Anda di halaman 1dari 27

PENGENALAN EPILEPSI

Pendahuluan

Epilepsi merupakan penyakit neurologik kronis yang sering

dijumpai.Kebanyakan terjadi pada masa anak. Pada 70 %


penderita epilepsi kejadian awal terjadi pada usia 2 dekade pertama kehidupan

Dapat mengenai siapapun ,pria maupun wanita dan semua


lapisan masyarakat atau bangsa. Diagnosis epilepsi sering menyulitkan, sehingga

memerlukan penatalaksanaan yang lebih mendalam.

Pembicaraan akan meliputi :


1. 2. 3.

Apa yang dimaksud dengan epilepsi ? Apakah setiap bangkitan suatu epilepsi ? Gejala epilepsi : klasifikasi epilepsi

4.
5. 6.

DD/ bangkitan non epileptik


Penyebab epilepsi Ringkasan

Definisi
Epilepsi : Suatu keadaan yang ditandai oleh bangkitan (seizure) berulang sebagai akibat adanya gangguan fungsi otak secara intermiten yang disebabkan oleh lepas muatan listrik abnormal dan berlebihan di neuron-neuron secara paroksismal, didasari oleh berbagai faktor etiologi.

Pellegrino TR. Seizures and Status Epilepticus in Adult. in Tintinali JE, Ruiz E, Krome RL. Emergency Medicine. 4ed . Now York: Mc Graw Hill 1996.

EPILEPSI

Apabila terjadi bangkitan kejang 2 x atau lebih

dalam waktu > 24 jam.

Bilamana dalam waktu 24 jam terjadi beberapa kali bangkitan, maka ini bukan suatu epilepsi tetapi suatu single seizure

Bangkitan (Epilepsi)
Bangkitan epilepsi (epileptic seizure) adalah manifestasi sementara klinik dengan dari atau bangkitan tanpa serupa (stereotipik), berlangsung secara mendadak dan perubahan kesadaran, disebabkan oleh hiperaktifitas listrik sekelompok sel saraf di otak, tidak disebabkan

oleh suatu penyakit otak akut (unprovoked).

Shorvon S. Handbook of Epilepsy Treatment. Toronto. Blackwell Science Ltd. 2000

Kejang

karena

hipoglikemia,

gangguan

elektrolit atau obat-obatan bukan merupakan epilepsi, dan tidak diperlukan suatu

pengobatan jangka lama

Dikenal berbagai tipe bangkitan epilepsi

Secara primer dibagi dalam bangkitan fokal


dan bangkitan umum

Sindrom Epilepsi

Sindrom epilepsi adalah sekumpulan gejala dan tanda klinik epilepsi yang terjadi secara bersama-sama yang berhubungan dengan etiologi, umur awitan (onset), jenis bangkitan, faktor pencetus, dan respon terhadap pengobatan Menggambarkan suatu bentuk epilepsi yang unik
Panayiotopoulos CP. General Aspects on The Diagnosis of Epileptic Seizures`and Eileptic Syndromes in A Clinical Guide to Epileptic sybdrome and their Treatment. Based on the new ILAE diagnostic cheme. Oxfordshire: Blandon Medical Publishing, 2002;

PENYEBAB EPILEPSI

Primer Simtomatik

77% idiopatik atau kriptogenik 23%

Penyakit pembuluh darah otak Neoplasma SSP Kelainan Kongenital SSP Trauma Infeksi SSP Ensefalopati iskemik, asfiksia lahir, perdarahan intraventrikuler, piridoksin dependensi Lain lain
Hauser WA & Hesdorfer DC, 1990.

Primary - Idiopathic Cerebrovascular CNS Neoplasma


4% 4% 4% 3% 2% 1%

5%

Congenital CNS Malformation Trauma CNS Infection

77%

Other known Birth asphyxia

Gejala Epilepsi
Sebelumnya perlu pengenalan klasifikasi epilesi, karena gejala klinis tergantung dari jenis bangkitan epilepsi. ILAE pada tahun 1981 membuat suatu klasifikasi dari bangkitan epilepsi atas dasar bangkitan klinis dan gambaran EEG nya

Bangkitan Epilepsi
(ILAE 1981)

Bangkitan Parsial
Bangkitan Parsial Sederhana Manifestasi motorik Manifestasi sensorik Manifestasi autonomik Manifestasi psikik Bangkitan Parsial Kompleks* Gambaran parsial sederhana diikuti gangguan kesadaran Dari awal dgn gangguan kesadaran Bangkitan umum Sekunder (tonik atau klonik)

Bangkitan Umum
(konvulsif & non-konvulsif) Bangkitan lena (absence seizures) Bangkitan mioklonik Bangkitan klonik Bangkitan tonik Bangkitan atonik / astatik Bangkitan tonik klonik

T I D A K T E R K L A S I F I K A S I

Epilepsia 1981: 22 : 489-501

Bangkitan parsial

Terjadi pada bagian tertentu dari satu hemisfer otak Pada bangkitan parsial sederhana gangguan kesadaran. tidak ditemukan

Pada

bangkitan

parsial

kompleks

ditemukan

gangguan sampai hilangnya kesadaran.

Apabila bangkitan menjalar dan mengenai kedua hemisfer, maka didapatkan suatu bangkitan parsial disertai bangkitan umum sekunder.

