Anda di halaman 1dari 11

Makalah Pemuliaan Tanaman

Pemuliaan Tanaman Menyerbuk Sendiri

Disusun oleh: Ahmad Aliudin Hilmi Ari Romadloni Ayu Soekardi Hito Nixon Gozali Irene 125040201113002 125040218113015 125040218113019 125040218113027 125040218113004

Universitas Brawijaya Fakultas Pertanian Program Studi Agroekoteknologi KEDIRI 2013

Kata Pengantar

Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT.atas segala rahmat-Nya, sehingga tim penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah pemuliaan tanaman yang berjudul pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri. Makalah ini disusun sebagai salah satu syarat penilaian tugas dalam matakuliah pemuliaan tanaman. Dengan adanya makalah ini, diharapkan mahasiswa akan mengerti lebih dalam tentang tanaman menyerbuk sendiri dan semua aspeknya. Penyusun mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah PEMULIAAN TANAMAN yang telah membimbing dan teman-teman sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik. Kami menyadari makalah ini masih memerlukan perbaikan, untuk itu tim penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk meningkatkan kualitas makalah ini dan kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Kediri, 28 Maret 2013

Penulis

ii

DAFTAR ISI

Kata Pengantar .................................................................................................................... ii Bab I .................................................................................................................................... 1 Pendahuluan ........................................................................................................................ 1 1.1 1.2 1.3 Latar Belakang .................................................................................................... 1 Rumusan Masalah ............................................................................................... 1 Tujuan ................................................................................................................. 1

Bab II .................................................................................................................................. 2 Pembahasan......................................................................................................................... 2 Bab III ................................................................................................................................. 7 Penutup ............................................................................................................................... 7 3.1 Kesimpulan ............................................................................................................... 7 3.2 Saran ......................................................................................................................... 7 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................... 8

iii

Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Pemuliaan tanaman adalah upaya manusia untuk mendapatkan tanaman yang memiliki sifat-sifat yang diinginkan oleh orang tersebut. Dengan perkembangan teknologi masa kini manusia makin mudah membuat tanaman memiliki sifat yang diinginkan dengan cara rekayasa genetika, poliploidi, hibridisasi, dll. Selain itu, permintaan manusia pada tanaman yang memiliki produksi tinggi, tahan penyakit, mudah dilakukan panen(memiliki sifat unggul) membuat pemuliaan tanaman menjadi semakin sering dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar.

1.2 Rumusan Masalah


Apa yang dimaksud tanaman menyerbuk sendiri? Apa saja ciri-ciri tanaman menyerbuk sendiri? Apa saja contoh tanaman yang dapat menyerbuk sendiri?

1.3 Tujuan
Untuk mengetahui pengertian tanaman menyerbuk sendiri Untuk mengetahui ciri-ciri tanaman menyerbuk sendiri Untuk mengetahui contoh tanaman yang dapat menyerbuk sendiri

Bab II Pembahasan
Definisi dari pemuliaan tanaman, menurut Ir. Triwidodo:

Ilmu yang mengajarkan pada kita cara mendapatkan jenis unggul baru yang ekonomis berharga.

