Anda di halaman 1dari 79

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Dalam era globalisasi sekarang ini dan disertai dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat pertumbuhannya salah satu perkembangan teknologi yang berkembang adalah perkembangan teknologi dalam bidang kelistrikan. Walaupun sifat listrik yang tepat tidak diketahui, dan banyak yang sudah diketahui mengenai apa yang dapat dilakukannya. Listrik merupakan suatu sunber energi yang efisien dan fleksible karena listrik dapat diubah dari berbagai energi lain dan mudah dalam pemidahan energi dari suatu tempat ketempat yang lain. Karena ini dalam suatu proses produksi, listrik merupakan suatu hal yang mutlak harus ada. Seperti halnya PT. Energi Alamraya Semesta yang merupakan Pembangkit Listrik Tenaga ap pada

dasarnya untuk membantu pihak PL! dalam menangani krisisnya listrik dalam masayarakat. PT. Energi Alamraya Semesta sebagai salah satu perusahaan S"asta berusaha men#ukupi segala kebutuhan masyarakat dalam pengadaan energi listrik sehingga masyarakat benar$benar merasakan manfaat dari energi listrik dengan baik. %ertitik tolak dari keadaan di atas, maka penulis men#oba untuk meneliti apakah peralatan pembangkit listrik tersebut benar$benar diberikan proses dasar PLT PT. Energi Alamraya Semesta yang betul$betul beker&a se#ara efektif apabila ter&adi gangguan, dan sistem pera"atan dan perbaikan sensor le'el air pada tangki deaerator dengan menggunakan differensial transmitter pressure

1.2 Tujuan Adapun tu&uan penulisan Laporan Praktek Ker&a lapangan ini yaitu) (. *engetahui prinsip ker&a dari proses dasar PLT PT. Energi Alamraya

Semesta dan sistem pera"atan dan perbaikan pada #oal belt #on'eyor di PT. Energi Alamraya Semesta. +. *emperdalam ilmu pengetahuan penulis antara teori yang didapat dibangku perkuliahan dengan praktek ker&a lapangan. ,. *empersiapkan diri dengan bidang ketenagaker&aan. -. *emenuhi salah satu syarat Akademik .urusan Teknik Elektro program studi Teknik Listrik pada Politeknik !egeri Lhokseuma"e.

1.3 Permasalahan Dan Pembatasan Masalah ntuk men#apai kestabilan dan kontinuitas penyaluran daya perlu adanya pembangkit yang dapat menun&ang seluruh proses produksi baik pada industri$ industri dan &uga pemakaian pada rumah tangga dalam Kab. A#eh %arat, Kab. A#eh .aya, Kab !agan /aya dan Kab A#eh %arat daya. ntuk menghindari luasnya pembahasan, penulis membatasi penulisan materi laporan praktek ker&a lapangan ini hanya ruang lingkup mempela&ari dan membahas proses dasar PLT PT. Energi Alamraya Semesta dan sistem

Pera"atan dan perbaikan sensor le'el air pada tangki deaerator dengan menggunakan differensial transmitter pressure

1. Met!"e Pengum#ulan Data Dalam menyelesaikan laporan hasil Praktek Ker&a Lapangan ini, penulis memakai #ara 0 #ara sebagai berikut ) (. Wa"an#ara Teknik ini digunakan dalam pengumpulan data 0 data yang hanya ada dilapangan dan keterangan 0 keterangan yang tidak diperoleh se"aktu kuliah. +. Pengamatan Disini penulis mengikuti langsung proses penger&aan yang berlangsung tahap demi tahap hingga akhir proses produksi. ,. Studi Pustaka Disini penulis memperoleh data0data yang dibutuhkan dengan memba#a sumber0sumber yang tertulis yang dibutuhkan demi terselesainya laporan Praktek Ker&a Lapangan ini.

BAB II $AMBA%AN UMUM PE%U&AHAAN

2.1 &ejarah &'ngkat Dengan adanya kandungan batubara yang melimpah di Kabupaten !agan /aya dan tersedianya lokasi yang baik dan #o#ok di daerah tersebut dan serta adanya &alan yang melintas daerah ini, dan didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat yang hampir semua menggunakan pelaratan listrik, maka *edia 1roup mendirikan PT. Energi Alamraya Semesta yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga kabupaten !agan /aya ini. Pembangunan proyek PT. Energi Alamraya Semesta ini dimulai pada a"al 6ebuari +778 dan selesai pada 6ebuari +779 yang ditangani oleh Kontraktor !orth"est Ele#tri#al Po"er :orporation 2!WEP:3 dari :hina. Pada ++ 6ebuari sampai , *ei +779 PT. Energi Alamraya Semesta masih dalam tahap u&i #oba, pada - *ei +779 PT. Energi Alamraya Semesta memulai Sin#rone dengan PT. PL! 2Persero3 #abang *eulaboh, pada ; .uni +779 PT. Energi Alamraya Semesta diresmikan oleh *enhub /< dan 1ebenur !AD, pada (; .uni +779 PT. Energi Alamraya Semesta mulai beroperasi se#ara komersial dan pada ( .uni +779 pemba#aan KW= meter pertama di 1= Langkak. PT. Energi Alamraya Semesta menggunakan bahan bakar batubara berkalori sedang yang dipasok oleh PT. %ara Energi Lestari yang berlokasi tambang di Desa Alue %uloeh, Ke#. Seunagan, Kab. !agan /aya yang ber&arak (9.5 Km dari site PLT . ap 2PLT 3 yang berkapasitas ( 4 (5 *W di

PLT

PT. Energi Alamraya Semesta dioperasikan sebesar 97> dari

kapasitas terpasang, sehingga daya yang dihasilkan berkisar (+ *W. Dari output yang dihasilkan ((> diantaranya dipakai untuk KS 2 saha Kelistrikan Sendiri3

dan eksesnya sebesar 9?> di&ual ke PT. PL! 2Persero3 Wilayah Pro'insi A#eh berdasaran *@ !o ) 7+;.P.A7-,AW$!ADA+77; tanggal +9 .uli +779. 2.2 L!kas' Pabr'k Lokasi pabrik PT. Energi Alamraya Semesta di "ilayah yang strategis , di Desa Kuta *akmue, Ke#. Kuala, Kab. !agan /aya yang berdekatan dengan sungai Seunagan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada penelitian dibeberapa aspek teknis ekonomis antara lain ) $ $ Dekat dengan bahan baku berupa batubara di Desa Alue %uloeh Pengambilan air baku dari sungai Seunagan

Areal yang ditempati PT. Energi Alamraya Semesta ini seluas ++ =a. 2.3 Man(aat Perusahaan Dengan beroperasinya PLT PT. Energi Alamraya Semesta, maka

operasional generator PT. PL! 2Persero3 :abang *eulaboh bisa diturunkan sekitar 57$87> sehingga menghemat pemakaian bahan bakar solar dan pada akhirnya akan menghemat subsidi AP%! terhadap PL! %agi masyarakat di sekitar site proyek, maka kehadiran perusahaan di daerah yang masih relatif ketinggalan dari segi ekonomi dan pendidikan, maka se#ara bertahap keberadaan perusahaan perusahan dapat meningkatkan

pendapatan masyarakat sekitar antara lain dengan penyerapan tenaga ker&a dan terbukanya peluang ker&a sama pengangkutan batubara serta dapat meningkatkan

pengetahuanAketrampilan melalui program alih teknologi bagi mereka yang serius mau bela&ar. 2. &'stem Manajemen "an &truktur )rgan'sas' Struktur organisasi PT. Energi Alamraya Semesta mengikuti sistem

organisasi garis dan staff. De"an komisaris bertindak sebagai penga"as semua kegiatan yang dilakukan oleh De"an Direksi dan menetapkan kebi&aksanaan umum yang harus dilakukan. Kedudukan direksi adalah sebagai mandataris De"an Direksi dan menga"asi seluruh fungsi operasional perusahaan. PLT Semesta terdiri atas ) $ $ $ $ Direktur tama 1eneral affair dan personnel *ana&er Keuangan Super'isor :hipper, %oiler, :ontrol /oom, %uilding, Ele#tri#, Turbine, Work Shop dan Alat %erat $ $ Kabag =umas, Logisti# dan Water threat ment Administrasi PT. Energi Alamraya

Adapun tugas Departemen Pemeliharaan se#ara garis besar adalah ) $ *emelihara dan mera"at setiap peralatan pabrik yang dengan pengoperasian, agar semua peralatan dapat beker&a dengan baik tanpa adanya kerusakan 0 kerusakan yang tidak diinginkan. $ *eren#anakan dan mengendalikan setiap langkah perbaikan

pre'enti'e maintenan#e.

*enyelenggarakan re'isi tahunan 2perbaikan tahunan3 setiap (+ sampai (9 bulan sekali tergantung kondisi mesin dan peralatan 2seperti /otaring *a#hine dan :atalyst Performan#e3.

BAB III P%)&E& DA&A% PLTU PT. ENE%$I ALAM%A*A &EME&TA

Pembangkit Listrik Tenaga

ap 2PLT 3 atau Thermal Po"er Plant

dimana listrik yang dihasilkan dari generator yang digerakkan atau diputar oleh turbin uap dimana energy uap tersebut dihasilkan dari pesa"at pembangkit uap yaitu boiler. ap yang diprodusi oleh boiler yaitu dengan mengkon'ersikan batu

bara 2energy primer3 men&adi panas dengan proses pembangkaran di ruang bakar untuk memanaskan air men&adi uap &enuh sampai men&adi uap kering 2superheated3 uap ini dipergunakan untuk mengerakkan turbin. Tahapan$tahapan pada proses Pembangkit Listrik Tenaga ap 2PLT 3 pada PT. Energi Alamraya

Semesta dibagi men&adi - 2empat3 tahap, yaiu) (. Water Treatment 2 nit Pengolahan Air3 +. %oilerAKetel 2 nit Pengolahan ap3 ,. Turbin -. nit Kelistrikan

Gambar blok diagram proses PLTU PT. EAS

3.1. +ater Treatment , nit Pengolahan AirKebutuhan air di dalam pabrik Pembangkit Listrik Tenaga ap 2PLT 3

merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting, hal tersebut dikarenakan air merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses pengoperasian. Dalam proses tersebut air dipanaskan sampai mendidih sehingga dapat menghasilkan uap bertekanan tinggi 2heat steam3 yang kemudian dimanfaatkan untuk memutar A menggerakkan turbin. Air yang digunakan haruslah bebas dari berbagai kotoran 2impurity3 yang terkandung didalamnya. Kotoran $ kotoran tersebut berupa padatan terlarut ( Calsium, magnesium, natrium, besi 2!ksigen,"arbon monoksid, "arbondioksida , dan , Gas terlarut tersuspensi

padatan

2Tanah,lumpur,pasir 3. %ila dalam air masih mengandung kotoran $ kotoran, maka akan menyebabkan kerak dan karatan pada pipa,boiler,dan turbin yang mengakibatkan proses tidak ber&alan normal. @leh karena itu pengolahan air harus dilakukan. Pengolahan air baku men&adi air siap pakai dapat dilakukan dengan tahapan$tahapan berikut) 3.1.1 RAW WATER

/a" "ater adalah proses pengambilan air dari sumber alam yaitu ) sungai, sumur, dan lain sebagainya. Setelah itu air ini disimpan di bak penampungan. 3.1.2 Clarifier

Clari#ier berfungsi sebagai tempat pengolahan air tahap pertama. pen&emihan air untuk menghilangkan Bat padat yang ada dalam bentuk suspensi yang menyebabkan kekeruhan pada air. $a% %ater 2air baku3 yang berasal dari sungai !agan raya dipompakan dengan tekanan ($, KgA#m + 1. kekeruhan

2turbidity3 air baku yang masuk ke "lari#er C +( 6T

pada saat musim kemarau,

sedangkan pada saat musim hu&an turbilitinya lebih besar dari D +( 6T .

