Anda di halaman 1dari 10

AKTIFITAS-AKTIFITAS UTAMA LOGISTIK

Keterangan gambar 1 Tahap 1. Baseline (dasar) Posisi dari kebebasan fungsional yang lengkap dimana masing-masing fungsi bisnis seperti produksi dan pembelian melakukan aktifitas mereka sendiri-sendiri dan terpisah dari fungsi bisnis yang lain. Contoh produksi mengoptimalkan harga per unit dengan memproduksi barang yang sama/ sejenis dalam jangka dikeluarkan. Tahap ". #ntegrasi $ungsional Perusahaan telah menyadari perlunya penggabungan antara fungsi-fungsi yang melakukan akti%itas hampir sama. Contoh antara bagian distibusi dan manajemen persediaan atau pembelian dengan pengendalian material. Tahap &. #ntegrasi se'ara internal (iperlukan pengadaan dan pelaksanaan peren'anaan kerangka kerja end-to-end. Tahap ). #ntegrasi se'ara eksternal #ntegrasi supply 'hain yang sebenarnya dengan konsep menghubungkan dan koordinasi yang di'apai pada tahap & yang diperluas dengan bagian supplier dan 'ustomer. Konsep Pemasaran *erupakan sebuah filsafat manajemen pemasaran yang menangani pen'apaian tujuan se'ara organisasional yang bergantung pada kebutuhan dan keinginan target pasar serta pemberian rasa puas kepada pelanggan sesuai dengan yang diinginkan se'ara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. )P dalam pemasaran+ 1. produ't ". pri'e &. pla'e ). promotion produk tepat harga tepat tempat tepat promosi tepat aktu panjang tanpa mengabaikan persediaan dan lokasi penyimpanan! market demand! serta modal yang

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

A#t!$!tas-a#t!$!tas Utama Log!st!# ,da 1& aktifitas utama logistik! yaitu+ 1. Customer ser%i'e (pelayanan pelanggan) ". (emand fore'asting (peramalan permintaan) &. #n%entory management (manajemen persediaan) ). -ogisti's 'ommuni'ations (komunikasi logistik) .. *aterial handling (penanganan material) /. 0rder pro'essing (proses pemesanan) 1. Pa'kaging (pengemasan) 2. (ukungan komponen dan jasa 3. Pemilihan lokasi dan gudang 14. Pro'urement/ Pur'hasing 11. 5e%erse logisti's 1". Transportasi 1&. 6udang dan penyimpanan 1% &"stomer ser'!(e )pe*a+anan pe*anggan, (efinisi Customer 7er%i'e+ suatu proses yang berlangsung di antara pembeli! penjual! dan pihak ketiga yang menghasilkan nilai tambah untuk pertukaran produk atau jasa dalam jangka aktu pendek seperti transaksi tunggal ataupun jangka panjang seperti hubungan berdasarkan kontrak. 8ilai tambah ini juga terbagi pada masing-masing kelompok transaksi atau kontrak! yang dalam keadaan lebih baik pada penyelesaian transaksi dibandingkan sebelum transaksi. (engan demikian! 'ustomer ser%i'e merupakan proses penyediaan keuntungan nilai tambah yang penting pada supply 'hain dengan 'ara efektif. -% .eman/ $ore(ast!ng )perama*an perm!ntaan, 5amalan permintaan manajemen logistik menentukan berapa banyak dari tiap barang yang diproduksi perusahaan yang harus diangkut ke berbagai pasar. *anajemen logistik juga harus mengetahui dimana asalnya permintaan sehingga dapat menempatkan dan menyimpan produk dengan jumlah yang tepat di setiap area pasar. Perkiraan akurat tentang permintaan yang akan datang memungkinkan manajer logistik untuk menyediakan sumber (anggaran belanja) pada aktifits-aktifitas yang akan melayani permintaan tersebut. 0% Mana1emen perse/!aan )In'entor+ Management,

