Anda di halaman 1dari 19

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1

Pendahuluan Banyak orang menyalahartikan skizofrenia sebagai kepribadian terbelah

dimana seseorang dapat berprilaku normal namun tiba-tiba dapat berubah menjadi aneh atau berbahaya. Kenyataannya, skizofrenia ditandai oleh terbelahnya hubungan normal antara persepsi, mood, pikiran, perilaku, dan kontak dengan kenyataan. (1 !kizofrenia merupakan gangguan psikotik yang paling sering. "ampir 1# penduduk di dunia menderita skizofrenia selama hidup mereka. $ejala skizofrenia biasanya mun%ul pada usia remaja akhir atau de&asa muda. '&itan pada laki-laki biasanya antara ()-*) tahun. +rognosis biasanya lebih buruk pada laki-laki bila dibandingkan dengan perempuan. '&itan setelah umur ,- tahun jarang terjadi. (( .i 'merika !erikat pre/alensi skizofrenia seumur hidup dilaporkan se%ara ber/ariasi terentang dari 1 sampai 1,) persen konsitensi dengan rentang tersebut, penelitian 0pidemiologi%al 1at%hment 'rea (01' yang disponsori oleh 2ational 3nstitute of 4ental "ealth (234" melaporkan pre/alensi seumur hidup sebesar 1,* persen. Kira-kira -.-() sampai -.-) persen populasi total diobati untuk skizofrenia dalam satu tahun. 5alaupun dua pertiga dari pasien yang diobati tersebut

Skizofrenia Katatonik

membutuhkan pera&atan di rumah sakit, hanya kira-kira setengah dari semua pasien skizofrenik mendapat pengobatan, tidak tergantung pada keparahan penyakit. (* .iagnosis skizofrenia, menurut sejarahnya, mengalami perubahan-perubahan. 'da beberapa %ara untuk menegakkan diagnosis. +edoman untuk menegakkan diagnostik adalah .!4-36 (Diagnostic and Statistical Manual dan ++.$7-333831.9. .alam .!4-36 terdapat kriteria objektif dan spesifik untuk mendefinisikan skizofrenia. Belum ada penemuan yang patognomonik untuk skizofrenia. .iagnosis berdasarkan gejala atau deskripsi klinis dan merupakan suatu sindrom. ((

Skizofrenia Katatonik

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Definisi !kizofrenia adalah suatu deskripsi sindrom dengan /ariasi penyebab dan perjalanan penyakit yang luas, serta sejumlah akibat yang tergantung pada perimbangan pengaruh genetik, fisik, dan sosial budaya. +ada umumnya ditandai oleh penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran dan persepsi, serta oleh afek yang tidak &ajar. Kesadaran yang jernih tetap terpelihara, &alaupun kemunduran kognitif tertentu dapat berkembang kemudian. (, !ubtipe skizofrenia terdiri dari skizofrenia paranoid, skizofrenia katatonik, skizofrenia hebefrenik (tak terorganisasi , skizofrenia residual, skizofrenia simpleks, skizofrenia tak terin%i (undifferentiated . (1

2.2. Etiologi !kizofrenia merupakan suatu kelompok gangguan dengan penyebab yang berbeda, diantaranya (1,(,*,) : $enetik .apat dipastikan bah&a ada juga faktor keturunan yang juga menentukan timbulnya skizofrenia. "al ini telah dibuktikan dengan penelitian tentang keluarga-keluarga skizofrenia dan terutama anak kembar satu telur. 'ngka