Gambar &.' Clari#ier (PLTU (agan $aya Clari#ier mempunyai kapasitas ((77 ton. sedangkan kebutuhan air baku yang masuk "lari#ier adalah 97 $ (77 tonA&am 2normal3. Pada daerah masuk "lari#)er diin&eksikan bahan$bahan kimia yaitu ta"as, "hlorine. Kotoran$kotoran yang mengendap bersama sludge 2lumpur3 dikeluarkan dari ba"ah "lari#ier. 3.1.3 Service Water Tank

=asil akhir dari proses Clari#ier dipompakan menu&u Ser*i"e +ater Tank dan siap digunakan untuk proses "ater treatment selan&utnya. 3.2. Demineralizati n Water S!istem ,eminerali-ation +ater Syistem berfungsi sebagai pengolahan air 2e.ternal %ater treatment3,dimana air sungai yang memiliki daya hantar D (77 EsA#m dirubah men&adi air yang memenuhi syarat sebagai air penambah di sistem PLT yaitu F, EsA#m. Dalam melakukan proses pengolahan tersebut terdapat

beberapa peralatan utama yang digunakan yaitu)

(7

3.2.1

&an" .'lter Tank

Air yang telah ditampung dalam Ser*i"e %ater tank kemudian dipompakan ke Sand /ilter untuk menghilangkan lumpur$lumpur yang tidak mengendap sempurna pada proses sedimentasi dari "lari#ier. Adapun Komponen utama dari sand #ilter adalah) %atu kerikil kasar dengan ukuran +,7 mm 0 -,7 mm sebanyak +5 > %atu kerikil halus pasir dengan ukuran 7,9 mm 0 +,7 mm sebanyak +5 > Pasir kuarsa dengan ukuran 7,5 mm 0 7,; mm sebanyak 57 > Sand filter beker&a se#ara kontinu, maka kotoran$kotoran akan mengumpal di #ilter untuk dilakukan ba#k "ash se#ara berkala. 3.2.2. Tank' /arb!n Akt'( .'lter "aktivet car# n filter$ Tanki Karbon Aktif filter berfungsi sebagai alat untuk menyaring kotoran$ kotoran, "arna dan bau yang terkandung dalam air baku A air sungai. 3.2.3 Tank' /at'!n .'lter "cati n e%c&ar'er$

Tanki Kation 6ilter berfungsi sebagai alat untuk menangkap ion$ion positif dari air baku,yaitu berupa resin$resin penukar ion negati*e,sehingga menyebabkan air keluaran dari kation #ilter ini bersifat asam dan memiliki daya hantar D5 EsA#m 3.2.3.1 De'asifier( )ntermediate Water Tank Dari Tanki Kation 6ilter air dile"atkan ke degasi#ier yang berfungsi untuk mengurangi kadar udara yang ada dalam air baku, dengan #ara ditiupkan udara dari ba"ah keatas .

((

3.2.3.2 Tank' An'!n .'lter "ani n e%c&ar'er$ Tanki Anion 6ilter berfungsi sebagai alat untuk menagkap ion$ion negati'e yang terkandung dalam air, yang berupa resin$resin penukar ion positif, sehingga air baku keluaran dari tanki Anion /ilter ini memiliki daya hantar yang lebih rendah dari air baku 2F5 EsA#m3, dan memiliki p= 8$;. 3.2.3.2 Tank' *i%#ed "mi% #ed e%c&ar'er$ Tanki *i4 bed berfungsi untuk menangkap ion$ion negatif dan ion positi'e dari keluaran Anion 6ilter, sehingga air keluaran dari tanki 0i.bed ini memliki daya hantar yang lebih rendah lagi 2F7,+ EsA#m3. didalam tanki mi.bed ini terdapat resin$resin penukar ion positif dan resin$resin penukar ion negatif yang mana resin$resin ini di#ampur 2mi.3 didalam tanki mi4bed tersebut.

Gambar &.& ,eminerali-ation +ater Sistem (PLTU (agan $aya 3.3 Peralatan bantu Selain peralatan utama yang tersebut diatas, &uga terdapat alat pendukung lainnya. Adapun alat$alat tersebut antara lain sebagai berikut)

(+

3.3.1

Degass'('er Pum# ,egassi#ier Pump berfungsi untuk memompakan air dari tanki degassi#ier

ke tanki Anion /ilter. 3.3.2 Tank' Pen0'm#anan Na)H ("austi" soda Tanki Penyimpanan !a@= 2"austi" soda3 berfungsi sebagai tanki penyimpan !a@= dengan kosentrasi ( 2-9 >3 dan kosentrasi + 2+-$+5 >3 3.3.3 Tank' %egeneras' Na)H Tanki /egenerasi !a@= merupakan tanki yang digunakan pada saat dilakukan regenerasi, yang mana di tanki ini !a@= -9> atau !a@= +- > di en#erkan men&adi !a@= 5 > 3.3. Tank' #en0'm#anan H1L Tanki penyimpanan =:L berfungsi sebagai tanki penyimpan =:L dengan kosentrasi ,+$,, > 3.3.2 Tank' %egeneras' H1l Tanki /egenerasi =:l merupakan tanki yang di gunakan saat melakukan regenerasi, di dalam tanki ini =:L ,+$,,> di en#erkan men&adi 5 > 3.3.3 Tank' #enga"uk Na)H Tanki pengaduk !a@= berfungsi untuk mengaduk !a@= padat Katup$ Katup berfungsi ntuk mengatur aliran sesuai kebutuhan 3.3.4 M'5 be" 1!m#res!r

(,

0i. bed Compresor regenerasi mi. bed. 3.3.6 M!t!r7M!t!r

berfungsi sebagai pengembus udara pada saat

*otor $ *otor merupakan alat yang berfungsi untuk meggerakan pompa$ pompa 3.3.8 P!m#a Trans(er Na)H Pompa Transfer !a@= berfungsi untuk mentransfer !a@= dari tanki regenerasi !a@= ke tanki Anion /ilter dan tanki 0i.bed pada saat regenerasi 3.3.19 P!m#a Trans(er H1L Pompa Transfer =:L berfunsi untuk mentransfer =:L dari tanki regenerasi =:L ke tanki Cation /ilter dan tanki 0i.bed pada saat regenerasi 3.3.11 P!m#a Penga"uk Na)H Pompa Pengaduk !a@= berfungsi untuk mengaduk !a@= padat 26lake ?9>3 3.3.12 Alat7alat Istrument 1!ntr!l Alat$alat )strument Control berfungsi sebagai alat penun&uk atau indi#atorAparameter kondisi air yang meliputi) pengukur daya hantar 2EsA#m3, dan tekanan KgA#m+3 dll. Setelah air diproses melalui ,eminerali-ation +ater Syistem, maka air tersebut harus di analisa kembali. =al tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah air yang akan digunakan telah memenuhi syarat atau batasan operasi yang telah ditentukan. Adapun batasan operasi adalah sebagai berikut)

(-

(. p= 2dera&at keasaman3 +. D= 2daya =antar3 ,. Si@+ 2sili#a3

) 5,7 0 8,5 ) G , EsA#m ) G 7,7, ppm

Gambar &.1 Perbedaan air baku (sungai dan air demin (siap pakai Apabila air pada mi.bed belum memenuhi syarat yang tersebut diatas, maka harus dilakukan $egenerasi 2pembaharuan kembali3. 3.3.13 Make U# +ater Tank 0ake up %ater tank berfungsi untuk menampung air ,emin 2air tanpa mineral3 yang telah diperoses melalui ,eminerali-ation +ater Syistem. Didalam make up %ater tank memiliki 'olume C ?7 ton. Hang telah memenuhi syarat pemakaian. Air yang ada didalam make up %ater tank akan dipompakan ke #eed %ater tank (/+T .

(5

Gambar &.2 0ark Up +ater Tank (PLTU (agan $aya 3. . B)ILE% ,+nit ,r duksi Steam%oiler adalah sebuah pesa"at yang mempunyai kontruksi persegi pan&ang 2tungku3 sekitar (5 m 2pada PLT !agan /aya3 dengan ketinggian -7$57 m. dindinya terbuat dari rangkaian WA% dari pipa$pipa air ba&a tekanan tinggi dengan diameter sekitar 87 mm dan ditutup oleh plat ba&a. 6ungsi boiler adalah untuk merubah energi air men&adi uap dengan proses pemanasan yang dihasilkan oleh proses pembakaran 2batu bara3 dimana energi uap tersebut dimafaatkan untuk memutar turbin atau peralatan lainnya. .enis boiler yang digunakan adalah 3oiler Type single ,rum, yang memungkinkan ter&adinya sirkulasi sebagian air dalam boiler se#ara terus menerus. Pengoperasian 3oiler Type single ,rum yang efisien dan aman sangat tergantung pada sirkulasi air yang konstan di beberapa komponen steam #ir#uit. Data teknis %oiler pada Pembangkit Listrik Tenaga /aya adalah sebagai berikut) Kapasitas %ahan bakar *etoda pembakaran Type Effisien#y 6iring eIuipment ) (77 tAh 87 bar -97 7# ) :oal, Wood atau Peat )Tra'eling system ) Water pipe boiler "ith tra'eling grid ) 98,? > ) Spread stoke grite Spread Sto#ker firing ap 2PLT 3 !agan

3. .1 /!nstruks' b!'ler "ar' bebera#a bag'an antara la'n :

(8

3. .2. P'#a "'n"'ng , +all Tube Pipa dinding adalah merupakan pipa yang dirangkai membentuk dinding dan dipasang se#ara 'ertikal pada - 2empat3 sisi, sehingga membentuk ruangan persegi empat didalam ruang bakar. Di dalam pipa$pipa tersebut terisi air yang berasal dari Steam Drum.Wall tube berfungsi untuk menyerap kalor se#ara maksimal 2radiasi, kon'eksi, dan konduksi3 yang dihasilkan oleh pembakaran dengan #ara mengalirkan air searah sesuai desain dan dengan metode sirkulasi. Spesifikasi dan &umlah Wall Tube pada 6urnan#e adalah sebagai berikut) Selatan tara Timur %arat ) (+7 tubes dengan ketebalan rata$rata 5.5 mm ) (+7 tubes dengan ketebalan rata$rata 5.5 mm ) ;8 tubes dengan ketebalan rata$rata 5.5 mm ) ;8 tubes dengan ketebalan rata$rata 5.5 mm

1ambar -.( "all tubes 3. .2.1 %uang Bakar ,(urnan;e/uang bakar adalah tempat untuk mempertemukan batubara dengan udara untuk proses pembakaran dimana ruang tersebut diran#ang mempunyai ukuran C (5 J (5 *. Syarat$syarat pembakaran yaitu bahan bakar, oksigen, panas dan reaksi kimia. Akan tetapi untuk pembakaran di %oiler perlu adanya syarat tambahan berupa turbulensi dan "aktu. Waktu yang #ukup harus diupayakan agar bahan bakar dapat terbakar seluruhnya. Aliran bahan bakar dalam %oiler harus #ukup lambat untuk memberikan #ukup "aktu. Sedangkan untuk turbulensi

(;

dihembuskan udara dari primary air fan pada bagian ba"ah dan se#ondary air fan pada bagian samping untuk mengendalikan nyala api yang baik agar ter&adi pembakaran yang sempurna.

