Anda di halaman 1dari 58

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENGUKUR TINGKAT PROFITABILITAS DI PT PLN (persero) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN UPJ

GARUT SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Ujian sidang sarjana pendidikan Program studi pendidikan Ekonomi (bidang keahlian khusus pendidikan akuntansi) Oleh ASEP BANGBANG BUDIMAN 04 0!0"0#

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI ( BIDANG KEA$LIAN K$USUS PENDIDIKAN AKUNTANSI ) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNI%ERSITAS PASUNDAN BANDUNG !0"0

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENGUKUR TINGKAT PROFITABILITAS DI PT PLN (persero) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN UPJ GARUT SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Ujian sidang sarjana pendidikan Program studi pendidikan Ekonomi (bidang keahlian khusus pendidikan akuntansi) Oleh ASEP BANGBANG BUDIMAN 04 0!0"0#

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI ( BIDANG KEA$LIAN K$USUS PENDIDIKAN AKUNTANSI ) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNI%ERSITAS PASUNDAN BANDUNG !0"0

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENGUKUR TINGKAT PROFITABILITAS DI PT PLN (persero) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN UPJ GARUT Bandung, Desember 2010

Disetujui untuk diajukan e muka ujian sidang sarjana program studi ekonomi akuntansi ! "P Uni#ersitas pasundan Pe&'(&'()* I Pe&'(&'()* II

Drs+$+ L(l( S,p-r&-) M+M NIP "1 20 !2"1#403"

Drs+ S,l.-r)-e)+A/0+MSI NIP " ""002"

D(.e4-h,(

De.-) FKIP UNPAS

Ke4,- Pro*r-& S4,5( Pe)5(5(.-) E.o)o&( A.,)4-)s(

Drs+$+D-5-)* Is.-)5-r+M+P5 NIP "3"!#!!01

Drs+$+L(l( S,p-r&-) M+M NIP "1 20 !2"1#403"

sesungguhnya setelah kesukaran akan datnag kemudahan maka apabila telah selesai dengan suatu urusan segeralah kerjakan urusan yang lain dan hanya kepada tuhan jua tergantung segala asa ( Q.S alam nasyrah : 6-8 ) Apabila akan didatangi leh sesuatu hari dan aku tidak bertambah ilmuku pada hari itu yang dapat mendekatkan diriku kepada allah s!t ajja !a jalla " maka tidak ada kebrkahan untukku dalam terbitnya matahari pada hari itu (#adits $i!ayat %habrani Abu na&im dan ibnu abdilbar )

'engan Allah S!t g resan tinta ini"

rahmat

jika ada pahala dalam setiap maka kaka persembahkan hanya untuk kedua rangtua kaka " mamah dan papah yang telah mendidik dan membesarkan kaka dengan segala (urahan kasih dan sayang

i KATA PENGANTAR
Dengan mengu$apkan syukur alhamdulillah kehadirat %llah &'( yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya)serta atas dorongan restu dari kedua orangtua ,sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini ,dengan judul *%nalisis laporan keuangan dalam mengukur tingkat pro+itabilitas pada P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( * &kripsi disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh ujian sarjana pendidikan pada +akultas keguruan dan ilmu pendidikan program studi ekonomi akuntansi unipersitas pasundan bandung Penulis menyadari bah.a dalam menyusun skripsi ini masih sangat jauh dari sempurna baik dari segi isi maupun dari segi penyajiannya ,disebabkan pengetahuan dan kemampuan penulis yang sangat terbatas ,.alaupun demikian penulis telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan skripsi ini dengan baik )2 (ak ada gading yang tak retak *, demikian pula dengan skripsi ini untuk itu dengan tangan terbuka penulis menerima saran dan kritik demi penyempurnaan skripsi ini) %khir kata penulis mengharapkan skripsi ini dapat berman+aat bagi penulis dan semua pihak yang membutuhkannya amien))))))

Bandung,

Desember 2010

Penulis

U6APAN TERIMA KASI$ &elama menempuh mata perkuliahan sampai tersusunnya skripsi ini, penulis tidaklah luput dari kesulitan dan hambatan) -amun atas i3in allah &'( serta do4a bantuan bimbingan pengarahan dan dorongan dari berbagai pihak akhirnya penyusunan skripsi ini dapat di selesaikan) Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan u$apan terima kasih sebagaitanda penghargaan kepeda semua pihak yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, kepada 5 1) Bapak Pro+) Dr) 6)7) Didi (urmud3i), 7)&i) &elaku 1ektor Uni#ersitas Pasundan Bandung) 2) bapak 6) Dadang "skandar), Drs), 7)Pd) &elaku Dekan !akultas eguruan Dan "lmu Pendidikan Uni#ersitas Pasundan Bandung) 8) Bapak Dadang 7ulyana), Drs),7)&i) &elaku Pembantu Dekan " ! "P U-P%& 9) Bapak "bu %ni ) &elaku Pembantu Dekan "" ! "P U-P%& :) Bapak Bapak %3is) &elaku Pembantu Dekan """ ! "P U-P%& ;) Bapak ,ili ) &elaku ketua Program Pendidikan Ekonomi %kuntansi !akultas eguruan Dan "lmu Pendidikan Uni#ersitas Pasundan Bandung) <) Bapak &ulkarnaen %=), Drs), 7)&i)&elaku &ekretaris Program &tudi Pendidikan Ekonomi %kuntansi !akultas Uni#ersitas Pasundan Bandung) >) Bapak ,ili &uparman ), Drs),7)7) &elaku Dosden Pembimbing " yang telah memberikan .aktu tenaga petunjuk dan saran kepada penulis) ?) Bapak &ulkarnaen %= ), Drs), 7)&i) &elaku Dosen Pembimbing "" yang telahmemberikan .aktu tenaga petunjuk dan saran kepada penulis) 10) &eluruh Dosen Beserta &ta+ (ata Usaha ! "P Uni#ersitas Pasundan Bandung) 11) epada bapak 6) E#i &elaku Bapak kepala bgian kepega.aian Di P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/U 0%1U( eguruan Dan "lmu Pendidkan

12) epada seluruh &ta+ @ &ta+ yang telah banyak membantu kepada penulis dalam penganalisaan dan penyelesaian penulisan skripsi ini 18) epada nasep ari+in yang selalu membantu baik dalam suka maupun duka 19) kepada kedua orang tuaku yang ter$inta ( Bpk %sep) E) & A "bu -anih) 7 ) Beserta ke dua kaka yang saya hormati dan serta telah banyak memberikan dorongan moril kepada penulis 1:) epada anak B anak kostan juga beserta "bu kostnya tidak bisa saya sebutkan satu persatu) Sem ga allah S)% membalas dengan berkah dan karunia yang setimpal. Amien........... 1;) Dan Pihak B pihak yang khususnya telah banyak membantu yang mohon maa+

Bandung,

/anuari 2010

Penulis

# ABSTRAK
/udul yang penulis ajukan dalam penelitian ini * %nalisis ,aporan euangan Dalam 7engukur (ingkat Pro+itabilitas di P( P,- (persero) Distribusi /a.a Barat UP/ 0%1U(*)Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan analisis laporan keuangan, untuk mengetahui tingkat pro+itabilitas dan untuk mengetahui bagaimana analisis laporan keuangan dapat mengukur tingkat pro+itabilitas di P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U() Untuk membahas perumusan masalah tersebut diatas, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskripti+ yaitu metode yang menggambarkan atau meme$ahkan masalah yang dihadapi pada masa sekarang) Dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, .a.n$ara,Cbser#asi, dan studi kepustakaan) Dengan teknik analisa dan rasio laba usaha dengan akti#a usaha,rasio rate o+ return on i#estment, dan rasio pro+itabilitas ekonomi) 6asil dari penelitian ini yaitu analisis rasio B rasio pro+itabilitas untuk 200; sampai 200> ada yang mengalami kenaikan dan penurunan) 6al ini terlihat dari rasio laba usaha dengan akti#a tetap tahun 200> meningkat sebesar ::9,12 D dari ;9:,>> D pada tahun 200; menjadi 1200 D pada tahun 200<, tahun 200> berkurang sebesar ::<,?;D , dari 1200 D tahun 200> menjadi 1><1,9: D tahun 200>) rasio o+ rate return on in#esment tahun 200< meningkat sebesar ::<,?; D dari ;:2)2: D menjadi 1210,21 D pada tahun 200<, tahun 200> berkurang sebesar ::<,?; D dari ;:2,2: D turun hingga ?9,09 D tahun 200>) rasio pro+itabilitas tahun 200< penurunan sebesar 10:2,0> D dari 11:1,1? D menjadi ??,11 D 200>) 7aka hasil penelitian dapat menja.ab pertanyaan permasalahan penelitian yaitu bah.a analisis laporan keuangan dapat dijadikan alat bantu bagi manajemen untuk menentukan tingkat pro+itabilitas di P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U() %dapun untuk mengurangi penurunan rasio pro+itabilitas P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( diusahakan untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya sehingga diperoleh kenaikan laba)

Ei

DAFTAR ISI $-l LEMBAR PENGESA$AN MOTO +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++(

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++(( ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++((( +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++(7 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++7( ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++7(( +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++8 +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++8(

KATA PENGANTAR U6APAN TERIMA KASI$ ABSTRAK DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDA$ULUAN A+ L-4-r 'el-.-)* &-s-l-h B+ T,9,-) 5-) pe&(.(r-) 6+ Ker-)*.- pe&(.(r-) D+ As,&s( 5-) per4-):--) E+ De;()(s( Oper-s(o)-l

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++" +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++3 +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++4 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++2

Eii BAB II TINJAUAN PUSTAKA %) %nalisis laporan keuangan 1) 2) 8) 9) :) pengertian analisis keuangan tujuan analisis laporan keuangan sumber analisis laporan keuangan metode dan teknik analisis laporan keeuangan jenis B jenis analisis laporan keuangan ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))); ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))); )))))))))))))))))))))))))))))))))))))< ))))))))))))))))))1> ))))))))))))))))))))))))))) 20

B) Pro+itabilitas 1) 2) 8) pengertian pro+itabilitas )))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))20 FF)))))21

tujuan dan +ungsi perusahaan menghitung pro+itabilitas jenis pro+itabilitas dan

))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))22 pena+siran dan pro+itabilitas FF))))))))28

9) pengukuran )))))))))))))))))))))))22

G) ,aporan keuangan sebagai dasar pengukuran pro+itabilitas BAB III METODE PENELITIAN %) 7etode penelitian B) Cprasional #ariabel G) (eknik pengumpulan data D) (eknik pengolahan data E) (eknik analisis data

)))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))2: ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))2: )))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))2; ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))2< ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))2<

#iii BAB I% $ASIL PENELITIAN DAN PEMBA$ASAN %) 0ambaran umum perusahaan 1) sejarah singkat perusahaan 2) akti+itas perusahaan ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))2> )))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))80 FF)))))))))))))80

8) struktur organisasi dan job des$ription perusahaan B) 6asil penelitian dan pembahasan 1) pelaksanaan laporan keuangan P( P,2) tingkat pro+itabilitas ekonomi P( P,a) b) $) rasio laba usaha dengan akti#a usaha rasio rate o+ return on in#esment rasio pro+itabilitas ekonomi

FF))))))))))))))))))))))))))))88 F)))))))))))))))))))))))))))))89 FF))))))))))))))))))))))89 F)))))))))))))))))))))))))))))8: F)))))))))))))))))))))))))))))))))))))8;

8) laporan keuangan sebagai alat pengukur tingkat pro+itabilitas di P( P,BAB % KESIMPULAN DAN SARAN %) kesimpulan B) saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN < LAMPIRAN ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))90 ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))92 )))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))98 F))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))8<

(8 DAFTAR TABEL $-l (abel 1 5 1asio laba usaha dengan akti#a usaha 2 5 1asio rate o+ return on in#estment 8 5 1asio pro+itabilitas ekonomis FF)))))))))))))))))))))))))8: )))))))))))))))))))))))))))))8: )))))))))))))))))))))))))))))))))))))8;

H DAFTAR LAMPIRAN

,ampiran 1 5 surat keputusan pengangkatan dosen pembimbing skripsi ,ampiran 2 5 surat keterangan obser#asi I penelitian ,ampiran 8 5 surat diterimanya permohonan penelitian di P( P,,ampiran 9 5 lembar +rekuensi bimbingan skripsi ,ampiran : 5 laporan keuangan di P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( tahun 200; sampai tahun 200> ,ampiran ; 5 laporan laba I rugi per +ungsidi P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( tahun 200; sampai tahun 200> ,ampiran < 5 struktur organisasi P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U(

