Anda di halaman 1dari 13

Review Article Diabetic Retinopathy: Clinical Findings and Management K Viswanath MS DO MSc Head of the Department of Ophthalmology Osmania

Medical College Deputy Medical Superintendent Regional Institute of Ophthalmology Sarojini De i !ye Hospital Hydera"ad # $%% %&' (ndhra )radesh India D D Murray Mc*a in MD +RCS!d +RCOphth !ditor, -ournal of Community !ye Health Medical Director International Resource Centre International Centre for !ye Health .ondon School of Hygiene and /ropical Medicine, Keppel Street .ondon 0C1! 2H/ 3K

Diabetes Mellitus Dia"etes mellitus adalah 4elainan meta"oli4 terjadinya 4egagalan untu4 memanfaat4an glu4osa sehingga terjadi 4eadaan hipergli4emia5 -i4a hipergli4emia "erlanjut ta4 ter4endali dari wa4tu 4e wa4tu, hal ini a4an menye"a"4an peru"ahan patologis yang signifi4an dan sema4in meluas, termasu4 4eterli"atan retina, ota4 dan ginjal5 Di negara6negara industri, se4itar 17 dari populasi menderita dia"etes, dan setida4nya 17 lainnya adalah penderita dia"etes ta4 terdiagnosis5 Dia"etes Mellitus /ergantung Insulin 8IDDM9, terdapat se4itar 1%61$7 4asus, sisanya merupa4an onset dewasa atau Dia"etes Mellitus /a4 /ergantung Insulin 8:IDDM95 Dia"etes mellitus merupa4an masalah 4esehatan masyara4at internasional dengan per4iraan pre alensi "er4isar antara &,%7 sampai 11,27 pada populasi yang diteliti di seluruh dunia5

Prevalensi Retinopati Diabetik Retinopati dia"etic sema4in menjadi penye"a" utama 4e"utaan di seluruh dunia pada 4elompo4 usia &%6;% tahun5 Hilangnya produ4ti itas dan 4ualitas hidup untu4 pasien dengan retinopati dia"eti4 a4an menye"a"4an "e"an sosial6e4onomi tam"ahan terhadap masyara4at5 Retinopati Dia"eti4 merupa4an penye"a" 4e"utaan pada se4itar &,$ juta dari diper4ira4an $% juta orang "uta di dunia5 :amun, retinopati dia"eti4, se"agai menye"a"4an 4e"utaan, 4urang umum di India sesuai dengan studi "er"asis populasi5 Studi "aru6"aru ini pasien dia"etes di )a4istan menunju44an "ahwa 4atara4 dan 4esalahan refra4si ta4 ter4ore4si adalah penye"a" yang le"ih umum dari gangguan penglihatan daripada retinopati5 VISIO: &%&% proto4ol proye4 retinopati dia"etes dan glau4oma se"agai <muncul< penye"a" 4e"utaan di negara "er4em"ang5

Studi pidemiologi pada Retinopati Diabetik Studi epidemiologis seperti Studi !pidemiologi4al 0isconsin pada Retinopati Dia"eti4, Studi Retinopati Dia"eti4 8DRS9, Studi )engo"atan (wal Retinopati Dia"eti4 8!/DRS9, Dia"etes Kontrol and Kompli4asi /rial 8DCC/9, Studi Vitre4tomi Retinopati Dia"eti4 8DRVS9, dan Sur ei Dia"eti4 )rospe4tif 3K telah mem"entu4 "er"agai fa4tor risi4o dan mem"eri4an pedoman untu4 pengelolaan retinopati dia"eti45

