Anda di halaman 1dari 24

EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS SISTEM PENERIMAAN KAS PADA PT. TRI MITRA JAYA DI SURABAYA

RANGKUMAN SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Penyelesaian Program Pendidikan Strata Satu Jurusan Akuntansi

Program Pendidikan Strata Satu Jurusan Akuntansi Oleh : FAIZAL MEGAH TOVAN NIM : 2003310298 SEKOLAH TINGGI

Oleh :

FAIZAL MEGAH TOVAN NIM : 2003310298

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PERBANAS SURABAYA

2009

PENGESAHAN RANGKUMAN SKRIPSI

Nama

:

Tempat, Tanggal Lahir :

Faizal Megah Tovan

Surabaya, 05 Juni 1984

NIM

:

2003310298

 

Jurusan

:

Akuntansi

Program Pendidikan

:

Strata 1

Konsentrasi

:

Akuntansi

Judul

:

Evaluasi

Sistem

Pengadilan

Intern

Atas

Sistem

Penerimaan Kas Pada PT. Tri Mitra Jaya Di Surabaya

Disetujui dan diterima baik oleh :

Dosen pembimbing

Tanggal : 24 Februari 2010

Nanang Shonhadji, SE.,M.Si. Ak

Ketua Jurusan Akuntansi

Tanggal : 24 Februari 2010

Drs. Gunasti Hudiwinarsih, Ak, M.Si

ii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Perusahaan

manapun

pasti

menginginkan

seluruh

asetnya

tetap

terpelihara dengan baik dan dipergunakan sebagai mana mestinya sampai pada

masanya guna kelancaran operasional.

Lingkup dan besarnya perusahaan sudah menjadi sedemikian kompleks

dan meluas sehingga manajemen tidak mungkin lagi memimpin perusahaan secara

langsung.

Pengecekan dan review yang melekat pada suatu sistem pengendalian

intern yang baik, akan dapat melindungi perusahaan dari kelemahan manusiawi

dan mengurangi kemungkinan terjadinya kekeliruan dan ketidakberesan.

Berdasarkan latar belakang ini maka penelitian ini mengambil judul

“Evaluasi Sistem Pengendalian Intern atas Sistem Penerimaan Kas pada PT. TRI

MITRA JAYA di Surabaya”.

1.2 Perumusan Masalah

Menurut

latar

belakang

diatas,

maka

rumusan

masalah

yang

akan

ditentukan dalam penelitian ini yaitu “Apakah PT. TRI MITRA JAYA telah

menerapkan Sistem Pengendalian Intern atas sistem penerimaan kas dengan

baik?”

1

2

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui

apakah Sistem Pengendalian Intern pada PT. TRI MITRA JAYA telah diterapkan

dengan baik.

1.4 Manfaat Penelitian

1. Bagi Perusahaan

Agar berguna untuk mengendalikan perusahaan dari tindakan-tindakan

karyawan perusahaan yang merugikan

2. Bagi Peneliti

Dapat memperkaya pengetahuan dan pelaksanaan sistem pengendalian

Intern dimana akan sangat berguna dalam dunia kerja saat ini dan yang akan

datang.

3. Bagi STIE PERBANAS Surabaya

Hasil

penelitian

diharapkan

dapat

menjadi

koleksi

perpustakaan

STIE

PERBANAS Surabaya dan juga dapat menjadi referensi bagi peneliti yang akan

datang yang akan meneliti tentang Sistem Pengendalian Intern.

3

BAB II

METODE PENELITIAN

3.1 Rancangan Penelitian

Rancangan studi kasus ini dipilih menurut Robert K. Yin (2003:21). Dimana

penelitian studi kasus memiliki lima komponen penting yaitu :

1. Adanya pertanyaan dalam riset dan perumusan masalah

2. Adanya preposisi

3. Adanya unit analisis

4. Adanya logoka dalam berpikir yang mengaitkan antara data dan preposisi

5. Adanya kriteria dalam menginterprestasikan temuan

3.2

Data dan Prosedur Pengumpulan Data

3.2.1

Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Data Primer : yaitu data atau informasi diperoleh melalui pertanyaan tertulis

dengan

menggunakan

wawancara.

kuesioner

atau

lisan

dengan

menggunakan

metode

2. Data Sekunder : yaitu data yang dikumpulkan oleh penulis yang merupakan

hasil dari pengambilan data di perusahaan berupa formulir dan dokumen-

dokumen yang terkait.