Ji BAB I PENDU$ULAN A+ L-4-r 'el-.-)* &-s-l-h


eadaan perekonomian indonesia sedang dilanda krisis yang berkepanjangan sejak tahun 1??<, sehingga sangat berpengaruh terhadap perkembangan dunia usaha baik perusahaan s.asta maupun badan usaha milik negara ( BU7- ) yang mengalami +ailed, dikarenakan tidak mampu lagi mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan, salah satu penyebab terjadinya peningkatan harga produk dan terjadinya penurunan daya beli konsumen) &edangkan tujuan daripada perusahaan pada umumnya adalah memperoleh laba, sedangkan tujuan untuk memperoleh laba perusahaan harus mampu bersaing dengan perusahaan yang lainnya, maka hal tersebut mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas baik kualitas jasa manapun kualitas produk) %gar dapat mengetahui perkembangan perusahaan, maka suatu perusahaan sangatlah perlu untuk mengetahui kondisi keuangannya dan kondisi keuangan suatu perusahaan akan dapat diketahui dari laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh in+ormasi sehubngan dengan posisi keuangan dan hasil B hasil yang telah di$apai oleh perusahaan yang bersangkutan) Untuk mengetahui kondisi keuangan suatu perusahaan, maka perusahaan perlu mengadakan analisis terhadap laporan keuangan tersebut) %nalisis laporan keuangan sangat diperlukan oleh perusahaan, karena dengan mengnalisis laporan keungan kondisi perusahaan dapat diketahui apakah perusahan itu mengalami kemajuan atau kemunduran)

1
Dalam menganalisis dan menilai posisi keuangan pada suatu perusahaan, maka perusahaan perlu memiliki alat bantu guna dapat mengukur tingkat keuangan, salah satunya yaitu dengan mengukur tingkat pro+itabilitas) Pro+itabilitas adalah menunjukan kemampuan suatu perusahan dalam memperoleh keuntungan dalam suatu periode tertentu) Berdasarkan latar belakang tersebut diatas,penulis tertarik untuk melakukan penelitian pada masalah tersebut denagn mengambil judul 5 * A)-l(s(s l-por-) .e,-)*-) 5-l-& &e)*,.,r 4()*.-4 pro;(4-'(l(4-s 5( PT PLN ( persero )5(s4r(',s( 9-=- '-r-4 UPJ GARUT +> B+ T,9,-) 5-) Ke*,)--) Pe)el(4(-) "+T,9,-) pe)el(4(-) Berdasarkan masalah yang ada maka yang menjadi tujuan penelitian adalah 5 1) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan analisis laporan keuangan di P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( 2) Untuk mengetahui bagaimana tingkat pro+itabilitas ekonomi di P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( 8) Untuk mengetahui bagaimana analisis laporan keuangan dapat mengukur tingkat pro+itabilitas ekonomi di P( P,- ( persero )distribusi ja.a barat UP/ 0%1U(

!+ Ke*,)--) Pe)el(4(-) 2)1) Bagi penulis Bagi penulis penelitian ini sangat berman+aat dalam mendapatkan gambaran yang sebenarnya antara teori dan praktek) &elain itu dapat menganalisis dan meme$ahkan masalah dengan menerapkan metode ilmiah,khususnya menyangkut analisis laporan keuangan dapat mengukur tingkat pro+itabilitas ekonomi di P( P,( persero ) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( 2)2) Bagi perusahaan 6asil penelitian ini diharapkan dapat memberikan man+aat dan sumbang saran bagi perusahaan yang menjadi objek penelitian untuk memperbaiki atau meningkatkan usaha atau $ara terhadap laporan keuangan ,&ehingga laporan keungan B keuangannya dapat memberikan in+ormasi yang berman+aat dan rele#an bagi pihak yang berkepentingan

2)8 Bagi akademis &ebagai studi perbandingan antara teori Bteori yang diperoleh 2
dibangku kuliah dengan praktek yang berlaku mengenai analisis laporan keuangan dalam mengukur tingkat pro+itabilitas ekonomi di P( P,( persero ) Distribusi /a.a Barat UP/ 0%1U( ) Dan dapat dijadikan sebagai re+erensi guna penelitian lebih lanjut yang lebih luas dan mendalam untuk penulisan karya ilmiah) G) Ker-)*.- Pe&(.(r-) ,aporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memberikan data posisi keuangan dan hasil B hasil yang di$apai oleh perusahaan yang bersangkutan, data keuangan tersebut akan lebih berarti bagi pihak B pihak yang berkepentingan apabila ada data tersebut diperbandingkan untuk tiga periode lebih, dan analisa lebih lanjut sehingga dapat mengetahui apakah perusahaan mengalami kemajuan atau kemunduran) "n+ormasi mengenai kondisi keuangan perusahaan biasanya terlihat dalam laporan keuangan yang menyajikan data B data mengenai posisi keuangan, hasil opersai dan perubahan posisi keuangan perusahaan) "n+ormasi keuangan tersebut akan dapat prospek perusahaan dimasa yang akan datang) &eperti yang dikemukakan oleh "katan %kuntansi "ndonesia ( "%" ), yang dikutip dalam buku standar akuntansi keuangan (20025 2) dalam ranagka menyusun dan penyajian laporan keuangan menyatakan bah.a 5 ,aporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan) ,aporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi nera$a, laporan laba K rugi, laporan perubahan posisi keuangan ( yang dapat disajikan dalam berbagai $ara misalnya, sebagai laporan arus kas,atau laporan arus dana ), integral dari laporan keuangan) Disamping itu juga termasuk skedul dan in+ormasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut) %nalisis laporan keuangan meliputi penelaahan tentang hubungan dan ke$enderungan untuk mengetahui apakah keadaan keuangan, hasil usaha, dan kemajuan keuangan perusahaan memuaskan atau tidak memuaskan) Data keuangan perlu disusun dan disederhanakan kemudian dianalisis dan dita+sirkan sehingga dapat memberikan pada perusahaan kearah perkembangannya) Untuk melihat perkembangan suatu perusahaan, maka perusahaan perlu mengadakan analisis terhadap laporan keuangan) %nalisis laporan keuangan sangat diperlukan oleh perusahaan karena dengan menganalisis laporan keuangan, kondisi perusahaan dapat diketahui apakah perusahaan tersebut mengalami kemajuan atau kemunduran) &elain itu

analisis laporan keuangan sangat membantu perusahaan, terutama dalam mengukur tingkat pro+itabilitas suatu perusahaan) & 7una.ir (20005 88) 8
mengemukakan pengertian pro+itabilitas adalah menunjukan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu) 7elalui analisis laporan keuangan perusahaan dapat menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan, dimana dengan hasil B hasil tersebut pihak B pihak yang berkepentingan dapat mengambil keputusan) D+ As,&s( 5-) per4-):--) pe)el(4(-) 1)%sumsi Penagambilan langkah yang tepat dari suatu penelitian yaitu dengan melakukan asumsi) 6al ini dimaksudkan agar penulis mempunyai pegangan serta arah dalam penelitian ini, sebagaimana yang telah diungkapkan oleh komarudin (200152) dalam kamus istilah skripsi dan tesis menyatakan asumsi adalah sesuatu yang dianggap tidak mempengaruhi atau dianggap konstan, asumsi menetapkan +aktor B +aktor yang dapat dia.asi dan dapat berhubungan dengan syarat, kondisi dan tujuan serta memberikan hakekat dan arah argumentasi) &edangkan pengertian asumsi menurut 'inarno &urakhmad yang dikutip dalam buku 7etodologi penelitian (20095:>) menyatakan bah.a asumsi merupakan sesuatu yang dianggap konstan, asumsi menetapkan +aktor B +aktor yang dia.asi, asumsi dapat berhubungan dengan syarat B syarat, kondisi B kondisi dan tujuan, asumsi memberikan hakekat, bentuk,dan arah argumentasi) Berdasarkan pengertian diatas, maka untuk mempermudah penelitian, penulis menentukan asumsi sebagai berikut 5 a) Penyusunan laporan keuangan pada P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( telah memenuhi prinsip B prinsip standar akuntasi b) $) emampuan dan keterampilan petugas penyusun laporan keuangan di P( P,(persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( dianggap memiliki &D7 yang baik ebijakan P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan dan analisis laporan keuangan dianggap konstan) 1) Pertanyaan penelitian Dengan asumsi tersebut diatas maka penulis mengajukan pertanyaan penelitian yaitu apakah laporan keuangan dapat digunakan untuk mengukur tingkat pro+itabilitas ekonomi di P( P,- (persero) distribusi ja.a barat UP/ 0%1U( L

9
F+ De;()(s( Opers(o)-l Untuk menghindari kekeliruan dan kesalahpahaman juga pena+siran antara penulis dan pemba$a, maka perlu adanya pena+siran istilah) "stilah yang digunakan dalam skripsi ini adalah 5 1) amus besar Bahasa "ndonesia edisi ke tiga (2000598) menyatakan bah.a analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristi.a untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya) 2) "katan %kuntansi "ndonesia ("%") dalam bukunya standar akuntansi keuangan (200052) maenyatakan bah.a laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan) ,aporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi nera$a, laporan rugi laba, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai $ara misalnya laporan arus kas, atau laporan arus dana), $atatan, dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan) Disamping itu juga termasuk skedul dan in+ormasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut) 8) 7una.ir (20005 88) menyatakan bah.a pro+itabilitas %dalah menunjukan kemampuan perusahaan untuk 7enghasilkan laba selama periode tertentu) 9) 7una.ir (20005 81) menyatakan bah.a analisis laporan euangan adalah memperbandingkan elemen B elemen Mang terdapat dalam laporan keuangan untuk dianalisis Dalam tiga periode atau lebih, sehingga akan dapat Diketahui keadaan +inansial suatu perusahaan yang akan 7endukung keputusan yang akan diambil

7emperhatikan pengertian istilah diatas, maka yang dimaksud

dengan

analisis laporan keuangan dalam mengukur tingkat pro+itabilitas dalam penelitian ini adalah kegiatan penyelidikan laporan keuangan yang men$akup nera$a, dan laporan rugi laba, dalam mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dengan

$ara membandingkan elemen B elemen yang terdapat dalam laporan keuangan sebanyak 8 tahun)

: BAB II TINJAUAN PUSTAKA A+ A)-l(s(s l-por-) .e,-)*-) "+ Pe)*er4(-) A)-l(s(s L-por-) Ke,-)*-)
%nalisis laporan keuangan merupakan penelaahan terhadap hubungan B hubungan dan ke$enderungan terhadap laporan keuangan untuk menilai apakah posisi, keuangan, hasil opersi, dan perkembangan perusahaan itu memuaskan atau tidak) 7enurut &) 7una.ir (20005 81) mengemukakan bah.a analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut 5 Data keuangan akan lebih berarti bagi pihak B pihak yang Berkepetingan apabila data tersebut diperbandingkan untuk dua Periode atau lebih dan dianalisa lebih lanjut sehingga dapat 7endukung keputusan yang akan diambil) &edangkan menurut Bambang 1iyanto (20085 82<) mengemukakan bah.a analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut 5 Dengan menghubungkan elemen B elemen dari berbagai akti#a satu dengan yang lainnya, elemen B elemen dari berbagai pasi#a satu dengan lainnya serta menghubungkan elemen B elemen dari akti#a dan pasi#a dalam nera$a pada suatu saat tertentu akan dapat diperoleh banyak gambaran mengenai posisi atau keadaan +inansial &uatu perusahaan) Dari pertanyaan diatas, dapat dikemukakan bah.a analisis laporan keuangan adalah memperbandingkan elemen B elemen yang terdapat dalam laporan keuangan untuk di analisis dalam dua periode atau lebih, sehingga akan dapat diketahui keadaan *inansial suatu perusahaan) !+ T,9,-) A)-l(s(s L-por-) Ke,-)*-) ,aporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh in+ormasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil B hasil yang telah di$apai oleh perusahaan yang bersangkutan) Data keuangan tersebut akan lebih berarti bagi pihak B pihak yang berkepentingan apabila data tersebut diperbandingkan untuk dua periode atau lebih,

dianalisis lebih lanjut sehingga dapat diperoleh data yang akan dapat mendukung keputusan yang akan diambil)

