Anda di halaman 1dari 24

MAKALAH GIZI MASALAH GIZI DI INDONESIA

DISUSUN OLEH: ANGGA NOPIANSYAH - 07310021

FAKULTAS KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG 2011

KATA Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan

PENGANTAR rahmat dan

hidayahnya sehingga kami dapat menyusun tugas ini tepat pada waktunya. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Gi i. Penulisan makalah dengan tema !"asalah Gi i di #nd$nesia dan "asalah Gi i pada %ayi&. Selain itu' tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memberikan penjelasan bagaimana masalah gi i di #nd$nesia terutama pada bayi. (alam penyelesaian makalah ini penulis banyak mengalami kesulitan terutama disebabkan kurangnya ilmu pengetahuan. Namun' berkat kerja keras dan usaha' akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Tidak lupa kami juga mengu)apkan terima kasih kepada kedua $rang tua yang telah memberikan d$r$ngan baik m$ril maupun materil' %apak Sutant$' SK"' "Km dan Ri*ki Kurniawan' S.G . Selaku d$sen Gi i sekaligus pembimbing yang telah membantu dan mend$r$ng semangat kami dalam menyelesaikan tugas ini. Akhir kata kami semua berharap sem$ga tugas ini dapat berman*aat dan berguna' serta dapat memenuhi persyaratan demi kelengkapan tugas ini.

Tangerang' Penulis (A/TAR 0alaman KATA (A/TAR

+kt$ber

,-.#S#

PENGANTAR1111111111111111111111111111...

i ii

#S#11111111111111111............................................................. %A% #

PEN(A0232AN

... .., ..4

3atar Ruang

%elakang111111111111111111111111111... 3ingkup111111111111111111111111111..

. , ,

Tujuan111111111111111111111111111111...

%A% ,.. ,.,.. ,.,., (e*inisi Anemia Kurang

##

PE"%A0ASAN 4 4 6

Gi i1111111111111111111111111111... Gi i %esi1111111111111111111111111. A1111111111111111111111111

,., "asalah Gi i 2tama di #nd$nesia11111111111111111111. 4 5itamin

,.,.4 Gangguan Akibat Kekurangan #$dium11111111111111111 7 ,.,.8 Kurang Energi Pr$tein11111111111111111111111 .. ,.,.9 +besitas1111111111111111111111111111.. .:

%A%

###

#S#

4.. Prinsip Gi i Seimbang pada %ayi11111111111111111111. ,4., "a)am;"a)am "akanan %ayi111111111111111111111 ,4.,.. 4.,., 4.8 4.9 4.6 AS#111111111111111111111111111111. "PAS#11111111111111111111111111111 /akt$r;/akt$r Pengaruh (ampak yang "empengaruhi Status Kelebihan dan Gi i Pemberian "akanan ,,9 pada ,= Seimbang Gi i %agi ,7 Kekurangan pada 4#5 PEN2T2P 4.

4.4 <ara Pengel$laan "akanan %ayi11111111111111111111. ,6 %ayi.......................... %ayi.................................................................. %ayi.................................................. %A% 8..

Kesimpulan1111111111111111111111111111.

(A/TAR

P2STAKA

%A% PEN(A0232AN

...

3atar

%elakang

Sebagai negara yang sedang berkembang dan sedang membangun' bangsa #nd$nesia masih memiliki beberapa ketertinggalan dan kekurangan jika dibandingkan negara lain yang sudah lebih maju. (i bidang kesehatan' bangsa #nd$nesia masih harus berjuang memerangi berbagai ma)am penyakit in*eksi dan kurang gi i yang saling berinteraksi satu sama lain menjadikan tingkat kesehatan masyarakat #nd$nesia tidak kunjung meningkat se)ara signi*ikan. (i sebagian besar daerah #nd$nesia' penyakit in*eksi seperti' #n*eksi Saluran Perna*asan Akut >#SPA?' diare' dan )ampak masih merupakan penyakit utama dan masih menjadi penyebab utama kematian. Tingginya angka kesakitan dan kematian #bu dan Anak %alita di #nd$nesia sangat berkaitan dengan buruknya status gi i. #r$nisnya' dibeberapa daerah lain atau pada sekel$mp$k masyarakat #nd$nesia yang lain terutama di k$ta;k$ta besar' masalah kesehatan masyarakat utama justru dipi)u dengan adanya kelebihan gi i@ meledaknya kejadian $besitas di beberapa daerah di #nd$nesia akan mendatangkan masalah baru yang mempunyai k$nsekuensi;k$nsekuensi serius bagi pembangunan bangsa #nd$nesia khususnya di bidang kesehatan. Pendek kata' masih tingginya preAalensi kurang gi i di beberapa daerah dan meningkatnya preAalensi $besitas yang dramatis di beberapa daerah yang lain akan menambah beban yang lebih k$mplek dan harus dibayar mahal $leh bangsa #nd$nesia dalam upaya pembangunan bidang kesehatan' sumberdaya manusia dan ek$n$mi.

..,

Tujuan

(engan disusunnya makalah ini' kami dapat menuangkan apa pun yang berhubungan dengan bahan diskusi' sehingga makalah ini dapat berguna bagi pemba)a. Adapun C C C ..4 tujuan Sebagai Sebagai Sebagai penulisan tugas pengetahuan in*$rmasi Ruang untuk makalah mata para para ini kuliah adalah B Gi i pemba)a pemba)a 3ingkup

C "enjelaskan tentang "asalah Gi i di #nd$nesia dan "asalah Gi i pada %ayi

(alam makalah ini diuraikan dan dijelaskan mengenai !"asalah Gi i di #nd$nesia dan "asalah Gi i pada %ayi&. Selain itu' diterangkan pula *akt$r;*akt$r dan penyebab dari masalah gi i tersebut Serta beberapa hal mengenai gi i yang terdapat dalam makalah ini.

%A% PE"%A0ASAN ,.. (e*inisi

##

Gi i

Gi i adalah suatu pr$ses $rganisme menggunakan makanan yang dik$nsumsi se)ara n$rmal melalui pr$ses digesti' abs$rpsi' transp$rtasi' penyimpanan metab$lism dan pengeluaran at; at yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan' pertumbuhan dan *ungsi n$rmal dari $rgan;$rgan

serta

menghasilkan

energi'

>Supriadi

dkk'

,--.?.