1ambar -.+ ruang bakar 2furnan#e3 3. .2.2 &team Drum Steam drum adalah sebuah alat yang terbuat dari plat ba&a yang berbentuk silinder dan dipasang mendatar di atas rangkaian ruang bakar. Steam Drum berfungi untuk menampung air pengisi 2#eed %ater3 dan uap basah dari Wall Tube sekaligus sebagai pemisah antara air dan uap untuk meneruskan siklus "ater #y#le. Steam drum ini memeliki kapasitas C(77 ton air dengan tekanan 55 0 87 bar dan temperatur maksimum -97 7:. 3. .2.3 &u#er Heater Super heater adalah suatu alat yang kontruksinya merupakan rangkaian pipa$ pipa yang membentuk spiral yang diletakkan dibagian laluan gas panas diatas ruang pembakaran. Super heater berfungsi untuk menukar panas 2heat tras#er3 uap yang berada didalam pipa dengan gas panas di #elah luar pipa atau dengan kata lain sebagai tempat untuk merubah uap basah men&adi uap kering sebelum menu&u turbin. Disisi ini, uap akan mendapat kenaikan temperatur gas panas dan disisi lain &uga menurunkan gas panas menu&u e#onomiBer. ntuk mengendalikan temperatur uap dilengkapi dengan peralatan Desuper heater dimana peralatan tersebut tempatnya dipasang pada Super =eater (. Pada Super =eater tekanan uap yang dihasilkan berkisar antara 55 0 87 bar dengan temperatur maksimum -97 7:.

(9

1ambar -., Super =eater 3. .2. E;!n!m'<er E#onomiBer adalah merupakan rangkaian pipa$pipa air yang berbentuk spiral dan dipasang pada laluan gas panas dari Superheater ke :hemney 2#erobong3. E#onomiBer ini berfungsi untuk menukar panas 2heat transfer3 atau memanaskan air pada tahap a"al sebelum air masuk ke Steam Drum. Air yang masuk dari 6eed Water Tank 26WT3 ke E#onomiBer memiliki temperatur ?7 0 (,7 7: dengan output yang dihasilkan C +57 7: pada temperatur ruangan C,77 7:. Proses ini ter&adi dengan menukar panas yang berada didalam pipa dengan gas panas di#elah luar pipa. Panas tersebut berasal dari isapan gas panas <D6 dari furnann#e sebelum menu&u :hemney 2#erobong3. Penggunaan E"onomi-er untuk pemanasan a"al sangatlah penting karena) (. =al tersebut dapat meningkatkan efisiensi boiler se#ara keseluruhan, karena panas yang ada pada steam bisa dimanfaatkan untuk melakukan usaha. +. Dengan memanaskan air sebelum air diubah men&adi steam di %oiler, berarti mempermudah ker&a %oiler, hanya sedikit sa&a panas yang perlu ditambahkan. ,. Pemanasan air hanya akan mengurangi Thermal Sho"k pada %oiler. 3. .2.2 Ele;tr!stat'k Pers'#t'tat!r "E,EP adalah peralatan penangkapan abu hasil pembakaran dipasang pada laluan gas panas dari e#onomiBer ke :hemney berfungsi untuk menangkap abu

(?

hasil pembakaran menempel pada peralatan tersebut sehingga gas bekas keluar ke atmosfir sudah bebas dari bahaya.

1ambar -.- Ele#trostatik Persiptitator 3. .2.3 &!!t Bl!=er Soot blo"er adalah peralatan pembersihan pipa uapAair pada boiler bagian luar dari kotoran hasil pembakaran dengan menyemprot uap. ap tersebut berupa uap kering yang berasal dari line steam boiler. .umlah soot blo"er total adalah ? buah 5 dipasang pada super heater 2no ( sAd 53 dan - buah dipasang pada di daerah E#onomiBer 2 no 8 sAd ?3 dengan tekanan uap ,7 %arA,57 o:. Terdapat tiga &enis Soot %lo"er yaitu sebagai berikut) (. Long and Short /etra#table +. /otary and *anual ,. /e#ipro#ating

1ambar -.5 Soot %lo"er

+7

3. .2.4 1er!b!ng ,C&emne!:erobong adalah kontruksi yang mempuyai ketinggian sampai (77 * (PLTU 0edia Group atau lebih. Hang berfungsi untuk menghisap se#ara natural gas panas dan abu hasil pembakaran ke atmosfir.

1ambar -.8 :erobong ("hemney3

3. .2.6 &team l'ne "an Dra'n @ut let steam dan Drain berfungsi untuk menampung uap dari Super =eater menu&u ke steam Turbin. @ut line steam dan drain memiliki beberapa katup 2*al*e3 yaitu sebagai berikut) @ut let steam line drain 'al'e berfungsi saat startup digunakan untuk membuang air sebelum uap masuk ke turbin @ut let steam line 'enting 'al'e berfungsi saat startup digunakan untuk mengendalikan temperatur uap sesuai syarat turbin *ain steam stop 'al'e berfungsi untuk menutup startup saat uap belum memenuhi syarat start Turbin dan dibuka saat telah memenuhi syarat. Drain 'al'e berada sepa&ang steam drain yang menu&u turbin untuk membuang air hasil kondensasi.

+(

3.2 Peralatan bantu Selain peralatan utama yang tersebut diatas pada proses boiler &uga mengunakan peralatan bantu diantaranya adalah sebagai berikut) 1. Peralatan 0ang menunjang s'st'm A'r Penambah ( $a% +ater dan ,emin Plant Peralatan tersebut berfungsi untuk men&amin ketersediaan air penambah yang berasal dari air tanah atau air sungai 2/a" "ater3 yang telah diproses melalui "ater treatment untuk keperluan air pengisi. 2. Pelaratan 0ang menunjang a'r #eng's' (#eed %ater tank sampai dengan E"onomi-er 6eed "ater tank adalah tempat penyimpanan air yang berbentuk selinder dengan kapasitas (5( ton yang berfungsi untuk menampung air kondensate ditambah air make up "ater tank dan sekaligus untuk memanaskan air dengan uap dari LP turbin.

1ambar -.; #eed %ater tank 26WT3 %oiler feed pump 2%6P3 adalah pompa air dengan tekanan 97 bar yang berfungsi untuk memompakan air dari 6WT ke Drum dengan debit ((5 tAh. Terdapat dua buah %6P, satu digerakkan oleh steam dan satu digerakkan oleh motor. !amun %6P yang menggunakan steam tidak beroperasi 2stanby . Pada %6P yang menggunakan motor sebagai penggerak sepesifikasi motornya adalah sebagai berikut)

++

1ambar -.9 3oiler #eed pump 2%6P3 Type Daya Putaran :at.!o ) =J/ ,55 LA ) -77 KW ) +?9+ /pm ) *K -,5 -7($JJ

3.3 Peralatan 0ang menunjang bahan bakar batubara ntuk mensuplai bahan bakar batubara kedalam 6urnan#e pada proses pembakaran, maka terdapat beberapa peralatan dan tahapan antara lain adalah sebagai beriut) :ruser :ruser adalah suatu alat atau mesin yang berfungsi untuk menghan#urkan bongkahan batu bara agar lebih halus.

1ambar -.? Cruser Long :on'eyor

+,

%atubara yang telah dihaluskan kemudian dituangkan kedalam bak pengirim yaitu long #on'eyor. Long :on'eyor adalah peralatan yang berupa sabuk pan&ang yang digerakan oleh beberapa motor yang berfungsi untuk mengirim batubara ke =oper.

1ambar -.(7 Long Con*eyor =oper =oper adalah suatu peralatan atau tempat penghimpun batubara yang disuplai dari bangker sebelum masuk ke 6urnan#e

1ambar -.(( 4oper :oal feeder %atubara yang telah dihimpun di hoper ditranferkan ke :oalfeeder.:oal feeder adalah alat yang berfungsi untuk mengisi batubara ke dalam 6urnan#e.

+-

1ambar -.(+ Coal #eeder Spreader Stoker Spreader Stoker adalah alat yang berfungsi untuk menyebarkan atau melontarkan batabara ke 6urnan#e. =al ini perlu dilakukan agar batubara tidak menumpuk di satu sisi sa&a sehingga batubara tidak terbakar sempurna. Tra'eling grate dan =eat go'ernor + buah Tra'eling grate adalah peralatan yang berupa bed atau krepyak yang dibuat dari besi ba&a yang mempunyai hamparan seperti tempat tidur lebar dan bisa berputar mendatar dengan digerakkan oleh dua buah =eat go'ernor yang ditempatan pada bagian ba"ah ruang bakar .Tepatnya diba"ah lontaran dari spreader yang berfungsi untuk menampung se&umlah batubara yang mempunyai ukuran partikel yang lebih besar hasil lotaran spreader yang belum terbakar akan tertampung di bed grate dan akan terbakar. Tra'eling grate &uga bisa diatur putaranya hal ini untuk menyesuaikan &umlah batubara yang akan dibakar.

+5

1ambar -.(, Tra'eling grate 3.4 Peralatan 0ang menunjang u"ara #embakaran ntuk ter&adinya proses pembakaran yang sempurna dimana kebutuhan udara untuk tiap ( ton batabara membutuhkan C5 ton udara, maka terdapat beberapa peralatan bantu udara pembakaran yaitu) )ndu"tion ,ra# /an 2<D63 adalah peralatan yang berfungsi untuk mengisap abu$abu sisa pembakaran dari furnan#e menu&u :hemney 2#erobong3. Adapun spesifikasi motor <D6 adalah sebagai berikut) Type Daya Putaran :at. !@ ) *%K ,55 LA ) ,(5 KW ) (-97 /pm ) *K +;(7++ 0A%

Primary Air /an 2PA63 adalah peralatan yang berfungsi untuk meniup udara dari ba"ah furnan#e. Adapun spesifikasi motor PA6 adalah sebagai berikut) Type Daya Putaran :at. !@ ) *%K ,55 *A ) +57 KW ) (-95 /pm ) *K +;(7+7 0A%

+8

S"ondary Air /an 2SA63 adalah peralatan yang berfungsi untuk meniup udara dari samping furnan#e. Adapun spesifikasi motor SA6 adalah sebagai berikut) Type Daya Putaran :at. !@ ) *%K ,(5 *A ) (87 KW ) (-97 /pm ) *K +;(7(; 0A%

Gas $e"ir"ulasion /an 21/63 adalah peralatan yang berfungsi untuk menggantikan pompa PA6 apabila mengalami kerusakan dengan memamfaatkan kembali gas buang sebelum ke #hemney. Adapun spesifikasi motor 1/6 adalah sebagai berikut) Type Daya Putaran :at. !@ ) *%K +975 ) ;5 KW ) +?;5 /pm ) *K +;(77( 0A%

1ambar -.(- PA/ dan SA/


Air 4eater adalah merupakan ruangan pemanas yang digunakan untuk

memanaskan udara luar yang diserap oleh PA6 2Primary Air /un dengan menggunakan steam dari turbin untuk meminimalisasikan udara yang

+;

lembab yang akan masuk ke dalam tungku pembakaran melalui $otary 5al*e yang terdapat di ba"ah E#onomiBer.