Skizofrenia Katatonik

kesakitan bagi saudara tiri ialah -,; < 1,= #> bagi saudara kandung ? < 1) #> bila anak dengan salah satu orang tua menderita skizofrenia ? < 1@ #> bila kedua orang tua menderita skizofrenia ,- < @= #> bila kembar satu telur (monozigot @1 < =@ #. +erkembangan saraf atau biologis Aaktor yang menganggu perkembangan a&al otak mengakibatkan gangguan yang terlihat pada otak saat de&asa. Aaktor yang menganggu perkembangan a&al otak diantaranya adalah> trauma otak janin, musim kelahiran (musim dingin , komplikasi obstetrik, berat lahir rendah. "ipotesis perkembangan saraf juga didukung dengan penemuan meningkatnya ukuran /entrikel dan hilangnya sebagian ke%il substansia abu-abu pada hasil 1B84C3. $anja Drang yang menghisap ganja pada usia remaja besar peluangnya menderita skizofrenia, kemungkinan karena ganja mengganggu perkembangan saraf. Drang yang memiliki gen katekol-D-metil transferase homozigot bepeluang 1- kali lebih besar menderita skizofrenia bila mereka menghisap ganja. "al ini merupakan %ontoh interaksi antara lingkungan dan gen. Eingkungan !kizofrenia berhubungan dengan penurunan sosio-ekonomi dan kejadian hidup yang berlebihan pada tiga minggu sebelum onset kejadian. +enderita skizofrenia pada keluarga dengan ekspresi emosi tinggi, keluarga yang

Skizofrenia Katatonik

berkomentar kasar dan mengkritik se%ara berlebihan memiliki peluang lebih besar untuk kambuh. 2eurokimia +ada skizofrenia terdapat alur umum yang memperlihatkan adanya keterlibatan kelebihan dopamin atau akti/itas berlebihan pada alur mesolimbik (obat perangsang seperti amfetamin, melepaskan dopamin dan menyebabkan psikosis> antipsikotik yang menghambat reseptor dopamin, mengobati psikosis dengan baik . +eningkatan serotonin di saraf pusat terutama )"B dan kelebihan 20 di forebrain terjadi pada beberapa penderita skizofrenia. !etela pemberian antagonis terhadap neurotransmitter tersebut terjadi perbaikan klinis skizofrenia.

2. . !anifestasi Klinis .itandai dengan penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran dan persepsi, serta oleh afek yang tidak &ajar (inappropriate atau tumpul. Kesadaran yang jernih dan kemampuan intelektual biasanya tetap terpelihara, &alaupun kemunduran kognitif tertentu dapat berkembang kemudian (, . +ada skizofrenia katatonik gangguan psikomotor lebih terlihat menonjol, seringkali mun%ul bergantian antara imobilitas motorik (stupor dan aktifitas

berlebihan (kegembiraan , kekakuan postur tubuh, echolalia, dan echopraxia dapat terjadi (1 .

Skizofrenia Katatonik

2.". Diagnosis Banding !kizofrenia katatonik $angguan skizoafektif $angguan afektif berat +enyalahgunaan zat yang kronik "alusinasi alkoholik kronik ((

2.#. Diagnosis (.).1. +edoman .iagnostik !kizofrenia: (, "arus ada satu gejala berikut yang sangat jelas (dan biasanya dua gejala atau lebih bila gejala-gejala itu kurang tajam atau kurang jelas . a Bhought e%ho F isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya, dan isi pikiran ulangan, &alau isinya sama, namun kualitasnya berbeda. Bhought insertion or &ithdra&al F isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar dirinya Bhought broad%asting F isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya.

Skizofrenia Katatonik

.elusion of %ontrol F &aham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar.

.elusion of influen%e F &aham tentang dirinya dipengaruhi oleh kekuatan tertentu dari luar.

.elusion of passi/ity F &aham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar.

.elusional per%eption F pengalaman indera&i yang tak &ajar, yang bermakna sangat khas bagi dirinya, biasanya bersifat mistik atau mukjizat.

"alusinasi auditorik : !uara halusinasi yang berkomentar se%ara terus menerus terhadap perilaku pasien. 4endiskusikan perihal pasien diantara mereka sendiri (diantara berbagai suara yang berbi%ara 7enis suara halusinasi lain yang berasal dari salah satu bagian tubuh.

5aham-&aham menetap jenis lainnya yang menurut budaya setempat dianggap tidak &ajar dan sesuatu yang mustahil, misalnya perihal keyakinan agama atau politik tertentu, atau kekuatan dan kemampuan di atas manusia biasa (misalnya mampu mengendalikan %ua%a .

