Anda di halaman 1dari 2

Pemeriksaan klinis Pernafasan dan pendarahan pendekatan awal terhdap pasien orofasial perhatian harus segera di arah kan

pada pernafasan adekuasi pada ventilasi den mengontrol pendarahan eksternal,pemeriksaan awal pada leher dan kepala merupakan pemeriksaan awal yang penting karena ini bisa merupakan tempat terjadinya benturan atau trauma merupakan adanya kerusakan struktur dibawahnya misalnya hematom dan fraktur, selain itu Kemungkinan adanya suatu luka yang membengkak pada bibir dan mungkin juga adanya laserasi pada bagian dalam bibir biasanya edematus dan ekimosis. Pada gingivanya dapat terjadi leserasi, ekimosis dan deformitas alveolus. Njuri yang sering terjadi adalah pecahnya gigi dengan garis vertikal (vertikal splinting)karena gigi rahang bawah bertatapan dengan gigi rahang atas. Lakukan pemeriksaan dengan kaca mulut dan sonde pada seluruh gigi. Palpasi : Palpasi dilakukan pada bibir, karena kadang-kadang pecahan gigi tersebut dapat masuk kedalamnya. Palpasi pada alveolus dapat menunjukkan akan adanya deformiti tulang dan krepitasi jika fraktur tersebut communited. Semua gigi harus diperiksa dengan teliti dan terakhir diperiksa segmen dento-alveolar fraktur

Mandibula lokasi mandibula terhadap maksila di evaluasi apakah tetap di garis tengah atau terjadi pergeseran pada lateral dan inferior,pergerakan mandibula juga di evaluasi dengan jalan memerintahkan pasien melakukan gerakan-gerakan tertentu dan apabila ada penyimpangan agar segera di catat.kisaran gerak di evaluasi pada semua arah dan jarak interinisial juga di catat. Apabila pada meatus acusticus externus penuh darah dan cairan,jari telunjuk dapat di masukkan dengan telapak tangan mengarah kebawah dan kedepan untuk melakukan palpasi endaural terhadap caput condylus pada saat istirahat dan bergerak pada fraktur subcondylus dbisa dijumpai nyeri bila di tekan Pemeriksaan mulut pertama kali dilihat secara intraoral adalah oklusinya dataran dari

maksila dan mandibula diperiksa kontuinitasnya dan adanya step deformitas. Bagian gigi yang mengalami pergeseran karena trauma dan alveolar yang kosong karena gigi avulsi, selain itu apabila pasien menggunakan protesa,protesa harus di lepas

Jaringan lunak mulut diperiksa kerena berkaitan dengan luka ,kontusio,abrasi,ekhsimosis dan hematoma . lidah disisihkan sementara itu dasar mulut dan orofaring diperiksa apakah ada serpihan-serpihan gigi dan pembekuan darah. Arcus zigomatycus dan basisnya di palpasi bilateral. Maksila harus di coba di gerakkan dengan di berikan tekanan prosesus alveolaris sebelah anterior dengan tetap menahan kepala, setelah itu baru gigi dan prosesus alveolaris dipalpasi untuk mengetahui nyeri tekan mobilitas