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

,ktifitas pengendalian persediaan (in%entory 'ontrol a'ti%ity) bersifat kritis karena membutuhkan finansial atas pemeliharaan persediaan produk yang 'ukup untuk mempertemukan kebutuhan pelanggan dengan kebutuhan produksi. Bahan baku dan komponennya! 9#P ( ork in pro'ess)! dan persediaan barang jadi! semuanya menghabiskan ruang fisik! aktu kerja dan modal. :ang yang diin%estasikan pada persediaan tidak tersedia untuk dipergunakan. ,lasan pengadaan persediaan dalam perusahaan+ *emungkinkan perusahaan men'apai skala ekonomis. *enyeimbangkan persediaan dan permintaan. *emungkinkan spesialisasi produksi. *elindungi ketidakpastian permintaan dan siklus pemesanan. Bertindak sebagai penyangga/ buffer di antara interfa'e yang bersifat kritis dalam rantai supply (supply 'hain). Buffer pada supply 'hain meliputi+ 7upplier - Pro'urement Pro'urement - Produ'tion Produ'tion - *arketing *arketing ; (istribution (istribution ; #ntermediary/5etail #ntermediary/5etail ; Consumer

2% Log!st!(s (omm"n!(at!ons )#om"n!#as! *og!st!#, <omunikasi merupakan jaringan %ital di antara seluruh proses logistik dan pelanggan perusahaan. <omunikasi yang akurat pada saat yang tepat merupakan dasar dari keberhasilan manajemen logistik. =-'ommer'e meliputi serangkaian peralatan dan teknik yang digunakan untuk menjalankan bisnis dalam lingkungan paperless. #nternet mengijinkan perusahaan untuk transfer informasi se'ara murah dan efektif ke seluruh dunia! dengan menjadikan e-'ommer'e sebagai kun'i kontributor pada integrasi supply 'hain. E.I )e*e(tron!( /ata !nter(3ange,+ pertukaran dokumen yang disusun dalam bentuk format yang diproses se'ara mekanis dengan kata lain satu komputer dihubungkan se'ara langsung dengan komputer lain.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

6ambar 11. ,liran #nformasi -ogistik

Customer orders

Company records

Industry data

Management data

Customer data Order processing system

Common database

Order performance

Freight payment system Transportation history Customer master file Inventory

Order performance Inventory management Damage reports product return report Transportation administration System configuration Product tracking and forecasting reports Performance and cost reports for physical distribution

Credit information

Order status

Product movement to customer Standard cost

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

Bar(o/e+ adalah sekumpulan batang parallel yang memiliki lebar ber%ariasi dan spasi yang ber%ariasi diantara batang-batang tersebut. #nformasi yang terkandung di dalamnya berupa huruf! numeri'! dan karakter khusus lainnya. Bar'ode ini dapat terba'a dengan melakukan s'an pada lampu khusus. Po!nt-o$-Sa*e .ata )POS,+ mempermudah s'an bar'ode dari barang yang telah terjual! biasanya diterapkan di bagian retail. (ata ini diteruskan ke supplier yang tepat sehingga bisa dilakukan penambahan persediaan berdasarkan jumlah produk yang terjual. E P )Enterpr!se eso"r(e P*ann!ng, ,lat transaksi perusahaan yang mengambil data dan mengurangi aktifitas manual yang digabungkan dengan proses finansial! persediaan! dan informasi pemesanan pelanggan. 7istem ini men'apai integrasi tinggi dengan menggabungkan data tunggal! mengembangkan pemahaman akan data apa yang seharusnya digabungkan dan membuat seperangkat aturan pengambilan data. Perusahaan >erman! 7,P ,6 adalah pelopor soft are =5P ini yang juga dikenal dengan nama 5/&. #nti dari soft are adalah jaringan database ser%er yang berke'epatan tinggi yang diran'ang untuk menangani informasi sejumlah besar database se'ara efisien. Contoh+ karya an mengirim transaksi pengiriman barang dalam modul Penjualan dan (istribusi. Transaksi tersebut dengan segera masuk ke ,''ount Payable (epartmen <euangan dan *anajemen Persediaan pada modul *anajemen *aterial. Bisa juga dengan departemen lainnya yang saling berhubungan satu sama lain.