;
"katan %kuntansi "ndonesia ("%") dalam standar akuntansi keuangan (20025 9) menyatakan bah.a tujuan laporan keuangan adalah menyediakan in+ormasi yang menyngakut posisi keuangan, kinerja ,serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang berman+aat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi) & 7una.ir (20005 ;) menyatakan bah.a tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan gambaran atau laporan kemajuan ( pr gress rep rt) se$ara periodik yang dilakukan pihak manajemen yang bersangkutan) &edangkan menurut bertein yang dialih bahasakan oleh &o+yan &a+ri 6araphap (2008N 19<) menyatakan bah.a tujuan analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut 5 a.S(reening %nalisis dilakuakan dengan tujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi laporan keuangan perusahaan dalam memilih kemungkinan in#estasi atau merger b.+nderstanding %nalisis dilakukan dengan tujuan untuk memahami perusahaan,kondisi keuangan dan hasil usahanya (., r(asting %nalisis dilkukan dengan tujuan untuk meramalkan kondisi keuangan perusahaan dimasa yang akan datang d.'ign sis %nalisis dimaksudkan untuk melihat kemungkinan adanya masalah yang terjadi baik dalam manajemen, oprasi, keuangan, atau masalah lainnya e.-.aluati n %nalisis dilakukan dengan tujuan untuk memulai prestasi manajemen dalam mengelola perusahaan Dari pendapat diatas,dapat dikemukakan bah.a tujuan laporan keuangan adalah untuk menyediakan in+ormasi atau untuk memberikan gambaran mengenai posisi keuangan dari satu perusahaan yang berman+aat bagi pimpinan untuk merumuskan kebijksanaan perusahaan untuk masa yang akan datang)

3+

S,&'er A)-l(s(s L-por-) Ke,-)*-)


Untuk dapat memperoleh gambaran tentang perkembangan keuangan suatu

perusahaan, perlulah perusahaan mengadakan interprestasi atau analisis terhadap data

keuangan dari perusahaan yang bersangkutan, dan data keuangan itu akan ter$ermin didalam laporan keuangan)

< "katan %kuntansi "ndonesia ("%") dalam bukunya standar akuntasi keuangan (20025 2) menyatakan bah.a laporan keuangan adalah sebagai berikut 5 ,aporan keuangan merupakan bagian proses pelaporan keuangan)laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi nera$a,laporan 1ugi laba, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai $ara misalnya sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana), $atatan dari laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan)disamping itu juga termasuk skedul dan in+ormasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut) 7enurut myner dalam bukunya +inan$ial statement analisis yang dialih bahasakan oleh &) 7una.ir (20005:) menyatakan bah.a laporan keuangan adalah sebagai berikut 5 edua da+tar itu adalah da+tar nera$a, atau da+tar posisi keuangan dan da+tar

,aporan keuangan adalah dua da+tar yang disusn oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan) pendapatan atau rugi laba) Pada .aktu akhir B akhir ini sudah menjadi kebiasaan bagi perseroan B perseroan untuk menambahkan da+tar ketiga yaitu da+tar surplus atau da+tar laba yang tak dibagikan (laba yang ditahan)) 7enurut =aki Barid.an yang dikutip dalam buku intermediate a(( unting (200151<)menyatakan bah.a pengertian laporan keuangan adalah sebagai berikut 5 ,aporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pen$atatan, yang juga merupakan suatu ringkasan dari transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan) ,aporan keuangan ini dibuat oleh manajemen dengan tujuan untuk mempertanggung ja.abkan (ugas B tugas yang dibebankan kepadanya oleh para pemilik perusahaan) disamping itu laporan keuangan dapat juga digunakan untuk memenuhi tujuan B tujuan lain yaitu sebagai laporan kepada pihak B pihak diluar perusahaan) 7enurut Bambang 1iyanto dalam bukunya dasar B dasar

pembelajaran perusahaan (20085 82<) menyatakan bah.a laporan keuangan adalah sebagai berikut 5

>
,aporan +inansial (*inan(ial statment), memberikan ikhtisar mengenai kaedaan +inan$ial suatu perusahaan, dimana nera$a atau( balan(e sheet) men$erminkan nilai akti#a,utang dan modal sendiri pada suatu saat tertentu, dan laporan rugi laba ( in( me statement) men$erminkan hasil B hasil yang di$apai selama suatu periode tertentu biasanya meliputi periode satu tahun) Dari pengertian diatas, dapat dikemukakan bah.a pada umumnya laporan keuangan itu terdiri dari nera$a dan perhitungan rugi B laba serta laporan perubahan modal, dimana nera$a menunjukan atau menggambarkan jumlah akti#a, hutang dan modal dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu, sedangkan perhitungan dari laporan rugi B laba memperlihatkan dari hasil B hasil yang telah di$apai oleh perusahaan serta biaya yang terjadi selama periode tertentu, dan laporan perubahan modal menunjukan sumber dan penggunaan atau alasan Balasan yang menyebabkan perubahan modal perusahaan) Pada mulanya laporan keuangan bagi suatu perusahaan hanyalah sebagai alat penguji dan pekerjan bagi pembukuan, tetapi untuk selanjutnya laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji tetapi juga sebagai dasar untuk dapat menentukan atau menilai posisi keuangan dari suatu perusahaan, dimana dengan hasil analisis tersebut pihak B pihak yang berkepentingan mengambil suatu keputusan) /adi untuk mengetahui posisi keuangan suatu perusahaan serta hasil B hasil yang di$apai oleh perusahan tersebut perlu adanya laporan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan) ,aporan keuangan disajikan dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan pihak intern dan pihak ekstern yaitu untuk keperluan pimpinan perusahaan dalam mengendalikan perusahaan yang di pimpinnya agar dapat men$apai tujuan B tujuan se$ara e+esien) Pihak ekstern yaitu untuk keperluan para pemegang saham, para kreditur, pemerintah dan pihak B pihak lain yang memerlukan) 7una.ir (200052) menyatakan bah.a pihak B pihak yang berkepentingan dalam perusahaan yaitu 5 1)Pemilik perusahaan, &angat berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaanya,terutama untuk perusahaan B perusahaan yang pimpinannya diserahkan kepada orang lain seperti perseroan, karena dengan laporan tersebut pemilik perusahaan akan dapat menilai sukses tidaknya manager dalam memimpin

? perusahaannya dan kesuksesan seorang biasanya dinilai atau diukur dengan laba yang diperoleh perusahaan) 2) 7anager atau pimpinan perusahaan Dengan mengetahui posisi keuangan perusahaannya period yang baru lalu akan dapat menyusun ren$ana yang baik, memperbaiki sistem penga.asannya dan menentukan kebijaksanaan B kebijaksanaannya yang lebih tepat) Bagi managemen yang penting adalah bah.a laba yang dipakai $ukup tinggi, $ara kerja yang e+isien, akti#a aman terjaga dengan baik,struktur permodalan sehat dan bah.a perusahaan mempunyai ren$ana yang baik mengenai hari deapan, baik dibidang keuangan maupun dibidang opersi) 8) Para in#estor (penanam modal jangka panjang) Bankers maupun para kreditur lainnya sangat berkepentingan atau memerlukan laporan keuangan perusahaan dimana mereka ini menanamkan modalnya) 7ereka ini berkepentingan terhadap prospek keuntungan dimasa mendatang dan perkembangan perusahaan selanjutnya, untuk mengetahui jaminan in#estasinya dan untuk mengetahui kondisi keuangan jangka pendek perusahaan tersebut) 9)Para kreditur dan bankers &ebelum mengambil keputusan untuk memberi atau menolak permintaan kredit dari suatu perusahaan, perlu mengetahui terlebih dahulu posisi keuangan dari suatu perusahaan yang bersangkutan) Posisi atau keadaan keuangan perusahaan peminta kredt akan dapat diketahui melalui penganalisaan laporan keuangan perusahaan tersebut) 6al ini akan dilakukan baik oleh kreditur jangka pendek maupun kreditur jangka panjang) :)Pemerintah Dimana perusahaan tersebut berdomisili, sangat berkepentingan dengan laporan keuangan perusahaan tersebut, disamping untuk menentukan besarnya pajak yang harus ditanggung oleh perusahaan juga sangat diperlukan oleh biro pusat statistik)dinas perindustrian, perdagangan, dan tenaga kerja untuk dasar peren$anaan pemerintah) Dari uraian diatas, dapat dikemukakan bah.a in+ormasi yang disajikan dalam laporan keuangan bersi+at umum, sehingga tidak sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan in+ormasi semua pihak) Cleh karena itu tanggung ja.ab manajemen untuk menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi yang la3im digunakan "ndonesia, sehingga laporan keuangan yang disajikan dapat dipahami oleh semua pihak)

10 %dapun bentuk B bentuk laporan keuangan sebagai berikut , laporan keuangan yang lengkap meliputi nera$a, laporan rugi B laba , laporan eOuitas serta laporan keuangan lainnya yang dapat men$erminkan hasil B hasil yang telah di$apai oleh perusahaan selama periode tertentu) Untuk lebih memahami hal tersebut perlu kiranya bagi penulis untuk membahas tentang bentuk isi serta prinsip B prinsip dari tiap ma$am laporan keuangan) -) Ner-?7enurut &) 7una.ir (20005 18) menyatakan nera$a adalah sebagai berikut 5 ,aporan yang sistematis tentang akti#a, hutang srta modal dari suatu perusahaan pada suatu tertentu)jadi tujuan nera$a adalah untuk menunjukan posisi keuangan suatu peruasahaan pada tanggal tertentu, biasanya pada .aktu dimana buku@ buku ditutup dan ditentukan sisanya pada suatu akhir tahun *is(al atau tahun kalender,sehingga nera$a sering disebut dengan balan(e sheet. Dari pendapat diatas, dapat dikemukakan bah.a nera$a adalah laporan yang menyajikan tentang akti#a,hutang,dan modal suatu perusahaan pada saat tertentu atau periode tertentu) Dengan demikian nera$a terdiri dari tiga bagian utama yaitu akti#a, hutang, dan modal) ") A.4(77enurut &) 7una.ir (20005 19) menyatakan akti#a adalah sebagai berikut 5 Dalam pengertian akti#a tidak terbatas pada kekayaan perusahaan yang ber.ujud saja, tetapi termasuk juga pengeluaran B pengeluaran yang belum dialokasikan ( de**ered (harges ) atau biaya yang masih harus dialokasikan pada penghasilan yang akan datang, serta akti#a yang tidak ber.ujud lainnya ( itengible assets ) misalnya good.ill, hak patent, hak menerbitkan dan sebagainya) &edangkan menurut "katan %kuntansi "ndonesia ( "%" ) dalam bukunya standar akuntansi keuangan ( 20025 18 ) menyatakan bah.a akti#a adalah sumber data yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristi.a masa lalu dan dari mana man+aat ekonomi dimasa depan diharapkan akan diperoleh dari perusahaan) Dari pengertian diatas dapat dikemukakan bah.a akti#a adalah sumber B sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan sebagai akibat dari peristi.a masa lalu dan darimana man+aat ekonomi dimasa depan diharapkan man+aatnya dimasa datang) Pada dasarnya akti#a dapat diklasi+ikasikan menjadi dua bagian utama yaitu akti#a lan$ar dan akti#a tidak lan$ar 5

11 a) %kti#a lan$ar 7enurut &) 7una.ir (20005 19) menyatakan akti#a lan$ar adalah sebagai berikut 5 Uang kas dan akti#a lainnya yang dapat diharapkan untuk di$airkan atau ditukarkan menjadi uang tunai, dijual atau dikonsumen dalam periode berikutnya ( paling lama satu tahun atau dalam perputaran kegiatan perusahaan yang normal )) &edangkan menurut "katan %kuntansi "ndonesia ( "%" ) dalam bukunya standar akuntansi keuangan (20025?2) menyatakan bah.a akti#a lan$ar adalah akti#a yang diharapkan dapat direalisasikan dalam satu tahun atau dalam satu siklus operasi normal, perusahaan, yang mana yang lebih lama) Dari pengertian diatas, dapat dikemukakan bah.a yang dimaksud dengan akti#a lan$ar adalah akti#a yang dapat di$airkan atau diuangkan dalam .aktu satu tahun atau dalam siklus opersai normal) Mang termasuk kelompok akti#a lan$ar adalah 5 1) kas atau uang tunai yang dapat digunakan untuk membiayai operasi perusahaan) 2) "n#estasi jangka pendek ( surat Bsurat berharga atau marketable se(urities ), adalah in#estasi yang si+atnya sementara ( jangka pendek ) dengan maksud untuk meman+aatkan uang kas yang untuk sementara belum dibutuhkan dalam operasi) 8) piutang .eseal, adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain yang dinyatakan dalam suatu .esel atau perjanjian yang diatur dalam undang B undang karena .esel pembuatanya diatur dengan undang B undang, maka .esel ini lebih mempunyai kekuatan hukum dan lebih terjamin pelunasannya, dan piutang .esel ( n tes re(ei.eable ) ini dapat diperjual belikan) 9) piutang dagang, adalah tagihan kepada pihak lain ( kepada kreditor atau langganan ) sebagai akibat adanya penjualan barang dagangan se$ara kredit) :) persediaan, untuk perusahaan perdagangan yang dimaksud dengan persedian adalah semua barang B barang yang diperdagangkan yang sampai tanggal nera$a masih digudang atau masih belum laku dijual) Untuk perusahaan ;) manu*a(turing ( yang memproduksikan barang ) maka persediaan yang dimiliki meliputi 5 persediaan bahan mentah, persediaan barang dalam dalam proses, dan persediaan barang jadi)