1ambar -.(5 Air 4eater 3. Peralatan 0ang membuang ,men&adlin'- abu bekas #embakaran batubara ntuk menhandling sisa pembakaran yang berupa abu bekas maka terdapat pompa untuk menseprai air agar men&atuhkan abu kesaluran parit pengumpul. . Peralatan 0ang menunjang sebaga' #engatur>#eng!ntr!l al'ran a'r? ua# "an tekanan &a(et0 @al@e Safety 'al'e adalah katup$katup yang berfungsi untuk memberikan keamanan bila ter&adinya kelebihan tekanan 2o*er pressure3 pada peralatan boiler dengan #ara membuang tekanan ke atmosfir. Safety 'al'e tersebut beker&a se#ara otomatis bila berlebihan tekanan dari ketentuannya. Safety 'al'e terdapat di beberapa bagian peralatan antara lain yaitu) a3 Steam dram 2steam drum sa#ety *al*e3 b3 Superhiter 2Superhiter sa#ety *al*e3 #3 6eed "ater tank 2/eed %ater tank sa#ety *al*e3

+9

1ambar-.(8 Sa#ety *al*e .ee" +ater Tank @al@e 6eed Water Tank 'al'e adalah katup yang berfungsi untuk mengatur &umlah atau flo" rate air yang masuk ke E#onomiBer sebelum menu&u Steam Drum. Proses tersebut dapat di #ontrol di =*< 2 4uman 0a"hine )nter#a"e . =*< ini adalah suatu alat yang memonitor sistem dengan berhubungan antara manusia dan mesin.

&#ra0 @al@e Spray 'al'e berfungsi untuk menyeprai steam dari Super =eater yang melebihi temperatur yang di iBinkan 2-97 7:3 sebelum masuk ke turbin dengan menggunakan air dari Steam drum. Bl!= "!=n %lo" do"n adalah suatu proses yang digunakan untuk membuang endapan kotoran yang berupa kerak$kerak yang ada didalam pipa header boiler. Ada dua &enis %lo" do"n yang digunakan pada %oiler yaitu) (. :ondesate blo" do"n :ondesate blo" do"n berfungsi untuk membuang kotoran 0 kotoran yang terdapat di semua Line Water yang diproduksi di %oiler. +. :ontinous blo" do"n

+?

:ontinous blo" do"n berfungsi untuk membuang endapan yang terdapat di =eader Wall Tube se#ara berkelan&utan atau terus menerus. 3.6 Bahan bakar ,batu bara%ahan bakar adalah suatu bahan baku yang digunakan dalam proses pembakaran dalam furnan#e yang berfungsi sebagai sumber panas 2kalor3 untuk memanaskan air agar dapat menghasilkan uap. %ahan bakar yang digunakan adalah batubara yang kualitas sedang 2lingnite A%3 yang memiliki nilai kalori antara ,.-?($ -.5?? K#alAkg. .enis batubara sangat memberi pengaruh terhadap energi listrik yang akan dihasilkan. Semakin baik kualitas dari batubara, maka semakin sedikit batubara yang digunakan untuk menghasilkan ( *W energi listrik. %erdasarkan analisa PLT A%. *edia 1roup, untuk menghasilkan ( *W energi listrik per &am maka membutuhkan (,+ ton batubara dengan &enis lingnite

1ambar -.(; %atu bara 3.8 Turb'ne Tur#in adalah sebuah pesa"at penggerak yang berfungsi untuk merubah energi uap men&adi energi mekanik 2putar3, dimana energi putar diteruskan memutar 1enerator untuk menghasilkan listrik.

,7

1ambar +.8 kontruksi turbin Turbin uap modern pertama kali dikembangkan oleh Sir :harles Parsons pada tahun (99-. Pada perkembangannya, turbin uap ini mampu menggantikan peranan dari ker&a mesin uap piston torak. =al ini disebabkan karena turbin uap memiliki kelebihan berupa efisiensi termal yang besar dan perbandingan berat dengan daya yang dihasilkan yang #ukup tinggi. Pada prosesnya turbin uap menghasilkan gerakan rotasi, sehingga hal ini sangat #o#ok digunakan untuk menggerakkan generator listrik. Pada saat ini, sudah hampir 97> pembangkit listrik diseluruh dunia telah menggunakan turbin uap. Se#ara umum turbin uap dapat digolongkan men&adi tiga ma#am yaitu turbin impuls, reaksi dan gabungan. Penggolongan ini berdasarkan #ara mendapatkan perubahan energi potensial men&adi energi kinetik dari semburan uapnya.

,(

3.8.1.Turb'n Im#lus Adapun turbin impuls mengubah energi potensial uapnya men&adi energi kinetik didalam nosel 2yang dibentuk oleh sudu$sudu diam yang berdekatan3. !osel diarahkan kepada sudu gerak. Didalam sudu$sudu gerak, energi kinetik diubah men&adi energi mekanis. Energi potensial uap berupa ekspansi uap, yang diperoleh dari perubahan tekanan a"al hingga tekanan akhirnya di dalam sebuah nosel atau dalam satu grup nosel yang ditempatkan didepan sudu$sudu #akram yang berputar. Penurunan tekanan uap didalam nosel diikuti dengan penurunan kandungan kalornya yang ter&adi didalam nosel. =al ini menyebabkan naiknya ke#epatan uap yang keluar dari nosel 2energi kinetik3. Kemudian energi ke#epatan semburan uap yang keluar dari nosel yang diarahkan kepada sudu gerak 2sudu$ sudu #akram yang berputar3 memberikan gaya impuls pada$pada sudu gerak sehingga menyebabkan sudu$sudu gerak berputar 2melakukan ker&a mekanis3. Atau bisa dafahami se#ara sederhana pronsip ker&a dari turbin impuls yaitu turbin yang proses ekspansi lengkap uapnya hanya ter&adi pada kanal diam 2nosel3 sa&a, dan energi ke#epatan diubah men&adi ker&a mekanis pada sudu$sudu turbin. Ke#epatan uap yang keluar dari turbin &enis ini bisa men#apai (+77Adetik. Turbin &enis ini pertama kali dibuat oleh de La'al, yang mana turbin ini mampu beroperasi pada putaran ,7.777rpm. Pada aplikasinya turbin impuls ini dilengkapi dengan roda gigi reduksi untuk memindahkan momen putar ke mekanisme yang akan digerakkan seperti generator listrik 3.8.2.Turb' %eaks' Turbin reaksi yaitu turbin yang ekspansi uapnya tidak hanya ter&adi pada laluan$laluan sudu pengarah 2nosel3 yang tetap sa&a tetapi &uga ter&adi pada laluan

,+

sudu gerak 2sudu$sudu #akram yang berputar3, sehingga ter&adi penurunan keseluruhan kandungan kalor pada semua tingkat sehingga terdistribusi se#ara seragam. Turbin yang &enis ini umumnyan digunakan untuk kepentingan industri. Ke#epatan uap yang mengalir pada turbin 2yang biasanyan nekatingkat3 lebih rendah yaitu sekitar (77 0 +77 mAdetik.

Gambar &.6 Perbedaan Prinsip Aksi Uap Turbin )mpuls dan Turbin $eaksi 3.8.3.Turb'n $abungan ,'m#lus "an reaks'Turbin gabungan adalah gabungan antara kedua turbin implus dan reaksi yang menghasilkan energy baru 3.8. Turb'n Tekanan T'ngg' ,HP Turb'nTubin tekanan tinggi berfungsi merubah energi panas steam men&adi energy me#hani#al dan diran#ang untuk menerima energi steam dengan tekanan dan temperature yang masih tinggi untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi. Adapun bagian utama pada turbin tekanan tinggi 2=P3 adalah sebagai berikut) %!t!r ,rotor dengan rotating bladesArotor dengan beberapa sudu &alan-

,,

/otor adalah bagian turbin yang bergerak atau berputar terdiri dari poros dan sudu$sudu yang berfungsi menerima pan#aran uap melalui noBBle sehingga bergerak arah melingkar dan selan&utnya poros ikut berputar &tat!r ,blades #aries dengan stationari bladesAstator dengan beberapa sudu tetap3 Stator adalah bagian dari turbin yang tidak bergerak 2diam3 dan didalamnya terdapat diafragma yang dipasang sudu$sudu yang berfungsi sebagai peman#ar uap 2!oBBle3. Diafragma tersebut terdiri dari beberapa tingkat sesuai dengan kapasitas atau &enis turbinnya. Casin' Casing adalah penutup yang mengilingi turbin yang berfunsi untuk men#egah te&adinya kebo#oran steam yang memutarkan turbin. Dumm! ,ist n "sur' tank$ ,ummy piston suatu media yang berfungsi untuk mengkompensasi gerakan a4sial poros turbin agar seimbang agar tidak #epat rusak thrust turbin. Steam St p -alve Steam stop *al*e adalah media yang diran#ang untuk menormali open dan #losese#ara #epat dengan tenaga hindroli" hal ini bagian dari pengaman turbin. Pada line =P terdapat dua buah steam stop *al*e yang beker&a. Steam c ntr l valve Steam "ontrol *al*e adalah media yang diran#ang untuk mengatur se#ara 'ariable &umlah uap yang masuk kedalam turbin sesuai dengan kebutuhan yang

,-

digerakkan mengunakan hyndroli". Pada line =P terdapat dua buah steam "ontrol *al*e

Gambar &.7 Stop "ontrol *al*e 3.8.2 Turb'n Tekanan %en"ah ,LP Turb'nTubin tekanan rendah berfungsi merubah energi panas steam men&adi energi mekanik dan diran#ang untuk menerima energy steam dengan tekanan dan temperature yang rendah untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi dengan

memafaatkan sisa uap untuk menambah daya. Adpun pelengkapan yang dimiliki turbin tekanan rendah 2LP3 diantaranya adalah sebagai berikut) 1. /otor 2. %lade 3. :esing . =ood spray

,5

=ood spray system ditempatkan pada bagian belakang LP turbin yang berguna untuk menurunkan temperature dengan #ara menspray air #ondensate saat startup atau lo" load bila perlu.

2.

Aenum Breaker 5enum breaker ditempatkan pada bagian leher kondensor saat unit operasi

posisinya menutup dan dibuka pada saat run do%n speed, unit trip atau normal shutdo%n yang berfungsi untuk menambah tekanan di dalam kondesor setelah turbin trip atau normal shutdo%n hal ini unuk mengurangi penurunan putaran turbin lebih #epat. 3. /!n"ens!r Kondensor adalah media yang berfungsi untuk menkondesasi se&umlah uap bekas dari e4hause LP turbin dengan #ara proses pendinginan tidak lansung dengan air pendingin utama dari "ooling to%er dengan ruang kondensor dibuat hampa dengan range tekanan C 7,75+5 %ar. Air pendingin masuk ke dalam kondensor dan melalui tube$tube di dalam kondensor sebagai bidang perpindahan panas, air pendingin tersebut mengkondensasikan uap yang berasal dari turbin. Air pendingin setelah masuk ke kondensor temperaturnya akan naik sehingga untuk dapat digunakan kembali sebagai air pendingin maka temperaturnya harus diturunkan, air pendingin ini didinginkan di #ooling to"er. Pada #ooling to"er udara udara dile"atkan pada air pendingin yang dispray. Air pendingin masuk ke kondensor dan keluar dari kondensor dipompakan dengan pompa sirkulasi air sebanyak tiga unit. ntuk operasi normal yang dioperasikan hanya satu unit.

