Anda di halaman 1dari 32

STROKE

I. DEFINISI WHO menyatakan definisi stroke sebagai berikut (Aho dkk, 1980) : Stroke ada ah gangguan fungsi !erebra foka atau g oba yang ter"adinya mendadak dan !e#at, ber angsung ebih dari $% "am atau meningga , akibat gangguan #eredaran darah otak& 'angguan fungsi !erebra umumnya beru#a defisit fungsi motorik (hemi#aresis, disartri, disfoni), sensorik (hemihi#estesi), gangguan fungsi uhur (afasia, agnosia), yang tergantung dari etak dan uasnya esi& (engertian gangguan serebra g oba meru"uk #ada manifestasi k inik #enurunan kesadaran& )er angsung ebih dari $% "am untuk membedakan dengan *+A (*ransient +s!hemi! Atta!k) ada ah disfungsi serebra yang sembuh tota da am kurun ,aktu kurang dari $% "am& 'angguan #eredaran darah otak da#at beru#a sumbatan #embu uh darah atau #e!ah #embu uh darah, terkait #u a dengan sistem #embu uh darah otak (sistem karotis atau -ertebrobasi er) dan faktor.faktor resiko stroke sebagai #enyebab dasar #erubahan #embu uh darah otak& II. KLASIFIKASI /iagnosa k inik stroke biasanya berdasarkan bebera#a kategori (Whisnant 0(, 1990), yaitu : A& )erdasarkan gambaran k inik dan #rofi ,aktu (tem#ora #rofi e), terdiri dari : 1& +m#ro-ing Stroke (du u 1+2/ : 1e-ersib e 2euro ogi!a +s!hemi! /efi!ite), yaitu a#abi a defisit neuro ogi sembuh da am kurun ,aktu ebih dari $% "am sam#ai 3 minggu& $& Worsening Stroke (du u S+4 : Stroke in 4-o ution), yaitu a#abi a defisit neuro ogi men"adi berat se!ara #rogresif, se!ara kuantitatif mau#un kua itatif, baik dari anamnesa mau#un follow up, 506 biasanya ter"adi da am bebera#a menit sam#ai "am& )erdasarkan #er"a anan k iniknya dibagi da am smooth worsening (#rogresifitas ber"a an gradua 7bertaha#), steplike worsening (#rogresifitas se#erti

anak tangga, bertambah berat dise ingi #eriode meneta#) dan f u!tuating ,orsening (a#abi a suatu #eriode #rogresifitas didahu ui atau dise ingi #erbaikan)& 3& Stab e Stroke (du u 8om# eted Stroke), yaitu a#abi a defisit neuro ogi angsung engka# tidak banyak berubah agi da am #er"a anan ,aktu& )& )erdasarkan gambaran #ato ogis intrakrania dan menun"ukan ti#e stroke, terdiri dari: 1& +nfark otak ada ah kematian (nekrosis) #ada sebagian "aringan otak disebabkan berkurangnya #erfusi -asku er (!erebra b ood f o,) akibat stenosis atau ok usi #embu uh darah& )erdasarkan #atofisio oginya dibagi da am infark aterotrombotik (suatu #roses tombosis su#erim#osed #ada aterosk erosis serebra ), kardioembo i (sumbatan embo i berasa dari "antung), dan infark akuner (yaitu ter"adinya infark.infark ke!i ) $& (erdarahan intraserebra ((+S), yaitu #erdarahan keda am "aringan #arenkhima otak akibat ru#tura -asku er& 3& (erdarahan subara!hnoida ((SA), yaitu #e!ahnya #embu uh darah dan masuknya darah keda am rongga subara!hnoida & )erdasarkan asa nya darah dibagi da am (SA #rimer yaitu bi a darah masuk angsung keda am rongga subara!hnoida dan (SA sekunder a#abi a darah berasa dari (+S kemudian "uga mengisi rongga subara!hnoida , biasanya me a ui #erdarahan intra-entriku er& 8& )erdasarkan oka isasi esi #embu uh darah yang terkena dibagi da am : 1& Sistem karotis $& Sistem -ertebrobasi er III. GEJALA KLINIK 'e"a a k inik stroke berbeda dari kasus ke kasus, tergantung dari : 1& 9uasnya esi $& 9etak esi .& Sistem karotis .& Sistem -ertebrobasi er

)erdasarkan etak esi -asku er, dibedakan da am : A& 'e"a a k inik sistem karotis : 1& /isfungsi motorik beru#a hemi#arese kontra atera , #ada umumnya #arese motorik saraf otak se"a"ar7i#si atera dengan #arese ekstremitas, ainnya disartria& $& /isfungsi sensorik beru#a hemihi#estesi kontra atera , hi#estesi saraf otak se"a"ar dengan hi#estesi ekstremitas, da#at "uga beru#a #arestesia& 3& 'angguan -isua beru#a hemiano#sia homonim kontra atera (#ada *+A da#at beru#a amaurosis fuga:)& %& 'angguan fungsi uhur, se#erti afasia (gangguan berbahasa, bi a esi #ada hemisfer dominan, umunya hemisfer kiri), agnosia ( esi #ada hemisfer non dominan)& )& 'e"a a k inik sistem -ertebrobasi er: 1& /isfungsi motorik beru#a hemi#arese a ternans yaitu #arese motorik saraf otak tidak se"a"ar7kontra atera dengan #arese ekstremitas, ainnya disartria& $& /isfungsi sensorik beru#a hemihi#estesi a ternans yaitu hi#estesi saraf otak tidak se"a"ar dengan hi#estesi ekstremitas& 3& 'angguan -isua beru#a hemiano#sia homonim, satu atau dua sisi a#ang #andang, buta kortika (terkenanya #usat #eng ihatan di obus oksi#ita is) %& 'angguan ainnya beru#a gangguan keseimbangan, -ertigo dan di# o#ia& ;ntuk membedakan ge"a a k inik foka dan non foka (g oba ), War o, et a (199<) menyusun sebagai berikut: A& 'e"a a k inik foka 1& 'angguan motorik

Hemi#aresis, #ara#aresis, =uadri#aresis, disfagia, ataksia $& 'angguan berbahasa7berbi!ara /isfasia, disgrafia, diska ku i, disartria 3& 'angguan sensibi itas Somatosensorik (hemisensoris) >isua ( hemiano#sia, =uadrantano#sia, bi atera b indness, di# o#ia, amaurosis fuga: #ada *+A) %& 'angguan -estibu er : -ertigo 5& 'angguan tingkah aku7kognitif : disfungsi -isuos#asia , amnesia )& 'e"a a k inik non foka (g oba ) 1& (ara isis dan7atau hi#estesi bi atera $& Light-headedness 3& Faintness %& ) a!k.out (dengan gangguan kesadaran, dengan7tan#a gangguan #eng ihatan) 5& +nkontinensio urine et a -i <& )ingung (!onfuse) ?& 'e"a a ainnya : -ertigo, tinitus, disfagia, disartria, di# o#ia, ataksia& IV. PEMBAGIAN BERDASARKAN GAMBARAN PATOLOGIS DIOTAK STROKE

