Anda di halaman 1dari 36

BAB

PENDAHULUAN A. Rasionalisasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) merupakan salah satu bentuk kebijakan desentralisasi di bidang pendidikan agar kurikulum yang digunakan di sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengembangan potensi peserta didik serta kondisi sumber daya sekolah di masa sekarang dan yang akan datang dengan mempertimbangkan kepentingan lokal, nasional dan tuntutan global dengan semangat manajemen berbasis sekolah ( MBS ). Landasan penyusunan dan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah 1. Undang-Undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP ) 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2006 tentang Stndar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 6. Panduan penyusunan KTSP yang disusun oleh BSNP

B. Tujuan Pengembangan KTSP Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dan potensi yang ada di daerah. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) mengacu pada standar nasional pendidikan ( SNP ) yang terdiri atas : 1. Standar Isi 2. Standar Proses 3. Standar Kompetensi Lulusan 4. Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan

5. Standar Sarana dan Prasarana 6. Standar Pengelolaan Sekolah 7. Standar Pembiayaan 8. Standar Penilaian Pendidikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) disusun agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : 1. Belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Belajar untuk memahami dan menghayati 3. Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif 4. Belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain 5. Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan

C. Prinsip Pengembangan KTSP Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan berdasarkan pada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan serta berpedoman pada panduan pernyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP, juga memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dengan porinsipprinsip sbb. : 1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan bedasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan potensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mewujudkan hal tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kependingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. 2. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargi dan tidak diskriminatif terhadp perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi dan gender. Terpadu artinyada keterkaitan antara muatan wajib, muatan lokal dan pengembangan diri dalam kurikulum, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan tas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis . Sehubungan hal tersebut semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. 4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan ( stakeholders ) untuk menjamin relevansi pendidikn dengan kebutuhan kehidupan, termasuk kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karen itu pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berfikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik , dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. 5. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulumj mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. 6. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan pada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik agar mampu dan mau belajar yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta rah pengembangan manusia seutuhnya. 7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan benegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejaan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka NKRI.

Komponen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) terdiri dari : 1. Tujuan Pendidikan 2. Struktur dan Muatan Kurikulum 3. Kalender Pendidikn 4. Administrasi kegiatan pembelajaran sebagai lampiran

BAB II

TUJUAN, VISI DAN MISI

A. Tujuan Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II pasal 3 disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Tujuan Pendidikan Dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

B. Visi Sekolah Beriman Dan Bertaqwa, Berprestasi, Terampil Dan Berbudi Pekerti Luhur Indikator : a. Terwujudnya lulusan yang cerdas, terampil,. Kompetitif yang berpegang pada nilai-nilai agama b. Terwujudnya pengembangan kurikulum yang mampu menampung aspirasi dan kebutuhan peserta didik serta berwawasan ke depan c. Terwujudnya proses pembelajaran yang aktif, kreatif , inovatif, efektif dan menyenangkan d. Terwujudnya tenaga pendidik dan kependidikan yang kualitatif, kreatif, inovatif dan mempunyai etos kerja yang tinggi e. Terwujudnya Sarana dan Prasarana yang memadai, relevan dan mutakhir f. Terwujudnya media pembelajaran yang inovatif dan interaktif g. Terwujudnya managemen sekolah yang handal dan akomodatif h. Terwujudnya penggalian dana yang memadai i. Terwujudnya sistem penilaian yang variatif, komprehensif dan authentik

C.

Misi Sekolah a. Mewujudkan pendidikan yang menghasilkan lulusan yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, cerdas, terampil, kompetitif dan berbudi pekerti yang luhur

b. Mewujudkan perangkat kurikulum yang lengkap dan berwawasan ke depan c. Mengembangkaan proses pembelajaran dan bimbingan yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan d. Mewujudkan proses pembelajaran yang mengutamakan CTL e. Mewujudkan tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional, inovatif, handal dan memiliki etos kerja yang tinggi f. Mewujudkan sarana dan prasarana pendidikan yang lengkap, modern dan memadai g. Mewujudkan media pembelajaran yang lengkap dan modern yang berbasis pada I C T h. Mewujudkan managemen sekolah yang handal, akom,odtif dan berbasis pada MBS i. Mewujudkan sekolah sebagai masyarakat belajar berbasis ICT j. Mewujudkan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajr dan adil k. Mewujudkan kerja sama dengan komite sekolah / dewn pendidikan / dunia usaha dalam upaya optimalisasi penggalian dana l. Mewujudkan sistem penilaian yang valid dan berkualitas, variatif, komprehensif dan terstandar.

D. Tujuan Sekolah Sehubungan dengan visi dan misi tersebut di atas, maka tujuan jangka menengah ( 4 ) tahun mendatang pada akhir tahun pelajaran 2012 / 2013 yang akan dicapai adalah : terpenuhinya 8 ( delapan ) standar pendidikan nasional, yang mencakup : D.1. Standar Isi Kurikulum a. Sekolah memiliki dokumen KTSP b. Sekolah memiliki dokumen pembelajaran yang lengkap untuk semua matapelajaran ( silabus dan RPP ) c. Sekolah Memiliki Kalender Pendidikan dan Kalender Akademik D.2. Standar Proses Pendidikan a. Terjaringnya peserta didik baru dengan nilai rat-rata minimal 7,10 b. Terselenggaranya layanan bimbingan dan konseling c. Terselengaranya kegiatan pengembangan diri d. Peningkatan proses pembelajaran dengan pendekatan CTL e. Peningkatan tenaga pendidik yang mampu mengembangkan da menggunakan media pembelajaran yang modern f. Tersalurnya bakat, minat dan kreativitas peserta didik

