Anda di halaman 1dari 26

MAKALAH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SELUK BELUK MIKROTIK

Dosen Pengampu :
Septia Lutfi

Disusun Oleh :
Lailatul Ainiyah 1102412055 Kurikulum dan Teknologi Pendidikan

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2013/2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul SELUK BELUK MIKROTIK tepat pada waktunya. Adapun maksud kami menyusun makalah ini adalah dalam rangka memenuhi tugas matakuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi. Di samping itu juga untuk menambah wawasan tentang Java yang saya sajikan berdasarkan informasi dari berbagai sumber, sehingga dapat membawa manfaat bagi kita semua.

Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu dibutuhkan saran dan kritik yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah yang saya buat Akhir kata, saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam pembuatan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT selalu meridhoi segala usaha kita. Amien.

Semarang, Desember 2013

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah

Di era modern seperti sekarang ini, manusia tidak terlepas dengan adanya teknologi. Teknologi sangat diperlukan untuk mempermudah pekerjaan kita dalam kehidupan sehari-hari yang memerlukan dukungan teknologi. Selain itu teknologi juga dapat diperlukan untuk kebutuhan berkomunikasi dengan orang lain, baik itu lokal maupun dalam jangka internasional. Seiring dengan berkembangnya zaman, banyak bermunculan teknologi-teknologi canggih yang diciptakan manusia. Seakan tidak surut oleh termakannya waktu, kreativitas selalu muncul untuk selalu menciptakan teknologi-teknologi terbaru yang belum pernah diciptakan sebelumnya. Dengan berbagai persaingan dalam menciptakan teknologi, tumbuhlah semangat untuk bersaing diantara penemu-penemu teknologi untuk menciptakan teknologiteknologi terbaru yang canggih dan berharap teknologi tersebut menjamur di pasar teknologi internasional. Mikrotik adalah salah satu vendor baik hardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam Mikrotik Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.

2. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan Mikrotik? 2. Bagaimana mengenai sejarah Mikrotik? 3. Apa saja sistem level lisensi pada Mikrotik? 4. Apa saja jenis-jenis Mikrotik? 5. Apa saja fitur-fitur yang dimiliki Mikrotik?

6. Apa perbedaan Router OS dan Router Board? 7. Bagaimana cara menginstal Mikrotik?

3. Tujuan Penelitian

1. Dapat mengetahui apa yang dimaksud Mikrotik 2. Dapat mengetahui sejarah mengenai Mikrotik 3. Dapat mengetahui berbagai macam sistem level lisensi pada Mikrotik 4. Dapat mengetahui jenis-jenis Mikrotik 5. Dapat mengetahui berbagai macam fitur-fitur yang terdapat pada Mikrotik 6. Dapat mengetahui perbedaan antara Router OS dan Router Board 7. Dapat mengetahui bagaimana cara menginstal Mikrotik

BAB II PEMBAHASAN

1.

Pengertian Mikrotik Mikrotik merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang

besar

(network

yang

kompleks,

routing

yang

rumit)

disarankan

untuk

mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

1)

Mikrotik RouterOS Sebuah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.

2)

Mikrotik Router Board Merupakan router embedded produk dari mikrotik. Routerboard seperti sebuah pc mini yang terintegrasi karena dalam satu board tertanam prosesor, ram, rom, dan memori flash. Routerboard menggunakan os RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth management, proxy server, dhcp, dns server dan bisa juga berfungsi sebagai hotspot server.

Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa berfungsi sebagai wifi. sebagai wifi access point, bridge, wds ataupun sebagai wifi client. seperti seri RB411, RB433, RB600. dan sebagian besar ISP wireless menggunakan routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai ap ataupun client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router tanpa tergantung pada PC lagi. karena semua fungsi pada router sudah ada dalam routerboard. Jika dibandingkan dengan pc yang diinstal routerOS, routerboard ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan hemat listrik karena hanya menggunakan adaptor. untuk digunakan di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan menggunakan PoE sebagai sumber arusnya.

2.

