Anda di halaman 1dari 13

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Disusun oleh :
Christi Natalia Hafid M. Hafid Hermawan M. Irfan Farhani Nurfajrina Nurlaela Fitriyanti

Definisi
(Carpenito, 2000) Suatu pernyataan yang menjelaskan respon manusia (status kesehatan atau resiko perubahan pola) dari individu atau kelompok dimana perawat secara akuntabilitas dapat mengidentifikasi dan memberikan intervensi secara pasti untuk menjaga status kesehatan, menurunkan, membatasi, mencegah, dan merubah.

Lanjutan
(Gordon, 1976) Masalah kesehatan aktual dan potensial dimana berdasarkan pendidikan dan pengalamannya, dia mampu dan mempunyai kewenangan untuk memberikan tindakan keperawatan.

Tujuan Diagnosa Keperawatan


Untuk mengidentifikasi: 1. Masalah dimana adanya respon klien terhadap status kesehatan atau penyakit. 2. Faktor-faktor yang menunjang atau menyebabkan suatu masalah (etiologi) 3. Kemampuan klien untuk mencegah atau menyelesaikan masalah

Semua diagnosa keperawatan harus didukung oleh data, (tanda dan gejala) Tanda adalah sesuatu yang dapat diobservasi Gejala adalah sesuatu yang dirasakan oleh klien

Perbedaan antara Diagnosa Medis dengan Diagnosa Keperawatan


Diagnosa Medis Fokus : Faktor-faktor pengobatan penyakit Orientasi : Keadaan patologis Cenderung tetap, mulai sakit sampai sembuh Mengarah pada tindakan medis yang sebagian dilimpahkan kepada perawat Diagnosa medis melengkapi diagnosa keperawatan

Diagnosa Keperawatan Fokus : reaksi/respon klien terhadap tindakan keperawatan dan tindakan medis/lainnya Orientasi : kebutuhan dasar individu Berubah sesuai perubahan respon klien Mengarah pada fungsi mandiri perawat dalam melaksanakan tindakan dan evaluasinya Diagnosa keperawatan melengkapi diagnosa medis

Langkah-langkah Menetukan Diagnosa Keperawatan


1. 2. 3. 4. Klasifikasi dan analisa data Interpretasi data Validasi data Perumusan diagnosa keperawatan

1. Klasifikasi dan analisa data


Melakukan Pengelompokan data, yakni mengelompokkan data-data klien dimana klien mengalami permasalahan kesehatan atau keperawatan berdasarkan kriteria permasalahan. Data diperoleh dari keadaan klien yang tidak sesuai dengan standar kriteria yang ada

2. Interpretasi data Menentukan masalah klien Jika klien tidak memenuhi standart klien, maka klien tersebut mengalami keterbatasan dalam aspek kesehatannya dan memerlukan pertolongan.

3. Validasi data
Dilaksanakan dengan mengajukan pertanyaan dan pernyataan yang reflektif kepada klien/keluarga tentang kejelasan interpretasi data (masalah klien).

4. Merumuskan Diagnosa Keperawatan

Aktual Resiko Sindrom Kemungkinan Welness

Thanks for your attention