Jenis unggul sendiri yaitu Jenis baru yang ekonomis berharga adalah jenis yang laku dijual di pasaran. Sedangkan definisi Pemuliaan Tanaman menurut Mutakhir yaitu Ilmu yang mengajarkan cara orang dapat merubah susunan genetika tanaman hingga menjadi tanaman yang lebih bermanfaat bagi kemanusiaan. Pemuliaan tanaman didifinisikan sebagai perpaduan seni dan ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana memperbaiki genotipe tanaman dalam populasi sehingga lebih bermanfaat bagi manusia. Pada awal perkembangan pemuliaan tanaman hanya didasarkan pada seni saja. Pemuliaan tanaman telah lahir sejak dikenalnya bahan pertanian, yaitu sejak manusia hidup dengan cara mengumpulkan bahan makanan dari alam, berpidah-pindah menjadi menetap sambil bertanam dan beternak. Walaupun didasarkan atas seni, namun hasil 7 pemuliaan tanaman di jaman dahulu cukup menakjubkan. Sejak lahirnya teori Seleksi Alam dan Evolusi yang dikemukakan oleh Darwin (1858), dan diketemukannya prinsip- prinsip penurunan sifat pada organisme oleh Gregor Mendel (1866), para ahli banyak melakukan penelitian untuk mendapatkan varietas baru, berdasarkan atas seleksi keturunan. Dengaan dukungan ilmu-ilmu lain seperti: Botani, Fisiologi, Morfologi, Taksonomi, Sistimatik, Hama dam Penyakit, Statistik, Biokimia dan lain-lain, pemuliaan tanaman senbagai ilmu berkembang dengan pesat. Akhirnya pemuliaan tanaman didifinisikan sebagai suatu metode yang secara sistematik merakit keragaman genetic menjadi suatu bentuk yang lebih bermanfaat bagi manusia. Seleksi yang artinya memilih dilakukan pada setiap tahap program pemuliaan , seperti: memilih plasma nutfah yang akan dijadikan tetua, memilih metode pemuliaan yang tepat, memilih genotipe yang akan diuji, memilih metode pengujian yang tepat, dan memilih galur yang akan dilepas sebagai varietas.
(Sudarka, Sarwadana, and Wijana 2009)

Tanaman menyerbuk sendiri adalah tanaman yang perkembang biakannya menggunakan serbuk sari(alat kelamin jantan) dan putik(alat kelamin betina) yang sama-sama berada dalam satu bunga. Selain tanaman menyerbuk sendiri, ada juga tanaman yang menyerbuk silang, yang mana serbuk sari dan putik berada pada bunga yang berbeda. Ciri-ciri dari tanaman menyerbuk sendiri adalah sebagai berikut : Serbuk sari dan putik berada pada satu bunga Serbuk sari dan putik matang secara bersamaan Pembuahan terjadi saat bunga belum mekar Letak serbuk sari dan putik berdekatan

Salah satu tanaman menyerbuk sendiri adalah tanaman tomat. Tanaman tomat merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan, lebih tepatnya dari Meksiko hingga Peru. Tomat atau yang nama lainnya Solanum lycopersicum termasuk ke dalam kingdom plantae, Ordo solanales, Famili Solanaceae dan Genus Solanum. Tanaman tomat itu sendiri memiliki siklus hidup yang singkat dan dapat tumbuh 1 hingga 3 meter. Tanaman tomat itu sendiri termasuk ke dalam jenis tanaman tropis yang artinya adalah tanaman yang biasa tumbuh di keadaan udara yang lembab dan panas. Selain itu tanaman yang memiliki cirri khas berwarna merah ini termasuk ke dalam jenis tanaman sayur-sayuran. Morfologi Tanaman Tomat

Tanaman tomat termasuk tanaman semusim (berumur pendek). Artinya, tanaman hanya satu kali produksi dan setelah itu mati. Tanaman tomat berbentuk perdu yang panjangnya mencapai 3 meter. Oleh karena itu tanaman tomat perlu diberi penopang atau ajir dari batang bambu atau kayu agar tidak roboh. Berikut ini morfologi tanaman tomat : Morfologi akar

Tanaman tomat memiliki akar tunggang yang tumbuh menembus kedalam tanah dan akar serabuat yang tumbuh ke arah samping tetapi dangkal. Berdasarkan sifat perakaran ini,tanaman tomat akan dapat tumbuh dengan baik jika ditanam ditanah yang gembur dan porous (Pracaya, 1988:15). Morfologi batang

Batang tanaman tomat berbentuk persegi empat hingga bulat, berbatang lunak tetapi cukupkuat, berbulu atau berambuat halus dan diantara bulu bulu itu terdapat rambut kelenjar.Batang tanaman tomat berwarna hijau, pada ruas ruas

batang mengalami penebalan, dan pada ruas bagian bawah tumbuh akar akar pendek. Selain itu, batang tanaman tomat dapat bercabang dan apabila tidak dilakukan pemangkasan akan bercabang banyak yang menyebar secara merata (Pracaya, 1988:14). Morfologi daun