Sejarah Mikrotik

Tahun 1996 John dan Arnis mulai me-routing dunia (visi Mikrotik adalah merouting seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Molcova, tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia. Ketika saya menanyakan berapa jumlah pelanggan yang dilayaninya saat ini, Arnis menyebut antara 10 sampai 20 pelanggan saja, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Ini agak kontradiksi dengan informasi yang ada di web Mikrotik, bahwa mereka mempunyai 600 titik (pelanggan) wireless dan terbesar di dunia. Padahal dengan wireless di Jogja dan Bandung saja, kemungkinan besar mereka sudah kalah bersaing.

Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar empat ratusan pelanggannya. Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.

Ketika ditanya siapa saja pesaing Mikrotik, Arnis tersenyum dan enggan mengatakannya. Sewaktu saya simpulkan tidak ada pesaing, Arnis dengan sedikit tertawa menyebut satu nama yang memang sudah lumayan terkenal sebagai produsen perangkat keras khusus untuk teknologi W-LAN, yaitu Soekris dari Amerika. Tujuan utama mereka berdua adalah membangun software untuk routing, sementara kebutuhan akan perangkat keras juga terus berkembang, sehingga akhirnya mereka membuat berbagai macam perangkat keras yang berhubungan dengan software yang mereka kembangkan.

Semangat Mikrotik ini agak berbeda dari kebanyakan perusahaan sejenis di Amerika, karena mereka berkonsentrasi di pengembangan software lalu mencari solusi di hardware-nya dengan mengajak pihak ketiga untuk berkolaborasi. Dan kita dapat melihat ragam perangkat yang mereka tawarkan menjadi semakin banyak, mulai dari

perangkat yang bekerja di frekwensi 2,4GHz dan 5,8GHz sampai ke interface dan antena. Keahlian Mikrotik sebetulnya di perangkat lunak routernya, karena terlihat mereka berjualan perangkat W-LAN dengan antena omni yang sangat tidak dianjurkan pemakaiannya di dunia W-LAN, karena sangat sensitif terhadap gangguan dan interferensi. Walaupun punya tujuan yang sangat jelas, yaitu mendistribusikan sinyal ke segala arah sehingga merupakan solusi murah.

Kepopuleran Mikrotik menyebar juga ke Indonesia. Pertama kali masuk tahun 2001 ke Jogja melalui Citraweb oleh Valens Riyadi dan kawan-kawan, lalu meluas menjadi satu solusi murah untuk membangun ISP, terutama yang berbasis W-LAN. Kebetulan sekali, Jogja merupakan salah satu kota di Indonesia yang populasi pemakaian W-LAN-nya terbesar kalau dibandingkan luas daerahnya. Keberhasilan Mikrotik me-routing dunia merupakan satu contoh, bahwa kita semua mampu membantu calon pemakai Internet untuk masuk ke dunia maya, terutama membantu membangun infrastrukturnya.

3.

Sistem Level Lisensi Mikrotik Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut: 1) Level 0 (gratis) Tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan. 2) Level 1 (demo) Pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.

3)

Level 3 Pada level ini sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.

4)

Level 4 Pada level ini sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.

5)

Level 5 Pada level ini mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.

6)

Level 6 Pada level ini sudah mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.

4.

Jenis-Jenis Mikrotik 1) Mikrotik RouterOS. Adalah versi Mikrotik dalam bentuk perangkat lunak yang dapat diinstal pada komputer rumahan (PC) melalui CD. File image Mikrotik RouterOS dapat diunduh dari website resmi Mikrotik. Namun file image ini merupakan versi trial Mikrotik yang hanya dapat digunakan dalam waktu 24 jam saja. Untuk dapat menggunakannya secara full time, harus membeli lisensi Key dengan catatan satu lisensi key hanya untuk satu harddisk. 2) Built In Hardware Mikrotik Merupakan Mikrotik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang di dalamnya sudah terinstal Mikrotik RouterOS. Untuk versi ini, lisensi sudah termasuk dalam harga router board Mikrotik. Contoh Mikrotik dalam bentuk perangkat keras adalah RouterBoard 433 2 Access Point Indoor. Berikut spesifikasi dari RB 433.