3.2.2 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang digunakan adalah :

a. Observasi

3

4

Yaitu kegiatan pencatatan secara sistematik kejadian-kejadian, perilaku, obyek-

obyek

yang

dilihat

dan

hal-hal

lain

yang

penelitian yang sedang dilakukan.

b. Wawancara

diperlukan

dalam

mendukung

Yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan melakukan percakapan dengan

maksud

tertentu

dilakukan

oleh

dua

pihak

dimana

pewawancara

yang

mengajukan pertanyaan dan terwawancara menjawab pertanyaan.

c. Dokumentasi

Yaitu teknik pengumpulan data dengan cara mengarsip catatan-catatan dan

dokumen

yang

berkaitan

dengan

penelitian

serta

membaca

surat-surat,

pengumuman, ikhtisar rapat, persyaratan tertulis kebijakan tertentu dan bahan-

bahan tulisan lainnya.

3.3 Keterkaitan Data dengan Proposisi

Berdasarkan observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan mengenai

sistem pengendalian intern dan sistem penerimaan kas yang diterapkan dalam

perusahaan, maka akan diperoleh data yang digunakan untuk menganalisis yaitu

dengan cara membandingkan atau mengevaluasi antara sistem dan prosedur .yang

sudah

diterapkan

dalam

perusahaan

dengan

teori

pengendalian

intern.

Berdasarkan

hasil

analisa

tersebut

dapat

dibuat

evaluasi

tentang

sistem

pengendalian intern perusahaan tersebut.

5

3.4 Kriteria Interpretasi Temuan Penelitian

PT. TRI MITRA JAYA dikatakan sudah menerapkan sistem pengendalian

intern yang baik jika jawaban kuesioner sebagian besar adalah ”Ya” dan dikatakan

belum menerapkan sistem pengendalian intern yang baik jika jawaban kuesioner

sebagian besar adalah ”Tidak”. Dengan cara melihat :

1.

Organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas.

2.

Sistem

wewenang

dan

prosedur

pencatatan

yang

memberikan

perlindungan yang cukup terhadap kekayaan, utang, pendapatan dan

biaya.

3. Praktik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit

organisasi.

4. Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya.

Jika perusahaan memiliki karyawan yang kompeten dan jujur, unsur

pengendalian

intern

yang

lain

dapat

dikurangi

sampai

batas

yang

minimum.

Karyawan yang jujur dan ahli dalam bidang yang menjadi

tanggung

jawabnya

akan

dapat

melaksanakan

pekerjaannya

dengan

efisien dan efektif.

6

BAB III

GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA

4.1 Gambaran Umum Perusahaan

PT. TRI MITRA JAYA didirikan pada 29 Maret 1989 dengan

kampus pertama di Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Selanjutnya, bermula dari program kasus 6 bulan, PT. TRI MITRA

JAYA kemudian mengembangkan sayapnya menjadi lembaga pendidikan

profesi (1-2 tahun), hingga akhirnya pada tahun 2003 sebagian PT. TRI

MITRA JAYA yang ada sudah menjadi Politeknik yaitu Bandung, Jakarta

dan Medan.

Melihat keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh PT.

TRI MITRA JAYA, animo masysarakat pun semakin besar. Peserta didik

bukan hanya penduduk ibu kota saya, bahkan dari beberapa daerah yang

cukup jauh. Oleh sebab itu, PT. TRI MITRA JAYA membuka kampus-

kampus hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Termasuk di kota

besar Surabaya yang didirikan pada 29 Maret 1997 yang diresmikan pada

tanggal 4 Agustus 1997 oleh H. M. Basofi Soedirman, Gubernur Kepala

Daerah Tingkat I Jawa Timur, yang terletak di Jl. Manyar No. 43 A

Surabaya.