D.3. Standar Kompetensi Kelulusan a. Peningkatan rata-rata pencapaian score ( GSA ) mata pelajaran + 0,2 setiap tahunnya b. Pencapaian standar ketuntasan belajar 100% c. Peningkatan peringkat lomba peserta didik berprestasi tingkat propinsi d. Peningkatan prestasi lomba sepak takrow tingkat propinsi e. Peningkatan prestsi lomba atletik tingkat propinsi f. Peningkatan prestasi tim lomba mata pelajaran tingkat propinsi g. Menghasilkan tim lomba pidato bahasa Inggris di tingkat propinsi h. Peningkatan prestasi tim lomba olimpiade sains menjadi peserta tingkat propinsi D.4. Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan a. Semua guru berpendidikan S-1 b. Semua guru dan karyawan mampu mengoperasionalkan komputer dan intenet c. semua guru mampu membuat PTK d. Semua guru menguasai bahasa Inggris D.5. Standar Sarana dan Prasarana a. Peningkatan Sarana dan Prasarana pendidikan yang lengkap dan terstandar b. Peningkatankuantitas dan kualitas media pembelajaran untuk semua jenjang kelas D.6. Standar Pengelolaan / Managemen a. Peningkatan Managemen sekolah berbasis MBS yang transparan, akuntabel, partisipasif, fleksibel dan berkelanjutan b. Sekolah memiliki dokumen RKAS-1 dan RKAS-2 c. Terlaksana monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan kinerja dan penyempurnaan program-program berikutnya d. Tersedia dokumen regulasi, baik untuk siswa maupun guru dan karyawan e. Peningkatan pengembangan struktur dan organisasi sekolah sebagai masyarakat belajar yang dinamis f. Meningkatnya pengawasan melekat pada semua warga sekolah untuk meningkatkan kinerja dan semangat kerja g. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga lain dan peran serta masyarakat dalam mengembangkan sekolah D.7. Standar Pembiayaan Pendidikan a. Peningkatan penggalangan dana partisipasi masyarakat lewat komite sekolah maupun dewan pendidikan

b. Menghasilkan unit-unit usaha sebagai IGA ( Income Generative Activities ) c. Peningkatan kesejahteraan guru dan karyawan D.8. Standar Penilaian Pendidikan a. Terpenuhinya fasilitas pembelajaran dan penilaian yang memadai b. Terlaksananya pemrosesan nilai dengan komputer c. Terdokumentasikannya soal-soal evaluasi belajar dengan baik d. Terdokumentasikannya hasil evaluasi belajar dengan baik D.9. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah a. Terciptanya budaya dan lingkungan sekolah yang sehat b. Terwujudnya budaya senyum, salam dan sapa, oleh, dari dan untuk seluruh warga sekolah c. Terwujudnya Tim Karawitan yang solid D.10. Pengembangan Pengawasan dan Evaluasi a. Terlaksananya pengawasan secara perodik dan terjadwal b. Terlaksananya evaluasi secara periodik dan terjadwal c. Terciptanya budaya pengawasan melekat pada warga sekolah

E. Program Jangka Pendek / Tahuan Program yang akan dcapai pada tahun pelajaran 2009 / 2010 adalah : a. Menghasilkan lulusan sekolah yang cerdas, terampil dan kompetitif pada jenjang sekolah di atasnya b. Menghasilkan peningkatan rata-rata pencapaian score (GSA) tiap mata pelajaran sebesar + 0,2 c. Menghasilkan tim lomba mata pelajaran yang mampu berprestasi di tingkat propinsi dan Nasional d. Menghasilkan tim lomba olimpiade sains yang berprestasi di tingkat propinsi dan nasional e. Menghasilkan tim lomba olah raga yang berprestasi di tingkt propinsi f. Menghasilkan tim lombba kesenian yang berpretasi di tingkat propinsi g. Menghasilkan tim lomba pidato Bahasa Inggris yang berprestasi di tingkat propinsi h. Menerapkan proses pembelajaran dengan CTL dengan menggunakan ICT i. Pencapaian peningkatan kualitas media pembelajaran untuk semua jenjang kelas j. Menghasilkan perangkat penilaian pembelajaran yang terstandar

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. STRUKTUR KURIKULUM Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar mata pelajaran.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 , pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas :

a. Kelompok mata pelajaran agama dan ahlak mulia b. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi d. Kelompok mata pelajaran estetika e. Kelompok mata pelajaran jasmani olah raga dan kesehatan

Adapun cakupan dari kelompok mata pelajaran tersebut adalah sbb. : No. Kelompok Mata Pelajaran Cakupan

1.

Agama dan Akhlak Mulia

Kelompok

mata

pelajran

agama

dan

akhlak

mulia

dimaksudkan

untuk membentuk peserta didik menjadi

manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.

2.

Kewarganegaraan Kepribadaian

dan Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan , jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hakhak azasi manusia, kemajemukan bvangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaran gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum , ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi dan nepotisme.

3.

Ilmu Pengetahuan dan Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi di Teknologi SMP dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berfikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

4.

Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni.,

yang mencakup apresiasi dan ekspresi dalam kehidupan individu (hingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup) maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.

5.

Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan pada SMP dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik

serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individu ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku free sex, kecanduan narkoba, HIV / AIDS, demam berdarah, muntaber dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

Kelompok mata pelajaran selengkapnya sebagai berikut : a. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak mulia meliputi Pendidikan Agama b. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan c. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi meliputi ; Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Keterampilan / T I K d. Kelompok mata pelajaran Estetika meliputi ; Seni Budaya dan Bahaasa Jawa e. Kelompok mata pelajaran Jasmani Olah Raga dan Kesehatan , meliputi ; Pendidikn jasmni Olah Raga dan Kesehatan. Kewarganegaraan dan Kdepribadian meliputi Pendidikan

Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Karangtengah Kabupaten Demak sbb. :

Komponen A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahsa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Seni Budaya 2