<) piutang penghasilan atau penghasilan yang masih harus diterima ,adalah penghasilan yang sudah menjadi hak perusahaan karena perusahaan telah memberikan jasa atau 12 prestasinya, tetapi belum diterima pembayarannya, sehingga merupakan tagihan) >) pereskot atau biaya yang harus dibayar dimuka, adalah pengeluaran untuk memperoleh jasa atau prestasi dari pihak lain, tetapi pengeluaran itu belum menjadi biaya atau jasa atau prestasi pihak lain itu dinikmati oleh perusahaan pada periode ini melainkan pada periode berikutnya) b) %kti#a tidak lan$ar 7enurut &) 7una.ir (20005 1;) menyatakan akti#a tidak lan$ar adalah sebagai berikut 5 %kti#a tidak lan$ar adalah akti#a yang mempunyai umur kegunaan relati+ permanen atau jangka panjang ( mempunyai umur ekonomis lebih dari satu tahun atau tidak akan habis dalam satu kali perputaran operasi perusahaan )) Mang termasuk akti#a lan$ar adalah 5 1) in#estasi jangka panjang dapat berupa 5 (a) saham dari perusahaan lain, obligasi atau pinjaman dari perusahaan lain) (b) akti#a tetap yang tidak ada hubungannya dengan usaha perusahaan ($) dalam bentuk dana B dana yang sudah mempunyai tujuan (ertentu) (ujuan in#estasi atau penanaman ini pada umumnya adalah untuk Dapat mengadakan penga.asan terhadap kebijaksanaan atau kegiatan terhadap perusahaan lain, untuk memperoleh pendapatan yang tetap se$ara terus menerus, untuk membentuk suatu dana tujuan B tujuan tertentu, untuk membina hubungan baik drngan perusahaan lain, dan untuk tujuan B tujuan lainnya) Penyajian in#estasi jangka panjang ini dalam nera$a adalah sebesar ( st atau harga perolehan dari in#estasi tersebut,yang meliputi harga beli, komisi perantar, pajak, dan pengeluaran B pengeluaran lain sehubungan dengan pembelian in#estasi jangka panjang tersebut)

2) akti#a tetap adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan yang +isiknya nampak (kongkrit) dimasukan dalam akti#a tetap ini meliputi 5 a) tanah yang diatasnya didirikan bangunan atau digunakan operasi, misalnya sebagai lapangan, halaman, tempat

parkir, dan lain sebagainya)


18 b) bangunan baik bangunan kantor, toko, maupun bangu untuk pabrik $) 7esin d) "n#entaris e) endaraan atau perlengkapan alat B alat lainnya 8) %kti#a tetap tidak ter.ujud ( intangable *i/ed assets ) adalah kekayaan perusahaan yang se$ara +isik tidak nampak, tetapi merupakan suatu hak yang mempunyai nilai dan dimiliki oleh perusahaan untuk digunakan dalam kegiatan perusahaan termasuk dalam akti#a tetap tidak ter.ujud ini meliputi 5 hak $ipta, merek dagang, biaya pendirian ( rgai0ati n ( st ), lisensi, good.ill,dan sebagainya) 9) Beban yang ditangguhkan ( de*erred (harges ),adalah menunjukan adanya pengeluaran atau biaya yang mempunyai man+aat jangka panjang ( lebih dari satu tahun ),atau suatu pengeluaran yang akan dibebankan juga pada periode B periode berikutnya)

:) %kti#a lain B lain adalah menunjukan kekayaanya atau akti#a perusahaan yang tidak dapat atau belum dapat dimasukan dalam klasi+ikasi B klasi+ikasi sebelumnya, misalnya gedung dalam proses, tanah dalam penyelesaian piutang jangka panjang dan sebagainya) !) $,4-)* 7enurut 7enurut &) 7una.ir (20005 1>) menyatakan bah.a hutang adalah semua ke.ajiban keuangan perusahaan kepada pihak lain yang belum terpenuhi,dimana hutang ini merupakan sumber dana atau modal perusahaan yang bersal dari kreditur) &edangkan menurut "katan %kuntansi "ndonesia ( "%" ) dalam bukunya standar akuntansi keuangan (200251<) menyatakan hutang adalah ke.ajiban merupakan hutang masa kini yang timbul dari peristi.a masa lalu, penyelesaianya diharapkan mengakibatkan arus kas keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung man+aat ekonomi) Dari pengertian tersebut diatas, dapat dikemukakan bah.a hutang atau ke.ajiban adalah hutang yang harus dipenuhi oleh perusahaan)

19 6utang atau ke.ajiban perusahaan dapat dibedakan kedalam hutang lan$ar ( hutang jangka pendek ) dan hutang jangka panjang) (a) 6utang lan$ar atau hutang jangka pendek 7enurut 7enurut &) 7una.ir (20005 1>) menyatakan bah.a hutang lan$ar atau hutang jangka pendek adalah ke.ajiban keuangan perusahaan yang pelunasannya atau pembayarannya akan dilakukan dalam jangka pendek ( satu tahun sejak tanggal nera$a ) dengan menggunakan akti#a lan$ar yang dimiliki oleh perusahaan) &edangkan menurut "katan %kuntansi "ndonesia ( "%" ) dalam bukunya standar akuntansi keuangan (20025?11) menyatakan bah.a ke.ajiban jangka pendek adalah ke.ajiban yang diharapkan akan dilunasi dalam .aktu satu tahun atau satu siklus operasi normal perusahaan, mana yang lebih lama) Dari pengertian diatas, dapat dikemukakan bah.a yang dimaksud dengan ke.ajiban jangka pendek adalah hutang jangka pendek atau hutang lan$ar yang harus dilunasi dalam .aktu satu tahun) Mang termasuk hutang lan$ar adalah 5 1) 6utang dagang, adalah hutang yang timbul karena adanya pembelian barang dagang se$ara kredit 2) 6utang .esel, adalah hutang yang disertai dengan janji tertulis ( yang diatur dengan undang B undang ) untuk melakukan pembayaran sejumlah tertentu pada .aktu tertentu dimasa yang akan datang 8) 6utang pajak, baik pajak untuk perusahaan yang bersangkutan maupun pajak pendapatan karya.an yang belum disetorkan ke kas negara) 9) Biaya yang masih harus dibayar, adalah biaya B biaya yang harus sudah terjadi tetapi belum dilakukan pembayarannya) :) 6utang jangka panjang yang segera jatuh tempo, adalah sebagian ( seluruh ) hutng jangka panjang yang sudah menjadi hutang jangka pendek, karena harus segera dilakukan pembayarannya) ;) Penghasilan yang diterima dimuka ( de*ered re.enue ) adalah penerimaan uang untuk penjualan barang dan jasa yang belum direalisasi)

1: b) 6utang jangka panjang 7enurut 7enurut &) 7una.ir (200051?) menyatakan bah.a hutang lan$ar atau hutang jangka panjang adalah ke.ajiban keuangan yang jangka .aktu pembayarannya ( jatuh tempo ) masih jangka panjang ( lebih dari satu tahun sejak tanggal nera$a )) Dari pengertian diatas, bah.a yang dimaksud hutang jangka panjang adalah hutang yang periode pengambilannya lebih dari satu tahun) Mang termasuk hutang jangka panjang adalah 5 hutang obligasi 6utang hipotik, adalah hutang yang dijamin dengan akti#a tetap (ertentu Pinjaman jangka .aktu yang lain 7enurut 7enurut &) 7una.ir (20005 1?) menyatakan 7odal sebagai berikut 5 hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan yang ditunjukan dalam pos modal ( modal saham ), sur+lus dan laba yang ditahan atau kelebihan nilai akti#a yang dimiliki oleh perusahaan terhadap seluruh hutang B hutangnya) &edangkan menurut ikatan %kuntansi "ndonesia ("%") dalam buku standar akuntansi keuangan (200251<), menyatakan bah.a modal atau ekuitas adalah hak residul atau akti#a perusahaan setelah dikurangi semua perusahaan) Bentuk nera$a 5 7enurut & 7una.ir bentuk B bentuk nera$a (20005 20) adalah sebagai berikut bentuk skronto ( a(( unt * rm ) dimana semua akti#a ter$antum sebelah kiri atau debet dan hutng,serta modal ter$antum sebelah kanan atau kredit Bentuk #erti$al ( re* rt * rm ), dalam bentuk ini semua akti#a nampak dibagian atas yang selanjutnya diikuti dengan hutang jangka pendek, hutang jangka panjang, serta modal Bentuk nera$a yang disesuaikan dengan kedudukan atau posisi keuangan perusahaan, bentuk ini bertujuan agar kedudukan atau posisi keuangan yang dikehendaki nampak dengan jelas)

3) Mo5-l

1;

'+ L-por-) r,*( l-'7enurut 7enurut &) 7una.ir (20005 2;) menyatakan bah.a laporan rugi B laba adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan biaya, rugi B laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan selama periode tertentu) Bentuk rugi B laba 7enurut 7enurut &) 7una.ir (20005 2;) menyatakan bah.a laporan rugi B laba adalah sebagai berikut 5 1) Bentuk single step, yaitu dengan menggabungkan semua penghasilan menjadi satu kelompok dan semua biaya dalam satu kelompok, sehingga untuk menghitung rugi B laba bersih hanya memerlukan satu langkah yaitu mengurangkan total biaya terhadap total penghasilan 2) Bentuk multiple step, dalam bentuk ini dilakukan pengelompokan yang teliti sesuai dengan prinsip yang digunakan se$ara umum 8) ,aporan rugi B laba yang ditahan, laba B rugi yang timbul se$ara insidential dapat diklasi+ikasikan tersendiri dalam laporan B laporan rugi B laba atau di$antumkan dalam laporan laba yang ditahan ( retained earning statement ) atau dalam laporan perubahan modal, tergantung pada konsep yang dianut perusahaan) 6+ Lpor-) l-'- :-)* 5(4-h-) 7enurut &) 7una.ir (20005 <) menyatakan bah.a laporan laba yang ditahan adalah suatu laporan yang didalamnya ditunjukan mengenai laba yang tidak dibagi a.al periode ditambah ditunjukan mengenai laba yang tidak dibagi a.al periode ditambah dengan laba ( dalam laporan rugi B laba ) dan dikurangi dengan de#iden yang diumumkan selama periode yang bersangkutan) Dari pendapat diatas, dapat dikemukakan bah.a yang dimaksud dengan laporan laba yang ditahan adalah laporan yang terdiri dari laba yang tidak dibagi a.al periode ditambah dengan laba yang terdapat dalam laporan rugi B laba dan dikurangi dengan de#iden) ,aba atau rugi yang timbul se$ara insidential dapat diklasi+ikasikan tersendiri dalam laporan B lporan rugi B laba atau di$antumkan dalam laporan laba yang ditahan ( retained earning statement ) atau dalam laporan perubahan modal tergantung pada konsep yang dianut oleh perusahaan yang bersangkutan)

alau perusahaan mengikuti (lean sur*lus prin(iple atau all an(lusi.e ( n(ept,maka semua rugi laba insidential nampak dalam laporan rugi B laba, dan dalam laporan laba yang ditahan hanya berisi 5
1< a). 1et in( me yang ditrans+er dari laporan rugi Blaba b))Deklarasi ( pembayaran ) de#ident $))Penyisihan dari laba ( appr priati n * retained earning ) alau perusahan mengikuti n n (lean surplus ( n(ept atau (urrent perating per* rman(e, maka dalam laporan rugi B laba hanya menentukan hasil dari oprasi normal periode itu, sedangkan rugi B laba yang timbul se$ara insidential nampak dalam laporan perubahan modal atau laporan laba yang ditahan) 40 Me4o5e 5-) 4e.)(. -)-l(s(s l-por-) .e,-)*-) %nalisis laporan keuangan terdiri dari penelaahan atau mempelajari hubungan B hubungan dan tendesi atau ke$enderungan ( trend ) untuk menentukan posisi kekeuangan dan hasil opersi serta perkembangan perusahaan yang bersangkutan) 7etode dan teknik analisa digunakan untuk menentukan dan mengukur hubungan antara pos B pos yang ada laporan, sehingga dapat diketahui perubahan B perubahan dari masing B masing pos tersebut bila dibandingkan dengan laporan dari beberapa periode untuk suatu perusahaan tertentu, atau diperbandingkan dengan alat B alat perbandingan lainnya, misalnya diperbandingkan dengan laporan keuangan yang dibudgetkan atau dengan laporan keuangan perusahaan lainnya) 7enurut & 7una.ir (20005 8;)menyatakan metode analisa yang dapat digunakan dalam menganalisa laporan keuangan terdiri dari dua metode yaitu 5 1) 7etode hori3ontal atau metode dinamis, adalah analisa dengan menggunakan pembandingan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat,sehingga akan diketahui perkembangannya) 2) 7etode #ertikal atau metode analisis statis, adalah apabila laporan keuangan yang dianalisa hanya meliputi satu periode atau satu saat saja, yaitu dengan memperbandingkan antara pos yang satu dengan pos yang lainnya dalam laporan keuangan tersebut, sehingga hanya akan diketahui keadaan keuangan atau hasil operasi pada saat itu saja) 7enurut & 7una.ir (20005 8;)menyatakan teknik analisa yang biasa digunakan dalam analisa laporan keuangan adalah sebagai berikut 5 1) %nalisa perbandingan laporan keuangan, metode dan teknik

analisa dengan $ara memperbandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih, dengan menunjukan 5 1> 1)) 2)) 8)) 9)) :)) Data absolute atau jumlah B jumlah dalam rupiah kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah kenaikan atau penurunan dalam presentase perbandingkan yang dinyatakan dengan ratio presentase dari total