'tau paling sedikit dua gejala diba&ah ini yang harus ada se%ara jelas

Skizofrenia Katatonik

"alusinasi yang menetap dari pan%a indera apa saja, apabila disertai baik oleh &aham yang mengambang maupun yang setengah berbentuk tanpa kandungan afektif yang jelas, ataupun disertai oleh ide-ide berlebihan yang menetap, atau terjadi setiap hari selama seminggu atau berbulanbulan.

'rus pikiran yang terputus atau mengalami sisipan, yang berakibat inkoherensi atau pembi%araan yang tidak rele/an, atau neologisme.

+erilaku katatonik, seperti gaduh gelisah, posisi tubuh tertentu, atau fleksibilitas %erea, negati/isme, mutisme, dan stupor.

$ejala-gejala negatif seperti sikap sangat apatis bi%ara yang jarang dan respon emosional yang menumpul atau tidak &ajar, biasanya

mengakibatkan penarikan diri dari pergaulan sosial> tetapi harus jelass bah&a hal tersebut tidak disebabkan oleh depresi atau medikasi neuroleptika. 'danya gejala-gejala khas tersebut diatas telah berlangsung selama kurun &aktu satu bulan atau lebih. "arus ada suatu perubahan yang konsisten dan bermakna dalam mutu keseluruhan dari beberapa aspek perilaku pribadi, bermanifestasi sebagai hilangnya minat, hidup tak bertujuan, tidak berbuat sesuatu, sikap larut dalam diri sendiri, dan penarikan diri se%ara sosial.

(.).(. +edoman .iagnostik !kizofrenia Katatonik : (, 4emenuhi kriteria umum untuk diagnosis skizofrenia.

Skizofrenia Katatonik

!atu atau lebih dari perilaku berikut ini harus mendominasi gambaran klinisnya: a !tupor : amat berkurangnya terhadap reakti/itas terhadap lingkungan dan dalam gerakan serta akti/itas spontan. b $aduh gelisah : tampak jelas akti/itas motorik yang tak bertujuan, yang tak dipengaruhi oleh stimuli eskternal. % 4enampilkan posisi tubuh tertentu : se%ara sukarela mempertahankan atau menampilkan posisi tubuh tertentu yang tidak &ajar atau aneh. d 2egati/isme : tampak jelas perla&anan yang tidak bermotif terhadap semua perintah atau upaya untuk menggerakan, atau pergerakan kearah yang berla&anan. e Cigiditas : mempertahankan posisi yang kaku untuk mela&an upaya mengerakkan dirinya. f Aleksibilitas %erea8&aGy fleGibility : mempertahankan anggota gerak dan tubuh dalam posisi yang dapat dibentuk dari luar. g $ejala-gejala lain seperti H %ommand automatismI : kepatuhan se%ara otomatis terhadap perintah dan pengulangan kata-kata serta kalimatkalimat.

Skizofrenia Katatonik

+asien yang tidak komunikatif dengan manifestasi perilaku dari gangguan katatonik, diagnosis skizofrenia harus ditunda sampai diperoleh bukti yang memadai tentang adanya gejala-gejala lain.

2.$. Penatala%sanaan a. Psi%ofa&'a%a +ada dasarnya semua obat antipsikosis mempunyai efek primer (efek klinis yang sama pada dosis eki/alen. +erbedaan utama pada efek sekunder (efek samping . +emilihan jenis antipsikosis mempertimbangkan gejala psikosis yang dominan dan efek samping obat. Bila gejala negatif lebih menonjol dari gejala positif pilihannya adalah obat antipsikosis atipikal (golongan generasi kedua , sebaliknya jika gejala positif lebih menonjol dibandingkan gejala negatif pilihannya adalah tipikal (golongan genersi pertama . (1 +emilihan jenis obat anti-psikosis mempertimbangkan gejala psikosis yang dominan dan efek samping obat. +ergantian obat disesuaikan dengan dosis eki/alen, misalnya: 1hlorpomazine dan Bhioridazine yang efek sedati/e kuat terutama digunakan terhadap sindrom psikosis dengan gejala dominan: gaduh, gelisah, hiperaktif, sulit tidur, keka%auan pikiran, perasaan, perilaku, dan lain-lain. !edangkan Brifuloparazine, Aluphenazine, dan "aloperidol yang efek samping sedatif lemah digunakan terhadap sindrom psikosis dengan gejala dominan: apatis, menarik diri,

