Anda di halaman 1dari 10

SNI 03-3960-1995

METODE PENGUJIAN MODULUS ELASTISITAS LENTUR


KAYU DI LABORATORIUM

BAB I
DESKRIPSI
1.1 Maksud dan Tujuan
1.1.1 Maksud
Metode pengujian ini dimaksudkan sebagai acuan dan pegangan dalam pengujian modulus
elastisitas lentur kayu.
1.1.2 Tujuan
Tujuan metode pengujian ini adalah untuk memperoleh nilai modulus elastisitas lentur kayu.
1.2 Ruang Lingkup
Metode pengujian ini mencakup tentang persyaratan, ketentuan, dan cara pengujian kayu,
dengan benda uji bebas cacat untuk jenis kayu kering udara.
1.2.1 Pengertian
Beberapa pengertian yang berkaitan dengan metode pengujian ini :
1) benda uji kecil bebas cacat adalah benda uji kayu untuk keperluan pengujian yang
bebas dari mata kayu, gubal, retak, lubang, jamur, rapuh, dan tidak memuntir;
2) modulus elastisitas lentur adalah modulus elastisitas yang dihitung berdasarkan beban
lentur;
3) newton adalah satuan menurut Sistem Internasional (SI) untuk gaya ekivalen dengan
0,1 kgf dan ditulis dengan notasi N;
4) mega pascal adalah 106 pascal ekivalen dengan 10 kgf/cm2 dan ditulis dengan notasi
MPa;
5) kayu kering udara adalah kayu dengan kadar air maksimum 20%;
6) gubal adalah bagian terluar dari kayu yang berdekatan dengan kulit dan merupakan
bagian batang yang masih hidup berisi zat makanan cadangan biasanya berwarna
terang.

SNI 03-3960-1995

BAB II
PERSYARATAN PENGUJIAN
2.1 Penanggung Jawab
Hasil pengujian harus disyaratkan disyahkan oleh yang berwenang yang ditunjuk sebagai
penanggung jawab pengujian, dengan mencantumkan nama, tanda tangan, dan tanggal
pengesahan.
2.2 Laporan Pengujian
Laporan pengujian harus diberi nomor kode, tanggal pelaporan dan disyahkan oleh yang
berwenang.
2.3 Benda Uji
Benda uji harus mengikuti persyaratan sebagai berikut :
1) kelompok benda uji sama jenisnya;
2) benda uji bebas cacat;
3) setiap benda uji mempunyai identitas dengan nomor dan huruf, sehingga mencerminkan
nomor urut dan jenis kayu;
4) jumlah benda uji yang disyaratkan tidak boleh kurang dari 5 buah untuk satu jenis kayu.
2.4 Peralatan
Peralatan yang dipakai harus dengan kalibrasi yang masih berlaku. Untuk pengujian
modulus elastisitas lentur kayu diperlukan peralatan sebagai berikut :
1) mesin uji;
2) alat pengukur waktu;
3) alat ukur;
(1) roll meter;
(2) jangka sorong;
4) alat pengukur lendutan;
5) alat pengukur kadar air.

SNI 03-3960-1995
BAB III
KETENTUAN-KETENTUAN
3.1 Benda Uji
Benda uji harus memenuhi ketentuan :
1) Benda uji harus berukuran (50 x 50 x 760) mm. (Gambar 1);

Gambar 1 Bentuk dan ukuran benda uji


2) ketelitian bentuk benda uji pada tengah bentang 0,25 mm;
3) kadar air kayu maksimum 20%.
3.2 Peralatan
Peralatan harus memenuhi ketentuan :
1) kedua tumpuan pelat dan rol yang terbuat dari baja harus mempunyai bentuk dan ukuran
seperti Gambar 2 dan harus memungkinkan benda uji bisa bergerak dalam arah
horisontal;

Gambar 2 Bentuk dan ukuran tumpuan plat dan rol


2) bantalan penekan dari bahan baja harus mempunyai bentuk dan ukuran seperti pada
Gambar 3;

SNI 03-3960-1995

Gambar 3 Bentuk dan ukuran bantalan penekan


3) mesin uji yang digunakan untuk pengujian modulus elastisitas lentur harus memenuhi
ketentuan yang berlaku pada pengujian lentur dan juga harus memenuhi persyaratan
kecepatan pembebanan sebagaimana yang diatur pada Pasal 3.5.
3.3 Jarak Tumpuan
Benda uji diletakkan di atas ke dua tumpuan dengan jarak tumpuan 710 mm.
3.4 Letak Beban
Pembebanan pada benda uji dilakukan dengan meletakkan bantalan penekan di tengah
bentang.
3.5 Kecepatan Pembebanan
Kecepatan pembebanan harus memenuhi ketentuan :
1) Untuk kecepatan pembebanan yang dapat diatur, gunakan kecepatan pembebanan
sebesar 20%;
2) Untuk kecepatan pembebanan yang tidak dapat diukur, gunakan kecepatan
pembebanan sebesar 600 N/menit.
3.6 Pengukuran Lendutan
Pembacaan lendutan harus memenuhi ketentuan :
1) pembacaan lendutan dilakukan pada setiap kenaikan beban uji sebesar 500 N dan
dengan ketelitian 0,02 mm, atau
2) pembacaan lendutan dilakukan pada setiap kenaikan beban 250 N, apabila lendutan
yang diukur masih terlalu besar.

