Anda di halaman 1dari 14

REFERAT

KATARAK
Penyusun: Victor M. Putera Heka Priyamurti Jetty Kalembang Pembimbing: C1103209 C1103212 C110321

Kautsar Boesoirie, dr., SpM Bambang Setioadjie, dr., SpM


!": Helen, dr.

Bagian Ilmu Kesehatan Mata Fa ultas Kedo teran !ni"ersitas #adjadjaran Bandung $%%&

I.

#E'(AH!)!A' Katarak a#ala$ suatu istila$ yang #i%ergunakan untuk menggambarkan

a#anya kekeru$an atau %eruba$an &arna #ari lensa mata yang menyebabkan lensa tersebut ti#ak tembus ca$aya. Katarak sering #ikaitkan #engan 'aktor usia tua &alau%un katarak sen#iri #a%at #itemukan %a#a kelainan kongenital. (elain itu) katarak *uga sering ber$ubungan #engan a#anya ri&ayat trauma %a#a mata) kelainan metabolik tubu$) %roses in'lamasi) kekurangan nutrisi #an %enggunaan obat+obatan #alam *angka &aktu lama terutama golongan kortikosteroi#. Anatomi dan Fisiologi )ensa Mata !ensa mata ber'ungsi untuk mem'okuskan bayangan *elas %a#a retina. !ensa mata ini #isangga$ ole$ ,onula ,inii yang berasal #ari ba#an siliar. -agian anterior berbatasan #engan %u%il #an iris #an bagian %osterior berbatasan #engan .itreous. !ensa mata ti#ak memiliki .askularisasi atau%un inner.asi. /utrisi lensa mata #i#a%atkan #ari cairan a0ueous #an .itreous. 1ari lensa mata sen#iri #a%at #ibagi men*a#i bebera%a la%isan) antara lain: 1. 2. 3. . 3. Ka%sul lensa 2%itel Korteks Korteks 2%inuklear /ukleus Kekuatan lensa mata a#ala$ 415 1io%tri #an #engan %roses akomo#asi #a%at meningkatkan kekuatan lensa tersebut. (e#angkan %roses akomo#asi a#ala$ suatu %roses kontraksi otot siliar sebagai akibat #ari %eregangan ,onula ,inii) se$ingga kecembungan lensa mata #a%at beruba$ sesuai #engan #aya elastisitasnya. 6ris *uga ber%eran #alam mengatur *umla$ ca$aya yang masuk #engan mengatur ukuran %u%il. 1i sam%ing itu) iris *uga ber%eran melin#ungi bagian %eri'er lensa mata su%aya ti#ak ter*a#i aberasi.

*ambar +. Anatomi )ensa Mata

!ensa mata yang normal akan tumbu$ #an berkembang se%an*ang $i#u%. (el e%itelnya terus menerus mem%ro#uksi *aringan ikat baru %a#a #aera$ kortikal lensa mata. Kon#isi ini akan menamba$ ukuran) berat #an ke%a#atan lensa mata secara %erla$an+la$an. !ensa yang normal mengan#ung 337 %rotein. Protein ini bersi'at ti#ak larut #an bertamba$nya %ersentasi %rotein ini se*alan #engan bertamba$nya usia. II. (EFI'ISI KATARAK Katarak a#ala$ suatu kekeru$an %a#a lensa mata atau lensa mata yang ke$ilangan trans%aransi #an menyebabkan gangguan %engli$atan atau%un %enurunan keta*aman %engli$atan. III. #AT,FISI,),*I KATARAK Katarak bisa terbentuk %a#a *anin selama organogenesis. Penyebab biasanya in'eksi+in'eksi %a#a ibu #alam masa a&al ke$amilan. 8erbentuknya lensa a#ala$ minggu kelima) ke#ela%an masa ke$amilan. Karena %a#a masa ini belum terbentuk ka%sul %elin#ung) maka .irus bisa masuk langsung ke #alam *aringan lensa. Metabolisme Katarak

