Anda di halaman 1dari 2

Meningkatnya perhatian bisnis terhadap etika lingkungan Meningkatnya perhatian bisnis terhadap etika lingkungan dikarenakan persepsi bahwa :

1.Lingkungan hidup sebagai the commons Sebelumnya kita lihat bahwa bisnis modern mengandaikan begitu saja status lingkungan hidup sebagai ranah umum. Dianggapnya disini tidak ada pemilik dan tidak ada kepentingan pribadi. Pengandaian ini adalah keliru. Kekeliruan itu dapat kita mengerti dengan lebih baik jika kita membandingkan lingkungan hidup dengan the commons. The commons adalah ladang umum yang dulu dapat ditemukan dalam banyak daerah pedesaan di Eropa dan diman aatkan secara bersama ! sama oleh semua penduduknya. Sering kali the commons adalah padang rumput yang dipakai oleh semua penduduk kampong tempat pengangonan ternaknya. Di"aman modern dengan bertambahnya penduduk sistem ini tidak dipertahankan lagi dan ladang umum itu dipri#atisasi dengan menjualnya kepada penduduk perorangan. Masalah lingkungan hidup dan masalah kependudukan dapat dibandingan dengan proses menghilangnya the commont. $alan keluarnya adalah terletak pada bidang moralnya yakni dengan membatasi kebebasan. Solusi ini memang bersi at moral karena pembatasan harus dilaksanakan dengan adil. Pembatasan kebebasan itu merupakan suatu tragedi karena kepentingan pribadi harus dikorbankan kepada kepentingan umum. Tetapi tragedi ini tidak bisa dihindari. Membiarkan kebebasan semua orang justru akan mengakibatkan kehancuran bagi semua. 2.Lingkungan hidup tidak lagi eksternalitas Dengan demikian serentak juga harus ditinggalkan pengandaian kedua tentang lingkungan hidup dalam bisnis modern yakni bahwa sumber%sumber daya alam itu tak terbatas. Mau tak mau kita perlu akui lingkungan hidup dan komponen ! komponen yang ada didalamnya tetap terbatas& walaupun barangkali tersedia dalam kuantitas besar. Sumber daya alam pun ditandai dengan kelangkaan. $ika para peminat berjumlah besar maka air& udara& dan komponen ! komponen yang ada didalamnya akan menjadi barang langka dan karena itu tidak dapat dipergunakan lagi secara gratis. 'kibatnya aktor lingkungan hidup pun merupakan urusan ekonomi karena ekonomi adalah usaha untuk meman aatkan barang dan jasa yang langka dengan e isien sehingga dinikmati oleh semua peminat.

Dasar Hukum Kewajiban Perusahaan Menjaga Lingkungan

Pasal 1 angka 7 Undang-Undang N m r ! "ahun 1#$% tentang Perindustrian &'UU Perindustrian().

Perusahaan industri mempunyai kewajiban dalam upaya pencegahan timbulnya kerusakan dan pencemaran terhadap lingkungan hidup sebagaimana telah diatur dalam Pasal *1 UU Perindustrian yang berbunyi: (1)Perusahaan industri wajib melaksanakan upaya keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam serta pencegahan timbulnya kerusakan dan pencemaran terhadap lingkungan hidup akibat kegiatan industri yang dilakukannya (2)Pemerintah mengadakan pengaturan dan pembinaan berupa bimbingan dan penyuluhan mengenai pelaksanaan pencegahan kerusakan dan penanggulangan pencemaran terhadap lingkungan hidup akibat kegiatan industri. (3)Kewajiban melaksanakan upaya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikecualikan bagi jenis industri tertentu dalam kelompok industri kecil. Menurut Penjelasan Pasal *1 ayat &1) (( Perindustrian& perusahaan industri yang didirikan pada suatu tempat& wajib memperhatikan keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam yang dipergunakan dalam proses industrinya serta pencegahan timbulnya kerusakan dan pencemaran terhadap lingkungan hidup akibat usaha dan proses industri yang dilakukan. Pasal $7 ayat &1)Undang-Undang N + ,* "ahun *--# tentang Perlindungan dan Pengel laan Lingkungan Hidup&'UUPPLH():

)Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang melakukan perbuatan melanggar hukum berupa pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup yang menimbulkan kerugian pada orang lain atau lingkungan hidup wajib membayar ganti rugi dan atau melakukan tindakan tertentu.!