SNI 03-3960-1995

3.7 Perhitungan Modulus Elastisitas Lentur


Modulus elastisitas lentur dari benda uji di hitung dengan rumus :

p. L

3
3

4. ybh

( MPa)

Keterangan :
b
= lebar benda uji
h
= tinggi benda uji
P
= selisih pembebanan dari satu tahap pembebanan ke tahap pembebanan
berikutnya
y
= selisih lendutan dari satu tahap pembebanan ke tahap pembebanan
berikutnya
L
= jarak tumpuan
Eb = modulus lentur

SNI 03-3960-1995

BAB IV
CARA UJI
Pengujian modulus elastisitas lentur kayu bangunan struktural harus dilakukan sebagai
berikut :
1) siapkan benda uji dengan ketentuan ukuran seperti tercantum pada Gambar 1;
2) beri nomor kode pengujian, sebelum dipasang pada alat uji, ukur benda uji dengan
menggunakan alat ukur seperti teercantum pada pasal 2.4 butir 3, dan catat pada lembar
data/formulir pengujian;
3) atur jarak tumpuan menurut pasal 3.3;
4) letakkan bantalan penekan di atas benda uji menurut pasal 3.4;
5) letakkan alat ukur lendutan menurut pasal 3.6;
6) jalankan alat ukur lendutan menurut pasal 3.6;
7) baca dan catat nilai lendutan sesuai pasal 3.6.1;
8) lakukan perubahan pembacaan dan pencatatan nilai lendutan menurut pasal 3.6.2;
9) catat/gambar keretakan dari benda uji;
10) buat grafik lendutan dan beban;
11) hitung modulus elastisitas lentur menurut rumus pada pasal 3.7;
12) cantum nilai hasil pengujian kedalam formulir Lampiran B.

SNI 03-3960-1995

BAB V
LAPORAN UJI
Laporan hasil pengujian kayu untuk setiap benda uji harus memuat :
1) tanggal pengujian;
2) nomor identifikasi;
3) ukuran lebar dan tinggi dari benda uji dalam mm;
4) beban uji batas proposional dalam N;
5) grafik lendutan vs beban dalam N;
6) bentuk keretakan pada benda uji setelah pengujian;
7) nilai modulus elastisitas lentur;
8) nama, tanda tangan penanggung jawab dan cap pengesahan.

LAMPIRAN A - DAFTAR ISTILAH


Alat pengukur waktu

stop watch

Bantalan penekan

bearing block

Kuat lentur

bending strength

Benda uji kecil bebas cacat

small clear specimen

Jenis

species

SNI 03-3960-1995

LAMPIRAN B - LAIN-LAIN
1) Contoh formulir laporan pengujian
LEMBARAN DATA
PENGUJIAN MODULUS ELASTISITAS LENTUR
Nama Pengirim
Tanggal Pengujian
NO. KODE

:
: 25 Oktober 1990
:
K1

DIMENSI BENDA UJI


LEBAR (b)
= 50,8mm
TINGGI
= 51,2 mm

SNI 03-3960-1995

2) Gambar 4

Gambar 4 Bentuk keretakan

SNI 03-3960-1995

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ...............................................................................................................................i


BAB I

DESKRIPSI .............................................................................................................. 1

1.1

Maksud dan Tujuan ................................................................................................. 1

1.1.1

Maksud............................................................................................................. 1

1.1.2

Tujuan .............................................................................................................. 1

1.2

Ruang Lingkup......................................................................................................... 1

1.2.1
BAB II

Pengertian........................................................................................................ 1

PERSYARATAN PENGUJIAN ................................................................................. 2

2.1

Penanggung Jawab ................................................................................................. 2

2.2

Laporan Pengujian ................................................................................................... 2

2.3

Benda Uji ................................................................................................................. 2

2.4

Peralatan.................................................................................................................. 2

BAB III KETENTUAN-KETENTUAN ..................................................................................... 3


3.1

Benda Uji ................................................................................................................. 3

3.2

Peralatan.................................................................................................................. 3

3.3

Jarak Tumpuan ........................................................................................................ 4

3.4

Letak Beban............................................................................................................. 4

3.5

Kecepatan Pembebanan ......................................................................................... 4

3.6

Pengukuran Lendutan.............................................................................................. 4

3.7

Perhitungan Modulus Elastisitas Lentur.................................................................. 5

BAB IV CARA UJI.................................................................................................................. 6


BAB V

LAPORAN UJI ......................................................................................................... 7

LAMPIRAN A - DAFTAR ISTILAH........................................................................................... 7


LAMPIRAN B - LAIN-LAIN...................................................................................................... 8