1)) (ren atau tedensi posisi dan kemajuan keuangan perusahaan yang dinyatakan dalam presentase, adalah suatu metode atau teknik analisa untuk mengetahui tendensi daripada keadaan keuangannya, apakah menunjukan tendensi tetap,naik atau bahkan turun) 2)),aporan dengan prosentase perkomponen atau ( mman si0e statement" adalah metode analisa untuk mengetahui presentase in#estasi pada masing B masing akti#a terhadap total akti#anya, juga untuk mengetahui struktur permodalannya dan komposisi perongkosan yang terjadi dihubungkan dengan jumlah penjualannya) 8))%nalisa sumber dan pengguaan modal kerja, adalah suatu analisa untu mengetahui sumber B sumber serta pengguaan modal kerja atau untuk mengetahui sebab B sebab berubahnya modal kerja dalam periode tertentu) 9))%nalisa sumber dan pengguaan kas ( (ash *l ! statement analysis),adalah suatu analisa untuk mengetahui sebab B sebab berubahnya jumlah uang kas atau untuk mengetahui sumber B sumber serta pengguaan uang kas selama periode tertentu) :))%nalisa ratio, adalah suatu metode analisa untuk mengetahui hubungan dari pos B pos tertentu dalam nera$a atau laporan rugi B laba se$ara indi#idu atau kombinasi dari kedua laporan tersebut) 2) %nalisa laporan dari laba kotor ( gr ss pr *it analysis),adalah suatu analisa untuk mengetahui sebab B sebab perubahan laba kotor suatu periode dengan laba yang dibudgetkan untuk periode tersebut 8) %nalisis break e#en, adalah suatu analisa untuk menentukan tingkat penjualan yang harus di$apai oleh suatu perusahaan agar perusahaan tersebut tidak menderita kerugian, tetapi juga belum memperoleh keuntungan) 7etode dan teknis analisa yang digunakan, semuanya itu adalah merupakan permulaan dari proses analisa yang diperlukan untuk menganalisa laporan keuangan, dan setiap metode analisa mempunyai

tujuan yang sama yaitu untuk membuat agar data lebih dimengerti sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak B pihak yang membutuhkan) 1? 4+ Je)(s < 9e)(s A)-l(s(s L-por-) Ke,-)*-) Dalam menganalisa dan menilai posisi keuangan dan potensi atau kemajuan B kemajuan perusahaan, +aktor untuk menilai posisi keuangan dengan mengadakan analisa ratio yang dapat menginterprestasikan kondisi keuangan dari hasil operasi suatu perusahaan) (ujuan menganalisa pada umumnya adalah tingkat pro+itabilitas, sol#abilitas, dan lik.iditas dari perusahaan yang bersangkutan, oleh karena itu angka B angka rasio pada dasarnya juga dapat digolongkan) 7enurut & 7una.ir (2000511:) menyatakan angka B angka rasio dapat digolongkan sebagai berikut 5 a) ,ik.iditas, adalah menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi ke.ajiban keuangan yang harus segera dipenuhi,atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi ke.ajiban keuangan pada saat ditagih) b) &ol#abilitas, adalah menunjukan kemampuan perusahaan untuk memenuhi ke.ajiban keuangan apabila perusahaan tersebut dilik.idasikan, baik ke.ajiban keuangan jangka pendek maupun jangka panjang) $) Pro+itabilitas, adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba selama periode tertentu) B+ Pro;(4-'(l(4-s "+ Pe)*er4(-) Pro;(4-'(l(4-s Pro+itabilitas jumlah relati+ laba yang dihasilkan dari sejumlah in#estasi atau modal yang ditanamkan dalam suatu usaha) Pro+itabilitas merupakan kriteria penilaian yang se$ara luas digunakan dan dianggap paling #alid untuk dipakai sebagai alat pengukur tentang hasil pelaksanaan operasi perusahaan, karena mempunyai $iri B $iri sebagai berikut 5 1) Pro+itabilitas merupakan alat pembanding pada berbagai altrernati+ in#estasi atau penanaman modal yang ( yang sudah barang tentu ) sesuai dengan tingkat resiko masing B masing se$ara umum dapat dikatakan semakin besar resiko suatu penanam in#estasi atau modal dituntut pro+itabilitas yang semakin tinggi pula, demikian sebaliknya) 2) Pro+itabilitas mampu menggambarkan tingkat laba yang dihasilkan

menurut jumlah yang ditanamkan atau in#estasinya, karena

pro+itabilitas dinyatakan dalam angka relati+ ( persentase )) 7enurut Bambang 1iyanto (200858:) menyatakan bah.a 5
20 Pro+itabilitas menunjukan perbandingan antara laba dengan akti#a atau modal serta kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama suatu periode tertentu) Dan dinyatakan dalam suatu rumus sebagai berikut 5 , H 100 D 7 Diman ,, adalah jumlah laba yang diperoleh selama periode tertentu) Dan 7 , adalah modal atau akti#a yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut) &edangkan 7enurut & 7una.ir (200051;:) menyatakan pro+itabilitas adalah sebagai berikut 5 Pro+itabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dengan seluruh modal yang dipergunakan dalam suatu periode tertentu, dan untuk mengetahui apakah suatu perusahaan telah menggunakan modalnya se$ara produkti+ dan e+esien atau belum,hal ini dilihat dengan menggunakan analisis pro+itabilitas) Gara untuk menilai pro+itabilitas atau perusahaan adalah berma$am B ma$am dan tergantung pada laba dan akti#a atau modal mana yang akan diperbandingkan satu dengan yang lainnya) %pabila yang akan diperbandingkan itu laba yang berasal ini opersi usaha, atau laba netto sesudah pajak dengan akti#a operasi, atau laba netto sesudah pajak diperbandingkan dengan keseluruhan akti#a atau laba netto sejumlah pajak dengan jumlah modal tersendiri) /umlah laba yang diperoleh se$ara teratur ke$enderungan atau trend keuntungan yang meningkat merupakan suatu +aktor yang perlu mendapat perhatian menganalisis didalam menilai pro+itabilitas atau perusahaan) Pro+itabilitas merupakan jumlah relati+ laba yang dihasilkan dari sejumlah in#estasi atau modal yang ditanamkan dalam suatu usaha) Dari uaraian diatas, dapat dikemukan bah.a pro+itabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memperoleh laba dengan memperbandingkan antara laba dengan akti#a atau modal selama periode tertentu yang dinyatakan dalam persentase) !+ T,9,-) -4-, ;,)*s( per,s-h--) &e)*h(4,)* pro;(4-'(l(4-s &etiap perusahaan pada umumnya bertujuan untuk men$ari laba,dimana laba merupakan barometer untuk menilai sejauh mana kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan, sedangkan untuk mengukur derajat laba suatu perusahaan biasanya

digunakan ukuran pro+itabilitas, yaitu hasil perbandingan antara laba yang dihasilkan pada suatu .aktu dengan besarnya modal yang diin#estasikannya)

21 Pro+itabilitas se$ara umum adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dengan seluruh modal yang bekerja didalamnya selama periode tertentu) Pro+itabilitas juga merupakan alat e#aluasi yang paling #alid tentang hasil operasi perusahaan) 7an+aat lain yang dapat diambil dari pro+itabilitas adalah dapat dipakai sebagai alat bantu perusahaan dalam membuat proyeksi laba perusahaan) %dapun tujuan perhitungan pro+itabilitas bagi perusahaan yaitu untuk mengetahui tingkat laba yang diperoleh dari modal yang dipakai atau dinamakan sebagai gambaran e+esiensi perusahaan se$ara keseluruhan) 3+ Je)(s Pro;(4-'(l(4-s Dengan terdapatnya berma$am B ma$am $ara didalam usaha penilaian pro+itabilitas suatu perusahaan, maka jelas antara suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya tidak mempunyai kesamaaan didalam perhitungan pro+itabilitas) ekonomi dan pro+itabilitas modal sendiri) a) Pro+itabilitas ekonomi ( PE ) pro+itabilitas ekonomi,adalah perbandingan antara laba usaha dengan modal sendiri dan modal asing yang dipergunakan untuk menghasilkan laba tersebut dan dinyatakan dalam persentase) ,aba yang diperhitungkan untuk menghitung pro+itabilitas ekonomi hanyalah laba dari hasil operasi perusahaan yaitu yang disebut laba usaha) Pro+itabilitas ekonomi (PE) P laba bersih H 100 D 7odal b) Pro+itabilitas modal sendiri ( P7& ) Pro+itabilitas modal sendiri atau sering disebut juga pro+itabilitas usaha, adalah perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi pemilik modal sendiri disuatu pihak dengan jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut dilain pihak) ,aba yang diperhitungkan untuk menghitung modal sendiri adalah laba usaha setelah dikurangi dengan bunga modal asing dan pajak perseroan atau income tax) Pro+itabilitas modal sendiri (P&7) P laba bersih H 100 D 7odal sendiri 4+ Pe)*,.,r-) 5-) pe)-;s(r-) pro;(4-'(l(4-s 1asio pengukuran pro+itabilitas dapat dihitung dengan beberapa $ara antara alin 5 Bambang 1iyanto (200858:) menyatakan bah.a propitabilitas dapat dibedakan menjadi dua ma$am yaitu pro+itabilitas

a) 1asio laba usaha dengan akti#a usaha Pro+itabilitas suatu perusahaan dapat diukur dengan menghubungkan antara keuntungan dengan kekayaan atau asset yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan 22 tersebut ( operating assets ) yang dimaksud dengan operating assets yaitu semua akti#a yang digunakan dalam kegiatan usaha atau memperoleh penghasilan yang rutin atau usaha pokok perusahaan) 1umusnnya adalah sebagai berikut 5 ,ba usaha H 100 D %kti#a usaha b) 1asio rate o+ return on in#estment ( 1C" ) 1asio ini dapat diukur drngan perbandingan antara laba sebelum pajak dengan jumlah akti#a yang digunakan) 1atio ini menunjukan kemampuan dari modal dan diin#estasikan dalam keseluruhan akti#a untuk menghasilkan keuntungan in#estor)dan rumusnya adalah sebagai berikut 5 1ate o+ 1C" 5 ,aba sebelum pajak H 100 D %kti#a usaha $) Pro+itabilitas Ekonomis Pro+itabilitas ekonomis yaitu perbandingan antara laba dengan modal sendiri untuk menyediakan keuntungan bagi pemilik perusahaan semakin meningkat ratio ini akan semakin baik, karena laba yang diperoleh perusahaan akan semakin tinggi) Dan rumusnya adalah sebagai berikut 5 Pro+itabilitas Ekonomis5 ,aba 7odal sendiri 6+ L-por-) .e,-)*-) se'-*-( 5-s-r pe)*,.,r-) ,aporan keuangan pada dasarnya adalah hasil akhir dari proses akuntansi yang dapat di gunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau akti#itas suatu perusahaan dengan pihak B pihak yang berkepentingan) Untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan keuangan suatu perusahaan, maka perusahaan tersebut perlu mengadakan interprestasi atau analisis terhadap data keuangan dari perusahaan yang bersangkutan dan data tersebut akan ter$ermin dari laporan keuangan, sehingga dapat diketahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan) usaha H 100D

&alah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengetahui keadaan suatu perusahaan dalam menganalisis laporan keuangan yaitu dengan menggunakan alat ukur pro+itabilitas) Dengan menggunakan alat ukur ini, dapat diketahui perkembangan perusahaan, apakah perusahaan tersebut mengalami kenaikan atau penurunan dalam tingkat pro+itabilitas) (ingkat

