5eknik yang umum digunakan untuk mendiagn%sis karies a!al yang belum berlubang adalah dengan tiupan udara melalui permukaan yang disangka, untuk membuang embun, dan mengganti peralatan %ptisE /al ini akan membentuk sebuah efek >hal%> dengan mata biasa. 5ransiluminasi serat %ptik direk%mendasikan untuk mendiagn%sis karies kecil.

$en!ebab

Pr%gres karies pada enamel dan dentin.

Preparat Streptococcus mutans.

'da empat hal utama yang berpengaruh pada karies: permukaan gigi, bakteri kari%genik <penyebab karies=, karb%hidrat yang difermentasikan, dan !aktu.[&.]

%igi
'da penyakit dan gangguan tertentu pada gigi yang dapat mempertinggi fakt%r risik% terkena karies. 'mel%genesis imperfekta, yang timbul pada 1 dari .12 hingga 1(.999 %rang, ada penyakit di mana enamel tidak terbentuk sempurna.[&2] 4entin%genesis imperfekta adalah ketidaksempurnaan pembentukan dentin. Pada kebanyakan kasus, gangguan ini bukanlah penyebab utama dari karies.[&8] 'nat%mi gigi uga berpengaruh pada pembentukan karies. :elah atau alur yang dalam pada gigi dapat men adi l%kasi perkembangan karies. Karies uga sering ter adi pada tempat yang sering terselip sisa makanan.

&akteri
+ulut merupakan tempat berkembanganya banyak bakteri, namun hanya sedikit bakteri penyebab karies, yaitu Streptococcus mutans dan Lactobacilli di antaranya.[,][.] Khusus untuk karies akar, bakteri yang sering ditemukan adalah Lactobacillus acidophilus, Actinomyces viscosus, Nocardia spp., dan Streptococcus mutans. :%nt%h bakteri dapat diambil pada plak.

Karbohidrat !ang dapat difermentasikan


#akteri pada mulut sese%rang akan mengubah gluk%sa, frukt%sa, dan sukr%sa men adi asam laktat melalui sebuah pr%ses glik%lisis yang disebut fermentasi.[-] #ila asam ini mengenai gigi dapat menyebabkan demineralisasi. Pr%ses sebaliknya, remineralisasi dapat ter adi bila p/ telah dinetralkan. +ineral yang diperlukan gigi tersedia pada air liur dan pasta gigi berfl%rida dan cairan pencuci mulut.[(9] Karies lan ut dapat ditahan pada tingkat ini. #ila demineralisasi terus berlan ut, maka akan ter adi pr%ses pelubangan.

Wakt
5ingkat frekuensi gigi terkena dengan lingkungan yang kari%genik dapat mempengaruhi perkembangan karies.[(1] 0etelah sese%rang meng%nsumsi makanan mengandung gula, maka bakteri pada mulut dapat memetab%lisme gula men adi asam dan menurunkan p/. p/ dapat men adi n%rmal karena dinetralkan %leh air liur dan pr%ses sebelumnya telah melarutkan mineral gigi. 4emineralisasi dapat ter adi setelah $ am.[($]

'aktor lainn!a
0elain empat fakt%r di atas, terdapat fakt%r lain yang dapat meningkatkan karies.

'ir liur dapat men adi penyeimbangan lingkungan asam pada mulut. 5erdapat keadaan dimana air liur mengalami gangguan pr%duksi, seperti pada sindr%m 0 Fgren, diabetes mellitus, diabetes insipidus, dan sark%id%sis.[(&] Gbat*%batan seperti antihistamin dan antidepresan dapat mempengaruhi pr%duksi air liur. [((] 5erapi radiasi pada kepala dan leher dapat merusak sel pada kelen ar liur.[(,] Penggunaan tembakau uga dapat mempertinggi risik% karies.[(-] 5embakau adalah fakt%r yang signifikan pada penyakit peri%d%ntis, seperti dapat menyusutkan gusi.[(.] 4engan gusi yang menyusut, maka permukaan gigi akan terbuka. 0ementum pada akar gigi akan lebih mudah mengalami demineralisasi. [$8]