5.

Fitur-Fitur Mikrotik Router OS Address List: Pengelompokan IP Address berdasarkan nama Asynchronous: Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports. Bonding: Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat. Bridge: Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling. Data Rate Management: QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer DHCP: Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases. Firewall dan NAT: Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS. Hotspot: Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS. IPSec: Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5 ISDN: mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol. M3P: MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet. MNDP: MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP). Monitoring / Accounting: Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP. NTP: Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.

Poin to Point Tunneling Protocol: PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.

Proxy: Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; static DNS.

Routing: Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4. SDSL: Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan. Simple Tunnel: Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP). SNMP: Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only. Synchronous: V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media ttypes; sync-PPP, Cisco HDLC; Frame Relay line protokol; ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.

Tool: Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update. UPnP: Mendukung antarmuka Universal Plug and Play. VLAN: Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging. VoIP: Mendukung aplikasi voice over IP. VRRP: Mendukung Virtual Router Redudant Protocol. WinBox: Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi MikroTik RouterOS.

Fitur Logging Pada Mikrotik: 1) Tab Action (/system logging action) Digunakan untuk pengaturan metode penyimpanan log. a. Tipe Disk Dengan tipe ini log akan disimpan dalam bentuk teks file dan akan disimpan pada storage system Router itu sendiri . Kita bisa melakukan pengaturan nama file log saat disimpan pada parameter File Name. Bisa

juga diatur berapa banyak baris log yang disimpan dalam setiap file nya,bisa diset pada parameter Lines Per file.

b.

Tipe Echo Dengan menggunakan tipe ini log dari Router akan ditampilkan pada New Terminal (winbox) atau pada saat kita remote menggunakan CLI (direct console).

c.

Tipe email Log akan dikirimkan ke email yang sudah kita tentukan. Agar bisa berfungsi maka sebelumnya kita harus melakukan setting smtp server yang akan kita gunakan di menu /tool email.

d.

Tipe Memory Log akan disimpan di dalam RAM Router dan bisa kita lihat pada menu Log . Karena hanya disimpan dalam RAM log ini akan terhapus / tidak bisa kita baca lagi setelah router reboot.

e.

Tipe Remote Log akan dikirimkan ke perangkat lain yang menjalankan syslog server. Kita tinggal menunjuk mesin yang menjalankan syslog server tersebut dengan mengisikan IP Address.

2)

Tab Rules (/system logging rules ) Pada tab rule ini kita bisa melakukan pengaturan topic atau service apa saja yang akan kita catat dalam log. Sehingga kita bisa mengamati sebuah proses atau service secara lebih spesifik. Ada banyak service didalam router kita dan dalam sebuah rules yang kita buat, kita bisa tentukan satu atau lebih topic yang akan kita catat dalam log. Topic !debug ini optional. Artinya tanpa topic !debug pun loging webproxy akan tetap berjalan. !debug digunakan agar tampilan log nya tidak terlalu mendetail. By default jika kita menentukan suatu topic logging, maka akan terdapat informasi detail proses yang terjadi pada mesin yang terkadang malah membingungkan. Contoh ketika melakukan logging topic webproxy (!debug)

dengan action remote sehingga log akan dikirimkan ke mesin (PC) yang menjalankan syslog server (172.16.1.254) dengan aplikasi syslog sederhana dari Mikrotik untuk Windows bernama MTSyslog. Dengan menggunakan fungsi logging ini kita tidak perlu melakukan pengamatan proses yang terjadi pada router secara terus menerus setiap saat. Kita cukup melihat hasil catatan (log) proses yang sudah ada untuk mengetahui apa saja yang terjadi selama anda tidak mengamati router langsung.

Fitur Hotspot Mikrotik: 1) Limitasi Dengan menggunakan hotspot server di jaringan anda, anda nanti bisa melakukan limitasi berdasarkan berapa lama user akses jaringan (uptime), kecepatan akses (data rate), banyak data yang sudah digunakan (quota based), bahkan kebijakan policy firewall. Limitasi ini bisa diterapkan per user atau mungkin per group dari jaringan anda.