6

7

4.1.2 Visi dan Misi

a. Visi

Menjadi

Lembaga

Pendidikan

yang

terus

menerus

menyelaraskan kualitas pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja

dalam pembentukan Sumber Daya Manusia yang profesional, beriman

dan bertaqwa.

b. Misi

1)

Mencetak

Sumber

Daya

Manusia

yang

siap

kerja

dengan

kemampuan terampil dan profesional.

 

2)

Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki

jiwa dan kemampuan berwirausaha.

 

3)

Membentuk Sumber Daya Manusia yang berbudi luhur.

 

4)

Menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan bermanfaat bagi

masyarakat.

4.1.2 Struktur Organisasi

Struktur organisasi penerimaan kas pada “PT. TRI MITRA JAYA”

dapat dilihat pada gambar berikut ini :

8

STRUKTUR ORGANISASI PENERIMAAN KAS PT. TRI MITRA JAYA SURABAYA

Finance & HRD Manajer Erlina Ambar S.

Accounting

Fiebry L.

Kasir & HRD Titik

Customer service

Irma

9

PEMBAYAR

BAGIAN KEUANGAN

BAGIAN AKUNTANSI

Mulai
Mulai
SS/BTB
SS/BTB
BTB 2 3 SS/BTB B C DRRP Buku DRRP Bank
BTB
2
3
SS/BTB
B
C
DRRP
Buku
DRRP
Bank

SS/BTB

A

BTB

1

2

BTB
BTB

1

SS/BTB B C DRRP Buku DRRP Bank SS/BTB A BTB 1 2 BTB 1 BTB Buku
BTB Buku Bank
BTB
Buku
Bank

SISTEM PENERIMAAN KAS PENDIDIKAN PROFESI DAN PENERIMAAN LAINNYA

Ket.

A.

B.

C.

Cat: Untuk penerimaan lainnya via bank DRP tidak dipakai.

BTB

n

SS/BTB

DRRP

:

:

:

:

Bukti Terima Bank

Arsip berdasar Nomor

Slip Setoran Bank/Bukti Transfer

Daftar Rencana & Realisasi Pembayaran

Menerima Slip Setoran/Bukti Transfer Bank dari siswa, memeriksa validasi SS/BTB lalu mengisi BTB menandatangani serta mencap stempel lembaga.

Mencatat BTB ke Buku Bank dan Daftar Rencana & Realisasi Pembayaran

Menerima BTB dan SS/BTB, lalu memeriksa kembali valisasi SS/BTB dan BTB, dan memberi kode Jurnal pada BTB dan mencatat jurnal pada JP dan mengarsip BTB.

10

SISTEM DAN PROSEDUR PADA PT. TRI MITRA JAYA

Prosedur Penerimaan Pendapatan Profesi

(1)

Bagian Keuangan

a. Menerima Slip setor Bank / Bukti Terima Bank (SS / BTB ) dari siswa.

b. Mencatat Bukti terima Bank ke buku Bank dan Daftar Rencana dan Realisasi Pembayaran.

(2)

Bagian Akuntansi

a. Menerima Bukti Terima Bank (BTB) dari Bagian Keuangan.

b. Memberi kode Jurnal dan mencatatnya pada Jurnal Penerimaan Kas.

11

SISWA CUSTOMER SERVICE BAGIAN KEUANGAN BAGIAN AKUNTANSI Mulai A 1 1 BTK 2 1 BTK
SISWA
CUSTOMER SERVICE
BAGIAN KEUANGAN
BAGIAN AKUNTANSI
Mulai
A
1
1
BTK
2
1
BTK
BTK
2
2
2
2
BTK
3
3
4
C
B
BTK
2
A
n
BTK
2
JPtrK
BTK
3
n
4
4
BTK
BTK
Buku Kas
n
Selesai
D
Reguler
BTK
n
DPRD
SISTEM PENERIMAAM KAS REGULER
Ket :
A. Menerima uang dari siswa, memeriksa keaslian uang, menghitung dan mengisi BTK, menandatangani serta
mencap stempel Lembaga.
B. menerima uang dari CS, menghitung ulang dan memeriksa keaslian uang dan mencatat BTK ke Buku Kas
Reguler dan mengarsip BTK.
C. Menerima BTK dan menghitung ketepatan penjumlahan dan tanda tangan dan cap stempel pada BTK, lalu
memberi kode jurnal pada BTK dan mencatat jurnal pada JPK dan mengarsip BTK.
D. Mencatat BTK pada RP dan mengarsip BTK.