8ela$ #iketa$ui lensa terbentuk #ari unsur+unsur asam amino) %rotein #an #eri.atnya yang secara konstan berasal #ari serum melalui a0uos yang meru%akan %roses yang berlangsung sangat essensial yang memakai 'os'at energi tinggi 9:8P; #an en,im akti' #ari mikrosom. Peruba$an biokimia %a#a kataraktogenesis sebagian besar #itentukan ole$ %rotein #an $anya sebagian kecil sa*a ole$ karbo$i#rat #an lemak. 1engan bertamba$nya umur) ce%at atau lambat) akan ter*a#i %enurunan total %rotein #iban#ingkan #engan lensa yang *erni$ %a#a umur sama. Pa#a %embentukan katarak ter*a#i agregasi %rotein #an %roteolisis %a#a %rotein yang larut) %enamba$an $asil %rotein tak larut) oksi#asi gru% sul'i$i#ril) meng$asilkan non+#isul'i#a ko.alen #ari $ubungan silang #i antara %oli%e%ti#a) %eningkatan %igmen nukleus #an meng$asilkan 'luoresensi biru yang bersi'at tri%to'an. Proses ini ter*a#i #i nukleus) korteks #an subka%sular %osterior. Peruba$an ini se*alan #engan melibatkan mekanisme lain %a#a masing+masing bagian. #roses transpor a ti- pada atara Karena seluru$ akti.itas metabolik lensa tergantung %a#a %ertukaran ion melalui ka%sul lensa) %eruba$an %ermeabilitas ka%sul lensa #iangga% ber$ubungan #engan etiologi katarak. <u%tur %a#a lensa #a%at menyebabkan ter*a#inya katarak traumatika. Pa#a orang tua) kekeru$an lensa ber$ubungan #engan %enurunan %ermeabilitas ka%sul lensa) bebera%a men#ukung a#anya obser.asi ba$&a ter*a#inya %engeluaran substansi #i'us yang larut #ari ka%sul lensa. Ka%sul lensa bertin#ak sebagai membran yang inert #i mana %ermeable ter$a#a% molekul kecil #an im%ermeable ter$a#a% molekul besar. 8ela$ #iketa$ui ba$&a molekul kecil mele&ati ka%sul lensa secara #i'usi se#er$ana tergantung #ari %erbe#aan konsentrasi #i #alam tumor akuos #alam lensa) teta%i kenyataannya ter*a#i %emasukan kation) glukosa) 'os'at #an asam amino yang berlebi$an melalui trans%or akti'. Mekanisme ini ter*a#i *uga %a#a e%itel subka%suler #iikuti ole$ e%itel %ermukaan %osterior serabut retikuler yang mem%unyai akti.itas se#ikit berkurang #ari e%itel anterior. Kegagalan mekanisme ini #alam menyeimbangkan kation antara lensa #an $umor a0uos menyebabkan ter*a#inya katarak.

:#a sumber lain yang menyebutkan katarak #a%at ter*a#i ole$ karena #ua %roses utama) yaitu: 1. Hi#rasi mata 2. (klerosis Proses sklerosis belum #iketa$ui secara %asti) #i#uga ter*a#i karena a#anya %roses %a#a nukleus #an korteks. Proses %a#a nukleus ole$ karena serabut+ serabut yang terbentuk lebi$ #a$ulu) selalu ter#orong ke ara$ tenga$) maka serabut+serabut lensa %a#a bagian tenga$ men*a#i lebi$ %a#at 9nukleus;) mengalami #e$i#rasi) %enimbunan ion kalsium #an sklerosis. Pa#a nukleus ini kemu#ian ter*a#i %enimbunan %igmen. Pa#a kea#aan ini lensa men*a#i lebi$ $i%ermetro%. !ama kelamaan nukleus lensa yang %a#a mulanya ber&arna %uti$ men*a#i kekuning+kuningan) lalu men*a#i coklat #an kemu#ian men*a#i ke$itaman. Karena itula$ #inamakan katarak brunesen atau katarak nigra. (e#angkan %roses %a#a korteks ter*a#i %embentukan cela$+cela$ #i antara serabut+serabut lensa men*a#i lebi$ tebal) lebi$ cembung #an membengkak) men*a#i lebi$ mio%. (e$ubungan #engan ter*a#inya %eruba$an re'raksi ke ara$ mio%ia %a#a katarak kortikal) %en#erita seola$+ ola$ men#a%atkan kekuatan baru untuk meli$at #ekat %a#a usia yang bertamba$. I.. K)ASIFIKASI KATARAK Klasi'ikasi katarak #i#asarkan %a#a bebera%a $al) antara lain: 2tiologi Mor'ologi (ta#ium maturitas 8ekanan osmotic lensa mata yang meningkat (uatu mekanisme kegagalan #alam %emom%aan cairan lensa secara akti' 8er*a#i kebocoran antara ka%sul anterior #an %osterior lensa

