Anda di halaman 1dari 6

Perbaiki KU

Antibiotik

Debridement luka

Non Operatif
Reduksi

Operatif
INDIKASI

Immobilisasi

ABSOLUT
1. 2. 3. 4. Fraktur terbuka Cedera vaskular Fraktur dengan sindroma kompartemen Cedera Multiple

RELATIF
1. 2. 3. Pemendekan Fraktur tibia+fibula intak Fraktur tibia dan fibula dengan level yang sama

Pemeriksaan dalam Proses Penyembuhan

NON OPERATIF 1. Reduksi

Reduksi adalah terapi fraktur dengan cara mengantungkan kaki dengan tarikan atau traksi.
2. Imobilisasi Imobilisasi dengan menggunakan bidai. Bidai dapat dirubah dengan gips, dalam 7-10 hari, atau dibiarkan selama 3-4 minggu. 3. Pemeriksaan dalam masa penyembuhan Dalam penyembuhan, pasien harus di evaluasi dengan pemeriksaan rontgen tiap 6 atau 8 minggu. Program penyembuhan dengan latihan berjalan, rehabilitasi ankle, memperkuat otot kuadrisef yang nantinya diharapkan dapat mengembalikan ke fungsi normal.

Operatif Penatalaksanaan Fraktur dengan operasi, memiliki 2 indikasi, yaitu: a. Absolut - Fraktur terbuka yang merusak jaringan lunak, sehingga memerlukan operasi dalam penyembuhan dan perawatan lukanya. - Cidera vaskuler sehingga memerlukan operasi untuk memperbaiki jalannya darah di tungkai - Fraktur dengan sindroma kompartemen - Cidera multipel, yang diindikasikan untuk memperbaiki mobilitas pasien, juga mengurangi nyeri. b. Relatif , jika adanya: - Pemendekan - Fraktur tibia dengan fibula intak - Fraktur tibia dan fibula dengan level yang sama

1. 2. 3. 4.

Intermedullary Nailing ORIF (open Reduction with internal fixation) Fiksasi internal standar Ring Fixator