$era(atan

'malgam dapat digunakan sebagai media untuk penyembuhan karies. 0truktur gigi yang rusak tidak dapat sembuh sempurna, !alaupun remineralisasi pada karies yang sangat kecil dapat timbul bila kebersihan dapat dipertahankan.[1] Antuk lesi yang ecukm fl%rida t%pikal dapat digunakan untuk merangsang remineralisasi. Antuk lesi yang besar dapat diberikan pera!atan khusus. Pera!atan ini bertu uan untuk men aha struktur lainnya dan mencegah perusakan lebih lan ut. 0ecara umum, peng%batan lebih a!al akan lebih nyaman dan murah dibandingkan pera!atan lan ut karena lubang yang lebih buruk. 'nestesi l%kal, %ksida nitr%, atau %nat lainnya dapat meredam nyeri.[(2] Pembuangan b%r dapat membuang struktur yang sudah berlubang. 0ebuah alat seperti send%k dapat membersihkan lubang dengan baik.[(8] Ketika lubang sudah dibersihkan, maka diperlukan sebuah teknik penyembuhan untuk mengembalikan fungsi%nalitas dan keadaan estetikanya. +aterial untuk penyembuhan meliputi amalgam, resin untuk gigi, p%rselin, dan emas.[,9] ;esin dan p%rselin dapat digunakan untuk menyamakan !arna dengan gigi asal dan lebih sering digunakan. #ila bahan di atas tidak dapat digunakan, maka diperlukan "at crown yang terbutat dari emas, p%rselin atau p%rselin yang dicampur l%gam.

Pada kasus tertentu, diperlukan terapi kanal akar pada gigi.[,1] 5erapi kanal gigi atau terapi end%d%ntik, direk%mendasikan bila pulpa telah mati karena infeksi atau trauma. 0aat terapi, pulpa, termasuk saraf dan pembuluh darahnya, dibuang. #ekas gigi akan diberikan material seperti karet yang disebut gutta percha.[,$] Pencabutan atau ekstraksi gigi uga men adi pilihan pera!atan karies, bila gigi tersebut telah hancur karena pr%ses pelubangan.

$encegahan

+engg%s%k gigi adalah salah satu tindakan pencegahan karies.

Kebersihan m l t
Kebersihan per%rangan terdiri dari pembersihan gigi yang baik.[2] Kebersihan mulut yang baik diperluklan untuk meminimalisir agen penyebab penyakit mulut dan membuang plak gigi. Plak tersebut mengandung bakteri. [,&] Karies dapat dicegah dengan pembersihan dan pemeriksaan gigi teratur.

$engat ran makanan


Antuk kesehatan gigi, pengaturan k%nsumsi gula penting diperhatikan.[(1] 6ula yang tersisa pada mulut dapat mempr%duksi asam %leh bakteri. Peng%nsumsian permen karet dengan Dilit%l dapat melindungi gigi. Permen ini telah p%pler di 7inlandia.[,(] 3fek ini mungkin disebabkan ketidakmampuan bakteri memetab%lisme Dilit%l.[,,]

Perlatan medis untuk memberi fl%rida pada gigi.

#indakan pencegahan lainn!a


5erapi fl%rida dapat men adi pilihan untuk mencengah karies. :ara ini telah terbukti menurunkan kasus karies gigi.[,-] 7l%rida dapat membuat enbamel resisten terhadap karies.[,.] 7l%rida sering ditambahkan pada pasta gigi dan cairan pembersih mulut. Penelitian baru*baru ini menun ukkan bah!a pemberian radiasi laser intensitas rendah dengan laser i%n arg%n dapat mencengah karies enamel dan lesi daerah bercak putih.[,2] 0edang dikembangkan pula, vaksin untuk mela!an bakteri karies. Pada $99(, vaksin ini telah berhasil diu ic%bakan pada he!an[,8], dan u i c%ba klinis pada manusia pada +ei $99-.[-9] Grang lebih banyak mengenal karies gigi dengan gigi b%l%ng. 6igi termasuk salah satu bagian terkeras dalam tubuh manusia, tapi mengapa gigi bisa kariesH 'pa penyebabnyaH

DE)#AL *A+IES *I+*LES O' I)'E*#IO,S DISEASE #he three stages of ca-ities are infection, deminerali.ation and ca-itation./

Gral :are ;ep%rt, B%lume 19, 1umber (,$991

Deca! $otential of *ertain 'oods