P. 1
Cara Mengidentifikasi Potensi Usaha Mikro

Cara Mengidentifikasi Potensi Usaha Mikro

|Views: 744|Likes:
Dipublikasikan oleh Rachmat Hendayana
Potensi usaha mikro perlu dipelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan usaha mikro. Usaha mikro menjadi peluang ekonomi di kota dan desa. Keberhasilan usaha mikro tergantung seberapa luas kemampuan memanfaatkan potensi usauha mikro yang tersedia. Mulailah usaha mikro dengan skala mikro, karena mulai dari usaha mikro hasilnya tidak akan mikro.
Potensi usaha mikro perlu dipelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan usaha mikro. Usaha mikro menjadi peluang ekonomi di kota dan desa. Keberhasilan usaha mikro tergantung seberapa luas kemampuan memanfaatkan potensi usauha mikro yang tersedia. Mulailah usaha mikro dengan skala mikro, karena mulai dari usaha mikro hasilnya tidak akan mikro.

More info:

Published by: Rachmat Hendayana on Aug 30, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

Rachmat Hendayana

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian
Jl. Tentara Pelajar, 10 Bogor

August 30, 2009

BBP2TP

1

• Pendahuluan • Memahami Usaha Mikro Pertanian • Data dan Informasi apa saja yang harus dikumpulkan • Strategi, bagaimana cara mengumpulkan data dan Informasi • Teknik Melakukan PRA • Bagaimana cara mengolah dan menganalisis data hasil PRA • Bagaimana cara memformulasikan Hasil PRA
August 30, 2009 BBP2TP 2

Pendahuluan
• Kemiskinan dan pengangguran  PUAP • PUAP menyediakan fasilitas BLM – PNPM Mandiri  GAPOKTAN/POKTAN • BLM  Usaha Agribisnis skala mikro • PMT  Mengawal, verifikasi RUB • Perlu dikelola secara produktif dan ekonomis oleh Gapoktan • Usaha mikro berbasis potensi wilayah •  perlu identifikasi potensi
August 30, 2009 BBP2TP 3

Usaha Mikro?
• Usaha mikro  skala usaha di bawah kecil • Segmen usaha: masyarakat berpenghasilan relatif rendah • Modal kerja < Rp 50 juta • Penjualan < Rp 100 juta •  Usaha di bidang pertanian, skala mikro oleh Gapoktan/Poktan
August 30, 2009 BBP2TP 4

1. Karakteristik Wilayah 2. Penguasaan Aset dan Penggunaan Sumberdaya Pertanian 3. Identifikasi teknologi pertanian dan keragaan usahatani (On farm) 4. Usaha pertanian di luar usahatani (Off farm) 5. Usaha diluar Pertanian (Non farm)
August 30, 2009 BBP2TP 5

Data dan informasi apa saja yang harus dikumpulkan?

Karakteristik wilayah
• Wilayah , adalah perdesaan, yaitu: kawasan yang secara komparatif memiliki keunggulan sumberdaya alam dan kearifan lokal (endogeneous knowledge) khususnya pertanian dan keanekaragaman hayati
August 30, 2009 BBP2TP 6

Karakteristik wilayah
Biofisik: • Luas potensi lahan pertanian menurut agroekosistem • Topografi (ketinggian tempat, berlereng/ datar) • Iklim (curah hujan, tipe iklim, kelembaban, suhu, dll)
August 30, 2009 BBP2TP 7

Karakteristik wilayah
•Jenis tanah dan kesuburannya •Cekaman lingkungan yang pernah dialami : Cekaman abiotik (erosi, banjir, kekeringan, kebakaran dll) Cekaman biotik (hama, penyakit tanaman)
August 30, 2009 BBP2TP 8

Karakteristik wilayah
•Sejarah Desa: penguasaan lahan/ ternak/asset produktif pertanian lainnya; kecukupan pangan; produktivitas usahatani; sarana pendukung lainnya
August 30, 2009 BBP2TP 9

Sosial Ekonomi
Demografi, antara lain: jumlah penduduk usia produktif berdasarkan jenis pekerjaan dan jenis kelamin, persentase penduduk yang bekerja di luar desa, pekerjaan utama yang dikerjakan
August 30, 2009 BBP2TP 10

Sosial Ekonomi
• Ketersediaan dan Mobilitas Tenaga Kerja (On farm, off farm dan non farm) selama satu tahun terakhir • Kondisi rumah termasuk peralatannya (atap, dinding, lantai)
August 30, 2009 BBP2TP 11

Kelembagaan Pendukung
• Lembaga perkreditan • Pasar input dan output • Penyuluhan • Kelembagaan pendukung lainnya

August 30, 2009

BBP2TP

12

Aksesibilitas
• Kondisi jaringan jalan di desa (menurut tipe dan kualitas) • Sarana dan prasarana transportasi (jenis transportasi dan frekuensinya) • Jarak desa dengan pusat perekonomian terdekat • Jaringan komunikasi (jenis dan jumlah, termasuk televisi, radio,
BBP2TP

August 30, 2009

13

August 30, 2009

(a) Kepemilikan (luas, status kepemilikan) (b) Komoditas yang dikelola (jenis dan jumlah) (c) Kondisi sumberdaya lahan, dilihat dari tingkat kesuburannya (d) Kondisi SDM Petani (dalam mengelola usahataninya) (e) Sumberdaya Rumah Tangga
BBP2TP

Penguasaan Aset dan Penggunaan Sumberdaya Pertanian

14

Usaha tani (On farm): b)Penggunaan Input:
• • • • Bibit/varietas/induk ternak Pupuk/pakan Pestisida Distribusi tenaga kerja