,.,

"asalah

Gi i

2tama

di

#nd$nesia

Sampai saat ini di #nd$nesia ada lima masalah gi i utama yaitu Kurang Energi Pr$tein >KEP?' Anemia Gi i %esi >AG%?' Kurang 5itamin A >K5A? ' Gangguan Akibat Kekurangan #$dium >GAK#? dan +besitas. Energi dan pr$tein merupakan at gi i makr$' sedangkan at besi' Aitamin A dan #$dium merupakan at gi i mikr$. Pada tulisan ini akan dibahas masalah gi i mikr$ yang utama terjadi di #nd$nesia. Dat gi i mikr$ merupakan at gi i yang dibutuhkan $leh tubuh dalam jumlah at ini akan selanjutnya. sedikit' namun esensial untuk tubuh. Kekurangan salah satu akan dapat diperbaiki pada tahapan kehidupan

mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak dan dampaknya tidak

,.,..

Anemia

Gi i

%esi

>AG%?

Anemia sangat umum dijumpai di #nd$nesia' preAalensinya masih sangat tinggi pada kel$mp$k;kel$mp$k tertentu. Anemia dide*inisikan sebagai suatu keadaan kadar hem$gl$bin didalam darah lebih rendah dari nilai n$rmal untuk kel$mp$k $rang yang bersangkutan. "enurut W0+ >.776?' anak umur 6 bulan E 9 tahun dikatakan anemia jika mempunyai kadar hem$gl$bin darah kurang ..- gF3. a. PreAalensi Anemia Gi i %esi

+rganisasi kesehatan dunia >W0+? memperkirakan sekitar 8-G dari penduduk di dunia >lebih dari , milyar jiwa? terkena anemia. Kel$mp$k yang paling tinggi preAalensinya adalah wanita hamil dan $rang tua yaitu sekitar 9-G' bayi dan anak sampai umur , tahun 8=G' anak sek$lah 8-G' wanita tidak hamil 49G' ad$les)ent 4-;99G' dan anak prasek$lah ,9G. PreAalensi anemia di negara; negara berkembang sekitar empat kali lebih besar dibandingkan dengan negara; negara maju. (iperkirakan preAalensi anemia untuk anak sek$lah di negara berkembang dan maju adalah 94G dan 7G' anak prasek$lah 8,G dan .:G >Allen and Gillespie' ,--.?. PreAalensi AG% di #nd$nesia pada satu tahun pertama kehidupan masih diatas 6-G' walaupun angkanya menurun sejalan dengan bertambahnya usia anak' namun preAalensinya masih tinggi yaitu 4,.. G pada anak usia 8=;97 bulan. "enurut W0+ anemia dikatakan menjadi masalah kesehatan masyarakat jika preAalensi di suatu negara yaitu H .9G adalah

rendah' .9;8-G adalah sedang dan I8-G adalah tinggi >(irekt$rat Gi i "ayarakat' b. Penyebab Anemia Gi i ,--4? %esi

2mur sel darah merah sekitar .,- hari' sumsum tulang akan mengganti sel darah merah yang tua dengan membuat sel darah merah yang baru. Kemampuan membuat sel darah merah baru sama )epatnya dengan banyaknya sel darah merah tua yang hilang' sehingga jumlah sel darah merah selalu dipertahankan )ukup banyak didalam darah. Penyebab AG% utama yang terjadi terutama di negara;negara yang sedang berkembang adalah penyerapan at besi. Sumber terbaik dari besi adalah makanan yang berasal dari daging' ikan dan telur' namun k$nsumsinya rendah pada masyarakat yang berpenghasilan rendah. Jumlah at besi yang diserap dari makanan hewani adalah sekitar ,9G' sedangkanjumlah besi yang diserap dari biji;bijian dan ka)ang;ka)angan hanya ,;9G. /akt$r risik$ terjadi anemia adalah pada bayi yang lahir premature atau kekurangan at besi pada masa kehamilan. %ayi yang lahir dengan berat badan yang rendah mempunyai simpanan at besi yang rendah' yang akan habis pada umur ,;4 bulan.Sehingga diperlukan suplementasi at besi ketika mereka berumur , bulan. Suatu studi perbandingan yang dilakukan di 0$nduras dan Swedia pada bayi umur 6 bulan yang diberi AS# eksklusi* menunjukkan bahwa k$nsentrasi *erritin >yang menunjukkan )adangan at besi? dari bayi;bayi di 0$nduras setengah dari bayi di Swedia. 0al ini menggambarkan rendahnya akumulasi dari at besi ketika masih didalam kandungan. Pada anak;anak' AG% diperberat keadaannya $leh in*estasi )a)ing tambang. <a)ing tambang menempel pada dinding usus dan memakan darah. Akibat gigitannya sebagian darah hilang dan dikeluarkan dari badan bersama tinja. Setiap hari diperkirakan satu ek$r )a)ing tambang memakan -.-4 E -..9 ml darah' jika didalam tubuh terdapat .-- ek$r )a)ing tambang' akan menyababkan kehilangan darah sekitar 4 ). E K$nsekuensi .9 dari ml Anemia per Gi i hari. %esi

Gejala dari kekurangan at besi pada indiAidu tidak spesi*ik. Kekurangan at besi pada tingkat sedang biasanya didiagn$sis dari penilaian di lab$rat$rium. Kekurangan at besi pada tingkat berat sama dengan jenis anemia lainnya yaitu mudah )apek' na*su makan menurun' atau terlihat pu)at. K$nsekuensi dari AG% adalah menurunnya pr$dukti*itas pada $rang dewasa dan pada anak;anak

terhadap perkembangan mentalnya. 2lasan dari berbagai hasil penelitian menunjukkan anak balita yang menderita AG% mempunyai sk$r mental dan m$t$r pada uji %ayley lebih rendah dari anak yang tidak menderita AG%. Setelah disuplementasi dengan at besi terdapat kenaikan sk$r mental dan m$t$r yang )ukup berarti. Pada anak prasek$lah >usia 4;6 tahun? yang menderita AG% menyebabkan belajarnya pemusatan perhatian dan pr$ses belajar dilakukan rendah. Setelah disuplementasi dengan at besi anak yang AG% pemusatan perhatian dan pr$ses menjadi lebih baik Penelitian yang pada binatang menunjukkan bahwa AG% mempengaruhi isi dan distribusi besi $tak dan menyebabkan perubahan prilaku. Walaupun penelitian pada binatang dapat misleading' namun berbagai penelitian se)ara k$nsisten menunjukkan bayi yang menderita AG% terlambat perkembangan psik$m$t$rnya' terutama pada kemampuan berbi)ara dan keseimbangan tubuh. Pada bayi;bayi ini suplementasi at besi tidak )ukup untuk mengembalikan pengaruh negati* akibat kekurangan at besi' walaupun kadar hemat$l$gi darah sudah kembali n$rmal. 0al ini menunjukkan dampak dari AG% pada masa bayi mungkin berhubungan dengan kemampuan k$gniti* pada masa;masa selanjutnya.

