Anda di halaman 1dari 6

[TUGAS HASIL SIDANG PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1] December 20, 2013

TUGAS CO ASISTEN HASIL SIDANG PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1

Nuhman (3333120629) Teknik Industri

Laboratorium Fisika Dasar, Fakultas Teknik UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

Nuhman | 3333120529

[TUGAS HASIL SIDANG PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1] December 20, 2013 Pertanyaan 1. Kenapa nilai percepatan gravitasi bumi g=9,78 2. 3. 4. 5. 6. 7. ? Kenapa nilai dari hasil percobaan harus dibandingkan dengan nilai literatur ? Kenapa tujuan pada modul bandul fisis itu menentukan nilai percepatan gravitasi bumi ? Jelaskan konversi satuan tekanan Pascal, Bar, Psi ? Jelaskan letak posisi a dan b dalam tabel regresi? Cek rumus PJK pada modul? Cari dasar rumus koreksi temperetur?

Jawaban 1. Nilai g = 9,78 dapat diperoleh dengan menggunakan teori gravitasi Newton

Dimana Massa bumi (M) Jari-jari bumi (r) Konstanta gravitasi = = = Kg m Nm /Kg2
2

Maka nilai percepatan gravitasi dapat diperoleh

m/s2

2. Nilai yang diperoleh harus dibandingkan dengan nilai literatur, adalah untuk membuktikan berapa persen kesalahan yang kita lakukan pada percobaan yang telah dilakukan, dan menguji apakah data hasil percobaan kita sudah sesuai dengan teori yang ada apa tidak. 3. Tujuan pada modul praktikum bandul fisis adalah menentukan nilai percepatan gravitasi bumi dengan menggunakan metode bandul fisis disini kita menggunakan kata menentukan karena nilai percepatan gravitasi di bumi itu berbeda-beda, kita belum tahu berapa nilai percepatan gravitasi bumi di cilegon dan yang kita tahu hanyalah rata-rata percepatan gravitasi di daerah khatulistiwa yaitu sebesar 9,78 m/s2 .

Nuhman | 3333120529

[TUGAS HASIL SIDANG PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1] December 20, 2013 4. Konversi satuan tekanan Satuan tekanan atau yang dikenal sebagai Pressure (P) Tekanan adalah gaya per satuan luas diterapkan dalam arah tegak lurus terhadap permukaan suatu benda. Sesuai dengan SI - Standar Unit Internasional ada beberapa Satuan tekanan yang paling sering digunakan baik di Indonesia atau pun di dunia seperti Pascarl,Bar dan Psi 1 N/m 1 Atm 1 Bar 1 Psi 1 Psi = 1 Pascal = 101325 pascal = 14,50326 Psi = 0,06895 Bar = 6894,8 Pascal

5. Regresi linier adalah metode statistika yang digunakan untuk membentuk model hubungan antara variabel terikat (dependen; respon; Y) dengan satu atau lebih variabel bebas (independen, prediktor, X). Di dalam suatu model regresi kita akan menemukan koefisien-koefisien. Koefisien pada model regresi sebenarnya adalah nilai duga parameter di dalam model regresi untuk kondisi yang sebenarnya (true condition), sama halnya dengan statistik mean (rata-rata) pada konsep statistika dasar. Hanya saja, koefisien-koefisien untuk model regresi merupakan suatu nilai rata-rata yang berpeluang terjadi pada variabel Y (variabel terikat) bila suatu nilai X (variabel bebas) diberikan. Koefisien regresi dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu: 1. Intersep (Intercept) Intersep, definisi secara metematis adalah suatu titik perpotongan antara suatu garis dengan sumbu Y pada diagram/sumbu kartesius saat nilai X = 0. Sedangkan definisi secara statistika adalah nilai rata-rata pada variabel Y apabila nilai pada variabel X bernilai 0. Dengan kata lain, apabila X tidak memberikan kontribusi, maka secara rata-rata, variabel Y akan bernilai sebesar intersep. Perlu diingat, intersep hanyalah suatu konstanta yang memungkinkan munculnya koefisien lain di dalam model regresi. Intersep tidak selalu dapat atau perlu untuk diinterpretasikan. Apabila data pengamatan pada variabel X tidak mencakup nilai 0 atau mendekati 0, maka intersep tidak memiliki makna yang berarti, sehingga tidak perlu diinterpretasikan. 2. Slope Secara matematis, slope merupakan ukuran kemiringan dari suatu garis. Slope adalah koefisien regresi untuk variabel X (variabel bebas). Dalam konsep statistika, slope merupakan suatu nilai yang menunjukkan seberapa besar kontribusi (sumbangan) yang diberikan suatu variabel X terhadap variabel Y. Nilai slope dapat pula diartikan sebagai rata-rata pertambahan (atau pengurangan) yang terjadi pada variabel Y untuk setiap peningkatan satu satuan variabel X. Bentuk umum dari persamaan linier, dapat dituliskan sebagai berikut: y=ax+b
Nuhman | 3333120529 3

