Anda di halaman 1dari 9

Plastida adalah organel yang mengandung pigmen.

Bentuk dan isi plastida pada sel tumbuhan bermacammacam, tergantung pada fungsinya: Macam-macam plastida, antara lain: 1. Kromoplas kromoplas adalah plastida yang bertugas mengintensis dan menyimpan pigmen merah, jingga, atau kuning. Kromoplas terdapat antara lain pada buah tomat dan wortel. 2. Leukoplas Leukoplas adalah plastida yang tidak mengandung pigmen warna. Leukoplas terdapat dalam sel jaringan tumbuhan yang biasanya tidak terkena cahaya. Leukoplas terdapat pada sel-sel embrional, empulur batang, dan bagian tumbuhan di dalam tanah yang berwarna putih. 3. Amiloplas Amiloplas tidak mengandung pigmen

dan berfungsi dalam penyimpanan amilium. Amiloplas banyak di temukan di jaringan penyimpanan pada beberapa tanaman, misalnya pada tumbuhan umbi kentang. 4. Kloroplas Kloroplas adalah plastida yang mengandung klorofil. Kloroplas hanya dijumpai pada sel autotrof yang eukariotik. Jadi, Kloroplas dimiliki oleh sel-sel yang berklorofil, misalnya alga, lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbunga. Bentuk kloroplas beraneka ragam, ada yang seperti jala, mangkuk, pita, dan lembaran. Pada tumbuhan berbunga, kloroplas umumnya berbentuk bulat atau lonjong (oval). Ukuran kloroplas sel tumbuhan tingkat tinggi sekitar 4-6 mikro. Setiap sel mengandung 20-40 kloroplas per milimeter persegi.

Apabila jumlahnya masih kurang mencukupi, kloroplas dapat membelah diri. Sebaliknya, jika berlebihan sejumlah kloroplas akan rusak. Kloroplas memiliki membran rangkap, yaitu membran luar dan dalam. Membran luar permukaan rata dan berfungsi mengatur keluar masuknya zat. membran dalam membungkus cairan kloroplas yang disebut Stroma. Membran dalam kloroplas melipat kearah dalam dan membentuk lembaran-lembaran yang disebut Tilakoid.
Diterbitkan di: 29 Juli, 2011

Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/biology/2192620-macam-macamplastida/#ixzz1eQwjuzVvPlastida dalam sel dikenal dalam berbagai bentuk, yaitu

proplastida, bentuk belum "dewasa" atau bentuk plastida yang belum membentuk pigmen leukoplas, bentuk dewasa tanpa mengandung pigmen, ditemukan terutama di akar kloroplas, bentuk aktif yang mengandung pigmen klorofil, ditemukan pada daun, bunga, dan bagian-bagian berwarna hijau lainnya

kromoplas, bentuk aktif yang mengandung pigmen karotena, ditemukan terutama pada bunga dan bagian lain berwarna jingga

amiloplas, bentuk semi-aktif yang mengandung butir-butir tepung, ditemukan pada bagian tumbuhan yang menyimpan cadangan energi dalam bentuk tepung, seperti akar, rimpang, dan batang (umbi) serta biji.

elaioplas, bentuk semi-aktif yang mengandung tetes-tetes minyak/lemak pada beberapa jaringan penyimpan minyak, seperti endospermium (pada biji)

etioplas, bentuk semi-aktif yang merupakan bentuk adaptasi kloroplas terhadap lingkungan kurang cahaya; etioplas dapat segera aktif dengan membentuk klorofil hanya dalam beberapa jam, begitu mendapat cukup pencahayaan.