Faktor Risiko !mum Retinopati Diabetik 15 /ipe Dia"etes dan Durasi nya5 /a"el 1 dan & menunju44an hu"ungan antara jenis, durasi dia"etes mellitus dan retinopati5 &5 )engendalian Dia"etes Mellitus5 Dia"etes Kontrol and Kompli4asi /rial 8DCC/9 telah menunju44an "ahwa dalam dia"etes mellitus tergantung insulin /ipe 1 8IDDM9, 4ontrol yang "ai4 dari status meta"olisme a4an mengurangi risi4o per4em"angan retinopati dia"etes dan penundaan terjadinya retinopati pada pasien yang tida4 memili4i peru"ahan retina pada saat presentasi5 Sur ei Dia"eti4 )rospe4tif 3K 83K)DS9 telah meng4onfirmasi "ahwa 4adar gli4emi4 yang ter4ontrol pada dia"etes

mellitus ta4 tergantung insulin /ipe & juga "ermanfaat dan menundaan terjadinya retinopati5 =5 Hipertensi5 .aporan telah menunju44an "ahwa te4anan darah diastoli4 tinggi indi idu muda dan te4anan darah sistoli4 tinggi pada orang tua "ias memper"uru4 retinopati5 >5 Kehamilan pada wanita dapat di4ait4an dengan per"uru4an dari retinopati5 $5 Hiperlipidemia5 ?e"erapa studi telah menunju44an "ahwa ting4at serum 4olesterol dan atau trigliserida yang tinggi merupa4an fa4tor risi4o yang signifi4an untu4 retinopati5 :amun, "elum jelas ter"u4ti "ahwa terapi untu4 mengurangi lipid serum mempengaruhi retinopati apapun5 Mero4o4 mung4in atau mung4in tida4 menjadi risi4o tam"ahan se"agaimana efe4nya pada penya4it 4ardio as4ular yang telah di"u4ti4an5 ;5 3mur5 )ada dia"etes onset muda, retinopati dia"eti4 jarang se"elum usia 1= tahun5 Masa pu"ertas dapat mempengaruhi retinopati # mes4ipun durasi dia"etes adalah fa4tor yang signifi4an5 )ada orang dengan dia"etes onset le"ih tua ada pening4atan fre4uensi retinopati pada mere4a yang le"ih muda dari $% tahun5 25 !tnis5 ?er"agai desain studi mem"uat per"andingan menjadi sulit, tetapi (fro(merican 4ulit hitam memili4i ang4a retinopati le"ih tinggi dari 4ulit putih5

/a"el 1@ Retinopati (papun 8Viswanath K, unpu"lished data9 A& tahun &7 1%7 B1$ tahun C$7 $'7

IDDM :IDDM

/a"el &@ )roliferatif Retinopati 8Viswanath K, unpu"lished data9 A> tahun %7 =7 B1$ tahun &;7 >7

IDDM :IDDM

"ipe #linis Retinopati Diabetik Klasifi4asi Klinis adalah se"agai "eri4ut@

:on6proliferatif retinopati dia"eti4 )roliferati e retinopati dia"etic

:on6proliferatif Retinopati Dia"eti4 8:)DR9 .esi di retina pada tahap ini "erada dalam retina dan termasu4 mi4ro6aneurisma, perdarahan 4ecil <dot and "lot< , perdarahan <splinter<, 4elainan intraretinal mi4ro as4uler 8IRM(9 dan <cotton wool< spots5 /emuan lesi pada "er"agai derajat menentu4an apa4ah :)DR adalah <ringan<, <sedang<, <"erat< dan <sangat "erat<5 15 Retinopati Dia"eti4 :on6)roliferatif Ringan Setida4nya satu mi4roaneurisma, dan juga dot, "lot atau pendarahan flame6shaped dalam 4eempat 4uadran fundus5 &5 Retinopati Dia"eti4 :on6)roliferatif Sedang Mi4roaneurisma intraretinal dan perdarahan dot "lot dengan 4eparahan yang le"ih "esar, dalam satu dari tiga 4uadran5 Cotton wool spots, peru"ahan cali"er ena termasu4 ena mani46mani4, dan terdapat 4elainan mi4ro as4uler intraretinal yang ringan5 =5 Retinopati Dia"eti4 :on6)roliferatif ?erat Setida4nya harus terdapat salah satu dari "eri4ut@ a9 pendarahan <"erat< dan mi4roaneurisma di 4eempat 4uadran dari fundus, "9 ena mani46mani4, yang le"ih jelas pada setida4nya dua 4uadran, dan c9 4elainan mi4ro as4uler intraretinal, yang le"ih parah dalam setida4nya satu 4uadran5 >5 Retinopati Dia"eti4 :on6)roliferatif Sangat ?erat Dua atau le"ih dari 4riteria retinopati dia"eti4 non6proliferatif, tetapi tanpa retinopati dia"eti4 proliferatif5