Kronologis

1. Klasi'ikasi katarak ber#asarkan etiologi #a%at #ibagi men*a#i: a. b. Katarak senilis Katarak traumatika : c. Penetrating Concussion (Rosette Cataract) <a#iasi sinar in'ra mera$ Electrocution <a#iasi ionik 1iabetes 9(no& (torm Cataract; Hi%oglikemia =alaktosemia 9"il 1ro% Cataract; 1e'isiensi galaktokinase Mannosi#osis >abry?s #isease !o&e?s syn#rome @ilson?s #isease 9(un'lo&er Cataract; Hi%okalsemia Kortikosteroi#s C$lor%roma,ine Miotics -usul%$an 2mas :mio#arone Katarak akibat u.eitis anterior Katarak akibat gangguan retina #an .itreoretinal $ere#iter

Katarak metabolik :

#.

8oksik #an 1rug 6n#uce# Katarak :

e.

Katarak Kom%likata

'.

Katarak akibat mio%ia tinggi Katarak akibat glaukoma 'likten Katarak akibat neo%lasia intraokuler

Katarak akibat 'aktor #ari maternal <ubella 8okso%lasmosis Cytomegalo.irus Konsumsi obat t$ali#omi# Konsumsi obat kortikosteroi# 1istro'i miotonik 1ermatitis ato%ik 1e'isiensi =PA8 #an en,im 1o&n?s syn#rome @erner?s syn#rome <ot$mun#?s syn#rome !o&e?s syn#rome

g.

Katarak Presenilis

$.

(in#roma #engan katarak

i. *.

Here#iter Katarak sekun#er Posterior ca%sular o%aci'ication 9PC";

2. Klasi'ikasi katarak menurut mor'ologi) antara lain: a. Katarak %olaris anterior Katarak ini #a%at s%ora#ik atau 'amiliar. 1i#uga %a#a ke$i#u%an *anin ter*a#i u.eitis anterior sesuai #engan kelainannya yang terletak %a#a %olus anterior. b. Katarak %olaris %osterior

Katarak ini *uga #a%at s%ora#ik atau 'amilial) meru%akan bentuk kongenital #an bulat yang c. Katarak (ubka%suler Katarak subka%suler ini #a%at #ibagi men*a#i katarak subka%suler anterior 9Cu%uli'orme; #an katarak subka%suler %osterior. #. Katarak ,onularis Katarak ,onularis a#ala$ a#anya kekeru$an #ari sebagian area atau ,ona *aringan lensa) se#angkan bagian lain masi$ *erni$) ka#ang bisa mengenai ke#ua mata. Kekeru$an menyeru%ai cakram ber&arna abu+abu %a#a korteks #i luar nukleus) yang ter%isa$ #ari nukleus ole$ la%isan *erni$ korteks #an oel$ korteks yang *erni$ #i antara bagian yang keru$ #an yang *erni$ ka%sul lensa. Pa#a %emeriksaan sinar yang menyam%ing %u%il #alam kea#aan lebar) maka akan tam%ak kekeru$an berbentuk cakram yang #ikelilingi ole$ substansia lensa yang *erni$. Katarak *enis ini #a%at beru%a nulear #an lamelar. Katarak nuklearis sering #i*um%ai bilateral #an gangguan lebi$ buruk #iban#ingkan #engan ti%e ,onularis yang lain. (i'at %enurunannya #a%at autosomal #ominan) resesi' atau B+linke#. (e#angkan katarak lamelar %aling banyak #i*um%ai %a#a katarak in'antil) kekeru$an lensanya %a#a te%i mengelilingi bagian nukleus yang *erni$. -entuk lamelar ini #a%at #i*um%ai %a#a katarak kongenital akibat rubella) akibat $i%oglikemia #an $i%okalsemia) akibat kelainan sara' sentral #an akibat ra#iasi. e. Katarak totalis Katarak totalis ala$ semua katarak yang kekeru$annya %a#a seluru$ lensa atau $am%ir seluru$nya atau katarak yang kekeru$annya ti#ak rata) teta%i kemu#ian ce%at rata selama satu ta$un %ertama ke$i#u%an. 6ni k$as #i*um%ai %a#a galaktosemia. '. Katarak membranosa #ari kekeru$an ka%suler. Kelainannya berbentuk %uti$ kecil terletak %a#a %olus %osterior.

