Anda di halaman 1dari 21

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi Konsep Diri Konsep diri adalah semua ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain ( Stuart & Sundeen, 1995 ). ermasuk persepsi indvidu akan si!at dan kemampuannya, interaksi dengan orang lain dan lingkungan, nilai"nilai yang berkaitan dengan pengalaman dan ob#ek, tu#uan serta keinginannya. $ebih men#elaskan bah%a konsep diri adalah cara individu memandang dirinya secara utuh & !isikal, emosional, intelektual, sosial, dan spiritual. Konsep diri belum ada saat dilahirkan, tetapi dipela#ari dari pengalaman unik melalui eksplorasi diri sendiri hubungan dengan orang dekat dan berarti bagi dirinya. 'ipela#ari melalui kontak sosial dan pengalaman berhubungan dengan orang lain. (andangan individu tentang dirinya dipengaruhi oleh bagaimana individu mengartikan pandangan orang lain tentang dirinya. Konsep diri berkembang dengan baik apabila & budaya dan pengalaman di keluarga dapat memberikan perasaan positi!, memperoleh kemampuan yang berarti bagi individu ) lingkungan dan dapat beraktualissasi, sehingga individu menyadari potensi dirinya. *espons individu terhadap konsep dirinya ber!luktuasi sepan#ang rentang konsep diri yaitu dari adapti! sampai maladaptive. RENTANG RESPONS KONSEP DIRI

Gambar I : Rentang respon terhadap konsep diri

1. -. +. 1.

,ktualisasi diri adalah & pernyataan diri tentang konsep diri yang positi! dengan latar belakang pengalaman nyata yang sukses dan dapat diterima Konsep diri positi! apabila individu mempunyai pengalaman yang positi! dalam beraktualisasi diri dan menyadari hal .hal positi! maupun yang negative dari dirinya /arga diri rendah adalah 0 individu cenderung untuk menilai dirinya negative dan merasa lebih rendah dari orang lain 2dentitas kacau adalah kegagalan individu mengintegrasikan aspek . aspek identitas masa kanak . kanak ke dalam kematangan aspek psikososial kepribadian pada masa de%asa yang harmonis

5.

'epersonalisasi adalah 0 perasaan yang tidak realistis dan asing terhadap diri sendiri yang berhubungan dengan kecemasan, kepanikan serta tidak dapat membedakan dirinya dengan orang lain. (Stuart dan Sundeen, 1991)

B. Konsep Harga Diri Rendah /arga diri merupakan penilaian individu tentang nilai personal yang diperoleh dengan menganalisa seberapa baik perilaku seseorang sesuai dengan ideal diri. /arga diri yang tinggi adalah perasaan yang berakar dalam penerimaan diri sendiri tanpa syarat, %alaupun melakukan kesalahan, kekalahan dan kegagalan, tetapi merasa sebagai seorang yang penting dan berharga. (Stuart dan Sundeen, 1991). 3angguan harga diri rendah digambarkan sebagai perasaan yang negati! terhadap diri sendiri, termasuk hilangnya percaya diri dan harga diri, merasa gagal mencapai keinginan. (4udi ,na Keliat, 1999). /arga diri rendah merupakan masalah bagi banyak orang dan diekspresikan melalui tingkat kecemasan yang sedang sampai berat. 5mumnya disertai oleh evaluasi diri yang negative membenci diri sendiri dan menolak diri sendiri. 3angguan harga diri atau harga diri rendah dapat ter#adi secara & 1. Situasional 6aitu ter#adi trauma yang tiba"tiba, misal harus operasi, kecelakaan, dicerai suami, putus sekolah, putus hubungan ker#a dll. (ada klien yang dira%at dapat ter#adi harga diri rendah karena privacy yang kurang diperhatikan & pemeriksaan !isik yang sembarangan, pemasangan alat yang tidak sopan (pemasangan kateter, pemeriksaan perianal, dll), harapan akan struktur, bentuk dan !ungsi tubuh yang tidak tercapai karena dira%at)sakit)penyakit, perlakuan petugas yang tidak menghargai.