Daun tanaman tomat berbentuk oval, bagian tepinya bergerigi dan mambentuk celah celah menyirip agak melengkung kedalam. Daun berwarna hijau dan merupakan daun majemuk ganjil yang berjumlah 5 7. Ukuran daun sekitar (15 30 cm) x (10 x 25 cm) dengan panjang tangkai sekitar 3 6 cm. diantara daun yang berukuran besar biasanya tumbuh 1 2 daun yang berukuran kecil (Pracaya, 1988:14). Daun majemuk pada tanaman tomat tumbuh berselang selingatau tersusun spiral mengelilingi batang tanaman. Morfologi bunga

Bunga tanaman tomat berukuran kecil, berdiameter sekitar 2cm dan berwarna kuning cerah.Kelopak bunga yang berjumlah 5 buah dan berwarna hijau terdapat pada bagian bawah atau pangkal bunga. Bagian lain pada bunga tomat adalah mahkota bunga, yaitu bagian terindahdari bunga tomat. Mahkota bunga tomat berwarna kuning cerah, berjumlah sekitar 6 buah dan berukuran sekitar 1 cm (Pracaya, 1988:13). bunga tomat merupakan bunga sempurna, karena benang sariatau tepung sari dan kepala benang sari atau kepala putik terletak pada bunga yang sama. Bunganya memiliki 6 buah tepung sari dengan kepala putik berwarna sama dengan mahkota bunga, yakni kuning cerah. Bunga tomat tumbuh dari batang (cabang) yang masih muda. Morfologi buah

Buah tomat memiliki bentuk bervariasi, tergantung pada jenisnya. Ada buah tomat yang berbentuk bulat, agak bulat, agak lonjong, bulat telur (oval), dan bulat persegi. Ukuran buahtomat juga sangat bervariasi, yang berukuran paling kecil memiliki berat 8 gram dan yang berukuran besar memiliki berat sampai 180 gram. Buah tomat yang masih muda berwarnahijau muda, bila sudah matang warnanya menjadi merah.Buah tomat yang masih muda memiliki rasa getir dan aromanya tidak enak, sebab masih mengandung zat lycopersicin yang berbentuk lender (Pracaya, 1988:16). Aroma yang tidak sedap tersebut akan hilang dengan sendirinya pada saat buah memasuki fase pematangan hingga matang. Rasanya juga akan berubah menjadi manis agak masam yang menjadi ciri khas kelezatan buah tomat. Sementara itu berdasarkan bentuknya, menurut Bernardinus (2002:11) buah tomat dibedakan menjadi 5 jenis, yakni : 1. Tomat biasa ( Lycopersicum esculentum Mill, var.commune Bailey). Berbentuk bulat pipih tidak teratur, sedikit beralur terutama di dekat tangkai. Tomat jenis ini banyak ditemui di pasar-pasar lokal.