2)

Plug n Play Connectivity Apakah anda pernah mengalami repotnya merubah-rubah IP setiap terkoneksi ke jaringan wireless orang lain? Atau mungkin ada kasus di perangkat User memiliki security yang mengakibatkan user tersebut tidak diijinkan merubah-rubah IP pada perangkatnya? Dengan menggunakan Hotspot Server, anda tidak perlu mengkhawatirkan hal itu lagi. User bisa menggunakan sembarang IP statik di perangkatnya atau DHCP, nanti secara otomatis Hotspot server akan melakukan one to one nat agar client tersebut bisa akses ke jaringan kita.

3)

Bypass Normalnya, semua koneksi dari berbagai perangkat yang ada dijaringan Hotspot kita akan diblock sebelum melakukan login / autentikasi ke hotspot server. Tetapi tidak semua perangkat bisa melakukan sistem autentikasi tersebut, misalnya : Printer server, IP Cam, VoIP server dan sebagainya. Atau ada user VIP yang memang istimewa tidak perlu melakukan login. Untuk perangkat-perangkat yang ingin anda bypass , tidak perlu melakukan login untuk akses ke jaringan, anda bisa menggunakan fitur yang namanya IP Binding. Atau bisa juga anda

mempunyai kebijakan, untuk mengakses resource di jaringan lokal anda sendiri (halaman web perusahaan / web server, mail server, file server dan sebagainya) tidak perlu melakukan login. Tetapi pada saat user ingin akses ke internet (misalnya browsing ke yahoo, facebook dan sebagainya) baru anda minta user tersebut untuk melakukan login. Fitur yang bisa anda gunakan untuk hal tersebut dinamakan Walled Garden

4)

Advertisement Dengan menggunakan fitur advertisement pada Hotspot server, anda bisa menampilkan popup halaman sebuah web ke user anda dan popup-popup yang akan muncul bisa anda atur intervalnya.

5)

Trial User Mungkin bagi anda yang berkecimpung di dunia jasa layanan internet, ingin memberikan masa trial / uji coba ke calon pelanggan anda, dengan tujuan meyakinkan kualitas jaringan. Di Hotspot server ini terdapat fungsi trial yang memungkinkan user tidak perlu melakukan login sampai batas waktu yang ditentukan. Setelah itu baru user diwajibkan untuk melakukan login. Biasanya dilapangan fungsi trial ini dikombinasikan dengan fungsi advertisement sebelumnya untuk membuat ajang promosi didalam layanan jasa internet.

6)

Voucher Sudah pernah membeli voucher pulsa GSM? atau mungkin layanan internet di hotel-hotel yang mengharuskan kita meminta voucher di petugas

di Hotspot Mikrotik, anda juga bisa membuat sistem voucher prabayar untuk calon pelanggan jasa internet anda. Anda tentukan harga dan jenis / detil limitasinya, nanti setiap ada calon pelanggan yang datang anda tinggal generate voucher yang akan berisi custom username dan password.

6.

Kelebihan dan Kekurangan Router OS dibanding Router board Kelebihan: 1. Spek komputer yang digunakan untuk instal Mikrotik RouterOS bisa lebih tinggi daripada spek Router board 2. Memory (RAM) bisa ditambah dengan mudah

3. 4.

Ruang penyimpanan hardisk bisa diatur besarnya sesuai keinginan Penggunaan Web Proxy Internal lebih lega karena Main Storage besar (tergantung kapasitas hardisknya)

5.

Kalau ada kerusakan di hardware lebih mudah mengantinya dan juga bisa ganti lisensi Mikrotik RouterOS walau menggunakan PC yang sama

6.