-. Kronik 6aitu perasaan negati! terhadap diri telah berlangsung lama, yaitu sebelum sakit)dira%at. Klien mempunyai cara ber!ikir yang negati!. Ke#adian sakit dan dira%at akan menambah persepsi negati! terhadap dirinya. Kondisi ini mengakibatkan respons yang maladapti!. Kondisi ini dapat ditemukan pada klien gangguan !isik yang kronis atau pada klien gangguan #i%a. 7aktor predisposisi yang mempengaruhi perubahan harga diri meliputi0 penolakan orang tua, harapan orang tua yang tidak realistik, kegagalan yang berulang kali, kurang mempunyai tanggung #a%ab personal, ketergantungan pada orang lain, ideal diri yang tidak realistik. C. Pohon asa!ah (ohon masalah pada gangguan konsep diri harga diri rendah adalah sebagai berikut&

D.

asa!ah Kepera"a#an dan Da#a $ang Per!% Di&a'i a) 2solasi sosial & menarik diri b) Keputusasaan c) (erilaku kekerasan d) (erubahan penampilan peran e) 3angguan konsep diri & harga diri rendah !) 'ata yang perlu dika#i & 5

1. 8asalah kepera%atan

1) 'ata Sub#ekti! Klien mengatakan saya tidak mampu, tidak bisa, tidak tahu apa"apa, bodoh, mengkritik diri sendiri, mengungkapkan perasaan malu terhadap diri sendiri, destrukti! yang diarahkan pada orang lain, gangguan dalam berhubungan, rasa diri penting yang berlebihan, perasaan tidak mampu, rasa bersalah, mudah tersinggung atau marah berlebihan, perasaan negati! mengenai dirinya sendiri, ketegangan peran yang dirasakan, penolakan terhadap kemampuan personal, penurunan produktivitas, kha%atir, penyalahgunaan 9at. -) 'ata :b#ekti! Klien terlihat lebih suka sendiri, bingung bila disuruh memilih alternati! tindakan, ingin mencederai diri)ingin mengakhiri hidup. E. Diagnosa Kepera"a#an 1. (erubahan penampilan peran berhubungan dengan harga diri rendah. -. Keputusasaan berhubungan dengan harga diri rendah +. 2solasi sosial menarik diri berhubungan dengan harga diri rendah 1. (erilaku kekerasan berhubungan dengan harga diri rendah. (. Gangg%an harga diri rendah )erh%)%ngan dengan gangg%an *i#ra #%)%h +. Gangg%an harga diri rendah )erh%)%ngan dengan idea! diri #ida& rea!is#i*. ,. Ren*ana Tinda&an Kepera"a#an 1. 'iagnosa kepera%atan& 3angguan konsep diri harga diri rendah berhubungan dengan gangguan citra tubuh. a. b. 1) u#uan umum Klien menun#ukkan peningkatan harga diri u#uan khusus Klien dapat meningkatkan keterbukaan dan hubungan saling percaya. a) 4ina hubungan pear%at . klien yag terapeutik b) Salam terapeutik ;

c) Komunikasi terbuka, #u#ur dan empati d) Sediakan %aktu untuk mendengarkan klien. 4eri kesempatan mengungkapkan perasaan klien terhadap perubahan tubuh. e) $akukan kontrak untuk program asuhan kepera%atan (pedidikan kesehatan, dukungan, konseling dan ru#ukan) -) Klien dapat mengidenti!ikasi perubahan citra tubuh. a) 'iskusikan perubahan struktur, bentuk atau !ungsi tubuh b) :bservasi ekspresi klien pada saat diskusi +) Klien dapat menilai kemampuan dan aspek positi! yang dimiliki a) 'iskusikan kemampuan dan aspek positi! yang dimiliki (tubuh, intelektual, keluarga) oleh klien diluar perubahan yang ter#adi b) 4eri pu#ian atas aspek positi! dan kemampuan yang masih dimiliki klien. 1) Klien dapat menerima realita perubahan struktur, bentuk atau !ungsi tubuh. a) 'orong klien untuk mera%at diri dan berperan serta dalam asuhan klien secara bertahap b) $ibatkan klien dalam kelompok klien dengan masalah gangguan citra tubuh c) ingkat dukungan keluarga pada klien terutama pasangan. 5) Klien dapat menyususn rencana cara"cara menyelesaiakan masalah yang dihadapi. a) 'iskusikan cara"cara (booklet, lea!let sebagai sumber in!ormasi) yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan struktur, bentuk atau !ungsi tubuh b) 'orong klien memilih cara yang sesuai ;) Klien dapat melakukan tindakan pengembalian integritas tubuh. a) c. 8embantu klien mengurangi perubahan citra tubuh b) *ehabilitasi bertahap bagi klien /asil yang diharapkan 1) Klien menerima perubahan tubuh yang ter#adi -) Klien memilih beberapa cara mengatasi perubahan yang ter#adi +) Klien adaptasi dengan cara"cara yang dipilih dan digunakan.

