Anda di halaman 1dari 3

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Insecta (dalam bahasa latin, insecti = serangga). Banyak anggota hewan ini sering kita jumpai disekitar kita, misalnya kupu-kupu, nyamuk, lalat, lebah, semut, capung, jangkrik, belalang,dan lebah. Ciri khususnya adalah kakinya yang berjumlah enam buah. Karena itu pula sering juga disebut hexapoda. Insecta dapat hidup di bergagai habitat, yaitu air tawar, laut dan darat. Hewan ini merupakan satu-satunya kelompok invertebrata yang dapat terbang. Insecta ada yang hidup bebas dan ada yang sebagai parasit. Serangga merupakan makhluk hidup yang mendominasi bumi. Kurang lebih 1 juta spesies serangga telah dideskripsi (dikenal dalam ilmu pengetahuan), dan diperkirakan masih ada sekitar 10 juta spesies serangga yang belum dideskripsi.. Keanekaragaman yang tinggi dalam sifat-sifat morfologi, fisiologi dan perilaku adaptasi dalam lingkungannya, dan demikian banyak jenis serangga yang terdapat di muka bumi, menyebabkan banyak kajian ilmu pengetahuan, baik yang murni maupun terapan, menggunakan serangga sebagai model.(Tarumingkeng. 2001, dalam Ruslan. 2009). Tubuh Insecta dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu kaput, toraks, dan abdomen. Kaput memiliki organ yang berkembang baik, yaitu adanya sepasang antena, mata majemuk (mata faset), dan mata tunggal (oseli).Insecta memiliki organ perasa disebut palpus. Insecta yang memiliki sayap pada segmen kedua dan ketiga. Bagian abdomen Insecta tidak memiliki anggota tubuh. Pada abdomennya terdapat spirakel, yaitu lubang pernapasan yang menuju tabung trakea. Trakea merupakan alat pernapasan pada Insecta. Pada abdomen juga terdapat tubula malpighi, yaitu alat ekskresi yang melekat pada posterior saluran pencernaan.

Sering kita berfikir bagaimana serangga dapat melompat, terbang, berjalan, berlari, mendayung dan bagaimana pula sistem ekskresi dari serangga tersebut. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai sistem gerak dan ekskresi pada serangga tersebut maka perlu adanya pembahasan yang lebih mendalam, maka makalah ini dibuat untuk melengkapi informasi mengenai sistem gerak dan ekskresi pada serangga atau Insecta. B. Tujuan 1. Untuk mengetahui sistem gerak pada serangga 2. Untuk mengetahui sistem ekskresi pada serangga C. Rumusan Masalah Bagaimana sistem gerak serangga sehingga serangga dapat melompat, terbang, berjalan, berlari bahkan mendayung. Dan bagaimana sistem ekskresi dari serangga atau Insecta.

BAB II PEMBAHASAN

A. Sistem Gerak Serangga