2. Tomat Apel atau Pir ( Lycopersicum esculentum Mill, var pyriform Alef). Berbentuk bulat seperti buah apel atau buah pir. 3. Tomat kentang ( Lycopersicum esculentum Mill, var grandifolium Bailey). Berbentuk bulat besar, padat dan kompak. Ukuran buahnya jauh lebih besar dibandingkan tomat apel. 4. Tomat tegak ( Lycopersicum esculentum Mill. Var va;lidum Bailey). Buahnya berbentuk agak lonjong dan teksturnya keras. Smentara itu, daunnya rimbun, berbentiuk keriting, dan berwarna kelam. Pertumbuhan tanaman tegak dengan percabangan mengarah ke atas. 5. Tomat Cherry ( Lycopersicum esculentum Mill. Var cerasiform (Dun) Alef). Buahnya berukuran kecil berbentuk bulat atau bulat memanjang. Warnanya merah atau kuning.Tomat mungil ini berasal dari peru dan ekuador. Berdasarkan tipe pertumbuhannya, menurut (Pracaya, 1988:13) tanaman tomat dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yakni : 1. Tipe Determinete. Tanaman tomat yang pertumbuhannya diakhiri dengan pertumbuhan rangkaian bunga atau buah. Umur panennya relative lebih pendek dan pertumbuhan batangnya cepat. 2. Tipe Interdeterminete. Tanaman tomat yang pertumbuhannya tidak diakhiri dengan pertumbuhan bunga dan buah. Umur panennya relative lama dan pertumbuhan batangnya relative lambat. 3. Tipe semi Interdeterminete. Tanaman tomat ini memiliki cirri-ciri antara tomat tipedeterminate dan interdeterminete. Nilai Gizi Buah Buah Tomat Segar ( Per 100 Gram) Menurut Bernardinus (2002:5)
Zat Gizi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Karoten ( Vit. A) Thiamin (Vit. B3) Riboflavin (Vit. C) Asamaskorbat (Vit. C) Protein Karbohidrat Lemak Kalsium (Ca) Fosfor (P) Zat besi (Fe) 11. Bagian yang dapat dimakan Nilai Gizi 1.500 S.I

60 g 40 mg 1g 4.2 g 0.3 g 5 mg

27 mg 0.5 mg 95 % Meskipun tanaman tomat adalah tanaman menyerbuk sendiri, tanaman tomat juga bisa melakukan penyerbukan silang. Tentunya dengan bantuan dari manusia. Salah satu hasil dari penyilangan tomat adalah tomat ungu. Tomat ungu diperoleh dari persilangan terong ungu dengan tomat biasa sehingga diperoleh tomat berwarna ungu. Terong dan tomat yang menyerbuk secara silang dapat disilangkan sehingga mendapatkan varietas baru. Persilangan tomat dan terong ungu sama seperti persilangan pada tanaman mnyerbuk silang pada umumnya. Tetua betina diambilkan dari bunga tomat sedangkan tetua jantan diambilkan dari terong ungu. Hal itu dikarenakan, tujuan dari persilangan kedua tanamn tersebut adlah menghasilkan tanamna tomat yang mempounyai warna ungu sehingga hanya mengadopsi warna ungu yang dimiliki oleh terong ungu tersebut. Jadi terong ungu dijadikan sebgai tetua jantan karena yang paling berpengaruh terbessar padan gen anakan adalah tetua betina.

Bab III Penutup


3.1 Kesimpulan
Dalam pemuliaan tanaman terdapat dua jenis tanaman yaitu tanaman menyerbuk sendiri dan tanaman menyerbuk silang. Pada tanaman tomat memiliki kesamaan pada ciri tanaman menyerbuk sendiri yaitu memiliki serbuk sari(alat kelamin jantan) dan putik(alat kelamin betina) yang terletak pada satu bunga yanag sama. Sehingga tanaman tomat termasuk tanaman yang menyerbuk sendiri.

3.2 Saran
Sebaiknya tugas membuat makalah lebih sering diberikan agar mahasiswa terbiasa membuat makalah

DAFTAR PUSTAKA
Bernardinus.2002.Bioteknologi Tanaman Hortikultura Tomat Ungu. http://blog.ub.ac.id/ervianii/2012/06/25/bioteknologi-tanaman-hortikulturatomat-ungu/ Pracaya.1988.Bioteknologi Tanaman Hortikultura Tomat Ungu. http://blog.ub.ac.id/ervianii/2012/06/25/bioteknologi-tanaman-hortikulturatomat-ungu/ Sudarka, Wayan, Sang Made Sarwadana, and Gde Wijana. 2009. Pemuliaan Tanaman: 123. http://www.fp.unud.ac.id/ind/wp-content/uploads/mk_ps_ agroekoteknologi /pemuliaan_tanaman/Pemuliaan_ Tanaman_1.pdf Triwidodo, Mutakhir.2013.Pemuliaan Tanaman. http://kuliahnyok.wordpress.com/2011/05/28/pemuliaan-tanaman/