Katarak ini berbentuk ti%is) sangat keru$) ka#ang+ka#ang berisi *aringan ikat. 1a%at #i*um%ai secara kongenital atau berkembang #ari katarak totalis #an kebanyakan unilateral. g. Katarak aksialis Pa#a katarak ini) kekeru$an terletak %a#a aCis #ari lensa. Kelu$an #an tin#akan sama #engan katarak %olaris anterior. $. Katarak (telata 9Katarak (utura; Pa#a katarak ini) kekeru$an ter*a#i sutura) #i mana serat #ari substansia lentis bertemu yang meru%akan $uru' D tegak #i #e%an #an $uru' D terbalik #i belakang. -iasanya ti#ak mengganggu .isus) se$ingga ti#ak memerulan %engobatan. 3. Katarak menurut sta#ium maturitas #ibagi men*a#i a. (ta#ium 6nsi%ien Meru%akan sta#ium yang %aling #ini) yang belum menimbulkan gangguan .isus. 1engan koreksi) .isus masi$ #a%at 3E3 F 3EG. kekeru$an terutama ter#a%at %a#a bagian %eri'er beru%a bercak+bercak se%erti ba*i 9 *ari+*ari ro#a;) terutama mengenai korteks anterior) se#ang aksis relati.e masi$ *erni$. =ambaran ini #isebut s%okes o' a &$eel) yang nyata bila %u%il #ilebarkan. Pa#a sta#ium yang lan*ut) gambaran ba*i #a%at #ili$at %a#a %u%il yang normal. b. (ta#ium 6matur Kekeru$an belum mengenai seluru$ bagian lensa. Kekeru$an itu terutama ter#a%at #ibagian %osterior #an bagian belakang nukleus lensa se$ingga sinar oblik yang mengenai bagian yang keru$ ini akan #i%antulkan lagi se$ingga %a#a %emeriksaan) terli$at #i %u%il) a#a #aerea$ yang terang sebagai re'leks %emantulan ca$aya %a#a bagian lensa yang keru$ #an #aera$ yang gela% akibat bayangan iris %a#a bagian lensa yang keru$. Kea#aan ini #isebut s$a#o& test 94;. Pa#a sta#ium ini ter*a#i $i#rasi korteks yang mengakibatkan lensa men*a#i cembung) se$ingga in#eks sta#ium :

re'raksi beruba$ karena #aya biasnya bertamba$ #an mata men*a#i myo%ia. Kea#aan ini #inamakan intumesensi. c. (ta#ium Matur 8er*a#i %engeluaran air se$ingga lensa akan berukuran normal kembali se$ingga bilik #e%an normal kembali. Pa#a sta#ium ini lensa tela$ men*a#i keru$ seluru$nya se$ingga semua sinar yang melalui %u%il #i%antulkan kembali #i%ermukaan anterior lensa. 8i#ak a#a bayangan iris. ($a#o& test 9+;. 1i %u%il tam%ak lensa yang se%erti mutiara. #. (ta#ium $i%ermatur Korteks lensa yang konsistensinya se%erti bubur tela$ mencair) se$ingga nucleus lensa turun ole$ #aya beratnya keba&a$. Melalui %u%il) %a#a #aera$ yang keru$) nucleus ini terbayang sebagai setenga$ lingkaran #ibagian ba&a$) #engan &arna yang lain) #ari%a#a bagian yang #iatasnya yaitu kecoklatan. Pa#a sta#ium ini *uga ter*a#i kerusakan ka%sul lensa) yang men*a#i lebi$ %ermeable) se$ingga isi korteks yang cair men*a#i keluar #an lensa men*a#i kem%is) yang #iba&a$nya ter#a%at nucleus lensa #an #isebut sebagai katarak Morgagni. . Klasi'ikasi katarak ber#asarkan kronologis) antara lain: a. b. c. #. e. .. Congenital 6n'antile Ju.enile Presenile (enile : se*ak la$ir : usia 0 F 1 ta$un : usia 1 sam%ai 13 ta$un : usia 13 sam%ai 33 ta$un : usia 33 ta$un ke atas

(ETEKSI (A' #EMERIKSAA' KATARAK (E'*A' A)AT SE(ERAHA'A Penatalaksanaan katarak #i#asarakan ole$ in'ormasi+in'ormasi yang

#i#a%at #ari %emeriksaan %asien #an mem%ertimbangkan bebera%a 'aktor yang mungkin terkait. 8ia%+tia% %asien memiliki situasi yang berbe#a #engan kataraknya. 2.aluasi %asien katarak #ibuat untuk men#a%atkan in'ormasi #i ba&a$ ini:

Hubungan antara kekeru$an lensa #engan #era*at %enurunan %engli$atan Perluka$ tin#akan o%erasi untuk kataraknya 8ingkat kese$atan mata) bila o%erasi *a#i #ilakukan #an #i$ara%kan tan%a kom%likasi setela$ o%erasi #ilakukan Penyebab katarak yang #i#erita 9%rimer atau #ari %enyakit sistemik;

1iagnosis katarak #i#asarkan ole$ anamnesis) %emeriksaan 'isik yang menyeluru$ #an bila mungkin #engan %emeriksaan %enun*ang yang lebi$ baik untuk men#a%atkan #iagnosis te%at. 1iagnosis yang te%at akan meng$asilkan mana*emen yang te%at %ula. :namnesis katarak meli%uti ge*ala+ge*ala yang timbul %a#a %engli$atan %asien. =e*ala+ge*ala tersebut antara lain a#ala$: Penurunan .isus yang %rogresi' baik #ekat mau%un *au$ yang ti#ak #a%at #ikoreksi #engan kacamata. -iasanya %engli$atan %asien se%erti berkabut atau se%erti meli$at asa%. >oto'obia Hilang atau berkurangnya ketergantungan %asien %a#a %enggunaan kacamata. Pasien+%asien %resbio%ia sering men#a%atkan ba$&a %engli$atan #ekatnya membaik. 6ni ber$ubungan #engan membesarnya lensa se$ingga meningkatkan kekuatan lensa. 1i%lo%ia monookular Pa#a %emeriksaan 'isik) %asien katarak $arus #i%eriksa secara menyeluru$. Pemeriksaan ini #itu*ukan untuk mencari %enyebab sistemik yang mungkin a#a #an %enyulit+%enyulit untuk melakukan tin#akan o%erasi. Pemeriksaan okular #a%at #igunakan lam%u senter. Pemeriksaan #engan ins%eksi) yang #inilai a#ala$: Muscle ballance =erak bola mata :#aka$ kelainan %a#a kelo%ak 9in'eksi) anatomi) %aresis; Kon*ungti.a Kea#aan kornea 9a#aka$ in'eksi) kekeru$an;

.I.

C": Pu%il 6ris !ensa 9kekeru$an) shadow test; TERA#I KATARAK 1a$ulu) tera%i katarak masi$ mengenal tera%i konser.ati' #engan

menggunakan siklo%egik) terutama %a#a katarak sentral karena masi$ a#a bagian %eri'er lensa yang masi$ *erni$. 1i$ara%kan #engan %emberian mi#riatika ini #a%at mem%erole$ .isus yang lebi$ baik. 2'ek sam%ing #ari mi#riatika ini a#ala$ 'oto'obia #an ter#a%at %aralisa akomo#asi) namun menurut (aul Merlin tera%i konser.ati' se%erti ini su#a$ #itinggalkan. Prinsi% tera%i katarak a#ala$ untuk men#a%atkan .isus yang lebi$ baik. Hal ini #i#a%atkan #engan melakukan %embe#a$an %a#a lensa yang keru$. Pa#a #ua #eka#e ini teknik %embe#a$an katarak semakin ma*u #engan #i%erkenalkannya mikrosko% o%erasi) instrumen) benang *a$it yang lebi$ baik) #an meningkatnya mutu lensa intraokuler. 1alam be#a$ katarak) lensa #iangkat #ari mata #engan %rose#ur intra atau ekstra ka%suler) #an sekarang #engan meto#e 'akoemulsi'ikasi. 6n#ikasi be#a$ katarak a#ala$ in#ikasi o%tik 9keta*aman .isus;) in#ikasi me#is 9katarak $i%ermatur) glaukoma) u.eitis) ablasio retina) #islokasio lensa) retino%ati #iabetik;) #an in#ikasi kosmetik. E stra si intra apsuler a#ala$ mengangkat lensa in toto) yakni #i #alam ka%sulnya) melalui insisi limbus su%erior antara 1 0H sam%ai 1G0H. 8eknik ini kontrra in#ikasi %a#a %asien berusia #i ba&a$ 0 ta$un karena masi$ mem%unyai membran $yaloi#ea. Pa#a e stra si e stra apsular *uga #ilakukan insisi limbus su%eriorI bagian anterior ka%sul #i%otong #an #iangkatI nukleus #iekstraksiI #an korteks lensa #iirigasi #engan atau tan%a as%irasi) se$ingga menyisakan ka%sul %osterior. -ebera%a %asien mengalami kekeru$an sekun#er #i ka%sul %osterior #an memerlukan #isisi #engan laser neo#ymium:D:=. Penggunaan laser ini non+ in.asi'. 1enyut+#enyut energi laser akan menyebabkan Jle#akan+le#akanJ kecil