28 pro+itabilitas akan dapat diketahui dengan $ara menganalisis dan menginterprestasikan laporan keuangan perusahaan bersangkutan dengan menggunakan metode atau teknik analisa yang tepat sesuai dengan tujuan analisa) Dengan laporan keuangan perusahaan dapat menentukan atau menilai posisi keuangan suatu perusahaan, dimana dengan hasil analisis tersebut pihak B pihak yang berkepentingan dapat mengambil keputusan) Dengan demikian jelaslah bah.a laporan keuangan merupakan dasar perhitungan pro+itabilitas, hal ini dilakukan dengan melihat kemajuan atau kemunduran dari suatu perusahaan)

29 BAB III METODE PENELITIAN "+ Me4o5e pe)el(4(-) 7etode merupakan suatu $ara atau langkah B langkah yang harus dilalui dengan menyelesaikan suatu masalah) Dalam menyusun laporan penelitian perlu men$ari dan mengumpulkan data serta in+ormasi yang sesuai dengan si+at permaslahannya dan berkaitan dengan tujuan penulis agar dapat suatu susunan data yang lengkap untuk dipakai sebagai dasar pembahasan) Dalam melakukan penyusunan skripsi ini, penulis melakukan metode deskripti+ kuantitati+, yaitu melakukan penelitian untuk memperoleh +akta dan data sekunder maupun primeer yang diperlukan) 7enurut 'inarno &urakhmad (20015190) menyatakan metode deskripti+ adalah sebagai berikut 5 Bentuk penyelidikan deskripti+ adalah menuturkan dan mena+sirkan data yang ada, misalnya tentang situasi yang dialami saling berhubungan, kegiatan, pandangan, sikap yang nampak, atau tentang suatu proses yang sedang mun$ul ke$enderungan yang nampak) Pertentangan yang merunn$ing dan sebagainya) Berdasarkan dengan hal diatas, maka metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskripti+ yaitu penelitian terhadap suatu objek dengan tujuan untuk membuat gambaran se$ara sistematis, +aktual mengenai +akta B +akta dan hubungan antara +enomena yang diselidiki) !+ Oper-s(o)-l %-r(-'el 7enurut &ugiyono (200<5 1?) dalam bukunya metode penelitian administrasi menyatakan #ariabel adalah suatu atribut atau si+at atau aspek dari orang maupun objek yang mempunyai #ariasi tertentu yang diterapkan oleh penelitian untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya)

Berdasarkan judul penulis ajukan yaitu analisis laporan keuangan dalam mengukur tingkat pro+itabilitas) 7aka dalam hal ini penulis menyimpulkan bah.a judul tersebut merupakan #ariabel mandiri, dan mempunyai indikator #ariabel sebagai berikut 5

2: Eariabel %nalisis laporan keuangan dalam mengukur tingkat pro+itabilitas Dimensi 1) 1asio laba usaha Dengan akti#a usaha 2) 1asio 1ate o+ run Cn in#esment 8) Pro+itabilitas Ekonomis "ndikator @ ,aba usaha @ %kti#a usaha @ ,aba bersih ( &b" pajak ) @ /umlah akti#a usaha @ -era$a th 200;,200<, dan 200> @ ,aba rugi th 200;,200<,200>

3+ Te).(. pe)*,&p,l-) 5-4(enik pengumpulan data ini merupakan langkah penting dalam suatu penelitian untuk memperoleh data yang sistematis, terarah, dan sesuai dengan masalah yang akan diteliti) Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diambil dari dua sumber yaitu 5 1) sumber primer adalah sumber yang langsung memberikan data kepada pengumpulan data) (eknik yang dipakai dalam pengumpulan data ini adalah 5 a) 'a.an$ara, merupakan teknik pengumpulan data dengan $ara tanya ja.ab antara penulis dengan pihak yang memberikan in+ormasi dengan perusahaan yang dapat diketahui masalah khusus yang dihadapi) b) %ngket, merupakan teknik pengumpulan data dengan

menggunakan da+tar pertanyaan mengenai hal B hal yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, yang telah disusun sebelumnya) B) &umber sekunder adalah sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data) (eknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah sebagai berikut 5 a) Penelitian kepustakaan Penelitian merupakan teknik pengumpulan data, se$ara tidak langsung terhadap objek yang diteliti dimana penelitian 2; dilakukan dengan $ara memba$a,mengutip,dan menelaah serta mengidenti+ikasi berbagai literatul,$atatan kuliah, buku B buku lainnya yang berkaitan dengan penelitian) b) Dokumentasi merupakan $ara mengumpulkan data dari barang B barang tertulis mengenai hal B hal atau #ariabel seperti dokumen, majalah, $atatan harian, peraturan B peraturan dan sebagainya) 4+ Te.)(. Pe)*ol-h-) D-4&etelah data yang diperlukan diperoleh melalui teknik B teknik pengumpulan data, data tersebut penulis susun kemudian diolah agar menjadi data yang akurat, yang dapat dipertanggungja.abkan se$ara ilmiah dan dapat dipahami oleh semua pihak) Pengolahan data dapat dilakukan melalui perhitungan ratio dengan rumus sebagai berikut 5 1) 1asio laba usaha dengan akti#a usaha ,aba usaha H 100 D %kti#a usaha 2) 1asio rate o+ return on in#estement ( 1C" ) ,aba bersih ( sebelum pajak ) H 100D /umlah akti#a usaha 8) 1asio Pro+itabilitas Ekonomi ,aba Usaha H 100 D 7odal + Te.)(. -)-l(s(s 5-4(eknik analisis data dilaksanakan melalui rasio pro+itabilitas perusahaan yang berstandar pada laporan financial, baik da+tar nera$a maupun laba rugi) 7enurut & 7una.ir (20005;90) dalam bukunya analisis laporan keungan mengemukakan bah.a 5 1asio menggambarkan suatu hubungan atau pertimbangan (

mathemati$al relationship ) antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain, dan dengan menggunakan alat analisis berupa rasio ini akan dapat menjelaskan atau memberi gambaran baik atau buruknya keadaan posisi keuangan suatu perusahaan terutama apabila rasio tersebut dibandingkan dengan angka rasio pembanding yang digunakan sebagai standar Berdasarkan hasil perhitungan baik se$ara rasio laba usaha dengan akti#a usaha, rasio rate o+ return on in#estment ( 1C" ), dan pro+itabilitas ekonomis, untuk dianalisis tingkat pro+itabilitas mana yang paling besar hasilnya) 2< BAB I% $ASIL PENELITIAN DAN PEMBA$ASAN A+ G-&'-r-) ,&,& per,s-h--) "+ Se9-r-h s()*.-4 per,s-h--) Pada mulanya perusahaan listrik negara diindonesia, sudah dimonopoli oleh pihak s.asta Belanda, kemudian setelah "ndonesia merdeka tepatnya pada tahun 1?:<, baru pengambilalihan perusahaan B perusahaan milik asing kekuasaan pemerintah republik "ndonesia) 7aka se$ara berangsur B angsur pengusahaannya ter$apai dalam tahun 1?;0) &etelah melalui proses pemindahan atau nasionalisasi dari 0EBEC maka perusahaan listrik negara menjadi perusahaan milik negara yang bernama P,-, republik "ndonesia berdasarkan UUD 1?9:) berdasarkan in+ormasi yang penulis terima, sejarah singkat P,terbagi kedalam tiga +ase, sebagai berikut 5 !ase Pemerintah 6india Belanda ( 1?0: ) Pada +ase pemerintahaan hindia belanda, dia.ali dengan berdirinya bandoeng electriciteit maatschapijj ( BE7 ), yang bertugas membuat atau membangun jaringan listrik kota bandung pada tahun 1?18) kemudian 1?1?,berdiri pula land waterkracht beddrijr (,'B ) yang memiliki tugas lebih luas dibidang pengusahaan pembangkit dan penyaluran tenaga listrik dengan .ilayah kerja diseluruh "ndonesia) (anggal 81 Desember 1?1? dibuat akte pendidikan perusahaan pelistrik no 218 dihadapkan notaries 7r) %ndrian Ean Cphuyen di bata#ia) &etelah itu BE7 dilebur menjadi 0EBEC yang berdiri di Bandung pada tanggal 1 januari 1?21) F-se pe&er()4-h-) 9ep-)* Pada masa ini, pendistribusian tenaga listrik diusahakan oleh ja.a2 denki djogyo sha bandoeng shi sa * sedangkan untuk pembangkitan dan penyaluran dilakukan oleh dua instansi, yaitu seibo denki djogyo sha pada periode 1?92 @ 1?9: dan oleh denki kosha pada periode 1?98 B 1?9:

!ase pemerintahan republik "ndonesia Pada masa re#olusi perjuangan +isik, pelistrikan ditanah air telah dipegang oleh pemerintah 1epublik "ndonesia, melalui djawatan listrik. Pada tahun 1?9> belanda masuk, maka pemerintahan 1epublik "ndonesia hijrah ke jogjakarta, pengusahaan dan pendistribusian tenaga listrik khususnya di ja.a barat termasuk jakarta, diusahakan oleh 0EBEC kembali)

2> &edangkan pembangkit dan penyebaran tetap dikuasai dan dikelola oleh pemerintahan 1epublik "ndonesia, yaitu oleh pemerintahan atau perusahaan negara untuk pembangkit listrik disingkat PENUSPETEL) Pada tahun 1?:< terjadi nasionalisasi perusahaan milik asing, yang menyebabkan 0EBEC diambil alih pada tanggal 2< desember 1?:<) &ehubungan dengan nasionalisasi ini, maka pada tahun 1?:> dikeluarkan peratuaran pemerintahan no >; pada tahun 1?:>,peratuaran pemerintah no 1> tahun 1?:?, dan peraturan pemerintah pengganti UU no 1? tahun 1?;0 tentang perusahaan negara) Berdasarkan peraturan pemerintah no 1; tahun 1?:? tersebut, maka 0EBEC dibandung dinyatakan menjadi perusahaan milik negara) &elanjutnya melalui peraturan perusahaan umum listrik negara disingkat BPU B P,-) emudian berdasarkan peraturan pemerintah no 1? tahun 1?;: dan peraturan menteri pekerjaan umum dan tenaga no 1IDP1(I1?;: tanggal 21januari 1?;:, diadakan reorganisasi, dimana BPU B P,- dihapus dan tingkat daerah dibentuk susunan organisasi P,- yang disebut dengan Perusahaan ,istrik -egara Eksploitas dan di ja.a barat disebut dengan P,Eksploitas J" yang berkedudukan dibandung termasuk $abang B $abangnya) Dalam peraturan pemerintah no 1> tahun 1?<2 mengenai perum listrik negara dalam bab " pasal " ayat " dan 2, disebutkan hal B hal yang menyangkut status P,- untuk jelaskan ayat B ayat tersebut yaitu 5 1) P,- yang didirikan dengan peraturan no 80 tahun 1?<0 peraturan pemerintah ini ditegaskan statusnya menjadi suatu perusahaan umum ( PERUM ), sebagaimana yang termasuk dalam pasal 2 ayat 2 UU no ? tahun 1;;? dengan nama * listrik negara * yang selanjutnya dalam PP disebut perusahaan yang melakukan usaha B usahanya berdasarkan ketentuan B ketentuan dalam peraturan pemerintah) 2) Dengan berlakunya peraturan pemerintahan no 1> tahun 1?<> tersebut, maka semua ketentuan dalam peraturan pemerintah no "" tahun 1?<0 sepanjang anggaran tentang anggaran Dasar perusahaan umum listrik negara) ( P,- ), dinyatakan tidak berlaku lagi) Berdsarkan

peraturan menteri PU(, no 018IP1(I10<: tanggal 1? september 1?<:, tentang organisasi tata kerja perusahaan umu listrik negara, maka P,- mengadakan reorganisasi yang menyangkut tugas dan .ilayah kerja didaerahnya) emudian berdasarkan pengumuman no 0:dI&E I1?<: tanggal 19 juli 1?<:, maka perum listrik negara eksploitasi J" disingkat P,- distribusi """ dan berikiutnya diubah lagi menjadi * perum listrik negara distrik ja.a barat *, yang

disingkat menjadi * P,- distribusi ja.a barat2)

2?