STROKE INFARK

STROKE PERDARAHAN

ATHERO THROMBOTIK (80%) LAKUNER

PERDARAHAN INTRASEREBRAL

KARDIOEMBOLI

PERDARAHAN SUBARAKNOID

1. STROKE INFARK +nfark serebri dia,a i dengan ter"adinya #enurunan Cerebral Blood Flow (8)@) yang menyebabkan su# ai oksigen ke otak akan berkurang& /era"at dan durasi #enurunan Cerebral Blood Flow (8)@) kemungkinan berhubungan dengan "e"as yang ter"adi& 0ika su# ai darah ke otak terganggu se ama 30 detik, maka metabo isme di otak akan berubah& Sete ah satu menit terganggu, fungsi neuron akan berhenti& )i a 5 menit terganggu da#at ter"adi infark& )agaimana#un, "ika oksigenasi ke otak da#at di#erbaiki dengan !e#at, kerusakan kemungkinan bersifat re-ersibe & 2i ai kritis Cerebral Blood Flow (8)@) ada ah $3 m 7100 gram #er menit (norma 55 m )& (enurunan 8)@ di ba,ah 10.1$ m 7100 gram #er menit da#at menyebabkan infark& 2i ai kritis 8)@ yang da#at menyebabkan kerusakan "aringan ada ah diantara 1$ sam#ai $3 m 7100 gram #er menit& (ada ni ai tersebut ter"adi keadaan isoe ektrik& /a am keadaan #erfusi yang margina (ischemic penumbra), kadar ka ium akan meningkat disertai #enurunan A*( dan kreatin fosfat& Akan teta#i, #erubahan masih bersifat re-ersibe a#abi a sirku asi da#at kemba i norma & +skemia akan menyebabkan gangguan hemostasis ion, terutama ion ka ium dan ka sium& +on ka ium yang meninggi di ruang ekstrase u er akan menyebabkan #embengkakan se astrog ia, sehingga mengganggu trans#ort oksigen dan bahan makanan ke otak& Se yang menga ami iskemia akan me e#askan neurotransmitter g utamat dan as#artat yang akan menyebabkan influx natrium dan ka sium ke da am se & Aeadaan ini ah yang mendorong "e"as se men"adi irre-ersibe & 2i ai 8)@ < sam#ai 8 m 7100 gram #er menit (infark) ditandai dengan #enurunan A*(, #eningkatan ka ium ekstrase u er, #eningkatan ka sium intrase u er, dan asidosis se u er& Aa sium yang tinggi di intrase u er akan menghan!urkan membran fosfo i#id sehingga ter"adi asam emak bebas, antara ain asam arakhidonat& Asam arakhidonat meru#akan #rekursor dari #rostasik in dan tromboksan A$& (rostasik in meru#akan -asodi ator yang kuat dan men!egah agregasi trombosit, sedangkan tromboksan A$ merangsang ter"adinya agregasi trombosit& (ada keadaan norma , #rostasik in dan tromboksan A$ berada da am keseimbangan sehingga agregasi trombosit tidak ter"adi& )i a keseimbangan ini terganggu, akan ter"adi agregasi

trombosit& (rostag andin, eukotrien, dan radika bebas terakumu asi& (rotein dan enBim intrase u er terdenaturasi, sete ah itu se membengkak (edema se u er)& Akumu asi asam aktat #ada "aringan otak ber#eran da am #er uasan kerusakan se & Akumu asi asam aktat yang da#at menimbu kan neurotoksik ter"adi a#abi a kadar g ukosa darah otak tinggi sehingga ter"adi #eningkatan g iko isis da am keadaan iskemia& A. Infa ! A"#$ %" %&'%"(! Aebanyakan #enyakit serebro-asku ar da#at dikaitkan dengan atherosk erosis dan hi#ertensi kronis& Aeduanya sa ing mem#engaruhi& Atherosk erosis akan mengurangi ke enturan arteri besar, dan stenosis atherosk erotik yang ter"adi #ada arteri gin"a , keduanya da#at mengakibatkan tekanan darah yang meningkat& Sedangkan hi#ertensi akan CmendorongC atherosk erosis ke dinding arteri !abang ke!i & (roses atheromatous #ada arteri otak identik dengan yang ter"adi #ada aorta, arter koroner, dan arteri besar ainnya& (roses ini ter"adi dengan #rogresif, berkembang tan#a ge"a a da am ,aktu #u uhan tahun, dan da#at di#er!e#at o eh hi#ertensi, hi#er i#idemia, dan diabetes& (rofi i#o#rotein darah dengan kadar H L (High Lipoprotein) kolesterol yang rendah dan L L (Low ensit! ensit! Lipoprotein) kolesterol

yang tinggi "uga mem#er!e#at #roses ter"adinya # ak atheromatous& @aktor resiko ainnya ada ah merokok, yang akan menurunkan kadar H L kolesterol darah dan a iran darah otak& *erda#at ke!enderungan # ak atheromatous untuk terbentuk #ada #er!abangan dan !ekungan arteri otak& *em#at yang #a ing sering ada ah: "# carotis interna, #ada #angka nya yang berasa dari a# carotis communis# "# $ertebralis pars cer$icalis basiler (ada batang mau#un #er!abangan utama a# cerebri medial %ada a# cerebri posterior yang memutar di otak tengah A& !erebri anterior di engkungan yang memutari corpus callosum 'ambaran A inis Harus terda#at ri,ayat e#isode #rodroma sebe umnya untuk menegakkan diagnosis trombosis otak, beru#a serangan yang sifatnya sementara dan re-ersibe & dan #ada #era ihannya yang membentuk a#

)i a sumbatan ter"adi #ada a& !arotis dan a& !erebri media, ge"a a yang mungkin timbu #ada serangan a,a ada ah kebutaan sebe ah mata, hemiplegia, hemianesthesia, gangguan bi!ara dan bahasa, bingung dan ain. ain&

)i a sumbatan ter"adi #ada sistem -ertebrobasi er, ter"adi e#isode #using, diplopia, kebas, hendaya #eng ihatan #ada kedua d!sarthria& a#ang #andang dan

Serangan a,a tersebut da#at ter"adi da am rentang ,aktu bebera#a menit hingga bebera#a "am, umumnya tidak ebih dari 10 menit& Stroke trombotik, da#at berkembang dengan berbagai !ara, yaitu: a& Stroke #arsia da#at ter"adi, a au berkurang sementara untuk bebera#a "am, sete ahnya ter"adi #erubahan !e#at menu"u stroke engka#& 4#isode a,a da#at ber angsung ebih ama dan beru ang sebe um ter"adi stroke yang engka#& b& Stroke trombotik da#at ter"adi ,aktu tidur, #ada saat ter"aga, #asien um#uh #ada tengah ma am atau #agi& (asien da#at bangkit dari tem#at tidur, a u ter"atuh dan tidak berdaya& !& 'ambaran stroke trombotik da#at ter"adi sangat amabt, sehingga menyeru#ai tumor otak, abses atau#un subdural hematoma& ;ntuk menegakkan diagnosis stroke #ada kasus ini, ri,ayat #enyakit terdahu u harus dida#at dengan engka#&

*rombosis arteria biasanya tidak disertai nyeri ke#a a& )i a ada, okasi nyeri berhubungan dengan okasi sumbatan arteri& +ntensitas nyeri tidak #arah dan ebih regiona dibandingkan dengan #erdarahan intraserebra mau#un #erdarahan subara!hnoid&

Hi#ertensi, diabetes, kebiasaan merokok dan hi#er i#idemia umum ditemukan #ada #asien dengan stroke infark atherotrombotik&

B.