%a#a *aringan target) se$ingga menimbulkan sebua$ lubang kecil #i ka%sula %osterior #i sumbu %u%il. >akoemulsi'ikasi #engan irigasi atau as%irasi 9atau ke#uanya; a#ala$ teknik ekstraka%sular #engan menggunakan getaran ultrasonik untuk mengangkat nukleus #an korteks lensa melalui insisi limbus yang kecil 92+3 mm;) se$ingga mem%ermu#a$ %enyembu$an luka %asca o%erasi. 8eknik ini berman'aat %a#a katarak kongenital) katarak traumatik #an kebanyakan katarak senilis. 8eknik ini kurang e'ekti' %a#a katarak senilis yang %a#at #an timbulnya kesulitan untuk memasukkan lensa intraokuler karena insisi yang kecil) &alau%un sekarang lebi$ sering #igunakan lensa intraokuler yang 'leksibel) se$ingga #a%at #imasukkan ke#alam mata &alau%un #engan insisi kecil. Kom%likasi yang mungkin timbul bila #ilakukan o%erasi a#ala$ kom%likasi yang timbul saat o%erasi) kom%likasi #ini #an kom%likasi lambat. Kom%likasi yang timbul saat o%erasi antara lain a#ala$ %er#ara$an intra okuler) %er#ara$an .itreus) %er#ara$an koroi#) %er#ara$an C":) vitreus loss) iris ter%otong) #an ka%sula %eca$. Kom%likasi #ini ter*a#i 1+3 $ari post-op) antara lain a#ala$ luka o%erasi terbuka) %rola%sus iris) %rola%sus .itreus) $y%o%yon) #an en#o'talmitis. Kom%likasi lambat ter*a#i K 3 $ari post-op) antara lain a#ala$ kerato%ati bulosa) mal%osisi 6"!) e#ema makula) ablasio retina) u.eitis) glaukoma 9su#ut tertutu% mau%un su#ut terbuka;. Pa#a teknik ekstraksi ekstraka%sular) #a%at ter*a#i katarak+ikutan karena kekeru$an %a#a ka%sula %osterior. .II. #ERA/ATA' #AS0A ,#ERASI KATARAK

Jika #igunakan teknik insisi+kecil) masa %enyembu$an biasanya lebi$ %en#ek. Pasien #a%at bebas ra&at *alan %a#a $ari o%erasi itu *uga) teta%i #ian*urkan untuk bergerak $ati+$ati #an meng$in#ari %eregangan atau mengangkat ben#a berat sekitar satu bulan. Matanya #a%at #ibalut selama bebera%a $ari) teta%i *ika mata terasa nyaman balutan #a%at #ibuka %a#a $ari %ertama post-op #an mata #ilin#ungi #engan kacamata atau #engan %elin#ung se$arian. -ersi$kan mata setia% $ari #an berikan antibiotik to%ikal setia% +G *am selama +G minggu.

Follow-up %asien post-op katarak a#ala$ meli$at kema*uan keta*aman .isus) kea#aan luka o%erasi) kekeru$an kornea) ke#alaman C":) kea#aan %u%il) lensa intraokuler) ka%sula %osterior #an besar tekanan intra okuler.

(AFTAR #!STAKA 1. :merican :ca#emy "' "%$talmology. -:(6C :/1 C!6/6C:! (C62/C2 C"A<(2. (ection 11) !ens an# Cataract. (an >ransisco: ::"I 2003+200 2. :merican :ca#emy "' "%$talmology. -:(6C :/1 C!6/6C:! (C62/C2 C"A<(2. (ection 2)>un#amentals an# Princi%les o' "%$talmology. (an >ransisco: ::"I 1993+199G 3. =uyton) :.C. ) Hall J.2) e#itor. 8eCt -ook o' Me#ical P$isiology. Jakarta: Penerbit -uku Ke#okteran 2=CI 1999 . LLLLLLLLLLL. Kamus (aku Ke#okteran 1orlan#. 2#isi 23. Jakarta: Penerbit -uku Ke#okteran 2=CI 1995 3. 6lyas) (i#arta. 6lmu Penyakit Mata. Jakarta: -alai Penerbit >K A6I 1995.