,.,., repr$duksi' senja' a.

Kurang perkembangan bintik PreAalensi tulang'

5itamin kekebalan'

A mengurangi dan Aitamin kesakitan

>K5A? dan

5itamin A dibutuhkan untuk memelihara *ungsi penglihatan' pertumbuhan' kematian anak. Tanda;tanda klinis dari kekurangan Aitamin A adalah rabun %it$t' kurang Ker$pthalmia. A

PreAalensi dari de*isiensi klinis diperkirakan dari rabun senja' bintik %it$t' dan Ker$pthalmia. PreAalensi klinis K5A di Asia )ukup rendah' berkisar antara -.9G di Srilangka sampai 8.6G di %angladesh pada anak;anak >Allen and Gillespie' ,--.?. PreAalensi lebih dari .G dianggap menjadi masalah kesehatan masyarakat. (i #nd$nesia preAalensi kekurangan Aitamin A pada tahun .7:adalah berkisar antara ,;:G' turun menjadi -.44G pada tahun .77,' dan dinyatakan bebas masalah Ker$pthalmia' namun tetap perlu waspada karena 9-G balita masih menunjukkan kadar Aitamin dalam serum H,-m)gFdl >(irekt$rat Gi i "ayarakat' ,--4?. b. Penyebab kurang Aitamin A /akt$r;*akt$r penyebab kekurangan Aitamin A yang umum ditemukan pada anakanak

diilustrasikan dalam Tabel. /akt$r penyebab dibagi atas tiga yaitu langsung' tidak langsung dan akar masalah >2ni)e* .77- dalam A<<FS<N' .778?. Penyebab utama kekurangan Aitamin A adalah k$nsumsi makanan hewani yang banyak mengandung retin$l masih rendah. "inyak ikan' hati dan ginjal' susu merupakan sumber Aitamin A. Sedangkan sayur;sayuran yang berwarna hijau dan buah; buahan berwarna kuning banyak mengandung beta kar$ten yang merupakan pr$Aitamin A. %etakar$ten yang berasal dari buah;buahan dan umbi yang berwarna kuning' seperti ubi jalar merah lebih mudah diserap dibandingkan dari sayur;sayuran. 5itamin A merupakan salah satu Aitamin A yang larut dalam lemak' k$nsumsi lemak yang rendah dapat menyebabkan Aitamin A dalam makanan susah untuk diserap. K$nsumsi sayur;sayuran dengan )ara ditumis dapat meningkatkan abs$rbsi dari Aitamin A yang terdapat pada sayur;sayuran. Air susu ibu >AS#? merupakan sumber utama Aitamin A pada bayi. Tabel. /akt$r; *akt$r penyebab kekurangan Aitamin A pada anak;anak. /akt$r;*akt$r Penyebab Penyebab langsung ; 5itamin A dan lemak rendah dalam k$nsumsi ; Kejadian diare dan )ampak tinggi ; %erat bayi lahir rendah ; Kekurangan Aitamin A pada ibu ; "eneteki dalam waktu singkat dan pemeberian AS# tidak eksklusi* ; "P AS# tidak )ukup dan )ara pemberian makan tidak benar Penyebab tidak langsung ; #n*rastruktur kesehatan yang tidak memadai ; Pr$duksi makanan sumber Aitamin A rendah ; Tidak ada tanaman pekarangan ; PemasaranFdistribusiFpenyimpanan makanan sumber Ait. A buruk ; P$la pengasuhan anak tidak benar ; (istribusi makanan' kesehatan dalam keluarga salah ; Pendidikan dan kesadaran ibu Akar masalah ; Kemiskinan ; Sedikit atau tidak ada tanah yang pr$dukti* ; Pengaruh musim pada penyakit dan ketersediaan makanan ; Pengaruh lingkungan lainnya ; Pengaruh s$)ial budaya lainnya ; Status wanita ; Pengaruh system p$litik Gejala klinis K5A dari bayi yang mendapat AS# jarang ditemukan' namun status Aitamin A yang tidak baik pada ibu merupakan *akt$r risik$ mulai terjadinya K5A pada bayi. Pemberian makanan pendamping AS# >"PAS#? yang tidak )ukup atau )ara pemberian makanan yang salah dapat menyebabkan kekurangan Aitamin A. Penyebab tidak langsung dari kekurangan Aitamin A berpengaruh terhadap kejadian penyebab langsung. <$nt$hnya pr$duksi makanan Aitamin A yang rendah menyebabkan ketersediaan makanan tersebut juga rendah sehingga k$nsumsi makanan sumber Aitamin A menjadi rendah. Akar masalah dari kekurangan Aitamin A mempengaruhi penyebab langsung dan tidak langsung' misalnya kemiskinan membuat keluarga tidak dapat membeli makanan sumber Aitamin A dan tidak dapat mempr$duksi makanan sumber Aitamin A. ).