Cocok sebagai router yang beban kerjanya lumayan berat yang menangani banyak client dalam satu waktu

Kekurangan: 1. 2. 3. Jumlah port jaringan yang terbatas Tidak hemat listrik karena menggunakan PC Terkadang kesulitan mementukan kartu jaringan yang di support oleh Mikrotik RouterOS

Untuk Installasi Mikrotik RouterOS di PC ada 2, yaitu instal langsung pada PC tanpa DOM lalu beli lisensinya saja, kedua membeli DOM (Disk on Modul) sebagai pengganti harddisk yang berisikan mikrotik. Sebaiknya tidak menggunakan Mikrotik RouterOS versi craked karena kemungkinan telah disisipkan virus (malware). Nah, sekarang bagaimana dengan kelebihan dan kekurangan router board : Kelebihan Router board dibandingkan Router OS 1. Lebih hemat biaya, karena harga lisensi router board jauh lebih murah di banding router OS (yang selevel) 2. 3. 4. Lebih hemat listrik, contoh RB750 konsumsilistrik hanya 2.5 watt saja. Tidak ribet instal, cukup nyalakan setting maka router sudah bisa digunakan. Cocok sebagai router yang beban kerjanya kecil hingga menengah, untuk yang berat bisa membeli routerboad spek tinggi tentu dengan harga yang tinggi juga

Kekurangan Router board di bandingkan Router OS 1. 2. 3. Spek hardwarenya terbatas (CPU, Main Storage/NAND,RAM) Kurang bagus bila digunakan sebagai Web Proxy Internal Bila ada kerusakan di hardware yang tidak parah masih bisa di perbaiki tapi kalau parah terpaksa beli yang baru dan Tidak bisa upgarde hardware.

Itulah keuntungan dan kerugian Mikrotik RouterOS dan Routerboard, tergantung situasi dan kondisi mana yang terbaik di gunakan. Semoga bermanfaat.

7.

Cara Menginstal Mikrotik Langkah-Langkah Menginstalasi Mikrotik MikroTik RouterOS adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless. Langkah setting Mikrotik 1. 2. Buka Winbox Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP misalnya 192.168.1.254 dengan Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil Klik IP > ADDRESS Ini adalah tampilan dari address Kemudian masukkan IP public (dari ISP) Ini daftar IP pada 2 ethernet Setting Gateway, IP > Routes Masukkan IP GATEWAY (dari ISP) Hasil ROUTING Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP) Kemudian klik Apply dan OK Setting MASQUERADE Klik IP > Firewall Kemudian pilih NAT

3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

12. 13. 14.

15.

Pada tab General pada Chain pilih srcnat pada Out. Interface pilih ether1 pada tab Action pilih masquerade Kemudian klik Apply dan OK

Step by Step Dial Up (PPPoE) Speedy dengan Winbox Mikrotik Mikrotik punya kelebihan sendiri dalam hal dialup internet. Fasilitas PPPoEnya telah dikemas dengan sangat kompak sehingga proses setting bisa dilakukan dengan cepat. Disamping itu proses dialup nya sendiri juga sangat cepat. Paling tidak jika dibandingkan dengan Dialup dari Windows (paling lambat) bahkan dari modem sendiri. PERSIAPAN Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah. Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1). Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.Jika semua sudah siap, 1. Pertama kali, Anda perlu mempersiapkan modem terlebih dahulu. Set fungsi modem sebagai bridge, bukan sebagai PPPoE Dialer. Saya pernah pake modem Articonet ACN-100R dan TP-Link TD8117 Cara settingnya kurang lebih sama. Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1) 2. Buka Winbox, kita akan mulai setting PPPoE-Client mikrotik. Login ke Winbox, masukkan ip address Anda, dalam hal ini IP mikrotik dari LAN. Dalam contoh saya memakai 192.168.30.1. Masukkan juga username dan password. Dari tampilan utama, pilih menu PPP untuk mengakses halaman berikut Klik tanda + untuk menambahkan PPPoE Client dari box PPP, kemudian pilih menu PPPoE Client

Maka akan muncul box New Interface, kemudian pada tab General di field Name kita beri nama

koneksi PPPoE tersebut dalam artikel ini menggunakan nama pppoespeedy. Pilih interface yang Anda gunakan. Interface ini adalah Ethernet yang tersambung ke modem ADSL. Dalam contoh kasus di sini, saya pilih ethernet dengen IP 192.168.1.103.