Skizofrenia Katatonik

10

perasaan tumpul, kehilangan minat dan inisiatif, hipoaktif, &aham, halusinasi, dan lain-lain. Jntuk pasien yang timbul HBardi/e .yskinesiaI, obat antipsikosis yang tanpa efek samping ekstapiramidal adalah 1lozapine. (1,(

+enggolongan obat anti psikosis: (1,(,* 1. Bipikal '. +henotiazine i. Cantai alifatik a. 1hlorpromazine (larga%tile .osis anjuran: 1)- < @-- mg8hari b. Ee/omepromazine (nozinan .osis anjuran: () < )- mg8hari ii. Cantai piperazine a. +erphenazine (trifalon .osis anjuran: 1( < (, mg8hari b. Brifluoperazin (stelazine .osis anjuran: 1- < 1) mg8hari %. Aluphenazine (anatensol .osis anjuran: 1- < 1) mg8hari iii. Cantai piperadine a. Bhioridazine .osis anjuran: 1)- < @-- mh8hari b. Butyrophenone .osis anjuran: 1)- < @-- mh8hari %. .iphenyl-butyl-piperidine .osis anjuran: ( < , mg8hari (. 'tipikal a. Benzamide Skizofrenia Katatonik 11

!ulpride (dogmatil forte .osis anjuran: *-- < @-- mg8hari b. .ibenzodiazepine i. 1lozapine (no/artis .osis anjuran: () < 1-- mg8hari ii. Dlazapine (zypreGa .osis anjuran: 1- < (- mg8hari iii. Kuitipine (sereLuel .osis anjuran: )- < ,-- mg8hari %. BenzisoGazole Cisperidone (risperdal .osis anjuran: ( < @ mg8hari

Dbat golongan tipikal bekerja dengan memblok reseptor .( dimesolimbik, mesokortikal, nigostriatal dan tuberoinfundibular sehingga dengan %epat menurunkan gejala positif tetapi tidak memberikan efek yang baik pada pemulihan fungsi kognitif (kemampuan berfikir dan mengingat penderita.() +emakaian lama memberikan efek samping berupa gangguan ekstrapiramidal, tardive dyskinesia, peningkatan kadar prolaktin yang akan menyebabkan disfungsi seksual atau peningkatan berat badan dan memperberat gejala negatif maupun kognitif. !elain itu juga bisa menimbulkan efek samping antikolinergik seperti mulut kering, pandangan kabur, gangguan miksi, dan gangguan defekasi serta hipotensi. ()

(. Te&a)i Psi%ososial

Skizofrenia Katatonik

12

Te&a)i Pe&ila%u Beknik perilaku menggunakan hadiah ekonomi dan latihan ketrampilan sosial untuk meningkatkan kemampuan sosial, kemampuan memenuhi diri sendiri, latihan praktis, dan komunikasi interpersonal. +erilaku adaptif adalah didorong dengan pujian atau hadiah yang dapat ditebus untuk hal-hal yang diharapkan, seperti hak istime&a dan pas jalan di rumah sakit. .engan demikian, frekuensi perilaku maladaptif atau menyimpang seperti berbi%ara lantang, berbi%ara sendirian di masyarakat, dan postur tubuh aneh dapat diturunkan. (( Te&a)i Be&o&ientasi*Kelua&ga Berapi ini sangat berguna karena pasien skizofrenia seringkali dipulangkan dalam keadaan remisi parsial, dimana pasien skizofrenia kembali seringkali mendapatkan manfaat dari terapi keluarga yang singkat namun intensif (setiap hari . !etelah periode pemulangan segera, topik penting yang dibahas didalam terapi keluarga adalah proses pemulihan, khususnya lama dan ke%epatannya. !eringkali, anggota keluarga, didalam %ara yang jelas mendorong sanak saudaranya yang terkena skizofrenia untuk melakukan akti/itas teratur terlalu %epat. Cen%ana yang terlalu optimistik tersebut berasal dari ketidaktahuan tentang sifat skizofrenia dan dari penyangkalan tentang keparahan penyakitnya.-'hli terapi harus membantu keluarga dan pasien mengerti skizofrenia tanpa menjadi terlalu menge%ilkan hati. !ejumlah penelitian telah menemukan bah&a terapi keluarga adalah efektif dalam menurunkan relaps. .idalam penelitian terkontrol, penurunan angka relaps adalah dramatik.

