Anda di halaman 1dari 3

Laporan Kegiatan UKM Jenis Kegiatan Topik Tempat Tanggal Kode kegiatan : Penyuluhan Kelompok : TB Paru : Posyandu Lansia

Kampung Manggis : Sabtu, 2 November 2013 : F.5 Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular / Tidak Menular

1. Latar Belakang Penyakit Tuberkulosis adalah penyakit infeksi bakteri menahun yang disebabkan oleh Mycobakterium tuberkulosis yang ditandai dengan pembentukan granuloma pada jaringan yang terinfeksi, sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya termasuk meningen, ginjal, tulang, dan nodus limfe. Sebagian besar dari kasus TB ini (95%) dan kematiannya (98%) terjadi di negaranegara yang sedang berkembang. Indonesia adalah negara dengan prevalensi TB ke-3 tertinggi di dunia setelah China dan India, sedangkan berdasarkan Survei Kesehatan Nasional tahun 2001, TB menempati ranking nomor 3 sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dan terbatasnya tenaga kesehatan yang memegang program TB baik secara kualitas maupun kuantitas. Rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan penderita dan keluarga

sebagai pengawas minum obat (PMO) menyebabkan sedikitnya penemuan kasus TB baru dan rendahnya angka kesembuhan penderita TB. Selain itu adanya kepercayaan masyarakat bahwa TB adalah penyakit yang memalukan dan ketakutan akan dikucilkan menjadi kendala dalam penemuan dan pengobatan kasus TB.

2. Permasalahan a) Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit TB Paru b) Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara penularan TB Paru c) Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara pencegahan penularan penyakit TB Paru d) Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyebab dan gejala penyakit TB Paru e) Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengobatan penyakit TB Paru

3. Perencanaan dan Pemilihan Intervensi a) Prioritas masalah : kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara

pencegahan penularan penyakit TB Paru dan cara pengobatannya b) Intervensi c) Metode : penyuluhan kelompok : penyuluhan dibagi atas dua sesi yaitu penyampaian materi dan sesi tanya jawab

4. Pelaksanaan Intervensi a) Penyuluhan dilakukan sebelum lansia diberikan pengobatan b) Lama penyuluhan 10-15 menit dengan metode interaksi dua arah.

5. A. Monitoring dan Evaluasi Sebelum dilakukan penyuluhan, didapatkan data sebagai berikut : a) Audien kurang mengetahui apa itu penyakit TB Paru b) Audien kurang mengetahui mengenai cara penularan penyakit TB Paru c) Audien kurang mengetahui mengenai pencegahan penularan penyakit TB Paru d) Audien kurang mengetahui mengenai gejala penyakit TB Paru e) Audien kurang mengetahui mengenai pengobatan penyakit TB Paru

Setelah dilakukan penyuluhan, sebagian besar audien ( 80 % ) sudah memahami memgenai apa itu penyakit TB Paru, cara penularan, pencegahan, gejala dan cara pengobatannya.

B. kesimpulan Upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit TB Paru sangat penting karena penyakit ini bersifat menular dan tingginya angka kejadian TB Paru di daerah Padang Panjang. Metode penyuluhan ( pemberian materi dan sesi tanya jawab ) merupakan salah satu metode yang efektif untuk memberikan pengetahuan tersebut karena penyuluhan menggunakan komunikasi 2 arah, namun akan lebih baik lagi jika saat penyuluhan digunakan juga media visual agar masyarakat lebih paham mengenai materi yang diberikan.

Padang Panjang, 13 Juli 2013

Peserta Internsip

Pendamping

dr. Miranda Ashar

dr. Faizah NIP. 196710142002122001