K$nsekuensi kurang Aitamin A %erbagai penelitian menunjukan kekurangan Aitamin A meningkatkan angka kesakitan dan kematian pada bayi' anak' dan ibu hamil@ mempengaruhi pertumbuhan pada anak@ dan berpengaruh terhadap kejadian anemia dengan )ara mempengaruhi transp$r at besi dan sintesis hem$gl$bin. %eberapa hasil penelitian yang berhubungan dengan kekurangan Aitamin A dan hubungannya dengan hasil dari suplementasi yang diberikan adalahB .. "$rtalitas >angka kematian?. Suplementasi Aitamin A men)egah perkembangan terjadinya Ler$pthalmia dan k$nsekuensinya juga untuk men)egah kematian pada indiAidu yang rentan. ,. "$rbiditas >angka kesakitan?. 0asil;hasil penelitian menunjukkan pengaruh suplementasi Aitamin A pada m$rbiditas pada p$pulasi yang kekurangan Aitamin A se)ara sub klinis. 0asil meta analisis menunjukkan suplementasi Aitamin A d$sis tinggi mengurangi angka kesakitan diare dan )ampak ,4G untuk bayi dan anak umur 6 bulan sampai 9 tahun (iare yang parah dapat dikurangi dengan suplementasi Aitamin A d$sis rendah pada anak;anak gi i buruk 4. Kekebalan tubuh. %ukti;bukti menunjukkan suplementasi Aitamin A pada anak;anak dengan nilai serum Aitamin A yang rendah dapat meningkatkan kekebalan tubuh' termasuk resp$n terhadap Aaksinasi. ,.,.4. Gangguan Akibat Kekurangan #$dium >GAK#? Gangguan akibat kurang i$dium adalah kekurangan gi i paling tua. (i <hina' antara tahun ,=4= E ,67= sebelum masehi g$nd$k endemik sudah diketahui. GAK# mempunyai berma)am;ma)am e*ek yang serius pada kesehatan seperti g$nd$k' kretin' gangguan perkembangan k$gniti* dan pertumbuhan yang tidak dapat diperbaiki' kematian bayi' berat bayi lahir rendah' dan kematian pada saat lahir. a. PreAalensi Gangguan Akibat Kekurangan #$dium W0+' 2N#<E/ dan #nternati$nal <$$rdinating <$mmittee $n #$dine (e*i)ien)y (is$rders >#<<#((? mengklasi*ikasikan dari .7. negara' 6=.. G dengan masalah GAK#' .-.9G sudah dapat mengatasi masalah GAK# dan sisanya tidak diketahui masalah besarnya masalah GAK# >Allen and Gillespie' ,--.?. PreAalensi se)ara nasi$nal pada tahun .7=- sekitar 4-G menurun menjadi 7.=G pada tahun .77=. Namun preAalensi pada pr$pinsi;pr$pinsi tertentu masih )ukup tinggi' misalnya di NTT 4=..G' "aluku 44.4G' Sulawesi Tenggara ,8.7G' dan Sumatra %arat ,-.9G. Pr$pinsi NTT dan "aluku dikateg$rikan mempunyai masalah GAK# yang berat' Sulawesi Tenggara dan Sumatra %arat dikateg$rikan mempunyai masalah GAK# sedang' sedangkan pr$pinsi;pr$pinsi yang lain mempunyai masalah GAK# ringan atau tidak mempunyai masalah GAK# >(irekt$rat Gi i "ayarakat' ,--4?. b. Penyebab Gangguan Akibat Kekurangan #$dium Penyebab utama GAK# adalah karena air'

makanan yang berasal dari tumbuhtumbuhan dan binatang pada daerah tertentu sedikit mengandung #$dium. #$dium yang terdapat pada tanah tersebut ter)u)i $leh gletsier' banjir atau hujan. Kekurangan #$diumdapat disebabkan $leh banjir' sebagai )$nt$h di sepanjang sungai Gangga di %anglades dan #ndia. Pada daerah ini terjadi de*isiensi kekurangan #$dium yang endemik karena air' tanaman dan binatang yang hidup disini sedikit mengandung #$dium. Penyebab lain dari kekurangan #$dium adalah banyak makanan yang dik$nsumsi di negara; negara berkembang mengandung at g$itr$genik yaitu suatu at yang menghambat penyerapan #$dium $leh tir$id. <$nt$hnya adalah yang terdapat didalam ubi kayu' untuk menghilangkan berhubungan dengan kejadian g$nd$k dan kretin. at g$itr$genik

at tersebut ubi kayu %eberapa at gi i

harus direndam dahulu di dalam air. (i Sarawak "alaysia' k$nsumsi ubi kayu diindikasikan berhubungan dengan kekurangan #$dium yaitu Selenium dan %esi. Selenium merupakan k$mp$nen yang penting untuk en im yang merubah tir$ksin >T4? menjadi trii$d$tir$nin >T8?' sehingga kekurangan Selenium dan #$dium dapat menyebabkan g$nd$k. Kekurangan besi dapat menyebabkan kerusakanmetab$lisme h$rm$n tir$id' sehingga $rang yang menderita g$nd$k dan anemia kurang resp$nsi* jika diberikan #$dium. ). K$nsekuensi dari Gangguan Akibat Kekurangan #$dium %eberapa k$nsekuensi dari kekurangan #$dium adalah kretin' g$nd$k' kerusakan perkembangan k$gniti* yang tidak dapat diperbaiki' meningkatkan angka kesakitan dan kematian. .? Kretin adalah hasil dari kekurangan #$dium selama kehamilan' yang mempengaruhi *ungsi tir$id janin. Kerusakan $tak janin diperkirakan terjadi ketika kekurangan #$dium pada trisemester # kehamilan. <iri;)iri kretin karena kerusakan sara* adalah kemampuan k$gniti* yang rendah' tuli' dan ganguan bi)ara. ,? G$nd$k merupakan pembesaran kelenjar tir$id pada leher. G$nd$k biasanya tidak menyakitkan' namun adanya g$nd$k menunjukkan bahwa sedang terjadi kerusakanlain dari kekurangan #$dium. 4? Kerusakan *ungsi k$gniti*. Kekurangan #$dium merupakan penyebab n$m$r satu kerusakan $tak dan kemunduran mental yang sebenarnya dapat di)egah. "asalahnya berkisar dari perubahan sara* sampai kerusakan *ungsi k$gnit*. 0asil dari meta analisis dari .= penelitian yang meliputi ,,.8 subjek menunjukkan ratarata k$gniti* dan psik$m$t$r anak; anak yang kekurangan #$dium lebih redah .4.9 #M p$in dibandingkan anak yang n$rmal. "asalahnya diperberat dengan lingkungan yang terdiri dari $rang;$rang tidak )erdas' apatis' tidak ada m$tiAasi sebagai akibat dari kekurangan #$dium. 8? "eningkatkan kesakitan dan kematian. Kekurangan #$dium pada masa hamil

