Anda di halaman 1dari 8

GANGGUAN HUBUNGAN SOSIAL Manusia adalah mahkluk, untuk mencapai kepuasan dalam kehidupan , bina hubungan interpersonal yang

positif. I. Pengertian Dibawah ini ada beberapa pengertian menurut tokoh tokoh antara lain ; Stuart and Sudden ( !!"# $ubungan interpersonal yang sehat ter%adi %ika indi&idu yang terlibat saling merasakan kedekatan, sementara identitas pribadi masih tetap dipertahankan. 'ogers (arakteristik hubungan yang sehat ) terbuka, menerima orang lain sebagaisebagai orang yang mempunyai nilai sendiridan adanya rasa empati. *angguan hubungan social Pengertian) (eadaan dimana seorang indi&idu berpartisipasi dalam kuantitas yang berlebihan atau tidak cukup atau ketidakefektifan kualitas pertukaran sosial (+ownsend, !!"# II. ',-+.-*.- ',SP/-D,- S/SI.0 '. .dapati Sosial /tonomi (ebersamaan Saling ketergantungan (Stuart and Sundeen,hal 11 # (esepian Menarik diri (etergantungan '. Maladapatif Manipulasi Impulsif -arkisisme

P,'I0.(2

3.-*

4,'$242-*.-

D,-*.-

',SP/-D,-

S/SI.0

M.0.D.P+I5 Perilaku Manipulasi (arakteristik /rang lain diperlakukan seperti obyek hubungan terpusat pada masalah pengendalian indi&idu, berorientasi pada diri sediri atau -arkisisme Inplusif pada tu%uan, bukan berorintasi pada orang lain. $arga diri yang rapuh, secara terus menerus berusaha Mendapatkan penghargaan, pu%ian, sikap egosentris, pencemburu, marah %ika orang lain tidak mendukung. +ak mampu merencanakan sesuatu, tidak mampu bela%ar dari pengalaman , penilaian yang buruk tidak dapat diandalkan

Perilaku menarik diri : .dalah usaha menghidari interaksi dengan orang lain dimana indi&idu merasa bahwa kehilangan hubungan akrab, tidak mempunyai kesempatan membagi rasa, fikiran, prestasi 6 kegagalan, ia mempunai kesulitan berhubungan secara spontan dengan orang lain yang dimanifestasikan dengan sikap memisahkan diri, tidak ada perhatian dan tak sanggup membagi pengalaman dengan orang lain.

III.

(.'.(+,'IS+I( P,'I0.(2 M,-.'I( DI'I . *angguan pola makan ) tidak ada nafsu makan 6 minum berlebihan . 4erat badan menurun 6meningkat dratis . (emunduran kesehatan fisik . +idur berlebihan . +ingal ditempat tidur dalam waktu yang lama . 4anyak tidur siang . (urang bergairah . +ak mempedulikan lingkungan . .kti&itas menurun . Mondar 7 mandir 6 sikap mematung, melakukan gerakan secra berulang (%alan mondar mandir# . Menurunnya kegiatan seksual

+2*.S P,'(,M4.-*.- 4'$242-*.- D,-*.P,'+2M42$.- I-+,'P,'S/-.0 +ahap perkembangan +ugas Masa bayi Menetapkan landasan percaya Masa bermain Mengembangkan otonomi dan awal perilaku mandiri Masa pra sekolah 4ela%ar menun%ukkan inisiatif dan rasa tanggung %awab Masa sekolah Masa pra rema%a Masa rema%a Masa dewasa muda Masa tengah baya Masa dewasa dan hati nurani 4ela%ar berkompetisi, beker%a sama dan berkompromi Men%adi intim dengan teman se%enis kelamin Men%adi intim dengan lawan %enis kelamin dan tidak tergantung pada orsng tua Men%adi saling tergantung dengan orang tua, teman, menikah dan mempunyai anak 4ela%ar menerima 4erduka karena kehilangan

dan

mengembangkan

perasaan keterikatan dengan budaya.