12

Sistem Penerimaan Kas Reguler

(1)

Bagian Customer Service

a. Menerima uang dari siswa

b. Membuat Bukti Terima Kas sebanyak 4 lembar.

 

Lembar 1

:

di serahkan ke siswa untuk bukti pembayaran atas biaya pendidikan.

Lembar 2

:

diserahkan ke Akuntansi sebagai dokumen sumber pada pencatatan jurnal penerimaan kas.

Lembar 3

:

diserahkan ke bagian Keuangan sebagai arsip.

Lembar 4

:

diserahkan ke bagian Keuangan untuk dicatat kedalam buku kas regular dan mengarsipnya.

(2)

Bagian Keuangan

a. Menerima uang dari Customer Service dan mengecek keaslian uang.

b. Mencatat Bukti Terima Kas (BTK) ke Buku Kas Reguler.

(3)

Bagian Akuntansi

 

a. Menerima Bukti Terima Kas (BTK) dari bagian Keuangan.

b. Memberi Kode Jurnal pada Bukti Terima Kas (BTK) dan mencatat BTK pada Jurnal Penerimaan Kas (JPK).

13

BAGIAN KEUANGAN

BAGIAN AKUNTANSI

SISTEM PENYETORAN KAS REGULER KE BANK

Ket :

A.

Menyetorkan uang ke bank dan mendapat SS/BTB, membuat BKK dan BTB

B.

Mencatat BTB pada Buku Bank dan BKK pad Buku Kas

 

C.

Memeriksa

BKK dan jug a BTB dan menjurnal serta mempostingnya ke Buku Besar

BKK

:

Bukti Keluar Kas

BB

: Buku Besar

BTB

:

Bukti Terima Bank

BK

: Buku Kas

SS/BTB

:

Slip Setoran / Bukti Transfer Bank

BBn

:Buku Bank

JPenk

:

Jurnal Penerimaan kas

JPK

:

Jurnal Pengeluaran Kas

n

:

Arsip berdasar nomor

Mulai A 1 BTK 2 2 BKK n BTB n BK
Mulai
A
1
BTK
2
2
BKK
n
BTB
n
BK
3 1 2 BTB 2 BKK 2 3 1 3 1 BTB SS/BTB 2 SSB
3
1
2
BTB
2
BKK
2
3
1
3
1
BTB
SS/BTB
2
SSB
B
BKK
Btb
C
n
n
BBn
Selesai
JPkKK
JPtrK
BB

14

Sistem Penyetoran Kas Reguler ke Bank.

(1)

Bagian Keuangan

a. Menyetorkan uang ke Bank dan menerima Bukti Terima Bank (BTB).

b. Mencatat Bukti Terima Bank (BTB) pada Buku Kas.

(2)

Bagian Akuntansi

a. Menerima Bukti Terima Bank (BTB).

b. Menjurnal dan Memposting Bukti Terima Bank (BTB) ke Buku Besar.

15

4.2. Pembahasan dan Hasil

4.2.1. Hasil Pengisian Kuisioner

Daftar pertanyaan (kuesioner) ini dibuat guna mengetahui apakah sistem

pengendalian intern pada perusahaan PT. TRI MITRA JAYA telah cukup efektif

dimana responden diberikan alternatif

jawaban “ya”

dan “tidak”. Jika jawaban

yang diperoleh

sebagian besar adalah “ya”

maka sistem pengendalian intern

pada perusahaan telah efektif (baik) dan apabila

sebagian besar jawaban yang

diperoleh adalah “tidak” maka sistem pengendalian intern pada perusahaan belum

efektif dilaksanakan. Dibawah ini merupakan table daftar kuesioner berserta

jawabannya.