<

G. Peng&a'ian Kepera"a#an Pada K!ien Subyekti! & 1. 8erasa tidak mampu melakukan sesuatu -. 8engkritik)menyalahkan diri sendiri +. (andangan hidup yang pesimis 1. (enolakan terhadap kemampuan diri :byekti! & 1. (roduktivitas menurun -. +. idak memperhatikan pera%atan diri idak menatap la%an bicara

1. 4icara lambat 5. =ada suara lemah a) (engka#ian 7ase orientasi >,ssalamualaikum, perkenalkan nama saya suster 2ka,dari *umah Sakit ,bagaimana kalau kita berkenalan?=ama 4pk)2bu siapa?senangnya dipanggil apa?@4agaimana perasaan 4pk)ibu hari ini?,dakah yang 4pk)2bu pikirkan?4agaiman kalau kita bercakap"cakap ttg perasaan)mslh yang 4pk)2bu hadapi?8au berapa lama? bagaimana kalau +A menit?mau duduk dimana?@bagaimana kl di *.tamu? 7ase ker#a >4agaimana perasaan 4apak) 2bu setelah mengalami gempa dan tsunami? ,pa harapan 4apak)2bu setelah mengalami ke#adian tersebut? 4agaimana 4apak)2bu dapat mencapai keinginan) harapan tersebut dengan adanya tsunami? ,dakah harapan atau keinginan 4apak)2bu yang belum tercapai? Se#auh ini apa yang 4apak)2bu rasakan #ika harapan atau keinginan tersebut tidak tercapai?@ >4agaimana pandangan orang lain dalam menilai 4apak)2bu? 8enurut 4apak)2bu apa kelebihan yang dimiliki? 'an bagaimana dengan kekurangan)kelemahan yang 4apak)2bu rasakan?@ 7ase terminasi B

>4aiklah kita sudah bercakap"cakap pan#ang lebar,bagaimana perasaan 4pk)ibu setelah kita bercakap"cakap?4agaimana kalau minggu depan kita bicarakan ttg kemampuan yang masih 4pk)2bu miliki?@4erapa lama?'imana? b) indakan Kepera%atan

1) 8engidenti!ikasi kemampuan dan aspek positi! yang masih dimiliki pasien -) 8embantu pasien dapat menilai kemampuan yg dapat digunakan +) 8embantu kemampuan 1) 8elatih kegiatan pasien yang sudah dipilih 5) 8embantu pasien dapat merencanakan kegiatan sesuai kemampuannya dan menyusun rencana kegiatan. ;) 4erikan re%ard)rein!orcement terhadap kegiatan yang dilakukan pasien sesuai rencana)#adual kegiatan ,. 8engidenti!ikasi aspek positi! 8endiskusikan aspek positi! dan kemampuan pasien yang masih dimiliki. 4eri pu#ian yg realistis 4erikut ini beberapa contoh percakapan pera%at . pasien dalam mendiskusikan kemampuan dan aspek positi! yang masih dimiliki pasien :rientasi& >,ssalamualaikum, bagaimana keadaan 4apak)2bu hari ini ?,4pk)2bu terlihat segarC>. >4agaimana kalau hari ini kita bercakap"cakap tentang kemampuan dan kegiatan yang pernah 4pk)2bu lakukan?@ini Sesuai #an#i kita minggu yang lalu ya kan pak)bu? >'imana kita duduk?>bagaimana kalau di ruang tamu? >4erapa lama? @4agaimana kalau +A menit? Ker#a& >4pk)ibu,apa kemampuan ini sa#a yang dimiliki?4agus,apa lagi?Saya buat da!tarnya ya? >,pa pula kegiatan rumah tangga yang biasa 4pk)ibu lakukan? 4agaimana dengan merapihkan kamar?8enyapu?8encuci piringDDDD.dst@ >Eah,bagus sekali ada 5 kemampuan dan kegiatan yang 4pk)ibu miliki.@ erminasi & 9 pasien memilih)menetapkan kemampuan)kegiatan yang sesuai

>4agaimana 6ach,4pk)2bu

perasaan masih

4pk)2bu

setelah memiliki

kita

bercakap"cakap kemampuan.