Plastida adalah organel vital pada tumbuhan. Fungsinya adalah sebagai tempat fotosintesis, sintesis asam-asam lemak, serta beberapa fungsi sehari-hari sel. Secara evolusi plastida dianggap sebagai prokariota yang bersimbiosis ke dalam sel eukariota dan kemudian kehilangan sifat otonomi penuhnya. Teori endosimbiosis ini mirip dengan yang terjadi terhadap mitokondria namun introduksi plastida dianggap terjadi lebih kemudian. plastida atau kromatofora merupakan salah satu organel pada sel tumbuhan.Organel ini sangat penting dan hanya terapat pada sel tumbuhan.Berfungsi mensintetis pigmen an menyimpan cadangan makanan. Macam-macam plastida: Leokoplas ialah plastida yang tidak berwarna,biasanya terdapat pada sel jaringan tumbuhan yang tidak terkena cahaya matahari seperti pada jaringan embrional,empulur batang dan bagian tumbuhan didalam tanah yang berwarna putih. Leokoplas dibagi menjadi 3 : Amiloplas : plastida yang berfungsi untuk membentuk dan menyimpan amilum elaioplas : plastida yang berfungsi untuk membentuk dan menyimpan minyak proteoplas : plastida yang berfungsi untuk membentuk dan menyimpan protein Kromoplas ialah plastida yang mensintetis dan menyimpan pigmenpada tumbuhan. mis warnamerah.kuning,orange pada buah dan bunga kroplasialah plastida yang mengandung krorofil yang berfungsi dalam proses fotosintesis Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.
Halaman ini terakhir diubah pada 13.12, 18 Oktober 2011.

Plastida
Oleh Mustahib, S.Pd.Si. June 25, 2007

Sahabat Bio, Sekarang kita belajar tentang Plastida. Apa itu? Plastida adalah organel yang meghasilkan warna pada sel tumbuhan. Plastida dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Organel ini hanya terdapat pada sel tumbuhan. Dikenal tiga jenis plastida yaitu: 1). Leukoplas Plastida ini berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan, terdiri dari: Amiloplas (untuk menyimpan amilum) Elaioplas atau Lipidoplas (untuk menyimpan lemak/minyak). Proteoplas (untuk menyimpan protein). Selalu ingat! Leukoplas berwarna? berfungsi untuk? 2). Kloroplas Kloroplas merupakan plastida berwarna hijau. Kloroplas yang berkembang dalam batang dan sel daun mengandung pigmen hijau yang dalam fotositesis menyerap tenaga matahari untuk mengubah karbon dioksida menjadi gula, yakni sumber energi kimia dan makanan bagi tetumbuhan. Kloroplas memperbanyak diri dengan memisahkan diri secara bebas dari pembelahan inti sel. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. 3). Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya : Fikosianin menimbulkan warna biru misalnya pada Cyanophyta. Fikoeritrin menimbulkan warna merah misalnya pada Rhodophyta. Karoten menimbulkan warna keemasan misalnya pada wortel dan Chrysophyta. Xantofil menimbulkan warna kuning misalnya pada daun yang tua. Fukosatin menimbulkan warna pirang misalnya pada Phaeophyta. Kloroplas dan plastida lainnya memiliki membran rangkap. Membran dalam melingkupi matriks yang dinamakan stroma. Membran dalam ini terlipat berpasangan yang disebut lamela. Secara berkala lamella ini membesar sehingga membentuk gelembung pipih terbungkus membran dan dinamakan tilakoid. Struktur ini tersusun dalam tumpukan mirip koin. Tumpikan tilakoid dinamakan granum. Pada tilakoid terdapat unit fotosintesis yang berisi molekul pigmen seperti klorofil a, klorofil b, karoten, xantofil. Ayo, kita perhatikan gambar Kloroplas berikut. Cocokkan dengan penjelasan di atas!.

Gbr. Kloroplas (merupakan salah satu jenis plastida pada tumbuhan). Kandungan kimiawi kloroplas adalah protein, fosfolipid, pigmen hijau dan kuning, DNA dan RNA.