Makulopati Diabetik Retinopati dia"eti4 yang terjadi di se4itar ma4ula digam"ar4an se"agai ma4ulopati dia"eti4, yang dapat menga4i"at4an gangguan penglihatan yang signifi4an5 Semua latar "ela4ang peru"ahan pada retina dia"etes adalah 4arena patologi yang terjadi pada ting4at mi4ro as4uler dari retina, termasu4 dilatasi 4apiler, 4erusa4an dinding 4apiler dan penutupan 4apiler menye"a"4an hipo4sia dan mi4ro6infar45 Studi )engo"atan (wal Retinopati Dia"eti4 8!/DRS9 meng4lasifi4asi4an pasien yang di"eri terapi laser fo4al ma4ula, "erdasar4an apa4ah <4linis edema ma4ula yang signifi4an< hadir atau tida45 Hal ini di4lasifi4asi4an se"agai@ )ene"alan retina D $%%E 8sepertiga dari diameter dis4 opti49 di pusat ma4ula Hard e4sudat D $%%E dari pusat ma4ula, ji4a ada pene"alan retina yang "erde4atan Satu area pene"alan retina le"ih "esar dari satu area dis4 opti4, setida4nya dalam satu diameter ca4ram dari pusat ma4ula5 +oto6foto "eri4ut ini menunju44an non6proliferasi dan ma4ula retinopati dia"eti45 15 Retinopati dia"eti4 non6proliferatif sedang 8*am"ar 195 &5 Dia"eti4 ma4ulopati 8*am"ar &95

*am"ar 15Retinopati Dia"eti4 :on6)roliferatif Sedang

*am"ar &5Ma4ulopati Dia"eti4

Retinopati Dia"eti4 )roliferatif Mi4ro6 as4ular patologi dengan penutupan 4apiler di retina menye"a"4an hipo4sia jaringan5 Hipo4sia mengarah untu4 melepas4an fa4tor aso6proliferasi yang merangsang pem"entu4an pem"uluh darah "aru untu4 mem"eri4an o4sigenasi le"ih "ai4 dari jaringan retina5 )em"uluh darah "aru ini tum"uh pada retina dise"ut neo as4ularisasi tempat lain 8:V!9 dan yang terjadi pada dis4 opti4 dise"ut neo as4ularisasi dis4 8:VD95 )em"uluh darah "aru ini "isa "erdarah dan menghasil4an perdarahan 4e dalam itreous5 +oto6foto "eri4ut ini menunju44an contoh retinopati dia"etic proliferatif 8)DR95 15 )DR dengan :V! 8*am"ar =95 &5 )DR dengan :VD 8*am"ar >95

*am"ar =5 Retinopati dia"eti4 dengan neo as4ularisasi tempat lain

*am"ar >5 Retinopati dia"etic proliferati e dengan neo as4ularisasi dis4

Retinopati Dia"eti4 )roliferatif .anjut )er4em"angan yang ta4 di4ontrol pada retinopati dia"eti4 proliferatif dapat menye"a"4an tra4si a"lasi retina, yang mung4in atau mung4in tida4 meli"at4an ma4ula5 )erdarahan itreous mung4in memerlu4an ?6scan ultrasonografi untu4 menentu4an apa4ah ada tractional atau rhegmatogenous a"lasi retina5 :eo as4ularisasi dari segmen anterior mata dapat menye"a"4an 4e"utaan dan nyeri a4i"at glau4oma neo as4ular5