>=ah,coba nanti diingat"ingat lagi,kemampuan yang belum kita bicarakan,- hari lagi saya akan datang lagi untuk membahas kemampuan yang masih bisa 4pk)ibu lakukan@ >Fam berapa kira"kira kita ketemu?4agaimana kalau #am 1A,sampai #umpa ya@. 4. 8embantu menilai kemampuan yg dpt digunakan& 'iskusi kemampuan pasien yg masih bisa digunakan saat ini 4antu pasien menyebutkan dapat dan menilai beri penguatan thd yang kemampuan dapat pasien *espons kondusi! dan men#adi pendengar yang akti! 8embantu :rientasi & >,ssalamualaikum, bagaimana keadaan bapak)ibu hari ini ?, Saya sangat senang melihat pagi ini bapak)ibu sudah terlihat lebih segar dan rapi. >4agaimana,apakah ada lagi kemampuan 4apak)ibu yang belum kita bicarakan? >4agus sekali,#adi sudah ada < yaC >4aiklah kita akan menilai kegiatan yang masih bisa bpk)ibu lakukan. >8au duduk dimana?,berapa lama? Ker#a & >4pk)ibu,dari < kegiatan)kmpuan ini yang mana yang masih dapat diker#akan di rumah? >Goba kita lihat,yang pertama bisakah?,yang keduaDDDsampai < >4agus sekali ada 1 kegiatan yang masih bisa diker#akan di rumah. >8enurut bpk)ibu adakah bantuan yang diperlukan?2ya bagus sekali. erminasi & >4agaimana perasaan bpk)ibu setelah kita bercakap"cakap?#adi ada 1 kegiatan yang dapat bpk)ibu lakukan >Goba bpk)ibu pikirkan kegiatan yang akan dipilih untuk dilatih >4agaimana kalau - hari lagi kita memilih kegiatan yang paling disukai dan melatihnya,mau #am berapa?dimana? G. 8embantu pasien dapat memilih)menetapkan kegiatan yang sesuai dg kemampuan indakan kepera%atan & 1A pasien kemampuan digunakan.

8endiskusikan dengan pasien kegiatan yg dapat dilakukan setiap hari sesuai kemampuan 4antu pasien menetapkan kegiatan yg dapat di lakukan (mandiri, bantuan minimal, bantuan penuh dari lingkungan terdekat pasien) 4erikan contoh cara pelaksanaan kegiatan yang dapat dilakukan pasien Susun bersama pasien da!tar kegiatan sehari"hari pasien 4erikut ini contoh percakapan pera%at . pasien dalam membantu pasien menetapkan kegiatan yang sesuai dengan kemampuan & >,ssalamualaikum C, bagaimana perasaan bpk)ibu hari ini ?,Eah,nampak segar ya ?@masih ingat apa yang akan kita bicarakan hari ini?4etul sekali,memilih kegiatan yang dapat bpk)ibu ker#akan dari < kegiatan yang pernah dilakukan,bagaiman kalau kita bercakap"cakap di tempat biasa.4erapa lama? >8ari kita lihat da!tar kegiatan yang sudah kita buat - hari yang lalu.@coba bpk)ibu pilih mana yang masih bisa diker#akan di rumah.@yang no.1,merapikan tempat tidur,bagaimana bpk?Eah,tentu bisa kan.bagus sekali.6ang nomor -,main main volli ,Eah saat ini belum bisa dilakukan,4aik no.+ mencuci piring,bisa ya? D..dst > 4agaimana perasaan bapak)ibu setelah memilih kegiatan yang dapat diker#akan di rumah? 4agus sekali C,ada 5 kegiatan bisa dilakukan.Goba bpk)ibu pikirkan kegiatan mana yang akan dilatih dulu.'ua hari lagi saya datng lagi untuk melatih,mau #am berapa?dimana? '. 8elatih kegiatan pasien yg sudah dipilih& 8endiskusikan dan tetapkan urutan kegiatan yg akan dilatih 8emperagakan kegiatan yg akan dilakukan pasien. 4eri dukungan dan pu#ian yang realistik H. 8embantu pasien dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuannya dan menyusun rencana kegiatan 4eri kesempatan pada pasien untuk mencoba kegiatan yang telah dilatih 4eri pu#ian atas akti!itas)kegiatan yang dapat dilakukan pasien setiap hari.