I8.

5.(+/' 7 5.(+/' P,-9,+2S *.-**2.- $242-*.S/SI.0. . 5aktor perkembangan . *angguan dalam pencapaian tingkat perkembangan . Sistem kelarga yang terganggu . -orma keluarga kurang mendukung hubungan keluarga dengan pihak lain diluar keluarga. :. 5aktor biologik . *enetik, neurotransmiter ;. 5aktor sosio cultural . Isolasi akibat dari norma yang tidak mendukng . $arapan yang tidak realistic terhadap hubungan masih perlu penelitian lebih lan%ut.

8.

S+',SS/' P,-9,+2S . Stressor sosio cultural . Menurunya satabilitas unit keluarga . 4erpisah dari orang yang berarti dalam kehidupannya

:. Stresor psikologik .nsietas berat yang berkepen%angan dengan keterbatasan untuk mengatasi. 8I. S2M4,' (/PI-* (eterlibatan dalam hubungan yang luas dalam keluarga dan teman. $ubungan dengan hewan peliharaan *unakan kreatifitas utuk mengekspresikan stress

interpersonalseerti kesenian,musik,tulisan. 8II. M,(.-ISM, (/PI-* . (oping yang berhubungan dengan gangguan kepribadian anti social . Poyeksi . Pemisahan . Merendahkan orang lain :. (oping yang berhubungan dengan gangguan kepribadian <border line= . Pemisahan . 'eaksi formasi . Proyeksi . Isolasi . Idealisasi orang lain . Merendahkan orang lain

0.-*(.$>0.-*(.$ P'/S,S (,P,'.?.+... P,-*(.@I.. 5raktor predisposisi a. 5aktor tumbuh kembang Pada masa tumbuh kembang indi&idu mempunyai tugas perkembsangan yang harus dipenuhi, setiap tahap perkembangan mempunyai spesifikasi tersendiri 4ila tugas dalam perkembangan tidak terpenuyhi akan menghambat tahap

Perkembangan selan%utnya dan dapat ter%adi gangguan hubungan social. b. 5aktor komunikasi dalam keluarga *angguan komunikasi dalam keluarga merupakan faktor pendukung ter%adi nya gangguan hubungan sosial, termasuk komunikasi yang tidak %elas ( double blind komunikation#, ekspresi emosi yang tinggi dalam keluarga dan pola asuh keluarga yang tidak mengan%urkan anggota keluarga untuk berhubungan di luar lingkungan keluarga. c. Isolasi sosial atau mengasingkan diri dari lingkungan sosial merupakan factor pendukung untuk ter%adinaya ada gangguan hubungan sosial. $al ini disebabkan oleh noma>norma yang dianut keluarga yang salah, dimana tiap anggota keluarga yang tidak produktif diasingkan dari hubungan sosialnya misalnya ) usia lan%ut, penyakit kronis, penyandang cacat dan lain>lain. :. 5aktor predisposisi a. Struktur sosial budaya Stres yang ditimbulkan oleh factor sosial budaya antara lain keluarga yang labil, berpisah dengan orang yang terdekat6berarti, perceraian dan lain>lain. b. 5aktor hormonal *angguan dari fungsi kelen%ar bawah otak (gland pituitary # menyebabkan turunya hormon 5S$ dan 0$. (ondisi ini terdapat pada pasien skiAofrenia. c. $ipotesa &irus 8irus $I8 dapat menyebabkan prilaku spikotik. d. Model biological lingkungan sosisal +ubuh akan menggambarkan ambang toleransi seseorang terhadap stress pada saat ter%adinya interaksi dengan interaksi sosial. e. Stressor psikologik .danya kecemasan berat dengan terbatasnya kemampuan menyelasaikan kecemasan tersebut. ;. Prilaku a. +ingkah laku yang berhubungan dengan curiga . +idak mampu mempercayai orang lain. :. 4ermusuhan.