Kelas dan Alokasi waktu VII VIII IX

2 2+1* 4 4 4 4 4 2

2 2+1* 4 4 4 4 4 2

2+1* 4 4 4 4 4 2

9. Pendidikan Jasmani, Olah raga dan Kesehatan 10. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal 1. Bahasa Jawa ( wajib ) 2. Elektronika ( pilihan ) C. Pengembangan Diri Jumlah

2 2

2 2

2 2

2 2* 2* 36

2 2* 2* 36

2 2* 2* 36

Keterangan : *. Penambahan jumlah jam pelajaran ditujukan pada : 1. Mata pelajaran dengan cakupan materi yang luas, yaitu PKN = 1 2. Bimbingan Dan Konseling 3. Muatan Lokal Pilihan, yaitu Elektronika =1 =2

No. 1. PKn

Mata Pelajaran

Alokasi Waktu Sebelum ditanbah 2 Setelah ditambah 3

B. MUATAN LOKAL Muatan lokal di SMP Negeri 1 Karangtengah terdiri dari muatan lokal wajib , yaitu Bahasa Jawa dan muatan lokal pilihan, yaitu Eelektronika. No. 1. 2. Mulok Bahasa Jawa Elektronika Alokasi waktu 2 2 * VII V V VIII V V IX V V

*. Muatan lokal pilihan adalah Elektronika, agar peserta didik tidak Gatel ( gagap teknologi ), Juga dalam upaya membekali peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya maupun peserta didik yang ingin memasuki dunia kerja.

C.

PENGEMBANGAN DIRI

I.

Pengertian Pengembangan Diri Pengembangan Diri merupakan kegiatan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dan kegiatan Ekstra Kurikuler. Pengembangan Diri di SMP Negeri 1 Karangtengah dilaksanakan dalam : 1. Kegiatan secara terprogram, yang terdiri dari : 1.1. Kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling 1.2. Kegiatan Ekstrakurikuler 2. Kegiatan secara tidak terprogram, yang meliputi : a. Kegiatan Keteladanan b. Kegiatan Rutin c. Kegiatan Spontan

I. KEGIATAN TERPROGRAM I. A. KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING Konseling merupakan bantuan yang memasilitasi perkembangan peserta didik dalam menjalani pengalaman pembelajaran di sekolah. Tugas Perkembangan peserta didik di SMP mencakup hal-hal berikut : 1. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Mempersiapkan diri menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan Fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendeiri. 3. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagi pria dan wanita. 4. Memantapkan cara-cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan sosial. 5. Mengenal kemampuan, bakat dan minat serta arah kecenderungan karir 6. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk melanjutkan pendidikan dan berperan serta dalam kehidupan masyarakat. 7. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri, baik secara emosional maupun sosial konomi. 8. Mengenal seperangkat sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negra dan anggota umat manusia.

I.A.1. Pengertian Bimbingan dan Konseling


Bimbingan dan Konseling merupakan proses bantuan psikologis dan kemanusiaan yang diberikan kepada peserta didik agar dapat berkembang secara optimal, yaitu mampu memahami diri, mengarahkan diri, dan mengaktualisasikan diri sesuai tahap perkembangan, sifat-sifat, potensi yang dimiliki, dan latar belakang kehidupan serta lingkungan sehingga tercapai kebahagiaan dalam kehidupannya

I.A.2. Prinsip Bimbingan dan Konseling


Penyelenggaraan pelayanan Bimbingan dan Konseling didasarkan pada prinsip-prinsip Sebagi berikut : 1. Prinsip sasaran layanan a. Bimbingan Konseling diberikan kepada semua peserta didik SMP Negeri 1 Karangtengah. . b. Bahwa setiap Peserta didik SMP Negeri 1 Karangtengah memiliki pribadi yang unik dan dinamis. c. Layanan BK selalu memperhatikan tahap dan berbagai aspek perkembangan setiap peserta didik. d. Layanan BK berorientasi pada perbedaan individu tiap peserta didik. 2. Prinsip Permasalahan Individu a. Permasalahan individu yang dihadapi peserta didik SMP Negeri 1 Karangtengah adalah permasalahan terhadap penyesuaian dirinya dalam keluarga, di sekolah, dan masyarakat serta pekerjaan. b. Pengaruh lingkungan terhadap kondisi fisik dan psikis peserta didik c. Kondisi sosial ekonomi serta adat istiadat / kebiasaan dalam kehidupan peserta didik , serta latar belakang kehidupan keluarga siswa.

3. Prinsip Program Layanan a. Program BK dilaksanakan secara terpadu dan selaras dengan program pendidikan dan pengembangan peserta didik b. Program BK dilaksanakan secara fleksibel, situasional, kondisional. c. Program BK disusun secara berkelanjutan, yaitu mulai kelas VII, VIII dan IX.

d. Secara periodik diadakan evaluasi pelaksanaan program BK ( dilaksanakan tiap akhir semester ).

4. Prinsip Tujuan dan Pelaksanaan Pelayanan a. Kegiatan layanan BK di SMP Negeri I Karangtengah diarahkan pada pengembangan diri peserta didik sehingga yang bersangkutan mampu self standing, self corecting dan controling, serta memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang tepat terhadap permasalahan yang dihadapi. b. Pengambilan keputusan oleh peserta didik dalam proses bimbingan dan konseling didasarkan pada kemauan peserta didik itu sendiri. c. Penanganan permasalahan peserta didik dilakukan secara proposional, tepat dan relevan dengan permasalahan yang dihadapi. d. Layanan BK di SMP Negeri I Karangtengah dilaksanakan secara koordinasi dan kolaboratif antara konselor, guru mapel, orang tua peserta didik dan pihak-pihak lain yang berkompeten. e. Optimalisasi pemanfaatan hasil pengukuran dan penilaian, sumber dan dokumen yang ada terhadap peserta didik yang terlibat dalam proses BK.