11

ingkatkan kegiatan yang sesuai dengan tingkat toleransi dan perubahan setiap akti!itas yang telah dilakukan pasien

Susun da!tar akti!itas yang sudah dilatihkan bersama pasien dan keluarga. 4erikan kesempatan pasien mengungkapkan perasaanya setelah pelaksanaan kegiatan 6akinkan pasien bah%a keluarga mendukung setiap akti!itas yang dilakukannya 8elatih kegiatan yang sudah dipilih pasien sesuai kemampuannya dan menyusun rencana kegiatan & >,ssalamualaikum,bagaimana perasaan bpk)ibu hari ini?%ah,tampak cerahC Sudah siap untuk latihan melakukan kegiatan yang telah ditetapkan - hari yang lalu? mau pilih yang mana dulu,4aik mari kita merapihkan tempat tidur.'imana kamarnya? >=ah,kalau kita mau merapihkan tempat tidur,mari kita pindahkan dulu bantal dan selimutnya.4agus,Sekarang kita angkat spreinya dan kasurnya kita balik.@nah sekarang kita pasang lagi spreinya,kita mulai dari arah atas,ya bagusCsekarang sebelah kaki,tarik dan masukkan,lalu sebelah pinggir masukkan.Sekarang ambil bantal,rapihkan dan letakkan disebelah atas kepala.8ari kita lipat selimut,nah letakkan sebelah ba%ah kaki.bagus..C >4agaimana perasaan bpk)ibu setelah latihan?bagus sekali,4pk)ibu dapat mengikuti langkah"langkahnya.Sekarang mari kita masukkan pada #adual harian bpk)ibu.8au berapa kali sehari merapikan tempat tidur.4agus,-I sehari yaitu pagi #am berapa?lalu sehabis istirahat #am 1;.AA.Kalau sudah diker#akan beri tanda ya.@nah - hari lagi saya datang lagi,kita latihan kegiatan yang kedua.8au #am berapa?dimana? Sampai #umpaD H. Tinda&an Kepera"a#an Pada Ke!%arga 1. 8embimbing keluarga menilai kemampuan positi! yang dimiliki pasien -. 8engan#urkan keluarga untuk memotivasi pasien dalam memperlihatkan kemampuan yang dimiliki +. 8engan#urkan keluarga untuk memotivasi pasien melakukan ) melan#utkan latihan yang telah dilakukan pasien . pera%at sebelumnya

1-

1. 8endiskusikan dgn keluarga sikap"sikap positi! yang perlu ditampilkan keluarga 5. 8enga#arkan keluarga bagaimana menilai perkembangan)perubahan perilaku pasien

I. E-A.UASI (asien & 1. 'apat mengungkapkan kemampuan dan aspek positi! dirinya -. 'apat menyusun rencana kegiatan) aktivitas yang akan dilakukannya +. 'apat melakukan kegiatan sesuai rencananya Keluarga & 1. Keluarga mendukung aktivitas pasien -. Keluarga dapat memberikan pu#ian)re%ard terhadap pasien Gontoh percakapan pera%at"keluarga agar keluarga men#adi pendukung terhadap akti!itas yang dapat dilakukan pasien >,ssalamualaikum C, bagaimana keadaan bpk)ibu disini?, bagaimana kalau hari ini kita akan bercakap"cakap tentang cara memotivasi anak bpk)ibu melakukan kegiatan yang sudah dilatih?,dakah %aktu 4pk)ibu,kira"kira +A menit?kita ngobrol disini a#a ya? > ,nak bapak)ibu telah berlatih dua kegiatan yaitu merapihkan tempat tidur dan mandi.Serta telah dibuat #adual untuk melakukannya.Saya telah katakan bah%a bpk)ibu akan mengingatkannya untuk melakukan kegiatan tsb sesuai #adual. olong bantu menyiapkan alat"alatnya.dan #angan lupa memberikan pu#ian agar harga dirinya meningkat.,#ak pula memberi tanda cek list pada #adual kegiatannya > @ 4agaimana bpk)ibu?ada yang ingin ditanyakan? 4aik, #angan lupa ya bpk)ibu.'ua ari lagi saya datang lagi untuk melatih kegiatan lain.=anti kita lakukan bersama" sama.Sampai #umpaD.