Identifikasi Teknologi Pertanian

August 30, 2009

b) Perolehan Output c) Pengolahan Hasil d) Pemasaran Hasil
BBP2TP

15

Identifikasi Usaha Luar Usahatani
(Off farm): • usaha perbengkelan alsintan, • berdagang sarana produksi • berburuh tani, • penyewaan ternak, traktor • alat penyemprotan hama, • usaha lain yang berbasis pertanian
August 30, 2009 BBP2TP 16

Identifikasi Usaha Luar Pertanian
(Non farm): • menjadi sopir angkutan umum • tukang ojek • berdagang • buruh di sektor industri • usaha lain yang tidak berbasis pertanian
August 30, 2009 BBP2TP 17

Strategi Bagaimana Cara Mengumpulkan Data dan Informasi Kelompok/ Grup PPSP/ PRA
BBP2TP 18

Individual Survei/ Sensus
August 30, 2009

Mengapa PRA?
• Bersifat partisipatif untuk memecahkan masalah bersama • Mengandung proses untuk memberdayakan penduduk desa • Mengubah ketergantungan penduduk desa menjadi penganalisa aktif
BBP2TP

August 30, 2009

19

KARAKTERISTIK PENDEKATAN PRA DAN SURVEI PRA
KELOMPOK SINGKAT RENDAH LEBAR DALAM FLEKSIBEL BAWAH KE ATAS DISKUSI PARTISIPATIF >KUALITATIF DI LAPANG MULTI DISIPLIN MEMAHAMI KONDISI UMUM August 30, TRIANGGULASI 2009

PEUBAH
BASIS DATA WAKTU BIAYA RUANG LINGKUP KEDALAMAN STRUKTUR ARAH INFORMASI CARA J ENIS DATA ANALISIS TIM FILOSOFI PRINSIP BBP2TP

SURVEI
INDIVIDU LAMA SEDANG – TINGGI TERBATAS LENGKAP TERTENTU ATAS KE BAWAH DAFTAR PERTANY.FORMAL >KUANTITATIF DI KANTOR ENUMERATOR PENGUMPULAN DATA SEMATA LINIEAR 20

Ciri-ciri pokok & prinsip PRA
• • • • • • Partisipatif Lintas disiplin Berulang (iteratif) Berorientasikan sistem Efisien dan tidak formal Lebih utama untuk kepentingan OD • --> triangulasi
BBP2TP

August 30, 2009

21

Multi disiplin

Diskusi/ wawancara

Tim
Angg/bkn Angg Pria dan Wanita

Teknik/alat
Observasi

Diagram

Gambar 1. Triangulasi PRA

Kegiatan/ Proses

Sumber informasi
Masyarakat
August 30, 2009 BBP2TP

Lokasi
22

Keterbatasan PRA
• Tim, perlu waktu yang cukup • Kesulitan mendapatkan tim multidisiplin • Bahaya “turis pembangunan” • Tim kurang pengalaman dalam komunikasi • Rekayasa jawaban penduduk/salah interpretasi
August 30, 2009 BBP2TP 23

Teknik PRA
1.Review Data Sekunder 2.Peta desa 3.Transek desa 4.Kalender musiman 5.Kecenderungan waktu 6.Sejarah desa 7.Peta mobilitas 8.Diagram rutin harian
August 30, 2009

BBP2TP

9. Analisis kesejahteraan 10. Diagram alir 11.Diagram Venn 12.Peringkat pilihan 13. Peringkat berpasangan 14. Peringkat matrik
24

Tahapan PRA
• • • Mempersiapkan Tim PRA Pemilihan/penentuan wilayah perdesaan Melakukan Observasi/ Pengamatan lapangan  pemetaan wilayah: peta desa, potensi, lokasi usaha, pola tanam, transek, dll Focus Group Discussion/FGD
BBP2TP

August 30, 2009

25

Contoh:Peta desa

August 30, 2009

BBP2TP

26

Contoh: Potensi desa

August 30, 2009

BBP2TP

27

Contoh: Peta Jenis usaha (Enterprises map)

August 30, 2009

BBP2TP

28

Contoh: Peta transect

August 30, 2009

BBP2TP

29

Diagram Venn

August 30, 2009

BBP2TP

30

Diskusi Kelompok Terarah (FGD)
• • • • Anggota Grup 8 – 12 orang Beragam tapi tidak senjang Mewakili kondisi desa Jumlah grup diskusi per desa minimal 3 grup

August 30, 2009

BBP2TP

31

Diskusi Kelompok Terarah (FGD)
• • • • Perhatikan posisi tempat duduk Ciptakan raport Fokus pada topik Membuat resume kesepakatan

August 30, 2009

BBP2TP

32

Bagaimana Cara Mengolah dan Menganalisis Data Hasil PRA?
• Mengedit data, hilangkan pencilan data • Memilah data berdasarkan topik • Membuat tabel frekuensi • Interpretasi
August 30, 2009 BBP2TP 33

Bagaimana, Cara Memformulasikan Hasil Identifikasi?
• Buat sintesis dari data yang terkumpul • Susun secara sistematis menurut urutan prioritas • Susun intervensi inovasi teknologi yang diperlukan • Transformasikan ke dalam RUB
August 30, 2009 BBP2TP 34

• Memiliki potensi keuntungan relatif tinggi, • Sesuai dengan budaya setempat, • Tidak rumit, • Mudah dicoba dan mudah diamati • Memiliki dampak besar, • Kemungkinan berhasilnya tinggi, dan • Terbiayai
August 30, 2009 BBP2TP 35

Pertimbangkan Pemilihan Teknologi bagi Petani

Rachmat Hendayana HP. 08129471848 E-mail; erhaye@gmail.com Blog: http://menulisyu.wordpress.com

August 30, 2009

BBP2TP

36

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->