Gejala bangkitan parsial sederhana tergantung daerah tertentu yang terkena

Somatosensorik area : parestesia atau rasa baal Sensory motor area : jacksonian march Occipital area : ggn visual dan halusinasi visual Temporal area : halusinasi dengar, jamais vue, deja vue

Gejala bangkitan parsial kompleks

Bangkitan berasal dari bagian mesial

atau inferior lobus temporal atau frontal,


contoh : jalan putar2 kota, menyeberang jalan tanpa menyadarinya

Gejala bangkitan parsial kompleks

Pasien sering terdiam beberapa detik dan diikuti otomatisme


Apabila ditanya menjawab tidak jelas dan tanpa arti

Bangkitan berlangsung beberapa detik, paling lama 2 3 menit


Awal serangan sering ditemukan gangguan kesadaran, biasanya pasien tidak pernah sampai terjatuh Akhir serangan ada post ictal depresi atau rasa bingung untuk beberapa menit Ditemukan amnesia untuk kejadian bangkitan

Bangkitan Umum

Sering

ditemukan

gangguan

motorik

bilateral.Pada suatu bangkitan lena os akan terdiam tiba2 atau pada bangkitan umum lain ditemukan suatu aktivitas bangkitan tonik, klonik atau tonik klonik dan mioklonik.

Pasien

pada

umumnya

sampai

terjatuh.
awal

Penurunan

kesadaran

terjadi

sejak

bangkitan

Bangkitan Absence atau Lena

Dulu dikenal sebagai Petit Mal Tanpa aura, pasien tiba2 diam untuk beberapa detik, mata berkedip dan pasien tidak menjawab bila ditanya. Kadang ditemukan automatisme yg ringan, berupa kecapan bibir atau gerakan tangan Kadang sulit dibedakan dengan suatu bangkitan parsial kompleks Pada bangkitan lena tidak ditemukan warning atau post ictal confusion Onset sekitar usia 5 6 thn sampai pubertas EEG-nya khas : 3 cps SW kompleks

Bangkitan Mioklonik

Ditemukan 1 atau beberapa kedutan ( jerks ) lebih banyak bentuk fleksor


Barang yg sedang dipegang terjatuh atau terlempar

Kepala dan leher tiba2 jatuh ke depan


EEG menunjukkan gambaran Polyspikes bursts Sindrom West atau spasme infantile mirip dengan bangkitan mioklonik, akan tetapi bangkitan terjadi lebih sering, kadang2 sampai ratusan kali/hari

EEG sindrom West : gambaran hypsaritmia

Bangkitan Atonik, Astatik atau Drop Attacks

Mirip dengan spasme infantil


Terdapat pada anak usia lebih tua Pasien terlihat tiba2 terjatuh dan biasanya cepat bangun kembali

Bangkitan Umum Tonik Klonik Primer

Dulu dikenal sebagai Grand mal


Didapatkan komponen klonik lebih banyak

dibanding tonik

Sering diawali dengan

twitching

kelopak

mata yg merupakan fase klonik, diikuti fase tonik berupa peregangan atau stretching tangan dan kaki diikuti fase klonik (kelojotan)

Bangkitan tidak terklasifikasi


Disebabkan oleh karena tidak adanya keterangan yg

cukup jelas mengenai tipe bangkitan yg pasti atau


bentuk bangkitannya sangat kompleks, sehingga menyulitkan penempatannya dalam klasifikasi bangkitan epilepsi

Diagnosis epilepsi

Bangkitan epilepsi saja tidak menandakan suatu diagnosa epilepsi Untuk suatu diagnosis epilepsi perlu diketahui

sindroma epilepsinya yang didasarkan atas


gejala bangkitan, usia awitan, etiologi, faktor pencetus serta respons terhadap pengobatan

Klasifikasi sindroma epilepsi


( ILAE 1985, 1989 ) Epilepsia 1989; 30: 389-390

Berkaitan dengan lokasi kelainan

1. 1. Idiopatik : BECT, CEOP, PRE


1. 2. Simptomatik : Kojewnikows sindrome, epilepsi membaca primer 1. 3. Kriptogenik : Epilepsi lobar

Umum 2. 1. Idiopatik : BME pd anak, CAE, JAE, JME, GTC, dll bangkitan epilepsi yg dipresipitasi suatu rangsangan 2. 2. Kriptogenik atau simptomatik : WS, LGS, EMAS, MAE 2. 3. Simptomatik : etiologi non spesifik

Klasifikasi sindroma epilepsi


( ILAE 1985, 1989 ) Epilepsia 1989; 30: 389-390

Yang tidak dapat ditentukan 3. 1. Dengan epilepsi parsial maupun umum 3. 2. Tanpa epilepsi parsial atau umum Sindroma khusus Bangkitan yang berkaitan dengan situasi tertentu 1. Kejang demam 2. Bangkitan kejang/ status epileptikus yang timbul hanya sekali (isolated) 3. Bangkitan yang hanya terjadi bila terdapat kejadian metabolik akut, atau toksis, alkohol, obat-obatan, eklamsia, hiperglikemi non ketotik 4. Bangkitan berkaitan dengan pencetus spesifik (epilepsi reflektorik)

Ringkasan

Pengenalan epilepsi harus dimulai dengan memahami terlebih dahulu definisi epilepsi, bangkitan epilepsi dan sindroma epilepsi Klasifikasi bangkitan epilepsi menurut ILAE 1981 berdasarkan gejala klinis iktal dan gambaran EEG belum menunjukkan suatu diagnosis epilepsi Bagi dokter umum klasifikasi ini cukup baik karena pengobatan anti epilepsi dapat mulai diberikan

Diagnosis epilepsi berdasarkan sindrom epilepsi sering tidak mudah oleh karena diperlukan penatalaksanaan yang lebih detail dan canggih.