Infa ! E&'%)(! Stroke da#at ditimbu kan o eh embo i yang bersumber dari trombus di "antung&

*rombus yang ter e#as akan terba,a o eh a iran #embu uh darah sam#ai #ada #er!abangan arteri yang ter a u ke!i untuk di e,ati& 4mbo i yang berasa dari "antung da#at disebabkan o eh:

@ibri asi atria

dan aritmia

ainnya (dengan #enyakit "antung rematik,

atherosk erotik, hi#ertensi, kongenita au#un sifi is) +nfark miokard dengan trombus mura 4ndokarditis bakteria akut dan sub akut (enyakit "antung tan#a aritmia mau#un trombus mura (stenosis mitra , miokarditis) Aom# ikasi bedah "antung Aatu# "antung buatan >egetasi trombotik endokardia non bakteria (ro a#s katu# mitra 4mbo i #aradoks dengan #enyakit "antung kongenita (!ont: #atent foramen o-a e) Dy:oma

4mbo i yang tidak berasa dari "antung antara ain: Atherosk erosis aorta dan a& !arotis /ari tem#at #embe ahan atau dis# asia a& !arotis dan a& -ertebrobasi er *rombus #ada -& #u mona is 9emak, tumor, udara Aom# ikasi bedah eher dan thoraks *rombosis #ada #anggu dan ekstremitas ba,ah #ada right-to-left cardiac shunt 'e"a a A inis /ari se uruh "enis stroke, kardioembo i meru#akan "enis yang berkembang #a ing !e#at& )iasanya timbu #ada saat berakti-itas, dan timbu mendadak, se#erti saat di kamar mandi& Aadang ditemukanE isolated homon!mous hemianopsia atau isolated aphasia (ada #en!itraan otak : o De ibatkan korteks, umumnya #ada distribusi #er!abangan a& !erebri media

o *erda#at kemungkinan infark #erdarahan 8& +nfark 9akuner Stroke ini mem#unyai kum#u an ge"a a k inis yang "e as dengan daerah ke!i yang menga ami iskemia dan terbatas #ada daerah #embu uh darah tungga yaitu #embu uh darah yang ber#enetrasi ke otak yang menembus ka#su a interna, basa gang ia, tha amus, korona radiata, dan daerah #aramedian dari batang otak& Stroke akuner biasanya berhubungan dengan kombinasi antara hi#ertensi, atherosk erosis dengan diabetes me itus& Stroke akuner da#at didiagnosa hanya me a ui karakteristik ge"a a k inisnya yaitu hemi#aresis motorik murni, sindrom sensorik murni, clums! hand, dysarthria, hemi#aresis dengan ataksia, sindrom sensorimotor& *. STROKE PERDARAHAN A. S" %!$ P$ +a a#an In" a,$ $' a) Deru#akan 106 dari se uruh kasus yang ada& (erdarahan intraserebri ditandai o eh adaya #erdarahan ke da am #arenkim otak akibat #e!ahnya arteri #enetrans yang meru#akan !abang dari #embu uh darah su#erfi!ia dan ber"a an tegak urus menu"u #arenkim otak yang di bagian dista nya beru#a anyaman ka#i er& Atherosk erosis yang ter"adi dengan meningkatnya usia dan adanya hi#ertensi kronik, maka se#an"ang arteri #enetrans ini ter"adi aneurisma ke!i Fke!i (mikroaneurisma) dengan diameter sekitar 1 mm disebut aneurismas 8har!ot.)ou!hard& (ada suatu saat aneurisma ini da#at #e!ah o eh tekanan darah yang meningkat sehingga ter"adi an #erdarahan ke da am #arenkim otak& /arah ini mendorong struktur otak dan merembes ke sekitarnya bahkan da#at masuk ke da am -entrike atau ke ruangan subaraknoid yang akan ber!am#ur dengan !airan serebros#ina dan merangsang meningens& Onset #erdarahan intraserebri sangat mendadak, seringka i ter"adi saat berakti-itas dan disertai nyeri ke#a a berat, muntah dan #enurunan kesadaran, kadang. kadang "uga disertai ke"ang& /istribusi umur biasanya #ada usia #ertengahan sam#ai tua dan ebih sering di"um#ai #ada aki. aki& Hi#ertensi memegang #eranan #enting sebagai #enyebab emahnya dinding #embu uh darah dan #embentukan mikroaneurisma& (ada #asien nonhi#ertensi usia an"ut, #enyebab utama ter"adinya #erdarahan intraserebri ada ah ami oid angio#athy& (enyebab ainnya da#at beru#a aneurisma, A>D, angio#ati

ka-ernosa, diskrasia darah, tera#i antikoagu an, kokain, amfetamin, a koho dan tumor otak& /ari hasi anamnesa tidak di"um#ai adanya ri,ayat *+A& 9okasi #erdarahan umumnya ter etak #ada daerah gang ia basa is, #ons, serebe um dan tha amus& (erdarahan #ada gang ia basa is sering me uas hingga mengenai ka#su a interna dan kadang.kadang ru#ture ke da am -entrike atera a u menyebar me a ui system -entriku er ke da am rongga subara!hnoid& Adanya (er uasan intra-entriku er sering berakibat fata & (erdarahan #ada obus hemisfer serebri atau serebe um biasanya terbatas da am #arenkim otak& A#abi a #asien dengan #erdarahan intraserebri da#at bertahan hidu#, adanya darah dan "aringan nekrotik otak akan dibersihkan o eh fagosit& 0aringan otak yang te ah rusak sebagian digantikan o eh "aringan ikat dan #embu uh darah baru, yang meningga kan rongga ke!i yang terisi !airan& & 'ambaran k inis tergantung dari okasi dan ukuran hematoma: .& A,itan umumnya akut, sering disertai sakit ke#a a, muntah.muntah, kadang.kadang ke"ang #ada saat #ermu aan dan #enurunan kesadaran, kera# ka i bersifat fata & .& Seringka i #ada saat aktifitas atau #eningkatan emosi .& (ada usia ebih tua (50.?5 tahun) .& *idak #ernah didahu ui *+A .& *ekanan darah umumnya meninggi, ,a au#un kadang.kadang tidak "e as ada ri,ayat hi#ertensi& .& 0aringan otak terdorong, maka timbu ge"a a defisit neuro ogik yang !e#at men"adi berat da am bebera#a "am& .& /ari hasi #emeriksaan 9( dida#a se#erti air !u!ian daging (:antho!rome) .& Adanya #erdarahan (hi#erdens) #ada 8* S!an& B. S" %!$ P$ +a a#an S-'a a.#n%(+ /itandai dengan #erdarahan yang masuk ke da am rongga subara!hnoid& Onsetnya sangat mendadak dan disertai nyeri ke#a a hebat, #enurunan kesadaran dan muntah& /istribusi umur #enderita ini umumnya ter"adi #ada usia muda dan ebih banyak #ada ,anita& (ada 10.156 kasus #enyebabnya tidak diketahui, ;mumnya akibat ru#ture aneurisma, kadang.kadang "uga karena #e!ahnya ma formasi arteri-enosa, dan tera#i