berhubungan dengan kejadian bayi lahir mati' ab$rsi dan kelainan )$ngenital. ,.,.8 Kurang Energi Pr$tein >KEP? C Adalah penyakit gi i akibat de*isiensi energi dalam jangka waktu yang )ukup lama. C PreAalensi tinggi terjadi pada balita' ibu hamil >bumil? dan ibu menyusuiFmeneteki >buteki? C Pada derajat ringan pertumbuhan kurang' tetapi kelainan bi$kimiawi dan gejala klinis >marginal malnutriti$n? C (erajat berat adalah tipe kwashi$rk$r dan tipe marasmus atau tiep marasmik;kwashi$rk$r C Terdapat gangguan pertumbuhan' mun)ul gejala klinis dan kelainan bi$kimiawi yang khas. a. Penyebab C "asukan makanan atau kuantitas dan kualitas rendah C Gangguan sistem pen)ernaan atau penyerapan makanan C Pengetahuan yang kurang tentang gi i C K$nsep klasik diet )ukup energi tetapi kurang ppr$tein menyebabkan kwashi$rk$r C (iet kurang energi walaupun at gi i esensial seimbang menyebabkan marasmus C Kwashi$rk$r terjadi pada hygiene yang buruk ' yang terjadi pada penduduk desa yang mempunyai kebiasaan memberikan makanan tambahan tepung dan tidak )ukup mendapatkan AS# C Terjadi karena kemiskinan sehingga timul malnutrisi dan in*eksi b. Gejala klinis KEP ringan C Pertumbuhan mengurang atau berhenti C %% berkurang' terhenti bahkan turun C 2kuran lingkar lengan menurun C "aturasi tulang terlambat C Rasi$ berat terhadap tinggi n$rmal atau menurun C Tebal lipat kulit n$rmal atau menurun C AktiAitas dan perhatian kurang C Kelainan kulit dan rambut jarang ditemukan ). Pembagian .. "arasmus ,. Kwashi$rk$r 4. "arasmus;kwashi$rk$r .. "arasmus "arasmus adalah kekurangan energi pada makanan yang menyebabkan )adangan pr$tein tubuh terpakai sehingga anak menjadi !kurus& dan !em$si$nal&. Sering terjadi pada bayi yang tidak )ukup mendapatkan AS# serta tidak diberi makanan penggantinya' atau terjadi pada bayi yang sering diare. a. Penyebab C Ketidakseimbangan k$nsumsi at gi i atau kal$ri didalam makanan C Kebiasaan makanan yang tidak layak C Penyakit; penyakit in*eksi saluran pen)ernaan b. Tanda dan gejala C Wajah seperti $rang tua' terlihat sangat kurus C "ata besar dan dalam' sinar mata sayu C "ental )engeng C /e)es lunak atau diare C Rambut hitam' tidak mudah di)abut C Jaringan lemak sedikit atau bahkan tidak ada' lemak subkutan menghilang hingga turg$r kulit menghilang C Kulit keriput' dingin' kering dan mengendur C T$raK atau sela iga )ekung C Atr$*i $t$t' tulang terlihat jelas C Tekanan darah lebih rendah dari usia sebayanya C /rekuensi na*as berkurang C Kadar 0b berkurang C (isertai tanda;tanda kekurangan Aitamin ,. Kwashi$rk$r Kwashi$k$r adalah penyakit yang disebabkan $leh kekurangan pr$tein dan sering timbul pada usia .;4 tahun karena pada usia ini kebutuhan pr$tein tinggi."eski

penyebab utama kwashi$rk$r adalah kekurangan pr$tein' tetapi karena bahan makanan yang dik$nsumsi kurang menggandung nutrient lain serta k$nsumsi daerah setempat yang berlainan' akan terdapat perbedaan gambaran kwashi$rk$r di berbagai negara. a. Penyebab C Kekurangan pr$tein dalam makanan C Gangguan penyerapan pr$tein C Kehilangan pr$tein se)ara tidak n$rmal C #n*eksi kr$nis C Perdarahan hebat b. Tanda dan gejala C Wajah seperti bulan !m$$n *a)e& C Pertumbuhan terganggu C Sinar mata sayu C 3emas; lethargi C Perubahan mental >sering menangis' pada stadium lanjut menjadi apatis? C Rambut merah' jarang' mudah di)abut C Jaringan lemak masih ada C Perubahan warna kulit >terdapat titik merah kemudian menghitam' kulit tidak keriput? C #ga n$rmal;tertutup $edema C Atr$*i $t$t C An$reksia C (iare C Pembesaran hati C Anemia C Sering terjadi a)ites C +edema Kwashi$rk$r; marasmik memperlihatkan gejala )ampuran antara marasmus dan kwashi$rk$r Penatalaksanaan a. Se)ara umum C Ruangan )ukup hangat dan bersih C P$sisi tubuh diubah;ubah >karena mudah terjadi dekubitus? C Pen)egahan in*eksi n$s$k$mial C Penimbangan %% tiap hari b. Se)ara khusus Resusitasi dan terapi k$mplikasi C K$reksi dehidrasi dan asid$sis >pemberian )airan $ralit atau in*us? C "en)egah atau meng$bati de*isiensi Aitamin A C Terapi Ab bila ada tanda in*eksi atau sakit berat (ietetik C Prinsip TKTP dan suplemen Aitamin mineral C %entuk makanan disesuaikan se)ara indiAidual >)air' lunak' biasa' makanan dengan p$rsi sedikit;sedikit tapi sering? C Pemantauan masukan makanan tiap hari >perubahan diet biasanya dilakukan setiap saat? Persiapan pulang C Gejala klinik tidak ada C Na*su makan baik C Pembekalan terhadap $rang tua tentang gi i' perilaku hidup dan lingkungan yang sehat K$mplikasi C #n*eksi saluran pen)ernaan C (e*isiensi Aitamin C (epresi mental Pr$gram pemerintah E penanggulangan KEP (ipri$ritaskan pada daerah;daerah miskin dengan sasaran utama C #bu hamil C %ayi C %alita C Anak;anak sek$lah dasar Keterpaduan kegiatan C Penyuluhan gi i C Peningkatan pendapatan C Peningkatan pelayanan kesehatan C Keluarga beren)ana C Peningkatan peran serta masyarakat Kegiatan Peningkatan upaya pemantauan tumbuh kembang anak melalui keluarga' dasawisma dan p$syandu Penanganan se)ara khusus KEP berat C Rujukan pelayanan gi i di p$syandu C Peningkatan gerakan sadar pangan dan gi i C AS# eksklusi* ,.,.9 +%ES#TAS C adalah penyakit gi i yang disebabkan kelebihan kal$ri dan ditandai dengan akumulasi jaringan lemak se)ara berlebihan diseluruh tubuh. C "erupakan keadaan pat$l$gis dengan terdapatnya penimbunan lemak yang berlebihan dari yang diperlukan untuk *ungsi tubuh C

