Anda di halaman 1dari 7

IT Project Management

Personal Assignment 1

Andri Dwi Utomo


1312402283
andri.dwiutomo@ymail.com

Personal Assignment 1
(Week 2)
1. Diberikan nilai perkiraan cash flow dari dua buah project IT sebagai berikut: (bobot
25%)
YEAR

PROJECT A (Rp)

PROJECT B (Rp)

0
-10.000.000
-10.000.000
1
4.000.000
3.000.000
2
4.000.000
4.000.000
3
4.000.000
5.000.000
4
4.000.000
6.000.000
5
4.000.000
7.000.000
Dengan menggunakan analisis finansial cost benefit analysis Hitunglah Pay back Period,
ROI, NPV(15%) dan IRR dari kedua project di atas dan project mana yang sebaiknya
anda rekomendasikan untuk dijalankan atau dengan kata lain jika anda diminta untuk
memilih salah satu dari kedua project tersebut mana project yang harus dipilih serta
berikan alasannya.

Payback Period Project A


Dikarenakan pada cash flow project A setiap tahunnya adalah sama, sehingga untuk mencari
payback periodnya bisa menggunakan rumus:
Payback Period

=
= 10.000.000 / 4.000.000
= 2,5 Tahun

Payback Period Project B


YEAR

Cash flow
Komulatif

Cash flow
PROJECT B (Rp)
-10.000.000

1
2
3
4
5

3.000.000
4.000.000
5.000.000
6.000.000
7.000.000

3.000.000
7.000.000
12.000.000
18.000.000
25.000.000

Dikarenakan pada cash flow Project B komulatif sama dengan nol berada diantara tahun ke-2
dan tahun ke-3, sehingga dengan memakai prinsip i terpolasi linear kita bisa dapatkan
payback period untuk arus kas 1.
Payback Period

Dimana:
n = Tahun terakhir dimana jumlah arus kas masih belum bisa menutup investasi mula-mula
a = Jumlah investasi mula-mula
b = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n
c = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n + 1
=2+
= 2,6 Tahun
Jadi yang dipilih adalah Project A karena pengertian dari Payback period adalah waktu
keseluruhan bahkan yang sesungguhnya atau pembayaran kembali investasi yang
diinisialisasikan. Biasanya, proyek dengan payback period yang paling singkat akan dipilih
sebagai dasar dimana organisasi berharap untuk dapat meminimalkan waktu dimana proyek
berada dalam status debet.

ROI Project A
ROI

=
= (4.000.000 / 10.000.000) x 100
= 40 %

ROI Project B
ROI

=
= (5.000.000 / 10.000.000) x 100
= 50 %

Dengan melihat perhitungan Return on investment (ROI), dipilih Project B karena nilai
persentase yang lebih besar dan ROI juga diketahui sama seperti tingkat pengembalian
akuntasi (ARR), memberikan perbandingan mengenai keuntungan bersih dari invertasi yang
diharuskan.

NPV Project A
PV

Dimana:
t waktu (tahun) arus kas
i - adalah suku bunga diskonto yang digunakan
Rt - arus kas bersih (the net cash flow) dalam waktu t
NPV = PV Jumlah Investasi
PROJECT A
YEAR
Calculation
(Rp)
-10.000.000
0
-10.000.000
4.000.000/(1+0.15)1
1
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)2
2
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)3
3
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)4
4
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)5
5
4.000.000
Net Present Value

Discount Factor
@ 15 %
1.15
1.3225
1.520875
1.74900625
2.011357188

Discounted
Cash Flow
-10.000.000
3.478.261
3.024.575
2.630.065
2.287.013
1.988.707
3.408.621

NPV Project B
PROJECT B
YEAR
(Rp)
0
-10.000.000
1
3.000.000
2
4.000.000
3
5.000.000
4
6.000.000
5
7.000.000