!+ A.4(7(4-s Per,s-h--) ,ayaknya sutau perusahaan P( P,- memiliki maksud dan tujuan perusahaa, berdasarkan peraturan pemerintah no 28 tahun 1??9 tanggal 1; juni 1??9 mengenai perubahan status P,- dari perusahaan umum ( PE1U7 ) menjadi perusahaan perseroan ( PE1&E1C ), maka P,- memiliki maksud dan tujuan sebagai berikut 5 1) menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum dan sekaligus memupuk keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan) 2) mengusahakan menyediakan tenaga listrik dalam jumlah dan mutu yang memadai yang berdasarkan kaidah bisnis yang sehat guna menjamin keberadaan dan pengembangannya dalam jangka panjang dengan tujuan untuk 5 a) 7eningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat se$ara adil dan merata serta mendorong peningkatan kegiatan ekonomi) b) 7engusahakan keuntungan agar dapat membiayai pengembangan tenaga listrik untuk melayani kebutuhan masyarakat) 8) 7erintis kegiatan @ kegiatan usaha penyediaan tenaga listrik yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor s.asta dan koperasi) 9) 7enyelenggarakan usaha B usaha lain yang menunjang usaha penyediaan tenaga listrik sesuai peraturan perundangan yang berlaku) Bidang usaha P,-, ditetapkan dengan peraturan Pemerintah no 1< tahun 1??0 #tanggal 2> mei 1??0 pasal ; ayat (1), (2)) (8) 5 Denagan memindahkan prinsip B prinsip ekonomi dan terjamin keselamatan kekayaan negara, P,- menyelenggarakan penyediaan tenaga listrik yang meliputi kegiatan pembangkitan, tranmisi dan distribusi sampai titk pemakaian)

Berdasarkan peraturan pemerintah tersebut, maka dapat dikatakan bah.a akti#itas perusahaan P( P,- adalah melakukan peren$anaan dan perluasan penyediaan listrik dan pengembangan penyediaan listrik tenaga listrik) 3+ S4r,.4,r Or*-)(s-s( 5-) 9o' 5es?r(p4(o) PT PLN ( persero ) UPT GARUT

30

&truktur Crganisasi P( P,- ( persero ) UP/ 0%1U(

MANAJER

&UPE1E"&C1 PE-0E-D%,"%EU D%- %D7


"+

8)2 /ob Des$ription P( P,- (persero) UP/ 0%1U( M-)-9er (ugas dan +ungsinya antara lain 5 a) 7emenuhi target bidang pemasaran b) 7emenuhi target bidang e+esiensi $) 7emenuhi target mutu dan keandalan d) 7emenuhi target pelayanan e) 7emenuhi target kualitas sumber daya manusia +) 7enerima laporan dari masing B masing asmen (asisten manejer ) untuk disetujui atau tidak

&UPE1E"&C1 PE,%M%-%PE,%-00%-

&UPE1E"&C1 G%(E1 A PE-0E,C,% 1E E-"-0

&UPEE1E"&C1 PE-0E-D%,"%PE-%0"6%-

&UPE1E"&C1 D"&(1"BU&"

&UPE1E"&C1 &%7BU-0%PE,%-00%-

&UPE1E"&C1 PE-E1("B%-,PE,%-00%1%(E-%0% ,"&(1" ( P2(, )

g) 7enandatangani surat keluar, memorandum, surat dinas, surat tugas, surat perintah kerja, dll !+ S,per7(sor Pe)*e)5-l(-) Ke, 5-) A5& (ugas dan +ungsinya antara lain 5 a) 7engurus masalah yang menyangkut kesejahteraan pega.ai ( gaji, kesehatan, tunjangan, dll ))

b) 7engatur dan membina sta+ yang berada diba.ahnya agar dapat melaksanakan tugas sesuai dengan bidang dan tanggung ja.ab masing B masing)
81 $) 7engendalikan pelaksanaan pembuatan surat keluar, surat masuk, pen$atatan surat B surat dokumen serta pendistribusiannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku) d) 7engendalikan penggunaan anggaran pengeluaran serta memonitor anggaran pendapatan agar sesuai dengan ren$ana yang telah ditetapkan) e) 7emeriksa permintaan barang, %( , dan bukti pembayaran baik kepada pega.ai maupun kepada pihak ketiga) +) 7enga.asi dan memeriksa buku kas harian, baik penerimaan maupun pengeluaran serta rekonsiliasi bank) g) 7elakukan kegiatan pendanaan perusahaan baik opersional atau non opersional h) 7elakukan peren$anaan biaya yang harus dikeluarkan dan yang diterima dari kantor $abang i) j) 7emonitor dan memeriksa serta menge#aluasi laporan keuangan ( laba I rugi, nera$a, ratio keuangan, in+ormasi tambahan ) 7embina hubungan baik dengan pihak internal maupun pihak eksternal perusahaan (ugas dan +ungsinya antar lain 5 a) b) $) d) 7enerima pendapatan $alon pelanggan untuk jadi pelanggan P,7enbuat perintah kerja atau peremajaan daya pelanggan 7embantu dan mengarahkan kegiatan pemasaran dalam rangka mengembangkan perusahaan 7emantau pelaksanaan pelayanan dalam rangka menyusun langkah pembinaan serta men$egah terjadinya penyimpangan D+S,per7(sor 6-4er 5-) Pe)*elol--) Re.e)()* (ugas dan +ungsinya antara lain 5 a) 7emantau dan mengarahkan pemasaran sambungan pelanggan, alat pengukur, dan pembatas, dan jaringan tegangan rendah) 6+S,per7(sor Pel-:-)-) Pel-)**-)

b) $)

7emantau dan mengarahkan pemeliharaan bangunan dan halaman gardu, jaringan tegangan menengah) 7emantau dan menge#aluasi pelaksanaan pemba$aan meter pelanggan)

+ S,per7(sor Pe)*e)5-l(-) pe)-*(h-) (ugas dan +ungsinya antara lain 5 a) 7eren$anakan peningkatan pelayanan penagihan dan penerimaan pembayaran piutang pelanggan

82 b) $) d) 7enerima dan menyimpan piutang pelanggan dan da+tarnya 7enyiapkan nota tagihan atas piutang pelanggan 7engirim piutang pelanggan serta da+tarnya kepada pelaksanaan pelayanan, penerimaan, pembayaran yang telah disediakan seperti 5 bank, kopersi, loket P,-, dll e) +) g) h) i) 7elaksanakan penagihan dan pelayanan penerimaan pembayaran piutang pelanggan 7engirim rekening listrik yang diperbaiki dan menerima kembali rekening listrik setelah perbaikan 7emproses piutang pelanggan 7emantau dan menga.asi rekening listrik yang harus dilunasi dan yang belum dilunasi 7elakukan pemeriksaan +isik terhadap rekening yang belum dilunasi (ugas dan +ungsinya antara lain 5 a) b) $) 7enerima surat perintah kerja atau peremajaan daya langganan 7elakukan pemeliharaan gardu maupun jaringan 7elakukan pelaksanaan teknik dalam rangka surat perintah baik perlusan jaringan atau penambahan gardu @+ S,per7(sor s-&',)*-) pel-)**-) (ugas dan +ungsinya antara lain 5 a) b) $) 7elakukan sur#ey $alon pelanggan baru 7emberikan laporan kepada manager dalam hal teknis $alon pelanggan 7elakukan sambungan $alon pelanggan baru (ugas dan +ungsinya antara lain 5 2+ S,per7(sor D(s4r(',s(

#+ S,per7(sor Pe)er4('-) ( P!TL )

a) 7elakukan penindakan terhadap masyarakat yang melakukan pen$urian listrik b) 7enerima pembayaran atas pelanggaran terhadap '6 listrik yang di$uri masyarakat B+ $-s(l Pe)el(4(-) 5-) Pe&'-h-s-) "+ $-s(l -)-l(s(s L-por-) Ke,-)*-) PT PLN ( perser4o ) 5(s4r(',s( 9-=- '-r-4 5-) '-)4e) UPJ GARUT

33 &ebelum penulis mengemukakan perhitungan analisis rasio pro+itabilitas terlebih dahulu akan penulis kemukakan laporan keuangan yang ada di P( P,-( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U() Pada umumnya laporan keuangan yang ada pada P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( terdiri dari nera$a, dan laporan laba rugi per +ungsi, dan laporan laba rugi per unsur) ,aporan keuangan perusahaan, terutama nera$a dalam laporan laba rugi merupakan dokumen utama yang menjadi bahan penelitian, karena masalah pro+itabilitas tergolong kepada salah satu kategori rasio B rasio nera$a yaitu rasio yang semua datanya diambil atau bersumber pada laporan nera$a dan laporan rugi laba) Dimana nera$a menunjukan atau menggambarkan jumlah akti#a, hutang dan modal dari suatu perusahaan, pada tanggal tertentu atau menunjukan posisi kekayaan perusahaan, dan ke.ajiban keuangan perusahaan pada .aktu tertentu, sedangkan perhitungan laporan rugi laba memperlihatkan hasil B hasil yang telah di$apai perusahaan serta biaya yang terjadi selama periode tertentu atau menunjukan laba atau rugi yang diperoleh perusahaan dalam periode .aktu tertentu) !+ T()*.-4 Pro;(4-'(l(4-s E.o)o&( 5( PT PLN ( persero ) 5(s4r(',s( 9-=- '-r-4 5-) '-)4e) UPJ GARUT Berdasarkan data B data yang berasal dari nera$a dan da+tar rugi laba P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( per 81 desember 200;, 81 Desember 200<, dan 81 Desember 200>,maka penulis akan melakukan perhitungan analisis rasio pro+itabilitas) Untuk tahun yang bersangkutan perhitungan rasio B rasio pro+itabilitas yang penulis lakukan yaitu rasio laba usaha dengan akti#a usaha, Rate Of ROI dan rasio pro+itabilitas ekonomi) -+ R-s(o l-'- ,s-h- 5e)*-) -.4(7- ,s-h-

1asio ini dilakukan dengan $ara membandingkan laba usaha dengan akti#a usaha) ,aba usaha yaitu keuntungan atau laba yang diperoleh dari kegiatan pokok, sedangkan akti#a usaha ( operating assets ) adalah semua akti#a yang digunakan untuk melakukan akti#a usaha) %nalisis rasio laba usaha dengan akti#a usaha yang penulis lakukan adalah sebagai berikut 5

89 1) 1asio laba usaha dengan akti#a usaha, untuk tahun 200; P laba usaha H100 D /umlah akti#a usaha P 98)88<)290)89? H 100 D ;)<0?)<9<):>1 P ;9:,>> D 2) 1asio laba usaha dengan akti#a usaha, untuk tahun 200< P laba usaha H 100D /umlah akti#a usaha P :8)100)80>)?<> H 100D 9)929):>2)<0< P 1200 D 8) 1asio laba usaha dengan akti#a usaha,untuk tahun 200> P laba usaha H 100 D /umlah akti#a usaha P ;;)019)?00)890 H 100 D 8):2<)9;8)8>9 P 1><1,9: D (abel 1asio laba usaha dengan akti#a usaha eterangan ,aba uasah 200; 98)88<)290)89?) 200< :8)100)80>)?<> 200> ;;)?19)?00)890

/umlah akti#a usaha 1asio laba usaha dengan akti#a usaha

;)<0?)<9<):>1 ;9:,>> D

9)929):>2)<0< 1200D

8):2<)9;8)8>9 1><1,9:

'+ R-s(o R-4e O; Re4,r) O) ()7es&e)4 ( r-4e O; ROI ) 1ate C+ 1eturn Cn in#esnent ini menunjukan kemampuan perusahaan menggunakan akti#a usaha se$ara keseluruhan untuk menghasilkan laba bersih ) diman 1asio 1tae Cn "n#esment, akan membandingkan antara laba bersih dengan jumlah akti#a usaha)

Perhitungan analisis 1asio 1ate C! 1eturn Cn "n#esment untuk P( P,( persero ) distribusui ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( yang penulis lakukan adalah sebagai berikut 5

a)

8: 1ate C+ 1eturn Cn "n#estment, untuk tahun 200; P laba bersih ( sebelum pajak ) /umlah akti#a usaha P 98)<;9):89)20; H 100 D ;)<0?)<9<):>1 P ;:2,2: D H 100 D

b)

1ate C+ 1eturn Cn "n#estment, untuk tahun 200< P laba bersih ( sebelum pajak ) P /umlah akti#a usaha P :8):9<)08?)<<> H 100 D P 9)929):>2)<0< P 1210,21 D H 100 D

$)

1ate C+ 1eturn Cn "n#estment, untuk tahun 200> P laba bersih ( sebelum pajak ) P /umlah akti#a usaha P ;<)299)8;:)1>0 H 100 D P 8):2<)9;8):>2 P 1?0;,80 D (abel 1asio 1ate C+ 1eturn "n#estment eterangan ,aba Bersih (&ebelum Pajak) %kti#a Usaha 200; 98)<;9):89)20; ;)<0?)<9<):>1 200< :8):9<)08?)<<> 9,929):>2)<0< 200> ;<)299)8;:)1>0 8):2<)9;8,8>9 H 100 D

1ate C+ 1C"

;:2,2: D

1210,21 D

1?0;,80 D

?+ R-s(o Pro;(4-'(l(4-s E.o)o&(s ( PE ) 1asio Pro+itabilitas ekonomis menunjukan sejauh mana kemampuan perusahaan dalam menggunakan modal untuk menghasilkan laba) /adi data yang digunakan dari nera$a dan da+tar rugi B laba P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( yaitu laba usaha dan jumlah modal) Perhitungan analisis rasio Pro+itabilitas ekonomi P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( yang penulis lakukan adalah sebagai berikut 5