Gi i lebih >$Aer weight? dimana berat badan melebihi berat badan rata;rata' namun tidak selalu identik dengan $besitas %% III tidak selalu $besitas a. C C C Genetik C b. C C C C C C Terdapat makanan C +besitas metab$lik' yaitu kelainan metab$lisme lemak dan karb$hidrat ). C C C d. Gangguan Penurunan Kadar besi Resik$Fdampak resp$n aktiAitas dan seng imunitas $besitas seluler bakterisida rendah Penatalaksanaan Penis , %uah dada Perut terlihat g$l$ngan 3ebih Terlihat tinggi dari (agu se$lah;$lah sangat anak n$rmal 3aju Akti*itas Gangguan psik$l$gis atau Gangguan pertumbuhan *isik >bisa sebagai yang *akt$r yang sebab atau sangat Penyebab rendah akibat? )epat keturunan h$rm$n Gejala gemuk seumur ganda berkembang menggantung ke)il $besitas

C Perilaku makan yang berhubungan dengan *akt$r keluarga dan lingkungan

C Regulat$ry $besity' yaitu gangguan primer pada pusat pengatur masukan

C "enurunkan %% sangat drastis dapat menghentikan pertumbuhannya. Pada $besitas sedang' adakalanya penderita tidak memakan terlalu banyak' namun akti*itasnya kurang' sehingga latihan *isik yang intensi* menjadi pilihan utama C Pada $besitas berat selain latihan *isik juga memerlukan terapi diet. Jumalh energi dikurangi' dan tubuh mengambil kekurangan dari jaringan lemak tanpa mengurangi pertumbuhan' dimana diet harus tetap mengandung esensial. C Kurangi asupan energi' akan tetapi Aitamin dan nutrisi lain harus )ukup' yaitu dengan mengubah perilaku makan at gi i

C C

"engatasi "eningkatkan

gangguan aktiAitas

psik$l$gis *isik

C "embatasi pemakaian $bat;$batan yang untuk mengurangi na*su makan C %ila terdapat k$mplikasi' yaitu sesak na*as atau sampai tidak dapat berjalan' rujuk C K$nsultasi ke >psik$l$gi anak rumah atau bagian sakit end$krin?

%A% #S# 4.. Prinsip Gi i Seimbang pada

###

%ayi

"akanan terbaik bagi bayi adalah AS#. Namun' dengan bertambahnya umur bayi dan tumbuh kembang' bayi memerlukan energi dan at; at gi i yang melebihi jumlah AS#. %ayi harus mendapat makanan tambahanF pendamping AS#. %anyaknya AS# yang dihasilkan ibu tergantung dari status gi i ibu' makanan tambahan sewaktu hamilF menyusui' stress mental dan sebagainya. (ianjurkan untuk memberi .--;..- Kkal energi tiap kg%%F hari. +leh karena itu' susu bayi mengandung kurang lebih 6: Kkal tiap .-- )). "aka bayi diberikan .9-;.6- )) susu tiap kg%%. Tetapi tidak semua bayi memerlukan jumlah energi tersebut. 4., "akanan 4.,... bayi AS# "a)am;"a)am beraneka > ragam Air "akanan ma)amnya Susu yaitu %ayi B #bu?

"akanan yang paling baik untuk bayi segera lahir adalah AS#. AS# mempunyai keunggulan baik ditinjau segi gi i' daya kekebalan tubuh' psik$l$gi' ek$n$mi dan sebagainya. a. .? "an*aat AS# #bu

Aspek kesehatan ibu B isapan bayi akan merangsang terbentukny $ksit$sin $leh kelenjar hip$*isis. +ksit$sin akan membantu inA$lusi uterus dan men)egah

terjadi perdarahan p$st partum. Penundaan haid dan berkurangnya perdarahan p$st partum mengurangi preAalensi anemia angka kejadian at besi. Selain itu' mengurangi mammae. karsin$ma

Aspek keluarga beren)ana B merupakan K% alami' sehingga dapat menjarangkan kehamilan. "enurut penelitian' rerata jarak kehamilan pada ibu yang menyusui adalah dapat ,? pr$tein' "engandung antib$di' garam at pr$tekti* dan B terdapat dan mineral at pr$tekti* serta berupa ,8 bulan' sedangkan yang tidak .. bulan. menyusui. %ayi Aitamin. lakt$basilus alergi. Aspek psik$l$gis B ibu akan merasa bangga dan diperlukan $leh bayinya karena

Nutrien > at gi i? yang sesuai untuk bayi B mengandung lemak' karb$hidrat'

bi*idus'lakt$*erin' lis$ im' k$mplemen <4 dan <8' *akt$r antistrept$k$kus' imunitas seluler tidak menimbulkan "empunyai e*ek psik$l$gis yang menguntungkan B sewaktu menyusui kulit bayi akan menempel pada kulit ibu' sehingga akan memberikan man*aat untuk tumbuh kembang bayi kelak. #nteraksi tersebut akan menimbulkan rasa aman dan kasih sayang. "enyebabkan pertumbuhan yang baik B bayi yang mendapat AS# akan mengalami kenaikan berat badan yang baik setelah lahir' pertumbuhan setelah peri$de perinatal baik dan mengurangi $besitas. "engurangi kejadian karies dentis B insiden karies dentis pada bayi yang mendapat susu *$rmula lebih tinggi dibanding yang mendapat AS#' karena menyusui dengan b$t$l dan d$t pada waktu tidur akan menyebabkan gigi lebih lama k$ntak dengan sisa susu *$rmula dan menyebabkan gigi menjadi asam sehingga merusak gigi. "engurangi kejadian mal$klusi B penyebab mal$klusi rahang adalah kebiasaan lidah yang mend$r$ng ke depan akibat menyusu dengan b$t$l dan d$t. 4? dapat dan saja 8? mengurangi mendekatkan dan kapan saja hubungan serta tidak Negara biaya bayi dengan $rang Keluarga ber$bat. keluarga. lain. Aspek ek$n$mi B AS# tidak perlu dibeli dan karena AS# bayi jarang sakit sehingga Aspek psik$l$gis B kelahiran jarang sehingga kebahagiaan keluarga bertambah Aspek kemudahan B menyusui sangat praktis sehingga dapat diberikan dimana merep$tkan

"enurunkan

angka

kesakitan

dan

kematian

anak.

Adanya *akt$r pr$tekti* dan nutrien yang sesuai dalam AS# menjamin status gi i bayi baik serta angka kesakitan dan kematian menurun. %eberapa penelitian epidemi$l$gis menyatakan bahwa AS# melindungi bayi dan anak dari penyakit in*eksi' seperti diare' $titis media' dan in*eksi saluran perna*asan bagian bawah. "engurangi subsidi untuk rumah sakit. (engan adanya rawat gabung maka akan memperpendek lama rawat inap ibu dan bayi' mengurangi k$mplikasi persalinan dan in*eksi n$s$k$mial serta mengurangi "engurangi biaya deAisa perawatan untuk anak membeli susu sakit. *$rmula.