Calculation

Discount Factor
@ 15 %

-10.000.000
3.000.000/(1+0.15)1
4.000.000/(1+0.15)2
5.000.000/(1+0.15)3
6.000.000/(1+0.15)4
7.000.000/(1+0.15)5
Net Present Value

1.15
1.3225
1.520875
1.74900625
2.011357188

Discounted
Cash Flow
-10.000.000
2.608.696
3.024.575
3.287.581
3.430.519
3.480.237
5.831.608

Net Present Value (NPV)) adalah tehnik evaluasi proyek mengingatkan akan keuntungan dari
proyek dan waktu arus kas yang dihasilkan. Jadi Project B dipilih karena memiliki nilai NPV
lebih besar.

IRR Project A
Cara menghitung IRR:
1. Masukkan satu nilai i yang cukup rendah sehingga NPV positif
2. Masukkan suatu nilai i yang cukup tinggi sehingga NPV negatif
3. Lakukan interpolasi linier
IRR

= i1 +

(i2 - i1)

Dimana:
i
: diskon rate
NPV : Net Present Value
Ambil sample i1 = 15% dan i2 = 65%
PROJECT A
YEAR
Calculation
(Rp)
-10.000.000
0
-10.000.000
4.000.000/(1+0.15)1
1
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)2
2
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)3
3
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)4
4
4.000.000
4.000.000/(1+0.15)5
5
4.000.000
Net Present Value
Maka:
IRR

= i1 +

(i2 - i1)

Discount Factor
@ 65 %
1.65
2.7225
4.492125
7.41200625
12.22981031

Discounted
Cash Flow
-10.000.000
2.424.242
1.469.238
890.447
539.665
327.070
-4.349.338

= 15 +
= 15 +

(65 - 15)
(65 - 15)

= 36,968 % / tahun

IRR Project B
PROJECT B
YEAR
(Rp)
0
-10.000.000
1
3.000.000
2
4.000.000
3
5.000.000
4
6.000.000
5
7.000.000

Calculation

Discount Factor
@ 65 %

-10.000.000
3.000.000/(1+0.15)1
4.000.000/(1+0.15)2
5.000.000/(1+0.15)3
6.000.000/(1+0.15)4
7.000.000/(1+0.15)5
Net Present Value

1.65
2.7225
4.492125
7.41200625
12.22981031

Discounted
Cash Flow
-10.000.000
1.818.182
1.469.238
1.113.059
809.497
572.372
-4.217.652

Maka:
IRR

= i1 +

(i2 - i1)

= 15 +
= 15 +

(65 - 15)
(65 - 15)

= 44.015% / tahun
Karena IRR project A lebih kecil dari project B, maka pilihan lebih baik adalah Project A.

Namun hasil NPV maupun IRR berbeda jika dikerjakan menggunakan rumus excel:
NPV(rate,value1,[value2],...)
IRR(nilai, [perkiraan])
Project A
Diskon
Investasi
1
2
3
4
5

0.15
-Rp10,000,000
Rp4,000,000
Rp4,000,000
Rp4,000,000
Rp4,000,000
Rp4,000,000
total

Discount
Factor
1.15
1.3225
1.520875
1.74900625
2.011357188
NPV
IRR

Project B
Diskon
Investasi
1
2
3
4
5

0.15
-Rp10,000,000
Rp3,000,000
Rp4,000,000
Rp5,000,000
Rp6,000,000
Rp7,000,000
total

Discount
Factor
1.15
1.3225
1.520875
1.74900625
2.011357188
NPV
IRR

Discounted Cash Flow


Rp3,478,260.87
Rp3,024,574.67
Rp2,630,064.93
Rp2,287,012.98
Rp1,988,706.94
Rp13,408,620.39
Rp2,964,018
28.64929%

Discounted cash flow


Rp2,608,695.65
Rp3,024,574.67
Rp3,287,581.16
Rp3,430,519.47
Rp3,480,237.15
Rp15,831,608.10
Rp5,070,964
34.12111%