,8

Kondensor yang digunakan terdiri dari + sisi yaitu utara dan selatan kedua sisi ini merupakan &alur keluar masuknya air. Dalam pengoperasiannya hal yang di&aga adalah le'el dan 'akum kondensor.
Kent oulet Water book flanges Tube sheet flanges

6lange s

Kent intlet "ater bo4

E4haust steam Stainless steel &oints

manhol e

=ot"ell #ondesante Sirkulatin intlet "atter drain :arbon Steel Sirkulating oulet "ater sprin gs To #ondensat e pam

drain

#on# rete Tyipi"al Po%er Plant Condensor Gambar &.8 Skematik Cross9Se"tional :ondensor Kondensor pada pembangkit listrik yang berfungsi untuk mengkondesasi uap dari turbin men&adi air. Kondensor diatas merupakan kondensor single pass pada kedua sisi tabung dan #angkang dengan lubang besar di bagian atas untuk pembuangan uap dari turbin melalui #elah$#elah tube dan terus ke hot%ell di bagian ba"ah tempat air kondesat menetes ke ba"ah untuk dikumpulkan.

,;

Sikurlasi air untuk pendinginan searah masuk dari intlet "ater bo4 untuk meneruskan proses pertukaran panas pada &umlah tube langsung ke out let %ater bo. menu&u siklus. Di mana %ater bo. dilengkapi dengan 5enting 5al*e dan ;eng Anoda. 4. Aa;um +ater Enje;t!r 5a"uum %ater en<e"tor berfungsi untuk menghisap udaraAgas yang tidak terkondensasi ke atmosfir untuk mendapatkan tekanan kondensor sampai dengan $;87 mm =g *oti'e 6luid noBBle :on'erg ing intlet noBBle *ot i'e flui da Di'erngin @utlet Diffuser o ut le t

Difuser Thoat

<ntlet 1as LinIuid @r @ther 1ambar +.(7 5a"um +ater En<e"tor 6. %e#ture D'a#hragma /epture diaphragma berfungsi untuk melindungi e.hause "asing dan kondensor mela"an o*er pressure hal ini untuk mengantisipasi ba"k up 2o'er tekanan3 pengaman turbin utama (primarysa#ety de*i"es tidak berker&a

semestinya peralatan tersebut akan pe#ahAsobek pada tekanan yang ditentukan pada tekanan yang ditentukan dan mengamankan peralatan turbin.

,9

Peralatan Bantu Turb'n Tekanan %en"ah ,LP-

1.

&'stem Pelumas )l' Sistem minyak pelumas dan emergen#y berfungsi untuk mensuplay

kebutuhan minyak pelumas dengan tekanan tertentu untuk pelumasn keseluruh bearing turbin,generator suplay <an"king oil pump dan utuk system "ontrol. 5 8 ; , +
?

@il Tank Lub oil po"er pump *ain @il Pump

1ambar +.(( Sistem pelumasan turbin Adapun spefikasi motor pada pompa oil adalah sebagai berikut)
.angking oil pump @il 6ilter

@il :oolent

Type Daya Putaran 2. S!stem C ntr l .il

) +77(($+ ) -7 =P ) +?57 /pm

Turbin 1enerator Pompa Emergen#y

System "onrol oil berfungsi untuk mensuply kebutuhan minyak #ontrol atau pelumas yang membutuhkan untuk mengoperasikan peralatan$peralatan diantaranya adalah sebagai berikut)

,?

a. 4indroli" A"tuator b. Control ". Sa#ety ,e*i"es d. Sistem pelumasan 3. &'stem Pen"'ng'n Utama Sistem pendingin utama di pembangkit listrik 2PLT 3 ada dua &enis pendingin tebuka dan pendingin tertetup. Pendingin tebuka dimana media air pendingin diambil dari sungai,danau atau laut setelah proses pendinginnan di berbagai peralatan heat e.harger lansung dibuangAdikembalikan ke asalnya. Adapun alat$alat yang digunakan pada pendigin utama diantaranya) a. Cooling To%er Cooling to%er berfungsi untuk mendigin air yang telah bersirkulasi pada media$media yang didingikan.

Gambar &.'& Cooling To%er (sumber= PLTU (agan $aya Adapun spefikasi Cooling To%er pada PLT berikut) Type Standart :apa#ity Dimensi To"er ) :!S +777 TA= ) +777 *,A = ) (+577 mm J (+577 mm !agan /aya adalah sebagai

-7

Total :apa#ity *otor Po"er b. Pompa dan motor

) -777 *,A = ) ?7 KW

Adapun pompa dan motor berfungsi untuk memompa air dari "ooling to%er menu&u pada system yang akan didiginkan 2kondensor, generator, pendingin oil dll3. Pada #ondensate terdapat dua buah pompa satu buah beker&a dan satu buah stanby. Adapun spesifikasinya adalah sebagai berikut) M!t!r Type Daya Putaran P!m#a Type :apa#ity Putaran . ) +75A$++ ) +777 *,A= ) ?97 /pm ) H,,55 *< ) (87 KW ) ?97 /pm

&0stem Turn'ng $ear System turming gear berfungsi sebagai alat pemutar poros turbin generator

untuk men&aga kelurusan poros pada saat status turbin standby atau setelah rundo%n dengan pengeraknya motor A:.

-(

Gambar &.'1 Turning gear (sumber PLTU (agan $aya /. Sistem Steam E%rasi n Sistem steam e.trasion merupakan system pengambilan uap E.tra"tion ( pada PLT nagan raya tidak digunakan dan system pengambilan uap e.tra"tion + ke Staem Air 4eater 2SA=3 dan ke /eed +ater Tank 26WT3. 0. Sistem Steam Glend 1eak Sistem steam glend leak adalah system dengan labyrinth sealing berfungsi untuk men#egah udara masuk kedalam #asing turbin yang pada saat 'a#uum Selain peralatan$peralatan yang tersebut diatas maka pada turbin &uga terdapat peralatan lainnya adapun peralatan lain diantara nya adalah sebagai berikut) 1. Steam *ain-alve ,M&A6ungsi dari 0ain Steam 5al*e 2*SK3 adalah katup untuk mengalirkan uap tekanan tinggi masuk kedalam turbin, serta untuk menghentikan supply uap tekanan tinggi tersebut pada saat turbin emergen"y trip untuk Posisi normal dari 0ain Stop 5al*e 2*SK3 pada saat operasi normal sistem ker&a turbin adalah open. *SK pada system turbin PLT !agan /aya ber&umlah satu buah, *SK akan

-+

menutup karena gaya atau tekanan dari pegas 2spring3 yang dipasang dibelakang *SK pada saat a#tuator menerima perintah untuk menutup.

1ambar +.(, 0ain stop *al*e 2. N!<<el !oBBel merupakan media ekspansi uap yang merubah energi potensial men&adi energi kineti" 3. &u"u Sudu adalah alat yang menerima gaya dari energi kinetik uap melalui nosel. . 1akram :akram adalah tempat sudu$sudu dipasang se#ara radial pada poros. 2. P!r!s Poros adalah sebagai komponen utama tempat dipasangnya #akram$ #akram sepan&ang sumbu. 3. Bantalan "2earin'$

-,

Pada konstruksi turbin digunakan , buah bearing yaitu + buah &ournal bearing yang letaknya satu di depan turbin yang satunya dibelakang turbin berfungsi untuk menahan dan menumpu gaya aksial rotor dan ( buah thrusht bearing untuk menahan gaya aksial rotor yang letaknya di bagian #ront pedestal. 4. /!#l'ng Kopling adalah sebagai media penghubung antara mekanisme turbin dengan mekanisme yang digerakkan 6. B0 #ass 3y pass atau isolating *al*e adalah katup yang digerakan se#ara menual yang berfungsi sebagai menghentikan uap masuk apabila ter&adi kerusakan pada "asing atau rotor. 3. G vern r Go*ernor adalah alat yang berfungsi untuk mengatur &umlah uap yang masuk ke turbin

1ambar +.(- Go*ernor 2sumber PLT !agan /aya3 14. .il C len

!il "oolen adalah tanki oli yang berfungsi sebagai media pendingin oli sebelum oli dialirkan pada bearing turbin atau peralatan lainya.

--

Gambar &.'> Tabung !il Coolen (Sumber= PLTU (agan $aya 11. )nter 0edian 5al*e )nter median *al*e yang berfunsi untuk menyambung antara =P dengan LP. 12. Steam Sealin' G&end 5eater Steam Sealing Ghend 4eater yang berfungsi untuk memanaskan air yang menu&u ,earator

Gambar &.'? Steam Sealing Ghend 4eater (sumber= PLTU (agan $aya Adapun data teknis turbin pada PLT sebagai berikut) *edia 1roup $ !agan /aya adalah

-5

Gambar &.'6 Turbin (Sumber= PLTU (agan $aya &#es'('kas' turb'n: *anufa#ture ) %%: 0 no" Alstom

%uilt A #ommissioned Shut Do"n

) (?;+ ) +777

/unning hrs Type

L (9+777 hrs ) E4tra#tion :ondensing

Steam turbine 1enerator, (5 *W, #ondensing A e4tra#tion Type Hear of #onstru#tion @utput *anufa#ture Turbine Type ) (?;+ ) (5777 KW ) %%: 0 !o" alstom ) %D+EE M +e,9

=P Turbine

-8

Speed Li'e Steam Preessure Li'e Steam temperature E4tra#tion <

) ,777 /P* ) 58 bar 0 ma4 8- bar ) -57 o: 0 ma4 -;5 o: ) ma4 ((- tAh ) ?,5 bar 27$8+ tAh3

E4tra#tion < N pressure bet"een =PALP 0 Turbine LP 0 Turbine Speed <ntlet Steam E4tra#tion << tAh3 E4shaust press fully #ondensing E4shaust flo"

) ,777 /P* ) ?,- bar A +-5o: 0 ;5 tAh ) ,,5 bar 27$-( tAh, ma4 ;7

) 7,75+5 bar ) ma4 -;,5 tAh

&#es'('kas': *a4. ranting Li'e steam pressure Li'e steam temperature *a4 steam 6lo" E4tra#tion ( E4tra#tion + ) (5 *W

) 58 bar 0 ma4 8- bar ) -57 o: 0 ma4 -;5 o:

) ((- tAh ) ?,5 bar 27 $8+ tAh3

),,5 bar 27 0 -( ma4. ;7 tAh3

-;

3.8.1 /euntungan Dan /erug'an Keuntungan turbin uap &ika dibandingkan dengan mesin uap Diantaranya adalah sebagai berikut) (. Keuntungan Adapun keuntungan turbin uap &ika dibandingkan dengan mesin uap diantaranya adalah sebagai berikut)
a. Peralatan pada turbin tidak banyak ragamnyaAlebih sederhana b. 1erak yang dihasilkan lebih tenang karena hanya gerak putar sa&a. c.