I.A. 3. Sifat Bimbingan Dan Konseling


Pelayanan Bimbingan dan Konseling mengemban beberapa sifat yaitu :

1. Pencegahan
Sifat Bimbingan dan Konseling yang menghasilkan terhindarnya atau tercegah peserta didik SMP Negeri 1 Karangtengah dari berbagai permasalahan yang mungkin

timbul yang dapat mengganggu , menghambat dan menimbulkan kesulitan atau kerugian-kerugian tertentu dalam proses perkembangannya.

2. Penyembuhan
Sifat BK yang menghasilkan terentaskannya atau teratasinya berbagai permasalahan yang dialami oleh peserta didik SMP Negeri 1 Karangtengah. 3. Perbaikan Sifat BK untuk memperbaiki kondisi individu dari permasalahan yang dihadapinya sehingga dapat berkembang secara optimal. 4. Pemeliharaan Sifat BK untuk menjaga terpeliharanya kondisi individu yang sudah baik tetap baik.

5. Pengembangan Sifat BK dalam rangka mengembangkan berbagai potensi dan kondisi positif individu dalam rangka pengembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan.

I.A. 4. Fungsi Bimbingan Dan Konseling


Bimbingan dan Konseling mempunyai fungsi integral dalam proses pendidikan . Fungsi tersebut adalah sbb. : 1. Pemahaman Fungsi BK yang menghasilkan pemahaman tentang peserta didik dalam upaya : a. Memahami diri peserta didik , baik oleh peserta didik sendiri, orang tua,guru mapel dan guru pembimbing. b. Memahami lingkungan peserta didik , baik lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan yang lebih luas ( termasuk informasi jabatan/pekerjaan,terutama oleh peserta didik sendiri ). 2. Penyesuaian Fungsi BK dalam rangka membantu peserta didik memperoleh kemajuan dalam Perkembangannya secara optimal.

3. Penyaluran Fungsi BK dalam membantu peserta didik untuk memilih jurusan sekolah, jenis kursus-kursus keterampilan, lapangan pekerjaan sesuai dengan citra-cita, kemampuan, bakat danminatnya 4. Pengadaptasian Fungsi BK dalam membantu petugas di sekolah untuk mengadaptasikan program pendidikan di sekolah terhadap minat, kemampuan dan kebutuhan peserta didik

I.A. 5. Azas Bimbingan Dan Konseling


Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 1 Karangtengah menganut azas azas sbb. : 1. Kerahasiaan 2. Kesukarelaan 3. Keterbukaan Agar pelayanan BK dapat optimal , perlu penjabaran secara rinci tugas perkembangan tersebut ke dalam bidang dan layanan BK. Di SMP Negeri 1 Karangtengah kegiatan layanan bimbingan di jabarkan ke dalam 4 bidang bimbingan, 9 jenis layanan dan 6 kegiatan pendukung.

1. Bidang Bimbingan dan Konseling a. Bidang Bimbingan Pribadi Pelayanan bimbingan pribadi bertujuan membantu peserta didik untuk mengenal, menemukan dan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Bidang Bimbingan Sosial Pelayanan bimbingan sosial diarahkan guna membantu peserta didik memahami diri dalam kaitannya dengan lingkungan dan etika pergaulan sosial yang dilandasi budi pekerti dan tanggung jawab sosial c. Bidang Bimbingan Belajar Pelayanan bimbingan belajar bertujuan membantu peserta didik dalam mengenal, menumbuhkan dan mengembangkan diri, sikap dan kebiasaan belajar yang baik untuk mengua pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan program belajar di SMP guna menyiapkan kelanjutan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan atau berperan serta

dalamkehidupan bermasyarakat d. Bidang Bimbingan Karir Pelayanan bimbingan karir ditujukan untuk membantu peserta didik mengenal dan mengembangkan potensi diri melalui penguasaan pengetahuan dan keterampilan , memahami lingkungan pendidikan dan sektor pekerjaan sebagai lingkungan yang efektif, serta mengembangkan nilai-nilai dan sikap positif untuk mempersiapkan diri berperan serta dalam kehidupan bermasyarakat.

2. Jenis Layanan Bimbingan Dan Konseling Pelayanan bimbingan dan konseling pada peserta didik meliputi : a. Layanan Orientasi b. Layanan Informasi c. Layanan Penempatan dan penyaluran d. Layanan Pengu8asaan konten e. Layanan Konseling perorangan f. Layanan Bimbingan kelompok g. Layanan Konseling kelompok h. Layanan Konsultasi i. Layanan Mediasi 3. Kegiatan Pendukung Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperoleh dan atau keterangan lain yang diperlukan dalam kegiatan layanan. Kegiatan pendukung bimbingan dan konseling meliputi : a. Aplikasi Instrumentasi Bimbingan ( AIB ) b. Himpunan Data c. Konferensi Kasus d. Kunjungan rumah e. Alih Tangan Kasus f. Tampilan Kepustakaan

Pendukung operasional kegiatan Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 1 Karangtengah,

meliputi : 1. Program kegitan layanan bimbingan dan konseling 2. Struktur organisasi layanan bimbingan dan konseling 3. Meknisme kerja bimbingan dan konseling 4. Mekanisme penanganan peserta didik bermasalah 5. Skema jenis, fungsi dan sifat layanan bimbingan dan konseling 6. Pembagian tugas siswa ampuan 7. Administrasi bimbingan dan konseling, yang meliputi : a. Aplikasi Instrumentasi bimbingan ( AIB ) b. Daftar Cek Masalah ( DCM ) c. Data authentik siswa d. Data histogram siswa e. Angket sosiometri f. Buku layanan orang tua g. Buku catatan kejadian / kasus h. Buku reveral i. Buku konferensi kasus j. Buku Bimbingan kelompok k. Buku Konseling kelompok l. Buku Konseling perorangan / individu m. Buku / Kartu home visit n. Buku terlambat datang o. Kartu catatan kejadian p. Buku pribadi q. Kartu komunikasi r. Kartu konsultasi s. Kartu penyuluh t. Kartu ijin terlambat mengikuti pelajaran / masuk kelas u. Journal layanan bimbingan konseling v. Format perhitungan jam kegiatan layanan BK w. Format frekwensi layanan konseling yang diterima peserta didik x. Format penilaian hasil layanan BK y. Format lapelprog BK.