antikoagu an& Aneurisma biasanya ber okasi di sirku us Wi isi dan #er!abangannya& )i a aneurisma #e!ah, darah segera mengisi ruang subarakhnoid atau merembes ke da am #arenkim otak yang etaknya berdekatan& 'e"a a k inis #erdarahan subara!hnoid beru#a sakit ke#a a kronik akibat #enekanan aneurisma yang besar terhada# organ sekitar, akibat #e!ahnya aneurisma mendadak dirasakan sakit ke#a a hebat, muntah dan #enurunan kesadaran& )iasanya ditemukan rangsang meningen #ositif beru#a kaku kuduk akibat darah da am ikuor dan AernigGs sign, (erdarahan subhia oid #ada fundusko#i, 8SS gross hemorrhagi! #ada #ungsi umba dan 8* s!an menun"ukkan adanya darah da am rongga subara!hnoid& Aom# ikasi beru#a -asos#asme da#at ter"adi H %8 "am sete ah onset dengan akibat ter"adinya infark otak dan defi!it neuro ogik foka & (erdarahan u ang kadang.kadang ter"adi da am bebera#a mingu sete ah ke"adian #ertama& Angka kematian !uku# tinggi 30.?06 dan tergantung beratnya #enyakit #ada saat #ertama ka i mun!u & P$ 'an+(n/an 0$ +a a#an (n" a,$ $' ( +an ,-'a a.#n%(+ Onset 0enis Ae amin 4tio ogi 9okasi 'ambaran k inik (erdarahan +ntraserebri ;sia #ertengahan . usia tua HH I Hi#ertensi 'ang ia basa is, #ons, tha amus, serebe um (enurunan kesadaran, nyeri ke#a a, muntah /efisit neuro ogis (K) (erdarahan Subara!hnoid ;sia muda HH J 1u#tur aneurisma 1ongga subara!hnoid

(emeriksaan (enun"ang

(enurunan kesadaran, nyeri ke#a a, muntah /efi!it neuro ogist (.)7 ringan 1angsang meningen (K) 8SS se#erti air - (erdarahan subhia oid !u!ian daging7 (@undusko#i) :anto!hrome - 8SS gross hemorrhagi! ((ungsi umba ) ((ungsi umba ) Area hi#erdens - (erdarahan da am rongga #ada 8* S!an subara!hnoid (8* S!an)

V. DIAGNOSA BANDING BERBAGAI TIPE STROKE *abe 1& /iagnosa banding berdasarkan anamnesa :
Ana&n$,a ;mur A,itan 'e"a a (eringatan Sakit ke#a a Duntah T %&'%,(, 50.?0 tahun )angun tidur )ertaha# K . . E&'%)( Semua umur Akti-itas 8e#at K . . PIS %0.<0 tahun Akti-itas 8e#at . KK KK PSA $0.30 tahun Akti-itas 8e#at . KKKK KKKK

Ae"ang >ertigo

. K7.

. .

KK .

KKKK .

Ta'$) *. D(a/n%,a 'an+(n/ '$ +a,a !an /a&'a an !)(n(, Ana&n$,a K$,a+a an G1S Ka!- !-+-! K$)-&0-#an Afa,(a D$2(a,( 1%n3 Pa $,$ N.III4IV4 VI LP An/(%/ af( 1T ,.an T %&'%,(, 2orma L? . Hemi#arese KK7. . . . Ok usi7stenosis Hi#odens st h %. ? hari E&'%)( 2orma L? . Hemi#arese KK7. . . . Ok usi7stenosis Hi#odens st h %. ? hari PIS Denurun M< K7. Hemi# egia . K K K7. Did ine shift Hi#erdens PSA Denurun M< KKKK Hemi#arese K7. . K7. K7. KKKK A>D 27hi#erdens

Ta')$ 5. D(a/n%,a 'an+(n/ an"a a ," %!$4 (nfa !4 PIS +an PSA
K ("$ (a Ana&n$,a *+A +stirahat Akti-itas 2yeri ke#a a P$&$ (!,aan f(,(! /ef&2euro ogi (enurunan kesadaran Aaku kuduk *ekanan darah P$&."a&'a#an 9( Infa ! K K . . K . . Sedang 0ernih PIS . . K K K K N >ariasi )erdarah PSA . . K KK N N K Sedang /arah segar

VI. FAKTOR RESIKO STROKE Oang tidak da#at diubah 1& ;mur ;mur 50 tahun : $ : resiko stroke $& Se: terutama I 3& )angsa Stroke infark : b a!k H ,hite H asia Stroke #erdarahan : b a!k H asia H ,hite %& 1i,ayat stroke 7 *+A

5& 1i,ayat ke uarga dengan stroke Oang da#at diubah : 1& Hi#ertensi $& (enyakit "antung 3& /iabetes me itus %& Hi#er i#idemia 5& Hematokrit H %56 <& 1okok ?& (i kontrase#si 8& A koho 9& Obesitas VII. PEMERIKSAAN FISIK PADA PENDERITA STROKE 1& Aesadaran (enentuan status kesadaran #ada #asien stroke sangat #enting, #enurunan kesadaran #ada #enderita stroke ter"adi karena *ekanan *inggi +ntrakrania yang sangat hebat sehingga mam#u menekan bagian A1AS yang meru#akan #usat kesadaran& (enurunan kesadaran men"adi to ok ukur #ada #enentuan "enis stroke dengan menggunakan skoring baik dengan Siri"a".Stroke.S!ore mau#un 'a"ah mada Stroke S!ore& $& *ensi (*ekanan darah) Sa ah satu faktor resiko mayor dari Stroke ada ah Hi#ertensi& (embagian 'rade Hi#ertensi : . . . . Di d Se-ere : 1%0.159790.99 mmHg : 180.$097110.109 mmHg Doderate : 1<0.1?97100.109 mmHg Da ignant : H$107H1$0 mmHg

(engukuran tekanan darah sebaiknya dibandingkan dengan tangan disebe ahnya& A#akah terda#at #erbedaan& 0ika terda#at #erbedaan yang besar maka kemungkinan ter"adi ke ainan #embu uh darah (arteritis) 3& 2adi %& Heart 1ate

(engukuran ini sangat #enting, "um ah kontraksi "antung yang dihitung dibandingkan dengan 2adi yang di ukur& (u sus defisit ter"adi "ika (erbedaan heart rate dan nadi L$0 :7mnt& (u sus derfisit da#at ditemukan #ada artria fibri asi yang kemungkinan men"adi #en!etus stroke& 5&(ernafasan <& Suhu ?& *urgor dan giBi )er#eran da am menentukan keadaan fisik dari #asien a#akah termasuk go ongan obesitas (faktor resiko minor), dan turgor a#akah #ada #asien tersebut ter"adi dehidrasi atau tidak & S*A*;S +2*412A OA2' (42*+2' 1& Ae#a a A#akah terda#at sianosis #ada ,a"ah dan idah karena kemungkinan akibat ke ainan "antungnya maka da#at berkom# ikasi men"adi stroke& $& 9eher A#akah terda#at #eningkatan 0>(P, *erda#at )ruitP ha ini menun"ukkan terda#at gangguan a iran #ada #embu uh darah yang da#at men"adi faktor #en!etus stroke (embo i) 3& (aru.#aru (enting #ada #asien stroke yang sedang dira,at, karena kom# ikasi non neuro ogis stroke sa ah satunya (neumonia dan edema #aru& %& 0antung A#akah ada #embesaran "antungP )unyi DurmurP Ae ainan katu# "antung&P ((enyakit 0antung meru#akan faktor resiko mayor ter"adinya stroke) VIII. PEMERIKSAAN PENUNJANG 1& 8* s!an Q (emeriksaan ini meru#akan #emeriksaan baku emas untuk membedakan stroke infark dengan stroke #erdarahan&