Skrining untuk Retinopati Diabetik Retinopati dia"eti4 tida4 mengurangi tajam penglihatan pada tahap awal, sehingga pengo"atan sangat efe4tif5 Mencegah 4e"utaan dari retinopati "ergantung pada dete4si dini penya4it tanpa gejala dengan pemeri4saan fundus5 +undus dapat diperi4sa oleh oftalmos4opi, mengguna4an slit lamp "ai4 lensa 4onta4 atau lensa 2'D, atau retina fotografi, yang dapat mengguna4an film 4on ensional atau 4amera digital5 /elah ter"u4ti "ahwa fotografi fundus adalah cara yang paling a4urat untu4 s4rining retinopati5 )emeri4saan foto ini memung4in4an do4ter mata untu4 memeri4sa "anya4 mata dengan sangat cepat5 +otografi digital fundus mahal pada awalnya, tetapi memili4i "iaya operasional yang sangat rendah 4arena tida4 memerlu4an film, atau mengem"ang4an gam"ar5 *am"ar dihasil4an secara langsung5 Kualitas foto digital tida4 se"agus film 4on ensional, namun mere4a cu4up memadai untu4 s4rining retinopati5 Di 4e"anya4an negara "er4em"ang, terdapat sedi4it spesialis mata untu4 setiap penderita dia"etes untu4 diperi4sa setiap tahun oleh do4ter mata5 -i4a fotografi retina tida4 mung4in, ma4a fundus dapat diperi4sa oleh do4ter dia"etes, do4ter mata, atau asisten mata5 S4rining untu4 retinopati dia"eti4 hanya efe4tif ji4a mencapai ca4upan tinggi 8sedi4itnya '%7 dari penderita dia"etes yang di4etahui95 Sangat penting "ahwa proses penyaringan harus di"uat senyaman mung4in "agi pasien dia"etes5 Hal ini juga harus gratis5 Insulin6dependentFju enile6onset dia"etes )emeri4saan dilatasi fundus setiap awal tahun tahun setelah diagnosis, dari pu"ertas dan seterusnya )emeri4saan le"ih sering setelah retinopati dia"eti4 didiagnosis5

Dia"etes :on insulin6dependentFmaturity6onset )emeri4saan dilatasi fundus setiap tahun setelah dia"etes didiagnosis )emeri4saan le"ih sering setelah retinopati dia"etes didiagnosis5

)enderita dia"etes mengalami pening4atan signifi4an risi4o 4atara45 Semua penderita dia"etes harus dila4u4an pemeri4saan isus tahunan, dan orang6orang dengan isus 4urang

dari 1'F; pada mata yang lain harus dila4u4an pemeri4saan mata leng4ap, 4arena mere4a mung4in memili4i 4atara4, 4esalahan refra4si, atau glaucoma

Pengobatan Kontrol Dia"eti4 Seperti dise"ut4an se"elumnya, 4ontrol gli4emi4 yang "ai4 secara signifi4an mengurangi risi4o "er4em"angnya dan progress dari retinopati dia"eti45 )entingnya 4ontrol yang "ai4 harus dite4an4an5 +oto4oagulasi .aser )enemuan foto4oagulasi laser retina telah secara dramatis mengu"ah pengelolaan retinopati dia"eti45 +oto4oagulasi dari retinopati dia"etic non6proliferasi dengan 4linis edema macula yang signifi4an dise"ut foto4oagulasi ma4ula, dan foto4oagulasi yang le"ih luas untu4 retinopati dia"etic proliferatif dise"ut foto4oagulasi pan6retina5 +oto4oagulasi Ma4ula +oto4oagulasi untu4 4e"ocoran difus di se4itar ma4ula dapat diterap4an dalam <4ota4< mode untu4 mencegah 4e"ocoran 6 jaringan foto4oagulasi ma4ula5 Ke"ocoran fo4al atau difus dapat diidentifi4asi dengan fundus fluorescein angiography 8++(95 ++( dila4u4an dengan fotografi retina hitam putih mengguna4an pewarna 4ontras, natrium fluorescein, disunti44an 4e dalam darah5 -i4a <4linis edema macula yang signifi4an< muncul ini mung4in termasu4@ Ke"ocoran fo4al le"ih dari $%%E dari pusat ma4ula, yang menye"a"4an pene"alan retina atau e4sudat 4eras Ke"ocoran fo4al =%%E6$%%E dari pusat fo ea, tanpa 4erusa4an yang signifi4an 4e jaringan 4apiler perifo eal (rea 4e"ocoran difus pada angiografi fluorescein dalam area macula