1erakan putarnya se#ara langsung tanpa perantara

d. Torsi yang dihasilkan pada porsi lebih besar. e. Tidak ada kerugian gesek pada rotasinya. f.

Dibandingkan denga mesain uap yang horiBontal, maka turbin uap tidak memerlukan pondasi yang begitu besar.

g.

Dari ukuran turbin uap sama dengan mesin uap, maka turbin uap memeperoleh daya yang lebih besar.

h.

Akibat banyak timbul gerak putar sa&a, maka getaran yang ditimbulkan lebih ke#il dari pada mesin uap.

2.

Kerugian

-9

Adapun kerugian

turbin uap &ika dibandingkan dengan mesin uap

diataranya adalah sebagai berikut)


a.

ntuk mengekspansikan uap dibutuhkan peralatan yang khusus yaitu pipa peman#ar

b. Pipa peman#ar memerlukan peren#anaan yang sangat teliti c. Karena uap yang di pakai untuk mendorong sudu turbinnya, padahal

sudu turbin ini hanya merupakan kepingan yang terbuka, sehingga diperlukan rumah turbin yang sangat rapat dan kuat, sehingga tidak timbul kebo#oran uap sedangkan pada mesin uap hal tersebut di atas tidak memerlukan perhatian yang sangat penting. 3.8.2. &'klus Ua# 1. &'klus Dasar Siklus dasar yang digunakan pada Steam Po"er Plant adalah siklus /ankine, dengan komponen utama boiler, turbin uap dan #ondenser.

-?

Gambar &.'7 Siklus Sederhana Steam Po%er Plant dan Siklus $ankin Sederhana Air dipompa masuk ke boiler, di dalam boiler air dipanaskan hingga men&adi uap. ap yang telah dihasilkan ini akan memutar steam turbine,

didalam steam turbine ter&adi perubahan energi panas yang diba"a uap men&adi energi mekanik berupa putaran turbin. Setelah uap menggerakkan turbin uap akan masuk ke kondenser untuk didinginkan dan berubah fasa kembali men&adi air dan kemudian kembali dimasukkan kedalam boiler. Pada siklus /ankine dapat dilihat ter&adi proses pemanasan air pada garis saturated yaitu titik -$(. Lalu air dipanaskan hingga men&adi uap &enuh dan terus dipanaskan hingga man&adi uap kering 2($+3, pada tahap ini ter&adi pemberian energi dari luar yaitu berupa energi panas. Setelah men&adi uap &enuh, uap akan masuk ke turbin dan ter&adi penurunan temperatur pada entropi yang sama 2+$,3. Lalu uap akan didinginkan, pada proses ini ter&adi pelepasan energi kelingkungan 2,$-3. 2. &'klus Ua# Dengan Pemanasan Ulang

Gambar &.'8 Siklus Uap ,engan Pemanasan Ulang Pada siklus diatas dapat dilihat uap yang masuk ke turbin dikembalikan lagi ke boiler. %iasanya turbin ini bertekanan tinggi dan turbin kedua merupakan

57

turbin tekanan rendah. Pada diagram rankine dapat dilihat bah"a ter&adi pemanasan ulang yaitu pada 2+$+3. 3.8.3 Deaerat r ,aerator berfungsi untuk menyerap atau menghilangkan gas 0 gas yang terkandung pada air pengisi %oiler, terutama gas @ +, karena gas ini akan menimbulkan korosi. 1as 0 gas lain yang #ukup berbahya adalah karbon dioksida 2:@+3. 1as @+ dan :@+ akan bereaksi dengan meterial %oiler dan menimbulkan korosi yang sangat merugikan. Prinsip ker&anya air yang masih mengandung @+ dan :@+ disemprotkan ke Steam ,eaerator, sehingga gas$gas tersebut diserap se#ara thermis dan dikeluarkan melalui *al*e pelepas udaraAgas. Selain itu ,eaerator &uga dapat menaikkan temperatur air pengisi %oiler 2sampai (8+ 7:3. Penempatan posisi Deaerator yang tinggi memungkinkan pemberian su"tion heat yang #ukup untuk /eed +ater Pump. Dari Deaerator air akan dipompa dengan tiga #eed %ater pump, dua pompa yang tenaganya dari e4tra#tion )P Turbin disebut Turbine Dri'en Pump dan satu pompa yang digerakkan oleh motor disebut 0otor ,ri*en Pump, dimana kapasitas tiap pompa (77> menu&u /eed +ater 4eater 8, ; 9 A$% dan akan menu&u ke E"onomi-er terus ke Steam ,rum.

5(

Gambar &.&@ ,earator (sumber PLTU (agan $aya Dari Condensate 4ot +ell, "ondensate %ater akan dipompa oleh "ondensate pump menu&u Polisher. Condesate pumpnya ada tiga, dua aktif dan satu stand by dengan kapasitas tiap pompa sebesar 57>. Di polisher terdapat resin kation dan anion, resin ini berfungsi sebagai) (. +. /esin kation ) mengikat ion negatif penyebab korosi . /esin anion ) mengikat ion positif penyebab kerak atau s#ale.

<on$ ion tersebut diikat oleh resin dalam Polisher untuk memurnikan air yang masuk ke %oiler. Parameter ion$ion itu dapat diukur dengan melihat nilai #ondu#ty'ity$nya 2normalnya 7.+ 3. .ika nilai #ondu#ti'ity tinggi, bisa berarti dua hal) '. Terdapat kebo#oran air sungai di dalam Polisher , terdeteksi dengan Leak ,ete"tor. +. /esin telah &enuh dan harus diregenerasi. /egenerasi resin dapat menggunakan ) $ $ /esin Kation ) menggunakan asam kuat 2 =+S@-3 /esin anion ) menggunakan basa 2!a@=3

Dari Polisher, air dipanaskan di /eed %ater 4eater +,, dan - dengan sebelumnya diin&eksi ammonia untuk meningkatkan p= 2p= ideal N ? $ ?.53 agar sodium dari air hilang karena sodium akan mengakibatkan kerusakan pada material %oiler. Setelah itu baru ke /eed +ater 4eater 5 di ,aerator. 3.8. Peralatan utama &'st'm kel'str'kan 3.8.1.1. Generat r

5+

Generator adalah alat untuk membangkitkan listrik, yang berfungsi untuk merubah energi mekanik men&adi energi listrik. Generator atau disebut mesin sin"ron yang mempunyai sifat untuk membalik yang berarti bah"a ia dapat beker&a sebagai motor atau generator bila digerakan oleh suatu mesin pengerak maka ia akan menghasilkan tenaga listrik dan dia akan beker&a sebagai generator.Sedangkan dalam hal sebaliknya, apabila diberikan tenaga listrik maka ia akan memberi tenaga mekanis dan beker&a sebagai motor.

1ambar +.+( Generator 2Sumber PLT !agan /aya3 Data teknik 1enerator pada PT. Energi Alamraya Semesta 2PLT 1roup3 adalah sebagai berikut) Pembuat *odelAtype Kapasitas !ominan Tegangan !ominan Arus !ominal .umlah 6asa 6rekuensi Putaran ) %%: ) DT1 (55A(95A;+5 ) (5 *W ) 5+57 K 5> ) +,58 A ) , ) 57 =B ) ,777 /pm *edia

5,

6a#tor DayaA#os Kelas <solasi System Pendingin Eksitasi !o Serial Tahun pembuatan

) 7,; ) % ) ) $ ) ( (+?+ ( % ( ) (?;+ dara

Pada generator ini dilengkapi oleh beberapa peralatan utama. Adapun peralatan utama pada generator diantarnya adalah sebagi berikut) 1. &tat!r Stator adalah bagian yang diam terdiri dari kumparan$kumparan tembaga dan inti besi. 2. %!t!r /otor pada generator adalah bagian yang berputar terdiri dari lilitan dan kutub$kutub magnet. ntuk menun&ang operasional, generator dilengkapi dengan

E."iter yang terdiri dari pilot e."iter dan main e."iter. Selain peralatan utama yang tersebut diatas &uga terdapat peralatatan bantu diantaranya adalah sebagai berikut) a. E%citasi "#enguatE.ta"itasi berfungsi untuk membangkitkan medan magnet di rotor generator dimana medan magnet tersebut dari arus searah 2D:3 yang berasal dari arus bolak balik 2A:3 setelah melalui peralatan penyearah (re"ti#ier3

5-

Gambar &.&& Panel E."itasi (Sumber PLTU (agan raya b. AA% AK/ berfungsi untuk mengatur tegangan terminal generator pada keadaan ker&a kostan, adapun AK/ dapat mengatur beberapa pengaturan diantaranya adalah ssebagai berikut) *engatur besarnya daya reaktif *empertingi kapasitas pemuat 2"harging "apa"ity3 saluran transmisi tanpa beban dengan mengontrol e."itasi sendiri *enekan kenaikan tegangan pada pembuangan beban 2Load $e<e"tor pengaturan se#ara otomatis dibagi menurut #ara beker&anya yaitu) Kontinyu 2Continous ,uty dan &enis terputus 2)ntermittent ,uty3 AK/ yang berker&a se#ara, kontinyu diterapkan pada generator tahun$tahun terkhir.

55

Gambar &,&1 A5$ (Sumber PLTU (agan raya ;. $enerat!r 1B "Circuit 2reaker$ 1enerator :% 2Cir"uit 3reaker3 atau P*T 2pemutus tegangan3 berfungsi untuk mengeluarkanAmelepaskan atau memasukan (parallel3 generator ke &aringan 3.8.1.2. Trans(!rmat!r Trans#omator tenaga adalah suatu peralatan tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenagaAdaya listrik dari tegangan tinggi ketegangan rendah atau sebaliknya 2mentransformasikan tegangan3.

1ambar +.+- Trans#ormator (Sumber PLTU (agan raya Adapun spesifikasi trans#ormator adalah sebagai berikut) %uatan ) Shan4ii =anBhong Transformer

58

Type Kapasitas nominal Tegangan Arus nominal .umlah fasa 6rekuensi Ke#tor grup .enis pendingin <mpendasi Tahun pembuatan $

) S6 (7+5777A+7 ) +5777 KKA ) +7 C + J +,5> A 5,+5 KK ) ;++ amper ), ) 57 =B ) Hnd (( ) @!A6 );> ) (?;9

Au.iliary Trans#omer +7 KK Ke 8,, KK 5777 KKA ( 2satu3 berfungsi untuk menerima arus listrik dari &aringan luar le"at breaker K1 +77 untuk kepentingan sendiri

Stasion tras#omer ?,,(A7- KKA +7-7 KKA Speed redu"tion Speed redu#tion geartrain geartein
Large gear 2many teeth3 Small gear 2fe" teeth3 Lo" Koltage 6e " tum s =igh #urrent

Step9up trans#ormer Step$up transformer


=igh 'oltage

A: 'oltage sour#e Lo" touIue high speed =igh touIue lo" sped

*any tums

loa d

Lo" #urrent

Gambar &.&> Stasion Tras#omer ?,1'A@2 :5A &@2@ :5A (Sumber= PLTU (agan $aya

5;

S6ict& Gear S%it"h gear berfungsi sebagai penghubung dan penglepas hubungan line

atau peralatan pemakaian.