I. B. KEGITAN EKSTRA KURIKULER Dalam upaya optimalisasi pengembangan bakat, minat dan kemampuan peserta didik di SMP Negeri 1 Karangtengah dilaksanakan juga kegiatan Ekstra kurikuler. 1. Ekstra Kurikuler Wajib, Kegiatan ini wajib diikuti oleh semua peserta didik kelas VII, yaitu : PRAMUKA , yang pelaksanaannya setiap hari Jumat mulai pukul 15.00 sampai pukul 17.00 WIB. 2. Ekstra Kurikuler Pilihan, Peserta didik diberi kebebasan untuk memilih dua ( 2 ) jenis Eskul sesuai dengan bakat dan minatnya.

Ekstra Kurikuler Pilihan meliputi : a. Pramuka ( bagi peserta didik kelas VIII dan IX ) b. Palang Merah Remaja ( PMR ) c. Sepak Takraw d. Bola Basket e. Atletik f. Seni musik dan Seni suara g. E C C ( Bahasa Inggris ) h. Matematika i. I P A

j. Karawitan / Zippin k. Bela Diri Karate l. Pencak Silat

JADWAL KEGIATAN EKSTRA KURIKULER TAHUN 2009 / 2010 No. Ekstra Kurikuler Hari Pembina / pelatih 1. Sarsiyam 2. Kartini, S.Pd. 1. Pramuka Jumat 3. Puji Andayani, S.Pd. 4. Suyanto, S.Pd. 5. Ibrohim Shohib, S.Pd. Ket.

2 3 4 5 6 7

Palang Merah Remaja ( PMR ) Sepak Takraw Bola Basket Atletik Seni musik dan Seni suara E C C ( Bahasa Inggris )

Rabu Selasa Senin Selasa Selasa Senin

1. Sri Suliyati, S.Pd. 2. Inna Rahmawati, S.Pd. Jarot Muji Margono, S.Pd. Drs. S. Setyo Budi Drs. S. Setyo Budi Imam Sarjono, S.Pd. 1. Dra. Sri Hari 2. Moh. Shoki, S.Pd. 1. Wahyono

Matematika

Kamis

2. Sri Retno Handayani, S.Pd.

9.

I P A

Jumat

1. Siti Fatmiati, S.Pd. 2. Hery Kuntolo, S.Pd.

10. 11. 12.

Karawitan / Zippin Bela Diri Karate Pencak Silat

Rabu Rabu Kamis

Sudiyanto, S.Pd. Tim Pembina Karate Tim Perisai Diri

Kegiatan terprogram lainnya yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Karangtengah meliputi : 1. Kegiatan penyuluhan dan penerangan tentang Disiplin Berlalu lintas, Narkoba / Napza, Perkembangan remaja dan reproduksi sehat, Pencemaran lingkungan, UKS, PMR, LKRS.

2. Kunjungan ke Panti Asuhan, Tempat orang terkena musibah , Tempat-tempat penting / rekreasi, Taman Makam Pahlawan, Museum dan tempat-tempat bersejarah. 3. Melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan 4. Melaksanakan Pesantren Kilat 5. Menyiapkan sarana prasarana yang mendukung pengembangan minat dan bakat siswa , dengan menyediakan alat-alat olah raga dan kesenian, ruang kesenian/ruang serba guna, buku-buku kepustakaan, tenda dan alat-alat kelengkapan Pramuka. 6. Menyediakan sarana bermain , berolah raga dan kebun sekolah, dengan menyediakan lapangan basket, tenes, tenis meja, sepak takraw, volly boll, palang sejajar, bak lompat, matras, penyediaan taman kelas dan sekolah. 7. Melaksanakan kegiatan proyek, dengan mengadakan lomba, pentas, bazar, pameran, gelar budaya dan festifal. 8. Melaksanakan English Day dan English Area

II. KEGIATAN TIDAK TERPROGRAM


Agar peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, maka sekolah harus berorientasi pada kehidupan budaya dan masa depan yang mencerminkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka sebagai bentuk pengembangan diri peserta didik di SMP Negeri I Karangtengah dilaksanakan dengan upaya sebagai berikut :

II. A. Kegiatan Keteladanan Kegiatan yang dilaksanakan meliputi : 1. Berpakaian rapi dan sopan sesuai dengan tata tertib berpakaian di sekolah 2. Disiplin 3. Datang ke sekolah tepat waktu 4. Jujur 5. Tanggung jawab 6. Tata krama dan atau sopan santun dalam berbicara 7. Beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing

II. B. Kegiatan Rutin, mencakup kegiatan : 1. Upacara Bendera, tiap hari Senin dan tanggal 17, dan upacara peringatan hari besar

Nasional 2. Memperingati hari besar keagamaan 3. Memperingati peristiwa-peristiwa bersejarah ( Ultah sekolah, ultah hari jadi Kabupaten Demak, hari Anak, hari Ibu, hari Aksara, Bencana Alam, Boden Powel ) 4. Pemeriksaan Kesehatan 5. Pemanfaatan perpustakaan 6. Sholat Dhuhur berjamaah 7. Melaksanakan jumat amal 8. Kebersihan lingkungan kelas / sekolah ( jumat bersih ) 9. Melaksanakan SKJ / Jalan sehat ( Jumat sehat ) 10. Melaksanakan pengumpulan zakat fitrah 11. Melaksanakan sholat Id dan penyembelihan hewan qurban 12. Menyediakan sarana kebersihan, dengan menyediakan sapu, keset, alat pembersih lantai, tempat sampah, bak penampungn sampah, alat pemotong rumput 13. Membaca Asmaa ul Husnaa oleh semua warga sekolah setiap hari Senin II. C. Kegiatan Spontan, meliputi :