Daftar pertanyaan ini diberikan kepada Fiebri L pada bagian keuangan,

Erlina Ambar S pada bagian akuntansi, Titik pada bagian kasir dan Irma pada

bagian customer service dimana yang terkait dengan sistem penerimaan kas pada

perusahaan. Dibawah ini merupakan tabel kuesioner pada perusahaan PT. TRI

MITRA JAYA Surabaya:

Berdasarkan unsur sistem pengendalian intern yang baik, fungsi kas harus

dipisahkan dari fungsi pokok lainnya. Fungsi operasi dan fungsi pengawasannya.

Hal

ini

dimaksudkan

untuk

menjaga

kekayaan

perusahaan

dan

menjamin

ketelitian dan keandalan data akuntansi serta untuk menghindari kemungkinan

karyawan perusahaan melakukan kecurangan dengan mengubah catatan akuntansi

guna menutupi kecurangan yang dilakukannya.

16

TABEL 4.1. DAFTAR PERTANYAAN (KUISIONER) STRUKTUR ORGANISASI

No.

Pertanyaan

Jumlah

 

Jawaban

 

Responden

Ya

%

Tidak

%

1.

Apakah fungsi kas terpisah dari

         

4

4

100

- -

fungsi akuntansi ?

2.

Apakah fungsi kas terpisah

4

4

100

- -

dari fungsi keuangan ?

3.

Apakah fungsi akuntansi

4

4

100

- -

terpisah dari fungsi keuangan ?

 

Jumlah

 

12

100

- -

 

Dari ketiga pertanyaan diatas yang terkait dengan struktur organisasi seluruh 4

(empat) responden menjawab 100% “ya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa

penerapan sistem pengendalian intern pada struktur organisasi yang ada pada PT.

Tri Mitra Jaya telah berjalan dengan baik dan efektif.

17

TABEL 4.2.

DAFTAR PERTANYAAN (KUISIONER)

SISTEM OTORISASI DAN PROSEDUR PENCATATAN

No.

Pertanyaan

Jumlah

 

Jawaban

 

Responden

Ya

%

Tidak

%

1.

Apakah bagian kas menyetorkan uangnya ke Bank?

4

4

100

-

-

2.

Apakah penerimaan kas diotorisasi oleh fungsi kas ?

4

4

100

-

-

3.

Apakah pencatatan ke dalam buku jurnal dilakukan oleh fungsi akuntansi ?

4

4

100

-

-

 

Jumlah

 

12

100

-

-

Dari ketiga pertanyaan diatas yang terkait dengan sistem otorisasi dan prosedur

pencatatan seluruh 4 (empat) responden menjawab 100% “ya”. Sehingga dapat

disimpulkan bahwa penerapan sistem pengendalian intern pada sistem otorisasi

dan prosedur pencatatan yang ada pada PT. Tri Mitra Jaya telah berjalan dengan

baik dan efektif

18

TABEL 4.3.

DAFTAR PERTANYAAN (KUISIONER)

PRAKTIK YANG SEHAT

No.

Pertanyaan

Jumlah

 

Jawaban

 

Responden

Ya

%

Tidak

%

1.

Apakah perusahaan memberikan cuti kepada karyawannya ?

4

4

100

-

-

2.

Apakah bukti pembayaran bernomor urut tercetak ?

4

4

100

-

-

3.

Apakah secara periodic dilakukan pencocokan fisik kekayaan dengan catatan akuntansinya ?

Apakah terdapat auditor intern

4

4

100

-

-

4.

untuk mengecek bagian-bagian organisasi ?

4

4

100

-

-

5.

Apakah jumlah kas yang diterima disetorkan ke Bank ?

4

4

100

-

-

 

Jumlah

 

20

100

-

-

Dari kelima pertanyaan diatas yang terkait dengan praktek yang sehat seluruh 4

(empat) responden menjawab 100% “ya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa

penerapan sistem pengendalian intern pada praktek yang sehat yang ada pada PT.

Tri Mitra Jaya telah berjalan dengan baik dan efektif

19

TABEL 4.4.

DAFTAR PERTANYAAN (KUISIONER) KARYAWAN YANG BERKOMPETEN

No.

Pertanyaan

Jumlah

 

Jawaban

 

Responden

Ya

%

Tidak

%

1.

Apakah perekrutan calon

         

karyawan berdasarkan

4

4

100

- -

persyaratan yang dituntut oleh

perusahaan ?