Gambar &.&? S%i"th Gear 7 1ine Line merupakan &alur 2&arigan3 yang berfungsi untuk menyalur arus ke media yang memerlukan sumber listrik. Seperti % S%A/ +7 KK, 5,+5 KK, 8,, KK, 7,- KK, ,97 K, ++7 K dan +- D: 3.8.2. Peralatan Bantu /el'str'kan Adapun peralatan bantu pada kelistrikan adalah sebagai berikut) D1 UP& "+nterupti#le , 6er Supla!$ D1 UP& 2Unteruptible po%er suplay berfungsi untuk men&aga keandalan pasok listrik apabila ter&adi gangguan pasok listrik dari luar dengan menghandalkan kemampuan simpan battery. Emer'enc! , 6er Supla! ,"'esel #!=er-

59

Emergen"y Po%er Suplay (diesel po%er berfunsi untuk men&aga andalan pasok listrik apabila ter&adi ganguan pasok listrik dari luar genset ini siap beroperasi pada saat emergensi ter&adi hilangnya tegangan pada rel yang paling essential prioritas peralatan listrik yang harus dipertahankan sebagai berikut) a. 3attery "harger untuk D: Po"er b. PS 2uterruptable po%er supply3 untuk =*< dan po"er relay pengaman #. Po"er suplay lampu penerangan emergen"y d. Po"er suplay A: peralatan pompa minyak pelumas A@P, .@P dan Turning Gear 3.8.3. Pr!ses /erja $enerat!r ,,1T+ *edia Gr up1enerator adalah alat untuk membangkitkan listrik, generator sendiri terdiri dari stator dan rotor. /otor dihubungkan dengan shaft turbin sehingga berputar bersama$sama. Stator bars di dalam sebuah generator memba"a arus hubungan output pembangkit. Arus ,ire"t Current 2D:3 dialirkan melalui 3rush Gear yang langsung bersentuhan dengan slip ring yang dipasang &adi satu dengan rotor sehingga akan timbul medan magnet 2flu43. .ika rotor berputar, medan magnet tersebut memotong kumparan di stator sehingga pada u&ung$u&ung kumparan stator timbul tegangan listrik. ntuk penyediaan arus listrik

1enerator diambilkan arus D: dari luar. Setelah sesaat generator timbul tegangan, sehingga melalui e4itasi transformer arus A: akan disearahkan oleh re#tifier dan arus D: akan kembali ke 1enerator, proses ini disebut dengan Sel# E."itation. Dalam sistem tenaga, disamping 1enerator menyuplai listrik ke &aringan tegangan menengah sebesar +7 KK dengan daya (+ *W, &uga dipakai untuk pemakaian

5?

sendiri dimana tegangan output 1enerator diturunkan melalui transformer dari tegangan +7 KK men&adi 8 KK diturunkan lagi men&adi -77 Kolt sesuai dengan kebutuhan. ntuk kebutuhan saat start diambilkan daya dari PL! sebesar +577 ntuk sistem tegangan menengah tenaga listrik yang

K" untuk start a"al.

dihasilkan oleh Po"er Plant disuply ke &aringan berkapasitas (+ *W dan dilan&utkan oleh beberapa transformer tegangannya diturunkan sesuai dengan kebutuhan hal ini dapat dilihat pada 1ambar ,.+. dan untuk memper&elas sin#rone daya listrik keseluruhan dapat dilihat pada lampiran.

Gambar &.&6 Elektri" Sistem

87

BAB IA PE%A+ATAN DAN PE%BAI/AN &EN&)% LEAEL AI% PADA TAN$/I DEAE%AT)% DEN$AN MEN$$UNA/AN DI..E%EN&IAL T%AN&MITTE% P%E&&U%E .1 Dasar Te!r' ntuk mengetahui le'el air pada tangki maka digunakanlah sensor di##erensial transmitter pressure. Differential Pressure Transmitter adalah salah satu peralatan pengukur aliran fluida air maupun uap yang dipergunakan untuk mengukur besarnya &umlah fluida yang mengalir dalam pipa, dan Differential Pressure Transmitter ini &uga berfungsi sebagai alat untuk penghasil keluaran dari pengukuran dan perantara penghubung antara mengiriman data yang diukur

dilapangan ke unit penerima pada ruang kontrol 2:ontrol /oom3.u Pengukuran le'el air sangatlah penting untuk mengetahui &umlah air yang di isikan dalam sebuah tangki serta pengukuran le'el air ini &uga penting untuk mengatur le'el yang kita gunakan dan dikontrol oleh #ontrol room. Transmitter ini menggunakan sistem dua kabel transmisi, dimana kabel tersebut berfungsi sebagai pengiriman sinyal dan sebagai sumber tenaga, Differential Pressure Transmitter ini mengukur sinyal proses 2input3 yang dikirim dari lapangan kemudian diubah men&adi sinyal instrument dengan range -mA sAd +7mA, dengan indikasi sebanding dengan 7> sAd (77>. Disini di&elaskan pengukuran le'el air dari tangki deaerator yang dengan menggunakan Differential Pressure Transmitter.

8(

Gambar bentuk di##erensial transmitter pressure .2 Bl!k "'agram "ar' transm'tter #ressure

Gambar blok diagram di##erensial transmitter pressure %ahan dasar yang digunakan sensor ini adalah sebagai berikut ) 1ambar diba"ah ini menun&ukkan komponen yang digunakan untuk mendeteksi tekanan 2Pressure3 yaitu terdiri dari ) :apa#itor plates Sensing diaphragma /igit insulation

8+

@il fill Lea"ires <solating diaprhagma

Gambar module transmitter pressure Setelah kita mengetahui komponen dari alat pendeteksi tekanan 2Pressure3 maka agar dapat diba#a oleh =*< maka harus adanya rangkaian untuk mengkon'erkan dari tengan 2Kolt3 men&adi arus 2mili Ampere3 lalu baru

dimasukkan data tersebut di modul D:S sehingga di modul D:S ini diolah lagi agar dapat ditampilkan pada =*<. ntuk proses mengubah tekanan men&adi arus listrik maka akan di tun&ukkan Skematik transmitter pressure diba"ah ini )

8,

Gambar rangkaian skematik dari modul transmitter presure

Gambar modul elektrik dari transmitter pressure .3 Pr!ses Pemasangan transm'tter #ressure ntuk proses pemasangannya ialah didalam sensor differensial transmitter pressure terbagi dalam dua bagian yaitu bagian height pressure dan lo" pressure. ntuk &enis tekanan yang rendah maka dipasanglah disisi lo" pressure dan apabila untuk &enis teakanan yang tinggi maka dipapasangkan pada bagian height pressure. *aka #ara pemasangannya akan terlihat seperti gambar diba"ah ini.

8-

(77 >

-5> Transmitter pressure 7>

Gambar "ara pemasangan di##erensial transmitter pressure pada tangki deaerator Agar transmitter pressure ini beker&a maka harus dibarikan tegangan

sebesar +- 'olt d#. *aka #ara pemasangannya yang ditun&ukkan diba"ah ini )

Gambar proses pemasangan kabel 5CC ke ,CS . menentukan range "'((erens'al #ressure transm'tter untuk menegukur le@el a'r #a"a tangk' Seperti yang telah dipela&ari sebelumnya, bah"a pengukuran le'el bisa dilakukan dengan memanfaatkan tekanan hidrostatik dari liIuid yang berada di dalam tangki yang akan diukur le'el$nya.

85

ntuk mengukur tekanan hidrostatik yang ditimbulkan oleh le'el liIuid di dalam sebuah tangki, bisa digunakan sebuah differential pressure transmitter dengan rentang ukur 2range3 input yang sesuai. #ontoh pada gambar berikut ini)

Differential pressure transmitter untuk mengukur le'el Sebuah 'essel dengan tekanan ker&a P(N+77 PS<, memiliki rentang ukur untuk liIuid setinggi (57 in#i 2,,9( meter3. Pertanyaannya adalah, berapakah range input untuk le'el transmitter 2differential pressure transmitter3 yang akan digunakanO Sebelum berlan&ut, kita ketahui bah"a pada kedua sisi 2= dan L3 differential presure transmitter beker&a tekanan ker&a 'essel yang sama 2+77PS<3, sehigga &ika dp N = 0 L N 2P( P Phidrostatik3 0 P( N Phidrostatik, *aka tekanan yang beker&a pada DP transmitter tersebut adalah P hidrostatiknya sa&a. ntuk itu, pada

perhitungan berikutnya, hanya P hidrosatatik sa&a yang dimasukkan ke dalam hitungan. .ika liIuid yang akan diukur le'el$nya adalah air, maka mudah sekali kita menentukan range le'el transmitter yang akan digunakan, yaitu 7$(57Q= +@, sehingga kita bisa mengkalibrasi transmitter 7$(57Q=+@. Atau untuk mendapatkan

88

tekanan hidrostatik, kita tentukan dengan formula untuk mendapatkan tekanan hidrostatik, seperti berikut ini) R N (777 kgAmS g N gaya gra'itasi N ?,9 mAsT h N (57 in#i N ,,9( meter3 PNRUgUh P N (777 kgAmS U ?,9 mAsT U ,,9( m Pair N ,;,,9 Pas#al Pa'r B 129CH2) %agaimana halnya &ika liIuid yang ada di dalam 'essel tersebut adalah liIuid yang memiliki masa &enis 2atau spe#ifi# gra'ity N S13 yang berbeda, misalnya 977 kgAmS 27,9 gA#mS3 untuk #ondensate. Apakah range le'el transmitter 7$(57Q=+@ masih berlakuO Tentu tidak, karena tekanan hidrostatik yang ditimbulkan oleh liIuid yang memiliki S1 yang berbeda akan berbeda pula. Sekarang mari kita hitung, berapakah tekanan hidrostatik yang ditimbulkan oleh #ondensate pada ketinggian le'el (57 in#iO R N 977 kgAmS g N gaya gra'itasi N ?,9 mAsT h N (57 in#i N ,,9( meter3 PNRUgUh P N 977 kgAmS U ?,9 mAsT U ,,9( m P;!n"ensateB 28649? Pas#al .ika dibandingkan dengan tekanan hidrostatik air, maka tekanan hidrostatik #ondensate pada ketinggian yang sama, lebih ke#il.

8;

Sekarang mari kita gunakan rumus praktis. Karena air di&adikan patokan atau standar satuan tekanan, dengan satuan <n#h = +@ 2in#h of "ater3, maka kita bisa membandingkan ketinggian sebuah liIuid yang sudah diketahui S1$nya dengan air yang memiliki ketinggian yang sama 2dalam #ontoh ini (57Q3, kemudian dikalikan dengan tekanan hidrostatik air. Se#ara matematis bisa dituliskan seperti berikut) P;!n"ensateN 2S1#ondensateAS1airU Pair P;!n"ensateN 2977A(7773 U ,;,,9 Pas#al Karena ,;,,9 Pas#al N (57Q=+@, maka) P;!n"ensate N 2977A(7773 U (57Q=+@ P;!n"ensate N (+7Q=+@ Sehingga differential pressure transmitter yang kita gunakan sebagai le'el transmitter kita kalibrasi dengan range input 7$(+7Q=+@ untuk mengukur rentang ketinggian kondensat setinggi 7$(57 in#i. . .1 #r!ses #engukuran le@el "engan #ressure transm'tter Le*el B Tinggi permukaan -at "airApadat Pressure B Tekanan Le'el merupakan parameter yang ada pada hampir setiap proses industri, ada banyak #ara mengukur le'el, yang paling sederhana adalah dengan menggunakan sight glass. Dengan menggunakan sight glass, ketinggian dari liIuid di dalam sebuah be&anaA'esel akan se#ara fisik terlihat, sehingga dengan membuat skala pada sight glass, kita dapat langsung menentukan berapa persenkah tinggi permukaan #airan tersebut dari tinggi 'esselAtangkiAbe&ana.