1. Memberi salam bila berjumpa guru / karyawan dan teman 2. Berjabat tangan bila bertemu dengan guru / karyawan 3. Berdoa sebelum dan sesudah selesai pelajaran 4. Membuang sampah pada tempatnya 5. Budaya antri 6. Bernyanyi sesuai dengan irama 7. Mengatasi silang pendapat / bertengkar secara benar 8. Mau dan berani mengakui kekurangan / kesalahan diri sendiri 9. Bersedia mengkui kelebihan / kesuksesan orang lain 10. Berjabat tangan dengan guru usai pelajaran terakhir sebelum meninggalkan kelas

D. BEBAN BELAJAR Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 40 menit. Dengan adanya penambahan jumlah jam mengajar tersebut, maka jumlah jam pembelajaran menjadi 42 jam pembelajaran per minggu.

Minggu Efektif semester gasal tahun 2009 / 2010 ada 19 minggu dengan 105 hari belajar Minggu Efektif semester genap tahun 2009 / 2010 ada 20 minggu dengan 114 hari belajar Sehingga jumlah minggu efektif tahun pelajaran 2009 / 2010 sebanyak 39 minggu. Penugasan testruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi Pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi, di mana waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh pendidik. Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materipembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi, di mana waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. Penugasan Terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur sebesar 50 % dari jumlah waktu tatap muka dari tiap mapel.

No 1. 2. 3. 4. .5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika I P A I P S Seni Budaya Pendjas dan Orkes T I K Bahasa Jawa Elektronika

Jml. Jam Tapka Terstruktur 2 3 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1

Keg. Mandiri 1 * 1 * 1 1 1 1 1 1 * 1 * 1 * 1 * 1 *

Ket.

* Diberikan setelah 2 kali jam tapka.

E. KETUNTASAN BELAJAR SMP Negeri 1 Karangtengah menerapkan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) sebagai berikut

A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan

K K M VII 70 75 VIII 70 75 IX 70 75

3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olah raga dan Kesehatan 10. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal a. Bahasa Jawa b. Elektronika C. Pengembangan Diri

70 70 70 70 70 75 75

70 70 70 70 70 75 75

70 70 70 70 70 75 75

70

70

70

70 75

70 75

70 75

Minimal Baik ( B )

Kriteria Ketuntasan Minimal mata pelajaran diperoleh dari KKM setiap aspek pada mata pelajaran tersebut yang ditentukan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan.

F. KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN

F.1. Kenaikan Kelas Kriteria kenaikan kelas mengacu pada ketentuan Permen nomor 20 tahun 2007 tentang Sistem Penilaian, dalam Permen itu disebutkan, Siswa dinyatakan naik kelas apabila memenuhi kriteria sbb. : a. Tuntas pada seluruh SK dan KD sesuai dengan KTSP b. Peserta didik harus mengulang di kleas yang sama bila tidak menuntaskan SK dan KD lebih dari 4 (empat) mata pelajaran c. Ketika megulang di kelas yang sama, nilai peserta didik untuk semua SK dan KD yang ketuntasan belajar minimumnya sudah dicapai, minimal sama dengan yang dicapai pada tahun sebelumnya d. Kegiatan pengembangan diri sekurang kurangnya mendapat nilai baik e. Perilaku/kepribadian sekurang-kurangnya mendapat nilai baik f. Ketidak hadiran siswa tanpa keterangan dalam kegiatan belajar di kelas maksimal 10 % dari jumlah hari belajar efektif ( HBE ) dalam 1 (satu) tahun

F.2. Kriteria Kelulusan Kriteria Kelulusan mengacu pada PP nomor 19 tahun 2005 pasal 72 ayat 1, peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan dan menengah dengan kriteria sbb. : a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan ahlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaan estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan c. Lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran pengetahuan dan teknologi d. Lulus Ujian Nasional Ketentuan mengenai penilaian akhir dan ujian sekolah diatur lebih lanjut dengan peraturan Menteri berdasarkan usulan dari BNSP. F.3. Strategi penanganan Peserta Didik yang tidak naik kelas maupun tidak lulus Bagi peserta didik yang tidak naik kelas disarankan untuk mengulang, dan diberikan program khusus terhadap mapel yang tidak tuntas, sehingga pesrta didik dapat mengejar ketertinggalannya.

Bagi peserta didik yang tidak lulus, diberikan strategi penanganan sbb. : a. Mengulang di kelas IX, dengan pembebasan biaya sekolah b. Atas kesepakatan peserta didik dan orangtua , didaftarkan mengikuti ujian persamaan kejar paket B

G. PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP ( LIFE SKILLS )

Pendidikan kecakapan hidup di SMP Negeri 1 Karangtengah dilaksanakan dengan mengintegrasikannya ke dalam berbagai mata pelajaran, yang mencakup ; kecakapan personal, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional.

Tujuan diberikannya pendidikan kecakapan hidup antara lain : 1. Mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan beragai persoalan hidup 2. Memberikan wawasan yang luas mengenai pengembangan karir peserta didik 3. Memberikan bekal dengan latihan dasar tentang nilai-nilai yang berkaitan dengan kehiupan sehari-hari H. PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN GLOBAL

Secara khusus di SMP Negeri 1 Karangtengah belum mencantumkan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global yang masuk ke dalam muatan lokal, namun pelaksanaan dari jenis pendidikan tersebut diimplementasikan dan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran terkait. Ke depan SMP Negeri 1 Karangtengah akan mencoba untuk memilih dan menentukan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global yang berdiri sendiri sebagai mata pelajaran muatan lokal.