Tetap dalam New Interface, pilih tab Dial Out. Masukkan username dan password account speedy. Biarkan setting lainnya dalam keadaan default. Pastikan Anda mencontreng pilihan Add Default Route di bawah ini. Klik OK untuk mengaktifkan setting yang baru kita buat. Selanjutnya diamkan sejenak dan tunggu Mikrotik tugasnya melakukan untuk dial ke speedy. Jika setting kita sudah benar makan muncul hasil setup kita sebelumnya. Jika kita perhatikan, kolom uptime akan berjalan dan menghitung durasi koneksi speedy. Untuk melakukan cek, silakan pilih Tools > Ping, masukkan alamat yang akan diping. Di sini saya masukkan alamat web ini, www.guntingbatukertas.com. Hasilnya tampak seperti berikut. setting ip address network setting di windows. 3. Tinggal mengarahkan IP Gateway komputer klien ke router mikrotik ini. Akhirnya ping dari sisi klien untuk memastikan koneksi berjalan lancar. Winbox adalah utility untuk melakukan remote GUI ke Router Mikrotik melalui operating system windows. berikut tampilan dari winbox Semua fungsi antarmuka Winbox sedekat mungkin dengan fungsi Console: semua fungsi Winbox persis dalam hierarki yang sama di Terminal Konsol dan sebaliknya (kecuali fungsi-fungsi yang tidak diimplementasikan dalam Winbox). Itu sebabnya tidak ada Winbox bagian dalam manual. - Tombol Menemukan dan menunjukkan MNDP (MikroTik Neighbor Discovery Protocol) atau CDP (Cisco Discovery Protocol) perangkat.

- Tombol Connect Log on ke router dengan alamat IP tertentu (dan nomor port jika Anda telah berubah dari nilai default 80) atau MAC Address (jika router di subnet yang sama), nama pengguna, dan sandi. - Tombol Save

Menyimpan sesi saat ini ke dalam daftar (untuk menjalankannya, cukup klik ganda pada item). - Tombol Remove Memindahkan item yang dipilih dari daftar. - Tombol Tools Menghapus semua item dari daftar, membersihkan cache pada disk lokal, impor wbx alamat dari file atau ekspor mereka untuk wbx file. - Secure Mode Menyediakan privasi dan integritas data antara RouterOS Winbox dan melalui TLS (Transport Layer Security) protokol. - Keep Password Menyimpan password sebagai teks biasa pada hard drive lokal. Peringatan: menyimpan password dalam teks biasa memungkinkan siapa pun dengan akses ke file Anda untuk membaca password dari sana. Setelah login ke router Anda dapat bekerja dengan router MikroTik konfigurasi melalui Winbox konsol dan melakukan tugas yang sama dengan menggunakan konsol biasa.

Mikrotik Load Balancing Konsep awal : Di beberapa daerah, model internet seperti ini adalah bentuk yang paling ekonomis dan paling memadai, karena dibeberapa daerah tidak mungkin untuk menggunakan jenis koneksi internet lain, karena cost yang akan di keluarkan untuk biaya operasional akan menjadi sangat besar. Contoh topologi yang tidak di gabung :

Ini adalah contoh topologi yang tidak di gabung. Di perusahaan ini menerapkan 3 koneksi internet, dengan 3 modem yang berbeda, akan tetapi mereka di pecah, seakan2 mereka mempunyai 3 gerbang internet yang berbeda. Dengan topologi seperti ini, load internet tidak akan tergabung.