(ada stroke karena infark, gambaran 8* s!annya se!ara umum ada ah dida#atkan gambaran hi#odense sedangkan #ada stroke #erdarahan menun"ukkan gambaran hi#erdens&

CT scan

$& (emeriksaan D1+ (emeriksaan ini sangat baik untuk menentukan adanya esi di batang otak (sangat sensitif)& 3& (emeriksaan Angiografi& (emeriksaan ini digunakan untuk menentukan a#akah okasi #ada sistem karotis atau -ertebrobasi er, menentukan ada tidaknya #enyem#itan, ok usi atau aneurisma #ada #embu uh darah&

Angiografi

%& (emeriksan ;S'

(emeriksaan ini untuk meni ai #embu uh darah intra dan ekstra krania , menentukan ada tidaknya stenosis arteri karotis&

5& (emeriksaan (ungsi 9umba (emeriksaan ini digunakan a#abi a tidak adanya 8* s!an atau D1+& (ada stroke (+S dida#tkan gambaran 98S se#erti !u!ian daging atau ber,arna kekuningan& (ada (SA dida#atkan 98S yang gross hemorragik& (ada stroke infark tidak dida#atkan #erdarahan ("ernih)& <& (emeriksaan (enun"ang 9ain& (emeriksaan untuk menetukan faktor resiko se#erti darah rutin, kom#onen kimia darah (ureum, kreatinin, asam urat, #rofi i#id, gu a darah, fungsi he#ar), e ektro it darah, *horaks @oto, 4A', 4!ho!ardiografi& Sistem s!ore untuk membedakan "enis stroke : a& Sirira" Stroke S!ore (SSS) b& Skor 'a"ah Dada (S'D)

Siriraj Stroke Score (SSS)

8ara #enghitungan : SSS R ($,5 : kesadaran)K($ : muntah)K($ : nyeri ke#a a)K(0,1 : tekanan diasto ik).(3 : atheroma) F 1$ Q 2i ai SSS /iagnosa Q H1 (erdarahan otak Q S .1 +nfark otak Q .1 S SSS S 1 /iagnosa meragukan ('unakan kur-a atau 8* S!an)

Skor Gajah Mada (SGM)

Denggunakan 3 -ariabe #emeriksaan yaitu : F F F (enurunan Aesadaran 2yeri Ae#a a 1ef eks )abinski

I6. KOMPLIKASI STROKE


1. K%&0)(!a,( n$- %)%/(! 7 A& 4dema otak (herniasi otak) Deru#akan kom# ikasi yang #enting stroke akibat infark mau#un karena #erdarahan& (ada kasus infark, edema ter"adi se!ara -asogenik dan sitoksik, #ada intra dan e:trase u er& 4dema men!a#ai maksimum sete ah %.5 hari #aska infark, diikuti dengan mengaburnya a ur gyrus kortika dan seiring #embesaran infak, ter"adi #ergeseran garis tengah otak (midline shift)& Sete ah ter"adi midline shift, herniasi transtentoria #un ter"adi dan mengakibatkan iskemia serta #erdarahan di batang otak bagian rostra & )& +nfark berdarah (#ada embo i otak)

4mbo i otak #ada #rinsi#nya berasa dari "antung dan #embu uh darah besar ekstrakrania & 4mbo i yang berasa dari #embu uh darah arteri eher, biasanya dibentuk dari kombinasi ke#ing darah dan fibrin atau dengan ko estero & Atheroma akan mengenai intima, a,a nya terda#at de#osit dari fatty streak, a u diikuti o eh # ak fibromusku oe astis #ada se otot intima yang diisi emak& Atheroma ini biasanya memi iki ukuran yang ebih besar dari#ada ukuran #embu uh darah& 0ika ter"adi #e ebaran yang mendadak dari # ak akibat meningkatnya #erdarahan #ada tem#at tersebut, maka endote yang mengandung fibrin dan bekuan darah tadi akan robek, dan ter"adi #erdarahan& Aebanyakan !enderung se#an"ang #erbatasan yang di#erdarahai o eh anastomosis A&meningea atau bi a di A&serebri media terda#at di gang ia basa is& Aesadaran #asien tiba.tiba menurun dan #ernafasan mengorok& (ada #emeriksaan #ungsi umba ditemukan !airan serebros#ina berdarah& 8& >asos#asme (terutama #ada (SA) @isher dkk, menemukan bah,a s#asme sering ter"adi #ada #embu uh darah arteri yang dike i ingi o eh se"um ah besar darah subara!hnoid& >asos#asme ini timbu sebagai akibat angsung dari darah atau sebagian #roduk darah, se#erti hematin atau #roduk ke#ing darah, #ada dinding ad-entitia -asos#asme beru#a #enurunan kesadaran dari #embu uh darah arteri& 'e"a a (misa nya bingung, disorientasi,

Cdro,sinessC) dan defisit neuro ogis foka tergantung #ada daerah yang terkena& 'e"a a. ge"a a berf uktuatif dan da#at menghi ang da am bebera#a hari atau se!ara gradua men"adi ebih berat& Dekanisme ain ter"adinya -asos#asme ia ah sebagai res#on miogenik angsung terhada# #e!ahnya #embu uh darah serta adanya substansi -asotaktif se#erti serotonin, #rostag andin dan kateko amin& /&Hidrosefa us 0ika se"um ah besar darah, sebagai akibat ru#tur #embu uh darah, merembes ke da am sistem -entrike atau memban"iri ruang subara!hnoid bagaian basa , darah tersebut akan memasuki foramen 9us!hka dan Dagendie& /imana #asien akan menga ami #enurunan kesadaran hingga #ingsan sebagai akibat dari hidrosefa us akut& 'e"a a akan membaik "ika di akukan draining -entrike , dengan -entriku ostomi eksterna , atau #ada bebera#a kasus da#at di akukan #unksi umba & Hidrosefa us sub akut da#at ter"adi akibat b okade "a ur !airan serebros#ina o eh darah sete ah $ hingga %

