Anda di halaman 1dari 3

Pencegahan hiv aids

Nasional Untuk menghindari perilaku seksual yang berisiko upaya mencegah penularan HIV menggunakan strategi ABCD, yaitu: A (Abstinence), artinya Absen seks atau tidak melakukan hubungan seks bagi orang yang belum menikah; B (Be Faithful), artinya Bersikap saling setia kepada satu pasangan seks (tidak berganti-ganti pasangan); C (Condom), artinya Cegah penularan HIV melalui hubungan seksual dengan menggunakan kondom; D (Drug No), artinya Dilarang menggunakan narkoba.

Pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan pada perempuan dengan HIV dengan cara: Perempuan dengan HIV yang tidak ingin hamil dapat menggunakan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisinya dan disertai penggunaan kondom untuk mencegah penularan HIV dan IMS. Perempuan dengan HIV yang memutuskan untuk tidak mempunyai anak lagi disarankan untuk menggunakan kontrasepsi mantap dan tetap menggunakan kondom. Pencegahan penularan HIV dari ibu hamil dengan HIV ke bayi yang dikandungnya yaitu dgn Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak yang komprehensif sebagai berikut: Layanan ANC terpadu termasuk penawaran dan tes HIV; Diagnosis HIV Pemberian terapi antiretroviral; Persalinan yang aman; Tatalaksana pemberian makanan bagi bayi dan anak; Menunda dan mengatur kehamilan; Pemberian profilaksis ARV dan kotrimoksazol pada anak; Pemeriksaan diagnostik HIV pada anak.

Internasional Beberapa strategi pencegahan komprehensif yg dilakukan oleh CDC adalah:


Pelacakan epidemi untuk memantau morbiditas terkait HIV dan kematian, merencanakan dan mengevaluasi program pencegahan, dan mengatur alokasi dana program HIV Melaksanakan program-program pencegahan, termasuk konseling,dan pencegahan untuk populasi berisiko tinggi Evaluasi dan kebijakan program pembangunan Membina hubungan dengan program perawatan dan pengobatan