[TUGAS HASIL SIDANG PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1] December 20, 2013 dengan : a = kelandaian (slope) kurva garis lurus b = perpotongan (intercept) kurva dengan ordinat atau sumbu tegak Regresi yang dimaksudkan disini adalah: pencarian harga-harga tetapan a dan b berdasarkan deretan data yang ada (jumlah atau pasangan data x-y sebanyak N buah). Sebagai contoh, di bawah ini diberikan 1 set data (x-y) sebanyak 7 buah:

Hasil pengaluran kurva (plotting) titik-titik tersebut di atas dapat dilihat pada Gambar.1 di bawah ini :

6. Membuktikan rumus pjk di modul Asas Black

Nuhman | 3333120529

[TUGAS HASIL SIDANG PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1] December 20, 2013 Menurut asas Black apabila ada dua benda yang suhunya berbeda kemudian disatukan atau dicampur maka akan terjadi aliran kalor dari benda yang bersuhu tinggi menuju benda yang bersuhu rendah. Aliran ini akan berhenti sampai terjadi keseimbangan termal (suhu kedua benda sama). Secara matematis dapat dirumuskan : Q lepas = Q terima Yang melepas kalor adalah benda yang suhunya tinggi dan yang menerima kalor adalah benda yang bersuhu rendah. Bila persamaan tersebut dijabarkan maka akan diperoleh :

Karena pada percobaan kali ini yang melepas kalor hanya keping-keping tembaga, maka yang massanya adalah massa tembaga dan kalor jenisnya juga kalor jenis tembaga. Sedangkan sistem yang menerima kalor adalah kalorimeter, pengaduk besi, air dan thermometer, sehingga masaa dan kalor jenisnya adalah resultan dari sistem tersebut.

Rumus 1 terbukti

Rumus 2 terbukti

Nuhman | 3333120529

[TUGAS HASIL SIDANG PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1] December 20, 2013

7. Konstanta pertukaran kalor

dT/dt = fungsi temperatur (suhu) terhadap waktu, k = konstanta, T adalah suhu pada saat t sekon, dan T0 adalah suhu pada saat t= 0 sekon. Nilai dari k sendiri tidak diketahui, namun nilainya bisa didapat dengan menurunkan persamaan diatas.(nilai dari k dapat berharga k dan +k, hal ini dapat ditentukan dengan cara: apabila suhunya mengalami penaikan nilai yang sipakai adalah +k, sebaliknya bila suhu mengalami penurunan maka nilainya adalah -k) Bila suhu kalorimeter tidak berbeda jauh dengan suhu udara sekelilingnya,maka pengaruh suhu sekeliling itu menurut newton adalah

dt : Koreksi Kenaikan Suhu karena Pengaruh Udara sekeliling K: konstanta pengukur kalor Tr: suhu ruangan T: lama percobaan (sekon) Adapun secara sederhana konstanta pertukaran kalor bisadidapat dengan :

Nuhman | 3333120529