Daerah a ascular dalam area ma4ula5

+oto4oagulasi )an6Retina 8)R)C9 +oto4oagulasi posterior >$ G 6 ;% G retina, menjauhi arcade as4ular ma4ula, dengan derajat "u4ar 6 untu4 mengurangi 4e"utuhan o4sigen dari retina yang hipo4sia pada retinopati dia"eti4 6 mengu"ah Hona hipo4sia retina menjadi Hona ano4si4, sehingga mengurangi pelepasan fa4tor aso6proliferasi 8*am"ar $95 )R)C, oleh 4arena itu, mencegah pem"uluh darah "aru muncul dan dapat menga4i"at4an regresi "aru yang sudah ada pem"uluh darah pada retina atau dis4 opti45 )R)C diindi4asi4an untu4 temuan 4linis "eri4ut@ Retinopati proliferatif :eo as4ularisasi dari iris

*am"ar $5 +oto4oagulasi laser pan6retina

Mana$emen "indak %an$ut )asien dengan retinopati dia"eti4, "ai4 dio"ati atau tida4, perlu tinda4 lanjut periodi45 )asien dengan ma4ulopati dia"eti4 harus die aluasi = sampai > "ulan setelah pengo"atan untu4 memeri4sa apa4ah udema macula sudah mereda5 )asien yang menerima )R)C harus die aluasi dalam = "ulan untu4 memeri4sa sudah terjadi regresi atau penutupan dari pem"uluh darah ataupun muncul pem"uluh darah yang "aru5

Pembedahan pada Retinopati Diabetik )erdarahan itreous yang ta4 teratasi dan tra4si a"lasi retina, 4arena proliferasi fi"ro as4ular meli"at4an daerah ma4ula, mem"utuh4an prosedur "edah seperti itrectomi, dentang dari mem"ran epi6retina, foto4oagulasi endo6laser selama operasi dan penggantian itreous dengan minya4 sili4on atau perfluoro4ar"on5 Vitrektomi Vitrectomi diindi4asi4an untu4 perdarahan itreous 6 dila4u4an le"ih awal untu4 penderita dia"etes tergantung insulin dan setelah enam "ulan pada penderita dia"etes ta4 tergantung insulin ji4a perdarahan tida4 jelas5

Pencegahan #ebutaan pada Retinopati Diabetik )encegahan 4e"utaan a4i"at retinopati dia"eti4 memerlu4an informasi tentang pre alensi retinopati dia"etes pada populasi umum, mengidentifi4asi 4elompo4 "erisi4o tinggi antara penderita dia"etes, mengguna4an metode s4rining dengan "iaya yang efe4tif seperti oftalmos4opi atau fotografi fundus5 )usat fasilitas perawatan memerlu4an photocoagulators5 Melanjut4an pendidi4an medis untu4 do4ter perawatan dia"etes, pelatihan do4ter mata di photocoagulation dan pendidi4an 4esehatan antara pasien dia"etes harus ditetap4an5 )erlu diingat "ahwa pasien dia"etes di populasi tertentu mung4in memili4i gangguan penglihatan atau 4e"utaan 4arena penye"a" lain, seperti 4elainan refra4si atau 4atara45

Re&erences '( Dwi edi R:, Krishna *5 !pidemiology of Dia"etes in IndiaI Indian -ournal of Community Medicine 1CCCI JJIV>%#>>5 )( /hylefors ?, :egrel ( D, )ararajasegaram R, DadHie K K5 *lo"al data on "lindness5 ?ull 0orld Health Organ 1CC$I 2=@ 11$#1&15 *( *lo"al initiati e for the elimination of a oida"le "lindness5 (n informal consultation5 0orld Health OrganiHation,*ene a, 1CC25 0HOF)?.FC25;15 +( :)C? # *o ernment of India5 Vision &%&%@ /he Right to Sight5 )lan of (ction, &%%1, page :o52, $5&51515