Model seperti ini kurang ideal untuk disebutkan sebagai load balancing. Load BalancingTopologi load balancing : Dengan topologi seperti diatas, maka terjadi yang namanya Load Balancing. Jadi pada site ini, akan menggunakan 3 koneksi internet (baik itu dari ISP yang sama maupun yg berbeda) dan juga baik itu menggunakan jenis koneksi yg sama maupun yg berbeda (wireless, adsl, dialup). Dan semua client yang ada di jaringan, akan memiliki satu gateway, dan gateway itu yang akan menentukan packetnya akan lewat ISP yang mana. Konsep LoadBalancing (di Mikrotik)

1. Paket data masuk dari interface network

2. Paket data akan di berikan tanda pemisah (mangle). MIsalnya di bagi jadi 3 group. : paket 1 masuk group 1, paket 2 masuk group 2, paket 3 masuk group 3, paket 4 masuk group 1, paket 5 masuk group 2, paket 6 masuk group 3, dsb 3. Setelah paket di pisahkan, kita atur NATnya a. group 1, maka akan keluar melalui interface 1, b. group 2 akan keluar melalui interface 2, c. group 3 akan keluar melalui interface 3. 4. Begitu juga dengan routingnya. Konfigurasi Load Balancing Topologi lengkap : Preparation 1. Configure modem-modem yg ada dengan IP management seperti yang ada di topologi Modem hijau : 192.168.10.2 / 24 Modem biru : 192.168.20.2 / 24 Modem merah : 192.168.30.2 / 24

2. Configure PC Workstation yang ada di dalam jaringan dengan IP sebagai berikut : IP : 192.168.1.x ( x, dari 2 254, karena 1 untuk gateway) Netmask : 255.255.255.0 Gateway : 192.168.1.1 Set IP Address Interface Mikrotik (IP > Address) 3. Konfigurasi IP address mikrotik dengan IP sebagai berikut :

Ether1 : 192.168.1.1 /24 Ether2 : 192.168.10.1/24 (interface ke modem hijau) Ether3 : 192.168.20.1/24 (interface ke modem biru) Ether4 : 192.168.30.1/24 (interface ke modem merah)

Setelah melakukan konfigurasi IP Address pada mikrotik, cek kembali konektifitas antara modem dengan mikrotik. ping 192.168.10.2 ping 192.168.20.2 ping 192.168.30.2 Mangling (IP > Firewall > Mangle) Mangle ada proses pemisahan. Pada proses mangle, sebenarnya tidak terjadi perubahan apa-apa pada paket atau data yang akan kita kirimkan, tapi pada proses ini paket hanya di berikan tanda. Connection Mark Pertama kita akan lakukan connection mark. 1. General Add chain : prerouting In Interface : Eth 1 (interface jaringan local) Connection State : new 2. Extra - nth Nth a. Every : 3

b. Packet : 1

Note : Bagian Nth ini yang menentukan apakah paket akan masuk ke group 1, group 2 atau group 3. Untuk 3 line, maka nanti akan di buat 3 rule dengan Nth 31, 32 dan 33. 3. Action Action : mark connection New Connection mark : conn_1 Passtrough : yes

Note : Pada bagian ini kita akan memberi nama koneksi kita. Conn_1 adalah koneksi pertama, Conn_2, untuk koneksi kedua, dan Conn_3 untuk koneksi ke 3. Note : Lakukan connection marking ini sebanyak 3 kali, masing2 dengan NTH 31, 32 dan 33, dengan nama Conn_1, Conn_2 dan Conn_3 Route Mark 4. General Add chain : prerouting In Interface : Eth 1 (interface jaringan local) Connection mark : conn_1 5. Action Action : mark routing New Connection mark : route_1 Passtrough : no Note : Pada bagian ini kita akan memberi nama pada routing kita. route_1 adalah route pertama, route_2, untuk route kedua, dan route_3 untuk routing ke 3.

Note : Lakukan routing marking ini sebanyak 3 kali, masing2 untuk Conn_1, Conn_2 dan Conn_3, dengan nama route_1, route_2 dan route_3 NAT (IP > Firewall > NAT)

NAT, Network Address Translation, adalah suatu proses perubahan pengalamatan. Ada beberapa jenis NAT, yang akan digunakan pada proses ini adalah src-nat (source nat). Src-nat adalah perubahan pada bagian source dari suatu paket. 1. General Chain : src nat In Interface : Eth 1 (interface jaringan local) Connection mark : conn_1