8; 1) 1asio Pro+itabilitas Ekonomis,untuk tahun 200; P ,aba usaha H100 D 7odal P 98)88<)290)89? H 100 D P 8)<;9):89)20; P 11:1,1? D 2) 1asio Pro+itabilitas Ekonomis,untuk tahun 200< P ,aba usaha H100 D 7odal P :8)100)80>)?<> H 100 D P :8):9<)08?)<<> P ??,11 D 8) 1asio Pro+itabilitas Ekonomis,untuk tahun 200> P ,aba usaha H100 D 7odal P ;;)?19)?00)890 H 100 D P <)299)8;:)1>0 P ?28,;> D T-'el R-s(o Pro;(4-'(l(4-s E.o)o&(s eterangan ,aba Usaha 7odal Pro+itabilitas Ekonomis 200; 98)88<)290)89? 8)<;9):89)20; 11:1,1? D 200< :8)100)80>)?<> :8):9<)08?)<<> ??,11 D 200> ;;)?19)?00)890 <)299)8;:)1>0 ?28,;> D

3+ L-por-) se'-*-( -l-4 pe)*,.,r 4()*.-4 pro;(4-'(l(4-s 5( PT PLN ( persero )5(s4r(',s( 9-=- '-r-4 5-) '-)4e) UPJ GARUT+ Dari tabel diatas, rasio laba usaha dengan akti#a usaha P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U() Pada tahun 200; menunjukan hasil ;9:,>> D ini berati setiap 1p 100,@ akti#a usaha dapat menghasilkan laba sebesar 1p ;9:,>> ) emudian pada tahun 200<, rasio ini mengalami kenaikan sebesar 1200 D ) hal ini menunjukan bah.a penambahan akti#a usaha dapat menunjang terhadap laba usaha yang diperoleh P( P,-

( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( sehingga mengakibattkan rasio ini naik)
8< &edangkan pada tahun 200>, rasio usaha dengan akti#a usaha ini mengalami kenaikan yaitu dari 1><1,9: D untuk tahun 200< menjadi untuk tahun 200>)jadi rasio ini naik sebesar ;<1,9: D ) pada tahun 200> penurunan ini disebabkan karena adanya akti#a usaha yang tidak diikuti oleh bertambahnya laba opersi) 7aka dari analisis ini dapat terlihat kemajuan P( P,( persero )distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( dari tahun 200; B sampai dengan tahun 200> khususnya mengenai pro+itabilitas) Dari tabel diatas bah.a 1asio rate o+ return on in#estment pada tahun 200; menunjukan rasio sebesar ;:2,2: D , ini berarti bah.a jumlah akti#a usaha yang digunakan perusahaan sebesar 1p 100,@ dapat menghasilkan laba sebelum pajak sebesar 1p ;:2,2: D ) emudian pada tahun 200< rasio menunjukan adanya kenaikan sebesar ::<,?; D dari tahun 200; sebesar ;:2,2: D menjadi 1210,21 D pada tahun 200<) "ni berarti setiap 1p 100,@ dapat menghasilkan laba sebelum pajak sebesar 1p 1210,21) %kti#a usaha yang digunakan perusahaan dapat mengalami kenaikan dikarenakan bertambahnya laba usaha sebesar 1p :8)100)80>)?<>,sedangkan akti#a usaha mengalami penurunan sebesar 1p 9)929):>2)<0<,dengan begitu rasio ditahun 200> mengalami peningkatan) &edangkan pada tahun 200> rasio menunjukan adanya penurunan sebesar ::<,?; D yaitu dari tahun 200< sebesar ;:2,2: D turun hingga 1210,21 D ditahun 200>, ini artinya bah.a setiap 1p 100,@ akti#a usaha yang digunakan perusahaan dapat menghasilkan laba sebelum pajak sebesar 1p 1210,21 D) terjadinya penurunan ini dikarenakan adanya penambahan akti#a usaha antara laba bersih dengan akti#a usahanya relati+ ke$il sehingga

ditahun 200> menunjukan kondisi perusahaan kurang baik, .alaupun pada tahun 200< P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( sudah men$apai hasil yang $ukup baik) Dari analisis ini terlihat bah.a untuk memperbesar rasio rate o+ return on in#estment ini perlu diadakan usaha untuk mempertinggi e+isiensi di sektor penjualan dan administrasi yaitu kebijaksanaan in#estasi dana dalam berbagai akti#a, baik akti#a lan$ar maupun akti#a tetap) Dari tabel rasio pro+itabilitas ekonomis P( P,-

( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U(, pada tahun 200; menunjukan rasio sebesar 11:1,1? D ini berarti bah.a modal yang digunakan sebesar 1p 100,@ dapat menghasilkan laba sebesar 11:1,1? D sedangkan pada tahun 200<
8> rasio pro+itabilitas ekonomis yang di$apai mengalami penurunan sebesar 10:2,0> D yaitu tahun 200; sebesar 11:1,1? D menjadi ??,11 D pada tahun 200<, yang artinya bah.a setiap 1p 100,@modal yang digunakan perusahaan dapat menghasilkan laba 1p ?? D) kemudian pada tahun 200> rasio pro+itabilitas ekonomis mengalami kenaikan sebesar >29,:< D yaitu dari ??,11 D tahun 200< menjadi ?28 ,;>D ditahun 200>) "ni berarti modal yang digunakan untuk kegiatan usaha setiap 1p 100,@dapat menghasilkan laba 1p ?28,;> 7aka dari analisis yang penulis lakukan, untuk rasio pro+itabilitas ekonomis P( P,-( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U(, menunjukan bah.a penggunaan modal berpengaruh sangat ke$il dalam keuntungan yang di$apai) Dengan menganalisis laporan keuangan dan melakukan perhitungan rasio pada P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U(, maka kita akan dapat menentukan tingkat pro+itabilitas terlihat pada besar ke$ilnya rasio yang diperoleh P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U(, yang dapat dijadikan ukuran untuk menentukan tingkat pro+itabilitas perusahaan tersebut) P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U(, selalu mengukur tingkat pro+itabilitas ekonomi se$ara periodik) 7aka hasil penelitian dapat menja.ab permasalahan penelitian yaitu bah.a analisis laporan keuangan dapat dijadikan alat bantu manajemen dalam menentukan tingkat pro+itabilitas P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U() %adapun untuk mengurangi penurunan rasio pro+itabilitas P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U(, diusahakan untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi beban sehingga diperoleh kenaikan laba)

8? BAB % KESIMPULA DAN SARAN A+ Kes(&p,l-) Berdasarkan hasil dan pembahsan penelitian serta sajian teoritis mengenai analisis laporan keuangan dalam mengukur tingkat pro+itabilitas, maka sebagai penutup penelitian ini penulis menarik kesimpulan sebagai berikut 5 1) Pelaksanaan laporan keuangan yang dilakukan P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U(, yaitu keuangan yang berakhir pada tanggal 81 desember) ,aporan keuangan terdiri dari nera$a per periode dan laporan laba rugi per +ungsi per periode) %ngka rupiah yang disajikan dalam laporan keuangan dinyatakan dalam rupiah penuh) a)) semua in+ormasi yang penting ( materil ) agar laporan keuangan jelas dan dapat dipahami b) (anggal -era$a $) Periode yang ter$akup oleh laba rugi, saldo laba, dan aruskas d) &i+at kegunaan perusahaan e) 1upiah sebagai mata uang yang digunakan untuk menyajikan pos B pos laporan keuangan Penyajian in+ormasi tambahan dan hal B hal penting harus diungkapkan se$ara terpisah) %ngka B angka yang disajikan harus ditunjukan utuk tiga periode yang berurutan atas setiap laporan

pos dalam nera$a, laporan laba rugi psr +ungsi) %pabila jumlah B jumlah yang diungkapkan dalam laporan keuangan tahun sebelumnya dengan tahun berjalan tidak dapat diperbandingakan, maka jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan tahun lalu harus disesuaikan) 6al B hal khusus yang menyangkut penyesuaian harus diungkapkan dalam $atatan dalam laporan keuangan) 2) (ingkat pro+itabilitas P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( 200;,200<,dan 200> adalah sebagai berikut 5 a) 1asio laba usaha dengan akti#a usaha P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U() Pada tahun 200; rasio ini mengalami peningkatan sebesar ::9,12 D yaitu dari ;9:,>> D pada tahun 200; menjadi 1200 D pada tahun 200<) sedangkan pada tahun 200> rasio ini mengalami penurunan yaitu dari 1200 D untuk tahun 200< 90 menjadi 1><1,9: D untuk tahun 200>) jadi rasio ini turun sebesar ;<1,9:D ) b) 1asio 1ate C+ 1eturn "n#estment P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U() Pada tahun 200; menunjukan adanya peningkatan sebesar ::<,?; D dari tahun 200; sebesar ;:2,2: D menhadi 1210,21 D pada tahun 200<) peningkatan ini dikarenakan bertambahnya laba usaha sebesar 1p:8)100)80>)?><, sedangkan akti#a usaha mengalami penurunan sebesar 1p 8)929):>2)<0<, dengan begitu rasio ditahun 200< mengalami peningkatan) &edangkan pada tahun 200> rasio ini menunjukan adanya penurunan sebesar ;?;,0? yaitu dari tahun 200< sebesar 1210,21 D turun hingga 1?0;,80 D pada tahun 200>) terjadinya penurunan ini dikarenakan adanya penambahan akti#a usaha antara laba bersih dengan akti#a usahanya relati+ ke$il sehingga ditahun 200> menunjukan kondisi perusahaan yang kurang baik, .alaupun pada tahun 200< P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U() &udah men$apai hasil yang $ukup baik) $)1asio pro+itabilitas P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U() Pada tahun 200; rasio ini mengalami penurunan sebesar 10:2,0> D yaitu dari 11:1,1? D pada tahun 200; menjadi ??,11D pada tahun 200<, sedangkan pada tahun 200> rasio ini mengalami penurunan yaitu dari ??,11 D untuk tahun 200< menjadi ?28,;> D untuk tahun 200>) jadi rasio ini turun sebesar >29,:< 7aka untuk rasio pro+itabilitas ekonomis P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( menunjukan bah.a penggunaan modal berpengaruh sangat ke$il dalam keuntungan yang di$apai) dariperiode

8) Berdasarkan analisis diatas, maka dapat disimpulkan bah.a analisis laporan keuangan dapat mengukur tingkat pro+itabilitas P( P,- ( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U()

91 B+S-r-) Berkaitan dengan penelitian yang telah penulis lakukan, penulis akan memberikan beberapa saran yang mungkin akan dijadikan pertimbangan dalam upaya meningkatkan kemajuan ro+itabilitas P( P,( persero ) distribusi ja.a barat dan banten UP/ 0%1U( kearah yan lebih Baik) Dalam analisis rasio laba usaha dengan akti#a usaha) 1ate C+ 1eturn Cn "n#estment dan rasio pro+itabilitas ekonomi yang penulis lakukan mengalami penurunan terutama pada tahun 200>) hal ini terjadi karena rendahnya #olume penjualan rekening dibandingkan dengan ongkos B ongkos yang diperlukan, adanya e+esiensi baik dalam pembelian maupun pemasaran, dan adanya kegiatan ekonomi yang menurun) Untuk memperoleh laba yang meningkat hendaknya dilakukan $ara sebagai berikut 5 7engurangi biaya usaha relati+ besar daripada pengurangan terhadap pendapatan) %nalisis rasio pro+itabilitas hendaknya dapat dipakai untuk lebih meningkatkan usaha %nalisis rasio pro+itabilitas hendaknya dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan yang menyangkut upaya menghasilkan laba)

92 DAFTAR PUSTAKA

Bambang 1iyanto (2008) Dasar B dasar Pembelanjaan perusahaan) Edisi 9 Mogyakarta 5 Penerbit BPPE) "katan %kuntansi "ndonesia ( "%" ) ( 2002 )) &tandar keuangan ) jakarta 5 salemba empat /) !red .eston A (homas E Gopeland ( 200: )) 7anajemen keuangan edisi ? /akarta 5 Binarupa aksara &uad 6usana A enny Pudjiastuti ( 2002 )) Dasar B dasar manajemen keuangan) Edisi 8) Mogyakarta 5 %kademik 7anajemen Perusahaan M P- &ugiyono ( 1??< ) 7etode penelitian %dministrasi Bandung EG %,E%BE(%) &) 7una.ir ( 2000 )) %nalisis ,aporan euanga) Edisi 9 Mogyakarta 5 Penerbit ,iberty) 'inarno &urakhmad ( 2001 ) Pengantar Penelitian "lmiah Dasar 7etode dan teknik Bandung 5 (arsito =aki Barid.an ( 200; ) intermedite a$$ounting !E U07 Mogyakarta

98

LAMPIRAN A LAMPIRAN