Anda di halaman 1dari 1

Bila terjadi gangguan PMT SGN 08 trip, maka 1.

Petugas Mako membuka ABSW Utama SGN 08, bila hasil pengamatan dari PMT sampai dengan ABSW Utama aman minta Pemasukan PMT SGN 08 2. Melanjutkan Lokalisir dan membuka ABSW MG08-123, bila pengamatan aman minta ijn penormalan SGN08 sampai MG08-123 3. Petugas Mako mengecek lampu indikator di MG08-124 dan melanjutkan lokalisir sampai dengan kwh exim di MG08-160. 4. Bila pengamatan sampai dengan MG08-160 aman, informasi ke Piket Mako bahwa Hasil Lokalisir aman selanjutnya untuk di kordinasikan dengan Piket Area & Piket Rayon Borobudur

Bila terjadi gangguan PMT SGN 02 trip, maka : 1. Petugas Mako Menanyakan ke Piket Area untuk LBS MG02-67 apakah ada indikasi gangguan, Bila terdeteksi Gangguan minta LBS MG02-67 di lepas dan PMT SGN 02 di Masukkan. 2. Bila tidak ada indikasi gangguan di LBS MG02-67, Petugas Mako membuka ABSW utama dan minta Pemasukan PMT SGN 02 bila dari hasil lokalisir di nyatakan aman. 3.Selanjutnya Petugas MaKo melanjutkan lokalisir per section sampai di temukan penyebab gangguan 4. Bila di temukan gangguan permanent sehingga perlu di lakukan manuver untuk mengurangi daerah padam pada section yang tidak terganggu, maka di lakukan manuver pemindahan beban melalui ABSW joint SGN 02 dengan memperhatikan beban Penyulang sesuai koordinasi dengan piket Area Magelang.