Plastida
Plastida adalah organel yang meghasilkan warna pada sel tumbuhan. Terdapat 3 macam plastida, yaitu : - Kloroplas - Leukoplas - Kromoplas

1. Kloroplas, adalah plastida yang menghasilkan warna hijau daun, disebut klorofil. Kloroplas adalah plastida yang mengandung klorofil, karotenoid dan pigmen fotosintesis lain Macam-macam klorofil adalah sebagai berikut : - klorofil a: menghasilkan warna hijau biru - klorofil b: menghasilkan warna hijau kekuningan - klorofil c: menghasilkan warna hijau coklat - klorofil d: menghasilkan warna hijau merah Selubung kloroplas terdiri atas dua membran. Dalam kloroplas terdapat sistem membran lain berupa kantong-kantong pipih yang disebut Tilakoid. Tilakoid tersusun bertumpuk membentuk struktur yang disebut grana (jamak granum). Di

dalam tilakoid inilah terdapat pigmen fotosintesis yaitu klorofil dankaroten. Ruangan di antara grana disebut stroma. Proses fotosintesis terjadi di dalam kloroplas. Di dalam tilakoid pigmen klorofil berperan dalam penangkapan energi sinar yang akan diubah menjadi energi kimia melalui suatu proses yang disebut reaksi terang. Reaksi selanjutnya adalah reaksi gelap yaitu proses pembentukan glukosa. Reaksi gelap berlangsung di dalam stroma dengan menggunakan energi kimia hasil reaksi terang. 2. Leukoplas, adalah plastida yang tidak berwarna. Terdapat 3 jenis leukoplas yang dibedakan berdasarkan fungsinya. a. Amiloplas ; berfungsi menghasilkan Amilum b. Elaioplas ; berfungsi menghasilkan lemak c. Proteoplas ; berfungsi menghasilkan protein 3. Kromoplas, adalah plastida yang menghasilkan warna non fotosintesis atau warna selain hijau. Macam-macam warna tersebut adalah sebagai berikut: a. Karotin : Berwarna kuning, misalnya pada wortel b. Xantofil : Berwarna kuning pada daun yang tua c. Fikosantin : Berwarna coklat pada ganggang Phaeophyta d. Fikosianin : Berwarna biru pada ganggang cyanophyta e. Fikoeritrin : Berwarna merah pada ganggang Rhodophyta f. Antosianin : Memberi warna merah sampai kuning pada bunga

PLASTIDA

Januari 23, 2008

10 Votes
Plastida merupakan organel utama yang hanya ditemukan pada tumbuhan dan alga.plastid berfungsi untuk fotosintesis, dan juga untuk sintesis asam lemak dan terpen yang diperlukan untuk pertumbuhan sel tumbuhan. Tergantung pada fungsi dan morfologinya, plastida biasanya

diklasifikasikan menjadi kloroplas, leukoplas (termaduk amiloplas dan elaioplas), atau kromopas. Plastid merupakan derivat dari proplastid, yang dibentuk pada bagian meristematik tumbuhan. Plastida pada tumbuhan Pada tumbuhan, plastida dibedakan kedalam beberapa bentuk, tergantung fungsinya dalam sel. Plastida yang belum teriferensiasi akan berkembang menjadi: Amiloplas : untuk menyimpan cairan Kloroplas : untuk fotosintesis Etioplas : kloroplas yang belum terkena cahaya Elaioplas : untuk menyimpan lemak Kromoplas : untuk sintesis dan menyimpan pigmen Leukoplas : untuk mensistesis monoterpen Setiap plastid berisi berbagai kopi plastid gen pada lingkar 75-250 kb. Gen plastid berisi kurang lebih 100 gen yang mengkode rRNAs dan tRNAs. Kebakaan Plastida Kebanyakan tumbuhan mewarisi plastida hanya dari induknya. Angiosperm umumnya mewarisi plastida dari induk betina, sedangkan beberapa gimnospermae mewarisi plastida dari induk jantan. Alga juga mewaisi plastida dari salah satu induknya. Plastida pada alga Pada alga, istilah leukoplas digunakan untuk semua jenis plastid yang belum terpigmentasi. Fungsinya berbeda dari leukoplas pada tumbuhan. Etioplas, amiloplas dan kromoplas hanya ada pada tumbuhan dan bukan pada alga. Plastida pada alga mungkin juga berbeda dengan plastida pada tumbuhan yang mana pada alga berisi pirenoid. Asal plastida Plastida berasal dari endosimbiosis sianobakteri. Pada alga hijau dan tumbuhan disebut kloroplas, rhodoplas pada alga merah dan sianelles. Plastida dibedakan atas pigmennya, namun juga ultrastruktur.