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kalender Pendidikan di SMP Negeri 1 Karangtengah disusun berdasarkan Kaldik dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah, yang kemudian dijabarkan ke dalam Kalender Akademik. A. Kalender Akademik SMP Negeri 1 Karangtengah Tahun 2009 / 2010
BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Juli '2009 13 Hari 5 12 19 6 13 20 7 14 21 8 15 22 9 16 23 10 17 24 11 18 25 Agustus '2009 22 Hari 2 9 16 3 10 17 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 8 15 22 KETERANGAN : 26 27 28 29 30 31 1. Tgl. 1 s.d. 11 Juli 2009 libur akhir tahun 2008/2009 2. Tgl. 13 s.d 15 Juli 2009 hari awal masuk sekolah / MOS bagi siswa baru kelas VII 3. Tgl. 20 Juli 2009 Peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW.

1 2 3 4

23 24 25 26 27 28 29

30 31

1. Tgl. 17 Agustus 2009 Upacara peringatan HUT RI ke 64 2. Tgl. 18 Agustus 2009 Karnaval HUT RI ke 64 Kab. Demak 3. Tgl. 19 dan 20 Agustus 2009 Kegitan lomba dalam rangka peringatan HUT RI ke 64 dan hari jadi Sekolah 4. Tgl. 20 Agustus 2009 Rencana rapat pleno Komite sekolah 5. Tgl. 21/22 Agustus 2009 perkiraan libur awal puasa Romadhon 1430 H.

1 2 3 4 5

September '2009 13 Hari 6 13 20 27 7 14 21 28 8 15 22 29 9 16 23 30 10 17 24 11 18 25 12 19 26

1. Tgl. 31 gustus s.d 5 September 2009 U.H. 1 2. Tgl. 7 s.d 11 September 2009 pengumpulan Zakat Fitrah 3. Tgl. 8 September 2009 Upacara Peringatan 4. Tgl. 9 S.d 11 September 2009 rencana pesantren kilat ( menunggu jadwal dari Disdikpora ) 5. Tgl. 12 September 2009 rencana pembagian santunan dan zakat fitrah 6. Tgl. 14 s.d 19 September 2009 libur akhir puasa Tgl. 21 dan 22 September 2009 libur hari raya Idul Fitri Tgl. 23 s.d 26 September 2009 libur setelah Idul Fitri

BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu

1 2 3

Oktober '2009 19 Hari 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 8 15 22 9 16 23 10 17 24

25 26 27 28 29 30 31

1. Tgl. 1 Oktober Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2. Tgl. 3 Oktober 2009 Halal Bi Halal 3. Tgl. 19 s.d 24 Oktober 2009 Mid Smester Gasal 4. Tgl. 28 Oktober 2009 Upacara Hari Sumpah Pemuda 5. Tgl. 28 Oktober 2009 rencana Tes Psikologi Kl. VII / IX

1 2 3 4 5 6 7

November '2009 22 Hari 8 15 22 29 9 16 23 30 10 17 24 11 18 25 12 19 26 13 20 27 14 21 28 Desember '2009 15 Hari 6 13 20 27 7 14 21 28 8 15 22 29 9 16 23 30 10 17 24 31 11 18 25 12 19 26 Januari '2010 24 Hari 3 10 17 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 8 15 22 9 16 23

1. Tgl. 10 November 2009 Upacara Hari Pahlawan 2. Tgl. 20 s.d 26 November 2009 U.H. 2 3. Tgl. 27 November 2009 Hari Raya Idul Adha 1430 H 4. Tgl. 28 November 2009 Rencana penyembelihan hewan dan pembagian daging Qurban

1 2 3 4 5

1. Tgl. 7 s.d 12 Desember 2009 Ulangan Akhir Semester tahun 2009 / 2010 2. Tgl. 18 Desember 2009 libur 1 Muharam 1431 H 3. Tgl. 19 Desember 2009 Pembagian Raport Semester Gasal 4. Tgl. 22 Desember 2009 s.d 2 Januari 2010 libur antar semester

KETERANGAN : 24 25 26 27 28 29 30 31 1. Tgl. 1, 2 Januari 2010 libur antar semester

1 2

1 2 3

Februari '2010 22 Hari 7 14 21 28 8 15 22 9 16 23 10 17 24

1. Tgl. 8 s.d 13 Februari 2010 rencana Try Out UN I Kl. IX dan U.H 1 2. Tgl. 15 Februari 2010 Perkiraan libur umum 3. Tgl. 27 Februari 2010 Perkiraan libur umum

Kamis Jum'at Sabtu

4 5 6

11 12 13

18 19 20

25 26 27

BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu BULAN HARI Minggu

1 2 3 4 5 6

Maret '2010 27 Hari 7 14 21 8 15 22 9 16 23 10 17 24 11 18 25 12 19 26 13 20 27 April '2010 15 Hari 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 8 15 22 9 16 23 10 17 24 Mei '2010 18 Hari 2 9 16 3 10 17 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 8 15 22 Juni '2010 10 Hari 6 13 20 7 14 21 8 15 22 9 16 23 10 17 24 11 18 25 12 19 26 Juli '2010 15 Hari 4 11 18

28 29 30 31

1. Tgl. 8 s.d 13 Maret 2010 rencana Try Out UN II Kl. IX dan U.H 2 2. Tgl. 28 Maret 2009 Hari jadi Kabupaten Demak

1. Tgl. 2 April 2010 Perkiraan libur umum 25 26 27 28 29 30 2. Tgl. 5 s.d 10 April 2010 rencana Try Out UN 3 Kl. IX dan Mid Semester Genap 3. Tgl. 26 s.d 29 April 2010 rencana Ujian Nasional

1 2 3

23 24 25 26 27 28 29

30 31

1. Tgl. 1 s.d 8 Mei 2010 Rencana Ujin Praktik 2. Tgl. 13 Mei 2010 perkiraan libur umum 3. Tgl. 10 s.d 15 Mei 2010 Rencana Ujian Sekolah 4. Tgl. 20 Mei 2010 Upacara Hari Kebangkitan Nasional 5. Tgl. 28 Mei 2010 perkiraan libur umum