2. Action Action : src nat To address : 192.168.10.1

Note : Lakukan src-nat ini sebanyak 3 kali dengan rule sebagai berikut : Conn_1 == > 192.168.10.1 Conn_2 == > 192.168.20.1 Conn_3 == > 192.168.30.1

Routing Policy (IP > Route) Routing policy adalah bagian pengaturan routing. Pada bagian ini diatur gateway atau jalur keluar untuk setiap group

1. General gateway : 192.168.10.2 Routing mark : route_1

Note : Lakukan src-nat ini sebanyak 4 kali dengan rule sebagai berikut : route_1 == > 192.168.10.2 route_2 == > 192.168.20.2 route_3 == > 192.168.30.2 default == > 192.168.10.2

BAB III PENUTUPAN

1.

Kesimpulan Teknologi internet telah menyediakan berbagai faslitas seperti, e-mail, www(untuk browsing), chatting, facebook, twitter dan blog, dll. Perkembangan

blog pun semakin cepat terbukti dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan blog sebagai media informasi dunia maya. Sekarang telah terdapat jutaan blog dengan pertumbuhan yang sangat signifikan. Penggunaan internet merupakan suatu hal yang tidak mengherankankan dan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia karena internet yang sangat menunjang kebutuhan manusia. Mikrotik RouterOS adalah sebuah mesin linux yang dirancang secara khusus untuk keperluan networking. Mikrotik ini begitu menarik saat ini, karena dengan fiturnya yang begitu lengkap serta kemudahan dalam penggunaanya dan juga harganya relatif lebih murah. Jika kita sudah memahami konsep jaringan dengan baik maka akan begitu mudah menerapkan di MikroTik dengan tool GUI-nya (winbox), sehingga kita tak perlu menghafal command untuk melakukan setting atau pengaturannya. Untuk negara berkembang, solusi MikroTik sangat membantu ISP atau perusahaan-perusahaan kecil yang ingin bergabung dengan internet. Walaupun sudah banyak tersedia perangkat router mini semacam NAT. MikroTik merupakan solusi terbaik dalam beberapa kondisi penggunaan komputer dan perangkat lunak. Mikrotik bisa disebut juga adalah salah satu distro linux yang berguna untuk jaringan komputer karena mikrotik sangat tangguh dalam masalah jaringan.

2.

Saran

Dalam pembuatan makalah ini, saya merasa ada banyak kekurangan baik itu dari segi penulisan, tata letak penyajian maupun kosa kata yang mungkin agak kurang proporsional. Untuk itu bagi yang membaca makalah saya ini, bila anda menemui suatu kejanggalan, kekurangan atau sesuatu hal yang kurang pas saya mohon untuk memberi saran atau masukan yang membangun dan bermanfaat dari anda sekalian. Saran dari anda yang membaca makalah ini sangat bermanfaat dan dapat membantu menyempurnakan makalah yang kurang sempurna ini.

SUMBER
Agung, Rizky. 2013. Apa itu Mikrotik? Pengertian Mikrotik & Penjelasannya. http://mikrotikindo.blogspot.com/2013/02/apa-itu-mikrotik-pengertian-mikrotik.html Alvina. 2013. Jenis-Jenis Mikrotik. http://alhafidh93rarakibuel404.blogspot.com/2012/05/jenis-jenis-mikrotik.html Anonim. 2011. Mikrotik & Fungsinya. http://pdmkebumen.blogspot.com/2011/02/mikrotik-fungsinya.html Donny, Ery. 2013. Fungsi Mikrotik. http://erydonnypasaribu.blogspot.com/2013/05/fungsi-mikrotik-dan-fundamental.html

Nur Khana, Ika. 2011. Sejarah Mikrotik. http://ikha-khana.blogspot.com/2012/10/sejarahmikrotik.html Gumilar, Yaser. 2013. Fitur-Fitur Dalam Mikrotik. http://yasermydocument.blogspot.com/2012/01/fitur-fitur-dalam-mikrotik.html Hermansyah. 2012. Jenis-Jenis Mikrotik. http://herman20tkj1.blogspot.com/2012/06/jenisjenis-mikrotik.html http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=49