Anda di halaman 1dari 1

ABU

Satu nama,satu kisah,satu dimana kita menjadi AKU yang SATU,kata haruslah makna berbicara cinta dengan kelembutan jiwa hingga kita disatukan oleh yang MAHA,sempat terucap oleh bibir ini satu makna yang tak dapat di terima oleh janji-janji yang dulu pernah menawarkan keindahan didalamnya,belum cukup makna rasa yang kini telah tercipta seakan baru saja kenangan,masa,peristiwa masih saja menyempatkan untuk tinggal di hati dan juga ingatan seakan trus terus dan terus menerus menghujaniku dengan kenanganmu yang tak bisa di mengerti oleh logika,kesadaranku mencintaimu seperti kayu yang tak sempat terucap kepada api hingga menjadikannya ABU,kesederhanaanku mencintaimu seperti kata yang tak sempat terucap oleh isyarat kepada angin hingga menjadikannya tiada. Aku percaya semua akan tiba pada suatu masa,masa dimana kesadaran akan kesederhanaan itu terulang kembali apakah kau akan selembut dahulu menyuruhkku tidur yang nyenyak atau merapikan letak kemejaku,dulu kita sangat berbeda kucuali dalam cinta