Skizofrenia Katatonik

13

'ngka relaps tahunan tanpa terapi keluarga sebesar ()-)- # dan ) - 1- # dengan terapi keluarga. (( Te&a)i Kelo')o% Berapi kelompok bagi skizofrenia biasanya memusatkan pada ren%ana, masalah, dan hubungan dalam kehidupan nyata. Kelompok mungkin terorientasi se%ara perilaku, terorientasi se%ara psikodinamika atau tilikan, atau suportif. Berapi kelompok efektif dalam menurunkan isolasi sosial, meningkatkan rasa persatuan, dan meningkatkan tes realitas bagi pasien skizofrenia. Kelompok yang memimpin dengan %ara suportif, bukannya dalam %ara interpretatif, tampaknya paling membantu bagi pasien skizofrenia. (( Psi%ote&a)i Indi+idual +enelitian yang paling baik tentang efek psikoterapi indi/idual dalam pengobatan skizofrenia telah memberikan data bah&a terapi akan membantu dan menambah efek terapi farmakologis. !uatu konsep penting di dalam psikoterapi bagi pasien skizofrenia adalah perkembangan suatu hubungan terapetik yang dialami pasien. +engalaman tersebut dipengaruhi oleh dapat diper%ayanya ahli terapi, jarak emosional antara ahli terapi dan pasien, dan keikhlasan ahli terapi seperti yang diinterpretasikan oleh pasien. (( "ubungan antara dokter dan pasien adalah berbeda dari yang ditemukan di dalam pengobatan pasien non-psikotik. 4enegakkan hubungan seringkali sulit dilakukan, pasien skizofrenia seringkali kesepian dan menolak terhadap keakraban

Skizofrenia Katatonik

14

dan keper%ayaan dan kemungkinan sikap %uriga, %emas, bermusuhan, atau teregresi jika seseorang mendekati. +engamatan yang %ermat dari jauh dan rahasia, perintah sederhana, kesabaran, ketulusan hati, dan kepekaan terhadap kaidah sosial adalah lebih disukai daripada informalitas yang prematur dan penggunaan nama pertama yang merendahkan diri. Kehangatan atau profesi persahabatan yang berlebihan adalah tidak tepat dan kemungkinan dirasakan sebagai usaha untuk suapan, manipulasi, atau eksploitasi. ((

,. Hos)italisasi 3ndikasi utama pera&atan rumah sakit adalah untuk tujuan diagnostik, menstabilkan medikasi, keamanan pasien karena gagasan bunuh diri atau membunuh, prilaku yang sangat ka%au termasuk ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar. Bujuan utama pera&atan dirumah sakit yang harus ditegakkan adalah ikatan efektif antara pasien dan sistem pendukung masyarakat. Cehabilitasi dan penyesuaian yang dilakukan pada pera&atan rumah sakit harus diren%anakan. .okter harus juga mengajarkan pasien dan pengasuh serta keluarga pasien tentang skizofrenia. (( +era&atan di rumah sakit menurunkan stres pada pasien dan membantu mereka menyusun akti/itas harian mereka. Eamanya pera&atan rumah sakit tergantung dari keparahan penyakit pasien dan tersedianya fasilitas pengobatan ra&at jalan. Cen%ana pengobatan di rumah sakit harus memiliki orientasi praktis ke arah masalah kehidupan, pera&atan diri, kualitas hidup, pekerjaan, dan hubungan sosial. +era&atan di rumah sakit harus diarahkan untuk mengikat pasien dengan fasilitas pera&atan Skizofrenia Katatonik 15

termasuk keluarga pasien. +usat pera&atan dan kunjungan keluarga pasien kadang membantu pasien dalam memperbaiki kualitas hidup. ((