,( Dandona ., Dandona R, :adu ilath / -, McCarty C (, Rao * :5 )opulation "ased assessment of dia"etic retinopathy in an ur"an population in southern India5 ?r Ophthalmol 1CCCI '=@ C=2#C>%5 -( :arendran V, -ohn R K, Raghuram (, Ra indran R D, :irmalan ) K, /hulasiraj R D5 Dia"etic retinopathy amongself reported dia"etics in southern India@ a population "ased assessment5 ?r - Ophthalmol &%%&I ';@ 1%1>#1%1'5 .( Korston D, +arid :5 Causes of isual impairment in dia"etics in )a4istan5 )ersonal communication, &%%=5 /( Klein R, Klein ? ! K, Moss S !, Da is M D, DeMets D .5 /he 0isconsin epidemiologic study of dia"etic retinopathy II5 )re alence and ris4 of dia"etic retinopathy when age at diagnosis is less than thirty years5 (rch Ophthalmol 1C'>I 1%&@ $&%#$&;5 0( +our ris4 factors for se ere isual loss in dia"etic retinopathy5 /he third report from the Dia"etic Retinopathy Study5 /he Dia"etic Retinopathy Research *roup5 (rch Ophthalmol 1C2CI C2@ ;$>#;$$5 '1( Dia"etic Retinopathy Study Report :o5 2@ ( modification of the (irlie House classification of dia"etic retinopathy5 In est Ophthalmol Vis Sci 1C'1I &1@ &1%#&&;5 ''( )hotocoagulation treatment of proliferati e dia"etic retinopathy5 Clinical application of Dia"etic Retinopathy Study 8DRS9 findings, DRS Report :um"er '5 /he Dia"etic Retinopathy Study Research *roup5 Ophthalmology 1C'1I ''@ $'=#;%%5 ')( !arly /reatment of Dia"etic Retinopathy Study Report :o51@ )hotocoagulation for dia"etic macular edema5 (rch Ophthalmol 1C'$I 1%=@ 2C;#'%;5 '*( /reatment techniLues and clinical guidelines for photocoagulation for dia"etic macular edema5 !arly /reatment of Dia"etic Retinopathy Study Report :um"er &5 !arly Dia"etic Study Research *roup5 Ophthalmology 1C'2I C>@ 2;1#22>5 '+( /echniLues for scatter and local photocoagulation treatment of dia"etic retinopathy@ !arly /reatment of Dia"etic Retinopathy Study Report no5 =5 Int Ophthalmol Clin 1C'2I &2@ &$>#&;>5 ',( )hotocoagulation for dia"etic macular edema@ !arly /reatment of Dia"etic Retinopathy Study Report no5 >5 Int Ophthalmol Clin 1C'2I &2@ &;$#&2&5 '-( !arly photocoagulation for dia"etic retinopathy5 !/DRS report num"er C5 !arly /reatment of Dia"etic Retinopathy Study Research *roup5 Ophthalmology 1CC1I C' 8$ Suppl9@ 2;;#2'$5 '.( *rading dia"etic retinopathy from stereoscopic color fundus photographs # an eMtension of the modified (irlie House classification5 !/DRS report num"er 1%5 !arly /reatment Dia"etic Retinopathy Study Research *roup5 Ophthalmology 1CC1I C' 8$ Suppl9@ 2';#'%;5 '/( /he effect of intensi e treatment of dia"etes on the de elopment and progression of long6term complications in insulin6dependent dia"etes mellitus5 /he Dia"etes Control and Complications /rial Research *roup5 :ew !ngl - Med 1CC=I =&C@ C22#C';5 '0( !arly itrectomy for se ere proliferati e dia"etic retinopathy in eyes with useful ision5 Clinical application of results of a randomiHed trial5 Dia"etic Retinopathy Vitrectomy Study Report >5 /he Dia"etic Retinopathy Vitrectomy Study Research *roup5 Ophthalmology 1C''I C$@ 1==1#1==>5 )1( !arly itrectomy for se ere itreous hemorrhage in dia"etic retinopathy5 +our6year results of a randomiHed trial5 Dia"etic Retinopathy Vitrectomy Study Report $@ (rch Ophthalmol 1CC%@ 1%'@ C$'#C;>5 )'( Kohner ! M, Stratton I M, (ldington S -5 )re alence of Dia"etic Retinopathy at Diagnosis of :on6Insulin Dependent Dia"etes in the 3nited Kingdom )rospecti e Dia"etes Study5 In est Ophthalmol Vis Sci 1CC=I =>@ 21= 8("stract95