1 2 3 4 5

27 28 29 30

1. Tgl. 7 s.d 12 Juni 2010 Ulangan Kenaikan Kelas 2. Tgl. 19 Juni 2010 Penyerahan Laporan Hasil Belajar 3. Tgl. 21 Juni s.d 10 Juli 2010 libur akhir tahun pelajaran 2009 / 2010

1. Tgl. 12 Juli 2010 awal tahun pelajaran 2010 / 2011

25

Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu

1 2 3

5 6 7 8 9 10

12 13 14 15 16 17

19 20 21 22 23 24

26 27 28 29 30 31

B. Rincian Minggu Efektif

SEMESTER GASAL Jumlah No. Bulan Minggu Minggu dan Hari Efektif Minggu Hari Efektif Efektif 3 3
13 22

Minggu tidak Efektif Kegiatan Libur semester genap tahun 2008 / 2009 Kegiatan 17 an dan libur awal pusa Libur akhir puasa dan Idul Fitri 1430 H Kegiatan tengah semester gasal Jumlah 2 1

1 2

Juli 2009 Agustus 2009

5 4

3 4 5 6

September '2009 Oktober 2009 November '2009 Desember '2009


Jumlah SEMESTER GENAP

5 4 4 5
27

2 1 0

3 3 4 3
19

13 19 22 15 105

Libur antar semester

2
8

Jumlah No. 1 2 3 Bulan Januari 2010 Februari 2010 Maret '2010 Minggu 4 4 5

Minggu tidak Efektif Kegiatan

Minggu dan Hari Efektif Minggu Hari Jumlah Efektif Efektif 0 4 22 0 0 4 5


22 27

4 5 6

April '2010 Mei '2010 Juni '2010

4 4 5

Kegiatan tengah Smt. Ujian Nasional Ujian Sekolah


UKK

1 1 1 1 2
6

2 3 2

15 18 10

Libur semester genap tahun 2009 / 2010


Jumlah 26

20

114

Minggu Efektif semester gasal tahun 2009 / 2010 ada 19 minggu dengan 105 hari belajar Minggu Efektif semester genap tahun 2009 / 2010 ada 20 minggu dengan 114 hari belajar Sehingga jumlah minggu efektif tahun pelajaran 2009 / 2010 sebanyak 39 minggu.

Lampiran lampiran : 1. Program Tahunan 2. Program Semester 3. Silabus 4. Rencana Program Pengajaran ( RPP ) 5. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mulok 6. Program OSIS 7. Daftar Peserta Ekstrakurikuler 8. Materi Kegiatan Ekstrakurikuler

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. STRUKTUR KURIKULUM Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar mata pelajaran.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 , pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas :

a. Kelompok mata pelajaran agama dan ahlak mulia b. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi d. Kelompok mata pelajaran estetika e. Kelompok mata pelajaran jasmani olah raga dan kesehatan

Adapun cakupan dari kelompok mata pelajaran tersebut adalah sbb. :

No.

Kelompok Mata Pelajaran

Cakupan

1.

Agama dan Akhlak Mulia

Kelompok

mata

pelajran

agama

dan

akhlak

mulia

dimaksudkan

untuk membentuk peserta didik menjadi

manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti atau moral sebagai perwujudan dari

pendidikan agama.

2.

Kewarganegaraan Kepribadaian

dan Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan , jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hakhak azasi manusia, kemajemukan bvangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaran gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum , ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi dan nepotisme.

3.

Ilmu Pengetahuan dan Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi di Teknologi SMP dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berfikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

4.

Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni.,

yang mencakup apresiasi dan ekspresi dalam kehidupan individu (hingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup) maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.

5.

Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan pada SMP dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individu ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku free sex, kecanduan narkoba, HIV / AIDS, demam berdarah, muntaber dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

Kelompok mata pelajaran selengkapnya sebagai berikut : f. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak mulia meliputi Pendidikan Agama g. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan h. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi meliputi ; Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Keterampilan / T I K i. Kelompok mata pelajaran Estetika meliputi ; Seni Budaya dan Bahaasa Jawa j. Kelompok mata pelajaran Jasmani Olah Raga dan Kesehatan, meliputi ; Pendidikn jasmani Olah Raga dan Kesehatan. Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Karangtengah Kabupaten Demak sbb. : Kewarganegaraan dan Kepribadian meliputi Pendidikan

Komponen

Kelas dan Alokasi waktu

VII A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahsa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olah raga dan Kesehatan 10. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal 1. Bahasa Jawa ( wajib ) 2. Elektronika ( pilihan ) C. Pengembangan Diri Jumlah Keterangan : *. Penambahan jumlah jam pelajaran ditujukan pada : 1. Mata pelajaran dengan cakupan materi yang luas, yaitu PKN = 1 2. Bimbingan Dan Konseling 3. Muatan Lokal Pilihan, yaitu Elektronika =1 =2 2 2* 2* 36 2 2+1* 4 4 4 4 4 2 2 2

VIII

IX

2 2+1* 4 4 4 4 4 2 2 2

2 2+1* 4 4 4 4 4 2 2 2

2 2* 2* 36

2 2* 2* 36

No. 1.

Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

Alokasi Waktu Sebelum ditanbah 2 Setelah ditambah 3

B. MUATAN LOKAL Muatan lokal di SMP Negeri 1 Karangtengah terdiri dari muatan lokal wajib , yaitu Bahasa Jawa dan muatan lokal pilihan, yaitu Eelektronika.

No. 1. 2.

Mulok Bahasa Jawa Elektronika

Alokasi waktu 2 2 *

VII V V

VIII V V

IX V V

*. Muatan lokal pilihan adalah Elektronika, agar peserta didik tidak Gatel ( gagap teknologi ), Juga dalam upaya membekali peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya maupun peserta didik yang ingin memasuki dunia kerja.