1+

BAB III TERAPI AKTI-ITAS KE.O POK HARGA DIRI RENDAH

A. .a#ar Be!a&ang

asa!ah

3angguan harga diri rendah adalah evaluasi diri dan perasaan tentang diri atau kemampuan diri yang negati! yang dapat secara langsung atau tidak langsung diekspresikan ( o%nsend, 199B ). (enyebab lain dari masalah harga diri rendah diperkirakan #uga sebagai akibat dari masa lalu yang kurang menyenangkan, misalnya terlibat nap9a. 4erdasarkan hasil dari overvie% dinyatakan bah%a pecandu nap9a biasanya memiliki konsep diri yang negati! dan harga diri yang rendah. (erkembangan emosi yang terhambat, dengan ditandai oleh ketidakmampuan mengekspresikan emosinya secara %a#ar, mudah cemas, pasi! agresi! dan cenderung depresi. (Shives, 199B). erapi kepera%atan yang dapat diberikan pada klien sendiri bisa dalam bentuk terapi kogniti!. erapi ini bertu#uan untuk merubah pikiran negati! yang dialami oleh klien dengan harga diri rendah kronis ke arah berpikir yang positi!. (ada keluarga terapi yang diperlukan dapat berupa triangle terapy yang bertu#uan untuk membantu keluarga dalam mengungkapkan perasaan mengenai permasalahan yang dialami oleh anggota keluarga sehingga diharapkan keluarga dapat mempertahankan situasi yang mendukung pada pengembalian !ungsi hidup klien. (ada masyarakat #uga perlu dilakukan terapi psikoedukasi yang bertu#uan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang masalah harga diri rendah kronis yang merupakan salah satu bagian dari masalah gangguan #i%a di masyarakat. (by&noviebsuryanto.last FanJA9)

11

B. T%'%an /. T%'%an U0%0 Klien dapat menumbuhkan rasa percaya dirinya. 1. T%'%an Kh%s%s a. Klien dapat mengenal dirinya. b. Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok. c. Klien mampu bercakap"cakap dengan anggota kelompok. d. Klien dapat klien dapat mengungkapkan perasaannya dan menyampaikan masalah pribadinya kepada orang lain. C. 2a&#% Dan Te0pa# /ari anggal (ukul empat D. e#ode 1. 'inamika Kelompok -. 'iskusi dan anya #a%ab +. 4ermain peran)stimulasi E. edia 1. Ehiteboard -. Spidol +. Kertas /KS 1. Fad%al kegiatan klien ,. Se##ing 1. -. erapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran *uangan nyaman dan tenang & Selasa & 1< Fanuari -A1& 15.AA s)d 15.15 E24 & *uang Kelas 4 . 5 72KHS S1

4agan setting &

15

G. Pe0)agian T%gas $eader & ,bdul 3ho!ur Go leader & Siti 8asikah 7asilitator & ,na *osianti ,hmad ,kbar Syah :bserver & Hrni Sugiarti

H. .ang&ah Kegia#an Sesi / 3 Iden#ifi&asi ha! posi#if pada diri T%'%an 3 1. -. 1. Klien dapat mengidenti!ikasi pengalaman yang tidak menyenangkan. Klien dapat mengidenti!ikasi hal positi! pada dirinya. erapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran.

Se##ing 3 -. *uangan nyaman dan tenang. A!a# 3 1. Spidol sebanyak #umlah klien yang mengikuti ,K. -. Kertas putih /KS dua kali #umlah klien yang mengikuti ,K. e#ode 3 1. 'iskusi -. (ermainan 1;

