Anda di halaman 1dari 17

Dengue Hemoragic Fever Berdasarkan SPM RSU Ryacudu 2013

Dr. Misbah Syukri Diauddin

Infeksi Virus Dengue merupakan suatu penyakit

demam akut yang disebabkan oleh virus genus Flavivirus, famili Flaviviridae yang mempunyai 4 jenis serotype yaitu : DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4, melalui perantara nyamuk Aedes aegypty atau Aedes albopictus.

Diagnosis
ANAMNESA Demam mendadak tinggi selama 2-7 hari Lesu, tidak mau makan, muntah Nyeri kepala, nyeri otot, nyeri perut Perdarahan : perdarahan kulit dan mimisan

Pemeriksaan Fisik
Demam tinggi, facial flush, muntah, nyeri kepala,

nyeri otot dan sendi, nyeri tenggorok Hepatomegali dan kelainan fungsi hati Pada DBD terjadi peninhgkatan permeabilitas kapiler sehingga menyebabkan perembesan plasma, hipovolemi dan syok Perembesan plasma mengakibatkan ekstravasasi cairan ke dalam rongga pleura dan rongga peritoneal selama 24-48 jam Fae kritis pada hari ke 3 hingga ke 5 perjalanan penyakit. Pada saat ini suhu turun namun pada DBD berat merupakan tanda awal syok Perdarahan berupa peteki, epistaksis, melena atau

Tanda- tanda Syok


Anak gelisah, penurunan kesadaran, sianosis

Nafas cepat
Nadi teraba lemah atau tidak teraba Tekanan darah turun Tekanan nadi < 10 mmHg Akral dingin Capillary refill menurun Diuresis menurun sampai anuria

Pemeriksaan penunjang
Darah perifer : Hb, Leukosit dan hitung jenis,

hematokrit, trombosit, Apusan darah perifer ; limfosit plasma biru, peningkatan 15 % Uji serologis, uji hemaglutinasi inhibisi dilakukan saat fase akut dan fase konvalensens Infeksi primer, serum akut < 1:20, serum konvalesens naik 4x atau lebih namun tidak melebihi 1:1280
Infeksi sekunder, serum akut < 1:20, konvalesens

1:2560, atau serum akut 1: 20, konvalesens naim 4x atau lebih

Pemeriksaan Radiologis
Pemeriksaan Foto Rontgen Torax,dilakukan atas

indikasi:
Keadaan klinis ragu-ragu. Terdpat kelainan

radiologis pada pere,besan plasma 20-40% Pemantauan klinis sebagai pedoman pemberian cairan
Gambaran kelainan radiologis:
Dilatasi pembulu darah paru terutama hillus kanan Hemitoraks kanan lebih radio opak dibandingkan

kiri Kubah diafragma kanan lebih tinggi Efusi pleura

Pemeriksaan USG
Efusi pleura

Asites
Penebalan dinding vesika felea

Diagnosis

Kriteria Klinis
Demam tinggi mendadak lebih dari 2-7 hari

Terdapat manifestasi perdarahan termasuk uji

bendung positif, peteki, ekimosis, epistaksis, perdarahan gusi, hematemesis/melena Pembesaran hati Syok ditandai dengan nadi cepat dan lemah, hipotensi, kaki dan tangan dingin, tampak gelisah

Kriteria laboratorium
Trombositopenia (100.000/l atau kurang)

Hemokonsentrasi peningkatan hematokrit 20%


2 kiteria klinis pertama disertai trombositopenia

dan hemokonsentrasi, serta dikonfirmasi secara uji serologik hemaglutinasi

Penatalaksanaan

DBD Tanpa Syok (Derajat I dan II)


Antipiretik dianjurkan paracetamol bukan

aspirin Kortikosteroid diberikan pada DBD ensefalopati. Apabila terdapat perdarahan saluran cerna kortikosteroid tidak diberikan Antibiotik diberikan untuk DBD ensefalopati Mengatasi kehilangan cairan plasma Cairan intravena diperlukan apabila :
Anak terus menerus muntah Tidak mau minum Demam tinggi Nilai hematokrit yang cenderung meningkat

DBD Disertai Syok (Sindrom Syok Dengue, Derajat III dan IV)
Penggantian volume plasma
RL 10-20 ml/kgbb secara bolus dalam waktu 30

menit Apabila syok belum teratasi RL 20 ml/kgbb ditambah koloid 20-30 ml/kgbb/jam, maksimal 1500 ml/hari
Pemberian cairan 10 ml/kgbb/ jam tetap diberikan

1-4 jam pasca syok diturunkan menjadi 7 ml/kgbb/jam, selanjutnya 5 ml/kgbb/jam apabila tanda vital dan diuresis sudah baik menjadi 3 ml/kgbb/jam Koreksi asidosis metabolik dan elektrolit pada DBD syok

Indikasi Pemberian Darah


Setelah pemberian cairan kristaloid dan koloid,

syok menetap, hematokrit turun, diduga telah terjadi perdarahan berikan darah segar 10 ml/kgbb Apabila hematokrit tetap > 40% maka berikan darah dalam volume kecil Pemberian transfusi sespensi trombosit pada KID harus selalu disertai plasma segar untuk mencegah perdarahan lebih hebat

Kriteria Memulangkan Pasien


Tidak demam selama 24 jam tanpa antipiretik

Nafsu makan membaik


Hematokrit stabil Jumlah trombosit > 50.000/ml Tidak ada distress pernafasan

Terima Kasih