Anda di halaman 1dari 6

1/1/2013

Management Proyek Sistem Informasi


UTS

Fajar Rohman Hariri 12.52.0371

MTI AMIKOM YOGYAKARTA

2013

1. Based on the information provided in this case, develop a Work Breakdown Schedule for Ron s project.
Tanggal Mulai Tanggal Selesai

Nama Kegiatan 1. Administratif Persiapan dan Kesepakatan Analisis Sistem Pembentukan Tim Analisis sistem Ketua tim Penyerahan Skedul Kerja Ketua tim Kepala seksi perencanaan Presentasi Anggaran dan Rencana Kerja Ketua tim Analisis sisem Pembahasan Prototipe sistem Perancang sistem Ketua tim Perancangan desain rinci Perancang sistem Ketua tim Penyampaian Laporan Awal 2. Identifikasi dan Analisis Pengamatan sistem Analisa kebutuhan sistem Perancangan kebutuhan sistem Penulisan laporan 3. Perancangan Awal oleh Tim Inti Penggabungan Laporan Ketua tim Perancangan sistem secara keseluruhan Kepala perencanaan Analis sistem 4. Perancangan Modul Perancangan menu Perancang sistem

Durasi

5.

6.

7.

8.

9.

Perancangan Tampilan Perancang sistem Perancangan Tingkatan User Perancang sistem Uji Coba Rancangan Awal Perancang sistem Penyesuaian Rancangan Awal Perancang sistem Perancangan Teknis Hardware Perancang sistem Perancangan Konfigurasi Jaringan Perancang sistem Perancangan Basis Data Perancangan Basis Data Stakeholder yang bersangkutan Uji Coba Basis Data Pembuatan Laporan Rancangan Perancangan Web Perancangan Halaman Web Web designer Perancangan Modul Informasi Web designer Uji Coba Modul2 Uji Jaringan(kabel dan Nirkabel) Uji Keamanan Uji Sistem Programer Pelatihan dan Penyesuaian Pelatihan Per Bagian Programmer Analisis sistem Perancang sistem Uji Coba Tahap Akhir Pembuatan Buku Panduan dan Laporan Analisis sistem Programmer Ketua tim Serah Terima Proyek

Ketua tim Penyelesaian Administrasi Akhir Ketua tim Pelunasan Proyek Perancang sistem Ketua tim Analisis sistem

2. Identify the risks associated with this project and propose response plans
NO RESIKO 1 Kurang jelasnya struktur organisasi bisa membuat ketidak jelasan tanggung jawab. 2 Pembagian kerja belum jelas, pekerjaan diambil dan dikerjakan berdasarkan suka rela 3 Integrasi antar departemen sulit untuk dilakukan karena kurangnya komunikasi antar departemen, masing-masing departemen mempunyai cara sendiri untuk berkomunikasi. 4 Tiap-tiap departemen memprioritaskan pekerjaannya masing-masing yang bersangkutan dengan departemenya, tidak memprioritaskan pekerjaan yang menyangkut project yang sedang dikerjakan. Sehingga akan menghambat terselesainya pekerjaan Tidak adanya dokumentasi yang kuat, dan setiap departemen menggunakan mekanisme sendiri - sendiri. Membuat kurang terintegrasinya dokumentasi satu aktivitas dengan aktivitas yang lainnya RENCANA TANGGAP Membuat struktur organisasi project dan juga rincian tugas masing-masng. Membuat kontrak kerja dan pembagian tugas serta tanggung jawab yang jelas. Membuat sebuah cara komunikasi yang bisa digunakan oleh semua departemen, sehingga jika sebuah departemen membutuhkan sesuatu dari departemen yang lainnya, bisa terintegrasi dengan baik. Melakukan koordinasi ulang untuk membentuk sebuah team yang mempunyai kontrak kerja yang jelas yang akan memprioritaskan pekerjaan proyek

Sistem dibangun berdasarkan hasil analisa team, tidak melibatkan user. Sehingga sangat dimungkinkan user kurang familiar dengan sistem yang dibentuk.