Tabel 1. *odul-modul aplikasi 7,P 5/&

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

SAP App*!(at!on Cross appli'ation (C,) Proje't 7ystem (P7) -ogisti' 6eneral (-0) Auman 5esour'es (A5) Personnel ,dministration (A5-P,) Produ'tion Planning (PP)

Program Business Pro'ess Te'hnology (C, ; BPT) C,( #ntegration (C, ; C,() Proje't Planning (P7 ; P-8) Prje't =?e'ution/ #ntegration (P7 ; =@=) -ogisti' #nformation 7ystem (-0 ; -#7) *aster (ata (-0 ; *() 9orkfor'e Planning (PP ; 9$P) Time *anagement (P, ; T#*) #n'enti%e 9ages (P, ; #89) 7ales and 0peration Planning (PP ; 70P) *aster Planning (PP ; *P) Capa'ity 5eBuirement Planning (PP ; C5P) *aterial 5eBuirement Planning (PP ; *5P) <anban/ >ust-in-Time Produ'tion (PP ; <,B) 5epetiti%e *anufa'turing (PP ; 5=*) ,ssembly 0rders (PP ; ,T0)
Produ'tion Planning for Pro'ess #ndustries (PP-P#)

Plant (ata Colle'tion (PP-P(C) *aterials *anagement (**) *aterial 5eBuirement Planning (** ; *5P) Pur'hasing (** ; P:5) #n%entory *anagement (** ; #*) 9arehouse *anagement (** ; 9*) =le'troni' (ata #nter'hange (** ; =(#) Cuality *anagement (C*) Planning Tools (C* ; PT) #nspe'tion Pro'essing (C* ; #*) Cuality Control (C* ; CC) Cuality Certifi'ates (C* ; C,) 7umber+ 5i'hard B.Case! 8i'holas >. ,Builano! and $. 5obert >a'obs! Produ'tion and 0peration *anagement! 2th ed. (Burr 5idge! #-+ 5i'hard (. #r in!1332)! p./.. 4% Penanganan Mater!a* )Mater!a* Han/*!ng,

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

Penangan material berubungan dengan setiap aspek gerakan atau aliran bahan baku! barang setengah jadi! dan barang jadi dalam pabrik atau gudang. Tujuan penanganan material adalah+ *enyederhanakan dan menghapus system penanganan apapun yang memungkinkan. *eminimalkan jarak tempuh. *eminimalkan barang setengah jadi. *enyediakan aliran yang serentak bebas dari bottlene'k. *eminimalkan kerugian akibat pembuangan! kerusakan! dan pen'urian.

Perusahaan mengeluarkan biaya setiap saat dilakukan penanganan barang. Bila dirasakan penanganan tidak memberikan nilai bagi sebuah produk! seharusnya dibuat seminimum mungkin. 5% Proses Pemesanan )Or/er Pro(ess!ng, <omponen order pro'essing terbagi dalam & kelompok+ 1. =lemen operasional (operational elements) *eliputi order entry atau perubahan pesanan! s'heduling! persiapan pengiriman pesanan dan in%oi'ing. ". =lemen komunikasi ('ommuni'ation elements) *eliputi modifikasi pesanan! penyelidikan status pesanan! tra'ing! koreksi kesalahan dan permintaan informasi produk. &. <redit dan elemen pengumpulan ('redit and 'olle'tion elements) *eliputi pemeriksaan kredit dan proses penerimaan atau pengumpulan rekening. 6% Pengemasan )pa(#ag!ng, Pengemasan memiliki peran ganda yaitu+ *elindungi produk dari kerusakan ketika akan disimpan atau diangkut. Pengemasan yang pantas dapat memudakan penyimpanan serta pemindahan produk! sehingga mengurangi biaya penanganan material. $ungsi spesifik pengemasan ada /! yaitu+ 1. Penahanan ('ontainment) ". Proteksi (prote'tion) &. Pembagian (apportionment)