.ang&ah &egia#an 3 1. Persiapan a. 8emilih klien sesuai dengan indikasi yaitu klien dengan gangguan konsep diri & harga diri rendah b. 8embuat kontrak dengan klien c. 8empersiapkan alat dan tempat pertemuan -. Orien#asi a. Salam terapeutik Salam dari terapis kepada klien (erkenalkan nama dan panggilan terapis (pakai papan nama) 8enanyakan nama dan panggilan semua klien (beri papan nama) b. c. Hvaluasi ) validasi 8enanyakan perasaan klien saat ini Kontrak erapis men#elaskan tu#uan kegiatan yaitu bercakap"cakap tentang hal positi! diri sendiri erapis men#elaskan aturan main berikut & Fika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus meminta i9in kepada terapis $ama kegiatan 15 menit Setiap klien mengikuti kegiatan dari a%al sampai selesai 4. Tahap Ker'a a. b. c. d. e. !. g. h. erapis memperkenalkan diri & nama lengkap dan nama panggilan serta memakai papan nama erapis membagikan kertas dan spidol kepada klien erapis meminta tiap klien menulis pengalaman yang tidak menyenangkan erapis memberi pu#ian atas peran serta klien erapis membagikan kertas yang kedua erapis meminta setiap klien menulis hal positi! tentang diri sendiri & kemampuan yang dimiliki, kegiatan yang biasa dilakukan di rumah dan di rumah sakit erapis meminta klien membacakan hal positi! yang sudah ditulis secara bergiliran sampai semua klien mendapatkan giliran erapis memberi pu#ian pada setiap peran serta klien 1<

5. Tahap #er0inasi a. Hvaluasi b. erapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti ,K erapis meberikan pu#ian atas keberhasilan kelompok indak lan#ut erapis meminta klien menulis hal positi! lain yang belum tertulis c. Kontrak yang akan datang 8enyepakati ,K yang akan datang yaitu melatih hal positi! diri yang dapat diterapkan di rumah sakit dan di rumah 8enyepakati %aktu dan tempat

I. E6a!%asi dan Do&%0en#asi Hvaluasi Hvaluasi dilakukan saat proses ,K berlangsung, khususnya pada tahap ker#a. ,spek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tu#uan ,K. 5ntuk ,K stimulasi persepsi & harga diri rendah Sesi 1, kemampuan klien yang diharapkan adalah menuliskan pengalaman yang tidak menyenangkan dan aspek positi! (kemampuan) yang dimiliki. 7ormulir evaluasi sebagai berikut 0 Sesi / S#i0%!asi persepsi 3 Harga Diri Rendah Ke0a0p%an 0en%!is penga!a0an $ang #ida& 0en$enang&an dan ha! posi#if diri sendiri =o 1 + 1 5 ; 1B =ama Klien 8enulis pengalaman yang tidak menyenangkan 8enulis hal positi! diri sendiri

< B (etun#uk & 1. -. ulis nama panggilan klien yang ikut ,K pada kolom nama untuk tiap klien, beri penilaian tentang kemampuan menulis pengalaman yang tidak menyenangkan dan aspek positi! diri sendiri. 4eri tanda (LM#ika klien mampu dan tanda (I) #ika klien tidak mampu

'okumentasi 'okumentasikan kemampuan yang dimiliki klien saat ,K pada catatan proses kepera%atan tiap klien. Gontoh & klien mengikuti Sesi 1, ,K stimulasi persepsi harga diri rendah. Klien mampu menuliskan tiga hal pengalaman yang tidak menyenangkan, mengalami kesulitan menyebutkan hal positi! diri. ,n#urkan klien menulis kemampuan dan hal positi! dirinya dan tingkatkan rein!orcement (pu#ian). Sesi 1 3 T%'%an 3 1. -. +. 1. 1. -. +. 1. -. +. 1. Klien dapat menilai hal positi! diri yang dapat digunakan Klien dapat memilih hal positi! yang akan dilatih Klien dapat melatih hal positi! yang telah dilatih Klien dapat men#ad%alkan penggunaan kemampuan yang telah dilatih erapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran Sesuaikan dengan kemampuan yang akan dilatih *uangan nyaman dan tenang Spidol, %hiteboard, !lipchart Sesuaikan dengan kemampuan yang akan dilatih Kertas da!tar kemampuan positi! pada Sesi 1 Fad%al kegiatan sehari"hari dan pulpen 19 e!a#ih posi#if pada diri

