Anda di halaman 1dari 3

DEFINISI Pedikulosis adalah infeksi kulit/rambut pada manusia yang disebabkan oleh Pediculus (tergolong family Pediculidae).

Selain menyerang manusia, penyakit ini juga menyerang binantang, oleh karena itu dibedakan Pediculus humanus dengan Pediculus animalis. Pediculus ini merupakan parasite obligat artinya harus menghisap darah manusia untuk dapat mempertahankan hidup (Handoko, 2009). 3 Jenis Pedikulosis, yaitu (Natadisastra, 2009) : a. Pedikulosis Capitis Pedikulosis capitis pada rambut kepala dapat disebabkan oleh tuma kepala yang disebut Pediculusu humanus var. capitis yang termasuk family Pediculidae b. Pedikulosis Corporis Etiologi Pediculus humanus corporis yang memiliki morfologi hamper sama dengan tuma kepala dan hidupnya pada rambut dada, ketiak, serat pakaian. c. Pedikuloisis Pubis (Phthiriasis) Phthiriasis (pedikulosis pubis) adalah gangguan pada daerah pubis yang disebabkan oleh infestasi tuma Phthirus pubis (Crab louse)

EPIDEMIOLOGI Pedikulosis kapitis terjadi baik di negara berkembang maupun negara maju. Sebagian besar infestasi tuma terjadi pada anak-anak usia sekolah. Pedikulosis banyak menyerang anak sekolah yang tinggal di asrama karena banyak faktor pendukung infestasi tuma, seperti kebersihan yang kurang dan kebiasaan pinjam meminjam barang (Alatas dan Linuwih, 2013). Pedikuloisis corporis umum ditemukan di antara populasi dengan kebersihan yang buruk dan di daerah beriklim dingin dimana sering menggunakan pakaian tebal, pakaian tidak diganti secara teratur, dan jarang mandi (ODH-IDCM, 2012). Pthririasis ditemukan di seluruh dunia dan terjadi pada semua ras, kelompok etnis dan di semua lapisan masyarakat (ODH-IDCM, 2012). Biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan akan menimbulkan gejala berupa demam

PATOFISIOLOGI

Pedikulosis penetrasi pada kulit manusia

Kutu menghisap darah untuk bahan makanan

Kutu mengeluarkan sekret pada saat menghisap darah, dan menghasilkan feses

Reaksi alergi, timbul rasa tidak nyaman (gatal)

Perasaan ingin menggaruk

Iritasi, luka, infeksi sekunder

Gejala dan tanda anemia (infestasi tuma yang berat)

(ODH-IDCM, 2012 ; Bugayong, 2011 ; Handoko, 2009)

Bugayong AMS, Araneta KTS, Cabanilla JC. Effect of dry-on, suffocation-based treatment on the prevalence of pediculosis among schoolchildren in Calagtangan Village, Miag-ao, Iloilo. Philippine Science Letters. 2011 Natadisastra, D., Agoes, R. 2009. Parasitologi Kedokteran : Ditinjau dari organ tubuh yang diserang. Jakarta : EGC ODH-IDCM. 2012. Pediculosis. Ohio Departement of Health Outbreak Response and Bioterrorism Investigation Team. Section 3, Page 1-14 Handoko, R.P. 2009. Pedikulosis Pubis. Djuanda, A., et al dalam Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi 4. Jakarta : FK UI Alatas, S.S.S., Linuwih, S. 2013. Hubungan Tingkat Pengetahuan Mengenai Pedikulosis Kapitis dengan Karakteristik Demografi Santri Pesantren X, Jakarta Timur. Departemen Ilmu Kulit dan Kelamin, FK UI Jakarta. Vol 1 (1) : 53-57