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

). Pengunitan (unitiDation) .. <enyamanan ('on%enien'e) /. <omunikasi ('ommuni'ation) 7% Komponen-#omponen /an Pe*a+anan Pen/"#"ng )parts an/ ser'!(e s"pport, 7alah satu aktifitas pemasaran perusahaan adalah memberikan pelayanan pas'a penjualan kepada pelanggan! seperti penyediaan bagian-bagian pengganti ketika produk rusak atau tidak berfungsi sebagaimana semestinya. Aal ini sangat penting bagi aktifitas ser%i'e dan bagian logistik bertanggung ja ab meyakinkan bah a bagian-bagian tersebut tersedia kapan dan dimana pelanggan membutuhkannya. 8% Se*e#s! *o#as! pabr!# /an tempat pen+!mpanan9 g"/ang )p*ant an/ :are3o"se s!te se*e(t!on, Pergudangan merupakan bagian integral dari semua sistem logistik yang berperan penting dalam melayani pelanggan dengan total biaya seminimal mungkin! juga merupakan jaringan primer diantara produser dan pelanggan yang digunakan untuk menyimpan persediaan selama seluruh bagian proses logistik berjalan. Pada umumnya tempat penyimpanan persediaan diperlukan untuk+ *en'apai transportasi yang ekonomis *en'apai produksi yang ekonomis *endapat keuntungan dari diskon pembelian dengan kuantitas banyak dan pembelian duluan. *emelihara sumber persediaan *endukung kebijakan pelayanan pelanggan perusahaan *engantisipasi kondisi perubahan pasar (seperti musiman! fluktuasi permintaan! kompetisi). *engatasi perbedaan ruang dan aktu yang berada di antara produsen dan konsumen *enetapkan setidak-tidaknya biaya total logistik seimbang dengan tingkat pelayanan pelanggan yang diinginkan *endukung program just in time dari supplier dan pelanggan.

1;% P"r(3as!ng )Pro("rement,

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

Tujuan dari pur'hasing + *emberikan aliran material! persediaan dan pelayanan yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk menjalankan organisasi. *eminimalkan in%estasi persediaan dan kerugian. *enjaga dan memperbaiki kualitas *enemukan atau mengembangkan kemampuan supplier *enstandarisasi! dimana kemungkinan barang dibeli Pembelian barang yang diperlukan dan pelayanan pada tingkat biaya total terendah. *engembangkan posisi organisasi yang kompetitif *en'apai keharmonisan! hubungan kerja yang produktif dengan area fungsional lainnya dalam organisasi. *enyempurnakan sasaran pembelian dan kemungkinan tingkat biaya administrati%e yang terendah. 11% e'erse Log!st!(s Penanganan barang-barang retur baik berupa sal%age dan s'rap disposal! merupakan bagian dari proses yang berkaitan erat dengan re%erse logisti's! dan merupakan komponen logistik yang memerlukan perhatian lebih. Barang-barang diretur bisa dikarenakan kerusakan produk! kadaluarsa! kesalahan pengiriman! trade-ins! dan alasan-alasan lain. Biaya re%erse logisti's 'enderung lebih tinggi dibandingkan biaya for ard logisti's. 1-% Transportas! $ungsi transportasi berhubungan dengan bagian luar dan dalam departemen logistik. (engan bagian finansial (freight bills/ biaya pengiriman)! engineering (pengemasan! transportasi peralatan)! manajemen persediaan (bahan baku! komponen! gudang jadi)! hokum (kontrak gudang dan alat angkut)! produksi (pengiriman tepat aktu)! pur'hasing (pemilihan supplier)! marketing/ sales (standar pelayanan pelanggan)! re'ei%ing (klaim! dokumentasi)! dan pergudangan (supply peralatan! penjad alan).

10% Perg"/angan /an Pen+!mpanan ):are3o"s!ng an/ storage,

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

Produk harus disimpan dalam pabrik atau pada suatu tempat sebelum dijual. 7emakin lama aktu antara produksi dan konsumsi! semakin besar pula tingkat atau jumlah persediaan yang dibutuhkan. ,ktifitas pergudangan dan penyimpanan meliputi keputusan mengenai apakah fasilitas penyimpanan seharusnya milik sendiri! dikontrakkan atau dise akan! peren'anaan dan peran'angan fasilitas penyimpanan! pertimbangan produk gabungan! prosedur pengamanan dan pemeliharaan! pelatihan personalia dan pengukuran produkti%itas.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJA -UMB

Tr! Hast"t!

MANAJEMEN LOGISTIK

1;