89

Gambar 3e<ana berhubungan Pada gambar, sebuah tangki dihubungkan dengan sebuah selang transparan dengan memakai skala 7$(77> dari total tinggi tangki. Prinsip pengukuran le'el ini memanfaatkan sifat dari Bat #air yang akan mengisi semua ruang yang dia le"ati pada be&ana berhubungan. Ketinggian Bat #air di dalam tangkin akan sama dengan ketinggian Bat #air yang berada pada selang transparan yang berfungsi sebagai sight glass. Kita dapat langsung mengetahui ketinggian 2le'el3 Bat #air yang berada di dalam tangki dengan melihat ketinggian Bat #air yang berada pada selang transparan 2sight glass3 tersebut. !amun informasi ini hanya dapat disa&ikan langsung di lapangan, atau langsung melihatnya dimana selang transparan tersebut terpasang. *etode pengukuran le'el ini tergolong murah. . .2 Tekanan H'"r!sat'k Setiap Bat #air yang menempati sebuah be&anaA'esselAtangki, akan memiliki tekanan hidrostatik yang besarnya sebanding dengan le'el Bat #air tersebut, dengan asusmsi masa &enis 2sgNspe#ifi# gra'ity3$nya tetap.

8?

Gambar Tekanan hidrostatik 1ambar di atas adalah sebuah tangki terbuka 2permukaannya terhubung ke atmosfer3, dimana disitu akan beker&a tekanan P( sebesar tekanan atmosfer, yang kemudian akan kita abaikan karena kita akan mengukur tekanan VgaugeQ. Asumsikan Bat #airnya adalah air, dengan masa &enis R N (777 kgAmS. Dengan ketinggian permukaan dari dasar tangki tempat pengukuran tekanan adalah (7 meter. *aka tekanan P+ yang beker&a pada pressure gauge adalah) R N masa &enis air N (777 kgAmS g N gaya gra'itasi bumi N ?,9 mAsT h N ketinggian air dasar tanki N (7 m P+ N R U g U h P+N (777 kgAmS U ?,9 mAsT U (7 m P+ N ?9777 kgAmS U mAsT U m P+ N ?9777 kgmmAmSsT P+ N ?9777 kgmAsTmT P+ N ?9777 !mT P+ N ?9777 Pas#al P2 B 86 k'l!#as;al B 1 .2133863 P&I B 9.8883216664 kg>;mD ( kilopas#al N 7.(-57,;;,;; PS< 2pound per sIuare in#h3 ( kilopas#al N 7.7(7(?;(8+(, kgA#mT

;7

Perhatikan table berikut ini)

Tabel hasil perhitungan

Gambar Gra#ik hubungan le*el dengan pressure Dari tabel dan dari grafik, kita bisa melihat bah"a le'el 2h3 berbanding lurus dengan pressure 2P3, sehingga dengan mengukur pressure pada titik dasar tangki, kita dapat mengetahui le'el dari air di dalam tangki. *isalnya hasil pengukura presure pada dasar tangki, kita mendapat -,+8-( PS<, maka dengan membalikkan perhitungan di atas, kita akan mendapatkan le'el sebesar , meter. .2 Pr!ses menghubungkan ke D1&? PL1 atau 1!ntr!ller Pressure gauge yang terpasang di dasar tanki tadi, bisa diganti dengan menggunakan sebuah pressure transmitter yang dikalibrasi dengan rentang ukur 2range3 input 7 sampai (-,+(,; PS<, biar gampang 2tidak direkomendasikan pada

;(

praktek di lapaangan3, kita bulatkan men&adi (-PS<, dan output, misalnya, -$+7 mA 2mili ampere3.

Gambar representasi parameter (sinyal Sinyal -$+7 mA yang merepresentasikan sinyal input dari pressure transmitterWdalam #ontoh ini transmitter dikalibrasi 7$(- PS< untuk output -$ +7mA, diteruskan ke re#ei'er yang bisa berupa D:S, PL: ataupun #ontroller, yang terhubung dengan station yang berfungsi sebagai **< 2*an$*a#hine <nterfa#e3 atau =*< 2=uman$*a#hine <nterfa#er3, pada D:S, PL: ataupun #ontroller, sinyal -$+7mA tersebut di$s#alling lagi men&adi bentuk engineering unit 2meter3 sehingga dengan 'ariasi 7$(7 meter le'el pada tanki, bisa ditampilkan 7$(7 meter 2engineering unit3 pada =*<A**<. Sehingga representasi sinyal se#ara keseluruhan men&adi) (. +. ,. 7$(7 meter le'el dalam tangki 7$(- PS< tekanan hidrostatik pada input trasmitter -$+7mA sinyal transmisi pada input D:S, PL:, #ontroller

Tabel untuk perhitungan le'el air deaerator di PLT mA > 7 Le'el 2mm3 7 Pressure 2bar3 7

;+

9 (+ (8 +7

+5 57 ;5 (77

;57 (577 ++57 ,777

7.7;5 7.(5 7.++5 7.,

-.

di D:S, PL:, #ontroller di$s#alling men&adi engineering unit kembali 27$(7 meter3, dengan tidak memperhatikan proses analog to digital #on'ersion

5.

Tampilan pada **<A=*< dalam bentuk Engineering nit 2meter3

.3 Pr!ses /al'bras' transm'tter #ressure ntuk mengetahui keadaan differensial transmitter ini beker&a dengan baik maka hal pertama yang dilihat adalah keakuratan pengukurannya. *aka disinilah

;,

perlu adanya kalibrasi terlebih dahuhlu sebelum menggunakan transmitter tersebu. *aka dari itu proses kalibrasinya adalah sabagai berikut ) pada saat mengkalibrasi transmitter ini perlu adanya bantuan alat untuk memberikan tekanan pada transmitter pressurenya. Diba"ah ini akan ditun&ukkan gambar alat untuk proses kalibrasinya )

Gambar alat untuk mengkalibrasi tekanan pressurenya setelah tekanan sudah diberikan maka alat tersebut harus dihubungkan dengan multimeter untuk pengukuran pressurenya. 1ambar multimeter ditun&ukkan diba"ah ini )

;-

Gambar multimeter untuk mengkalibrasi tekanan pressurenya pemba#aan tekanan pressurenya akan ditampilkan pada layar multimeter tersebut. Apabila ketika ada kesalahan dengan transmitter presurenya maka hal yang dilakukan adalah memutarkan potensio 2resistor 'ariable3 di dalam modul rangkaian yang ada didalam transmitter pressure. 1ambar modul rangakaian transmiiter ditun&ukkan diba"ah ini.

;5

Gambar module rangkaian transmitter pressurenya

BAB A PENUTUP 2.1 &'m#ulan Dari hasil praktek selama < setengah 2satu setengah3 bulan pada PLT PT. Energi Alamraya Semesta kabupaten !agan /aya, maka dapat diambilkan beberapa kesimpulan dan saran$saran sebagai berikut )

;8

(. Pada PT.PLT

Energi Alam /aya Semesta 2EAS3 maka untuk pemakaian ini beker&a dengan baik maka perlu

alat A perlatan pendukung system PLT

adanya pera"atan dalam "aktu , bulan berturut$turut maka dibutuhkan "aktu ma4imal (7 hari untuk melakukan pera"atan peralatan$peralatan yang digunakan pada PLT itu sendiri. +. Kibrasi yang tinggi akan mengakibatkan kiner&a mesin dapat menimbulkan resonansi, dan pada tingkat tertentu resonansi dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin, ini dikarenakan ter&adinya gesekan yang disebabkan oleh 'ibrasi tersebut. ,. *aka dari itu dengan adanya upaya untuk melakukan pera"atan pada komponen$komponen utama mesin dan mesin pendukung kiner&a PLT maka mesin dapat ini,

terhindari dari kerusakan tiba$tiba dan men&adikan

kiner&a mesin selalu dalam kondisi optimal. -. Pada sensor le'el air pada tangki deaerator ini, maka dapat disimpulkan bah"a pada sensor ini perlu adanya pera"atan dan melihat keakurasiannya dan perlu adanya mengkalibrasi supaya sensor ini beker&a dangan baik . 2.2 &aran7&aran (. ntuk menghindari kerusakan yang lebih berat terhadap sensor transmitter pressure ini, maka perlu adanya pera"atan dan membutuhkan kalibrasi kembali agar hasil yang ditampilkan pada =*< sangat akurat dan apabila ada kerusakan dengan sensor ini maka harus digantikan dengan yang baru. +. Pera"atan sensor transmitter pressure ini diperlukan &uga alat pendukung untuk mengkalibrasi agar lebih akurat maka digunakan multimeter digital untuk pengukuran tekanannya 2pressure3 dan apabila adanya kerusakan pada

;;

bagian module elektriknya maka sensor ini harus segera digantikan dengan yang baru. ,. selalu mengutamakan untuk men&aga kebersihan di #ontrol room, *::, maupun untuk peratalatan yang lainnya agar alat selalu terhindar dari debu 0 debu akibat pembakaran batu bara.

DA.TA% PU&TA/A

Daryus, Asyari. +77;. *ana&emen Pemeliharaan *esin 2http)AAft.unsada. a#.idA"p$#ontentAuploadsA+779A7-Abab($+r"t.pdf, diakses (9 September +7793

;9

Daryus, Asyari. +77;. *ana&emen Pemeliharaan *esin 2http)AAft.unsada. a#.idA"p$#ontentAuploadsA+779A7-Abab,r"t.pdf, diakses (9 September +7793 Daryus, Asyari. +77;. *ana&emen Pemeliharaan *esin 2http)AAft.unsada. a#.idA"p$#ontentAuploadsA+779A7-Abab-r"t.pdf, diakses (9 September +7793 Daryus, Asyari. +77;. *ana&emen Pemeliharaan *esin 2http)AAft.unsada. a#.idA"p$#ontentAuploadsA+779A7-Abab5r"t.pdf, diakses (9 September +7793 6aisal, Amir dan Aris Kristianto. +779. Sistem Pengukuran :uantitas 3atubara Pada )nstalasi Penyaluran 3ahan 3akar. 1*. Hogyakarta. Proses dasar PLT paiton unit ; dan 9. ,http)AApagead+.googlesyndi#ation. #omApageadAdasar(.htm Diakses (9 September +7793 $e#erensi= $osemount 0odel ''88 ,iaphragm Seal System 0anual (@@789@'@@9 2@@& English $e*.A,

http)AAteknisiinstrument."ordpress.#omAtagAle'el$transmitterA http)AAturbine$instrument.blogspot.#omA+7((A7+Amenentukan$range$ differential$pressure.html

;?