Se##ing 3

A!a# 3

e#ode 1. -. 1. 'iskusi dan tanya #a%ab 4ermain peran (ersiapan a. b. -. a. 8engingatkan kontrak dengan klien yang telah mengikuti Sesi 1 8empersiapkan alat dan tempat pertemuan Salam terapeutik Salam dari terapis kepada klien Klien dan terapis pakai papan nama b. Hvaluasi ) validasi 8enanyakan perasaan klien saat ini 8enanyakan apakah ada tambahan hal positi! klien c. Kontrak erapis men#elaskan tu#uan kegiatan yaitu melatih hal positi! pada klien erapis men#elaskan aturan main berikut Fika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus meminta i9in kepada terapis $ama kegiatan 15 menit Setiap klien mengikuti kegiatan dari a%al sampai selesai +. ahap ker#a a. b. c. d. erapis meminta semua klien membaca ulang da!tar kemampuan positi! pada Sesi 1 dan memilih satu untuk dilatih erapis meminta klien menyebutkan pilihannya dan ditulis di %hiteboard erapis meminta semua klien untuk memilih satu dari da!tar di %hiteboard. Kegiatan yang paling banyak dipilih diambil untuk dilatih erapis melatih cara pelaksanaan kegiatan ) kemampuan yang dipilih dengan cara berikut & erapis memperagakan

.ang&ah &egia#an 3

:rientasi

Klien memperagakan ulang (semua klien mendapat giliran) 4erikan pu#ian sesuai dengan keberhasilan klien -A

e. 1.

Kegiatan a sampai dengan d dapat diulang untuk kemampuan ) kegiatan yang berbeda

ahap eliminasi a. Hvaluasi b. erapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti ,K erapis memberikan pu#ian kepada kelompok indak lan#ut erapis meminta klien memasukkan kegiatan yang telah dilatih pada #ad%al kegiatan sehari"hari c. Kontrak yang akan datang 8enyepakati ,K yang akan datang untuk hal positi! lain 8enyepakati %aktu dan tempat sampai aspek positi! selesai dilatih

E6a!%asi dan Do&%0en#asi Hvaluasi Hvaluasi dilakukan ssat proses ,K berlangsung, khususnya pada tahap ker#a. ,spek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tu#uan ,K. 5ntuk ,K stimulasi persepsi harga diri rendah kemampuan klien yang diharapkan adalah memiliki satu hal positi! yang akan dilatih dan diperagakannya. 7ormulir evaluasi sebagai berikut &

Sesi 1 S#i0%!asi persepsi 3 Harga Diri Rendah Ke0a0p%an 0e!a#ih &egia#an posi#if =o =ama klien 8embaca da!tar hal positi! 1. -. +. 1. 5 ; < -1 8emilih satu hal positi! yang akan dilatih 8emperagakan kegiatan positi!

(etun#uk & 1. ulis nama panggilan klien yang ikut ,K pada kolom nama positi! dirinya, memilih satu hal positi! untuk dilatih, dan memperagakan kegiatan positi! tersebut. 4eri tanda () #ika klien mamapu dan (I) #ika klien tidak mampu. -. 5ntuk tiap klien, beri penilaian tentang kemampuan membaca ulang da!tar hal

'okumentasi 'okumentasikan kemampuan yang dimiliki klien saat ,K pada catatan proses kepera%atan tiap klien. Gontoh & klien mengikuti Sesi -, ,K stimulasi persepsi & harga diri rendah. Klien telah melatih merapikan tempat tidur. ,n#urkan dan #ad%alkan agar klien melakukannya serta berikan pu#ian.

--

DA,TAR PUSTAKA

http&))ners"blog.blogspot.com)-A11)1A)terapi"aktivitas"kelompok"harga"diri.html http&))nursecerdas.%ordpress.com)-A11)A1)A-)harga"diri"rendah) Keliat, 4.,. (1991) Gangguan konsep Diri, Fakarta& H3G 8odul G8/=, dr.4udi ,nna Kelliat. ,ppSG, et.all o%send, 8.G. (199B) Diagnosa Keperawatan Pada Keperawatan Psikiatri Untuk Pembuatan Rencana Keperawatan, Fakarta& H3G Stuart 3E, Sundeen SF. (199B) Buku saku keperawatan jiwa. Hdisi +. Fakarta & H3G. Stuart, 3.E and Sundeen. (1995) Principle and practice of ps chiatric nursing! 5thed. St $ouis 8osby 6ear 4ook. Stuart. 3.E and $araia. Principle and practice of ps chiatric nursing!<thed. St $ouis. 8osby 6ear 4ook. -AA1

-+