2.-. P&ognosis !ebanyak ;-# dengan episode psikotik pertama, sehat dalam &aktu satu tahun tetapi =-# mengalami episode selanjutnya dalam ) tahun, dan 1-# meninggal akibat bunuh diri.
(1

Aaktor-faktor prognostik : (1 Bai% 5anita 4emiliki pasangan !edang menjalin hubungan, +ria Eajang 3solasi sosial Dnset-dini, !tressor tidak diketahui $ejala HnegatifI 'fek datar8tumpul +enyalahgunaan zat 3K rendah Ci&ayat keluarga positif Bu&u%

dukungan sosial baik Dnset-lambat !tressor jelas 'kut $ejala positif, komponen afektif, subtipe paranoid Kepribadian pramorbid baik 3K tinggi 1itra1B84C3 normal

Skizofrenia Katatonik

16

BAB PENUTUP

.1 Kesi')ulan !kizofrenia ditandai dengan penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran dan persepsi, serta oleh afek yang tidak &ajar (inappropriate atau tumpul. Kesadaran yang jernih dan kemampuan intelektual biasanya tetap terpelihara, &alaupun kemunduran kognitif tertentu dapat berkembang kemudian (, . +ada skizofrenia katatonik gangguan psikomotor lebih terlihat menonjol, seringkali mun%ul bergantian antara imobilitas motorik (stupor dan aktifitas

berlebihan (kegembiraan , kekakuan postur tubuh, echolalia, dan echopraxia dapat terjadi.

Skizofrenia Katatonik

17

+enyebab skizofrenia tidak diketahui. .iduga adanya keterlibatan genetik, biologis, lingkungan, dan psikologis dalam terjadinya skizofrenia. !alah satu teori yang banyak mendapat perhatian adalah keterlibatan neurotransmitter. +asien yang mengalami skizofrenia memiliki gejala seperti delusi, halusinasi, gangguan bentuk pikiran dan perilaku, bahasa yang terganggu, dan ada yang berupa perilaku katatonik. Kebanyakan penderita memiliki ketidakmampuan untuk menjalankan fungsi hidup seperti biasa, namun ada juga yang hanya memiliki gangguan akti/itas tetap seperti bekerja, ataupun ketidakmampuan dalam berkomunikasi. Berapi skizofrenia meliputi psikofarmaka dan psikoterapi. +emilihan jenis antipsikosis mempertimbangkan gejala psikosis yang dominan dan efek samping obat. Bila gejala negatif lebih menonjol dari gejala positif pilihannya adalah obat antipsikosis atipikal (golongan generasi kedua , sebaliknya jika gejala positif lebih menonjol dibandingkan gejala negatif pilihannya adalah tipikal (golongan generasi pertama . .alam psikoterapi, bisa digunakan metode indi/idual, keluarga, ataupun kelompok. +eran serta lingkungan sekitar sangat membantu dalam menangani skizofrenia se%ara keseluruhan.

Skizofrenia Katatonik

18

DA.TA/ /UJUKAN 1. Katatona 1, 1ooper 1, Cobertson 4. 't a $lan%e +sikiatri 'stika&ati C, editor. 7akarta: 0rlangga> (-1(. (. 'mir 2. !kizofrenia. 3n 0l/ira .!, "adisukanto $, editors. Buku 'jar +sikiatri. 7akarta: Badan +enerbit Aakultas Kedokteran Jni/ersitas 3ndonesia> (-1-. p. 1?-1;@. *. Kaplan "3, !ado%k B7, $rebb 7'. !inopsis +sikiatri ! 345, editor. Bangerang: Binarupa 'ksara> (-1-.p.1,?-1@=. ,. 4aslim C. Buku !aku .iagnosis $angguan 7i&a ++.$7-333 !alim C, editor. 7akarta: Bagian 3lmu Kedokteran 7i&a AK Jnika 'tmajaya> (--1.p.,@-)-. ). 4aramis 5A. 1atatan 3lmu Kedokteran 7i&a !urabaya: 'irlangga Jni/ersity +ress> (--).

Skizofrenia Katatonik

19