Kurangnya

sumber

daya

untuk

Menyeragamkan model-model komunikasi yang digunakan oleh setiap departemen dalam mengembangkan proyek, sehingga integrasi satu departemen dengan departemen yang lainnya bisa optimal. Sehingga dokumentasi bisa tercipta dengan baik Melakukan survey dan wawancara kepada user sistem, untuk mendapatkan apa yang seharusnya ada dan fitur-fitur apa saja yang tidak dibutuhkan oleh pengguna, sehingga sistem ini benar-benar berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan user. Menambah sember daya yang

mengembangkan sitem, sehingga beresiko terjadi keterlambatan Sistem tidak ada jadwal, sehingga memungkinkan sistem sangat tidak beraturan pengerjaannya

diperlukan agar proyek selesai sesuai dengan jadwal Pembuatan jadwal project, sehingga untuk setiap langkah pembangunan project bisa selesai

3. What are the key success factors of this project?


Faktor-faktor yang menentukan kesuksesan project ini: a. Struktur organisasi yang jelas. Struktur organisasi yang jelas akan membuat pelaksanaan project tiket ini bisa lebih teratur, karena apa yang harus dilakukan dan tanggung jawab setiap orang jelas. b. Penjadwalan project yang jelas. Penjadwalan proyek yang jelas dan bagus, akan membuat project bisa berjalan dengan baik dan teratur/tidak semaunya sendiri, dan selesainya project bisa diperkirakan. c. Kedisiplinan Kunci sukses lainnya adalah kedisiplinan, setiap anggota tim haruslah disiplin, setiap pekerjaan arus dikerjakan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. d. Komunikasi tim Komunikasi antar divisi dan antar anggota tim sangat mempengaruhi kesuksesan poyek ini . e. Keterlibatan pengguna Keterlibatan pengguna akan membuat sistem yang dibuat bisa bekerja lebih baik, karena penggunalah yang akan memakai sistem tersebut, jadi dalam perancangan sistem, peran user sangat diperlukan. f. Dukungan eksekutif manajemen Kinerja tim tidak aka nada haslnya apabila tidak adanya dukungan dari eksekutif management. g. Tujuan bisnis yang jelas Tujuan bisnis yang jelas akan membuat pekerjaan tim / projek yang dijalankan jelas. h. Manajer proyek yang berpengalaman Manager project yang berpengalaman akan mampu mengkoordinasikan dan memimpin anggota tim yang lain, sehingga proses pengerjaan proyek bisa baik. i. Ruang lingkup yang jelas Ruang lingkup dibutuhakan supaya proses pembangunan sistem tidak melebar kemanamana. j. Perancangan dan proses yang matang Perncangan proses yang matang akan memudahkan dalam proses pembangunan project tiket ini. k. SDM yang professional SDM yang professional akan membuat proses pembangunan proyek ini berjalan lebih baik. l. Metodologi yang digunakan

Pembangunan proyek ini harus menggunakan metodologi yang jelas, supaya pembangunan proyek ini lebih terarah. m. Manajemen keuangan Banyaknya kebutuhan dalam pembangunan proyek ini, harus diimbangi dengan keuangan yang kuat. n. Sarana dan prasarana yang memenuhi standar Dalam pembangunan proyek ini, agar pengerjaan berjalan lancar, sarana dan prasarana yang ada harus sesuai.

4. Propose project management methodology that is appropriate for a project of this nature.
Berikut ini adalah urutan tahapan yang harus dilalui dalam manajemen proyek sejak dimulai sampai selesai:

Tahap Perencanaan Perencanaan meliputi perancangan susunan tim, perencanaan jadwal, penyusunan WBS, dll Tahap Analisa Pada tahap ini dilakukan analisa kebutuhan dari sistem ticketing yang akan dibuat, dengan melihat sistem yang berjalan, informasi gathering dilakukan dengan cara observasi dan wawacara terhadap para user / stakeholder yang terlibat. Sehingga bisa menentukan kebutuhan sistem dan juga kebutuhan pengguna. Tahap Desain Dari tahapan analisa, dibuatlah desain sistem, desain database, desain jaringan, dll untuk membangun sistem ticketing ini. Tahap Konstruksi Pada tahapan ini, rancangan yang sudah ada diimplementasikan, dibangun menjadi sebuah sistem. Tahap Implementasi Setelah tahap konstruksi, maka sistem tiketing yang sudah jadi akan diimplementasikan setelah sebelumnya dilakukan testing terlebih dahulu. Tahap Maintenance Selama sistem dipakai, akan ters dilakukan monitoring dan juga perawatan.