Anda di halaman 1dari 3

KELOMPOK 1 COR PULMONAL (Nunik Indriastuti) Pertanyaan :

1. Eley Rafaela Apakah ada komplikasi dari Cor Pulmonal selain di ginjal ? Jika ada, jelaskan ! 2. Ermi Haryati Bagaimana Perjalanan penyakitnya sehingga dapat terjadi komplikasi ? 3. Annisa Febriani Gejala tambahan dari Cor Pulmonal adalah Jelaskan ! 4. Hanifa Nur Afifah Bagaimana dengan gambaran EKG nya apakah berpengaruh besar atau tidak? mata menonjol. Bagaimana bisa ?

Jawaban 1 dan 2

Komplikasi serta perjalanan penyakit dari pulmonary heart disease diantaranya: a) Sinkope : Sinkop dapat terjadi karena adanya gangguan pertukaran gas yaitu terjadinya

hipoksemia (penurunan PaO2 ) dan hiperkapnea (peningkatan PaCO2) sehingga suplai oksigen dan nutrisi berkurang karena tidak tersampaikan ke seluruh tubuh. b) Gagal jantung kanan : Pada awalnya terjadi gangguan pada paru-paru (terjadinya

emboli) sehingga darah yang di bawa dari ventrikel kanan ke paru-paru menjadi terhambat karena adanya emboli sehingga dapata menyebabkan hipertensi pulmonal dan terjadi aliran balik ke ventikel kanan, lama kelamaan jantung akan meningkatkan beban kerja jantung (memompa lbh kuat) sehingg terjadi hipertropi ventrikel kanan maka terjadilah gagal jantung kanan. c) Edema perifer : Pada awalnya pada pasien cor pulmonal terjadi penurunan curah

jantung, kemudian terjadi aktivasi angiotensin dimana renin dan angiotensinogen dari hati menjadi angiotensin I kemudian angiotensin I dirubah menjadi angiotensin II oleh ACE (vasokonstriksi, ADH dan aldosteron).aldosteron menyebabkan terjadinya retensi air sehingga terjadinya edema.

3. Tidak semua pasien Cor pulmonal memiliki gejala mata menonjol. 4. Gambaran EKG bukanlah sebagai diagnosa namun sebagai penegak diagnostik saja. Gambaran elektrokardiogram Pada tingkat awal (hipoksemia) EKG hanya menunjukkan gambaran sinus takikardia saja. Pada tingkat hipertensi pulmonal EKG akan menunjukkan gambaran sebagai berikut, yaitu: Gelombang P mukai tinggi pada lead II Depresi segmen S-T di II, III, Avf Gelombang T terbalik atau mendatar di V1-3 Kadang-kadang teadapat RBBB incomplete atau complete Pada tingkat pulmonary heart disease dengan hipertrofi ventrikel kanan, EKG menunjukkan: Aksis bergeser ke kanan(RAD) lebih dari +90 Gelombang P yang tinggi (P pulmonal) di II, III,Avf Rotasi kea rah jarum jam (clockwise rotation) Rasio R/S di V1 lebih dari 1 Rasio R/S di V6 lebih dari 1 Gelombang S ang dalam di V5 dan V6 (S persissten di prekordial kiri) RBBB incomplete atau incomplete Pada cor-pulmonal akut (emboli paru masif),EKG menunjukkan adanya Right Ventrikular Strain yaitu adanya depresai segmen S-T dan gelombang T yang terbalik pada sandapan perikordial kanan. Kadang-kadang kriteria hipertrofi ventrikel kanan yang klasik sulit didapat.

Padmavati dalam penelitiannya menyatakan criteria yang lain untuk kor-pulmonal dalam kombinasi EKG sebagai berikut: 1) rS di V5 dan V6 2) Aksis bergeser ke kanan 3) qR di AVR 4) P pulmonal