minggu& Aeadaan ini biasanya didahu ui o eh nyeri ke#a a, #enurunan kesadaran dan inkontinen& 4& Higroma *er"adinya #engum#u an darah intrase!erbra di suatu tem#at akibat ke ainan osmotik& *. K%&0)(!a,( n%n8n$- %)%/(! A!('a" 0 %,$, +( %"a! 7 A& *ekanan darah meninggi (eninggian tekanan darah #ada fase akut meru#akan res#on fisio ogis terhada# iskemia otak, dan tekanan darah akan turun kemba i sete ah fungsi oatk membaik kemba i& Se ian itu tekanan darah tinggi intrakrania , dimana ter"adi iskemia batang otak atau #enekanan batang otak& )i a neuron yang menghambat akti-itas sim#atis di batang otak men"adi tidak aktif karena #enekanan batang otak maka akan ter"adi hi#ertensi& )& Hi#erg ikemi (ada stroke, sama se#erti iskemi daerah hi#otha amus, da#at ter"adi reaksi hi#erg ikemi& Aadar gu a darah sam#ai 150.1?5 mg6 #ada fase akut tidak memer ukan #engobatan& (enderita dengan #erdarahan subarakhnoid ditemukan gangguan fungsi -egetatif yang bersifat g ukosuria dan keadaan ini berhubungan dengan konsentrasi kateko amin yang tinggi da am sirku asi& 8& 4dema #aru 4dema #aru da#at ter"adi #ada #enderita #erdarahan intraserebra dan #erdarahan subarakhnoid& 4dema #aru akut da#at didahu ui o eh disfungsi kardio-asku er se!ara #rimer, misa nya infark miokard atau sekunder akibta ke ainan susunan saraf #usatE atau edema #aru akibat angsung dari #usat Cedemageni!C seebra & (roses ter"adinya edema #aru akibat ke aianan susunan saraf #usat yaitu se!ara angsung me a ui sistem saraf otonom terutama mekanisme -aga & Dekanisme ain disebutkan, bah,a edema #aru meru#akan akibat #e e#asan sim#atis ber ebihan disertai hi#ertensi sistemik dan hi#ertensi #u mona mengakibatkan #eninggian #ermeabi itas -asku er #ada #aru& (e e#asan sim#atis tersebut di!etuskan o eh tekanan tinggi intrakrania , hi#oksia otak atau esi di hi#otha amus& /& Ae ainan "antung

Ae ainan "antung beru#a gangguan ritme "antung atau aritmia "antung, ter"adi #ada strok fase akut& Sebanyak 506 menun"ukkan -entriku er ekto#ik berat, ke ainan ain beru#a -entriku er takikardia, b ok A> kom# it, dan asisto ik& Ae ainan ini ebh sering #ada gangguan sirku asi anterior (sistem karotis)& (ada #enderita #erdarahan subarakhnoid, aritmia "antung da#at menyebabkan kematian& Ae ainan "antung ainnya #ada #enderita strok fase akut beru#a kerusakan miokard disertai #eninggian kadar enBim "antung #ada serum, aritmia "antung dan #eninggian kadar kateko amin # asma& 4& Ae ainan 4A' (erubahan 4A' yang ditemukan #ada #enderita dengan kerusakan susunan saraf #usat terutama #erdarahan subarakhnoid yaitu S*.* abnorma , ge ombang * besar atau terba ik, #eman"angan inter-a T* dan ge ombang ; yang menon"o & Ae ainan 4A' sering menyeru#ai #enyakit "antung iskemia dan kadang miokard infark& @rekuensi saat dan amanya ke ainan tersebut tidak da#at di#astikan, dan da am #enga aman biasanya timbu se ambat. ambatnya da am 8 hari sete ah onset&

4A' norma ST8T a'n% &a) )iasanya ter ihat terutama #ada hi#oka emi dan berbagai gangguan metabo ik&

G$)%&'an/ T '$,a a"a- "$ 'a)(! * terba ik biasanya menandakan adanya suatu iskemia miokard transmura atau aneurisma

'e ombang * yang sangat tinggi #a ing sering ditemukan #ada hi#erka emia dan hi#er ka semia& 0uga ditemukan #ada bradikardi,iskemi subendokardi, !erebro-asku ar a!!ident dan eft -entri! e o-er oad P$&an3an/an (n"$ 2a) 9T #eman"angan inter-a T* disebabkan o eh obat.obatan se#erti *y#e 1A antiarrhythmi! agents (=uinidine, #ro!ainamide, diso#yramide) U tri!y! i! antide#ressants 7#henothiaBine (hi#notik dan ma"or tran=ui iBer) gangguan keseimbangan e ektro it Hy#oka emia, hy#o!a !emia atau hy#omagnesemia "uga menyebabkan #eman"angan inter-a T* untuk 82S, !erbro-asku ar a!!idents, stroke, seiBure, !oma, intra!erebra or brainstem b eeding& Hi#ertensi,hi#otermi dan diet #rotein !air "uga da#at menyebabkan #eman"angan inter-a T* & G$)%&'an/ U :an/ &$n%n3%). 'e ombang u yang terba ik #a ing sering disebabkan o eh #enyakit "antung koroner dan hi#ertensi&

@#&'!ndrome (nappropiate "nti iuretik Hormon& (S+A/H) 1angsangan esi #ada daerah hi#otha amus da#at menyebabkan diabetes insi#idus atau S+A/H, dengan ge"a a sebagai berikut: 'e"a a intoksikasi air (anoreksia, mua , muntah, etargi, hi#eriritabi itas, de irium, bahkan koma)& '& 2atriuresis& (erdarahan subarakhnoid #ada binatang #er!obaan, menimbu kan hi#onatremia dan natriuresis disertai gangguan sekresi hormon anti diuretik& Aeadaan ini ter"adi #ada hari ke 5.< sete ah onset dan da#at di"um#ai #ada setia# #enderita dengan ke ainan intrakrania & H& 1etensi !airan tubuh& + & Hi#onatremia& K%&0)(!a,( n%n8n$- %)%/(! (A!('a" (&%'()(,a,() 7 A& )ronko#neumonia Deru#akan infeksi #aru dan sebagai #enyebab kematian tersering #ada strok& Aeadaan ini sering ter"adi #ada #enderita yang berbaring terus, terutama disertai gangguan mene an, gangguan ref ek muntah dan ref ek batuk dan akibat gerakan #aru yang berkurang& 1i,ayat merokok dan infeksi #aru misa nya bronkhitis kronis dakan meningkatkan resiko ter"adinya bronko#neumonia& )& *rombo# ebitis *rombosis -ena da am menimbu kan ge"a a k inik beru#a #embengkakan #ada #aha dan betis, sering disertai #itting edem, nyeri oka dengan #eninggian suhu& *rombosis -ena da am #aha #ada #enderita strok sering ter"adi #ada tungkai yang um#uh dan sering bersifat subk inis& *eta#i edem #ada tungkai yang um#uh dan disertai nyeri be um tentu suatu trombosis -ena da am& +nsidensi ke ainan ini ter"adi #ada #enderita strok fase akut& *rombosis -ena da am ter"adi se ama 1% hai sesudah onset strok dengan #un!aknya #ada hari ke.5 atau sekitar hari ke.10 sete ah onset& (ada #enderita yang dira,at di rumah sakit, ham#ir 506 ter"adi #ada betis, 356 #ada #aha dan 156 mu ai betis yang men"a ar ke #aha& *rombosis -ena da am da#at menyebabkan bekuan da am darah dan bi a men"a ar ke krania da#at menyebabkan embo i #aru&