AS# dapat dianggap sebagai kekayaan nasi$nal. Jika semua ibu menyusui' diperkirakan akan menghemat deAisa sebesar Rp ='6 milyar untuk membeli susu *$rmula. "eningkatkan generasi b. laktasi. bayi K$mp$sisi AS# kualitas penerus generasi bangsa K$mp$sisi dibedakan menjadi 4 ma)am penerus akan bangsa. terjamin. AS# yaituB lahir. Anak yang dapat AS# dapat tumbuh kembang se)ara $ptimal' sehingga kualitas

K$mp$sisi AS# tidak sama dari waktu ke waktu' hal ini berdasarkan pada stadium .? K$lustrum B AS# yang dihasilkan pada hari pertama sampai hari ketiga setelah ,? AS# transisi B AS# yang dihasilkan mulai hari keempat sampai hari ke sepuluh. 4? AS# mature B AS# yang dihasilkan mulai hari kesepuluh sampai dengan seterusnya. Tabel Kandungan Energi 3akt$sa 3emak Pr$tein "ineral #mmun$glubin #g #g #g 9'7 G " A >mg >mgF >mgF F .-.-ml? >kg >grF >grF >grF >grF .. K$lustrum kla? .-.-.-.-ml? ml? ml? ml? K$mp$sisi Transisi 9:'6'9 ,'7 .'.79 -'4 Kandungan AS# 64'6': 4'6 -'769 -'4 AS# mature 69':'4'= .'4,8 -', B .--ml? ml? 449'7

.:'. ; ; ,'7 ,'7 3is$sin 3akt$*erin Sumber ). 2ntuk mengetahui B >mgF .-8,-;9,Pelatihan "anajemen Ke)ukupan ke)ukupan AS# dapat dilihat dari ml? .8',;.6'8 ; 3aktasi' RS<"' ;

; ..7'6

,8'4;,:'9 ,9-;,:.7=7. AS# B

.? %erat badan waktu lahir telah ter)apai sekurang;kurangnya akhir , minggu setelah lahir dan selama itu tidak terjadi penurunan berat badan lebih .- G. ,? KurAe pertumbuhan berat badan memuaskan' yaitu menunjukkan berat badan pada triwulan ke .B .9-;,9- gr setiap minggu' triwulan ke , B 9--;6-- gr setiap bulan' triwulan ke 4 B 49-;89- gr setiap bulan' triwulan ke 8 B,9-;49- gr setiap bulan atau berat badan naik , kali lipat berat badan waktu lahir pada umur 8;9 bulan dan 4 kali lipat pada umur satu tahun. 4? %ayi lebih banyak ng$mp$l' sampai 6 kali atau lebih dalam sehari. 8? Setiap kali menyusui' bayi menyusu dengan rakus' kemudian melemah dan tertidur. 9? 4.,.,. a. Payudara "PAS# Jenis ibu > terasa lunak setelah Pendamping menyusui. AS#? diantaranyaB "akanan "PAS#

"akanan pendamping AS# >"PAS#? diberikan setelah bayi berumur 6 bulan. %uah;buahan yang dihaluskanF dalam bentuk sari buah. "isalnya pisang Amb$n' b. "akanan "akanan Tujuan pepaya lunak bayi dan yang lembek. dikemas ' "isal dalam jeruk' bubur kalengF pendamping yang sudah susu' nasi t$mat. tim.

kart$nF AS#

sa)het. adalah B

pemberian at

makanan gi i

tambahan AS#

"elengkapi

berkurang.

"engembangkan kemampuan bayi untuk menerima berma)am;ma)am makanan dengan berbagai bayi rasa untuk dan dan bentuk. menelan. "engembangkan kemampuan mengunyah

"en)$ba adaptasi terhadap makanan yang mengandung kadar energi tinggi.

).

0al;hal

yang

perlu

diperhatikan kebersihan

dalam

pemberian alat

"PAS#

Perhatikan "embuat %erikan %uat Ajak Jangan "akanan makan memberi berlemak

makan. se)ukupnya. sebaik;baiknya. makanan.

makanan makanan dengan Aariasi bersama makanan angg$ta dekat rasa dengan

keluarga waktu yang

lain. makan. lama.

menyebabkan

kenyang

4.4 kembang Tabel Pemberian

<ara diperlukan ,. (e*inisi

Pengel$laan makanan Pemberian AS#

"akanan pendamping "akanan

%ayi AS. %ayi Eksklusi*

%ayi setelah lahir sebaiknya diberikan AS#' namun seiring dengan tumbuh

>EK)lusiAe breast*eeding? %ayi hanya diberikan AS# tanpa makanan atau minuman lain termasuk air putih' ke)uali $bat' Aitamin dan mineral dan AS# yang diperas. Pemberian minum' Pemberian atau minuman AS# )air AS# lain' misal Pred$minan air teh. Penuh >Pred$minant breast*eeding? Selain mendapat AS#' bayi juga diberi sedikit air

>/ull breast*eeding? %ayi mendapat salah satu AS# eksklusi* atau AS# pred$minan. Pemberian juga Pemberian atau Pemberian sereal "akanan AS# Susu diperas AS# atau Pendamping AS# >"PAS#? makanan tepat waktu dengan %$t$l b$t$l. Parsial lain. >Timely

>%$ttle *eeding? <ara pemberian makan bayi dengan susu apa saja' termasuk

>Arti*i)ial *eeding? Sebagian menyusui dan sebagian lagi susu buatanF *$rmula

)$mplementary *eeding? "emberikan bayi makanan lain disamping AS# ketika waktunya tepat yaitu mulai 6 bulan.

Tabel "ulai "enyusui

4. menyusui

Rek$mendasi (alam waktu 2mur eksklusi*

Pemberian 4-;6menit -;6

"akanan setelah bulan

%ayi pertama.

melahirkan.

