Anda di halaman 1dari 8

Patients

Question Intervention Comparator Outcomes Randomized Appraisal Ascertainment Measures

Outcomes

R Difference RRR NNT Clinical Bottom-line: Further

Author: Description

Karakteristik Responden: - Kisaran usia 20 -37 tahun - Jenis persalinan pervaginam / spontan dan SC Asal Daerah: - Pedesaan dan perkotaan - Semua tinggal dengan suami atau ayah dari anak tersebut

Kriteria Inklusi: - Mampu berbahasa swedia - Melahirkan bayi aterm (37 minggu kehamilan) - Hamil tunggal - Ibu mengalami kesulitan menyusui dan harus mendapatkan perpanjangan perawatan khusus menyusui

Pada penelitian ini tidak ada intervensi yang di berikan oleh peneliti kepada responden. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif reflektif, yaitu menggambarkan pengalaman ibu dalam memulai proses menyusui dengan kesulitan yang berat Pada penelitian ini tidak ada pembanding. Peneliti hanya melakukan wawancara kepada delapan responden yang memenuhi kriteria inklusi.

1. Responden menyampaikan memperoleh kekuatan melalui berbagi dengan yang lain (praktisi, teman-teman, rekan atau para wa 2. Berbagi berarti bertemu sebagai seorang ibu yang unik. Ibu di tempatkan sebagai sebuah subjek, tidak hanya sebagai produsen s 3. Petugas menilai ibu sebagai individu yang mempunyai kemampuan untukmemahami dan membantunya dengan cara individual 4. Hal ini menghilangkan tekanan dan menciptakan situasi yang damai yang menguatkan kepercayaan para wanita. Dengan berbag Hasil kami menunjukkan bahwa menyusui tidak hanya kegiatan yang harus menjadi fokus perawatan . Mengaktifkan ibu untuk datang dekat dengan bayi dan merasa terhubung terlepas dari apakah mereka sedang menyusui atau tida Ekstro m dan Nissen (2006 ) menggambarkan sebuah program yang berorientasi pada pelatihan proses menyusui bagi bidan dan yang meliputi kesinambungan perawatan , sebagai penguatan hubungan ibu dengan bayi dan perasaan untuk bayi .

Dengan demikian tampaknya diperlukan bagi pengasuh profesional untuk mencerminkan lebih pada cara mereka memberikan per

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif sehingga tidak menggunakan teknik randomisasi, dikarenakan jumlah sampel yang te

CER EER RD/CER 1/RD

Ref: Numbers

Delapan orang wanita; 1 primipara, 7 multipara

oleh peneliti kepada responden.

ai proses menyusui dengan kesulitan yang berat

responden yang memenuhi kriteria inklusi.

melalui berbagi dengan yang lain (praktisi, teman-teman, rekan atau para wanita yang mengalami situasi yang sama. nik. Ibu di tempatkan sebagai sebuah subjek, tidak hanya sebagai produsen susu (ASI) saja, tidak ada perasaan menghakimi. yai kemampuan untukmemahami dan membantunya dengan cara individual yang unik. uasi yang damai yang menguatkan kepercayaan para wanita. Dengan berbagi mereka merasa beban kesulitan terhapus. kegiatan yang harus menjadi fokus perawatan . n merasa terhubung terlepas dari apakah mereka sedang menyusui atau tidak adalah juga penting . h program yang berorientasi pada pelatihan proses menyusui bagi bidan dan perawat , nguatan hubungan ibu dengan bayi dan perasaan untuk bayi . tidak menggunakan teknik randomisasi, dikarenakan jumlah sampel yang terbatas dan menggunakan total populasi.

h profesional untuk mencerminkan lebih pada cara mereka memberikan perawatan bagi ibu dengan kesulitan menyusui.

Numbers

tipara

n atau para wanita yang mengalami situasi yang sama. gai produsen susu (ASI) saja, tidak ada perasaan menghakimi. ara individual yang unik. Dengan berbagi mereka merasa beban kesulitan terhapus.

yusui atau tidak adalah juga penting . bagi bidan dan perawat ,

emberikan perawatan bagi ibu dengan kesulitan menyusui.

ampel yang terbatas dan menggunakan total populasi.

Anda mungkin juga menyukai