8& 4mbo i #aru +nsiden embo i #aru yang berasa dari -ena femora is dan -ena bagian i io. ingiuina ebih tinggi dibandingkan -ena di betis& 4mbo i #aru biasanya ter"adi se!ara mendadak dan meru#akan kasus darurat medik& 4mbo i #aru ditemukan #ada 506 #enderita strok yang meningga dan kadang.kadang sebagai #enyebab kematian& /& /e#resi 'angguan emosi terutama ke!emasan, frustasi, dan de#resi meru#akan masa ah tersering #ada #enderita strok& /e#resi sering disa ahtaksirkan dengan moti-asi yang kurang, terutama #ada #enderita dengan gangguan komunikasi bermakna& ;mumnya de#resi yang ter"adi karena adanya masa ah.masa ah yang kom# eks misa nya biaya, #eker"aan, kemungkinan !a!at seumur hidu# (meneta#) dan hubungan da am #erka,inan& /e#resi da#at di"um#ai ,a au#un #ada #enderita strok dengan !a!at yang ringan, karean a#ada dasarnya setia# !a!at akan mengganggu kehidu#an norma yang ada sebe umnya& 4& 2yeri dan kaku #ada bahu 2yeri dan kaku #ada bahu sisi tubuh yang hemi# egi sangat sering di"um#ai dan biasanya akibat kesa ahan berbaring serta kesa ahan etak7#osisi anggota gerak yang um#uh #ada fase akut& 2yeri dan kaku #ada bahu da#at ter"adi akibat: Aontraktur akibat s#astis Cshou der.hand syndromeC atau C#ost.hemi# egi! ref e: sym#atheti!

dystro#hyC& (ada kasus berat ter"adi deminera isasi ka#ut dan ko um humerus& +nf amasi #ada "aringan unak diseke i ing sendi& Aeadaan ini ter"adi di akromio. k a-iku a, sendi g eno.humera , tendon bise#s dan bursa subde toid& Aa sifikasi ekto#ik #ada "aringan #eriartiku er @raktur ko um humerus& /is okasi sendi bahu, terutama ter"adi #ada keadaan f asid& )iasanya bersifat ringan, ditemukan #ada #enderita strok fase kronik7 an"ut& '& 1adang kandung kemih +nfeksi traktus urinarius terutama #ada #enderita yang menggunakan kateter& H& Ae um#uhan saraf te#i

@& S#astisitas umum

(ada #enderita strok da#at ter"adi esi kom#resi radiks dan saraf te#i yang ber-ariasi, terutama akibat anggota gerak yang um#uh, tidak di etakkan da am #osisi yang baik& Saraf te#i yang sering terkena ada ah 2& 1adia is, 2& ; naris, 2& (eroneus komunis dan 2& +skhiadikus& +& Aontraktur dan deformitas Aontraktur da#at ter"adi mengikuti s#astisitas berat yang ber angsung ama& *er"adinya kontraktru akibat adanya #erubahan "aringan unak disekitar sendi yang bersifat ire-ersibe & Aadang.kadang di"um#ai keadaan kombinasi kontraktur dan s#astisitas, misa nya deformitas e=uino-arus dan deformitas #ronasi.f eksi engan dan tangan& 0& /ekubitus /ekubitus ter"adi #ada #asien yang berbaring ama& A& Atrofi otot Akibat #asien ter a u ama tidak menggunakan ototnya& 6. PENATALAKSANAAN STROKE 8ek air,ay, #enting untuk oksigenasi Sistem kardio-asku er, #ertahankan 8)@ (ada stroke iskemik akut, "ika diasto ik H1%0 mmHg (atau H110 mmHg bi a di akukan tera#i trombo isis) dri# kontinu nikadi#in, di tiaBem, nimodi#in dan ain. ain&0ika sisto ik H$30 mmHg dan7atau tekanan darah diasto ik 1$1.1%0 mmHg abeta o $0.80 mg i- se ama 1.$ menit da#at diu ang atau digandakan setia# 10.$0 menit sam#ai #enurunan tekanan darah yang memuaskan di!a#ai& 0ika sisto ik 180.$30 mmHg dan7atau tekanan darah diasto ik 105.1$0 mmHg ditunda $ ka i se ang <0 menit, teta# $00.300 mg abeta o $.3 ka i sehari& )atas #enurunan */ sebanyak banyaknya sam#ai $0.$56 dari tekanan darah ateria rata.rata& )i a terda#at fasi itas #emantauan tekanan intrakrania , tekanan #erfusi otak harus di#ertahankan H ?0 mmHg (ada #enderita dengan ri,ayat hi#ertensi, #enurunan tekanan darah harus di#ertahankan diba,ah tekanan arteria rata.rata 130 mmHg

;ntuk ke ainan "antung akibat (SA da#at diberikan )eta.b oker se#erti (ro#ano o yang di a#orkan da#at menurunkan efek sam#ing ke "antung& Den"aga keseimbangan !airan dan e ektro it : infus dengan !airan isotonik dengan mem#ertahankan in#ut makanan dan minuman sehingga men!a#ai diet basa metabo isme $5 kka 7kg))& 0ika #er u #asang 2'*

*irah baring dengan #osisi ke#a a dan badan atas $0.30 dera"at men!egah #ostura hy#ertension (emakaian kateter urin, untuk mengontro out#ut 0ika ada edema otak, kontro dengan anti edema (manito $0 6) 1 gr7kg )) diberikan da am $0 menit dikuti 0&$5 gr7Ag)) tia# % "am ($50.150.150 tia# 8 "am) se ama 5 hari

(enata aksanaan hi#ertensi, hi#erg ikemi, hi#og ikemi, dehidrasi Dobi isasi bertaha# bi a hemodinamika stabi @isiotera#i #asif bebera#a ka i sehari, fisio tera#i aktif tidak dian"urkan da am $ minggu #ertama Aontro kom# ikasi dan under ying disease (emberian sedasi misa nya diaBe#am 5 mg tia# < "am atau #henobarbita 30.<0 mg #o7+> tia# < "am untuk #asien ge isah dan ana getika untuk nyeri ke#a a 2yeri ke#a a hebat narkotika& Disa nya /emeto 100.150 mg im tia# % "am& /a#at digunakan kodein 30.<0 mg #o tia# $.3 "am bi a #er u, atau me#eridine& ;ntuk mua dan muntah da#at diberikan antiemetik )i a ke"ang da#at diberikan anti kon-u san : (henytoin 10.15 mg7kg +> ( oading dose), kemudian diturunkan men"adi 100 mg78 "am atau (henobarbita 30.<0 mg tia# <.8 "am&

*indakan bedah, dengan #ertimbangan usia dan ska a koma ' asgo, (H%), hanya di akukan #ada #asien dengan : (erdarahan serebe um dengan diameter H 3 !m (kraniotomi dekom#resi) Hidrosefa us akut akibat #erdarahan intra-entrike atau serebe um (>( shunting) (erdarahan obar diatas <0 !! dengan tanda.tanda #eninggian tekanan intra!rania akut dan an!aman herniasi

;ntuk #erdarahan sa uran !erna da#at di akukan a-age ambung dengan 2a8 , tranfusi, #emberian !airan yang adekuat, dan antasida& H$.b oker misa nya ranitidin untuk mengurangi resiko ter"adinya stress u !er ;ntuk mua dan muntah da#at diberikan antiemetik

6I. TINDAKAN MEDIS PADA PREVENSI SEKUNDER STROKE Sebagian #enderita stroke atau dengan ri,ayat *+A berisiko untuk terserang stroke atau *+A kemba i, untuk itu di#er ukan u#aya untuk men!egah ter"adinya *+A atau stroke beru ang dan ke"adian -asku ar ainnya& ;#aya untuk men!egah serangan u ang stroke se ain dari #engenda ian dengan gaya hidu# sehat, "uga mengenda ikan faktor risiko yang da#at diubah, tera#i farmako ogi dan tera#i bedah Obat.Obatan Anti *rombotik ;ntuk (re-ensi Sekunder Stroke 1& Anti# ate et a) As#irin