;. Mengisolasi diri dalam hubungan sosial 1. Paranoia b. +ingkah laku yang berhubungan dengan dependen . ,kpresi perasaan tidak langsung dengan tu%uan. :. (urang asertif ;. mengisolasi diri dalam hubungan sosial 1. $arga diri rendah B. Sangat tergantung dengan orang lain. c. +ingkah laku yang berhubungan dengan kepribadian anti sosial. . $ubungan interpersonal yang dangkal :. 'endahnya motifasi untuk berubah ;. 4erusaha untuk tampil menarik. d. +ingkah laku yang berhubungan dengan borderline. . $ubungan dengan orang lain sangat stabil :. Percobaan bunuhdiri yang manipulatif ;. Susunan hati yang negatif (depresif# 1. Prestasi yang rendah B. .bi&alensi dalam hubungan dengan orang lain C. +idak tahan dengan sendirian e. +ingkah laku yang berhubungan dengan menarik diri . (urang spontan :. .patis, ekpresi wa%ah kurang berseri ;. +idak merawat diri dan tidak memperhatikan dirinya 1. +idak mau komonikasi &erbal B. Mengisolasi diri C. (urang sadar dengan lingkungan sekitar D. (ebutuhan fisiologis terganggu ". .kti&itas menurun !. (urang energi, harga diri rendah, postur tubuh berubah. 4. DI.*-/S. (,P,'.?.+.Masalah keperawatan yang berubungan dengan hubungan sosial. Diagnosa menurut -.-D. ) . 'esiko ter%adi perubahan persepsi sensori berhubungan dengan menarik diri

:. (oping keluarga inefektif ;. (oping indifidu inefektif 1. (esepian berhubungan dengan menarik diri B. Perubahan proses berfikir C. Isolasi sosial berhubungan dengan kemampuan hubungan sosial inadekuat D. *anggiuan persepsi (harga diri rendah# berhubungan dengan persepsi keluarga nonrealistik dalam berhubungan. ". Menarik diri berhubungan dengan waham curiga. !. (ebersihan diri kurang berhubungan dengan kurang energi E. *angguan hubungan sosial berhubungan dengan kurangnya perhatian terhadap lingkungan. . Menurunya akti&itas motorik berhubungan kurangnya perhatian terhadap lingkungan. :. Potensial defisit cairan berhubungan dengan tidak mau merawat diri. ;. *angguan komonikasi &erbal 1. *angguan interaksi sosial berhubungan dengan menarik diri 9. P,',-9.-...da beberapa prinsip rencana asuhan keperawatan dengan klien gangguan hubungan sosial, antara lain ) . 4ina hubungan saling percaya :. 4antu klien menguraikan kelebihan dan kekurangan interpersonal. ;. 4antu klien membina kembali hubungan interpersonal yang positf 6 adaptif dan memberikan kepuasan timbal balik ) 4eri penguatan dan kritikan yang positif @angan perhatikan klien saat manipulatif6ekploratif,konfrontasi 4ertindak sebagai model peran, latih prilaku Dengarkan semua kata>kata klien dan %angan menyela saat klien bertanya. 4erikan penghargaan saat klien dapat berprilaku yang positif $indari ketergantungan klien (embangkan hubungan terapeutik dengan klien <bukan anda=, tetapi perilaku anda yang tidak dapat diterima. 1. Perhatikan kebutuhan .D0 klien B. 0ibatkan dalam kegiatan ruangan.

C. 9iptakan lingkungan terapeutik D. +erapi somatic ". 0ibatkan keluarga6system pendukung untuk membantu mengatasi masalah klien. D. P,0.(S.-..Pelaksanaan sesuai dengan rencana keperawatan yang ada dan dilakukan di lapangan ,. ,8.02.SI (lien mengadakan hubungan interpersonal yang efektif, dapat beker%asama dengan perawat dan keluarga, klien dapat menggunakan sumber koping yang adekuat.