"akanan pendamping AS# >"PAS#? "ulai diberikan pada umur antara 8;6 bulan >umur yang tepat berAariasi' atau bila menunjukkan kesiapan neur$l$gis dan neur$muskuler?. %erikan "PAS# Pada semua bayi yang telah berumur lebih dari 6 bulan. Teruskan Tabel 2mur .;, 4 4 8;9 6 :;., /$rmula AS# /$rmula AS# /$rmula Jus AS# /$rmula %ubur Jus AS# /$rmula %ubur Jus AS# atau adaptasi susu buah atau adaptasi susu buah atau bulan bulan bulan AS# adaptasi atau adaptasi atau adaptasi buah atau mg sFd 4 bulan bulan pemberian 8. "a)am AS# Sampai anak berumur , tahun atau lebih. %ayi jam minggu

Jadwal

Pemberian

"akanan selama

pada ,8

makanan

Pemberian

/$rmula %ubur Nasi Jus 6;: Sesuka 6 Sesuka 9 .;, Sesuka 8 . . Sesuka 4 , . Sesuka , ,K . .;, SumberB 4.8 #lmu yang K kali Gi i Klinis 8-; kali 98-;99-;.-Pada Pemberian adalah ibu Anak' "akanan sebagai dan ,--;,9g g K kali kali 8-;99-;.-.=-;,-g K kali kali 8-;99-;.-.=g kali kali .=9-;:9 kali .--;.9buah kali Sesuka 7-

adaptasi susu tim bayi ml bayi ml bayi ml ml bayi ml bubuk ml bayi ml bubuk ml bayi ml bubuk bubuk ml ,--pada berikut %ayi B anak.

/akt$r;/akt$r berhasil

"empengaruhi baik

0al;hal yang perlu diperhatikan supaya pengaturan makan untuk bayi dan anak dapat .. dengan Kerjasama

(imulai pada saat kelahiran bayi dilanjutkan sampai dengan anak mampu makan sendiri. "akanan hendaknya menyenangkan bagi anak dan ibu. #bu yang tegang' ,. )emas' "emulai mudah marah merupakan makan makan suatu ke)enderungan pada sedini untuk anak. mungkin. menimbulkan kesulitan pemberian

Pemberian makan sedini mungkin mempunyai tujuan menunjang pr$ses metab$lisme yang n$rmal' untuk pertumbuhan' men)iptakan hubungan lekat ibu

dan

anak'

mengurangi

resik$ dan

terjadinya

hip$glikemia' a $temia.

hiperkalemi'

hiperbilirubinemia

4.

"engatur

sendiri.

Pada awal kehidupannya' seharusnya bayi sendiri yang mengatur keperluan akan makanan. Keuntungannya untuk mengatur dirinya sendiri akan kebutuhan at 8. 9. 6. :. =. 7. (iagn$sis Keadaan dari mulut %erat penyakit sebagai dan alat stadium penerima Peran "enentukan gi i ayah jadwal yang dan angg$ta pemberian diperlukan. keluarga makanan lain. bayi. 2mur. badan. >keadaan?. makanan.

.-. Kebiasaan makan >kesukaan' ketidaksukaan dan a))eptability dari jenis makanan dan t$leransi daripada anak terhadap makanan yang diberikan?. 4.9 Tumbuh Pengaruh kembang Status anak selain Gi i dipengaruhi Seimbang $leh *akt$r %agi keturunan %ayi juga

dipengaruhi $leh *akt$r lingkungan. Adapun *akt$r lingkungan yang berpengaruh adalah masukan makanan >diet?' sinar matahari' lingkungan yang bersih' latihan jasmani dan keadaan kesehatan. Pemberian makanan yang berkualitas dan kuantitasnya baik menunjang tumbuh kembang' sehingga bayi dapat tumbuh n$rmal "akanan dan yang sehatF diberikan pada terbebas bayi dan anak dari akan penyakit. digunakan untuk

pertumbuhan badan' karena itu status gi i dan pertumbuhan dapat dipakai sebagai ukuran untuk memantau ke)ukupan gi i bayi dan anak. Ke)ukupan makanan dan AS# dapat dipantau dengan menggunakan K"S. (aerah diatas garis merah dibentuk $leh pita warna kuning' hijau muda' hijau tua' hijau muda dan kuning. Setiap pita mempunyai nilai 9 G perubahan baku. (iatas kurAe .-G adalah status gi i lebih. (iatas =- G sampai dengan batas .-- G adalah status gi i n$rmal' yang digambarkan $leh pita warna hijau muda sampai hijau tua. 4.6 (ampak Kelebihan dan Kekurangan Gi i pada %ayi

"akanan yang ideal harus mengandung )ukup energi dan

at esensial sesuai

dengan kebutuhan sehari;hari. Pemberian makanan yang kelebihan akan energi mengakibatkan $besitas' sedang kelebihan at gi i esensial dalam jangka waktu lama akan menimbulkan penimbunan at gi i tersebut dan menjadi ra)un bagi tubuh. "isalnya hiperAitamin$sis A' hiperAitamin$sis ( dan hiperkalemi. Sebaliknya kekurangan energi dalam jangka waktu lama berakibat menghambat pertumbuhan dan mengurangi )adangan energi dalam tubuh sehingga terjadi marasmus >gi i kurangF buruk?. Kekurangan de*isiensi >kekurangan Ait.(?. at esensial mengakibatkan at gi i tersebut. "isalnya Ker$*talmia >kekurangan Ait.A?' Rakhitis

%A% PEN2T2P

#5

8..

Kesimpulan

(ari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa "asalah gi i merupakan hal yang k$mplek di #nd$nesia. Sampai saat ini ada lima masalah gi i utama di #nd$nesia' yaitu Kurang Energi Pr$tein >KEP?' Anemia Gi i %esi >AG%?' Kurang 5itamin A >K5A?' Gangguan Akibat Kekurangan #$dium >GAK#? dan +besitas. Energi dan pr$tein merupakan at gi i makr$' sedangkan at besi' Aitamin A dan #$dium merupakan at gi i mikr$. %anyak *akt$r yang mempengaruhi asupan gi i

masyarakat

tersebut.

Gi i juga dapat mempengaruhi pertumbuhan pada bayi untuk itu ada beberapa prinsip gi i seimbang pada bayi yaitu' makanan terbaik bagi bayi adalah AS#. Namun' dengan bertambahnya umur bayi dan tumbuh kembang' bayi memerlukan energi dan at; at gi i yang melebihi jumlah AS#. %ayi harus

mendapat makanan tambahanFpendamping AS#. Selain itu ada 0al;hal yang perlu diperhatikan supaya pengaturan makan untuk bayi dan anak dapat berhasil dengan baik. Jika asupan gi i pada bayi tidak diperhatikan dengan baik juga dapat menyebabkan dampak kelebihan dan kekurangan gi i pada bayi.