/osis dan !ara #emberian: 50.3$5 mg #erora seka i sehari Dekanisme ker"a: anti # ate et, menghambat "a ur sik ooksigenase 4fek sam#ing: iritasi dan atau #erdarahan gastrointestina /osis dan !ara #emberian: ?5mg #erora seka i sehari Dekanisme ker"a: anti# ate et, inhibisi rese#tor adenosine difosfat 4fek sam#ing: rash, diare, netro#enia, iritasi gastrointestina , #erdarahan gastrointestina , #ur#ura trombotik trombosito#enia&

b) 8 o#idogre

!) *i! o#idin

/osis dan !ara #emberian: $50 mg #erora $ ka i sehari Dekanisme ker"a: anti# ate et, inhibisi rese#tor adenosine difosfat 4fek sam#ing: rash, diare, netro#enia, iritasi gastrointestina , #erdarahan gastrointestina , #ur#ura trombotik trombosito#enia&

d) As#irin K /i#iridamo

/osis dan !ara #emberian: as#irin $5mg K /i#iridamo S1 $00mg $ ka i sehari Dekanisme ker"a: anti# ate et, inhibisi "a ur sik ooksigenase, fosfodiesterase, dan ambi an kemba i adenosin

4fek sam#ing: sakit ke#a a, diare, netro#enia, iritasi gastrointestina /osis dan !ara #emberian : 100mg #erora $ ka i sehari Dekanisme ker"a: anti # ate et, meningkatkan sik ik AD( dengan !ara menghambat akti-itas fosfodiesterase +++ 4fek sam#ing: #a #itasi, infak miokad, unstab e angina, sakit ke#a a, mua , gangguan fungsi hati, rash&

e) 8i ostaBo

$& Anti Aoagu an *u"uan: #en!egahan sekunder stroke dengan fa!tor risiko fibri asi atrium

Warfarin /ikumaro Statin A!e inhibitor&

3& 9ain. ain:


6II. PEN1EGAHAN STROKE 1& Dengatur (o a Dakan Oang Sehat A& Dakan yang membantu menurunkan kadar ko estero

Serat arut yang banyak terda#at da am bi"i.bi"ian se#erti beras merah, "agung dan gandum& Obat akan menurunkan kadar ko estero tota dan 9/9, menurunkan tekanan darah dan menekan nafsu makan bi a dimakan di #agi hari (mem#er ambat #engosongan usus)

Aa!ang kede e beserta #roduk o ahannya da#at menurunkan i#id serum, menurunkan ko estero tota , ko estero 9/9 dan trig iserida& Dekanisme ker"a : menambah ekskresi asam em#edu, meningkatkan akti-itas estrogen dari isof a-on, mem#erbaiki e astisitas arteria dan meningkatkan akti-itas antioksidan yang mengha angi oksidasi 9/9

Aa!ang.ka!angan : menurunkan ko estero aterosk erosis

9/9 dan mungkin men!egah

)& Dakanan 9ain Oang )er#engaruh *erhada# (re-ensi Stroke

Dakanan7Bat yang membantu meme!ah homosistein se#erti asam fo at -itamin )<, )1$ dan ribof a-in Susu dan ka sium mem#unyai efek #rotektif terhada# stroke +kan terutamanya yang ber emak (tuna,sa mon) mangandung omega.3, ei!osa#entenoi! (4(A) dan do!osahe:onoei! a!id (/HA) yang meru#akan #e indung "antung dengan efek me indungi terhada# risiko kematian mendadak, mengurangi risiko aritmia, menurunkan kadar trig iserida, menurunkan ke!enderungan adhesi # ate et, sebagai #rekursor #rostag andin, inhibisi sitokin, anti inf amasi dan stimu asi 2O endothe ia & /ian"urkan untuk mengkonsumsi $ ka i7minggu&

Dakanan yang kaya -itamin 8, 4 dan beta karoten buahan dan bi"i.bi"ian ada ah sebagai sumber antioksidan )uah.buahan dan sayuran Denambah asu#an ka ium dan mengurangi asu#an natrium Dinima kan makanan tinggi emak "enuh dan mengurangi asu#an trans fatty a!ids se#erti kue.kue, krakers, makan yang digoreng dan mentega& Dengutamakan makanan yang mengandung #o y unsaturated fatty a!ids, monosaturated fatty a!ids, makanan berserat dan #rotein nabati& 0angan makan ber ebihan dan #erhatikan menu seimbang Dakanan sebaiknya ber-ariasi dan tidak tungga Hindari makan dengan densitas ka ori rendah dan kua itas nutrisi rendah ;tamakan makanan yang mengandung #o isakarida (nasi, roti, #asta, serea dan kentang)

8& 1ekomendasi *entang Dakanan :


$& Denghentikan 1okok

)isa menyebabkan #eninggian koagubi itas, -iskositas darah, meninggikan tekan darah, menaikkan hematokrit dan menurunkan H/9&

3& Denghindari Dinum A koho dan (enya ahgunaan Obat&

(enya ahgunaan

obat

se#erti

kokain,

heroin

#eni #ro#ano amin

dan

mengkonsumsi a koho da am dosis ber ebihan dan "angka #an"ang (abuse a !oho ) akan memudahkan ter"adinya stroke& %& De akukan O ahraga Oang *eratur

De akukan akti-itas fisik aerobik ("a an !e#at, berse#eda, berenang d ) se!ara teratur minimum 3 ka i seminggu akan da#at menurunkan tekanan darah, mem#erbaiki kebiasaan makan dan menurunkan berat badan&

4fek bio ogis: #enurunan akti-itas # ate et, reduksi fibrinogen # asma dan menaiknya akti-itas tissue # asminogen a!ti-ator dan konsentrasi H/9&

5& Denghindari Stres dan )eristirahat Oang 8uku#


+stirahat yang !uku# dan tidur teratur <.8 "am sehari Dengenda ikan stress dengan !ara berfikir #ositif sesuai dengan "i,a sehat menurut WHO, menye esaikan #eker"aan satu demi satu, bersika# ramah dan mendekatkan diri #ada *uhan OD4&

6III. PROGNOSIS STROKE 1. Infa ! %"a! (u ihnya fungsi neura da#at ter"adi $ minggu #as!a infark dan #ada akhirnya minggu ke.8 akan di!a#ai #emu ihan maksimum& Aematian me i#uti $0 6, da am satu bu an #ertama& K$&-n/!(nan -n"-! #(+-0 )$'(# 'a(! 0a+a !a,-, (nfa ! %"a!

DAFTAR PUSTAKA
1umantir, ;, 8& 198<& %ola %enderita 'troke )'H' periode *+,--*+,.& 9ab7;(@ + mu (enyakit Saraf ;2(A/ 1SHS, )andung /erritt0s 1extbook of 2eurolog!# 9th 4d& Wi iams U Wi kins& 1995 Dosby 8 ini!a 2euro ogy 8/1OD >i!tor, D&, 1o##er, A& "dams and 3ictor0s %rinciples 4f 2eurolog!# ?th 4d& D!'ra, Hi & $001 Suhana, /& 1999& iagnosa 5linik 'troke da am Sim#osium (enata aksanaan Stroke

Dutakhir& (erhim#unan /okter S#esia is Saraf +ndonesia 8abang )andung&