2.

Apakah diadakan

pengembangan pendidikan pada

4

4

100

- -

karyawan selama bekerja ?

3.

Apakah perusahaan apakah

perusahaan akan memberikan

kompensasi atau kenaikan

4

4

100

- -

jabatan terhadap karyawan yang

berprestasi ?

 

Jumlah

 

12

100

- -

 

Dari tiga pertanyaan diatas yang terkait dengan karyawan yang kompeten seluruh

4 (empat) responden menjawab 100% “ya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa

penerapan sistem pengendalian intern pada karyawan yang kompeten yang ada

pada PT. Tri Mitra Jaya telah berjalan dengan baik dan efektif

5.1

BAB V

PENUTUP

Kesimpulan Penelitian ini bersifat deskriptif dengan obyek penelitian adalah PT.

TRI MITRA SURABAYA dimana penelitian ini bertujuan mengevaluasi

sistem

pengendalian

intern

atas

sistem

penerimaan

kas,

apakah

telah

berjalan dengan baik atau belum?. jumlah responden pada perusahaan ini

terdapat

empat

orang

dimana

terkait

dengan

sistem

penerimaan

kas.

Setelah melakukan evaluasi terhadap sistem pengendalian intern penerimaan

kas pada PT. Tri Mitra Jaya maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Struktur Organisasi dari perusahaan ini telah memenuhi standar dimana

setiap

fungsi

terpisah

sehingga

terhindar

dari

perangkapan

jabatan

dimana dapat merugikan perusahaan. Maka penulis dapat menyimpulkan

bahwa struktur organisasi yang telah diterapkan oleh PT, Tri Mitra Jaya

Surabaya sudah efisien.

2. Sistem wewenang dan Prosedur Pencatatan.

Sistem wewenang dan prosedur pencatatan pada perusahaan ini telah

dikatakan efektif, hal ini dapat dilihat dari adanya pembagian tugas dan

wewenang yang baik dari setiap fungsi Organisasi Perusahaan.

3. Praktek yang sehat

Praktek yang sehat telah dijabarkan dengan baik hal ini terbukti dengan

adanya

pemeriksaan

mendadak

pada

perusahaan,

pencocokan

fisik

kekayaan dengan catatannya dan formulir yang bernomor urut tercetak.

20

21

5.2 Keterbatasan Penelitian

1. Penelitian

ini

hanya

mencakup

sistem

pengendalian

intern

atau

penerimaan kas pada PT. Tri Mitra Jaya Surabaya.

 

2. Penelitian

ini

hanya

diberikan

kepada

karyawan

perusahaan

yang

fungsinya terkait pada sistem penerimaan kas saja dan jumlahnya ada 4

karyawan.

5.3 Saran

Saran dan evaluasi sistem pengendalian intern atas penerimaan kas

adalah :

1. Pada bagian Customer Service disini karyawan merangkap sebagai kasir

maka

hal

ini

dapat

memicu

kepentingan pribadi.

adanya

penyalahgunaan

uang

untuk

2. Pada bagian keuangan seharusnya pada saat menyetorkan uang ke Bank

tidak perlu membuat bukti kas keluar karena tidak terdapat pengeluaran

pada perusahaan tersebut.

3. Sebaiknya untuk penelitian selanjutnya menggunakan sistem akuntansi

yang lain agar terjadi keanekaragaman topik atau pada perusahaan yang

berbeda sehingga dapat menjadi perbandingan atas sistem pengendalian

intern atau perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA

Al Haryono Jusuf, M.B.A., Akuntan 2001, Pengauditan, Universitas Gajah Mada, Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.

James A Hall 2001, Sistem Informasi Akuntansi, Penerbit Salemba Empat.

Mulyadi 2001, Sistem Akuntansi, Edisi 3, Universitas Gajah Mada, Penerbit Salemba Empat.

Robert

Vijay

Manajemen, Edisi 11, Penerbit Salemba Empat.

N

Antony

and

Govindarajan

2005,

Sistem

Pengendalian

Robert K. Yin 2003, Case Study Research Design and Metods, Edisi 3, Sage

Publications.

Inc.