Anda di halaman 1dari 3

TUGAS MATA KUL DOSEN KELAS

: KAJIAN LITERATUR : FILSAFAT ILMU : Dr.SYARIFUDDIN, SE.,Ak.,M.Soc.Sc :A

KAJIAN LITERATUR PARADIGMA ILMU PENGETAHUAN


APRIYANDI P3400213003

PROGRAM PASCASARJANA PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2013

Apa yang dimaksud dengan paradigma Istilah paradigma pertama kali dikemukakan oleh oleh Thomas Kuhn melalui bukunya yang berjudul the structure of science revolution. Kuhn menjelaskan paradigma dalam dua pengertian yaitu: 1. Paradigma berarti keseluruhan konstelasi kepercayaan, nilai, dan teknik yang dimiliki bersama oleh anggota msyarakat ilmiah tertentu. 2. Paradigma menunjukkan sejenis unsur pemecahan teka-teki yang konkrit yang jika digunakan sebagai model, pola atau contoh dapat menggantikan kaidahkaidah yang secara eksplisit menjadi dasar bagi pemecahan permasalahan dan teka-teki normal sains yang belum tuntas. Dalam bahasa sederhana paradigma adalah cara pandang, pola pikir, cara berpikir. Sedangakan dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) paradigma diartikan sebagai kerangka berpikir. Menurut kamus bahasa inggris paradigma berarti keadaan lingkungan. Menurut bahasa yunani paradigma terdiri dari dua kata yaitu para yang berarti di samping, di sebelah dan dikenal sedangkan deigma berarti suatu model, teladan, arketif, dan ideal. Pengertian paradigma menurut kamus filsafat dibagi menjadi empat bagian yaitu: 1. Cara memandang sesuatu 2. Model, pola, ideal dalam ilmu pengetahuan. Dimana dari model-model ini fenomena dipandang dan dijelaskan. 3. Totalitas premis-premis teoritis dan metodologis yang menentukan dan atau mengidentifiaksi suatu studi ilmiah konkrit dan ini melekat di dalam praktek ilmiah pada tahap tertentu. 4. Dasar untuk menyeleksi problem-problem dan pola untuk memecahkan problem-prolem riset. Paradigma menurut kamus psycologi diartikan sebagai: Satu model atau pola untuk mendemonstrasikan semua fungsi yang memungkinkan kadar dari apa yang disajikan. Rencana riset berdasarkan konsep-konsep khusus Satu bentuk eksperimental.

1. 2. 3.

Ada beberapa pengertian paradigma dari berbagai ahli di antaranya yaitu: Patton (1975) mengatakan bahwa paradigm is a world view, a general perspective, a way of breaking down of the complexity of the real world. Artinya, paradigma adalah suatu pandangan dunia, suatu cara pandang umum, atau suatu cara untuk menguraikan kompleksitas dunia nyata. Menurut Robert friedrichs (1970)

paradigma adalah suatu pandangan yang mendasar dari suatu disiplin ilmu tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari. Sedangkan menurut George Ritzer (1980) paradigma adalah pandangan yang mendasar dari para ilmuwan tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari oleh salah satu cabang atau disiplin ilmu pengetahuan. Dari beberapa pengertian paradigma oleh beberapa ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa paradigma itu merupakan cara pandang terhadap suatu permasalahan. Paradigma dapat membantu merumuskan apa yang harus dipelajari, maslah-masalah yang harus dijawab, serta bagaimana menginterpretasikan informasi yang diperoleh untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang muncul. Paradigma akan mempengaruhi cara pandang dalam melihat suatu realitas dan bagaimana menyikapi realitas itu. Paradigma secara lebih tegas akan mempengaruhi seseorang dalam berpikir (kognetif), bersikap (afektif), dan bertingkah laku. Paradigma membantu seseorang dalam merumuskan tentang apa yang harus dipelajari, persoalan apa yang harus dijawab dan aturan apa yang harus diikuti dalam menginterpretasikan jawaban yang diperoleh. Dalam melakukan sebuah penelitian atau riset biasanya peneliti berpegang pada sebuah paradigma dasar yang kemudian menjadi acuan dan dasar untuk memulai penelitiannya, mengembangkan dan menyimpulkan hasil penelitiannya. Paradigma sangat membantu peneliti dalam menentukan arah penelitian, menjadikan penelitian fokus pada suatu masalah berdasarkan paradigma yang menjadi pegangan dasar seblum melakukan penelitian.